﻿_id	Nama Data	Produsen Data	Definisi	Satuan	Data 2024
1	PENDIDIKAN	""	""	""	""
2	Rasio Guru dengan Murid	""	""	""	""
3	Rasio Jumlah Murid per Guru Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase antara Jumlah murid dengan Jumlah guru jenjang sekolah dasar di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	-	15.77
4	Rasio Jumlah Murid per Guru Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase antara Jumlah murid dengan Jumlah guru jenjang Sekolah Menengah Pertama di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.	-	14.28
5	Rasio guru per murid per kelas rata-rata Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase antara Jumlah murid dengan Jumlah guru jenjang sekolah dasar di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	-	633.5
6	Rasio guru per murid per kelas rata-rata Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase antara Jumlah murid dengan Jumlah guru jenjang Sekolah Menengah Pertama di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.	-	681.37
7	Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah Pendidikan Dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Rasio ketersediaan jumlah sekolah di jenjang pendidikan terhadap jumlah penduduk yang berada pada usia pendidikan dasar	-	41.09
8	Angka Partisipasi Sekolah (APS)	""	""	""	""
9	Angka Partisipasi Sekolah (APS) SD/MI (usia 7 - 12 Tahun)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi dari penduduk kelompok usia 7-12 tahun yang sedang bersekolah terhadap penduduk berusia 7-12 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	99.99
10	Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMP/MTs (usia 13 - 15 Tahun)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi dari penduduk kelompok usia 13-15 tahun yang sedang bersekolah terhadap penduduk berusia 13-15 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	99.98
11	Angka Partisipasi Kasar (APK)	""	""	""	""
12	Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	125.71
13	Angka Partisipasi Kasar (APK) Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah Siswa Sekolah Dasar Sederajat (SD/MI)/sederajat dengan Jumlah penduduk usia 7-12 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan. Data dari Dapodik, tidak termasuk data Aplikasi EMIS Kemenag.	%	110.91
14	Angka Partisipasi Kasar (APK) Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah murid SMP/MTS/sederajat dengan Jumlah penduduk usia 13-15 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	123.74
15	Angka Partisipasi Murni (APM)	""	""	""	""
16	Angka Partisipasi Murni (APM) Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah Siswa Sekolah Dasar Sederajat (SD/MI)/paket A usia 7-12 tahun dengan Jumlah penduduk usia 7-12 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan. Data dari Dapodik, tidak termasuk data Aplikasi EMIS Kemenag.	%	104.67
17	Angka Partisipasi Murni (APM) Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah murid SMP/MTS/Paket B usia 13-15 tahun dengan Jumlah penduduk usia 13-15 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	108.1
18	Angka Putus Sekolah Per Jenjang Pendidikan	""	""	""	""
19	Angka Putus Sekolah Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi anak menurut kelompok usia sekolah yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan jenjang pendidikan SD/MI. Adapun kelompok umur yang dimaksud adalah kelompok umur 7-12 tahun, terhadap kelompok umur tersebut yang pernah/sedang bersekolah pada kelompok umur dimaksud di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	0.003
20	Jumlah anak putus sekolah SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah anak menurut kelompok usia 7-12 tahun yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan jenjang pendidikan SD/MI. di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	1.0
21	Angka Putus Sekolah Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah anak menurut kelompok usia 13-15 tahun yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan jenjang pendidikan SMP/MTS. di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	0.02
22	Jumlah anak putus sekolah SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah anak menurut kelompok usia 13-15 tahun yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan jenjang pendidikan SMP/MTS. di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	5.0
23	Angka Kelulusan Per Jenjang Pendidikan	""	""	""	""
24	Angka Kelulusan SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase peserta didik yang dinyatakan lulus dari jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada tahun tertentu dibandingkan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti ujian atau asesmen akhir di jenjang tersebut pada tahun yang sama	%	100
25	Jumlah lulusan pada jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase peserta didik yang dinyatakan lulus dari jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada tahun tertentu dibandingkan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti ujian atau asesmen akhir di jenjang tersebut pada tahun yang sama	Orang	6855.0
26	Jumlah peserta didik kelas terakhir SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah total lulusan pada jenjang SD/MI tahun ajaran sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	6640.0
27	Persentase kelulusan ujian nasional SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase peserta didik yang berhasil lulus ujian nasional atau ujian akhir sekolah dari total peserta ujian	%	n/a
28	Proporsi Murid Kelas 1 yang Berhasil Menamatkan Sekolah Dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase peserta didik yang memulai pendidikan di kelas 1 sekolah dasar (SD) pada tahun tertentu dan berhasil menamatkan pendidikan hingga kelas 6 SD, dibandingkan dengan seluruh peserta didik yang masuk kelas 1 pada tahun tersebut	%	110
29	Angka Kelulusan SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase peserta didik pada jenjang SMP atau MTs yang dinyatakan lulus (memenuhi syarat kelulusan) dibandingkan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti ujian atau asesmen akhir kelulusan pada jenjang tersebut di periode yang sama.	%	100
30	Jumlah lulusan pada jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah total lulusan pada jenjang SMP/MTs tahun ajaran sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	6776.0
31	Jumlah peserta didik kelas terakhir SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah total lulusan pada jenjang SMP/MTs tahun ajaran sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	6665.0
32	Persentase kelulusan ujian nasional SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase peserta didik yang berhasil lulus ujian nasional atau ujian akhir sekolah dari total peserta ujian	%	n/a
33	Angka Melanjutkan	""	""	""	""
34	Angka melanjutkan Jenjang SD ke SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase siswa yang duduk di kelas terakhir jenjang SD/MI pada tahun ajaran lalu dan duduk di kelas 1 jenjang SMP/MTS pada tahun ajaran sekarang terhadap siswa yang duduk di kelas terakhir jenjang SD/MI pada tahun ajaran lalu di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	115.31
35	Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa yang duduk di kelas pertama jenjang SMP/MTs pada tahun ajaran baru di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	7065.0
36	Jumlah lulusan pada jenjang SD tahun ajaran sebelumnya	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah total lulusan pada jenjang SD/MI tahun ajaran sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	7033.0
37	Angka melanjutkan Jenjang SMP ke SMA/SMK/MA	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase siswa yang duduk di kelas terakhir jenjang SMP/MTs pada tahun ajaran lalu dan duduk di kelas 1 jenjang SMA/SMK/MA pada tahun ajaran sekarang terhadap siswa yang duduk di kelas terakhir jenjang SMP/MTs pada tahun ajaran lalu di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	166.93
38	Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMA/SMK/MA	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa yang duduk di kelas pertama jenjang SMA/SMK/MA pada tahun ajaran baru di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	12854.0
39	Jumlah lulusan pada jenjang SMP tahun ajaran sebelumnya	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah total lulusan pada jenjang SMP/MTs tahun ajaran sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	7805.0
40	Jumlah Sekolah	""	""	""	""
41	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	13646.0
42	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	11.0
43	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	11.0
44	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	0.0
45	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	206.0
46	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Swasta Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	206.0
47	Jumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Swasta Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tempat pendidikan pra sekolah sebelum SD/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	0.0
48	Jumlah Sekolah Dasar (SD)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah SD yang yang dikelola oleh pihak pemerintah	Unit	162.0
49	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah SD yang yang dikelola oleh pihak pemerintah	Unit	87.0
50	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah SD yang yang dikelola oleh pihak pemerintah	Unit	87.0
51	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah SD yang yang dikelola oleh pihak pemerintah	Unit	0.0
52	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Dasar yang dikelola oleh pihak Swasta	Unit	75.0
53	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Swasta Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Dasar yang dikelola oleh pihak Swasta	Unit	75.0
54	Jumlah Sekolah Dasar (SD) Swasta Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Dasar yang dikelola oleh pihak Swasta	Unit	0.0
55	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama	Unit	58.0
56	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri	Unit	16.0
57	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri	Unit	16.0
58	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri	Unit	0.0
59	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Swasta	Unit	42.0
60	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Swasta	Unit	42.0
61	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Tidak Layak	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Swasta	Unit	0.0
62	Jumlah Sekolah yang Terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah yang memenuhi kelayakan program dan satuan pendidikan formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	434.0
63	Jumlah Sekolah Dasar yang Terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah yang memenuhi kelayakan program dan satuan pendidikan formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	162.0
64	Jumlah Sekolah Menengah Pertama yang Terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah yang memenuhi kelayakan program dan satuan pendidikan formal dengan mengacu pada standar nasional pendidikan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Unit	272.0
65	Persentase Sekolah Dasar yang Terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan Jumlah SD/MI dengan akreditasi minimal B dengan Jumlah SD/MI secara keseluruhan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
66	Persentase Sekolah Menengah Pertama yang Terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan Jumlah SMP/MTs dengan akreditasi minimal B dengan Jumlah SMP/MTs secara keseluruhan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
67	Meningkatnya persentase SD terakreditasi minimal B	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan Jumlah SD/MI dengan akreditasi minimal B dengan Jumlah SD/MI secara keseluruhan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
68	Meningkatnya persentase SMP terakreditasi minimal B	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan Jumlah SMP/MTs dengan akreditasi minimal B dengan Jumlah SMP/MTs secara keseluruhan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	94.92
69	Jumlah Peserta Didik	""	""	""	""
70	Jumlah Siswa Taman Kanak- Kanak (TK)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik yang terdaftar pada jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	9028.0
71	Jumlah Siswa TK Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik yang terdaftar pada jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	685.0
72	Jumlah Siswa TK Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik yang terdaftar pada jenjang pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	8343.0
73	Jumlah Siswa Sekolah Dasar (SD)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa pada jenjang sekolah dasar yang dikelola oleh pemerintah dan pihak swasta	Orang	37301.0
74	Jumlah Siswa SD Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa pada jenjang sekolah dasar yang dikelola oleh pemerintah dan pihak swasta	Orang	18272.0
75	Jumlah Siswa SD Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa pada jenjang sekolah dasar yang dikelola oleh pemerintah dan pihak swasta	Orang	19029.0
76	Jumlah Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa pada jenjang sekolah menengah pertama yang dikelola oleh pemerintah dan pihak swasta	Orang	20400.0
77	Jumlah Siswa SMP Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Siswa pada Sekolah Menengah Pertama Negeri	Orang	10545.0
78	Jumlah Siswa SMP Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah Sekolah Menengah Pertama Swasta	Orang	9855.0
79	Jumlah Siswa Miskin	""	""	""	""
80	Jumlah Siswa Miskin Jenjang SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa SD/MI/sederajat, yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikan anaknya, orang tua miskin atau rumah tangga miskin sesuai dengan kriteria di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	8797.0
81	Jumlah Siswa Miskin Jenjang SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa SMP/MTs/sederajat, yang orang tuanya kurang mampu membiayai pendidikan anaknya, orang tua miskin atau rumah tangga miskin sesuai dengan kriteria di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	4950.0
82	Jumlah Guru	""	""	""	""
83	Jumlah Guru Taman Kanak- Kanak (TK)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	681.0
84	Jumlah Guru Taman Kanak- Kanak (TK) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	47.0
85	Jumlah Guru Taman Kanak- Kanak (TK) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	634.0
86	Jumlah Guru Sekolah Dasar (SD)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SD/MI Sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	2427.0
87	Jumlah Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SD/MI Sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	2363.0
88	Jumlah Guru Sekolah Dasar (SD) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SD/MI Sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	1186.0
89	Pemenuhan kebutuhan guru SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah guru pada jenjang SD/MI/sederajat yang telah tersertifikasi (kualifikasi) dengan Jumlah guru yang tersedia pada jenjang SD/MI/sederajat yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	1177
90	Pemenuhan Kualifikasi guru SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah guru pada jenjang SD/MI/sederajat yang telah tersertifikasi (kualifikasi) dengan Jumlah guru yang tersedia pada jenjang SD/MI/sederajat yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	94.63
91	Jumlah Guru SD Tersertifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah guru pada jenjang SD/MI/sederajat yang telah tersertifikasi (kualifikasi) dengan Jumlah guru yang tersedia pada jenjang SD/MI/sederajat yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	1390.0
92	Jumlah Guru Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	1650.0
93	Jumlah Guru Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) Negeri	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	653.0
94	Jumlah Guru Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) Swasta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	737.0
95	Pemenuhan Jumlah guru SMP yang diperlukan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	n/a
96	Kualifikasi guru SMP yang sesuai kompetensi yang ditetapkan secara nasional	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	93.74
97	Jumlah Guru SMP Tersertifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	737.0
98	Persentase guru sesuai kualifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	n/a
99	Jumlah guru yang sesuai kualifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	0.9374
100	Jumlah Pendidik LKP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	210.0
101	Jumlah Ruang Kelas	""	""	""	""
102	Jumlah Ruang Kelas TK dan Sejenisnya	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga pengajar pada jenjang SMP/MTS/sederajat Negeri di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Buah	3303.0
103	Persentase Ruang Kelas SD/MI Kondisi Baik	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi ruang kelas yang layak digunakan (tidak rusak) pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dibandingkan dengan total seluruh ruang kelas yang ada pada jenjang tersebut dalam satu wilayah dan tahun tertentu	Buah	1.0
104	Jumlah Seluruh Kelas SD/MI	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah keseluruhan ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar di satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), baik negeri maupun swasta, dalam suatu wilayah pada tahun tertentu	Buah	1792.0
105	Jumlah Kelas SD/MI Kondisi Baik	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah ruang kelas dengan kondisi baik pada Sekolah Dasar	Buah	1792.0
106	Persentase Ruang Kelas SMP/MTs Kondisi Baik	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi ruang kelas yang layak digunakan (tidak rusak) pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dibandingkan dengan total seluruh ruang kelas yang ada pada jenjang tersebut dalam satu wilayah dan tahun tertentu	%	100
107	Jumlah Seluruh Kelas SMP/MTs	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah keseluruhan ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar di satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), baik negeri maupun swasta, dalam suatu wilayah pada tahun tertentu	Buah	912.0
108	Jumlah Kelas SMP/MTs Kondisi Baik	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah ruang kelas dengan kondisi baik pada Sekolah Menengah Pertama	Buah	912.0
109	Kualifikasi Guru	""	""	""	""
110	Presentase Guru SD memenuhi Kualifikasi Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah guru pada jenjang SD/MI/sederajat yang telah tersertifikasi (kualifikasi) dengan Jumlah guru yang tersedia pada jenjang SD/MI/sederajat yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	94.77
111	Kualifikasi Guru SD Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD / sederajat) yang memiliki ijazah akademik minimal Strata-1 (S1) atau diploma IV (D-IV)	Orang	2300.0
112	Presentase Guru SMP memenuhi Kualifikasi Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah guru pada jenjang SMP/MTS/sederajat yang dibutuhkan dengan Jumlah guru yang tersedia pada jenjang SMP/MTS/sederajat yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	94.73
113	Kualifikasi Guru SMP Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah guru yang mengajar pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang memiliki ijazah dengan kualifikasi akademik minimal Strata-1 (S1) atau Diploma IV (D-IV) pada tahun ajaran tertentu	Orang	1563.0
114	Jumlah Sekolah Yang Memiliki Fasilitas/Laboratorium Komputer dan Internet	""	""	""	""
115	Jumlah Sekolah SD Yang Memiliki Fasilitas/Laboratorium Komputer dan Internet 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah satuan pendidikan jenjang SD yang telah memiliki sarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) berupa ruang/laboratorium komputer yang berfungsi dan tersedia jaringan internet aktif	Unit	193.0
116	Jumlah Sekolah SMP Yang Memiliki Fasilitas/Laboratorium Komputer dan Internet 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah satuan pendidikan jenjang SMP yang telah memiliki sarana TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) berupa ruang/laboratorium komputer yang berfungsi dan tersedia jaringan internet aktif	Unit	193.0
117	Kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa	""	""	""	""
118	Kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa SD/MI yang memiliki buku paket pelajaran dengan Jumlah total siswa SD/MI/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
119	Kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase kelengkapan pemilikan buku pelajaran oleh siswa SMP/MTs yang memiliki buku paket pelajaran dengan Jumlah total siswa SMP/MTs/sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
120	Kepemilikan sekolah terhadap tenaga kependidikan non guru 	""	""	""	""
121	tenaga kependidikan non guru SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase peserta didik yang berhasil lulus ujian nasional atau ujian akhir sekolah dari total peserta ujian	%	100
122	Program Kesetaraan	""	""	""	""
123	Peserta Kesetaraan SD (Program Paket A)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah lulusan program Paket A dapat yang melanjutkan ke jenjang lebih SMP/MTs atau program Paket B.	Orang	340.0
124	Peserta Kesetaraan SMP (Program Paket B)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah peserta program Paket B yang memiliki sarana belajar di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	568.0
125	Peserta Kesetaraan SMA (Program Paket C)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	program pendidikan kesetaraan yang setara dengan SMA / SMK / MA (setara jenjang menengah atas) dalam pendidikan nonformal / kesetaraan. (BPS indikator pendidikan menyebut “pendidikan non formal adalah paket A (SD), B (SMP), C (SMA))	Orang	640.0
126	Pendidikan Keterampilan dan Bermata-pencaharian	""	""	""	""
127	Jumlah lembaga kursus dan lembaga pelatihan yang terakreditasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah lembaga kursus dan lembaga pelatihan yang telah melalui proses assesmen yang dilakukan oleh lembaga independen untuk menjamin bahwa lembaga tersebut menyelenggarakan program menerapkan standar yang ditentukan oleh Kemenaker secara konsisten dan berkelanjutan di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	n/a
128	Kepemilikan ijin operasional dari pemerintah atau pemerintah daerah	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase lembaga kursus dan lembaga pelatihan yang memiliki kepemilikan ijin operasional dari pemerintah atau pemerintah daerah di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	n/a
129	Pendidikan Taman Kanak- Kanak	""	""	""	""
130	Persentase Anak Usia 4-6 Tahun yang Mengikuti Program TK	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Angka Partisipasi Sekolah Anak Usia 5-6 tahun (PAUD)” = jumlah anak usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD dibagi jumlah total anak usia 5-6 tahun	%	97.67
131	Guru yang Layak Mendidik TK dengan Kualifikasi Sesuai Standar Kompetensi yang Ditetapkan Secara Nasional	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase guru yang layak mendidik TK/RA dengan kualifikasi sesuai standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	92.22
132	Pendidikan di Tempat Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau yang sederajat	""	""	""	""
133	Jumlah anak 0 - 4 tahun yang mengikuti kegiatan Tempat Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau sederajat	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah anak 0-4 tahun yang mengikuti kegiatan Tempat Penitipan Anak, Kelompok Bermain, atau sederajat di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	3769
134	Data Kinerja Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga	""	""	""	""
135	Pemenuhan SNP (Standar Nasional Pendidikan)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Tingkat ketercapaian satuan pendidikan dalam memenuhi delapan Standar Nasional Pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai acuan mutu pendidikan di Indonesia	%	100
136	Pemenuhan SNP SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase pemenuhan Standar Nasional Pendidikan SD/MI di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
137	Pemenuhan SNP SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase pemenuhan Standar Nasional Pendidikan SMP/MTs di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
138	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat untuk Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Nilai atau skor capaian pelaksanaan program Reformasi Birokrasi yang diperoleh dari penilaian mandiri (self-assessment) oleh perangkat daerah dan diverifikasi oleh Inspektorat sebagai aparat pengawasan internal	Nilai	n/a
139	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	"mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah oleh inspektorat, dengan kriteria:
 AA (nilai >90-100)
 A (Nilai >80-90)
 BB (Nilai >70-80)
 B (Nilai >60-70)
 CC (Nilai >50-60)
 C (nilai >30-50)
 D (Nilai >0-30)"	Nilai	n/a
140	Kemampuan Literasi	""	""	""	""
141	Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari kemampuan Kompetensi membaca teks informasi
 Kompetensi membaca teks sastra
 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)
 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)
 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)"	Nilai	76,43
142	Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan
 Kompetensi pada domain Aljabar
 Kompetensi pada domain Geometri
 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian
 Kompetensi mengetahui (L1)
 Kompetensi menerapkan (L2)
 Kompetensi menalar (L3)"	Nilai	56,07
143	Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi membaca teks informasi
 Kompetensi membaca teks sastra
 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)
 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)
 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)"	Nilai	84,62
144	Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan
 Kompetensi pada domain Aljabar
 Kompetensi pada domain Geometri
 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian
 Kompetensi mengetahui (L1)
 Kompetensi menerapkan (L2)
 Kompetensi menalar (L3)"	Nilai	73,15
145	Pendidikan dan Penduduk	""	""	""	""
146	Persentase Jumlah Warga Negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.	%	125.71
147	Jumlah anak usia 5-6 tahun yang sudah tamat atau sedang belajar di satuan PAUD	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Indikator ini mengacu pada jumlah anak usia 5–6 tahun yang sudah “tamat” PAUD atau sedang belajar dalam satuan PAUD (taman kanak-kanak / pendidikan pra-sekolah)	Jiwa	90,86%
148	Proporsi Jumlah Satuan PAUD yang Mendapatkan Minimal Akreditasi B	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	98.16
149	Jumlah Satuan PAUD yang Mendapatkan Minimal Akreditasi B	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah siswa pada jenjang PAUD yang dikelola oleh pemerintah dan pihak swasta	Sekolah	213.0
150	Jumlah Satuan PAUD 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Sekolah	217.0
151	Persentase jumlah penduduk usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah Siswa Sekolah Dasar Sederajat (SD/MI)/paket A usia 7-12 tahun dengan Jumlah penduduk usia 7-12 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan. Data dari Dapodik, tidak termasuk data Aplikasi EMIS Kemenag.	%	104.67
152	Jumlah siswa SD usia 7-12 tahun 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	34510.0
153	Jumlah penduduk usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	34510.0
154	Persentase jumlah penduduk usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Perbandingan antara Jumlah murid SMP/MTS/Paket B usia 13-15 tahun dengan Jumlah penduduk usia 13-15 tahun di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	100
155	Jumlah siswa SMP usia 13-15 tahun	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	19036.0
156	Jumlah penduduk usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	19036.0
157	Persentase Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dikota yogyakarta dihitung dari jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dibagi jumlah penduduk usia 7-15 tahun dikali 100 %	%	100%
158	Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah anak usia 7–15 tahun yang terdaftar / aktif belajar di jenjang pendidikan dasar dibagi jumlah penduduk usia 7–15 tahun. (di SPM: indikator “Jumlah Warga Negara usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar”)	Jiwa	9863.0
159	Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dihitung dari jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dibagi jumlah warga negara usia 7-18 tahun dikali 100%	%	100%
160	Jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar / menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan.	Jiwa	1481.0
161	Persentase Kelulusan warga belajar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah warga belajar yang lulus / jumlah warga belajar di akhir jenjang × 100%	%	100
162	Jumlah warga belajar yang lulus dari PKBM dan SKB	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah warga belajar yang lulus dari PKBM dan SKB	Orang	1481.0
163	jumlah warga belajar PKBM dan SKB di akhir jenjang	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah warga belajar PKBM dan SKB di akhir jenjang	Orang	1481.0
164	KESEHATAN	""	""	""	""
165	Sarana Kesehatan	""	""	""	""
166	Jumlah Posyandu	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Unit Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	622.0
167	Jumlah Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya	Unit	26.0
168	Jumlah Puskesmas Induk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berfungsi sebagai unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di satu atau beberapa wilayah kerja. Puskesmas Induk adalah puskesmas utama (bukan puskesmas pembantu) yang memiliki fasilitas dan tenaga kesehatan inti lengkap sesuai ketentuan Kemenkes.	Unit	18.0
169	Jumlah Puskesmas Pembantu	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah jaringan pelayanan puskesmas yang membantu memberikan pelayanan kesehatan secara permanen di suatu lokasi dalam wilayah kerja puskesmas induk di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	8.0
170	Jumlah Puskesmas Keliling	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah puskesmas bersifat mobile yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh pelayanan puskesmas induk atau puskesmas pembantu di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	0.0
171	Jumlah Poliklinik	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya fasilitas pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan spesialistik terbatas, yang bukan berbentuk rumah sakit dan berada di bawah pengelolaan pemerintah maupun swasta. Termasuk klinik utama dan klinik pratama.	Unit	129.0
172	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit umum yang dikelola oleh pemerintah daerah (provinsi atau kabupaten/kota) yang memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, mencakup pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, dan penunjang medis.	Unit	1.0
173	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe A	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah sakit kelas A	Unit	0.0
174	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah bertype B yang memberikan pelayanan kesehatan rujukan bagi setiap rumah sakit di kab./kota tersebut serta memberikan layanan medis spesialis luas dan subspesialis terbatas wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
175	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah bertipe C atau faskes tingkat dua yang memberikan pelayanan hanya kedokteran subspesialis, namun sifatnya juga terbatas, misalnya saja pelayanan penyakit dalam, bedah, kesehatan anak, bidan, dan kandungan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
176	Jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah sakit Umum Daerah bertipe D yang hanya sebagai rumah sakit sementara atau transisi. Biasanya, jika pasien yang awalnya melakukan pemeriksaan di puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit tipe D di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
177	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit umum yang dikelola oleh badan hukum atau yayasan swasta, yang memberikan pelayanan kesehatan umum bagi masyarakat, mencakup rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat.	Unit	9.0
178	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta Tipe A	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas dan telah ditetapkan sebagai tempat pelayanan rujukan tertinggi (top referral hospital) atau disebut juga Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP yang diselenggarakan dan dikelola oleh pihak swasta, baik perseorangan maupun kelompok di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	0.0
179	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta Tipe B	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum yang mampu memberikan pelayanan kedokteran medik spesialis luas dan subspesialis terbatas sebagai (provincial hospital) yang menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit kab./kota yang diselenggarakan dan dikelola oleh pihak swasta, baik perseorangan maupun kelompok di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	3.0
180	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta Tipe C	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum yang mampu memberikan pelayanan kedokteran subspesialis terbatas. Terdapat empat macam pelayanan spesialis yang disediakan yakni, pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak, serta pelayanan kebidanan dan kandungan yang diselenggarakan dan dikelola oleh pihak swasta, baik perseorangan maupun kelompok di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	3.0
181	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta Tipe D	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit Umum yang bersifat transisi karena pada suatu saat akan ditingkatkan menjadi rumah sakit kelas C yang diselenggarakan dan dikelola oleh pihak swasta, baik perseorangan maupun kelompok. Kemampuan rumah sakit tipe D hanyalah memberikan pelayanan kedokteran umum dan kedokteran gigi. Rumah Sakit Umum tipe D juga menampung pelayanan yang berasal dari rujukan puskesmas di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	3.0
182	Jumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Swasta yang belum ada penetapan kelas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit umum milik swasta yang belum ditetapkan kelasnya (kelas A, B, C, atau D) sesuai dengan Permenkes No. 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi Rumah Sakit	Unit	0.0
183	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit yang memberikan pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis penyakit tertentu berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan lainnya.	Unit	6.0
184	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Ibu dan Anak	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan khusus untuk kesehatan ibu dan anak di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	3.0
185	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Mata	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama pada kasus/penyakit mata di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
186	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Otak	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
187	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Gigi dan Mulut	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama pada kasus/penyakit/kesehatan gigi dan mulut di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
188	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Kanker	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
189	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Jantung dan Pembuluh Darah	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
190	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Jiwa	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah Sakit yang memberikan pelayanan utama pada kasus/penyakit Kejiwaan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
191	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Infeksi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
192	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Paru	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
193	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus THT	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
194	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Bedah	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
195	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Ketergantungan Obat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
196	Jumlah Rumah Sakit (RS) Khusus Ginjal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
197	Jumlah Rumah Sakit (RS) Bersalin	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Rumah sakit yang khusus melayani pemeriksaan ibu hamil, ibu yang akan melahirkan dan kesehatan anak di bawah usia lima tahun di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	0.0
198	Jumlah Rumah Sakit (RS) Kusta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit khusus yang memberikan pelayanan kesehatan terbatas pada bidang atau jenis penyakit tertentu, baik milik pemerintah maupun swasta.	Unit	0.0
199	Jumlah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya rumah sakit umum milik pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan atau Kementerian/Lembaga lain) yang memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh mencakup rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat.	Unit	0.0
200	Jumlah Klinik/Praktek Dokter	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan swasta yang memberikan pelayanan medis dasar dan spesialistik terbatas, termasuk klinik pratama, klinik utama, dan praktik dokter umum/spesialis.	Unit	129.0
201	Persentase Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, dan klinik) yang memenuhi persyaratan standar pelayanan dan perizinan sesuai ketentuan Kemenkes terhadap total fasilitas yang ada	%	100
202	Jumlah Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Pratama yang memenuhi  persyaratan standar usaha di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kota Yogyakarta yang telah terverifikasi memenuhi standar usaha dan kelayakan operasional.	Unit	165.0
203	Jumlah Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Pratama di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (RS, Puskesmas, Klinik Pratama) yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	165.0
204	Persentase Rumah Sakit dan Puskesmas yang Terakreditasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase RS dan Puskesmas yang telah mendapatkan status akreditasi (Dasar, Madya, Utama, Paripurna) terhadap total seluruh RS dan Puskesmas yang ada	%	100
205	"Jumlah Puskesmas yang sudah dilakukan survei re-akreditasi
"	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Puskesmas yang telah mengikuti proses re-akreditasi sesuai siklus 3–5 tahun sekali untuk menjamin mutu pelayanan.	Puskesmas	18.0
206	Jumlah Rumah Sakit terakreditasi Paripurna dan Utama 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah RS yang telah memperoleh status akreditasi tertinggi (Paripurna dan Utama) sesuai standar Kemenkes	Rumah Sakit	18.0
207	Persentase Sarana, Prasarana dan Peralatan Kesehatan penunjang medis dan non medis yang terpelihara dan dapat dioperasionalkan secara optimal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang dalam kondisi baik, siap pakai, dan terpelihara dibanding total aset fasilitas kesehatan	%	80.93
208	Jumlah Sarana, prasarana dan peralatan kesehatan yang terpelihara dan dapat dioperasionalkan secara optimal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya alat dan fasilitas medis/nonmedis di fasyankes yang berfungsi dan terpelihara baik	Unit	785.0
209	Jumlah Sarana, prasarana dan peralatan kesehatan yang dikelola	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total inventaris alat dan sarana kesehatan yang menjadi tanggung jawab pengelolaan Dinas Kesehatan / UPT.	Unit	970.0
210	Rasio Posyandu Per Satuan Balita	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rasio antara jumlah Posyandu aktif terhadap jumlah balita di wilayah tertentu. Menggambarkan ketersediaan layanan kesehatan dasar anak.	%	55.85
211	Rasio Puskesmas, Poliklinik, Pustu Per Satuan Penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Perbandingan jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama terhadap jumlah penduduk	%	37.29
212	Cakupan Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase wilayah atau jumlah penduduk yang terlayani oleh puskesmas atau pustu dibanding total penduduk/wilayah	%	128.57
213	Cakupan Pembantu Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase wilayah atau jumlah penduduk yang terlayani oleh puskesmas atau pustu dibanding total penduduk/wilayah	%	17.78
214	Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase pasien miskin yang mendapatkan pelayanan rujukan sesuai haknya terhadap total pasien miskin yang membutuhkan layanan rujukan.	%	n/a
215	Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang Harus Diberikan Sarana Kesehatan (RS)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase fasilitas pelayanan kesehatan (RS) yang mampu memberikan layanan gawat darurat level 1 (pelayanan hidup dasar dan penanganan awal pasien gawat darurat)	%	100
216	Pelayanan gawat darurat level 1	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Pelayanan yang mencakup resusitasi dasar, penanganan kegawatdaruratan umum, dan stabilisasi pasien sebelum rujukan.	Pelayanan	18.0
217	Rasio Rumah Sakit Per Satuan Penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Perbandingan jumlah rumah sakit terhadap jumlah penduduk pada suatu wilayah.	%	0.04
218	Skor Akreditasi RS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai hasil penilaian mutu dan kinerja rumah sakit berdasarkan standar akreditasi nasional	%	93,27%
219	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai hasil evaluasi internal atas pelaksanaan reformasi birokrasi bidang kesehatan oleh inspektorat	Nilai	A
220	Indeks keluarga sehat di wilayah kerja Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Indeks yang menunjukkan tingkat kesehatan keluarga berdasarkan indikator seperti PHBS, gizi, imunisasi, KB, dan perilaku kesehatan.	Indeks	0.447
221	Jumlah keluarga sehat di wilayah tertentu pada kurun waktu tertentu	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah keluarga yang tergolong sehat dibanding total keluarga yang didata pada periode tertentu.	Keluarga	34268.0
222	Jumlah pendataan seluruh keluarga di wilayah tertentu pada kurun waktu tertentu	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah keluarga yang tergolong sehat dibanding total keluarga yang didata pada periode tertentu.	Keluarga	76646.0
223	Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Rumah Sakit Pratama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Indeks hasil survei yang menggambarkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar di fasilitas tersebut.	Indeks	86.82
224	Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap UPT Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Indeks hasil survei yang menggambarkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar di fasilitas tersebut.	Indeks	84.33
225	Nilai SPA (Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan) pada ASPAK di Laboratorium Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai hasil audit atau input data kondisi sarana, prasarana, dan alat kesehatan pada aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan)	%	79.57
226	Nilai SPA (Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan) pada ASPAK di Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai hasil audit atau input data kondisi sarana, prasarana, dan alat kesehatan pada aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan)	%	75.62
227	Jumlah Pelayanan Rawat Darurat Bedah	RSUD Kota Yogyakarta	Jumlah kasus atau tindakan pelayanan gawat darurat di RS berdasarkan jenis layanan	Pelayanan	3181.0
228	Jumlah Pelayanan Rawat Darurat Non bedah	RSUD Kota Yogyakarta	Jumlah kasus atau tindakan pelayanan gawat darurat di RS berdasarkan jenis layanan	Pelayanan	21767.0
229	Jumlah Pelayanan Rawat Darurat  Kebidanan	RSUD Kota Yogyakarta	Jumlah kasus atau tindakan pelayanan gawat darurat di RS berdasarkan jenis layanan	Pelayanan	331.0
230	Jumlah Pelayanan Radiologi	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Pelayanan	21894.0
231	Jumlah Pelayanan Klinik Patologi	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Pelayanan	340900.0
232	Jumlah Kunjungan Rawat Jalan (Poliklinik) di Rumah Sakit Umum Daerah	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Kunjungan	120642.0
233	Jumlah Kegiatan Pembedahan	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Tindakan	3572.0
234	Jumlah Tindakan Fisioterapi	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Tindakan	26537.0
235	Jumlah Resep yang Ditulis	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Tindakan	1192402.0
236	Jumlah Resep yang dapat Dilayani di RS	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya tindakan pelayanan medis di rumah sakit per jenis layanan	Tindakan	1181534.0
237	Jumlah Sarana Industri dan Industri Farmasi	""	""	""	""
238	Jumlah instalasi farmasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah unit pelaksana fungsional (kabupaten/kota dan provinsi) yang menyelenggarakan seluruh kegiatan pelayanan kefarmasian di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Buah	1.0
239	Jumlah PBF (Pedagang Besar Farmasi)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah perusahaan berbadan hukum yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan, penyaluran obat, dan/atau bahan obat dalam Jumlah besar sesuai ketentuan peraturan perundangundangan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Buah	n/a
240	Jumlah Perusahaan Produk Alat Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya perusahaan yang memproduksi atau menyalurkan alat kesehatan yang berizin di wilayah kota	Buah	n/a
241	Jumlah Perusahaan Penyalur Alat Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya perusahaan yang memproduksi atau menyalurkan alat kesehatan yang berizin di wilayah kota	Unit	n/a
242	Jumlah perusahaan cabang Penyalur Alat Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya perusahaan yang memproduksi atau menyalurkan alat kesehatan yang berizin di wilayah kota	Unit	n/a
