Jumlah Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2025

Pada Tahun 2025, tercatat 168 korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Yogyakarta yang terdiri dari 22 laki-laki dan 146 perempuan. Berdasarkan tingkat pendidikan, korban paling banyak berasal dari kelompok tamat SLTA/sederajat dengan 62 korban, diikuti tamat perguruan tinggi sebanyak 27 korban dan tamat SD/sederajat sebanyak 21 korban. Secara kewilayahan, jumlah korban tertinggi terdapat di Kemantren Umbulharjo sebanyak 33 korban, diikuti Tegalrejo sebanyak 20 korban dan Kraton sebanyak 19 korban. Data ini menunjukkan bahwa korban kekerasan ditemukan pada berbagai jenjang pendidikan, sehingga upaya pencegahan, perlindungan, dan penanganan kekerasan perlu dilakukan secara menyeluruh pada seluruh lapisan masyarakat.

Data and Resources

Additional Info

Field Value
Source -
Author Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Maintainer Devi Dea Prastiwi, S.H.
Version -
Last Updated xuño 3, 2026, 08:04 (UTC)
Created xuño 3, 2026, 08:03 (UTC)
Definisi Jumlah Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2025 adalah jumlah individu yang tercatat sebagai korban kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun 2025 yang disajikan berdasarkan tingkat pendidikan terakhir yang ditempuh, jenis kelamin, dan wilayah kemantren. Tingkat pendidikan meliputi tidak/belum sekolah, belum tamat SD, tamat SD/sederajat, tamat SLTP/sederajat, tamat SLTA/sederajat, dan tamat perguruan tinggi.
Klasifikasi - Tidak/Belum Sekolah (L) - Tidak/Belum Sekolah (P) - Belum Tamat Sekolah Dasar (L) - Belum Tamat Sekolah Dasar (P) - Tamat SD/Sederajat (L) - Tamat SD/Sederajat (P) - Tamat SLTP/Sederajat (L) - Tamat SLTP/Sederajat (P) - Tamat SLTA/Sederajat (L) - Tamat SLTA/Sederajat (P) - Tamat Perguruan Tinggi (L) - Tamat Perguruan Tinggi (P)
Konsep Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurut Tingkat Pendidikan
Satuan orang
Ukuran Jumlah