243	Jumlah Apotek	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian, penyaluran sediaan farmasi, dan perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat (Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1027/MENKES/SK/IX/2004) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	143.0
244	Jumlah Toko Obat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah sarana yang memiliki izin untuk menyimpan obat-obat bebas dan obat-obat bebas terbatas untuk dijual secara eceran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	17.0
245	Persentase Usaha Apotek, Toko Obat, Toko Alat Kesehatan, dan Optikal, Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase usaha di bidang farmasi dan alat kesehatan yang telah terverifikasi memenuhi standar usaha dibanding total usaha terdaftar.	%	100
246	Jumlah  Apotek, Toko Obat, Toko Alat Kesehatan, dan Optikal, Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)  yang telah dilakukan verifikasi pemenuhan persyaratan standar usaha	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah unit usaha (apotek, toko obat, alat kesehatan, optikal, UMOT) yang telah diverifikasi atau mengajukan verifikasi standar usaha	Unit	32.0
247	Jumlah  Apotek, Toko Obat, Toko Alat Kesehatan, dan Optikal, Usaha Mikro Obat Tradisional (UMOT)yang mengajukan di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah unit usaha (apotek, toko obat, alat kesehatan, optikal, UMOT) yang telah diverifikasi atau mengajukan verifikasi standar usaha	Unit	32.0
248	Persentase Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang telah dilakukan verifikasi pemenuhan komitmen	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase produk pangan industri rumah tangga yang telah diverifikasi memenuhi komitmen keamanan pangan.	%	96.65
249	Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang telah dilakukan verifikasi pemenuhan komitmen 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah industri rumah tangga pangan yang telah diverifikasi atau mengajukan verifikasi pemenuhan komitmen keamanan pangan.	Unit	924.0
250	Jumlah Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP)  yang mengajukan di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah industri rumah tangga pangan yang telah diverifikasi atau mengajukan verifikasi pemenuhan komitmen keamanan pangan.	Unit	956.0
251	Kesehatan Masyarakat	""	""	""	""
252	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	18134.0
253	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi BCG	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2307.0
254	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi DPT/HB 1	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2280.0
255	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi DPT/HB 2	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2273.0
256	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi DPT/HB 3	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2254.0
257	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Polio 1	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2281.0
258	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Polio 2	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2275.0
259	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Polio 3	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2246.0
260	Jumlah Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Campak	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Balita	2218.0
261	Persentase Anak Usia 1 Tahun yang Diimunisasi Campak	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase anak usia 1 tahun yang telah mendapatkan imunisasi campak sesuai program imunisasi dasar lengkap	%	96.64
262	Jumlah anak usia 1 tahun yang mendapat imunisasi campak	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah tertentu yang telah menerima layanan imunisasi dasar sesuai standar Kementerian Kesehatan	Orang	2218.0
263	Jumlah anak usia 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak berumur 1 tahun (12–23 bulan) menurut data Dinas Kesehatan atau Dukcapil daerah	Orang	2295.0
264	Non Polio AFP Rate Per 100.000 Penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rasio kasus AFP non-polio terhadap jumlah penduduk <15 tahun sebagai indikator surveilans eradikasi polio	-	6.18
265	Jumlah kasus AFP non Polio yang dilaporkan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah total kasus AFP non-polio yang teridentifikasi oleh fasilitas kesehatan	Kasus	5.0
266	Jumlah penduduk < 15 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Penduduk kelompok umur 0–14 tahun hasil konsolidasi data kependudukan daerah	Orang	80888.0
267	Cakupan Balita Pneumonia yang Ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rasio balita pneumonia yang mendapat pelayanan medis dibanding perkiraan jumlah kasus pneumonia.	%	45.96
268	Jumlah penderita pnemonia balita yang ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pneumonia balita yang mendapat pengobatan di fasilitas kesehatan.	Orang	449.0
269	Jumlah perkiraan penderita pneumonia balita	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah balita yang diperkirakan menderita pneumonia menurut standar Kemenkes.	Orang	977.0
270	Cakupan Pelayanan Anak Balita	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita usia 1–5 tahun yang memperoleh pelayanan kesehatan dasar minimal 8 kali/tahun.	%	92.39
271	Jumlah anak balita yang memperoleh pelayanan pemantauan minimal 8 kali	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total balita yang menerima layanan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan	Orang	10811.0
272	Jumlah anak balita (1-5 Tahun)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia 1–5 tahun hasil data Dinas Kesehatan atau proyeksi penduduk	Balita	9781.0
273	Persentase anak berusia 12-23 bulan yang menerima imunisasi dasar lengkap.	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase bayi usia 12-23 bulan yang telah mendapatkan 1 dosis imunisasi Hepatitis B0, 1 dosis imunisasi BCG, 3 dosis DPT-HB-HIB, 3 dosis imunisasi IPV, dan 1 dosis imunisasi MR di antara 100 anak usia 12-23 bulan yang ada di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	90.35
274	Prevalensi HIV pada populasi dewasa	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi penderita HIV dengan hasil pemeriksaan HIV (Human Immunodeficiency Virus) menggunakan 3 reagen rapid test dengan hasil positif terhadap Jumlah populasi dewasa di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	0.03
275	Prevalensi HIV/AIDS dari Total Populasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rasio jumlah kasus HIV/AIDS terhadap total penduduk, indikator epidemiologi HIV	%	0.28
276	Insiden Tuberkulosis (ITB) per 100.000 penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penyakit oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis (ITB) yang telah dibuktikan secara bakteriologis (mikroskopis, kultur, atau molekuler) atau didiagnosis menderita TB di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kasus	741.0
277	Proporsi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkannya ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkannya ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih.	%	100
278	Persentase perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya di fasilitas kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase perempuan pernah kawin umur 15-49 tahun yang proses melahirkan terakhirnya di fasilitas kesehatan.	%	99.95
279	Persentase kabupaten/kota yang mencapai 80% imunisasi dasar lengkap pada bayi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase daerah yang memenuhi target nasional imunisasi dasar lengkap minimal 80%	%	100
280	Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total desa/kelurahan yang mencapai status STBM sesuai verifikasi Dinkes	Desa	45.0
281	Jumlah penderita gangguan jiwa	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penderita gangguan jiwa berat dan ringan yang tercatat di fasilitas kesehatan	Orang	3215.0
282	Angka Kematian Balita Per 1000 Kelahiran Hidup	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Angka yang menggambarkan banyaknya kematian anak berusia 0-4 tahun selama satu tahun tertentu pada setiap 1000 anak dengan kelompok umur yang sama.	-	6.0
283	Jumlah kematian balita (berumur kurang 5 tahun)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kejadian kematian yang terjadi pada penduduk berumur di bawah 5 tahun di suatu wilayah.	Orang	6.0
284	Persentase Balita dengan status Gizi buruk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita dengan status gizi buruk menurut standar WHO dan Kemenkes	%	0.22
285	Jumlah Balita dengan status Gizi buruk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah orang yang memiliki kondisi serius yang terjadi ketika asupan makanan seseorang tidak sesuai dengan Jumlah nutrisi yang dibutuhkan. Nutrisi yang didapat bisa terlalu sedikit atau terlalu banyak di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Balita	24.0
286	Persentase Balita dengan status Gizi Kurang	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita dengan gizi kurang sesuai hasil pengukuran antropometri.	%	5.48
287	Jumlah Balita dengan status Gizi Kurang	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah balita yang memiliki kondisi ketika anak tidak menerima nutrien, mineral, dan kalori yang cukup untuk membantu perkembangan organ vital (dalam hal ini, kelebihan asupan nutrisi juga menyebabkan balita gizi buruk) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Balita	610.0
288	Persentase Balita dengan status Gizi Normal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita yang memiliki status gizi normal sesuai standar WHO	%	83.25
289	Jumlah Balita dengan status Gizi Normal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah balita dengan status gizi baik/normal.	Balita	927.0
290	Persentase Balita dengan status Gizi Lebih	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita dengan status gizi lebih/obesitas	%	11.34
291	Jumlah Balita dengan status Gizi Lebih	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah balita dengan status gizi lebih hasil penimbangan	Balita	126.0
292	Persentase penurunan atau kenaikan Angka Gizi Buruk 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase selisih angka gizi buruk tahun berjalan dibanding tahun lalu	%	0.22
293	Persentase cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita gizi buruk yang mendapat penanganan medis.	%	100
294	Jumlah balita gizi buruk mendapat perawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kasus gizi buruk yang tertangani di fasilitas kesehatan	Orang	102.0
295	Jumlah seluruh balita gizi buruk yang ditemukan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah seluruh kasus gizi buruk yang ditemukan di wilayah tertentu	Orang	102.0
296	Prevalensi Balita Gizi Buruk dan Kurang	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi balita gizi buruk + gizi kurang terhadap seluruh balita ditimbang	%	5,48%
297	Jumlah balita gizi buruk + balita gizi kurang 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Akumulasi balita gizi buruk dan kurang hasil pemantauan gizi.	Orang	610.0
298	Jumlah balita yang ditimbang di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total balita yang ditimbang di posyandu/puskesmas di wilayah Yogyakarta	Orang	11137.0
299	Jumlah Bayi Berat Badan lahir Rendah (BBLR)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah bayi dengan BBLR yang tercatat di fasilitas kesehatan.	Bayi	197.0
300	Jumlah Bayi 0-28 Hari (Neonatus)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total bayi usia 0–28 hari menurut laporan fasilitas kesehatan	Bayi	2137.0
301	Jumlah Ibu Hamil	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu hamil	Orang	2139.0
302	Jumlah Ibu Hamil K1	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu hamil yang memperoleh pelayanan antenatal pertama (K1)	Orang	2382.0
303	Persentase cakupan kunjungan Ibu Hamil K4	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase ibu hamil yang sudah mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar pelayanan yang dianjurkan terhadap total Jumlah ibu hamil di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	99.77
304	Jumlah Ibu Hamil K4	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Kunjungan Ibu Hamil (K4) merupakan bentuk pelayanan selama masa kehamilan untuk mendapatkan pelayanan antenatal, yang terdiri atas minimal satu kali kontak pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dan dua kali pada trimester ketiga di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	2134.0
305	Jumlah Ibu Hamil Kekurangan Energi Kalori (KEK)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu hamil yang memiliki keadaan dimana mengalami KEK (Kekurangan Energi Kalori) malnutrisi yang disebabkan kekurangan satu atau lebih zat gizi makanan yang berlangsung menahun (kronik) yang mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu hamil secara relatif atau absolut di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	314.0
306	Jumlah Ibu Hamil Mendapat Zat Besi (Fe)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu hamil yang mendapat suplementasi zat besi sesuai standar.	Orang	220.0
307	Jumlah pelayanan pemantauan pertumbuhan anak balita	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak balita yang memperoleh pelayanan pemantauan pertumbuhan total minimal 8 kali pelayanan pemantauan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	89.15
308	Jumlah pelayanan kepada Ibu nifas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total pelayanan kesehatan yang diberikan pada ibu nifas setelah melahirkan.	%	99.49
309	Cakupan Pelayanan Nifas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi ibu nifas yang memperoleh minimal 3 kali pelayanan kesehatan	%	99.49
310	Jumlah peserta ibu nifas yang telah memperoleh 3 kali pelayanan nifas sesuai standar	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu nifas yang mendapat pelayanan sesuai standar pada kunjungan nifas pertama di periode 6 jam sampai dengan 2 hari pasca persalinan, pada kunjungan nifas ke-2 di periode 3 hari sampai 7 hari pasca persalinan, pada kunjungan nifas ke-3 di periode 8 hari sampai dengan 28 hari pasca persalinan, dan terakhir pada kunjungan nifas ke-4 di periode 29 sampai 42 hari pasca persalinan pada wilayah DIY.	Orang	2128.0
311	Jumlah seluruh ibu nifas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total ibu nifas dalam satu wilayah tertentu.	Orang	2139.0
312	Cakupan Neonatus dengan Komplikasi yang Ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi neonatus komplikasi yang tertangani dibanding seluruh neonatus dengan komplikasi.	%	100.00
313	Jumlah neonatus dengan komplikasi yang ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah neonatus dengan penyakit dan kelainan yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan, dan kematian yang mendapatkan penanganan medis di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	342.0
314	Jumlah seluruh neonatus dengan komplikasi yang ada	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kasus neonatus komplikasi yang ditemukan	Orang	342.0
315	Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Negeri	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Kapasitas tempat tidur di rumah sakit daerah/pemerintah	Unit	364.0
316	Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Swasta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Kapasitas TT di rumah sakit swasta terdaftar	Unit	1468.0
317	Jumlah Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Negeri	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pelayanan rawat jalan yang diberikan RSUD	Orang	290698.0
318	Jumlah Pasien Rawat Jalan Rumah Sakit Swasta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kunjungan pasien rawat jalan di RS swasta.	Orang	1392010.0
319	Jumlah Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Negeri	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total pasien rawat inap di RSUD/pemerintah	Orang	17410.0
320	Jumlah Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Swasta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total pasien rawat inap di rumah sakit swasta	Orang	74137.0
321	Jumlah kunjungan pasien miskin di sarana Kesehatan Strata 1	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pelayanan kesehatan strata 1 (puskesmas) untuk pasien miskin	Kunjungan	n/a
322	Prevalensi Stunting	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase balita (0–59 bln) dengan TB/umur < −2 SD WHO terhadap total balita yang ditimbang.	%	10,07%
323	Jumlah balita dengan (tinggi badan/ umur) di bawah -2 SD di kota Yogyakarta 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus balita TB/U < −2 SD yang terdata di wilayah	Orang	1122.0
324	Jumlah balita yang diukur di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total balita (0–59 bln) yang dilakukan pengukuran antropometri dalam periode	Orang	11137.0
325	Jumlah murid SD dan setingkat yang diperiksa kesehatannya oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyak peserta didik SD yang menerima pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan dalam periode.	Orang	39020.0
326	Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Aktivitas skrining kesehatan sekolah; indikator biasanya jumlah sekolah atau jumlah siswa yang disaring	Orang	39020.0
327	Persentase anak pada usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	% anak (kelas 1–9) yang menerima layanan kesehatan sekolah terhadap total anak usia pendidikan dasar	%	100,00%
328	Jumlah anak usia pendidikan dasar kelas 1 sampai 9 di Kota Yogyakarta yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu 1 tahun ajaran	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia pendidikan dasar kelas 1 sampai 9 di Kota Yogyakarta yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu 1 tahun ajaran	Orang	61600.0
329	Jumlah anak usia pendidikan dasar kelas 1 sampai 9 di Kota Yogyakarta dalam kurun waktu satu tahun ajaran yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anak usia pendidikan dasar kelas 1 sampai 9 di Kota Yogyakarta dalam kurun waktu satu tahun ajaran yang sama	Orang	61600.0
330	Persentase Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Shelter Bener	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	% pasien terkonfirmasi COVID-19 yang menjalani isolasi terpusat di shelter tertentu dibanding total pasien terkonfirmasi	%	0
331	Jumlah Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Shelter Bener	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Shelter Bener	Orang	0.0
332	Jumlah Pasien Covid-19 sekota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kasus terkonfirmasi (akumulasi atau periode tertentu; tentukan cakupan)	Orang	0.0
333	Jumlah Kasus Positif Covid-19	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Kasus Positif Covid-19	Orang	0.0
334	Konfirm Meninggal Positif Covid-19	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah konfirmasi kasus positif yang meninggal	Orang	0.0
335	Konfirm Hidup Positif Covid-19	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah konfirmasi masih hidup / sembuh	Orang	0.0
336	Konfirm tanpa komorbid Positif Covid-19	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus positif tanpa komorbid terdaftar	Orang	0.0
337	Konfirm dengan komorbid Positif Covid-19	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus positif dengan komorbid	Orang	0.0
338	Persentase Kematian Kasus Konfirmasi Covid-19 Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	(Konfirmasi meninggal / total konfirmasi) × 100%	%	0
339	Persentase Jemaah Haji mendapatkan layanan pemeriksaan Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi calon jemaah haji yang telah menerima pemeriksaan kesehatan sesuai standar sebelum keberangkatan.	%	100
340	Jumlah haji yang selesai melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah calon jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan di puskesmas.	Orang	408.0
341	Jumlah jemaah haji Kota Yogyakarta  yang datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah jemaah haji Kota Yogyakarta  yang datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan	Orang	408.0
342	Persentase ketersediaan obat, vaksin, bahan medis habis pakai dan alat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase jumlah item obat/vaksin/alat kesehatan yang tersedia dibanding kebutuhan.	%	100,00%
343	Jumlah total item obat esensial dan vaksin imunisasi dasar yang tersedia di IFK selama kurun waktu 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya item obat dan vaksin dasar yang tersedia di Instalasi Farmasi Kota selama setahun.	Unit	32.0
344	Jumlah total item obat esensial dan vaksin imunisasi dasar yang wajib dilakukan monitoring 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah total item obat esensial dan vaksin imunisasi dasar yang wajib dilakukan monitoring 	Unit	32.0
345	Persentase Penanganan Kasus Kegawatdaruratan Kesehatan pra Fasilitas Pelayanan Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kasus gawat darurat yang tertangani sebelum tiba di fasilitas kesehatan.	%	100,00%
346	Jumlah layanan penanganan kasus kegawatdaruratan pra Hospital  yang dilayani oleh PSC 119 YES	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah layanan penanganan kasus kegawatdaruratan pra Hospital  yang dilayani oleh PSC 119 YES	Kasus	3225.0
347	Jumlah permintaan layanan yang memenuhi kriteria gawatdarurat pra Hospital	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah permintaan layanan yang diverifikasi sebagai gawat darurat.	Kasus	3225.0
348	Persentase penggunaan obat rasional di Puskesmas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase peresepan obat yang memenuhi prinsip rasionalitas (tepat indikasi, dosis, dan pasien).	%	100
349	Capaian indikator dari % penggunaan Antibiotik pada ISPA non pneumonia dari semua Puskesmas di Kota Yogyakarta selama kurun waktu 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase pemberian antibiotik pada kasus ISPA non pneumonia dibandingkan total kasus ISPA.	%	100
350	Capaian indikator dari % penggunaan Antibiotik pada Diare non spesifik di semua Puskesmas Kota Yogyakarta dalam kurun waktu 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kasus diare non spesifik yang diberi antibiotik dibandingkan total kasus diare non spesifik.	%	100
351	Persentase Rumah, Tempat Fasilitas  Umum (TFU), Tempat Pengolahan Pangan (TPP), Kualitas Air Minum memenuhi syarat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase Rumah, Tempat Fasilitas  Umum (TFU), Tempat Pengolahan Pangan (TPP), Kualitas Air Minum memenuhi syarat kesehatan	%	91.5
352	Persentase rumah yang diinspeksi Kesehatan Lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase rumah yang hasil inspeksinya memenuhi syarat kesehatan.	%	88.5
353	Persentase Tempat Fasilitas Umum (TFU) yang diinspeksi Kesehatan Lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase jumlah TFU yang dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan terhadap total TFU yang diperiksa	%	92.6
354	Persentase Tempat Pengolahan Pangan (TPP) yang diinspeksi Kesehatan Lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase TPP yang dilakukan pemeriksaan kesehatan lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan dibanding total TPP yang diperiksa	%	91.7
355	Persentase Kualitas Air Minum yang diinspeksi Kesehatan Lingkungan dan memenuhi syarat kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase hasil inspeksi kualitas air minum yang memenuhi standar kesehatan dari total sampel air minum yang diperiksa	%	86.2
356	Persentase usia produktif yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk usia 15–59 tahun yang menerima pelayanan kesehatan.	%	100
357	Jumlah usia produktif yang mendapat pelayanan kesehatan dalam kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk usia 15–59 tahun yang dilayani di fasilitas kesehatan selama 1 tahun.	Orang	84.305
358	Jumlah usia produktif yang ada di wilayah kerja kab/kota dalam kurun waktu satu yang sama berdasarkan SK Kepala Dinas Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk usia produktif (15–64 tahun) sesuai data Dinkes dalam satu tahun tertentu	Orang	84.305
359	Persentase Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) dan Depot Air Minum (DAM) yang tersertifikasi laik hygiene sanitasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase TPP dan DAM yang telah memperoleh sertifikat laik hygiene sanitasi terhadap total TPP dan DAM yang ada	%	92
360	Jumlah Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang memenuhi standar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya TPP yang telah lulus sertifikasi SLHS sesuai ketentuan Kemenkes	Unit	23.0
361	Jumlah Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang mengajukan SLHS di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah TPP yang mendaftar untuk mendapatkan SLHS dalam periode tertentu	Unit	25.0
362	Persentase kemantren yang melaksanakan Germas	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kecamatan/kemantren yang melaksanakan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.	%	100
363	Tenaga Kesehatan	""	""	""	""
364	Jumlah Tenaga Kesehatan Dokter Umum	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah dokter umum yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.	Orang	620.0
365	Jumlah Tenaga Kesehatan Dokter Spesialis	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah dokter spesialis yang aktif di rumah sakit dan fasilitas kesehatan.	Orang	608.0
366	Jumlah Tenaga Kesehatan Dokter Gigi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah dokter gigi yang bekerja di fasilitas kesehatan.	Orang	241.0
367	Jumlah Tenaga Kesehatan Perawat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga perawat yang aktif bekerja di fasilitas kesehatan.	Orang	2757.0
368	Jumlah Tenaga Kesehatan Perawat Gigi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga perawat gigi aktif.	Orang	105.0
369	Jumlah Tenaga Kesehatan Bidan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah bidan aktif di fasilitas kesehatan.	Orang	419.0
370	Jumlah Tenaga Kesehatan Ahli Penyehatan Lingkungan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga ahli kesehatan lingkungan aktif.	Orang	20.0
371	Jumlah Tenaga Kesehatan Kefarmasian	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga farmasi (apoteker dan asisten apoteker).	Orang	65.0
372	Jumlah Tenaga Kesehatan Ahli Kesehatan Masyarakat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga ahli kesehatan masyarakat aktif.	Orang	43.0
373	Jumlah Tenaga Kesehatan Ahli Gizi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga ahli gizi aktif di fasilitas kesehatan.	Orang	364.0
374	Jumlah Tenaga Kesehatan Teknisi Medis	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga teknis medis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.	Orang	81.0
375	Jumlah Tenaga Kesehatan Sanitasi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga kesehatan yang menangani sanitasi lingkungan.	Orang	54.0
376	Tenaga kesehatan melaksanakan praktik sesuai standar	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Proporsi tenaga kesehatan yang melaksanakan praktik sesuai standar profesi.	%	102.89
377	Jumlah tenaga kesehatan yang memiliki ijin praktik di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki Surat Izin Praktik (SIP) aktif	Orang	7878.0
378	Jumlah tenaga kesehatan yang praktik di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga kesehatan yang benar-benar melaksanakan praktik aktif.	Orang	7657.0
379	Rasio Dokter/Penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase dokter tiap 1.000 penduduk di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	3.53
380	Rasio Tenaga Medis Per Satuan Penduduk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Perbandingan jumlah tenaga medis dengan jumlah penduduk.	Per 1.000 Penduduk	7.89
381	Jumlah kemantren yang melaksanakan gerakan yang melibatkan lintas sektor, swasta, mitra potensial, dan atau UKBM serta melaksanakan penggerakan masyarakat  germas minimal 1 kali dalam 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kemantren yang melibatkan lintas sektor, swasta, mitra, dan UKBM dalam kegiatan Germas minimal satu kali setahun	Kemantren	n/a
382	Jumlah kemantren di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah unit wilayah pemerintahan setingkat kecamatan di Kota Yogyakarta.	Kemantren	14.0
383	Indeks Daya Guna Sumber Daya Manusia Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Ukuran efisiensi dan pemanfaatan tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan	Indeks	5.0
384	Indeks Perencanaan SDMK = Jumlah dokumen perencanaan kebutuhan SDMK dibagi Jumlah UPT dan Dinkes dikali 5	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah dokumen perencanaan kebutuhan SDMK dibagi jumlah UPT dan Dinkes × 5	Indeks	5.0
385	Indeks Kinerja SDMK = Rerata SKP atau Angka Kredit dibagi jumlah target SKP atau Angka kredit dikali 5	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rata-rata capaian SKP atau angka kredit dibagi target SKP atau angka kredit × 5	Indeks	5.0
386	Indeks Kompetensi SDMK = Jumlah SIP dibagi jumlah Nakes dikali 5	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga kesehatan dengan SIP dibanding jumlah nakes keseluruhan × 5	Indeks	5.0
387	Indeks Pengembangan SDMK: Jumlah yang ikut pelatihan dibagi jumlah  target  Nakes yang dilatih dikali 5	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan dibanding target nakes yang dilatih × 5	Indeks	5.0
388	Cakupan Komplikasi Kebidanan	""	""	""	""
389	Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Kompetensi Kebidanan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Presentase Jumlah ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan di wilayah DIY pada tahun berkenaan tiap 100 sasaran ibu bersalin di satu wilayah kerja dalam kurun waktu yang sama.	%	100
390	Jumlah Ibu Yang Ditolong Oleh Tenaga Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	2139.0
391	Jumlah Seluruh Sasaran Ibu Bersalin	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu yang melahirkan hidup dalam wilayah kerja pada periode tertentu	Orang	2139.0
392	Cakupan Komplikasi Kebidanan Yang ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu dengan komplikasi kebidanan, meliputi perdarahan, infeksi, eklampsia, partus macet (persalinan kasip), abortus. dan ruptura uteri (robekan rahim) yang mendapat penanganan terhadap Jumlah total tiap 100 ibu dengan komplikasi kebidanan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan.	%	100
393	Jumlah Komplikasi Kebidanan Yang Mendapat Penanganan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu dengan komplikasi kebidanan, meliputi perdarahan, infeksi, eklampsia, partus macet (persalinan kasip), abortus, dan ruptura uteri (robekan rahim), yang mendapat penanganan medis di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	898.0
394	Jumlah Ibu Dengan Komplikasi Kebidanan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu dengan komplikasi kebidanan di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan	Orang	898.0
395	Cakupan Desa/ Kelurahan Universal Child Immunization	""	""	""	""
396	Jumlah Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Desa/kelurahan UCI (Universal Child Imunization) adalah suatu desa/kelurahan di mana minimal 80Persen dari Jumlah bayi (0-11 bulan) yang ada di desa/kelurahan tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kelurahan	45.0
397	Cakupan Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kelurahan dengan cakupan imunisasi dasar lengkap ≥80%	%	100
398	Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit	""	""	""	""
399	Jumlah Penderita Baru TBC BTA Yang Ditemukan dan Diobati	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus baru TBC dengan BTA positif yang ditemukan dan mendapatkan pengobatan	Orang	386.0
400	Jumlah Perkiraan Penderita Baru TBC BTA	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Estimasi jumlah penduduk dengan TBC BTA positif di wilayah tersebut	Orang	558.0
401	Tingkat Prevalensi Tuberkulosis (Per 100.000 Penduduk)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Rasio jumlah kasus TBC per 100.000 penduduk di wilayah kerja	Per 100.000 penduduk	69.18
402	Jumlah kasus penderita TBC (baru dan lama)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah seluruh kasus TBC aktif, baik kasus baru maupun lama	Kasus	741.0
403	Tingkat Kematian Karena Tuberkulosis (Per 100.000 Penduduk)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kematian akibat TBC per 100.000 penduduk	Per 100.000 penduduk	358.51
404	Jumlah Pasien TB yang meninggal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pasien dengan diagnosis TBC yang meninggal dalam periode tertentu	Orang	92.0
405	Proporsi Kasus Tuberkulosis yang Diobati dan Sembuh Dalam Program DOTS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase pasien TBC yang menyelesaikan pengobatan dan dinyatakan sembuh dari total kasus TBC yang diobati	%	46.75
406	Jumlah pasien tuberkulosis BTA yang mendapat pengobatan melalui DOTS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pasien TBC BTA positif yang ditangani dengan strategi DOTS	Orang	1235.0
407	Jumlah pasien tuberkulosis paru BTA yang sembuh	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pasien TBC paru BTA positif yang dinyatakan sembuh setelah pengobatan DOTS	Orang	273.0
408	Jumlah penderita DBD yang ditemukan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus DBD yang terlapor dan terkonfirmasi di wilayah kerja	Orang	302.0
409	Jumlah Penderita Baru DBD Yang Ditemukan dan Diobati	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penderita baru DBD (penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk pembawa virus dengue atau aedes) yang ditemukan dan diobati di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	584.0
410	Jumlah penderita baru DBD yang ditangani sesuai SOP	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah pasien DBD baru yang mendapatkan penanganan sesuai standar prosedur operasional	Orang	302.0
411	Cakupan Kunjungan Bayi	""	""	""	""
412	Cakupan Kunjungan Bayi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase bayi (berusia 0-11 bulan) yang memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar di wilayah DIY pada tahun berkenaan tiap 100 bayi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	92.03
413	Jumlah Kunjungan Bayi Memperoleh Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah bayi yang memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Kali	1.767
414	Jumlah Seluruh Bayi Lahir Hidup di satu Wilayah Kerja Kurun Waktu Yang Sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah bayi yang lahir hidup selama satu periode tertentu di wilayah kerja	Orang	1920.0
415	Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada Anak Usia 6-24 Bulan Keluarga Miskin	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase anak usia 6–24 bulan dari keluarga miskin yang menerima makanan pendamping ASI sesuai standar	%	n/a
416	Jumlah anak usia 6-24 bulan keluarga miskin yang mendapat MP-ASI	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya anak keluarga miskin usia 6–24 bulan yang mendapatkan MP-ASI dalam periode tertentu	Orang	0.0
417	Jumlah seluruh anak usia 6-24 bulan keluarga miskin	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah keseluruhan anak usia 6–24 bulan dari keluarga miskin di wilayah kerja	Orang	0.0
418	Kelurahan yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB)	""	""	""	""
419	Jumlah Kelurahan yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) yang dilakukan Penyelidikan Epidemi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kelurahan yang terjadi kejadian luar biasa (KLB) dan telah dilakukan penyelidikan epidemiologi	Kelurahan	45.0
420	Jumlah KLB di kelurahan yang ditangani >24 jam	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya KLB yang penanganannya dilakukan lebih dari 24 jam setelah laporan	KLB	47.0
421	Jumlah KLB di kelurahan yang terjadi pada periode yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian KLB di kelurahan pada periode yang sama	KLB	47.0
422	Cakupan KLB yang dilakukan penyelidikan  epidemiologi < 24 jam	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase KLB yang diselidiki dalam waktu kurang dari 24 jam sejak laporan diterima	%	100
423	Jumlah KLB  yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam dalam periode 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus KLB yang ditindaklanjuti penyelidikan epidemiologi kurang dari 24 jam	Kejadian	47.0
424	Jumlah KLB yang terjadi pada periode 1 tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total KLB yang tercatat dalam satu tahun kalender	Kejadian	47.0
425	Kelurahan Siaga Aktif	""	""	""	""
426	Cakupan Kelurahan Siaga Aktif	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kelurahan yang telah dibentuk sebagai Kelurahan Siaga Aktif terhadap total kelurahan	%	100
427	Jumlah Kelurahan Siaga Aktif	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah desa siaga yang aktif (desa yang mempunyai pos kesehatan desa (poskesdes) atau UKBM lainnya yang buka setiap hari dan berfungsi sebagai pemberi pelayanan kesehatan dasar, penanggulangan bencana, dan kegawatdaruratan, surveilance berbasis masyarakat yang meliputi pemantauan pertumbuhan (gizi), penyakit, lingkungan, dan perilaku sehingga masyarakatnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kelurahan	45.0
428	Jumlah kelurahan siaga yang dibentuk	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kelurahan yang telah ditetapkan sebagai Kelurahan Siaga	Kelurahan	45.0
429	Persentase Pembinaan Kelurahan Siaga Aktif	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kelurahan siaga aktif yang mendapatkan pembinaan kesehatan masyarakat	%	86.67
430	Jumlah Kelurahan Siaga yang memenuhi kriteria indikator Kelurahan Siaga Aktif Mandiri	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kelurahan siaga yang memenuhi kriteria mandiri sesuai indikator nasional	Kelurahan	39.0
431	Jumlah Kelurahan Siaga di Kota Yogyakarta 	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah total Kelurahan Siaga aktif di Kota Yogyakarta	Kelurahan	45.0
432	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia	""	""	""	""
433	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia Demam Berdarah (DHF)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus penyakit demam berdarah dengue pada manusia di wilayah kerja	Kasus	301.0
434	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia Malaria	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus wabah/endemik penyakit malaria (penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dari manusia dan hewan lain yang disebabkan oleh protozoa parasit (sekelompok mikroorganisme bersel tunggal) dalam tipe plasmodium) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kasus	59.0
435	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia Tuberkulosis	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus wabah/endemik penyakit paru-paru akibat kuman mycobacterium tuberculosis yang menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah di dukung dengan pemeriksaan fisik ataupun pemeriksaan penunjang diagnosis lain (rontgen, CTScan, Mantoux, BTA, atau IGRA) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kasus	741.0
436	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia AIDS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus wabah/endemik penyakit AIDS yang merupakan tahapan akhir dari penyakit infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang merupakan sindrom atau kumpulan dari gejala yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah di wilayah DIY.	Kasus	19.0
437	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia HIV	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah Penderita HIV (ODHIV)	Kasus	118.0
438	Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia Diare	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus wabah/endemik penyakit diare (Penyakit yang membuat penderitanya menjadi sering buang air besar, dengan kondisi tinja yang encer. Pada umumnya, diare terjadi akibat makanan dan minuman yang terpapar virus, bakteri, atau parasite.) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kasus	8884.0
439	Jumlah pasien HIV dan AIDS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kasus HIV dan AIDS yang terlapor dan ditangani di wilayah kerja	Orang	118.0
440	Proporsi Jumlah Penduduk Usia 15-24 Tahun yang Memiliki Pengetahuan Komprehensif Tentang HIV/AIDS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk usia 15–24 tahun yang memahami penularan dan pencegahan HIV/AIDS dengan benar	%	0.028
441	Jumlah penduduk usia 15-24 tahun yang mempunyai pengetahuan komprehensif tentang bahaya penyakit HIV/AIDS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk usia 15–24 tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS	Orang	N/A
442	Penderita Diare yang Ditangani	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus diare yang mendapatkan penanganan kesehatan oleh faskes atau kader	Orang	79.75
443	Jumlah penderita diare yang datang dan dilayani disaran kesehatan dan kader	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus diare yang mendapatkan penanganan kesehatan oleh faskes atau kader	Orang	8884.0
444	Jumlah perkiraan penderita diare (10% dari angka kesakitan diare x jumlah penduduk)	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Estimasi penderita diare = 10% × angka kesakitan diare × jumlah penduduk	Orang	11140.0
445	Cakupan Penemuan dan Penanganan Penyakit DBD	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kasus DBD yang ditemukan dan ditangani sesuai prosedur terhadap total kasus DBD	%	100
446	Jumlah kasus DBD yang dilakukan Penyelidikan Epidimiologi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus DBD yang telah ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi	Kejadian	302.0
447	Jumlah kasus DBD yang dilaporkan melalui Kewaspadaan Dini Rumah Sakit (KDRS) di wilayah Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kasus DBD yang tercatat melalui sistem Kewaspadaan Dini Rumah Sakit	Kejadian	302.0
448	Persentase usia lanjut yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berusia ≥60 tahun yang mendapatkan skrining atau pelayanan kesehatan dalam satu tahun	%	100
449	Jumlah usia lanjut (> atau = 60 tahun) yang mendapat skrining kesehatan 1 kali di Kota Yogyakarta dalam kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berusia ≥60 tahun yang mendapatkan skrining atau pelayanan kesehatan dalam satu tahun	Orang	35708.0
450	Jumlah usia lanjut di Kota Yogyakarta yang akan dipenuhi dalam kurun waktu 1 tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya lansia (≥60 tahun) yang mendapat pemeriksaan kesehatan minimal satu kali dalam satu tahun	Orang	35708.0
451	Persentase orang dengan gangguan jiwa berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk dengan gangguan jiwa berat yang memperoleh layanan kesehatan jiwa	%	100
452	Jumlah penduduk dengan gangguan jiwa berat  di wilayah kerja kab/kota yang mendapat pelayanan kesehatan jiwa dalam kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya penderita gangguan jiwa berat yang mendapat penanganan dalam satu tahun	Orang	1096.0
453	Jumlah penduduk dengan gangguan jiwa berat yang ada di wilayah kerja kab / kota dalam kurun waktu satu tahun yang sama yang ditetapkan dengan SK Kepala Dinas Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total penderita gangguan jiwa berat di wilayah kerja yang ditetapkan oleh SK Kepala Dinas Kesehatan	Orang	1096.0
454	Persentase orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kelompok berisiko tinggi HIV yang menerima layanan pencegahan dan pemeriksaan di fasilitas kesehatan	%	100
455	Jumlah orang berisiko tertular HIV yang mendapatkan pelayanan di fasilitas pelayanan kesehatan Kota Yogyakarta sesuai standar	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah individu dengan risiko tertular HIV yang menerima layanan kesehatan sesuai standar	Orang	20.678
456	Jumlah Orang berisiko HIV yang berkunjung di Fasilitas Kesehatan di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya orang berisiko HIV yang datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan	Orang	20.678
457	Persentase orang dengan diabetes melitus usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penderita diabetes melitus usia ≥15 tahun yang mendapat pelayanan kesehatan dalam satu tahun	%	100
458	Jumah penduduk yang menderita diabetes melitus usia 15 tahun ke atas yang mendapat pelayanan kesehatan dalam kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk usia ≥15 tahun yang menderita DM dan telah mendapatkan pelayanan kesehatan	Orang	17.251
459	Jumah penduduk yang menderita diabetes melitus usia 15 tahun ke atas berdasarkan angka prevalensi kota dalam kurun waktu satu tahun pada tahun yang sama yang ditetapkan oleh SK Kepala Dinas Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Estimasi jumlah penderita DM usia ≥15 tahun berdasarkan angka prevalensi di SK Dinas Kesehatan	Orang	17.251
460	Persentase orang dengan hipertensi usia 15 tahun ke atas yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penderita hipertensi usia ≥15 tahun yang memperoleh pelayanan kesehatan	%	100
461	Jumlah penduduk penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas yang mendapat pelayanan kesehatan dalam waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk usia ≥15 tahun yang menderita hipertensi dan telah dilayani oleh faskes	Orang	30273.0
462	Jumlah penduduk penderita hipertensi berdasarkan angka prevalensi kota dalam kurun waktu satu tahun pada tahun yang sama dn ditetapkan oleh SK Kepala Dinas Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Estimasi jumlah penderita hipertensi usia ≥15 tahun berdasarkan angka prevalensi resmi Dinas Kesehatan	Orang	30273.0
463	Persentase orang terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase orang yang diduga TBC dan telah mendapatkan pemeriksaan serta layanan kesehatan sesuai standar	%	100
464	Jumlah orang terduga tuberkulosis yang dilakukan pemeriksaan sesuai standar pada kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah orang terduga menderita tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan	Orang	10.839
465	Jumlah orang terduga tuberkulosis yang ada di wilayah kerja pada kurun waktu satu tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya individu yang dicurigai menderita tuberkulosis (terduga TBC) berdasarkan hasil skrining di wilayah kerja dalam satu tahun tertentu	Orang	10.839
466	Pertumbuhan Penduduk	""	""	""	""
467	Jumlah Kelahiran Hidup	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	"Bayi baru lahir, atau yang dikenal dengan istilah neonatus, adalah bayi yang baru saja dilahirkan dan berusia antara 0 hingga 28 hari.

Jumlah bayi baru lahir"	Orang	2148.0
468	Jumlah Kematian Ibu	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kematian wanita selama kehamilan, persalinan, dan dalam 42 hari setelah persalinan tanpa memperhitungkan lama dan tempat kehamilan	Orang	2.0
469	Angka Kematian Neonatal Per 1000 Kelahiran Hidup	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Angka yang menggambarkan banyaknya kematian bayi berumur di bawah satu tahun pada setiap 1000 kelahiran hidup.	-	5.12
470	Angka Kelangsungan Hidup Bayi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya bayi yang bertahan hidup sampai usia satu tahun per 1.000 kelahiran hidup pada tahun tertentu	-	990.22
471	Angka Kematian Ibu Per 100.000 Kelahiran Hidup	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup pada periode tertentu	-	93.11
472	Angka Kematian Bayi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kematian bayi sebelum mencapai usia 1 tahun per 1.000 kelahiran hidup dalam satu tahun tertentu	Per 1000 Kelahiran Hidup	9.78
473	Jumlah kematian bayi di Kota Yogyakarta	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya bayi meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun di wilayah Kota Yogyakarta	Orang	21.0
474	Jumlah bayi lahir hidup di Kota Yogyakarta dalam kurun waktu yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya bayi yang lahir hidup (menangis/bernapas) di Kota Yogyakarta pada tahun yang sama	Orang	10804.0
475	Persentase balita yang mendapatkan pelayanan kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase anak usia 0–59 bulan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dari total balita yang ada	%	100
476	Jumlah balita 0-59 yang mendapat pelayanan kesehatan balita  dalam kurun waktu satu tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya anak usia 0–59 bulan yang mendapatkan pelayanan kesehatan balita di faskes dalam satu tahun	Orang	10804.0
477	Jumlah balita 0-59 bulan yang ada di kota Yk dalam kurun waktu satu tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah total anak usia 0–59 bulan yang tercatat di wilayah Kota Yogyakarta dalam tahun yang sama	Orang	10804.0
478	Persentase bayi baru lahir yang mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase bayi baru lahir yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar terhadap total bayi lahir hidup	%	100
479	Jumlah ibu bersalin di Kota Yogyakarta yang mendapatkan pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan dalam kurun waktu 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya ibu bersalin yang melakukan persalinan di fasilitas kesehatan pada tahun tertentu	Orang	2139.0
480	Jumlah sasaran ibu bersalin di wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu bersalin yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan di wilayah kerja pada tahun yang sama	Orang	2139.0
481	Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar minimal 4 kali kunjungan selama masa kehamilan	%	100
482	Jumlah ibu hamil di Kota Yogyakarta yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam kurun waktu 1 tahun	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar di fasilitas kesehatan	Orang	2139.0
483	Jumlah sasaran ibu hamil di wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun yang sama	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah ibu hamil yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan di wilayah kerja dalam satu tahun	Orang	2139.0
484	Jumlah Persalinan	RSUD Kota Yogyakarta	Banyaknya peristiwa persalinan yang terjadi di wilayah kerja pada tahun tertentu	Tindakan	205.0
485	Jumlah kelahiran tahun n	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Total kelahiran hidup pada tahun berjalan (tahun n)	Orang	2148.0
486	Penyakit Tidak Menular/Degeneratif	""	""	""	""
487	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Hipertensi	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus penyakit hipertensi yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Orang	34.753
488	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Melitus	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus penyakit diabetes melitus yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Orang	17.251
489	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Penyakit Jantung	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus penyakit jantung yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	3.631
490	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Kanker	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus penyakit kanker yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	962.0
491	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Gangguan Jiwa Berat	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus gangguan jiwa berat yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	1.096
492	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Gagal Ginjal	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus gagal ginjal yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	1.538
493	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Anemia	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus anemia (termasuk anemia gizi) yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	1.349
494	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Stroke	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus stroke yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	1.0
495	Jumlah Kasus Penyakit Tidak Menular/Degeneratif Diabetes Asma	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya kasus asma yang ditemukan dan/atau ditangani oleh fasilitas kesehatan	Kasus	2.791
496	Jumlah Kepesertaan Jaminan Kesehatan	""	""	""	""
497	Jumlah Kepesertaan Jaminan Kesehatan BPJS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang tercatat menjadi anggota BPJS di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	414753.0
498	Jumlah Kepesertaan Jaminan Kesehatan Jamkesda	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang aktif di wilayah kerja	Orang	86591.0
499	Persentase Faskes dan Jejaringnya (Diseluruh Tingkat Wilayah) yang Bekerjasama Dengan BPJS dan Memberikan Pelayanan KBKR Sesuai Dengan Standarisasi Pelayanan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase fasilitas kesehatan dan jejaringnya yang menjalin kerja sama dengan BPJS dan memberikan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KBKR) sesuai standar nasional	%	77.78
500	Jumlah faskes dan jejaring yang bekerjasama dengan BPJS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya fasilitas kesehatan dan jejaring yang menjalin perjanjian kerja sama dengan BPJS	Unit	14.0
501	Persentase penduduk yang mempunyai JKN	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase penduduk yang menjadi peserta aktif program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terhadap total penduduk	%	100
502	Jumlah Penduduk Kota Yogyakarta yang  menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk Kota Yogyakarta yang terdaftar sebagai peserta aktif JKN	Orang	414753.0
503	Upaya pemerintah dalam mengurangi angka kematian bayi	""	""	""	""
504	Jumlah Program Penurunan AKB	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah program pemerintah dalam upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Program	1.0
505	Jumlah Kegiatan Penurunan AKB	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah kegiatan pemerintah dalam upaya penurun Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Kegiatan	1.0
506	Jumlah Anggaran Penuruanan AKB	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Jumlah anggaran (dalam rupiah) yang disediakan pemerintah dalam upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Rp (Milyar)	5168927149.0
507	Data Kinerja Dinas Kesehatan	""	""	""	""
508	Persentase instrumen mutu asuhan keperawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase kelengkapan instrumen mutu dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di fasilitas kesehatan	%	n/a
509	Nilai kelengkapan dokumen keperawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Tingkat kelengkapan berkas atau catatan keperawatan pasien berdasarkan standar dokumentasi	Nilai	n/a
510	Skor persepsi pasien asuhan keperawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai rata-rata hasil survei kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan	Nilai	n/a
511	Nilai pelaksanaan asuhan keperawatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Penilaian terhadap implementasi pelayanan keperawatan berdasarkan indikator mutu	Nilai	n/a
512	Persentase tercapainya indikator SPM layanan medis RS	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Persentase indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang medis rumah sakit yang tercapai dari total indikator yang ditetapkan	%	8704
513	Indikator SPM pelayanan medis yang tercapai	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Banyaknya indikator SPM pelayanan medis yang telah memenuhi target kinerja	Indikator	47.0
514	Indikator SPM Pelayanan Medis	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Daftar indikator kinerja pelayanan medis rumah sakit yang menjadi acuan SPM	Indikator	54.0
515	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Kesehatan	Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Inspektorat untuk Dinas Kesehatan	Nilai	A
516	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk RSUD Kota Yogyakarta	RSUD Kota Yogyakarta	Nilai hasil evaluasi SAKIP oleh Inspektorat untuk RSUD Kota Yogyakarta	Nilai	A
517	Persentase pendapatan BLUD Rumah Sakit	RSUD Kota Yogyakarta	Persentase realisasi pendapatan BLUD Rumah Sakit terhadap target pendapatan yang ditetapkan	%	11626
518	Realisasi pendapatan	RSUD Kota Yogyakarta	Jumlah pendapatan yang terealisasi pada periode tertentu dibanding target	Rp	11976703510300.0
519	Target pendapatan	RSUD Kota Yogyakarta	Nilai target pendapatan yang direncanakan untuk periode tertentu	Rp	10301455000000.0
520	PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG	""	""	""	""
521	Prasarana Pengolahan Air Limbah	""	""	""	""
522	Sistem pembuangan air limbah rumah tangga	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Sistem atau sarana untuk menyalurkan dan mengolah air limbah dari kegiatan rumah tangga	Unit	123585.0
523	Presentase Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki dan menggunakan sistem pengelolaan air limbah domestik setempat seperti tangki septik kedap	%	8014
524	KK Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kepala keluarga yang memiliki sistem pengelolaan air limbah domestik setempat	KK	99031.0
525	Presentase Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang terhubung dengan sistem pengelolaan air limbah terpusat (IPAL komunal atau kota)	%	1986
526	KK Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kepala keluarga yang terlayani oleh sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat	KK	24554.0
527	Jalan dan Jembatan	""	""	""	""
528	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan menurut tingkat kerusakan atau kondisi (baik, sedang, rusak ringan, rusak berat) berdasarkan hasil survei teknis	Km	42603.445
529	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan Baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang jalan dalam wilayah yang permukaannya mulus, rata, dan tidak mengalami kerusakan berarti, sehingga dapat dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman.	Km	77.339
530	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan Sedang	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan kondisi permukaan mulai menunjukkan keausan atau retak kecil namun masih dapat dilalui kendaraan tanpa gangguan berarti.	Km	10916.0
531	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan kondisi mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah panjang jalan dengan kondisi baik dan sedang (tidak rusak berat) sesuai kriteria Kementerian PUPR.	Km	186.495
532	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan Rusak Ringan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan kerusakan sebagian kecil seperti lubang kecil atau permukaan tidak rata namun masih dapat difungsikan.	Km	3413.0
533	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan Rusak Berat	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan yang mengalami kerusakan besar pada lapisan permukaan dan struktur, tidak dapat difungsikan secara optimal.	Km	12.611
534	Panjang Jalan Berdasarkan Kondisi Jalan kondisi tidak mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah panjang jalan dengan kondisi rusak ringan dan rusak berat (tidak termasuk baik/sedang).	Km	4674.0
535	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang total jalan menurut pembagian kelas jalan berdasarkan daya dukung beban dan fungsi jalan sesuai ketentuan Dirjen Bina Marga.	Km	23324.0
536	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas I	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan yang diperuntukkan bagi kendaraan dengan beban gandar maksimum 10 ton.	Km	10288.0
537	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas II	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan untuk kendaraan dengan beban gandar maksimum 8 ton.	Km	8919.0
538	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas III	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan untuk kendaraan dengan beban gandar maksimum 8 ton namun terbatas pada kendaraan ringan dan sedang.	Km	4117.0
539	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas III A	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan kapasitas kendaraan ≤ 8 ton dan lebar badan jalan ≥ 7 meter.	Km	0.0
540	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas III B	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan kapasitas kendaraan ≤ 8 ton dan lebar badan jalan 5,5–7 meter.	Km	0.0
541	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas III C	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan kapasitas kendaraan ≤ 8 ton dan lebar badan jalan < 5,5 meter.	Km	0.0
542	Panjang Jalan Berdasarkan Kelas Jalan Kelas Tidak Dirinci	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan yang tidak tercatat dalam klasifikasi kelas jalan tertentu.	Km	0.0
543	Panjang Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang total jalan menurut jenis bahan permukaan jalan seperti aspal, kerikil, tanah, atau lainnya.	Km	23323.0
544	Panjang Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan Diaspal	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang jalan dengan permukaan aspal atau hotmix.	Km	22323.0
545	Panjang Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan Kerikil	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan yang dilapisi batu kerikil atau agregat lepas.	Km	0.0
546	Panjang Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan Tanah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan permukaan tanah padat tanpa perkerasan buatan.	Km	0.0
547	Panjang Jalan Berdasarkan Jenis Permukaan Lainnya (Perkerasan)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang jalan dengan bahan perkerasan selain aspal atau kerikil, seperti beton semen atau paving block.	Km	14385.0
548	Persentase Jalan dalam Kondisi Baik (>40 KM/Jam)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase panjang jalan dengan kondisi baik yang dapat dilalui kendaraan dengan kecepatan rata-rata di atas 40 km/jam terhadap total panjang jalan.	%	7734
549	Rasio Panjang Jalan dengan Jumlah Penduduk	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan antara total panjang jalan dengan jumlah penduduk di wilayah tersebut.	Km/1000	56.0
550	Panjang jalan yang memiliki fasilitas Trotoar	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang total jalan yang dilengkapi jalur pejalan kaki (trotoar).	Km	10916.0
551	Panjang jalan yang memiliki fasilitas Drainase/Saluran Pembuangan Air	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang total jalan yang memiliki saluran pembuangan air di sisi jalan.	Km	3413.0
552	Persentase panjang jalan dalam kondisi mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan antara panjang jalan dalam kondisi baik dan sedang terhadap total panjang jalan.	%	1261
553	Jalan dalam kondisi mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang jalan dengan kondisi baik dan sedang sesuai hasil survei teknis.	Km	186.495
554	Panjang Jalan Kilometer	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang jaringan jalan di wilayah administratif dalam satuan kilometer.	Km	23321.0
555	Persentase kualitas sarana dan prasarana jalan, jembatan dan bangunan pelengkap jalan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan antara jumlah sarana dan prasarana jalan, jembatan, dan pelengkap yang memenuhi standar teknis terhadap total yang ada.	%	94
556	Pelengkap jalan dalam kondisi mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah bangunan pelengkap jalan (rambu, guardrail, marka, trotoar) yang berfungsi dengan baik.	Km	17928.0
557	Total panjang jalan kota	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang seluruh jalan dalam batas wilayah administrasi kota.	m	23321.0
558	Total panjang pelengkap jalan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah panjang bangunan pelengkap seperti trotoar, median, dan bahu jalan.	m	18609.0
559	Panjang Jembatan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang seluruh jembatan dalam wilayah dalam satuan meter.	Km	n/a
560	Jumlah Jembatan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah unit jembatan yang tercatat dalam wilayah administrasi.	Unit	54.0
561	Jumlah Jembatan kondisi mantap	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah jembatan dalam kondisi baik dan laik fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.	Km	45.0
562	Drainase	""	""	""	""
563	Persentase Jalan yang Memiliki Trotoar dan Drainase/Saluran Pembuangan air (Minimal 1,5 m)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase panjang jalan yang memiliki trotoar dan saluran air dengan lebar minimal 1,5 meter terhadap total panjang jalan.	%	6817
564	Persentase Drainase dalam Kondisi Baik/Pembuangan Aliran Air Tidak Tersumbat	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan antara panjang saluran drainase dalam kondisi berfungsi baik terhadap total saluran drainase.	%	0.884419377004123
565	Panjang Drainase Kondisi Baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang drainase yang masih berfungsi baik dan tidak tersumbat.	km	30891.0
566	Panjang Jaringan sistem Drainase	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang seluruh jaringan drainase, baik primer, sekunder, maupun tersier.	Km	34928.0
567	Panjang saluran drainase dalam kondisi baik yang dilengkapi Sumur Peresapan Air Hujan (SPAH) (meter)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang saluran drainase berfungsi baik dan dilengkapi sumur peresapan untuk resapan air hujan.	m	308.909,34
568	Total panjang saluran drainase (meter)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang seluruh saluran drainase yang ada dalam wilayah kota.	m	349.280,14
569	Prasarana Irigasi/Pengairan	""	""	""	""
570	Prasarana Irigasi/Pengairan Teknis	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Seluruh fasilitas irigasi yang digunakan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian dengan sistem teknis.	m	832521.0
571	Prasarana Irigasi/Pengairan Teknis Primer	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Saluran irigasi utama yang menyalurkan air dari sumber ke jaringan sekunder.	m	429955.0
572	Prasarana Irigasi/Pengairan Teknis Sekunder	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Saluran yang menyalurkan air dari saluran primer ke tersier.	m	358893.0
573	Prasarana Irigasi/Pengairan Teknis Tersier	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Saluran irigasi yang langsung mengalirkan air ke petak sawah.	m	43673.0
574	Panjang jaringan sarana irigasi dalam kondisi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang jaringan irigasi yang berfungsi baik dan tidak mengalami kerusakan.	m	775613.0
575	Persentase kualitas talud dan saluran irigasi kondisi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan antara panjang talud dan saluran irigasi yang dalam kondisi baik terhadap total panjang yang ada.	%	9263
576	Panjang talud kondisi baik (baik pembangunan baru dan rehab talud)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang talud yang baru dibangun atau direhabilitasi dan berfungsi baik.	Km	5408114.0
577	Panjang saluran irigasi kondisi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang saluran irigasi yang dalam kondisi baik dan berfungsi optimal.	Km	837901.0
578	Total panjang talud	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total panjang seluruh talud (penahan tanah) yang tercatat di wilayah.	Km	5473573.0
579	Total panjang saluran irigasi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Panjang seluruh saluran irigasi, baik primer, sekunder, maupun tersier.	Km	1269662.0
580	Luas lahan Perumahan dan Permukiman	""	""	""	""
581	Luas lahan Perumahan dan Permukiman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Total luas lahan yang diperuntukkan untuk bangunan tempat tinggal dan lingkungan permukiman menurut RTRW.	Ha	21026
582	Rencana Tata Ruang	""	""	""	""
583	Luas Kawasan Budidaya	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas wilayah yang diperuntukkan untuk kegiatan pengembangan ekonomi seperti permukiman, pertanian, industri, perdagangan, dan pariwisata sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW).	Kegiatan	369705.0
584	Luas Kawasan Budidaya Peruntukan Industri	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas bagian dari kawasan budidaya yang ditetapkan untuk kegiatan industri sesuai dengan peruntukan dalam RTRW.	Kegiatan	5223.0
585	Luas Kawasan Budidaya Permukiman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas kawasan budidaya yang diperuntukkan bagi kegiatan pembangunan perumahan dan permukiman penduduk.	Ha	150176.0
586	Luas Kawasan Budidaya Transportasi	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas kawasan budidaya yang digunakan untuk pengembangan sarana dan prasarana transportasi darat, laut, atau udara.	Ha	4149.0
587	Luas Kawasan Budidaya Peruntukan Permukiman Perkotaan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas kawasan budidaya dalam wilayah perkotaan yang ditetapkan untuk kegiatan permukiman dan fasilitas pendukungnya.	Ha	210157.0
588	Luas Kawasan Lindung	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas wilayah yang berfungsi melindungi kelestarian lingkungan hidup, termasuk kawasan resapan air, sempadan sungai, dan ruang terbuka hijau sesuai ketentuan RTRW.	Ha	63729.0
589	Luas Kawasan Lindung Perlindungan Setempat	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas bagian dari kawasan lindung yang berfungsi sebagai pelindung ekosistem lokal seperti sempadan sungai, pantai, dan sekitar mata air.	Ha	1668.0
590	Luas Kawasan Lindung Cagar Budaya	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Luas wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan pelestarian cagar budaya, baik bangunan, situs, maupun kawasan bersejarah.	Ha	62061.0
591	Pemanfaatan Ruang	""	""	""	""
592	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	Ha	11366.0
593	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gedongtengen	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	Ha	4469.0
594	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Wirobrajan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	Ha	784.0
595	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Ngampilan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	Ha	6113.0
596	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kotagede	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	5913
597	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Umbulharjo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	6897
598	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Danurejan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	6099
599	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mergangsan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	7183
600	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mantrijeron	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	2807
601	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondomanan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	3093
602	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Tegalrejo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	7273
603	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondokusuman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	5356
604	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Jetis	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	5235
605	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Pakualaman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	6701
606	Prosentase (Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kraton	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang kegiatan pemanfaatannya sesuai dengan rencana tata ruang dan diperbolehkan tanpa syarat tambahan.	%	424
607	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	0.0
608	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gedongtengen	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	157
609	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Wirobrajan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	157
610	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Ngampilan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	048
611	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kotagede	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	009
612	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Umbulharjo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	29
613	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Danurejan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	0
614	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mergangsan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	003
615	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mantrijeron	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	005
616	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondomanan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	0
617	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Tegalrejo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	115
618	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondokusuman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	327
619	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Jetis	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	369
620	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Pakualaman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	018
621	Prosentase (Diizinkan Terbatas) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kraton	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diperbolehkan secara terbatas dengan ketentuan tertentu sesuai rencana tata ruang.	%	0
622	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	0.0
623	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gedongtengen	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	664
624	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Wirobrajan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	661
625	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Ngampilan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	1043
626	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kotagede	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	792
627	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Umbulharjo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	989
628	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Danurejan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	144
629	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mergangsan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	1229
630	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mantrijeron	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	2113
631	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondomanan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	3721
632	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Tegalrejo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	826
633	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondokusuman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	1966
634	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Jetis	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	1319
635	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Pakualaman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	1965
636	Prosentase (Diizinkan Bersyarat) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kraton	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya diizinkan dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi sesuai dengan RTRW dan peraturan zonasi.	%	7795
637	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	0.0
638	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gedongtengen	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	006
639	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Wirobrajan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	058
640	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Ngampilan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	026
641	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kotagede	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	104
642	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Umbulharjo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	18
643	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Danurejan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	704
644	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mergangsan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	073
645	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Mantrijeron	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	045
646	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondomanan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	158
647	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Tegalrejo	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	111
648	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Gondokusuman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	091
649	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Jetis	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	031
650	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Pakualaman	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	072
651	Prosentase (Tidak Diizinkan) Kesesuaian Pemanfaatan Ruang berdasarkan luas wilayah Kota Yogyakarta Kraton	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya tidak sesuai peruntukan dalam RTRW, termasuk pembangunan di luar ketentuan zonasi dan peraturan tata ruang.	%	574
652	Persentase Kesesuaian Pemanfaatan Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase luas wilayah yang pemanfaatan ruangnya sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan zonasi yang ditetapkan pemerintah.	%	n/a
653	Pengelolaan Sampah	""	""	""	""
654	Jumlah TPS	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah yang berfungsi sebagai titik pengumpulan sementara sebelum diangkut ke TPA.	Unit	20.0
655	Daya tampung TPS	Dinas Lingkungan Hidup	Kapasitas maksimal sampah yang dapat ditampung di masing-masing TPS sesuai standar teknis.	m3	n/a
656	Jumlah Depo sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah fasilitas depo sampah yang digunakan sebagai tempat pengumpulan sementara sampah sebelum dibawa ke TPA.	Unit	14.0
657	Jumlah TPA	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang beroperasi di wilayah kota.	Unit	1.0
658	Volume sampah dibuang ke TPA (sampah yang terangkut)	Dinas Lingkungan Hidup	Total volume sampah yang diangkut dari TPS atau depo ke TPA dalam satu periode tertentu.	Ton/Hari	n/a
659	Persentase Volume Sampah yang Terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase volume sampah yang berhasil diangkut ke TPA dibandingkan total produksi sampah di wilayah kota.	%	n/a
660	Volume sampah yang ditangani	Dinas Lingkungan Hidup	Total volume sampah yang telah dikelola, baik melalui pengumpulan, pengangkutan, maupun pengolahan.	Ton/Hari	2476.0
661	Volume produksi sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Total volume sampah yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan rumah tangga, industri, komersial, dan fasilitas publik di wilayah kota.	Ton/Hari	30056.0
662	Persentase Jumlah Sampah yang Terkurangi Melalui 3R	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase sampah yang dikurangi melalui kegiatan Reduce, Reuse, Recycle dibandingkan total produksi sampah.	%	0.500332712270429
663	jumlah sampah yang dikelola melalui aktifitas 3R seperti bank sampah, pusat daur ulang, pengomposan, dan lain-lain dan tidak diangkut ke TPA atau dibuang ke lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	jumlah sampah yang dikelola melalui aktifitas 3R seperti bank sampah, pusat daur ulang, pengomposan, dan lain-lain dan tidak diangkut ke TPA atau dibuang ke lingkungan	Ton/Hari	15038.0
664	Total timbulan sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Total jumlah sampah yang dihasilkan selama periode tertentu di seluruh wilayah kota.	Ton/Hari	30056.0
665	Jumlah kelompok bank sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Total kelompok atau komunitas yang melakukan pengelolaan sampah berbasis bank sampah di wilayah kota.	Kelompok	694.0
666	Persentase Cakupan Area Pelayanan	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase luas area yang tercakup oleh pelayanan pengelolaan sampah dibandingkan total luas wilayah kota.	%	100
667	Luas area pelayanan pengelolaan sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Luas wilayah yang terlayani oleh fasilitas pengelolaan sampah (TPS, depo, TPA).	Km2/Ha	3281.0
668	Luas area Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Luas wilayah administratif kota dalam satuan hektar atau km².	Km2/Ha	3281.0
669	Capaian Pengelolaan Persampahan	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase capaian pengelolaan sampah mencakup pengumpulan, pengangkutan, pengurangan, dan pengolahan dibanding target yang ditetapkan.	%	82,38%
670	Persentase pengurangan sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase pengurangan volume sampah melalui kegiatan 3R dan pengolahan dibanding total produksi sampah.	%	21,96%
671	Persentase penanganan sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase sampah yang berhasil ditangani (terangkut ke TPA, diolah, atau didaur ulang) dibanding total produksi sampah.	%	60,42%
672	Persentase Bank sampah yang aktif	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase bank sampah yang melakukan kegiatan operasional dan pengumpulan sampah sesuai pedoman.	%	7392
673	Jumlah Bank Sampah Kategori Pembina	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah bank sampah yang berstatus pembina sesuai evaluasi teknis dan administratif.	Bank Sampah	18.0
674	Jumlah Bank Sampah Kategori Inovasi	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah bank sampah yang menerapkan metode inovatif dalam pengelolaan sampah.	Bank Sampah	32.0
675	Jumlah Bank Sampah Kategori Reguler	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah bank sampah dengan operasional rutin dan standar minimal.	Bank Sampah	458.0
676	Jumlah Bank Sampah Kategori Pembinaan	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah bank sampah yang sedang dalam proses pembinaan atau pendampingan pemerintah.	Bank Sampah	181.0
677	Jumlah Bank Sampah Baru	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah bank sampah yang baru dibentuk dalam periode tertentu.	Bank Sampah	5.0
678	Jumlah total Bank Sampah seluruh Kota Yogyakarta	Dinas Lingkungan Hidup	Total bank sampah aktif di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.	Bank Sampah	694.0
679	Persentase sampah yang terkurangi	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase volume sampah yang berhasil dikurangi melalui program pengurangan, daur ulang, dan pengomposan.	%	2196
680	Jumlah sampah yang terkurangi	Dinas Lingkungan Hidup	Volume sampah yang berhasil dikurangi melalui aktivitas pengelolaan 3R dalam satu periode.	Ton	6599.0
681	Jumlah Total sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Total volume sampah yang dihasilkan selama periode tertentu.	Ton	30056.0
682	Persentase sampah yang tertangani	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase volume sampah yang berhasil ditangani (diangkut, diolah, atau didaur ulang) dibanding total sampah yang dihasilkan.	%	6042
683	Jumlah sampah yang tertangani	Dinas Lingkungan Hidup	volume sampah yang berhasil ditangani	Ton	1816.0
684	Jumlah Total sampah	Dinas Lingkungan Hidup	Total volume sampah yang dihasilkan selama periode tertentu.	Ton	30056.0
685	Data Kinerja Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	""	""	""	""
686	Indeks Pengaturan,Pembinaan, Pelaksanaan Pengendalian dan Pengawasan Tata Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Indeks yang mengukur efektivitas tata kelola tata ruang, termasuk pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan RTRW.	-	85.79
687	Persentase penilaian pengaturan dan pembinaan tata ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase capaian pelaksanaan pengaturan dan pembinaan tata ruang sesuai standar evaluasi pemerintah.	%	8389
688	Persentase penilaian pelaksanaan pengendalian dan pengawasan tata ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase capaian pelaksanaan pengendalian dan pengawasan tata ruang sesuai standar evaluasi pemerintah.	%	9191
689	Indeks Tertib Administrasi Pertanahan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Indeks yang mengukur tingkat keteraturan administrasi pertanahan termasuk pendaftaran, sertifikasi, dan kepatuhan peraturan.	-	2.0
690	Persentase pendaftaran pensertifikatan tanah aset Pemkot	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase tanah aset pemerintah kota yang telah terdaftar dan bersertifikat.	%	9231
691	Persentase tertib administrasi pemenuhan kebutuhan tanah	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase administrasi pertanahan yang tertib dalam pemenuhan kebutuhan ruang dan penggunaan tanah.	%	100
692	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
693	Hasil Penilaian RB dalam bentuk kategori	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Kategori hasil penilaian RB (misal: Baik, Cukup, Kurang) berdasarkan standar evaluasi.	Nilai	A
694	Persentase Penilaian Pengaturan dan Pembinaan Tata Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase capaian pelaksanaan pengaturan dan pembinaan tata ruang sesuai standar evaluasi pemerintah.	%	8579
695	Jumlah Rancangan Peraturan RTRW yang selesai disusun	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan RTRW yang telah selesai disusun dan siap diajukan.	Dokumen	1.0
696	Jumlah Rancangan Peraturan RTRW yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan RTRW yang direncanakan untuk disusun dalam periode tertentu.	Dokumen	1.0
697	Jumlah Rancangan Peraturan RDTR yang selesai disusun	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan RDTR yang telah selesai disusun dan siap diajukan.	Dokumen	1.0
698	Jumlah Rancangan Peraturan RDTR yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan RDTR yang direncanakan untuk disusun dalam periode tertentu.	Dokumen	1.0
699	Jumlah Rancangan Peraturan Turunan RTRW/RDTR yang selesai disusun	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan turunan RTRW/RDTR yang telah selesai disusun.	Dokumen	8.0
700	Jumlah Rancangan Peraturan Turunan RTRW/RDTR yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rancangan peraturan turunan RTRW/RDTR yang direncanakan untuk disusun.	Dokumen	14.0
701	Jumlah Kajian Kelitbangan Tata Ruang yang ditindaklanjuti	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kajian riset dan pengembangan terkait tata ruang yang telah ditindaklanjuti dengan kebijakan atau program.	Kajian	14.0
702	Jumlah Kajian Kelitbangan Tata Ruang yang disusun	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kajian riset dan pengembangan terkait tata ruang yang disusun oleh instansi terkait.	Kajian	18.0
703	Jumlah Pembinaan Tata Ruang yang dilaksanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pembinaan tata ruang yang telah dilaksanakan di wilayah kota sesuai standar BPS/Kemendagri.	Kegiatan	7.0
704	Jumlah Pembinaan Tata Ruang yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pembinaan tata ruang yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam periode tertentu.	Kegiatan	9.0
705	Persentase Penilaian Pelaksanaan Pengendalian dan Pengawasan Tata Ruang	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase capaian pelaksanaan pengendalian dan pengawasan tata ruang sesuai standar evaluasi pemerintah.	%	9237
706	Jumlah Pengawasan tata ruang yang dilaksanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pengawasan tata ruang yang telah dilaksanakan di wilayah kota.	Kegiatan	3.0
707	Jumlah Pengawasan yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pengawasan tata ruang yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam periode tertentu.	Kegiatan	3.0
708	Jumlah Pengendalian tata ruang yang dilaksanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pengendalian tata ruang yang telah dilaksanakan sesuai prosedur.	Kegiatan	3.0
709	Jumlah Pengendalian Tata ruang yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah kegiatan pengendalian tata ruang yang direncanakan untuk periode tertentu.	Kegiatan	3.0
710	Jumlah Layanan Pemanfaatan Tata Ruang yang diterbitkan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah izin atau layanan pemanfaatan ruang yang diterbitkan sesuai ketentuan.	Layanan	7873.0
711	Jumlah Layanan Pemanfaatan Tata Ruang yang direncanakan	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah layanan pemanfaatan ruang yang direncanakan untuk diterbitkan dalam periode tertentu.	Layanan	10150.0
712	Persentase Permasalahan Pertanahan yang Tertangani sesuai SOP	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase permasalahan pertanahan yang berhasil ditangani sesuai standar prosedur operasional (SOP) pemerintah.	%	100
713	Jumlah Permasalahan Pertanahan yang Tertangani sesuai SOP	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah permasalahan pertanahan yang berhasil diselesaikan sesuai SOP.	Kasus	1.0
714	Jumlah Permasalahan Pertanahan yang masuk	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah laporan atau kasus permasalahan pertanahan yang diterima dalam periode tertentu.	Kasus	1.0
715	Persentase Tertib Administrasi Pemenuhan Kebutuhan Tanah	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase administrasi pertanahan yang tertib dalam pemenuhan kebutuhan ruang dan penggunaan tanah.	%	100
716	Jumlah tertib administrasi pemenuhan kebutuhan tanah pemkot	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah administrasi pertanahan yang tertib dan sesuai prosedur dalam pemenuhan kebutuhan tanah pemerintah kota.	Pengadaan	2.0
717	Jumlah rencana kebutuhan pengadaan tanah pemkot pada tahun-n	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rencana pengadaan tanah yang ditetapkan pemerintah kota untuk tahun tertentu.	Pengadaan	2.0
718	Persentase Pendaftaran Pensertifikatan Tanah Aset Pemkot	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase tanah aset pemerintah kota yang telah terdaftar dan bersertifikat.	%	9231
719	Jumlah Bukti Bayar Tanah aset pemkot yang didaftarkan pensertifikatannya	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah bukti pembayaran tanah aset pemerintah kota yang telah didaftarkan untuk sertifikasi.	Berkas	960.0
720	Data aset tanah pemkot	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Data lengkap mengenai kepemilikan dan status tanah milik pemerintah kota.	Berkas	1040.0
721	Persentase permohonan surat rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang diterbitkan sesuai SOP	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase surat rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang diterbitkan sesuai SOP dibanding total permohonan.	%	100
722	Surat Rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang diterbitkan sesuai SOP	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah surat rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang diterbitkan sesuai prosedur.	Berkas	14.0
723	Surat Permohonan Rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang masuk	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah permohonan rekomendasi pemanfaatan tanah negara yang diterima oleh instansi terkait.	Berkas	14.0
724	Persentase Penatausahaan Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase tanah Kasultanan dan Kadipaten yang tercatat dan dikelola secara administratif sesuai ketentuan.	%	8674
725	Jumlah Bukti Bayar Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten yang didaftarkan pensertifikatannya	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah bukti pembayaran tanah Kasultanan dan Kadipaten yang telah didaftarkan untuk sertifikasi.	Berkas	785.0
726	Rencana Pendaftaran Pensertifikatan Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah rencana pendaftaran sertifikasi tanah Kasultanan dan Kadipaten untuk periode tertentu.	Berkas	905.0
727	Persentase Pengawasan Pemanfaatan Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Persentase kegiatan pengawasan pemanfaatan tanah Kasultanan dan Kadipaten yang dilaksanakan dibanding rencana.	%	49,57%
728	Jumlah Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten yang telah dimonev	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah tanah Kasultanan dan Kadipaten yang telah dilakukan monitoring dan evaluasi.	Bidang	171.0
729	Jumlah rencana Tanah Kasultanan dan Tanah Kadipaten yang akan dimonev	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Jumlah tanah Kasultanan dan Kadipaten yang direncanakan untuk monitoring dan evaluasi.	Bidang	345.0
730	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Hasil evaluasi kinerja Dinas Pertanahan dan Tata Ruang berdasarkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).	Nilai	A
731	PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN	""	""	""	""
732	Jumlah rumah berdasar kelayakan	""	""	""	""
733	Luas Permukiman Layak Huni	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Luas wilayah permukiman yang memenuhi kriteria layak huni sesuai standar BPS/Kemendagri.	Ha	143486.0
734	Jumlah seluruh rumah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total jumlah rumah yang tercatat dalam wilayah kota.	Unit	124951.0
735	Jumlah rumah Layak huni	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah yang memenuhi standar kelayakan hunian sesuai peraturan pemerintah.	Unit	123324.0
736	Jumlah Rumah tidak Layak Huni	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan hunian.	Unit	1627.0
737	Cakupan Ketersediaan Rumah Layak Huni	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah layak huni dibanding jumlah rumah seluruh wilayah.	Unit	0.986978895727125
738	Tingkat Kekumuhan dan Keterisolasian Serta Lahan Kritis	""	""	""	""
739	Tingkat kekumuhan Permukiman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Indeks atau persentase permukiman yang tergolong kumuh berdasarkan kriteria BPS/Kemendagri.	-	n/a
740	Lokasi Pemukiman Kumuh	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Daftar lokasi permukiman yang tergolong kumuh di wilayah kota.	Lokasi	70.0
741	Persentase luasan permukiman Kumuh di Kawasan Perkotaan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase luas permukiman kumuh dibanding total luas kawasan perkotaan.	%	4165
742	Persentase permukiman kumuh yang tertangani	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase permukiman kumuh yang telah dilakukan penanganan atau perbaikan.	%	50,19%
743	Luasan pemukiman kumuh yang tertangani	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Luas wilayah permukiman kumuh yang telah ditangani.	Ha	114,72
744	Luas kawasan kumuh yang tertangani	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total luas kawasan kumuh yang telah mendapat intervensi pembangunan atau penanganan.	Ha	57,58
745	Luas total kawasan kumuh	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total luas wilayah yang tergolong permukiman kumuh di wilayah kota.	Ha	114,72
746	Rumah Tinggal Berakses Sanitasi	""	""	""	""
747	Jumlah rumah tinggal berakses sanitasi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah yang memiliki akses fasilitas sanitasi layak (toilet, septik tank, atau sambungan ke SPAL).	Sambungan Rumah	123585.0
748	Cakupan Layanan Sanitasi Berdasarkan Sistem Layanan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah yang terlayani dengan fasilitas sanitasi sesuai standar sistem layanan.	%	100
749	Presentase Buang Air Besar Sembarangan (BABS)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang melakukan praktik BABS dibanding total rumah tangga.	%	0
750	KK Buang Air Besar Sembarangan (BABS)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga yang masih melakukan praktik BABS.	KK	0.0
751	Cakupan Layanan Sanitasi Berdasarkan Akses Layanan di Kota Yogyakarta	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki akses ke fasilitas sanitasi sesuai kategori layanan.	%	100
752	Presentase Akses Aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi aman (toilet tersambung ke sistem pengolahan limbah).	%	0.436679208641825
753	KK Akses Aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga yang memiliki akses sanitasi aman.	KK	53967.0
754	Presentase Akses Layak Tidak Termasuk Aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi layak tetapi belum aman.	%	0.552429501962212
755	KK Akses Layak Tidak Termasuk Aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga dengan akses sanitasi layak tetapi belum aman.	KK	68272.0
756	Presentase Akses Belum Layak	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki akses sanitasi belum layak.	%	0.0108912893959623
757	KK Akses Belum Layak	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga dengan akses sanitasi belum layak.	KK	1346.0
758	Presentase Tidak Ada Akses	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang tidak memiliki akses fasilitas sanitasi sama sekali.	%	0.0
759	KK Tidak Ada Akses	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga yang tidak memiliki akses fasilitas sanitasi sama sekali.	KK	0.0
760	Total luasan daerah dengan potensi genangan tinggi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total luas wilayah yang berpotensi mengalami genangan air berdasarkan data hidrologi dan topografi.	Ha	481.0
761	Persentase jumlah rumah tangga yang telah memiliki akses air minum melalui SPAM jaringan perpipaan dan SPAM bukan jaringan perpipaan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang memiliki akses air minum layak melalui sistem penyediaan air minum (SPAM), baik jaringan perpipaan maupun non-perpipaan, dibanding total rumah tangga.	%	100%
762	Total rumah tangga	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah seluruh rumah tangga yang tercatat di wilayah tertentu.	Rumah tangga	123.585
763	Jumlah rumah tangga yang telah memiliki akses air minum melalui SPAM jaringan perpipaan dan SPAM bukan jaringan perpipaan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah tangga yang telah terlayani akses air minum melalui SPAM jaringan perpipaan maupun non-perpipaan.	Rumah tangga	123.585
764	Persentase pelayanan SPALD-S akses layak	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang terlayani oleh Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) dengan akses sanitasi layak.	%	55,24%
765	Jamban Keluarga Dengan Tangki Septick Layak (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Kepala Keluarga yang memiliki jamban rumah tangga dengan tangki septik sesuai standar layak.	KK	60.861
766	Jamban Bersama Layak (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah KK yang menggunakan jamban bersama yang memenuhi standar layak.	KK	4.996
767	MCK Komunal (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah KK yang menggunakan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal sesuai standar fasilitas sanitasi.	KK	1.604
768	Tangki Septik Komunal (5-10 KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah tangki septik komunal yang digunakan bersama 5-10 KK.	KK	811.0
769	Persentase pelayanan SPALD-S akses aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang terlayani SPALD-S dengan akses sanitasi aman sesuai standar BPS/Kemendagri.	%	23,80%
770	Jumlah rumah yang lumpur tinjanya diolah oleh IPLT	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah tangga yang limbah tinjanya diolah melalui Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).	Rumah	n/a
771	Jumlah rumah di wilayah pengembangan SPALD-S	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah yang berada di wilayah yang dikembangkan SPALD-S.	Rumah	n/a
772	Jamban keluarga dengan tangki septick aman (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah KK yang memiliki jamban rumah tangga dengan tangki septik aman sesuai standar.	KK	29.413
773	Jumlah total KK	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total jumlah Kepala Keluarga yang tercatat di wilayah tertentu.	KK	123.585
774	Persentase kawasan permukiman dengan sarana dan prasarana dasar yang baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase luas kawasan permukiman yang memiliki sarana dan prasarana dasar (air, jalan, drainase, listrik) dalam kondisi baik.	%	96,17%
775	Luas kawasan dengan sarana prasarana baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Luas wilayah permukiman yang memiliki sarana dan prasarana dasar dalam kondisi baik.	Ha	1434,86
776	Total luas kawasan permukiman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total luas seluruh permukiman yang tercatat di wilayah tertentu.	Ha	1492.0
777	Persentase pelayanan SPALD-T akses aman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah tangga yang dilayani oleh Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) dengan akses aman.	%	19,87%
778	Sambungan Rumah/SR yang Berfungsi (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah KK yang memiliki sambungan rumah ke SPALD-T atau sistem pengolahan air limbah terpusat yang berfungsi.	KK	20.181
779	IPAL Komunal (KK)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah KK yang menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal.	KK	4.373
780	Pemakaman Umum	""	""	""	""
781	Jumlah daya tampung tempat pemakaman umum	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Kapasitas atau jumlah maksimum penduduk yang dapat ditampung di Tempat Pemakaman Umum (TPU).	Unit	12579.0
782	Rasio Tempat Pemakaman Umum Per Satuan Penduduk	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Perbandingan jumlah TPU terhadap jumlah penduduk untuk menentukan kecukupan lahan pemakaman.	-	0.00334923860003477
783	Bangunan	""	""	""	""
784	Persentase Pemenuhan Bangunan Gedung sesuai Standar Kebutuhan di Kota Yogyakarta	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase bangunan gedung pemerintah yang memenuhi standar kebutuhan dan kualitas yang ditetapkan.	%	0.919191919191919
785	Jumlah Bangunan Gedung Pemerintah yang sudah dibangun (direhab)	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah gedung pemerintah yang telah dibangun atau direhabilitasi sesuai rencana.	Unit	1001.0
786	Jumlah gedung yang dimiliki pemerintah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah total gedung milik pemerintah kota.	Unit	1089.0
787	Rekomendasi Perizinan Bangunan Gedung yang dikeluarkan oleh DPUPKP	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rekomendasi izin bangunan gedung yang diterbitkan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman.	Unit	168.0
788	Jumlah tenaga konstruksi yang terampil	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah tenaga kerja konstruksi yang memiliki keterampilan atau sertifikasi sesuai standar.	Orang	586.0
789	Jumlah Seluruh Kantor Pemerintahan Kelurahan	Bagian Tata Pemerintahan	Total kantor pemerintahan kelurahan yang tercatat.	Kantor	81683.0
790	Jumlah Kantor Pemerintahan Kelurahan yang Sangat Baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kantor kelurahan yang memiliki kondisi fisik dan layanan sangat baik.	Kantor	29.0
791	Jumlah Kantor Pemerintahan Kelurahan yang Baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kantor kelurahan yang memiliki kondisi fisik dan layanan baik.	Kantor	15.0
792	Jumlah Kantor Pemerintahan Kelurahan yang Kurang Baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kantor kelurahan yang memiliki kondisi fisik dan layanan kurang baik.	Kantor	1.0
793	Data Kinerja Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	""	""	""	""
794	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Hasil evaluasi kinerja Dinas PUPKP berdasarkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).	Nilai	A
795	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	84,54
796	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	%	87,475
797	Indeks prasarana umum wilayah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Indeks kinerja penyelenggaraan prasarana umum di wilayah kota (jalan, drainase, irigasi).	Poin	92,38
798	Capaian kinerja penyelenggaraan jalan/bina marga	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pelaksanaan pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan jalan di wilayah kota.	%	94,00%
799	Capaian kinerja pengelolaan SDA dan sistem drainase	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pengelolaan sumber daya air dan sistem drainase di wilayah kota.	%	90,53%
800	Capaian kinerja penataan bangunan gedung	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pengelolaan, pembangunan, dan perbaikan bangunan gedung di kota.	%	95,96%
801	Capaian kinerja pengembangan jasa konstruksi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pengembangan tenaga kerja dan jasa konstruksi di wilayah kota.	%	99,58%
802	Capaian kinerja penerangan jalan umum ramah lingkungan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian penyediaan penerangan jalan umum dengan energi ramah lingkungan.	%	81,53%
803	Indeks prasarana perumahan dan permukiman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Indeks kinerja penyelenggaraan perumahan dan permukiman (prasarana, pengelolaan air limbah, air minum).	Poin	96,14%
804	Capaian kinerja kawasan permukiman	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan kawasan permukiman.	%	50,19%
805	Capaian penataan bangunan dan lingkungannya	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian penataan bangunan dan lingkungan permukiman.	%	96,17%
806	Capaian pengembangan perumahan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pembangunan dan pengembangan perumahan.	%	96,14%
807	Capaian kinerja pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah permukiman (SPALD-S/T).	%	100%
808	Capaian kinerja pengelolaan dan pengembangan air minum	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Tingkat pencapaian pengelolaan dan penyediaan air minum untuk rumah tangga.	%	32,97%
809	Persentase pemenuhan drainase kondisi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase drainase yang memenuhi standar ramah lingkungan dibanding total drainase yang ada.	%	88,44%
810	Persentase pemenuhan bangunan gedung pemerintah dalam konsidi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase gedung pemerintah yang berada dalam kondisi baik.	%	91,92%
811	Jumlah bangunan gedung pemerintah dalam konsidi baik	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah gedung pemerintah yang berada dalam kondisi baik.	Unit	1001.0
812	Jumlah gedung yang dimiliki pemerintah	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah total gedung milik pemerintah kota.	Unit	1089.0
813	Persentase pelaksanaan konsultasi permohonan PBG dan SLF	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase kegiatan konsultasi permohonan Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang telah dilaksanakan.	%	100%
814	Jumlah Berita Acara yang diterbitkan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah Berita Acara terkait konsultasi permohonan PBG dan SLF yang diterbitkan.	Berita	1301.0
815	Jumlah konsultasi yang dilaksanakan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah kegiatan konsultasi terkait PBG dan SLF yang telah dilaksanakan.	Konsultsi	1301.0
816	Persentase pemenuhan pelatihan dan pembinaan jasa konstruksi yang tersertifikasi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase tenaga kerja dan badan usaha yang mengikuti pelatihan dan pembinaan jasa konstruksi serta memperoleh sertifikasi dibanding total target.	%	99,58%
817	Jumlah Tenaga Kerja Konstruksi yang mendapatkan pelatihan jasa konstruksi dan tersertifikasi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah tenaga kerja konstruksi yang telah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikasi resmi.	Orang	122.0
818	Jumlah badan usaha yang mendapatkan pembinaan jasa konstruksi yang tersertifikasi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah badan usaha jasa konstruksi yang telah menerima pembinaan dan memperoleh sertifikasi resmi.	Badan usaha	195.0
819	Jumlah total target peserta pelatihan jasa konstruksi	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah seluruh target peserta yang direncanakan mengikuti pelatihan jasa konstruksi dalam periode tertentu.	Orang	120.0
820	Jumlah total target badan usaha yang mendapat pembinaan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah seluruh badan usaha yang menjadi target pembinaan jasa konstruksi dalam periode tertentu.	Badan usaha	200.0
821	Persentase penanganan rumah korban bencana dan relokasi program	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase rumah korban bencana yang telah ditangani atau direlokasi sesuai program dibanding total rumah terdampak.	%	100,00%
822	Jumlah penanganan rumah korban bencana dan relokasi program	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah rumah korban bencana yang telah ditangani dan/atau direlokasi sesuai program pemerintah.	Rumah	n/a
823	Jumlah total rumah korban bencana dan relokasi program	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Total rumah korban bencana yang menjadi sasaran program penanganan dan relokasi.	Rumah	n/a
824	Persentase tercapainya target retribusi sewa rusun	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase realisasi penerimaan retribusi sewa rumah susun dibanding target yang ditetapkan.	%	92,27%
825	Realisasi retribusi sewa rusun	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah retribusi sewa rumah susun yang diterima dalam periode tertentu.	Rp	1.103.718.650
826	Target pendapatan tahun berjalan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah target penerimaan retribusi sewa rumah susun yang direncanakan untuk periode berjalan.	Rp	1.196.160.000
827	Persentase penerangan jalan umum ramah lingkungan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Persentase titik PJU yang menggunakan teknologi ramah lingkungan dibanding total titik PJU.	%	81,53%
828	Jumlah PJU ramah lingkungan	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah titik PJU (Penerangan Jalan Umum) yang menggunakan lampu hemat energi atau ramah lingkungan.	Titik	24027.0
829	Jumlah titik PJU	Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman	Jumlah seluruh titik penerangan jalan umum di wilayah tertentu.	Titik	29470.0
830	KETENTRAMAN, KETERTIBAN UMUM, DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT	""	""	""	""
831	Jumlah Pelanggaran Perda dan Perkada	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah pelanggaran Peraturan Daerah yang tercatat dalam periode tertentu.	Unit/Kasus	22767.0
832	Jumlah Penyelesaian Penegakan Perda	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah pelanggaran Perda yang telah diselesaikan melalui tindakan penegakan hukum atau administratif.	Unit/Kali	45.0
833	Persentase Penyelesaian Pelanggaran Perda dan Perkada	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase pelanggaran Perda/Peraturan Kepala Daerah yang berhasil diselesaikan dibanding total pelanggaran.	%	100
834	Jumlah Total Pelanggaran Perda dan Perkada	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah seluruh pelanggaran Perda dan Perkada yang tercatat.	Pelanggaran	52.0
835	Jumlah Penyelesaian Pelanggaran Perda dan Perkada	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah pelanggaran Perda dan Perkada yang telah ditindaklanjuti dan diselesaikan.	Pelanggaran	52.0
836	Aparat dan Sarana Keamanan	""	""	""	""
837	Jumlah Aparat Satuan Pamong Praja	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah personel Satpol PP yang bertugas di wilayah kota.	Orang	267.0
838	Jumlah Patroli Petugas Satpol PP Pemantauan dan Penyelesaian Pelanggaran K3 Dalam 24 Jam	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah patroli Satpol PP terkait ketertiban, ketentraman, dan keamanan (K3) yang dilaksanakan dalam waktu 24 jam.	Orang	206.0
839	Jumlah Linmas	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) di wilayah tertentu.	Orang/Kali	4259.0
840	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Tegalrejo	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	368.0
841	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Jetis	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	274.0
842	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Gondokusuman	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	429.0
843	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Danurejan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	234.0
844	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Gedongtengen	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	229.0
845	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Ngampilan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	189.0
846	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Wirobrajan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	327.0
847	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Mantrijeron	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	363.0
848	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Kraton	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	265.0
849	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Gondomanan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	133.0
850	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Pakualaman	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	132.0
851	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Mergangsan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	388.0
852	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Umbulharjo	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	670.0
853	Data Jumlah Petugas Linmas Kota Yogyakarta Kotagede	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah petugas Linmas yang tercatat di masing-masing kecamatan	Orang	258.0
854	Cakupan Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas)	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase kecamatan atau wilayah yang memiliki Linmas aktif sesuai standar pemerintah.	Orang	1.0
855	Persentase Penyelesaian Pelanggaran K3	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase penyelesaian kasus pelanggaran ketertiban, ketentraman, dan keamanan dibanding total kasus yang tercatat.	%	n/a
856	Jumlah Pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman, keindahan)	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah seluruh pelanggaran ketertiban, ketentraman, dan keindahan (K3) yang tercatat.	Kasus	22767.0
857	Jumlah Penyelesaian Pelanggaran K3 (ketertiban, ketentraman, keindahan)	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah pelanggaran K3 yang telah diselesaikan melalui tindakan penegakan.	Kasus/Kali	22767.0
858	Persentase Penyelesaian Gangguan Ketertiban Umum, Ketentraman dan perlindungan masyarakat	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase penyelesaian gangguan ketertiban, ketentraman, dan perlindungan masyarakat dibanding total gangguan tercatat.	%	100
859	Persentase Kampung yang Melaksanakan Perlindungan Masyarakat	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase kampung/kelurahan yang memiliki program perlindungan masyarakat aktif dibanding total kampung/kelurahan.	%	91,81%
860	Persentase Pengendalian Gangguan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang berhasil dikendalikan oleh aparat terkait.	%	100.0
861	Jumlah kampung yg sudah memiliki anggota linmas dengan kuota 1 Kampung, 10 Linmas	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung yang memiliki anggota Linmas sesuai ketentuan kuota minimal 10 personel per kampung.	Kampung	169.0
862	Target pembentukan sekolah panca tertib	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah sekolah dan kampung yang menjadi target pembentukan Panca Tertib (ketertiban, ketentraman, kebersihan, keamanan, lingkungan).	Kampung	30.0
863	Jumlah kampung dan sekolah panca tertib yg dibentuk	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung dan sekolah yang telah berhasil dibentuk sesuai program Panca Tertib.	Kampung	178.0
864	Jumlah kampung panca tertib yg dibentuk	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung yang telah dibentuk sesuai standar Panca Tertib.	Kampung	158.0
865	Jumlah sekolah panca tertib yg terbentuk	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah sekolah yang telah dibentuk sesuai standar Panca Tertib.	Sekolah	20.0
866	Target penumbuhan sekolah panca tertib	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung dan sekolah yang menjadi target penumbuhan Panca Tertib pada periode tertentu.	Sekolah	30.0
867	Jumlah kampung dan sekolah panca tertib yg ditumbuhkan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung dan sekolah yang berhasil ditumbuhkan sesuai target Panca Tertib.	Kampung	19,78%
868	Jumlah kampung panca tertib yg ditumbuhkan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kampung yang berhasil ditumbuhkan sesuai target Panca Tertib.	Kampung	146.0
869	Jumlah sekolah panca tertib yg ditumbuhkan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah sekolah yang berhasil ditumbuhkan sesuai target Panca Tertib.	Sekolah	15.0
870	Jumlah potensi gangguan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat yang dapat dikendalikan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah potensi gangguan ketertiban dan ketentraman yang berhasil dikendalikan oleh aparat.	Kejadian	100.0
871	Potensi gangguan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kota Yogyakarta	Satuan Polisi Pamong Praja	Total potensi gangguan ketertiban dan ketentraman masyarakat yang tercatat di wilayah Kota Yogyakarta.	Kejadian	205.0
872	Data Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja	""	""	""	""
873	Persentase Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Polisi Pamong Praja	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM Pol PP melalui pelatihan, bimbingan, dan pengembangan kompetensi dibanding target.	%	205
874	Realisasi Bimbingan intelektual/Konseling SDM Pol PP	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah kegiatan bimbingan intelektual atau konseling yang dilaksanakan untuk peningkatan SDM Pol PP dalam periode tertentu.	Bimtek/Konseling	100.0
875	Realisasi jumlah hasil kajian peraturan perUUan yang mempunyai kepastian hukum	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah hasil kajian peraturan perundang-undangan yang telah memenuhi kepastian hukum sesuai standar pemerintah.	Kajian	100.0
876	Realisasi target anggota yang memahami peraturan	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah anggota Pol PP yang berhasil memahami peraturan dibanding target yang telah ditetapkan.	Orang	96,34
877	Realisasi target anggota yang lulus samapta	Satuan Polisi Pamong Praja	Jumlah anggota Pol PP yang lulus uji Samapta dibanding target yang ditetapkan.	Orang	94,12
878	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Satuan Polisi Pamong Praja	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
879	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Satuan Polisi Pamong Praja	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	88,39
880	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Satuan Polisi Pamong Praja	Satuan Polisi Pamong Praja	Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk satuan Pol PP yang dilakukan Inspektorat.	Nilai	A
881	Kerusakan Kawasan Akibat Bencana	""	""	""	""
882	Kerusakan Kawasan Akibat Longsor	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat longsor dalam periode tertentu.	Kelurahan	0.0
883	Kerusakan Kawasan Akibat Banjir	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat banjir.	Kelurahan	0.0
884	Kerusakan Kawasan Akibat Angin Ribut	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang/ribut.	Kelurahan	14.0
885	Kerusakan Kawasan Akibat Gempa Bumi	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.	Kelurahan	0.0
886	Kerusakan Kawasan Akibat Gunung Meletus	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat letusan gunung berapi.	Kelurahan	0.0
887	Kerusakan Kawasan Akibat Tsunami	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat tsunami.	Kelurahan	0.0
888	Kerusakan Kawasan Akibat Badai	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat badai.	Kelurahan	0.0
889	Kerusakan Kawasan Akibat Kekeringan	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat kekeringan.	Kelurahan	0.0
890	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Talud/Brojong/Tebing (SAH/bantaran sungai retak, tergerus, longsor, ambrol, berlubang)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan fasilitas talud, brojong, atau tebing di bantaran sungai akibat bencana alam seperti longsor atau erosi.	-	14.0
891	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Jalan/Tanah Ambles	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan jalan atau tanah ambles akibat bencana alam.	-	0.0
892	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Aspal (Berlubang/Mengelupas)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan permukaan aspal jalan akibat bencana alam seperti banjir atau tanah bergerak.	-	0.0
893	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Sumur Ambrol	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan sumur akibat longsor atau bencana lainnya.	-	0.0
894	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Pohon Tumbang/ Dahan Patah (Cuaca Ekstrim/ Usia/Terbakar)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas area yang terdampak oleh pohon tumbang atau dahan patah karena cuaca ekstrim, usia pohon, atau kebakaran.	-	104.0
895	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Atap Bangunan (Rusak/Roboh/ Terbang)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan atap bangunan akibat angin kencang, badai, atau gempa bumi.	-	18.0
896	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Rumah/Bangunan (Roboh/runtuh/ambles)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan rumah atau bangunan akibat bencana alam yang menyebabkan roboh atau amblas.	-	3.0
897	Kerusakan Bencana Alam Kota Yogyakarta Arus pendek/Tiang PJU patah	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Kerusakan fasilitas listrik publik akibat bencana, seperti tiang PJU patah atau arus pendek.	-	0.0
898	Kawasan Rawan Bencana Alam	""	""	""	""
899	Jumlah Kawasan Rawan Longsor	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi mengalami longsor.	Kemantren	0.0
900	Jumlah Kawasan Rawan banjir	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi mengalami banjir.	Kemantren	0.0
901	Jumlah Kawasan Rawan Angin Ribut	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi terdampak angin kencang/ribut.	Kemantren	12.0
902	Jumlah Kawasan Rawan Gempa Bumi	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berada di zona risiko gempa bumi.	Kemantren	0.0
903	Jumlah Kawasan Rawan Gunung Meletus	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi terdampak letusan gunung berapi.	Kemantren	0.0
904	Jumlah Kawasan Rawan Tsunami	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berada di zona risiko tsunami.	Kemantren	0.0
905	Jumlah Kawasan Rawan Kekeringan	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi terdampak kekeringan.	Kemantren	0.0
906	Frekuensi Terjadinya Bencana	""	""	""	""
907	Frekuensi Terjadinya Longsor	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian longsor yang tercatat dalam periode tertentu.	Kali/Tahun	0.0
908	Frekuensi Terjadinya Banjir	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian banjir yang tercatat dalam periode tertentu.	Kali/Tahun	0.0
909	Frekuensi Terjadinya Angin Ribut	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian angin ribut yang tercatat.	Kali/Tahun	16.0
910	Frekuensi Terjadinya Gempa Bumi	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian gempa bumi yang tercatat.	Kali/Tahun	0.0
911	Frekuensi Terjadinya Gunung Meletus	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian letusan gunung berapi yang tercatat.	Kali/Tahun	0.0
912	Frekuensi Terjadinya Tsunami	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian tsunami yang tercatat.	Kali/Tahun	0.0
913	Frekuensi Terjadinya Badai	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian badai yang tercatat.	Kali/Tahun	0.0
914	Frekuensi Terjadinya Kekeringan	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kejadian kekeringan yang tercatat.	Kali/Tahun	0.0
915	Korban Bencana Alam	""	""	""	""
916	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat bencana alam dalam periode tertentu.	Orang	0.0
917	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Banjir	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat banjir.	Orang	0.0
918	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Gunung Meletus	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat letusan gunung berapi.	Orang	0.0
919	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Longsor	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat longsor.	Orang	0.0
920	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Gempa	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat gempa bumi.	Orang	0.0
921	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Tsunami	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat tsunami.	Orang	0.0
922	Jumlah Pengungsi Akibat Bencana Lainnya	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah penduduk yang mengungsi akibat bencana lain (badai, kekeringan, dll).	Orang	25.0
923	Jumlah Korban bencana Alam	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Total korban yang terdampak bencana alam (meninggal, luka-luka, hilang).	Orang	0.0
924	Jumlah Korban bencana Alam Meninggal	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat bencana alam.	Orang	0.0
925	Jumlah Korban bencana Alam Hilang	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban yang hilang akibat bencana alam.	Orang	0.0
926	Jumlah Korban bencana Alam Luka-Luka	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban yang terluka akibat bencana alam.	Orang	0.0
927	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Total korban jiwa yang meninggal akibat bencana alam.	Orang	105.0
928	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Tanah Longsor	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat tanah longsor.	Orang	1.0
929	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Banjir	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat banjir.	Orang	0.0
930	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Banjir Bandang	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang.	Orang	0.0
931	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Gempa Bumi	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi.	Orang	0.0
932	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Angin Puting Beliung	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat angin puting beliung.	Orang	0.0
933	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Gunung Meletus	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat letusan gunung berapi.	Orang	0.0
934	Korban Jiwa Akibat Bencana Alam Lainnya	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban jiwa akibat kekeringan.	Orang	105.0
935	Data Jumlah Korban Bencana Alam	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban bencana alam yang tercatat berdasarkan jenis kerusakan atau kejadian.	Orang	125.0
936	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Talud/Brojong/Tebing (SAH/bantaran sungai retak, tergerus, longsor, ambrol, berlubang)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak kerusakan talud, brojong, atau tebing di bantaran sungai akibat bencana.	Orang	21.0
937	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Jalan/Tanah Ambles	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak jalan atau tanah ambles akibat bencana alam.	Orang	1.0
938	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Aspal (Berlubang/Mengelupas)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak kerusakan aspal akibat bencana alam.	Orang	0.0
939	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Sumur Ambrol	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak sumur ambrol akibat bencana alam.	Orang	0.0
940	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Pohon Tumbang/ Dahan Patah (Cuaca Ekstrim/ Usia/Terbakar)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak pohon tumbang/dahan patah akibat cuaca ekstrem atau faktor lain.	Orang	2.0
941	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Atap Bangunan (Rusak/Roboh/ Terbang)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak atap bangunan rusak/roboh/terbang akibat bencana.	Orang	99.0
942	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Rumah/Bangunan (Roboh/runtuh/ambles)	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak rumah/bangunan roboh/runtuh/ambles akibat bencana.	Orang	2.0
943	Data Jumlah Korban Bencana Alam Kota Yogyakarta Arus pendek/Tiang PJU patah	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Data korban yang terdampak kerusakan fasilitas listrik akibat arus pendek atau tiang PJU patah.	Orang	0.0
944	Data Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah	""	""	""	""
945	Jumlah Kampung Tangguh Bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kampung yang telah memiliki program mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons bencana sesuai standar pemerintah.	Kampung	169.0
946	Jumlah Kelurahan Tangguh Bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kelurahan yang memiliki sistem kesiapsiagaan dan mitigasi bencana yang terorganisir.	Kelurahan	45.0
947	Jumlah SPAB	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah Sarana dan Prasarana Alat Bencana yang tersedia untuk penanggulangan bencana.	Sekolah	24.0
948	Persentase kesiapsiagaan penanggulangan bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Persentase tingkat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana, dihitung dari kesiapan sarana, prasarana, dan prosedur operasional.	%	82,06%
949	Persentase korban kejadian bencana skala kota yang mendapatkan layanan evakuasi dengan menggunakan sarana dan prasarana tanggap darurat lengkap	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Persentase korban bencana yang berhasil dievakuasi menggunakan fasilitas tanggap darurat yang lengkap.	%	100,00%
950	Jumlah korban kejadian bencana yang mendapatkan layanan evakuasi dengan menggunakan sarana dan prasarana tanggap darurat lengkap	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah korban yang mendapatkan layanan evakuasi dengan sarana dan prasarana tanggap darurat lengkap.	Orang	165.0
951	Persentase penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Persentase kerusakan akibat bencana yang telah ditangani melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi.	%	165
952	Jumlah kerusakan akibat kejadian bencana yang diberikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kerusakan yang telah ditangani dengan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi.	Kerusakan	14.0
953	Jumlah kerusakan akibat kejadian bencana yang dapat diberikan bantuan rehabilitasi rekonstruksi berdasarkan hasil JITUPASNA	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah kerusakan yang memenuhi syarat untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi menurut hasil JITUPASNA.	Kerusakan	14.0
954	Jumlah dokumen data dan informasi bencana terpadu	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Jumlah dokumen yang mencakup data dan informasi bencana secara terpadu.	Dokumen	6.0
955	Indeks kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Indeks yang mengukur kapasitas daerah dalam mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan rehabilitasi bencana.	-	91,03
956	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
957	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	87,91
958	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah untuk BPBD oleh Inspektorat.	Nilai	A
959	Bencana Kebakaran	""	""	""	""
960	Kerusakan Kawasan Akibat Bencana Kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Luas atau jumlah kawasan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran.	Kelurahan	71.0
961	Jumlah Kawasan Rawan Kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah atau luas kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran.	Kemantren	14.0
962	Luas potensi ancaman kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Luas area yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.	Ha	325.0
963	Frekuensi Terjadinya Bencana Kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian kebakaran dalam periode tertentu.	Kali/Tahun	71.0
964	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian kebakaran berdasarkan jenis benda yang terbakar.	kali	71.0
965	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar berupa BP (Bangunan Perumahan)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang melibatkan bangunan perumahan.	kali	27.0
966	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar berupa BU (Bangunan Umum)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang melibatkan bangunan umum.	kali	20.0
967	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar berupa BI (Bangunan Industri)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang melibatkan bangunan industri.	kali	12.0
968	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar berupa Kd (Kendaraan)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang melibatkan kendaraan.	kali	4.0
969	Jumlah Kebakaran menurut Benda yang Terbakar berupa Ln (Lainnya)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang melibatkan benda lain selain bangunan dan kendaraan.	kali	8.0
970	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian kebakaran diklasifikasikan menurut penyebabnya.	kali	71.0
971	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran Kp (Kompor)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh kompor.	kali	8.0
972	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran Lm (Lampu)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh lampu.	kali	0.0
973	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran Ls (Listrik)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh listrik.	kali	23.0
974	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran Rk (Rokok)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh rokok.	kali	0.0
975	Jumlah Kebakaran menurut Penyebab Kebakaran Ln (Lainnya)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh faktor lain.	kali	40.0
976	Cakupan Pelayanan Bencana Kebakaran Kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Tingkat cakupan pelayanan tanggap darurat kebakaran di wilayah kota.	Ha	325.0
977	Jumlah Kejadian	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian bencana kebakaran.	Kali/Tahun	71.0
978	Jumlah kejadian kebakaran dengan waktu tanggap (Response Time Rate ) ≤ 15 menit	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian kebakaran yang ditanggapi dalam waktu ≤ 15 menit.	Kali/Tahun	71.0
979	Tingkat Waktu Tanggap (Response Time Rate) Daerah Layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase kejadian kebakaran yang mendapat respon dalam standar waktu layanan WMK.	%	100
980	Luas Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Luas area yang menjadi tanggung jawab manajemen kebakaran.	Ha	325.0
981	Waktu Tanggap (Response Time Rate) Daerah Layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Rata-rata waktu tanggap pelayanan kebakaran di WMK.	Menit	325.0
982	Jumlah Korban Jiwa	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah korban jiwa akibat kebakaran atau bencana terkait.	Orang	2.0
983	Jumlah Korban Jiwa Mati	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah korban meninggal akibat kebakaran/bencana.	Orang	0.0
984	Jumlah Korban Jiwa Luka	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah korban luka akibat kebakaran/bencana.	Orang	2.0
985	Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah bantuan logistik yang disalurkan kepada korban kebakaran.	Rp	n/a
986	Data Kinerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	""	""	""	""
987	Indeks kapasitas ketahanan dan keselamatan kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Indeks yang mengukur kapasitas wilayah dalam pencegahan, penanggulangan, dan keselamatan kebakaran.	-	1.0
988	Ketepatan waktu rekomendasi proteksi kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase rekomendasi proteksi kebakaran yang diberikan tepat waktu.	%	100%
989	Edukasi penanggulangan kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Kegiatan pembelajaran dan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran.	%	100%
990	Penanggulangan kebakaran dan penyelamatan sesuai respontime (15 menit dalam kota)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian yang berhasil ditanggulangi sesuai standar respon ≤ 15 menit di kota.	%	100%
991	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
992	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	86,21%
993	Persentase edukasi penanggulangan kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase pencapaian target edukasi kebakaran terhadap rencana.	%	100%
994	Jumlah pelaksanaan penyuluhan penanggulangan kebakaran di titik rawan bencana kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah penyuluhan yang dilaksanakan di titik rawan kebakaran.	Kali	18 Kali
995	Total penyuluhan penanggulangan kebakaran di titik rawan bencana kebakaran	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Total rencana dan realisasi penyuluhan di titik rawan kebakaran.	Kemantren	18 Kali
996	Jumlah edukasi penanggulangan kebakaran bagi anak didik TK yang dilayani	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah anak TK yang mendapatkan edukasi kebakaran.	Kali	36 kali
997	Total permohonan edukasi penanggulangan kebakaran bagi anak didik TK	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Total permohonan pendidikan kebakaran untuk anak TK.	Kali	36 Kali
998	Jumlah edukasi penanggulangan kebakaran bagi SDN dan SMPN yang dilaksanakan	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kegiatan edukasi bagi SD dan SMP yang dilaksanakan.	Kali	14 Kali
999	Total edukasi penanggulangan kebakaran bagi SDN dan SMPN yang rencanakan	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Total rencana edukasi bagi SD dan SMP.	Kali	14 Kali
1000	Persentase penanggulangan kebakaran dan penyelamatan sesuai respontime (15 menit dalam kota)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase kejadian kebakaran dan penyelamatan yang ditanggulangi sesuai respon ≤ 15 menit di kota.	%	100
1001	Jumlah layanan pemadaman dalam kota sesuai respond time 15 menit	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah layanan pemadaman kebakaran yang selesai dalam 15 menit.	Kejadian	71.0
1002	Jumlah kejadian kebakaran dalam kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian kebakaran yang terjadi dalam kota.	Kejadian	71.0
1003	Persentase penanganan pemadaman dan penyelamatan di luar kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase kejadian kebakaran atau penyelamatan di luar kota yang ditangani.	%	100%
1004	Jumlah permohonan pemadaman dan penyelamatan di luar kota yang ditangani	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah kejadian di luar kota yang ditangani oleh petugas.	Permohonan	42.0
1005	Jumlah total permohonan pemadaman dan penyelamatan di luar kota yang masuk	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Total permohonan layanan kebakaran dan penyelamatan di luar kota.	Permohonan	42.0
1006	Persentase penyelamatan dan evakuasi pada kondisi membahayakan manusia (operasi darurat non kebakaran)	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Persentase operasi penyelamatan non-kebakaran yang berhasil melindungi manusia.	%	100,00%
1007	Jumlah kejadian penyelamatan dan evakuasi di luar kejadian kebakaran dalam kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah operasi penyelamatan di luar kebakaran dalam kota.	Kejadian	581.0
1008	Jumlah kejadian penyelamatan dan evakuasi di luar kejadian kebakaran luar kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Jumlah operasi penyelamatan di luar kebakaran di luar kota.	Kejadian	679.0
1009	Total jumlah kejadian penyelamatan dan evakuasi di luar kejadian kebakaran dalam dan luar kota	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Total kejadian penyelamatan di luar kebakaran baik dalam maupun luar kota.	Kejadian	1260.0
1010	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Hasil evaluasi SAKIP untuk Dinas Pemadam Kebakaran oleh Inspektorat.	Nilai	A
1011	Data Tindak Kriminal	""	""	""	""
1012	Jumlah Tindak Kriminal Kasus Narkoba	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pidana terkait narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang tercatat di wilayah kota.	Perkara	112.0
1013	Jumlah Tindak Kriminal Kasus Pembunuhan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pidana yang mengakibatkan kematian seseorang dengan sengaja (homicide/murder).	Perkara	1.0
1014	Jumlah Tindak Kriminal Kasus Seksual	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kejahatan seksual termasuk pelecehan, pemerkosaan, dan eksploitasi seksual anak.	Perkara	6.0
1015	Data Tindak Pidana	""	""	""	""
1016	Jumlah Tindak Pidana Konvensional	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pidana yang termasuk kategori konvensional seperti pencurian, penganiayaan, perzinahan, dan pelanggaran kesusilaan.	Perkara	502.0
1017	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pencurian Pemberatan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pencurian dengan pemberatan (dengan ancaman kekerasan atau kerugian besar).	Perkara	34.0
1018	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pencurian Kekerasan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pencurian yang disertai kekerasan terhadap korban.	Perkara	8.0
1019	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Curanmor	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pencurian kendaraan bermotor.	Perkara	17.0
1020	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pencurian Biasa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pencurian tanpa kekerasan dan kerugian besar.	Perkara	67.0
1021	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Aniaya Ringan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penganiayaan ringan tanpa menyebabkan luka serius atau kematian.	Perkara	60.0
1022	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Aniaya Berat	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penganiayaan yang menyebabkan luka serius atau cacat permanen.	Perkara	2.0
1023	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Penelantaran Anak Istri	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penelantaran anggota keluarga sesuai hukum pidana.	Perkara	0.0
1024	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Perkosaan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus perkosaan yang dilaporkan secara resmi.	Perkara	0.0
1025	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Perzinahan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus perzinahan yang ditindak sesuai hukum.	Perkara	6.0
1026	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Kesusilaan/ Cabul	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pelanggaran kesusilaan, termasuk tindakan cabul terhadap orang lain.	Perkara	4.0
1027	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Melarikan Gadis	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penculikan atau perbuatan melarikan perempuan tanpa izin.	Perkara	0.0
1028	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pemerasan/Pengancaman	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pemerasan atau ancaman kekerasan.	Perkara	0.0
1029	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Penggelapan/Fidusa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penggelapan atau penyalahgunaan kepercayaan (fidusia).	Perkara	82.0
1030	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Penipuan/ Kecurangan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penipuan atau kecurangan termasuk manipulasi data dan dokumen.	Perkara	81.0
1031	Jumlah Tindak Pidana Konvensional KDRT	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga yang tercatat secara resmi.	Perkara	17.0
1032	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pemalsuan Surat/Materai	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pemalsuan dokumen resmi atau materai.	Perkara	0.0
1033	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pembakaran	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pembakaran dengan sengaja (arson).	Perkara	0.0
1034	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Perjudian	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus perjudian ilegal.	Perkara	0.0
1035	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pengrusakan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus perusakan properti.	Perkara	0.0
1036	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pengeroyokan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pengeroyokan (beberapa pelaku menyerang korban).	Perkara	0.0
1037	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Penculikan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penculikan yang tercatat.	Perkara	0.0
1038	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Membawa Sajam	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kepemilikan atau penggunaan senjata tajam tanpa izin.	Perkara	0.0
1039	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Pembunuhan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus yang mengganggu ketertiban umum tapi tidak termasuk tindak pidana berat.	Perkara	1.0
1040	Jumlah Tindak Pidana Konvensional Lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penyebaran informasi palsu atau fitnah.	Perkara	123.0
1041	Jumlah Penemuan Mayat	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penemuan mayat di wilayah kota.	Kejadian	41.0
1042	Jumlah Orang Meninggal Dunia	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kematian akibat tindak pidana atau kejadian terkait kriminalitas.	Kejadian	0.0
1043	Jumlah Bunuh Diri/Gantung Diri	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kematian akibat bunuh diri atau gantung diri.	Kejadian	3.0
1044	Jumlah Kebakaran	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kebakaran yang tercatat.	Kejadian	12.0
1045	Jumlah Laka Kerja	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kecelakaan kerja yang tercatat di wilayah kota.	Kejadian	0.0
1046	Jumlah Orang hilang	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus orang hilang yang dilaporkan secara resmi.	Kejadian	22.0
1047	Jumlah Orang tersengat listrik	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian tersengat listrik yang menyebabkan cedera atau kematian.	Kejadian	0.0
1048	Jumlah Kasus Miras	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus terkait konsumsi atau peredaran minuman keras ilegal.	Kejadian	0.0
1049	Jumlah Anak Tenggelam	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus anak tenggelam di wilayah kota.	Kejadian	0.0
1050	Jumlah Orang Jatuh ke dalam sumur	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian jatuh ke sumur yang dilaporkan.	Kejadian	0.0
1051	Jumlah Tindak Pidana Transnasional	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus tindak pidana lintas negara.	Perkara	134.0
1052	Jumlah Tindak Pidana Transnasional Teroris	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus terorisme lintas negara.	Perkara	0.0
1053	Jumlah Tindak Pidana Transnasional Narkoba	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus narkoba lintas negara.	Perkara	122.0
1054	Jumlah Tindak Pidana Transnasional Perdagangan Manusia	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus perdagangan manusia lintas negara.	Perkara	3.0
1055	Jumlah Tindak Pidana Transnasional Cyber Crime	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kejahatan siber lintas negara.	Perkara	0.0
1056	Jumlah Tindak Pidana Transnasional lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus transnasional lain selain yang disebut di atas.	Perkara	9.0
1057	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus yang merugikan negara atau aset negara.	Perkara	1.0
1058	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Ilegal Logging	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penebangan liar atau ilegal.	Perkara	0.0
1059	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Ilegal Fishing	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus penangkapan ikan ilegal.	Perkara	0.0
1060	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Ilegal Mining	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertambangan ilegal.	Perkara	0.0
1061	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Korupsi	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus korupsi yang merugikan negara.	Perkara	0.0
1062	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Migas / BBM	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus ilegal terkait migas atau BBM.	Perkara	0.0
1063	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara Uang Palsu	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus peredaran uang palsu.	Perkara	0.0
1064	Jumlah Tindak Pidana Tindak Pidana Terhadap Kekayaan Negara lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus lain yang merugikan kekayaan negara.	Perkara	1.0
1065	Jumlah Tindak Pidana yang Berimplikasi Kontinjensi	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah tindak pidana yang berpotensi menimbulkan gangguan massal/kontinjensi.	Perkara	1.0
1066	Jumlah Tindak Pidana yang Berimplikasi Kontinjensi Unjuk Rasa Anarkis	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus tindak pidana saat unjuk rasa anarkis.	Perkara	1.0
1067	Jumlah Tindak Pidana yang Berimplikasi Kontinjensi Rusuh Masal	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus yang terkait kerusuhan massal.	Perkara	0.0
1068	Jumlah Tindak Pidana yang Berimplikasi Kontinjensi Sara	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus yang terkait isu SARA dengan implikasi keamanan.	Perkara	0.0
1069	Jumlah Tindak Pidana yang Berimplikasi Kontinjensi lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kontinjensi lain selain kategori di atas.	Perkara	0.0
1070	Jumlah Tindak Pidana Pelanggaran HAM	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pelanggaran HAM yang tercatat secara resmi.	Perkara	0.0
1071	Jumlah Tindak Pidana Pelanggaran HAM Berat	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pelanggaran HAM berat seperti penyiksaan, pembunuhan sistematis.	Perkara	0.0
1072	Jumlah Tindak Pidana Pelanggaran HAM Terhadap ANAK	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pelanggaran HAM yang menimpa anak-anak.	Perkara	0.0
1073	Jumlah Tindak Pidana Pelanggaran HAM lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pelanggaran HAM lain yang tidak termasuk kategori di atas.	Perkara	0.0
1074	Kasus Pertikaian	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian pertikaian antar warga atau kelompok yang dilaporkan ke aparat berwenang.	Perkara	0.0
1075	Kasus Pertikaian Antar Etnis	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertikaian yang terjadi antar kelompok etnis berbeda.	Perkara	0.0
1076	Kasus Pertikaian Antar Wilayah Desa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertikaian yang terjadi antar wilayah desa atau kelurahan.	Perkara	0.0
1077	Kasus Pertikaian Antar Agama	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertikaian yang melibatkan perbedaan agama.	Perkara	0.0
1078	Kasus Pertikaian Antar Simpatisan Parpol	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertikaian yang melibatkan simpatisan partai politik.	Perkara	0.0
1079	Kasus Pertikaian Antar Pelajar	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus pertikaian yang melibatkan pelajar atau mahasiswa.	Perkara	0.0
1080	Korban Pertikaian	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah individu yang menjadi korban pertikaian antar warga.	Jiwa	0.0
1081	Korban Pertikaian Meninggal Dunia	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah korban pertikaian yang meninggal dunia.	Jiwa	0.0
1082	Korban Pertikaian Luka-luka	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah korban pertikaian yang mengalami luka fisik.	Jiwa	0.0
1083	Kerugian Material Akibat Pertikaian Antar Warga/Unjuk Rasa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kerugian materi yang timbul akibat pertikaian atau unjuk rasa.	Rp (Ribu)	0.0
1084	Jumlah Pengungsi Akibat Pertikaian Antar Warga/ Unjuk Rasa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah orang yang mengungsi akibat pertikaian antar warga atau unjuk rasa.	Orang	0.0
1085	Kejadian Unjuk Rasa	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian demonstrasi atau aksi massa di wilayah kota.	Perkara	13.0
1086	Kejadian Unjuk Rasa Anarkis	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian unjuk rasa yang berujung pada tindakan anarkis.	Perkara	0.0
1087	Kejadian Unjuk Rasa Damai	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian unjuk rasa yang berlangsung damai.	Perkara	13.0
1088	Kejadian Unjuk Rasa Bidang Politik	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian unjuk rasa yang berkaitan dengan isu politik.	Perkara	0.0
1089	Kejadian Unjuk Rasa Bidang Ekonomi & lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah unjuk rasa terkait isu ekonomi atau isu lain selain politik.	Perkara	0.0
1090	Kejadian Unjuk Rasa Bidang lainnya	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah unjuk rasa terkait isu lain di luar politik dan ekonomi.	Perkara	0.0
1091	Persentase Penyelesaian Tindak Pidana	Polresta Kota Yogyakarta	Persentase kasus tindak pidana yang berhasil diselesaikan oleh aparat penegak hukum.	%	0.711145996860283
1092	Jumlah Tindak Pidana	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus tindak pidana yang dilaporkan atau tercatat.	Pidana	637.0
1093	Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus tindak pidana yang telah ditangani hingga selesai.	Pidana	453.0
1094	Angka Kriminalitas yang Tertangani	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kriminalitas yang berhasil ditangani oleh aparat keamanan.	%	0.808764940239044
1095	Jumlah Laporan Tindak Kriminalitas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah laporan resmi terkait tindak kriminalitas yang diterima polisi.	Kasus	502.0
1096	Jumlah Penyelesaian Tindak Kriminalitas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah laporan tindak kriminalitas yang telah diselesaikan.	Kasus	406.0
1097	Angka Kriminalitas Narkoba yang Tertangani	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus narkoba yang berhasil ditangani aparat penegak hukum.	%	0.925925925925926
1098	Jumlah Laporan Tindak Kriminalitas Narkoba	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah laporan kasus narkoba yang diterima aparat hukum.	Kasus	135.0
1099	Jumlah Penyelesaian Tindak Kriminalitas Narkoba	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah laporan narkoba yang telah diselesaikan.	Kasus	125.0
1100	Angka Kriminalitas yang Tertangani per 10.000 Penduduk	Polresta Kota Yogyakarta	Rasio jumlah kriminalitas yang tertangani per 10.000 penduduk.	Jiwa	9.76889113461099
1101	Jumlah Tindak Kriminalitas yang Tertangani	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kasus kriminalitas yang ditangani oleh kepolisian.	Kasus	406.0
1102	Cakupan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan yang Mendapatkan Layanan Bantuan Hukum	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase korban perempuan dan anak yang menerima bantuan hukum.	%	100
1103	Jumlah korban yang membutuhkan bantuan hukum	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah korban yang melaporkan atau memerlukan layanan bantuan hukum.	Orang	76.0
1104	Jumlah korban mendapat layanan bantuan hukum	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah korban yang benar-benar menerima layanan bantuan hukum.	Orang	76.0
1105	Data Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas	""	""	""	""
1106	Data Kecelakaan Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Catatan resmi mengenai kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah kota.	Kecelakaan	n/a
1107	Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas yang tercatat.	Kecelakaan	824.0
1108	Jumlah Korban Kecelakaan Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah orang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.	Kecelakaan	677.0
1109	Jumlah Korban Kecelakaan Lalu Lintas Meninggal	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia.	Orang	0.0
1110	Jumlah Korban Kecelakaan Lalu Lintas Luka Berat	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka berat.	Orang	17.0
1111	Jumlah Korban Kecelakaan Lalu Lintas Luka Ringan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka ringan.	Orang	660.0
1112	Jumlah Kerugian Kecelakaan Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas.	Rp (Ribu)	596450000.0
1113	Data Pelanggaran Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Catatan resmi pelanggaran lalu lintas yang terjadi di wilayah kota.	Pelanggaran	n/a
1114	Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kejadian pelanggaran lalu lintas yang tercatat.	Pelanggaran	13352.0
1115	Jumlah Denda Lalu Lintas	Polresta Kota Yogyakarta	Total denda yang dikenakan atas pelanggaran lalu lintas.	Rp (Ribu)	1698525000.0
1116	Aparat dan Sarana Keamanan	""	""	""	""
1117	Jumlah Aparat Kepolisian	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah personel kepolisian yang bertugas di wilayah kota.	Orang	n/a
1118	Polresta Yogyakarta	Polresta Kota Yogyakarta	Satuan Polisi Resort Kota Yogyakarta.	Unit	5434.0
1119	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	5355.0
1120	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	79.0
1121	Jumlah Polsek	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah kantor polisi sektor di wilayah kota.	Unit	14.0
1122	Polsek Gondomanan	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Gondomanan.	Unit	4.0
1123	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	215.0
1124	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	8.0
1125	Polsek Wirobrajan	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Wirobrajan.	Unit	4.0
1126	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	206.0
1127	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	12.0
1128	Polsek Kotagede	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Kotagede.	Unit	4.0
1129	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	200.0
1130	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	4.0
1131	Polsek Pakualaman	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Pakualaman.	Unit	4.0
1132	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	163.0
1133	Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta	Orang	4.0
1134	Polsek Gondokusuman	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Gondokusuman.	Unit	4.0
1135	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	227.0
1136	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	4.0
1137	Polsek Tegalrejo	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Tegalrejo.	Unit	4.0
1138	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	203.0
1139	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	8.0
1140	Polsek Ngampilan	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Ngampilan.	Unit	4.0
1141	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	178.0
1142	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	16.0
1143	Polsek Keraton	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Keraton.	Unit	4.0
1144	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	158.0
1145	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	15.0
1146	Polsek Mantrijeron	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Mantrijeron.	Unit	4.0
1147	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	199.0
1148	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	7.0
1149	Polsek Mergangsan	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Mergangsan.	Unit	4.0
1150	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	194.0
1151	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	12.0
1152	Polsek Umbulharjo	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Umbulharjo.	Unit	4.0
1153	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	281.0
1154	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	8.0
1155	Polsek Danurejan	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Danurejan.	Unit	4.0
1156	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	200.0
1157	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	4.0
1158	Polsek Gedongtengen	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Gedongtengen.	Unit	4.0
1159	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	191.0
1160	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	8.0
1161	Polsek Jetis	Polresta Kota Yogyakarta	Polsek yang membawahi wilayah Jetis.	Unit	4.0
1162	Jumlah Anggota Polki	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi pria di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	201.0
1163	Jumlah Anggota Polwan	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah anggota polisi wanita di masing-masing unit Polsek/Polresta.	Orang	3.0
1164	Jumlah Pos Keamanan (Polisi)	Polresta Kota Yogyakarta	Jumlah pos polisi/pos keamanan yang beroperasi di wilayah kota.	Orang	108.0
1165	SOSIAL	""	""	""	""
1166	Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Sarana Kesejahteraan Sosial	""	""	""	""
1167	Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)/Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah seseorang atau keluarga yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan karenanya tidak dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar), yaitu gelandangan, pengemis, psikotik, atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak jalanan, dan wanita rawan sosial di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	4790.0
1168	Jumlah PPKS di Kecamatan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah seseorang atau keluarga yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan karenanya tidak dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar), yaitu gelandangan, pengemis, psikotik, atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak jalanan, dan wanita rawan sosial di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	n/a
1169	Rumah singgah	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah rumah singgah (tempat perantara yang sifatnya sementara, bagi para para anak jalanan yang erat hubungannya dengan pihak pihak yang mau menolong mereka) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	4.0
1170	Jumlah keluarga miskin yang mendapatkan bantuan tunai bersyarat/ PKH Graduasi	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	"Keluarga miskin adalah keluarga yang tercatat dalam DTSEN desil 1 s.d 5 yang ditetapkan melalui mekanisme verifikasi dan validasi data, yang memiliki keterbatasan ekonomi dan termasuk dalam sasaran program penanggulangan kemiskinan. 
Jumlah keluarga miskin yang mendapatkan bantuan tunai bersyarat/ PKH Graduasi adalah jumlah keluarga miskin yang ditetapkan sebagai penerima bantuan tunai bersyarat (PKH) maupun bantuan PKH Graduasi (keluarga miskin yang masih dalam kategori miskin dan rentan miskin, tetapi sudah graduasi karena syarat komponennya tidak terpenuhi)"	Keluarga	0.0
1171	Pemulangan Orang Telantar	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah orang terlantar (perseorangan, keluarga, kelompok masyarakat yang oleh karena sesuatu sebab tertentu mengalami kesulitan yang bersifat sosial, ekonomi atau psikologis, serta tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi kesulitannya) yang sudah bisa dipulangkan ke daerah asal di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Jiwa	274.0
1172	Jumlah Anak Yatim Piatu dalam Panti	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Anak Yatim Piatu dalam Panti adalah anak yang telah kehilangan kedua orang tuanya (yatim karena kehilangan ayah, piatu karena kehilangan ibu, dan yatim piatu karena kehilangan keduanya), sehingga tidak memiliki penanggung jawab utama dalam keluarga, dan kemudian mendapatkan pengasuhan, pemeliharaan, perlindungan, serta pembinaan di sebuah panti sosial/panti asuhan yang dikelola pemerintah, lembaga sosial, atau masyarakat.	Orang	553.0
1173	Bantuan/Jaminan Sosial	""	""	""	""
1174	Persentase Korban Bencana yang mendapatkan intervensi dari Pemerintah Kota Yogyakarta	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	ukuran persentase dari jumlah total korban bencana yang menerima bantuan, dukungan, atau tindakan penanganan (intervensi) yang disediakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dalam suatu peristiwa bencana. Ini diukur dengan membandingkan jumlah korban yang menerima intervensi dengan jumlah total korban bencana, lalu dikalikan 100%	%	100
1175	Jumlah korban bencana yang seharusnya menerima bantuan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Korban bencana yang seharusnya mendapatkan penanganan dan bantuan sesuai hasil asesmen	Orang	183.0
1176	Jumlah korban bencana yang mendapatkan intervensi dari Pemerintah Kota Yogyakarta	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Korban bencana yang telah mendapatkan penanganan dan bantuan sesuai hasil asesmen	Orang	183.0
1177	Persentase penyandang cacat fisik dan mental, serta lansia tidak potensial yang telah menerima jaminan sosial dalam 1 tahun	""	""	""	""
1178	Jumlah penyandang cacat fisik dan mental, serta lansia tidak potensial yang telah menerima jaminan sosial dalam 1 tahun	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	indikator statistik yang mengukur banyaknya individu penyandang disabilitas fisik dan mental, serta lanjut usia yang tidak berdaya dan telah mendapatkan bantuan sosial atau perlindungan dalam periode satu tahun tertentu	Orang	1160.0
1179	Jumlah penyandang cacat fisik dan mental, serta lansia tidak potensial yang seharusnya menerima jaminan sosial dalam 1 tahun	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	total individu penyandang disabilitas (fisik atau mental) dan orang lanjut usia yang tidak berdaya (lansia tidak potensial) yang secara ideal, berdasarkan kebutuhan dan hak mereka, berhak untuk mendapatkan bantuan atau perlindungan jaminan sosial dalam periode satu tahun	Orang	1367.0
1180	Jumlah Korban Bencana Alam yang Mendapatkan Bantuan (KK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	jumlah kepala keluarga (KK) yang menjadi korban bencana alam dan telah menerima bantuan, seperti kebutuhan dasar (sandang pangan), tempat tinggal sementara, atau bantuan lainnya dari pemerintah atau lembaga terkait	Keluarga	91.0
1181	Jumlah Korban Bencana Alam yang Mendapatkan Bantuan (Jiwa)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	total orang atau anggota keluarga yang terdampak oleh bencana dan menerima bantuan, baik berupa pemenuhan kebutuhan dasar, evakuasi, maupun bantuan lainnya untuk pemulihan dari penderitaan dan kerugian yang disebabkan oleh bencana	Jiwa	235.0
1182	Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)/Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)	""	""	""	""
1183	Jumlah PMKS	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial adalah seseorang atau keluarga yang karena suatu hambatan, kesulitan atau gangguan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan karenanya tidak dapat menjalin hubungan yang serasi dan kreatif dengan lingkungannya sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (jasmani, rohani, dan sosial) secara memadai dan wajar), yaitu gelandangan, pengemis, psikotik, atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak jalanan, dan wanita rawan sosial di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	35467.0
1184	Jumlah PMKS Yang Tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jenis masalah pada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, yaitu gelandangan, pengemis, psikotik atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), anak jalanan, dan wanita rawan sosial yang sudah tertangani di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Jenis	35260.0
1185	Jumlah PMKS Yang Seharusnya Menerima Bantuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PMKS yang seharusnya menerima intervensi berupa layanan sosial di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	34930.0
1186	Jumlah PMKS Yang Diberikan Bantuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PMKS yang telah diberikan menerima intervensi berupa layanan sosial di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	34723.0
1187	Persentase PMKS skala kota yang memperoleh bantuan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	ukuran perbandingan antara jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terdata pada level kota dan telah menerima bantuan sosial dengan total jumlah PMKS skala kota yang terdata, dalam periode tertentu, yang dinyatakan dalam bentuk persentase.	%	0.992936802973978
1188	Jumlah PMKS dalam 1 tahun yang seharusnya memperoleh bantuan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	total individu atau keluarga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang memenuhi kriteria dan berhak menerima bantuan sosial dalam periode satu tahun untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, di mana jumlah ini merupakan penyebut (denominator) dalam perhitungan indikator cakupan bantuan sosia	Orang	34970.0
1189	Jumlah PMKS yang memperoleh bantuan sosial dalam 1 tahun	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	total angka individu atau kelompok yang teridentifikasi sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan menerima bantuan sosial selama periode satu tahun tersebut	Orang	34723.0
1190	Persentase PMKS yang menerima program pemberdayaan sosial melalui kelompok usaha bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenis lainnya	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	ukuran perbandingan antara jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang mendapatkan intervensi program pemberdayaan sosial berbasis kelompok usaha (KUBE atau kelompok ekonomi produktif lainnya) dengan total jumlah PMKS sasaran, dalam periode tertentu, yang dinyatakan dalam bentuk persentase.	%	0.56752655538695
1191	Jumlah PMKS dalam 1 (satu) tahun yang seharusnya menjadi peserta program pemberdayaan masyarakat melalui KUBE atau kelompok sosial ekonomi sejenis	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam 1 (satu) tahun yang menjadi peserta program pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenis, baik yang masuk kategori Aktif, Pasif atau Tidak Aktif.	Orang	6590.0
1192	Jumlah PMKS dalam 1 (satu) tahun yang menjadi peserta program pemberdayaan masyarakat melalui KUBE atau kelompok sosial ekonomi sejenis	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam 1 (satu) tahun yang menjadi peserta program pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenis, yang masuk kategori Aktif.	Orang	3740.0
1193	Persentase WKSBM yang menyediakan sarana prasarana pelayanan kesejahteraan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	ukuran perbandingan antara jumlah Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) yang memiliki dan menyediakan sarana serta prasarana pendukung pelayanan kesejahteraan sosial, dengan total jumlah WKSBM yang ada pada periode tertentu, yang dinyatakan dalam bentuk persentase.	%	0.724137931034483
1194	Jumlah WKSBM dalam 1 tahun yang seharusnya menyediakan sarana prasarana pelayanan kesos	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah WKSBM yang seharusnya menyediakan sarana prasarana pelayanan kesos	Unit	29.0
1195	Jumlah WKSBM dalam 1 th yang menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesos	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah WKSBM dalam 1 th yang menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesos	Unit	21.0
1196	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase jumlah Karangtaruna yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial dibandingkan jumlah keseluruhan Karangtaruna yang terdaftar di wilayah.	%	91,99%
1197	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - Karangtaruna	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh Karangtaruna yang terdaftar.	%	76,09%
1198	Jumlah yang aktif (Karangtaruna)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Karangtaruna yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial.	Lembaga	35.0
1199	Jumlah keseluruhan (Karangtaruna)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh Karangtaruna yang terdaftar.	Lembaga	46.0
1200	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - WKSBM	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase jumlah WKSBM (Wilayah/Kelompok Sistem Bina Masyarakat) yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial dibandingkan jumlah keseluruhan WKSBM.	%	75,86%
1201	Jumlah yang aktif (WKSBM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah WKSBM yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial.	Lembaga	22.0
1202	Jumlah keseluruhan (WKSBM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh WKSBM yang terdaftar	Lembaga	29.0
1203	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - LKS	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) yang aktif dibanding jumlah keseluruhan LKS.	%	100,00%
1204	Jumlah yang aktif (LKS)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah LKS yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial.	Lembaga	64.0
1205	Jumlah keseluruhan (LKS)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh LKS yang terdaftar.	Lembaga	64.0
1206	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - TKSK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang aktif dibanding jumlah keseluruhan TKSK.	%	100,00%
1207	Jumlah yang aktif (TKSK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah TKSK yang aktif bekerja di wilayahnya.	Orang	14.0
1208	Jumlah keseluruhan (TKSK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh TKSK yang terdaftar.	Orang	14.0
1209	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - PSM	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) yang aktif dibanding jumlah keseluruhan PSM.	%	100,00%
1210	Jumlah yang aktif (PSM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PSM yang aktif melakukan kegiatan kesejahteraan sosial.	Orang	1011.0
1211	Jumlah keseluruhan (PSM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh PSM yang terdaftar.	Orang	1011.0
1212	Persentase Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang aktif - IPSM	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase IPSM (Instruktur Pekerja Sosial Masyarakat) yang aktif dibanding jumlah keseluruhan IPSM.	%	100,00%
1213	Jumlah yang aktif (IPSM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah IPSM yang aktif melakukan kegiatan pembinaan sosial.	Lembaga	60.0
1214	Jumlah keseluruhan (IPSM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh IPSM yang terdaftar.	Lembaga	60.0
1215	Persentase Jumlah Warga Negara anak terlantar yang mendapatkan rehabilitasi sosial dasar anak terlantar di luar panti	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase anak terlantar yang menerima layanan rehabilitasi sosial dasar di luar panti dibanding jumlah anak terlantar yang seharusnya tertangani.	%	100,00%
1216	Jumlah anak terlantar yang tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah anak terlantar yang telah menerima layanan rehabilitasi sosial dasar.	Orang	1018.0
1217	Jumlah anak terlantar	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh anak terlantar yang seharusnya menerima layanan.	Orang	1018.0
1218	Persentase Jumlah Warga Negara gelandangan dan pengemis yang mendapatkan rehabilitasi sosial dasar tuna sosial khususnya gelandangan pengemis diluar panti	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase gelandangan dan pengemis yang menerima layanan rehabilitasi sosial dasar dibanding jumlah yang seharusnya tertangani.	%	100,00%
1219	Jumlah tuna sosial khususnya gelandangan pengemis yang tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah gelandangan dan pengemis yang menerima layanan.	Orang	58.0
1220	Jumlah tuna sosial khususnya gelandangan pengemis yang seharusnya tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh gelandangan dan pengemis yang perlu mendapatkan layanan.	Orang	58.0
1221	Persentase Jumlah Warga Negara lanjut usia terlantar yang mendapatkan rehabilitasi sosial dasar lanjut usia terlantar di luar panti	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase lansia terlantar yang menerima layanan rehabilitasi sosial dasar di luar panti.	%	100,00%
1222	Jumlah lansia terlantar yang tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah lansia terlantar yang menerima layanan.	Orang	191.0
1223	Jumlah lansia terlantar yang seharusnya tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh lansia terlantar yang perlu layanan.	Orang	191.0
1224	Persentase Jumlah Warga Negara penyandang disabilitas terlantar yang mendapatkan rehabilitasi sosial dasar penyandang disabilitas terlantar di luar panti	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase penyandang disabilitas terlantar yang menerima layanan rehabilitasi sosial dasar di luar panti.	%	100,00%
1225	Jumlah penyandang disabilitas terlantar dan keluarga yangmendapatkan layanan rehabilitasi sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah individu penyandang disabilitas terlantar beserta keluarganya yang menerima layanan pemulihan, penguatan kapasitas, dan dukungan sosial dari pemerintah atau lembaga sosial di luar panti.	Orang	186.0
1226	Jumlah penyandang disabilitas terlantar yang seharusnya tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh penyandang disabilitas terlantar yang perlu layanan.	Orang	186.0
1227	Persentase KUBE dan USEP yang masuk kategori mandiri	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan Unit Usaha Sosial Ekonomi Produktif (USEP) yang sudah mandiri dibanding jumlah keseluruhan yang berdiri minimal 3 tahun.	%	46,11%
1228	Jumlah KUBE dan USEP yang masuk kategori mandiri	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah KUBE dan USEP yang mandiri.	Kelompok	160.0
1229	Jumlah Kelompok KUBE dan USEP keseluruhan yang sudah berdiri minimal 3 tahun	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah KUBE dan USEP yang telah berdiri ≥3 tahun.	Kelompok	347.0
1230	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang tertangani layanan kedaruratan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PPKS yang menerima layanan darurat dibanding PPKS yang seharusnya menerima layanan.	%	100,00%
1231	Jumlah PPKS yang mendapatkan layanan kedaruratan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PPKS yang telah menerima layanan darurat sosial.	Orang	1261.0
1232	Jumlah PPKS yang seharusnya mendapatkan layanan kedaruratan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PPKS yang seharusnya menerima layanan.	Orang	1261.0
1233	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PPKS penerima bantuan sembako dibanding jumlah yang seharusnya menerima.	%	92,91%
1234	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial - Program Sembako	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PPKS penerima bantuan sembako dibanding jumlah yang seharusnya menerima.	%	93,88%
1235	Jumlah penerima (Program Sembako)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah penerima bantuan sembako.	Orang	20.656
1236	Jumlah yang seharusnya menerima (Program Sembako)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh PPKS yang berhak menerima bantuan sembako.	Orang	22.002
1237	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial - PKH	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PPKS penerima PKH dibanding jumlah yang seharusnya menerima.	%	100,00%
1238	Jumlah penerima (PKH)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah penerima PKH.	Orang	11.988
1239	Jumlah yang seharusnya menerima (PKH)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PPKS yang berhak menerima PKH.	Orang	11.988
1240	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial - Lansia Terlantar (ASLUM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase lansia terlantar yang menerima layanan ASLUM dibanding yang seharusnya menerima.	%	84,86%
1241	Jumlah penerima (Lansia Terlantar/ASLUM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah lansia terlantar yang menerima ASLUM.	Orang	1160.0
1242	Jumlah yang seharusnya menerima (Lansia Terlantar/ASLUM)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah lansia terlantar yang berhak menerima ASLUM.	Orang	1367.0
1243	Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial - UEP Graduasi PKH	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase PPKS penerima UEP Graduasi PKH dibanding jumlah yang seharusnya menerima.	%	92,91%
1244	Jumlah penerima (UEP Graduasi PKH)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PPKS yang menerima UEP Graduasi PKH.	Orang	n/a
1245	Jumlah yang seharusnya menerima (UEP Graduasi PKH)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah PPKS yang berhak menerima UEP Graduasi PKH.	Orang	n/a
1246	Persentase jumlah Warga Negara korban bencana kabupaten/kota yang memperoleh perlindungan dan jaminan sosial pada saat dan setelah tanggap darurat bencana bagi korban bencana kabupaten/kota	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase korban bencana yang menerima perlindungan sosial saat dan pasca tanggap darurat dibanding jumlah korban yang seharusnya tertangani.	%	100,00%
1247	Jumlah korban bencana alam, non alam dan sosial yang tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah korban bencana yang mendapatkan layanan perlindungan dan jaminan sosial.	Orang	268.0
1248	Jumlah korban bencana alam, non alam dan sosial yang seharusnya tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah seluruh korban bencana yang berhak menerima layanan.	Orang	268.0
1249	Jumlah Anak Berhadapan Hukum (ABH) saksi dan korban yang tertangani	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah ABH yang menerima layanan rehabilitasi, pendampingan, atau perlindungan hukum.	%	80
1250	Data Kinerja Dinas Sosial 	""	""	""	""
1251	Indeks Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Indeks komposit yang mengukur efektivitas penanganan masalah kesejahteraan sosial di wilayah.	%	n/a
1252	TENAGA KERJA	""	""	""	""
1253	Statistik Ketenagakerjaan	""	""	""	""
1254	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun)	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk yang berusia 15 tahun ke atas, baik yang sedang bekerja, menganggur, maupun sementara tidak bekerja.	Orang	306525.0
1255	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Angkatan Kerja	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan (termasuk sementara tidak bekerja).	Orang	216299.0
1256	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Angkatan Kerja yang Bekerja	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang selama seminggu sebelum pencacahan melakukan kegiatan ekonomi paling sedikit satu jam secara berurutan.	Orang	12551.0
1257	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Angkatan Kerja yang Pengangguran	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan atau mempersiapkan usaha baru.	Orang	203748.0
1258	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang tidak termasuk angkatan kerja, yaitu yang bersekolah, mengurus rumah tangga, atau kegiatan lain di luar pasar kerja.	Orang	90226.0
1259	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Sekolah	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang sedang menempuh pendidikan dan tidak sedang bekerja maupun mencari pekerjaan.	Orang	29225.0
1260	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Mengurus Rumah Tangga	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang kegiatannya mengurus rumah tangga dan tidak sedang bekerja atau mencari pekerjaan.	Orang	47971.0
1261	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk usia kerja yang tidak bekerja, tidak mencari pekerjaan, tidak bersekolah, dan tidak mengurus rumah tangga.	Orang	13030.0
1262	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja Menurut Status Pekerjaan Utama	BPS Kota Yogyakarta	Klasifikasi penduduk bukan angkatan kerja berdasarkan status dalam kegiatan utama, seperti berusaha sendiri, buruh, atau tidak dibayar.	Orang	200502.0
1263	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Berusaha Sendiri	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang memiliki kegiatan usaha sendiri tanpa dibantu orang lain.	Orang	43144.0
1264	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Berusaha dibantu buruh tidak tetap	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang berusaha sendiri dengan bantuan buruh tidak tetap/tidak dibayar.	Orang	11544.0
1265	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Berusaha dibantu buruh tetap	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang memiliki usaha sendiri dengan bantuan buruh tetap/dibayar.	Orang	17586.0
1266	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Buruh/Karyawan	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang pernah bekerja sebagai buruh atau karyawan tetapi saat ini tidak aktif bekerja.	Orang	110311.0
1267	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Pekerja Bebas Di Pertanian dan Non Pertanian	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang bekerja secara lepas di sektor pertanian atau nonpertanian tanpa ikatan kerja tetap.	Orang	n/a
1268	Penduduk Usia Kerja (PUK)(> 15 tahun) Bukan Angkatan Kerja yang Pekerja tak Dibayar	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk bukan angkatan kerja yang bekerja membantu usaha rumah tangga atau keluarga tanpa menerima upah.	Orang	17917.0
1269	Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)	BPS Kota Yogyakarta	Persentase angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. (TPAK = (Angkatan Kerja / Penduduk Usia Kerja) × 100%).	%	7186
1270	Penduduk yang Bekerja	BPS Kota Yogyakarta	Penduduk yang melakukan kegiatan ekonomi dengan maksud memperoleh pendapatan atau keuntungan paling sedikit 1 jam berturut-turut selama seminggu sebelum pencacahan.	Orang	238202.0
1271	Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)	BPS Kota Yogyakarta	Persentase jumlah penganggur terhadap total angkatan kerja. (TPT = (Penganggur / Angkatan Kerja) × 100%).	%	913
1272	Data Sektoral Ketenagakerjaan	""	""	""	""
1273	Pencari Kerja Terdaftar	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Pencari Kerja Terdaftar adalah bagian dari pencari kerja yang terdaftar dan / atau didaftarkan dalam sistem informasi dan aplikasi pelayanan ketenagakerjaan yang dilakukan oleh perseorangan, pelaksana penempatan tenaga kerja dan/atau pemberi kerja.	Orang	1185.0
1274	Pencari Kerja Terdaftar Tidak Tamat SD	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang mendaftarkan diri pada layanan penempatan tenaga kerja dan memiliki tingkat pendidikan terakhir di bawah Sekolah Dasar (SD) atau tidak menyelesaikan pendidikan SD.	Orang	42.0
1275	Pencari Kerja Terdaftar Tidak Tamat SD Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang mendaftarkan diri pada layanan penempatan tenaga kerja dan memiliki tingkat pendidikan terakhir di bawah Sekolah Dasar (SD) atau tidak menyelesaikan pendidikan SD berjenis kelamin laki-laki	Orang	28.0
1276	Pencari Kerja Terdaftar Tidak Tamat SD Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang mendaftarkan diri pada layanan penempatan tenaga kerja dan memiliki tingkat pendidikan terakhir di bawah Sekolah Dasar (SD) atau tidak menyelesaikan pendidikan SD berjenis kelamin perempuan	Orang	14.0
1277	Pencari Kerja Terdaftar SD / Sederajat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Dasar (SD) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket A)	Orang	26.0
1278	Pencari Kerja Terdaftar SD / Sederajat Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Dasar (SD) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket A) berjenis kelamin laki-laki	Orang	12.0
1279	Pencari Kerja Terdaftar SD / Sederajat Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Dasar (SD) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket A) berjenis kelamin perempuan	Orang	14.0
1280	Pencari Kerja Terdaftar SMP / Sederajat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket B atau Madrasah Tsanawiyah)	Orang	33.0
1281	Pencari Kerja Terdaftar SMP / Sederajat Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket B atau Madrasah Tsanawiyah) berjenis kelamin laki-laki	Orang	22.0
1282	Pencari Kerja Terdaftar SMP / Sederajat Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket B atau Madrasah Tsanawiyah) berjenis kelamin perempuan	Orang	11.0
1283	Pencari Kerja Terdaftar SMU / Sederajat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Umum (SMU/SMA) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket C atau Madrasah Aliyah)	Orang	564.0
1284	Pencari Kerja Terdaftar SMU / Sederajat Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Umum (SMU/SMA) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket C atau Madrasah Aliyah) berjenis kelamin laki-laki	Orang	348.0
1285	Pencari Kerja Terdaftar SMU / Sederajat Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir lulus Sekolah Menengah Umum (SMU/SMA) atau satuan pendidikan yang dinyatakan sederajat (misalnya Paket C atau Madrasah Aliyah) berjenis kelamin perempuan	Orang	216.0
1286	Pencari Kerja Terdaftar D - 1/ D - 2 /D - 3	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Diploma 1 (D-1), Diploma 2 (D-2), atau Diploma 3 (D-3)/Ahli Madya dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui.	Orang	86.0
1287	Pencari Kerja Terdaftar D - 1/ D - 2 /D - 3 Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Diploma 1 (D-1), Diploma 2 (D-2), atau Diploma 3 (D-3)/Ahli Madya dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin laki-laki	Orang	45.0
1288	Pencari Kerja Terdaftar D - 1/ D - 2 /D - 3 Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Diploma 1 (D-1), Diploma 2 (D-2), atau Diploma 3 (D-3)/Ahli Madya dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin perempuan	Orang	41.0
1289	Pencari Kerja Terdaftar S1 / Sederajat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 1 (S1) atau setara, termasuk Sarjana Terapan (Diploma IV) dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui	Orang	416.0
1290	Pencari Kerja Terdaftar S1 / Sederajat Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 1 (S1) atau setara, termasuk Sarjana Terapan (Diploma IV) dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin laki-laki	Orang	188.0
1291	Pencari Kerja Terdaftar S1 / Sederajat Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 1 (S1) atau setara, termasuk Sarjana Terapan (Diploma IV) dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin perempuan	Orang	228.0
1292	Pencari Kerja Terdaftar S2 / Sederajat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 2 (S2) atau setara, termasuk Magister Terapan dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui	Orang	18.0
1293	Pencari Kerja Terdaftar S2 / Sederajat Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 2 (S2) atau setara, termasuk Magister Terapan dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin laki-laki	Orang	3.0
1294	Pencari Kerja Terdaftar S2 / Sederajat Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah tercatat pada layanan penempatan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan terakhir Strata 2 (S2) atau setara, termasuk Magister Terapan dari perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi yang diakui berjenis kelamin perempuan	Orang	15.0
1295	Besaran Pencari Kerja yang Terdaftar yang Ditempatkan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang terdaftar pada dinas tenaga kerja dan berhasil ditempatkan pada lowongan pekerjaan yang tersedia.	%	460
1296	Pencari kerja yang mendaftar	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah individu yang mendaftarkan diri sebagai pencari kerja di Dinas Tenaga Kerja.	Orang	1185.0
1297	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Tenaga Kerja yang Ditempatkan adalah bagian dari pencari kerja terdaftar yang di tempatkan untuk mengisi lowongan pekerjaan dalam layanan Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai bagian dari sistem informasi dan aplikasi pelayanan ketenagakerjaan	Orang	460.0
1298	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Lokal (AKL)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja lokal (AKL) di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	423.0
1299	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Lokal (AKL) Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja lokal (AKL) berjeinis kelamin laki-laki di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	292.0
1300	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Lokal (AKL) Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja lokal (AKL) berjenis kelamin perempuan di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	131.0
1301	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja antar daerah (AKAD) di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	37.0
1302	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja antar daerah (AKAD) berjenis kelamin laki-laki di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	15.0
1303	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja antar daerah (AKAD) berjenis kelamin perempuan di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	22.0
1304	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Negara (AKAN)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja antar negara (AKAN) di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	0.0
1305	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerjaantar negara (AKAN) berjenis kelamin laki-laki di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	0.0
1306	Jumlah Pencari Kerja Yang Ditempatkan Antar Kerja Antar Negara (AKAN) Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah Jumlah antar kerja antar Negara (AKAN) berjenis kelamin perempuan di wilayah Kab/Kota pada tahun berkenaan.	Orang	0.0
1307	Pencari kerja yang belum ditempatkan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah terdaftar pada layanan penempatan tenaga kerja, namun sampai dengan periode tertentu belum memperoleh pekerjaan melalui mekanisme penempatan kerja.	Orang	2296.0
1308	Pencari kerja yang belum ditempatkan Laki-Laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah terdaftar pada layanan penempatan tenaga kerja, namun sampai dengan periode tertentu belum memperoleh pekerjaan melalui mekanisme penempatan kerja berjenis kelamin laki-laki	Orang	875.0
1309	Pencari kerja yang belum ditempatkan Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pencari kerja yang telah terdaftar pada layanan penempatan tenaga kerja, namun sampai dengan periode tertentu belum memperoleh pekerjaan melalui mekanisme penempatan kerja berjenis kelamin perempuan	Orang	1421.0
1310	Jumlah penempatan Pekerja Migran Indonesia	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total warga negara Indonesia yang ditempatkan untuk bekerja di luar negeri melalui mekanisme penempatan resmi dalam suatu wilayah dan periode tertentu	Orang	1.0
1311	Kasus PHK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	banyaknya peristiwa atau laporan yang berkaitan dengan pengakhiran hubungan kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha dalam suatu periode tertentu, baik yang dilakukan secara sepihak, berdasarkan kesepakatan, maupun melalui mekanisme hukum/administratif.	Kasus	31.0
1312	Orang Terkena Kasus PHK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah tenaga kerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam periode tertentu.	Orang	169.0
1313	Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	proses menyelesaikan perbedaan pendapat atau pertentangan antara pengusaha dan pekerja/buruh atau antar serikat pekerja, yang mencakup perselisihan hak, kepentingan, pemutusan hubungan kerja (PHK), dan perselisihan antar serikat pekerja dalam satu perusahaan, melalui musyawarah mufakat atau mekanisme hukum di luar maupun di dalam pengadilan	Kasus	17.0
1314	Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial berupa Perjanjian Bersama	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah kasus Perselisihan HI yang diselesaikan melalui Perjanjian Bersama Perjanjian Bersama adalah hasil kesepakatan bersama penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang ditandatangani oleh para pihak	Kasus	10.0
1315	Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial berupa Anjuran	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah kasus perselisihan hubungan industrial yang diselesaikan melalui anjuran dari mediator.	Kasus	7.0
1316	Tingkat penyelesaian kasus	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	ukuran yang menunjukkan perbandingan antara jumlah kasus yang berhasil diselesaikan dengan jumlah kasus yang masuk atau ditangani dalam periode tertentu, yang dinyatakan dalam bentuk persentase.	%	0.555555555555556
1317	Jumlah Kasus yang Diselesaikan dengan PB di Kota Yogyakarta	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	kesepakatan yang timbul dari perundingan antara pengusaha dengan pekerja atau serikat pekerja/buruh untuk menyelesaikan perselisihan hubungan industrial, yang kemudian dicatat dan didaftarkan pada instansi ketenagakerjaan yang berwenang. Perjanjian ini merupakan hasil musyawarah untuk mencapai mufakat dan bersifat mengikat bagi kedua belah pihak.	Kasus	10.0
1318	Jumlah Kasus yang tercatat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah total kasus yang terdata dalam periode tertentu oleh instansi terkait.	Kasus	18.0
1319	Penyelesaian perselisihan buruh dan pengusaha	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	proses penyelesaian perbedaan pendapat atau konflik antara pekerja/buruh dengan pengusaha yang berkaitan dengan hubungan kerja, hak, kewajiban, atau syarat-syarat kerja, melalui mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan.	%	100
1320	Jumlah penyelesaian perselisihan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Perselisihan Hubungan Industrial adalah Perbedaan pendapat yang mengakibatkan pertentangan antara pengusaha atau gabungan pengusaha dengan pekerja/buruh atau serikat pekerja/serikat buruh karena adanya perselisihan mengenai perselisihan hak, perselisihan kepentingan, dan perselisihan pemutusan hubungan kerja serat perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh hanya dalam satu perusahaan	Kasus	18.0
1321	Jumlah kejadian perselisihan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peristiwa perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha.	Kasus	18.0
1322	Angka Sengketa Pengusaha-Pekerja Per Tahun	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	jumlah kasus perselisihan yang terjadi antara pengusaha dan pekerja/buruh dalam kurun waktu satu tahun, baik yang berkaitan dengan hak, kepentingan, pemutusan hubungan kerja (PHK), maupun perselisihan antar serikat pekerja dalam satu perusahaan, yang tercatat oleh instansi berwenang.	-	0.0104347826086957
1323	Jumlah Perusahaan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Data jumlah perusahaan yang berdasarkan data wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP)	Unit	1725.0
1324	Jumlah sengketa pengusaha pekerja	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah pengaduan perselisihan hubungan industrial yang masuk ke Dinas	Kasus	18.0
1325	Upah Minimum (UMK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Upah bulanan terendah yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dan wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerja.	Rp	2492997.0
1326	Persentase Perusahaan yang sudah melaksanakan Struktur dan Skala Upah	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase perusahaan yang telah menetapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan perundangan.	%	7,36%
1327	Perusahaan yang sudah melaksanakan Struktur dan Skala Upah	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah perusahaan yang telah menerapkan sistem pengupahan berdasarkan struktur dan skala upah.	Unit	127.0
1328	Jumlah Total Perusahaan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total jumlah perusahaan aktif di wilayah administrasi tertentu.	Unit	1725.0
1329	Jumlah Perusahaan yang Tutup	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	banyaknya perusahaan dalam suatu wilayah yang menghentikan seluruh kegiatan usaha/operasinya pada periode tertentu, baik secara permanen maupun sementara, yang tercatat oleh instansi berwenang.	Perusahaan	3.0
1330	Jumlah Karyawan yang Terkena PHK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	banyaknya pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan dalam periode tertentu, baik secara individu maupun massal, yang tercatat oleh instansi ketenagakerjaan atau dilaporkan secara resmi.	Orang	27.0
1331	Jumlah Bursa Kerja Khusus (BKK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total unit Bursa Kerja Khusus yang terbentuk dan tercatat secara resmi di lembaga pendidikan menengah/kejuruan atau lembaga pelatihan, yang berfungsi sebagai lembaga intermediasi (antar kerja) untuk memberikan informasi pasar kerja, menyalurkan, serta memfasilitasi penempatan lulusan dan alumni.	-	37.0
1332	Rasio Kesempatan Kerja Terhadap Penduduk Usia 15 Tahun ke Atas	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase jumlah penduduk yang bekerja dibandingkan dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas dalam suatu wilayah dan periode tertentu	%	0707
1333	Jumlah Kesempatan Kerja	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total peluang atau posisi pekerjaan yang tersedia dan dapat diisi oleh pencari kerja dalam suatu wilayah dan periode tertentu, baik di sektor formal maupun informal	Orang	2140.0
1334	Besaran Tenaga Kerja yang Mendapatkan Pelatihan Berbasis Kompetensi	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta pelatihan kerja berbasis kompetensi di lembaga pelatihan pemerintah maupun swasta.	%	0.529025191675794
1335	Jumlah tenaga kerja yang dilatih	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	banyaknya tenaga kerja yang telah mengikuti kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi	Orang	483.0
1336	Jumlah pendaftar pelatihan berbasis kompetensi	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	banyaknya individu/tenaga kerja yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program pelatihan berbasis kompetensi	Orang	913.0
1337	Jumlah Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah lembaga pendidikan keterampilan yang memiliki izin operasional dari pemerintah daerah.	Unit	n/a
1338	Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Lembaga Pelatihan kerja yang didirikan dan dikelola oleh pihak swasta (Individu, perusahaan, organisasi non pemerintah) yang beralamat dan berdomisili di Kota Yogyakarta.	Lembaga	57.0
1339	Lembaga Pelatihan kerja Swasta (LPKS) Terakreditasi	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	"Lembaga pelatihan swasta yang terakreditasi adalah LPK yang dikelola pihak swasta yang telah mendapat 
 pengakuan formal yang menyatakan bahwa lembaga tersebut telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pelatihan kerja"	Lembaga	24.0
1340	Jumlah Siswa Lembaga Pendidikan Ketrampilan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta didik yang mengikuti pelatihan di LPK.	Orang	483.0
1341	Jumlah Siswa Lembaga Pendidikan Ketrampilan berjenis kelamin Laki-laki	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta didik laki-laki di LPK.	Orang	194.0
1342	Jumlah Siswa Lembaga Pendidikan Ketrampilan berjenis kelamin Perempuan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta didik perempuan di LPK.	Orang	289.0
1343	Persentase Penempatan Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi di Sektor Formal dan Non Formal	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase peserta pelatihan berbasis kompetensi yang berhasil bekerja di sektor formal dan nonformal.	%	88,42%
1344	Persentase Penempatan Tenaga Kerja	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase tenaga kerja yang ditempatkan dibandingkan total pencari kerja yang terdaftar.	%	53,13%
1345	Jumlah lowongan kerja	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah kesempatan kerja yang tercatat di dinas tenaga kerja atau portal resmi.	Lowongan	2140.0
1346	Jumlah tenaga kerja yang ditempatkan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah tenaga kerja yang berhasil memperoleh pekerjaan sesuai penempatan dinas tenaga kerja.	orang	1137.0
1347	Persentase perusahaan yang sudah mempunyai sarana hubungan industrial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase perusahaan yang telah memiliki sarana hubungan industrial seperti LKS Bipartit.	%	43,42%
1348	Jumlah perusahaan yang mempunyai sarana hubungan industrial	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah perusahaan dengan sarana hubungan industrial aktif.	Perusahaan	749.0
1349	Jumlah perusahaan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Data jumlah perusahaan yang berdasarkan data wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan (WLKP)	Perusahaan	1725.0
1350	Jumlah Peserta Pelatihan setelah 6 bulan pasca pelatihan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta yang mengikuti program pelatihan kerja di lembaga pelatihan.	Orang	538.0
1351	Jumlah Peserta Pelatihan Bekerja di Sektor Formal setelah 6 bulan pasca pelatihan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta pelatihan yang bekerja di sektor formal setelah pelatihan.	Orang	190.0
1352	Jumlah Peserta Pelatihan Bekerja di Sektor Non Formal setelah 6 bulan pasca pelatihan	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah peserta pelatihan yang bekerja di sektor nonformal setelah pelatihan.	Orang	307.0
1353	PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK	""	""	""	""
1354	Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak	""	""	""	""
1355	Rasio KDRT	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	tingkat kejadian KDRT per sejumlah rumah tangga	%	01
1356	Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Tindakan kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga, mencakup kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran rumah tangga sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004.	Kasus	143.0
1357	Jumlah Kota Layak Anak berkategori Nindya ke atas	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Kabupaten/Kota di DIY yang sudah mendapatkan kategori layak anak (kota layak anak Secara umum harus memiliki empat hak dasar anak, yaitu hak untuk hidup, hak untuk tumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan, serta hak untuk berpartisipasi) berkategori nindya ke atas (pencapaian yang sangat baik).	Kab/Kota	1.0
1358	Jumlah Desa Prima	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Desa Prima (Desa Prima adalah program meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam suatu wilayah melalui peningkatan produktivitas ekonomi agar tercipta kehidupan yang lebih baik. Program ini bertujuan untuk mewujudkan perempuan Indonesia yang maju dan mandiri di bidang ekonomi melalui pengembangan kegiatan ekonomi produktif untuk kesejahteraan keluarga masyarakat maupun bangsa.) yang telah dibentuk dan dibina baik oleh provinsi DIY.	Kelurahan	6.0
1359	Prevalensi Kekerasan terhadap anak perempuan dan laki-laki 0-17 th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Prevalensi Kekerasan terhadap anak perempuan dan laki-laki 0-17 th	%	01
1360	Proporsi perempuan dan anak perempuan menagalami kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Proporsi perempuan dan anak perempuan mengalami KDRT adalah Jumlah korban KDRT (segala bentuk ancaman, pelecehan, dan kekerasan antara dua orang yang terikat dalam hubungan pernikahan atau anggota keluarga lain) perempuan dan anak perempuan dibagi keseluruhan Jumlah penduduk perempuan di Wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	0067
1361	Persentase korban kekerasan terhadap perempuan yang mendapat layanan komprehensif	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase perempuan korban kekerasan yang mendapatkan seluruh layanan (pengaduan, medis, hukum, sosial, dan psikologis) dari total korban kekerasan yang tercatat.	%	100
1362	Tersedianya pusat layanan korban kekerasan perempuan dan anak	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pusat layanan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang berada di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Lembaga	1.0
1363	Cakupan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan yang Mendapatkan Penanganan Pengaduan oleh Petugas Terlatih di Dalam UPT	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase perempuan dan anak korban kekerasan yang memperoleh layanan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di Unit Pelaksana Teknis (UPT).	%	100
1364	Jumlah pengaduan/laporan yang ditindaklanjuti oleh unit pelayanan terpadu	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah korban perempuan & anak yang melaporkan / mengadu ke unit pelayanan terpadu, dan dilayani (ditangani) kemudian ditindaklanjuti (dibuka kasus investigasi, dirujuk ke layanan, dilakukan mediasi, dsb)	Orang	199.0
1365	Jumlah laporan/pengaduan yang masuk ke unit pelayanan terpadu	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Semua pengaduan atau laporan kasus kekerasan (termasuk KDRT) yang diterima unit pelayanan terpadu dalam periode	Orang	199.0
1366	Prevalensi kekerasan terhadap perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Proporsi perempuan usia ≥15 tahun yang pernah mengalami kekerasan (fisik, seksual, psikis, ekonomi) dalam periode tertentu terhadap total perempuan dalam kelompok umur sama.	%	1,16
1367	Jumlah korban kekerasan perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah perempuan yang mengalami kekerasan dan dilaporkan ke lembaga layanan atau instansi terkait dalam periode tertentu.	Orang	247.0
1368	Prevalensi kekerasan terhadap anak	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase anak usia <18 tahun yang pernah mengalami kekerasan (fisik, psikis, atau seksual) dalam kurun waktu tertentu terhadap total anak.	%	1,01
1369	Jumlah korban kekerasan anak	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anak korban kekerasan yang dilaporkan dan ditangani oleh lembaga layanan atau aparat penegak hukum.	Orang	101.0
1370	Persentase kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) yang aktif	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase lembaga/instansi yang menjalankan fungsi PUG secara aktif (melaksanakan program dan melaporkan hasilnya) terhadap total lembaga yang memiliki kelembagaan PUG.	%	93,41%
1371	Jumlah kelembagaan PUG yang aktif	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya unit atau lembaga PUG yang beroperasi dan menjalankan program kesetaraan gender.	Lembaga	85.0
1372	Jumlah kelembagaan PUG yang ada di Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah total lembaga, instansi, atau perangkat daerah di Kota Yogyakarta yang memiliki struktur kelembagaan PUG.	Lembaga	91.0
1373	Persentase perempuan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terselesaikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase kasus KDRT dengan korban perempuan yang sudah diselesaikan melalui jalur hukum atau mediasi dibandingkan total kasus yang dilaporkan.	%	88,53%
1374	Jumlah korban kekerasan perempuan yang terselesaikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan yang sudah ditindaklanjuti dan dinyatakan selesai.	Orang	193.0
1375	Jumlah korban kekerasan perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah perempuan yang mengalami kekerasan dan dilaporkan ke lembaga layanan atau instansi terkait dalam periode tertentu.	Orang	218.0
1376	Persentase Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tertangani	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase anak korban KDRT yang memperoleh layanan penanganan (hukum, medis, psikososial) dibandingkan total anak korban yang terlapor.	%	100%
1377	Jumlah anak korban kekerasan yang tertangani	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anak korban kekerasan yang mendapatkan intervensi atau penanganan dari lembaga layanan.	Orang	61.0
1378	Jumlah anak korban kekerasan yang melapor pada periode yang sama	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anak yang melapor sebagai korban kekerasan pada periode tertentu, baik melalui UPTD, kepolisian, atau lembaga layanan.	Orang	61.0
1379	CBR (Crude Birth Rate)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelahiran hidup per 1.000 penduduk dalam satu tahun kalender. (Sumber: BPS)	CBR	5,17
1380	Cakupan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan yang Mendapatkan Layanan Kesehatan oleh Tenaga Kesehatan Terlatih di Puskesmas Mampu Tatalaksana KtP/A dan PPT/PKT di Rumah Sakit	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase korban kekerasan perempuan dan anak (KtP/A) yang memperoleh layanan medis dari tenaga kesehatan terlatih di fasilitas kesehatan yang berkompeten.	%	100
1381	Jumlah korban KtP/A yang memperoleh layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di puskesmas mampu tatalaksana KtP/A atau PPT/PKT di RS di suatu wilayah kerja tertentu dan kurun waktu tertentu	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya korban kekerasan perempuan dan anak (KtP/A) yang mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas layanan terlatih dalam periode tertentu.	Orang	54.0
1382	Jumlah seluruh korban KtP/A yang terdata datang ke puskesmas mampu tatalaksana KtP/A atau PPT/PKT di RS di suatu wilayah kerja tertentu dan kurun waktu tertentu	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Total seluruh korban kekerasan perempuan dan anak yang tercatat mendatangi fasilitas layanan terlatih pada periode tertentu.	Orang	54.0
1383	Jumlah kelahiran dari perempuan pada kelompok umur 15-19 tahun	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelahiran hidup yang dilahirkan oleh perempuan berusia 15–19 tahun dalam satu tahun kalender.	Kelahiran	n/a
1384	Persentase Partisipasi Perempuan di Lembaga Pemerintah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	persentase perempuan yang bekerja sebagai aparatur / pegawai / staf di instansi / lembaga pemerintah	%	0.0848068345271478
1385	Pekerja perempuan di lembaga pemerintah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	jumlah pekerja perempuan di lembaga pemerintah	Orang	5837.0
1386	Jumlah pekerja perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah pekerja perempuan	Orang	68827.0
1387	Persentase Partisipasi Perempuan di Lembaga Swasta	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	persentase perempuan yang bekerja sebagai aparatur / pegawai / staf di instansi / lembaga swasta	%	0.694567538901884
1388	Pekerja perempuan di lembaga swasta	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	jumlah pekerja perempuan di lembaga swasta	Orang	47805.0
1389	Jumlah pekerja perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah pekerja perempuan	Orang	68827.0
1390	Data Kinerja Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat	""	""	""	""
1391	Prosentase Penyelesaian Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terhadap Jumlah total kasus yang terjadi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	100
1392	Rata-rata jumlah anak per keluarga (TFR)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Total Fertility Rate (TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang akan dilahirkan oleh seorang perempuan selama masa reproduksinya.	Anak	167.0
1393	Hasil penilaian reformasi birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Nilai evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi instansi perangkat daerah berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat.	Poin	A
1394	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	%	89,992
1395	Ketercapaian nilai indikator Kota Layak Anak	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase pemenuhan indikator Kota Layak Anak (KLA) sesuai kriteria Kemen PPPA.	-	Utama
1396	Predikat hasil penilaian KLA dari Kemen PPPA	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kategori hasil evaluasi (Pratama, Madya, Nindya, Utama) dari Kementerian PPPA terhadap pelaksanaan KLA.	-	Utama
1397	Hasil penilaian KLA dari Kemen PPPA	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Nilai akhir atau skor dari hasil evaluasi KLA oleh Kemen PPPA.	Skala 0-1000	Utama
1398	Capaian layanan fasilitasi advokasi, Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta penyediaan data pengendalian penduduk berbasis gender	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Tingkat realisasi kegiatan fasilitasi advokasi dan penyediaan data kependudukan berbasis gender dibandingkan target program.	%	92,87%
1399	Persentase ketersediaan data resmi pengendalian penduduk berbasis gender	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase data kependudukan dan pengendalian penduduk yang terpilah menurut jenis kelamin dan tersedia secara resmi.	%	91,67%
1400	Jumlah faskes dan kelurahan yang sudah terentry datanya	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah fasilitas kesehatan dan kelurahan yang telah menginput data pengendalian penduduk berbasis gender ke sistem.	Unit	99.0
1401	Jumlah faskes dan kelurahan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah keseluruhan fasilitas kesehatan dan kelurahan yang menjadi cakupan wilayah pendataan.	Unit	108.0
1402	Persentase lembaga yang memanfaatkan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase lembaga/instansi yang menggunakan data kependudukan berbasis gender dibanding total lembaga yang tersedia.	%	93,67%
1403	Lembaga Yang Memanfaatkan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Nama atau jumlah lembaga yang telah menggunakan data pengendalian penduduk berbasis gender.	Lembaga	148.0
1404	Jumlah Lembaga Yang Ada	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Total lembaga yang menjadi bagian dari jaringan kerja atau sistem pengendalian penduduk berbasis gender.	Lembaga	158.0
1405	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari hasil evaluasi Inspektorat pada dinas terkait.	Nilai	A
1406	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Menurut Kelompok Umur dan Lokasi	""	""	""	""
1407	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki berdasarkan Kelompok Umur	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang dialami laki-laki menurut kategori umur korban yang dilaporkan dalam satu periode.	Kasus	36.0
1408	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Kelompok Umur 0 - 17 Th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada anak laki-laki pada kelompok umur 0-17 tahun di wilayah Kabupaten Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	32.0
1409	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Kelompok Umur 18 - 25 Th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada anak laki-laki pada kelompok umur 18-25 di wilayah Kabupaten Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	0.0
1410	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Kelompok Umur 25 Th Keatas	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada laki-laki pada kelompok umur 25 Tahun keatas di wilayah Kabupaten Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	4.0
1411	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki berdasarkan Tempat Kejadian	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kejadian kekerasan (termasuk KDRT atau kekerasan lain) dimana korban adalah laki-laki, diurutkan berdasarkan lokasi kejadian	Kasus	36.0
1412	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Tempat Kejadian Rumah Tangga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga pada laki laki di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	8.0
1413	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Tempat Kejadian Tempat Kerja	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi di tempat kerja pada laki laki di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	0.0
1414	Jumlah Kekerasan Terhadap Laki-laki Tempat Kejadian Lainnya	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi di tempat lain selain rumah tinggal dan tempat kerja pada laki laki di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	28.0
1415	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan berdasarkan Kelompok Umur	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kejadian kekerasan (termasuk KDRT atau kekerasan lain) dimana korban adalah perempuan, diurutkan menurut kelompok umur	Kasus	247.0
1416	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Kelompok Umur 0 - 17 Th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak perempuan pada kelompok umur 0-17 tahun di wilayah Kabupaten Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	69.0
1417	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Kelompok Umur 18 - 25 Th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Kasus kekerasan yang terjadi terhadap anak perempuan pada kelompok umur 18-25 di wilayah Kabupaten Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	36.0
1418	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Kelompok Umur 25 Th Keatas	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang dialami perempuan berusia ≥25 tahun yang tercatat pada lembaga layanan atau aparat hukum.	Kasus	142.0
1419	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan berdasarkan Tempat Kejadian	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kejadian kekerasan (termasuk KDRT atau kekerasan lain) dimana korban adalah perempuan, diurutkan berdasarkan lokasi kejadian	Kasus	247.0
1420	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Tempat Kejadian Rumah Tangga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi di rumah tangga pada perempuan di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	143.0
1421	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Tempat Kejadian Tempat Kerja	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi di tempat kerja pada perempuan di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	6.0
1422	Jumlah Kekerasan Terhadap Perempuan Tempat Kejadian Lainnya	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kasus kekerasan yang terjadi di tempat lain selain rumah tinggal dan tempat kerja pada perempuan di Kulon Progo pada tahun berkenaan.	Kasus	98.0
1423	PANGAN	""	""	""	""
1424	Jumlah Konsumsi	""	""	""	""
1425	Jumlah Konsumsi Beras	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya beras yang dikonsumsi oleh penduduk dalam satu periode (biasanya per kapita per tahun), dihitung berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS.	Kg/Kapita/Tahun	52052.0
1426	Jumlah Konsumsi Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah gula pasir yang dikonsumsi penduduk dalam satu tahun menurut hasil Susenas (BPS).	Kg/Kap/Tahun	44486.0
1427	Jumlah Konsumsi Jagung	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi jagung untuk pangan dalam satu tahun, dihitung dari rata-rata konsumsi per kapita dikalikan jumlah penduduk (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	12688.0
1428	Jumlah Konsumsi Kacang Kedelai	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya kedelai (termasuk olahannya seperti tempe dan tahu) yang dikonsumsi oleh penduduk dalam satu tahun (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	728000.0
1429	Jumlah Konsumsi Kacang Hijau	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kacang hijau yang dikonsumsi untuk pangan oleh rumah tangga dalam periode tertentu (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	78000.0
1430	Jumlah Konsumsi Kacang Tanah	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya kacang tanah yang digunakan sebagai bahan pangan dan dikonsumsi penduduk (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	884000.0
1431	Jumlah Konsumsi Ubi Kayu	Dinas Pertanian dan Pangan	Total ubi kayu (singkong) yang dikonsumsi oleh penduduk per tahun menurut hasil Susenas (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	2756.0
1432	Jumlah Konsumsi Ubi Jalar	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya ubi jalar yang dikonsumsi sebagai bahan pangan pokok atau tambahan (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	8424.0
1433	Jumlah Konsumsi Buah Mangga	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi buah mangga oleh penduduk selama satu tahun (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	3016.0
1434	Jumlah Konsumsi Buah Jeruk	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya buah jeruk yang dikonsumsi oleh penduduk dalam satu tahun (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	3744.0
1435	Jumlah Konsumsi Buah Pepaya	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya pepaya yang dikonsumsi sebagai buah segar atau olahan (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	4446.0
1436	Jumlah Konsumsi Buah Pisang	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi pisang sebagai pangan segar maupun olahan (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	66508.0
1437	Jumlah Konsumsi Buah Durian	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya buah durian yang dikonsumsi oleh rumah tangga (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	10244.0
1438	Jumlah Konsumsi Buah Dukuh/Langsat	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah konsumsi buah dukuh/langsat dalam periode tertentu (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	16588.0
1439	Jumlah Konsumsi Buah Salak	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya buah salak yang dikonsumsi penduduk (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	13884.0
1440	Jumlah Konsumsi Buah Rambutan	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya buah rambutan yang dikonsumsi penduduk (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	12168.0
1441	Jumlah Konsumsi Bawang Merah	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi bawang merah untuk keperluan rumah tangga (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	312000.0
1442	Jumlah Konsumsi Kentang	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya kentang yang dikonsumsi sebagai bahan pangan (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	2210.0
1443	Jumlah Konsumsi Cabai	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah cabai (merah dan rawit) yang dikonsumsi oleh rumah tangga (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	27872.0
1444	Jumlah Konsumsi Bawang Putih	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi bawang putih sebagai bumbu makanan (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	2912.0
1445	Jumlah Konsumsi Terigu	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya tepung terigu dan produk olahannya yang dikonsumsi (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	13884.0
1446	Jumlah Konsumsi Ikan dan Hasil Peternakan	""	""	""	""
1447	Jumlah Konsumsi Ikan	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata ikan yang dikonsumsi per kapita per tahun (KKP & BPS).	Kg/Kapita/Tahun	648440.0
1448	Jumlah Konsumsi Hasil Peternakan	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi produk peternakan seperti daging, telur, dan susu oleh penduduk (BPS & Ditjen Peternakan).	Kg/Kapita/Tahun	1135680.0
1449	Jumlah Konsumsi Daging Ruminasia	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya daging sapi, kambing, atau kerbau yang dikonsumsi (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	47320.0
1450	Jumlah Konsumsi Daging Unggas	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya daging ayam dan unggas lain yang dikonsumsi (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	884520.0
1451	Jumlah Konsumsi Telur	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah konsumsi telur ayam dan telur lainnya oleh penduduk (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	113880.0
1452	Jumlah Konsumsi Susu	Dinas Pertanian dan Pangan	Total konsumsi susu segar dan olahan oleh rumah tangga (BPS).	Kg/Kapita/Tahun	89960.0
1453	Skor pola pangan harapan (PPH)	""	""	""	""
1454	Pola Konsumsi	Dinas Pertanian dan Pangan	Komposisi dan keragaman pangan yang dikonsumsi oleh penduduk yang menggambarkan keseimbangan gizi (Badan Ketahanan Pangan, PPH).	Kkal/Kap	9161.0
1455	Pola Konsumsi Padi-Padian (Skor PPH Standar 25,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor kontribusi kelompok padi-padian terhadap Pola Pangan Harapan (PPH) dengan standar ideal 25 (BKP).	Kkal/Kap	23.0
1456	Pola Konsumsi Umbi-Umbian (Skor PPH Standar 2,5)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi umbi-umbian terhadap total energi pangan (BKP).	Kkal/Kap	6.0
1457	Pola Konsumsi Pangan Hewani (Skor PPH Standar 24,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi pangan hewani (daging, telur, ikan, susu) dalam PPH (BKP).	Kkal/Kap	24.0
1458	Pola Konsumsi Minyak dan Lemak (Skor PPH Standar 5,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal kontribusi minyak dan lemak terhadap total energi (BKP).	Kkal/Kap	49.0
1459	Pola Konsumsi Buah/Biji Berminyak (Skor PPH Standar 1,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi biji-bijian berminyak (kacang mete, kelapa) dalam PPH (BKP).	Kkal/Kap	1.0
1460	Pola Konsumsi Kacang-Kacangan (Skor PPH Standar 10,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi kacang-kacangan terhadap total energi (BKP).	Kkal/Kap	76.0
1461	Pola Konsumsi Gula (Skor PPH Standar 2,5)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi gula sebagai sumber energi tambahan (BKP).	Kkal/Kap	14.0
1462	Pola Konsumsi Sayur dan Buah (Skor PPH Standar 30,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor ideal konsumsi sayur dan buah terhadap total energi (BKP).	Kkal/Kap	30.0
1463	Pola Konsumsi Lain-Lain (Skor PPH Standar 0,0)	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor kategori bahan lain di luar kelompok utama pangan (BKP).	Kkal/Kap	0.0
1464	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -%	Dinas Pertanian dan Pangan	Indeks yang menggambarkan keragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat berdasarkan kontribusi energi dari kelompok pangan dibandingkan pola ideal. (Sumber: Badan Pangan Nasional / BPS)	%	0.0
1465	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi yang berasal dari kelompok pangan padi-padian terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal PPH.	%	519
1466	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari kelompok pangan umbi-umbian terhadap total konsumsi energi dibandingkan pola ideal PPH.	%	13
1467	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari bahan pangan hewani terhadap total konsumsi energi dibandingkan pola ideal.	%	173
1468	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari kelompok minyak dan lemak terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal.	%	11
1469	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari kelompok buah/biji berminyak terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal.	%	03
1470	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari kacang-kacangan terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal.	%	43
1471	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari gula terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal.	%	33
1472	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari sayur dan buah terhadap total energi konsumsi dibandingkan pola ideal.	%	82
1473	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) -% Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kontribusi energi dari kelompok pangan lain-lain terhadap total konsumsi energi dibandingkan pola ideal.	%	26
1474	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase capaian Angka Kecukupan Energi (AKE) dibandingkan kebutuhan energi ideal menurut PPH.	% AKE	473.0
1475	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok padi-padian terhadap total AKE masyarakat dibandingkan standar ideal.	% AKE	46.0
1476	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok umbi-umbian terhadap total AKE masyarakat dibandingkan standar ideal.	% AKE	12.0
1477	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok pangan hewani terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	153.0
1478	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok minyak dan lemak terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	97.0
1479	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok buah/biji berminyak terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	2.0
1480	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kacang-kacangan terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	38.0
1481	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok gula terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	29.0
1482	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok sayur dan buah terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	73.0
1483	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - % AKE Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Kontribusi energi dari kelompok pangan lain-lain terhadap total AKE dibandingkan standar ideal.	% AKE	23.0
1484	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	34.0
1485	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1486	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1487	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	2.0
1488	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1489	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1490	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	2.0
1491	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1492	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	5.0
1493	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Bobot Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai pembobot untuk masing-masing kelompok pangan berdasarkan kontribusi energi ideal terhadap total energi (standar PPH).	-	0.0
1494	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	1182.0
1495	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	259.0
1496	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	7.0
1497	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	346.0
1498	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	55.0
1499	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	1.0
1500	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	86.0
1501	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	16.0
1502	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	412.0
1503	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Aktual Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai skor aktual hasil perhitungan konsumsi nyata masyarakat berdasarkan kontribusi energi per kelompok pangan.	-	0.0
1504	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	842.0
1505	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	23.0
1506	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	6.0
1507	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	307.0
1508	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	49.0
1509	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	1.0
1510	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	76.0
1511	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	14.0
1512	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	366.0
1513	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor AKE Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Skor hasil perhitungan AKE masyarakat terhadap skor ideal pola pangan harapan.	-	0.0
1514	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	145.0
1515	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Padi-padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	25.0
1516	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Umbi-umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	25.0
1517	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	24.0
1518	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	5.0
1519	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	1.0
1520	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Kacang-kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	10.0
1521	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	25.0
1522	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	30.0
1523	Perhitungan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) - Skor Maks Lain-lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai maksimum skor PPH yang mungkin dicapai apabila konsumsi pangan telah sesuai dengan pola ideal (maksimum 100).	-	0.0
1524	Ketersediaan Pangan	""	""	""	""
1525	Ketersediaan pangan per kapita	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah ketersediaan pangan (kg/kapita/tahun) yang diperoleh dari neraca bahan makanan. (Sumber: BPS/NBM)	Kg/Kapita/Tahun	14999.0
1526	Ketersediaan Pangan Utama	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah bahan pangan pokok utama (seperti beras, jagung, kedelai) yang tersedia untuk dikonsumsi dalam periode tertentu.	Kg/Jiwa	16628.0
1527	Rata-rata jumlah ketersediaan pangan utama	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata ketersediaan bahan pangan utama per kapita dalam satuan kilogram per tahun.	Kg	62471230.0
1528	Ketersediaan Energi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah energi yang tersedia dari seluruh pangan (kkal/kapita/hari) berdasarkan NBM.	Kkal/Kap/Hari	n/a
1529	Ketersediaan Energi Perkapita Per Hari	Dinas Pertanian dan Pangan	Energi yang tersedia per orang per hari dari total pangan yang tersedia.	Kkal	27737.0
1530	Konsumsi Ketersediaan Energi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah energi yang benar-benar dikonsumsi masyarakat dibandingkan ketersediaannya.	Kkal/Kap/Hari	186347.0
1531	Ketersediaan Protein	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah protein dari seluruh bahan pangan yang tersedia (gram/kapita/hari).	Gr/Kap/Hari	n/a
1532	Ketersediaan Protein Perkapita Per Hari	Dinas Pertanian dan Pangan	Protein yang tersedia per orang per hari dari total pangan yang tersedia.	Gram	8686.0
1533	Konsumsi Ketersediaan Protein	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah protein yang benar-benar dikonsumsi dibandingkan ketersediaannya.	Gr/Kap/Hari	6496.0
1534	Angka Kecukupan Gizi (AKG) Energi dan Protein Per Kapita Per Hari	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata jumlah energi (kkal) dan protein (gram) yang harus dipenuhi per orang per hari sesuai standar gizi nasional (Permenkes).	Kkal/gram	2157.0
1535	Persentase daerah terkena atau termasuk rawan pangan yang sudah atau sedang ditangani sesuai standar yang berlaku	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase wilayah rawan pangan yang telah mendapatkan intervensi sesuai pedoman penanganan rawan pangan nasional.	%	0
1536	Jumlah daerah terkena atau termasuk rawan pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah wilayah administratif (kelurahan/desa) yang dikategorikan rawan pangan berdasarkan hasil pemetaan ketahanan pangan.	Daerah	0.0
1537	Jumlah daerah terkena atau termasuk rawan pangan yang sudah atau sedang ditangani sesuai standar yang berlaku	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya wilayah rawan pangan yang telah mendapatkan intervensi sesuai pedoman pemerintah.	Daerah	0.0
1538	Persentase Pengawasan dan Pembinaan Keamanan Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kegiatan pengawasan dan pembinaan keamanan pangan terhadap total target pengawasan.	%	0.853529411764706
1539	Jumlah sampel pangan yang diambil	Dinas Pertanian dan Pangan	Total contoh pangan yang diuji untuk menilai keamanan pangan.	Sampel	1700.0
1540	Jumlah sampel pangan yang aman diambil	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah sampel pangan yang memenuhi standar keamanan pangan berdasarkan hasil pengujian.	Sampel	1451.0
1541	Jumlah Kelurahan Rawan Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelurahan yang dikategorikan rawan pangan berdasarkan indikator ketahanan pangan.	Desa	0.0
1542	Cadangan Pangan Pemerintah	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah pangan pokok yang disiapkan pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan dalam keadaan darurat.	Ton Beras	16505.0
1543	Stok Beras sbg Bahan Makanan	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah beras yang tersedia di gudang pemerintah atau lembaga distribusi pangan sebagai bahan makanan pokok.	Ton	6505.0
1544	Angka Konsumsi	""	""	""	""
1545	Angka Konsumsi Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	92,12
1546	Angka Konsumsi Padi-Padian	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	45,9
1547	Angka Konsumsi Umbi-Umbian	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	6,88
1548	Angka Konsumsi Pangan Hewani	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	26,93
1549	Angka Konsumsi Minyak dan Lemak	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	0,54
1550	Angka Konsumsi Buah/Biji Berminyak	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	0,31
1551	Angka Konsumsi Kacang-Kacangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	9,22
1552	Angka Konsumsi Gula	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	0,26
1553	Angka Konsumsi Sayur dan Buah	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	9,88
1554	Angka Konsumsi Lain-Lain	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Poin	0,07
1555	Angka konsumsi ikan	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Kg/Kapita/Tahun	36,00
1556	Angka konsumsi ikan dalam rumah tangga	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Kg/Kapita/Tahun	25,78
1557	Angka konsumsi ikan luar rumah tangga	Dinas Pertanian dan Pangan	Rata-rata konsumsi pangan total per kapita per hari dalam satuan berat atau energi.	Kg/Kapita/Tahun	8,51
1558	Data Kinerja Dinas Pertanian dan Pangan	""	""	""	""
1559	Persentase pengawasan dan pembinaan keamanan pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kegiatan pengawasan dan pembinaan keamanan pangan terhadap total target pengawasan.	%	0.853529411764706
1560	Jumlah sampel pangan yang aman dikonsumsi di pedagang di Kota Yogyakarta sesuai standar yang berlaku	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah contoh atau sampel pangan yang diuji dan memenuhi standar keamanan pangan sesuai ketentuan BPOM atau SNI di wilayah Kota Yogyakarta.	Sampel	1451.0
1561	Jumlah total sampel pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Total seluruh sampel pangan yang diambil untuk pengujian keamanan dan kualitas pangan dalam satu periode di suatu wilayah.	Sampel	1700.0
1562	Persentase penurunan jumlah kasus penyakit hewan menular strategis	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase penurunan jumlah kasus penyakit hewan menular strategis dibandingkan tahun sebelumnya, dihitung dari selisih kasus dua tahun berturut-turut. Sumber: Kementan.	%	100,00%
1563	jumlah kasus penyakit hewan menular strategis tahun berjalan	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kejadian penyakit hewan menular strategis yang tercatat pada tahun berjalan di suatu wilayah administrasi.	Kasus	0.0
1564	jumlah kasus penyakit hewan menular strategis tahun sebelumnya (n-1)	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kejadian penyakit hewan menular strategis yang tercatat pada tahun sebelumnya (tahun ke-n-1).	Kasus	35.0
1565	Peningkatan persentase kawasan yang dikembangkan menjadi kawasan pangan lestari	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah wilayah (kelurahan atau area) yang dikembangkan menjadi kawasan pangan lestari dari tahun sebelumnya.	%	37,78%
1566	Jumlah kelurahan yang dikembangkan menjadi kawasan pangan lestari	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelurahan yang ditetapkan dan dikembangkan menjadi kawasan pangan lestari dalam satu tahun tertentu.	Kelurahan	17.0
1567	Jumlah kelurahan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total keseluruhan kelurahan yang ada di wilayah administrasi Kota Yogyakarta. Sumber: Kemendagri.	Kelurahan	45.0
1568	Angka Ketersediaan Energi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah energi (kalori) yang tersedia dari seluruh jenis bahan makanan untuk dikonsumsi penduduk dalam satuan kilokalori per kapita per hari. Sumber: BPS melalui Neraca Bahan Makanan (NBM).	Kkal/Kapita/Hari	2773,73
1569	Analisa neraca bahan makanan	Dinas Pertanian dan Pangan	Kajian mengenai keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan bahan makanan, yang menggambarkan kecukupan pangan masyarakat suatu wilayah. Sumber: BPS / Badan Pangan Nasional.	Kkal/Kapita/Hari	2773,73
1570	Peningkatan persentase pemenuhan cadangan pangan Pemerintah Daerah	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah cadangan pangan yang berhasil dipenuhi dan dikelola oleh pemerintah daerah dibanding tahun sebelumnya.	%	54,21%
1571	Jumlah cadangan pangan Pemerintah Daerah yang dikelola Pemerintah Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah stok atau persediaan pangan strategis yang dikelola oleh Pemerintah Kota untuk kebutuhan darurat dan stabilisasi pangan.	Ton	65,05
1572	Jumlah cadangan pangan Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total cadangan pangan yang dimiliki Pemerintah Kota Yogyakarta dalam sistem ketahanan pangan daerah.	Ton	120.0
1573	Penurunan wilayah rawan pangan prioritas 2	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase atau jumlah pengurangan kelurahan atau wilayah yang dikategorikan sebagai rawan pangan prioritas 2 berdasarkan peta ketahanan dan kerentanan pangan.	Wilayah	0.0
1574	Peta Kerawanan Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Representasi spasial kondisi kerentanan pangan yang menunjukkan wilayah dengan tingkat ketahanan pangan berbeda berdasarkan indikator ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan. Sumber: Badan Pangan Nasional / BPS.	Dokumen	n/a
1575	Jumlah kelurahan yang rawan pangan prioritas 2	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelurahan yang dikategorikan sebagai wilayah rawan pangan prioritas 2 berdasarkan hasil pemetaan kerawanan pangan.	Wilayah	0.0
1576	Peningkatan persentase varietas tanaman buah yang telah bersertifikat	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah varietas tanaman buah yang telah memperoleh sertifikat resmi dari lembaga sertifikasi benih.	%	3,54%
1577	Jumlah varietas tanaman buah yang telah bersertifikasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah jenis varietas tanaman buah yang telah mendapatkan sertifikat resmi sesuai ketentuan Kementerian Pertanian.	Varietas	12.0
1578	Jumlah varietas tanaman buah yang dimiliki dinas	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah varietas tanaman buah yang dikelola atau dimiliki oleh dinas terkait dalam pembinaan atau pengembangan.	Varietas	339.0
1579	Peningkatan persentase Pengecer Obat Hewan yang terbina dan terawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah pengecer obat hewan yang telah mendapatkan pembinaan dan pengawasan sesuai standar Kementerian Pertanian.	%	76,67%
1580	Jumlah pengecer obat hewan yang dibina dan diawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah unit usaha pengecer obat hewan yang telah dilakukan pembinaan dan pengawasan oleh dinas terkait.	Unit usaha	46.0
1581	Jumlah pengecer obat hewan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total pengecer obat hewan yang beroperasi di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Unit usaha	60.0
1582	Peningkatan persentase unit usaha bidang kesehatan hewan yang terbina dan terawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah unit usaha di bidang kesehatan hewan (seperti klinik hewan, pet shop, laboratorium) yang telah dibina dan diawasi oleh dinas.	%	100,00%
1583	Jumlah Unit Usaha Bidang Kesehatan Hewan yang terbina dan terawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah unit usaha di bidang kesehatan hewan yang telah mendapatkan pembinaan dan pengawasan resmi dari dinas.	Unit usaha	70.0
1584	Unit Usaha Bidang Kesehatan Hewan	Dinas Pertanian dan Pangan	Seluruh jenis usaha yang bergerak di bidang pelayanan, pengolahan, atau penunjang kesehatan hewan di suatu wilayah.	Unit usaha	70.0
1585	Persentase pelaku usaha pangan asal hewan dan perikanan yang diawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase pelaku usaha pengolahan atau distribusi pangan asal hewan dan perikanan yang telah dilakukan pengawasan keamanan pangan.	%	31,24%
1586	Jumlah pelaku usaha pangan asal hewan dan perikanan yang diawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah pelaku usaha yang bergerak di bidang pangan asal hewan dan perikanan yang telah mendapatkan pengawasan dari dinas terkait.	Pelaku usaha	268.0
1587	Jumlah pelaku usaha pangan asal hewan dan perikanan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total pelaku usaha yang bergerak di bidang pangan asal hewan dan perikanan di wilayah Kota Yogyakarta.	Pelaku usaha	858.0
1588	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pertanian dan Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai hasil evaluasi atas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Inspektorat terhadap Dinas Pertanian dan Pangan.	Nilai	A
1589	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pertanian dan Pangan	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai hasil evaluasi atas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Inspektorat terhadap Dinas Pertanian dan Pangan.	Nilai	A
1590	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pertanian dan Pangan	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	AA
1591	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Pertanian dan Pangan	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) yang disajikan dalam bentuk persentase tingkat capaian. Sumber: KemenPANRB / Inspektorat.	%	90,258
1592	Peningkatan Persentase pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan yang diawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan yang telah dilakukan pengawasan keamanan pangan.	%	35,40%
1593	Jumlah sampel pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan yang diawasi	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah sampel produk dari pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan yang telah dilakukan pengawasan oleh dinas terkait.	Sampel	200.0
1594	Jumlah sampel pelaku usaha pangan segar asal tumbuhan	Dinas Pertanian dan Pangan	Total seluruh sampel produk pangan segar asal tumbuhan yang diambil untuk pengawasan dan pengujian.	Sampel	565.0
1595	Persentase kelompok pembudidaya ikan yang berizin	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase peningkatan jumlah kelompok pembudidaya ikan yang telah memperoleh izin resmi sesuai ketentuan perikanan.	%	15,79%
1596	Jumlah kelompok pembudidaya ikan yang berizin	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelompok pembudidaya ikan yang memiliki izin usaha perikanan budidaya di wilayah Kota Yogyakarta.	Kelompok	12.0
1597	Jumlah kelompok pembudidaya ikan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total kelompok pembudidaya ikan yang terdata di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Kelompok	76.0
1598	Persentase pengolah dan pemasar hasil perikanan yang berizin	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang telah memiliki izin usaha resmi dari dinas terkait.	%	57,14%
1599	Jumlah pengolah dan pemasar hasil perikanan yang berizin	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang telah memiliki izin resmi.	Unit usaha	12.0
1600	Jumlah pengolah dan pemasar hasil perikanan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit usaha	21.0
1601	PERTANAHAN	""	""	""	""
1602	Administrasi Pemerintahan	""	""	""	""
1603	Jumlah Kota	Bagian Tata Pemerintahan	Total wilayah administratif dengan status kota dalam suatu provinsi. Sumber: Kemendagri.	Unit	1.0
1604	Jumlah Kecamatan	Bagian Tata Pemerintahan	Total wilayah administratif tingkat kecamatan di dalam satu kota. Sumber: Kemendagri.	Unit	14.0
1605	Jumlah Kelurahan	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah unit wilayah administrasi kelurahan yang berada di suatu kota. Sumber: Kemendagri.	Unit	45.0
1606	Jumlah RW	Bagian Tata Pemerintahan	Total Rukun Warga (RW) yang tercatat secara resmi dalam data kependudukan. Sumber: Kemendagri / Dukcapil.	Unit	616.0
1607	Jumlah RT	Bagian Tata Pemerintahan	Total Rukun Tetangga (RT) yang tercatat dalam sistem administrasi kependudukan. Sumber: Kemendagri.	Unit	2535.0
1608	Luas Wilayah	Bagian Tata Pemerintahan	Luas total wilayah administrasi suatu daerah yang dinyatakan dalam satuan kilometer persegi (km²). Sumber: BPS.	Km2	3282.0
1609	Jumlah Sarana Prasarana Pemerintahan	""	""	""	""
1610	Jumlah Kantor Bupati/Walikota	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah gedung kantor yang digunakan untuk pusat administrasi pemerintahan kabupaten atau kota.	Unit	1.0
1611	Jumlah Kantor Camat	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah kantor pemerintahan tingkat kecamatan yang aktif beroperasi.	Unit	14.0
1612	Jumlah Kantor Lurah	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah kantor pemerintahan tingkat kelurahan yang aktif di suatu kota.	Unit	45.0
1613	Data Kinerja Bagian Tata Pemerintahan	""	""	""	""
1614	Terwujudnya penetapan Kepala Daerah sesuai UU Keistimewaan	Bagian Tata Pemerintahan	Kondisi di mana penetapan kepala daerah (Gubernur/Walikota/Bupati) sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Keistimewaan DIY.	Kali	0.0
1615	Persentase rata-rata hasil ketercapaian pelaksanaan program dukungan sasaran SKPD	Bagian Tata Pemerintahan	Persentase rata-rata capaian kinerja dari program-program pendukung sasaran SKPD dalam satu tahun anggaran.	%	100
1616	Penggunaan Lahan menurut Kemantren	""	""	""	""
1617	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Perumahan	ATR/BPN	luas lahan di kemantren yang digunakan / diperuntukkan untuk permukiman / tempat tinggal (hunian)	Ha	n/a
1618	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Jasa	ATR/BPN	luas lahan yang digunakan untuk kegiatan jasa (toko, kantor, layanan publik, perdagangan, perbankan, dsb)	Ha	n/a
1619	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Perusahaan	ATR/BPN	lahan yang digunakan oleh perusahaan (kantor pusat, fasilitas pendukung perusahaan, kantor operasional perusahaan)	Ha	n/a
1620	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Industri	ATR/BPN	lahan yang digunakan untuk aktivitas industri / pabrik / manufaktur	Ha	n/a
1621	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Pertanian	ATR/BPN	lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian (pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dsb)	Ha	n/a
1622	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Non Produktif	ATR/BPN	lahan yang tidak digunakan secara produktif (misalnya lahan kosong, lahan terbengkalai)	Ha	n/a
1623	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Lain-lain	ATR/BPN	lahan dengan penggunaan yang tidak termasuk kategori di atas (misalnya ruang terbuka umum, fasilitas sosial, infrastruktur, jalan, fasilitas umum, lahan konservasi, dsb)	Ha	n/a
1624	Sertifikat Tanah	""	""	""	""
1625	Jumlah Sertifikat Yang Telah Diselesaikan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat tanah (hak atas tanah) yang telah diterbitkan / diselesaikan dalam periode tertentu oleh instansi pertanahan	Sertifikat	1090.0
1626	Jumlah Pemohon Sertifikat	ATR/BPN	Jumlah individu / entitas yang mengajukan permohonan sertifikat atas tanah dalam periode tertentu	Sertifikat	1090.0
1627	Jumlah Penyelesaian Sisa Permohonan Tahun Sebelumnya	ATR/BPN	Jumlah permohonan sertifikat yang belum selesai dari tahun sebelumnya dan diselesaikan pada tahun berjalan	Sertifikat	0.0
1628	Jumlah Permohonan Hak Atas Tanah	ATR/BPN	Jumlah permohonan untuk memperoleh hak atas tanah (misalnya hak milik, HGB, hak pakai) yang diajukan dalam periode	Sertifikat	1090.0
1629	Jumlah SK Pemberian Hak Milik	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	871.0
1630	Jumlah SK Pemberian HGB	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	96.0
1631	Jumlah SK Pemberian Hak Pakai	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	114.0
1632	Jumlah Permohonan Pendaftaran Pencatatan Alih Hak	ATR/BPN	Permohonan untuk mencatat perubahan kepemilikan / alih hak (jual, hibah, waris, tukar menukar)	Sertifikat	1730.0
1633	Jumlah Penyelesaian Pendaftaran Pencatatan Alih Hak	ATR/BPN	Banyaknya permohonan alih hak yang selesai diproses (dicatat) dalam periode	Sertifikat	1730.0
1634	Jumlah Permohonan Pengukuran	ATR/BPN	Permohonan pemetaan / ukur ulang bumi / bidang tanah kepada instansi pertanahan	Sertifikat	1322.0
1635	Jumlah Penyelesaian Pengukuran	ATR/BPN	Permohonan pengukuran yang telah selesai dilakukan	Sertifikat	1333.0
1636	Jumlah Permohonan SKPT	ATR/BPN	SKPT = Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (?) — permohonan untuk SKPT. (Catatan: istilah “SKPT” harus dicek konteks pertanahan lokal.)	Sertifikat	618.0
1637	Jumlah Penyelesaian SKPT	ATR/BPN	Permohonan SKPT yang telah diselesaikan	Sertifikat	617.0
1638	Jumlah Sertifikat Tanah yang Dikeluarkan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat hak atas tanah yang diterbitkan (semua jenis hak)	Sertifikat	1081.0
1639	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Milik	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	871.0
1640	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Guna Bangunan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	96.0
1641	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Guna Usaha	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	0.0
1642	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Pakai	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	114.0
1643	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Pengelolaan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	0.0
1644	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Wakaf	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	7.0
1645	Luas Tanah yang Bersertifikat	ATR/BPN	Total area (luas) tanah yang sudah bersertifikat dalam periode / wilayah tertentu	m2	111741.0
1646	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Milik	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	40058.0
1647	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Guna Bangunan	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	10542.0
1648	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Pakai	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	59194.0
1649	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Pengelolaan	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	0.0
1650	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Wakaf	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	1947.0
1651	Persentase Luas Lahan Bersertifikat Terhadap Luas Wilayah	ATR/BPN	proporsi area lahan di suatu wilayah (misalnya kemantren, kecamatan, kota) yang sudah memiliki sertifikat hak atas tanah, dibandingkan dengan total luas wilayah tersebut.	%	84.4457317073171
1652	Luas Wilayah	ATR/BPN	Total area geografis wilayah administratif (misalnya kemantren, kecamatan, kota) dalam satuan yang konsisten (misal hektar, km², meter persegi). Ini mencakup semua jenis lahan dalam wilayah tersebut	Ha	3280.0
1653	Luas lahan bersertifikat	ATR/BPN	Jumlah luas lahan yang sudah mendapatkan sertifikat hak atas tanah (semua jenis hak: milik, HGB, hak pakai, hak pengelolaan, wakaf, dsb) dalam wilayah administratif tersebut.	Ha	276982.0
1654	Penyelenggaraan Kebijakan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah	ATR/BPN	Kegiatan pemerintah daerah / instansi pertanahan / tata ruang dalam merancang, menetapkan, melaksanakan, dan mengawasi kebijakan penggunaan lahan dan pemanfaatannya (zoning, alih fungsi, regulasi tata ruang, perizinan penggunaan lahan).	Permohonan	60.0
1655	PKKPR untuk Kegiatan Berusaha	ATR/BPN	regulasi / kebijakan / penggunaan lahan untuk kegiatan usaha / komersial / bisnis dalam kerangka PKKPR	Permohonan	0.0
1656	PKKPR untuk Kegiatan Non Berusaha	ATR/BPN	regulasi / penggunaan lahan untuk kegiatan non-komersial (sosial, publik, fasilitas umum) dalam kerangka PKKPR	Permohonan	3.0
1657	Jumlah Kasus Tanah yang Diselesaikan	""	""	""	""
1658	Jumlah Kasus Tanah yang Diselesaikan	ATR/BPN	Jumlah sengketa pertanahan / konflik lahan / kasus penggunaan lahan yang berhasil diselesaikan dalam periode tertentu melalui mediasi, pengadilan, atau keputusan resmi	Kasus	5.0
1659	Jumlah Sumber Daya Manusia	""	""	""	""
1660	Jumlah Sumber Daya Manusia BPN Kota Yogyakarta	ATR/BPN	Jumlah pegawai / staf / tenaga kerja yang bekerja di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) di wilayah Kota Yogyakarta	Orang	85.0
1661	Realisasi Program PTSL	""	""	""	""
1662	Realisasi Program PTSL Kota Yogyakarta	ATR/BPN	"Jumlah bidang tanah yang berhasil disertifikasi melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Yogyakarta dalam suatu periode.
PTSL adalah program nasional pendaftaran tanah secara serentak bagi bidang tanah yang belum terdaftar"	Bidang	0.0
1663	Kontribusi Dari PNBP	""	""	""	""
1664	Kontribusi Dari PNBP se D.I. Yogyakarta	ATR/BPN	Kontribusi PNBP dari institusi pertanahan / layanan terkait di wilayah DI Yogyakarta adalah pendapatan nonpajak yang diperoleh dari layanan pertanahan (biaya sertifikat, biaya administrasi, penerbitan dokumen pertanahan)	Rp	1568091610.0
1665	Kontribusi Penerimaan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan	""	""	""	""
1666	Kontribusi Penerimaan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan	ATR/BPN	Pendapatan daerah yang diperoleh dari pajak atas perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB) — bagian kontribusi keuangan dari kegiatan transaksi tanah di wilayah	Rp	15569626396.0
1667	Nilai Hak Tanggungan atas Tanah	""	""	""	""
1668	Nilai Hak Tanggungan atas Tanah	ATR/BPN	Total nilai (moneter) jaminan yang dibebankan pada sertifikat tanah sebagai hak tanggungan (misalnya sebagai kolateral pinjaman) yang tercatat / diakui oleh instansi pertanahan / perbankan	Rp	332288239326.0
1669	Jumlah PPAT	""	""	""	""
1670	Jumlah PPAT Sementara	ATR/BPN	PPAT = Pejabat Pembuat Akta Tanah. “PPAT Sementara” adalah pejabat PPAT sementara dalam periode tertentu yang diberi kewenangan sementara untuk membuat akta pertanahan	Orang	1.0
1671	Jumlah Bidang Tanah	""	""	""	""
1672	Jumlah Tanah Terdaftar	ATR/BPN	Jumlah bidang lahan yang sudah tercatat atau terdata dalam sistem pertanahan / catatan pertanahan resmi (baik sudah bersertifikat atau dalam proses pendaftaran)	Bidang	293.0
1673	Jumlah Bidang Tanah Belum Terdaftar	ATR/BPN	Bidang tanah yang belum tercatat dalam sistem pertanahan (belum mendaftar, belum memiliki sertifikat, belum dicatat secara resmi)	Bidang	0.0
1674	LINGKUNGAN HIDUP	""	""	""	""
1675	Jumlah kasus lingkungan	""	""	""	""
1676	Jumlah kasus lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah kejadian atau laporan terkait permasalahan lingkungan hidup yang tercatat dalam periode tertentu.	Kasus	3.0
1677	Jumlah kasus lingkungan yang diselesaikan pemda	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah kasus lingkungan hidup yang telah ditindaklanjuti dan diselesaikan oleh pemerintah daerah.	Kasus	3.0
1678	Persentase Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup sesuai SOP	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase kegiatan pemantauan kualitas lingkungan (air, udara, tanah) yang dilakukan sesuai prosedur standar operasional (SOP) yang berlaku.	%	53,509%
1679	Hasil pemantauan kualitas air	Dinas Lingkungan Hidup	Data hasil pengukuran kondisi kualitas air (parameter fisika, kimia, biologi) pada titik-titik pantau tertentu.	Kegiatan	61.0
1680	Hasil pemantauan kualitas udara	Dinas Lingkungan Hidup	Data hasil pengukuran kualitas udara ambien berdasarkan parameter CO, SO₂, NO₂, PM₁₀, dan lainnya sesuai baku mutu lingkungan.	Kegiatan	114.0
1681	Persentase kepatuhan pelaku usaha melakukan pengelolaan lingkungan hidup	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase pelaku usaha yang melaksanakan kewajiban pengelolaan lingkungan sesuai izin dan peraturan lingkungan hidup.	%	32,71%
1682	Jumlah pelaporan swapantau dan pengawasan usaha	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah laporan hasil pemantauan mandiri (self-monitoring) oleh pelaku usaha dan hasil pengawasan oleh dinas terkait.	Usaha	348.0
1683	Jumlah total usaha yang memiliki izin lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Total usaha atau kegiatan yang telah memiliki dokumen dan izin lingkungan hidup sesuai ketentuan perundangan.	Usaha	1064.0
1684	Persentase usaha yang telah memiliki dokumen lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase usaha yang telah memiliki dokumen lingkungan seperti UKL-UPL, AMDAL, atau SPPL dibanding total usaha terdata.	%	32,71%
1685	Jumlah usaha yang telah memiliki dokumen lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah usaha atau kegiatan yang sudah memiliki dokumen lingkungan resmi sesuai peraturan.	Usaha	348.0
1686	Jumlah Total usaha	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah keseluruhan pelaku usaha yang terdaftar di wilayah administrasi kota.	Usaha	1064.0
1687	Persentase usaha yang telah memiliki izin Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase pelaku usaha yang memiliki izin PPLH dibanding total usaha yang wajib berizin lingkungan.	%	n/a
1688	Jumlah usaha yang telah memiliki izin Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH)	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah unit usaha yang telah mendapatkan izin PPLH sesuai ketentuan peraturan daerah.	Usaha	n/a
1689	Jumlah Total usaha yang mempunyai izin lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah keseluruhan usaha yang telah memiliki izin lingkungan hidup di wilayah kota.	Usaha	n/a
1690	Persentase Kampung ProKlim	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase kampung atau RW yang telah ditetapkan sebagai Kampung ProKlim (Program Kampung Iklim) oleh KLHK dibanding total kampung.	%	65,09%
1691	Jumlah Kampung ProKlim	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah kampung atau RW di Kota Yogyakarta yang telah ditetapkan sebagai Kampung ProKlim oleh KLHK.	Kampung	110.0
1692	Jumlah seluruh Kampung di Kota Yogyakarta	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah keseluruhan kampung atau RW yang ada di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Kampung	169.0
1693	Persentase Sekolah Berwawasan Lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase sekolah yang telah menerapkan program sekolah adiwiyata atau program berwawasan lingkungan.	%	69,35%
1694	Jumlah sekolah yang berwawasan lingkungan	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah sekolah yang sudah mendapatkan predikat sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata).	Sekolah	215.0
1695	Jumlah seluruh sekolah di Kota Yogyakarta	Dinas Lingkungan Hidup	Total sekolah di wilayah administrasi Kota Yogyakarta dari semua jenjang pendidikan.	Sekolah	310.0
1696	Luas Ruang Terbuka Hijau	""	""	""	""
1697	Luas Penanaman Di Ruang Terbuka Hijau	Dinas Lingkungan Hidup	Luas area penanaman vegetasi di area RTH publik maupun privat yang terukur dalam meter persegi.	Ha	26462.0
1698	Luasan RTH Publik Sebesar 20% Dari Luas Wilayah Kota/Kawasan Perkotaan	Dinas Lingkungan Hidup	Target luasan ruang terbuka hijau publik sebesar minimal 20% dari luas total wilayah kota sesuai amanat UU Penataan Ruang.	%	806
1699	Luasan RTH publik yang tersedia di akhir tahun pencapaian SPM	Dinas Lingkungan Hidup	Luas aktual ruang terbuka hijau publik pada akhir tahun berjalan sesuai pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).	Ha	264618.0
1700	Luasan RTH publik yang seharusnya tersedia di wilayah kota/kawasan perkotaan	Dinas Lingkungan Hidup	Luas ideal ruang terbuka hijau publik yang seharusnya dimiliki kota (20% dari total luas wilayah kota).	Ha	65638.0
1701	Luas Wilayah	Dinas Lingkungan Hidup	Luas total wilayah administrasi suatu daerah yang dinyatakan dalam satuan kilometer persegi (km²). Sumber: BPS.	Ha	32819.0
1702	Persentase Ruang Terbuka Hijau	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase total luas RTH (publik dan privat) dibanding luas wilayah kota.	%	23,351%
1703	Luas Ruang Terbuka Hijau Privat	Dinas Lingkungan Hidup	Luas RTH yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat atau pihak swasta.	m2	5017419.0
1704	Luas Ruang Terbuka Hijau Publik	Dinas Lingkungan Hidup	Luas RTH yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah untuk kepentingan umum.	m2	2646178.0
1705	Pemantauan Kualitas Udara	""	""	""	""
1706	Kantor Kelurahan Sorosutan	Dinas Lingkungan Hidup	Kantor Kelurahan Sorosutan	ug/m3	n/a
1707	Pemantauan Kualitas Udara Karbon Monoksida (CO) di Jl. Gurami No 236, Sorosutan, Umbulharjo. Yogyakarta (Kantor Kelurahan Sorosutan)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi CO di udara ambien yang diukur pada titik lokasi tersebut sebagai bagian dari monitoring kualitas udara kota.	ug/m3	n/a
1708	Pemantauan Kualitas Udara SO2 di Jl. Gurami No 236, Sorosutan, Umbulharjo. Yogyakarta (Kantor Kelurahan Sorosutan)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi sulfur dioksida (SO₂) di udara ambien yang diukur pada titik lokasi tersebut.	ug/m3	791.0
1709	Pemantauan Kualitas Udara NO2 di Jl. Gurami No 236, Sorosutan, Umbulharjo. Yogyakarta (Kantor Kelurahan Sorosutan)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi nitrogen dioksida (NO₂) di udara ambien yang diukur di titik tersebut.	ug/m3	979.0
1710	Kantor Kelurahan Baciro	Dinas Lingkungan Hidup	Kantor Kelurahan Baciro	ug/m3	n/a
1711	Pemantauan Kualitas Udara Karbon Monoksida (CO) di Jl. Mawar II No 33 Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta (Kantor Kelurahan Baciro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai CO di udara ambien di titik pengukuran di kantor Kelurahan Baciro.	ug/m3	n/a
1712	Pemantauan Kualitas Udara SO2 di Jl. Mawar II No 33 Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta (Kantor Kelurahan Baciro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi SO₂ di udara ambien di lokasi tersebut.	ug/m3	703.0
1713	Pemantauan Kualitas Udara NO2 di Jl. Mawar II No 33 Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta (Kantor Kelurahan Baciro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi NO₂ di udara ambien di lokasi tersebut.	ug/m3	546.0
1714	Kantor UPT Malioboro	Dinas Lingkungan Hidup	Kantor UPT Malioboro	ug/m3	n/a
1715	Pemantauan Kualitas Udara Karbon Monoksida (CO) di Jl. Malioboro No 56 Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta (Kantor UPT Malioboro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai CO udara ambien di titik pusat kota (Malioboro) sebagai indikator kualitas udara pusat kota.	ug/m3	n/a
1716	Pemantauan Kualitas Udara SO2 di Jl. Malioboro No 56 Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta (Kantor UPT Malioboro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi SO₂ udara ambien di lokasi Malioboro.	ug/m3	82.0
1717	Pemantauan Kualitas Udara NO2 di Jl. Malioboro No 56 Suryatmajan, Danurejan, Yogyakarta (Kantor UPT Malioboro)	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai konsentrasi NO₂ udara ambien di lokasi pusat kota.	ug/m3	875.0
1718	Pemantauan Kualitas Air Sungai	""	""	""	""
1719	Sungai Gajahwong	""	""	""	""
1720	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air pada segmen Hulu Sungai Gajahwong (parameter BOD, COD, TSS, DO, Total Fosfat, Koli Tinja, Koli Total).	mg/m3	n/a
1721	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai Biochemical Oxygen Demand (BOD) pada aliran Sungai Gajahwong Hulu.	mg/m3	249.0
1722	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai Chemical Oxygen Demand (COD) di segmen Hulu Sungai Gajahwong.	mg/m3	1805.0
1723	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai Total Suspended Solids (TSS) di segmen Hulu Sungai Gajahwong.	mg/m3	938.0
1724	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai Dissolved Oxygen (DO) di air sungai pada segmen Hulu Gajahwong.	mg/m3	522.0
1725	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Kadar fosfat total di segmen Hulu Sungai Gajahwong.	mg/m3	61.0
1726	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai parameter E. coli (koli tinja) pada segmen Hulu Sungai Gajahwong.	MPN/100ml	235434.0
1727	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hulu Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai parameter koliform total di segmen Hulu Sungai Gajahwong.	MPN/100ml	840356.0
1728	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air (BOD, COD, TSS, DO, Total Fosfat, Koli) di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	n/a
1729	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	186.0
1730	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	2041.0
1731	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	766.0
1732	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	572.0
1733	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di segmen tengah Sungai Gajahwong.	mg/m3	83.0
1734	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di segmen tengah Sungai Gajahwong.	MPN/100ml	80667.0
1735	Kualitas Air Sungai Gajahwong Tengah Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di segmen tengah Sungai Gajahwong.	MPN/100ml	642122.0
1736	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di segmen hilir Sungai Gajahwong berdasarkan parameter lingkungan.	mg/m3	n/a
1737	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di segmen hilir Gajahwong.	mg/m3	236.0
1738	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di segmen hilir Gajahwong.	mg/m3	1654.0
1739	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di segmen hilir Gajahwong.	mg/m3	527.0
1740	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di segmen hilir Gajahwong.	mg/m3	521.0
1741	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di segmen hilir Gajahwong.	mg/m3	58.0
1742	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di segmen hilir Gajahwong.	MPN/100ml	212811.0
1743	Kualitas Air Sungai Gajahwong Hilir Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di segmen hilir Gajahwong.	MPN/100ml	542444.0
1744	Sungai Code	""	""	""	""
1745	Kualitas Air Sungai Code Hulu	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di Hulu Sungai Code pada parameter lingkungan standar.	mg/m3	n/a
1746	Kualitas Air Sungai Code Hulu BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di Hulu Sungai Code.	mg/m3	17.875
1747	Kualitas Air Sungai Code Hulu COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di Hulu Sungai Code.	mg/m3	1244.0
1748	Kualitas Air Sungai Code Hulu TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di Hulu Sungai Code.	mg/m3	1769.0
1749	Kualitas Air Sungai Code Hulu DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di Hulu Sungai Code.	mg/m3	613.0
1750	Kualitas Air Sungai Code Hulu Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di Hulu Sungai Code.	mg/m3	4.0
1751	Kualitas Air Sungai Code Hulu Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di Hulu Sungai Code.	MPN/100ml	71125.0
1752	Kualitas Air Sungai Code Hulu Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di Hulu Sungai Code.	MPN/100ml	593750.0
1753	Kualitas Air Sungai Code Tengah	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di segmen tengah Sungai Code berdasarkan parameter lingkungan.	mg/m3	n/a
1754	Kualitas Air Sungai Code Tengah BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di tengah Sungai Code.	mg/m3	225.0
1755	Kualitas Air Sungai Code Tengah COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di tengah Sungai Code.	mg/m3	2041.0
1756	Kualitas Air Sungai Code Tengah TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di tengah Sungai Code.	mg/m3	1606.0
1757	Kualitas Air Sungai Code Tengah DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di tengah Sungai Code.	mg/m3	541.0
1758	Kualitas Air Sungai Code Tengah Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di segmen tengah Sungai Code.	mg/m3	53.0
1759	Kualitas Air Sungai Code Tengah Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di segmen tengah Sungai Code.	MPN/100ml	318625.0
1760	Kualitas Air Sungai Code Tengah Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di segmen tengah Sungai Code.	MPN/100ml	915500.0
1761	Kualitas Air Sungai Code Hilir	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di segmen hilir Sungai Code menurut parameter lingkungan hidup.	mg/m3	n/a
1762	Kualitas Air Sungai Code Hilir BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di hilir Sungai Code.	mg/m3	271.0
1763	Kualitas Air Sungai Code Hilir COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di hilir Sungai Code.	mg/m3	1646.0
1764	Kualitas Air Sungai Code Hilir TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di hilir Sungai Code.	mg/m3	2204.0
1765	Kualitas Air Sungai Code Hilir DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di hilir Sungai Code.	mg/m3	474.0
1766	Kualitas Air Sungai Code Hilir Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di hilir Sungai Code.	mg/m3	67.0
1767	Kualitas Air Sungai Code Hilir Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di hilir Sungai Code.	MPN/100ml	110300.0
1768	Kualitas Air Sungai Code Hilir Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di hilir Sungai Code.	MPN/100ml	626875.0
1769	Sungai Winongo	""	""	""	""
1770	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air pada segmen Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	n/a
1771	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	143.0
1772	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	1291.0
1773	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	519.0
1774	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	583.0
1775	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di Hulu Sungai Winongo.	mg/m3	37.0
1776	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di Hulu Sungai Winongo.	MPN/100ml	239125.0
1777	Kualitas Air Sungai Winongo Hulu Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di Hulu Sungai Winongo.	MPN/100ml	350625.0
1778	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di segmen tengah Sungai Winongo menurut parameter lingkungan.	mg/m3	n/a
1779	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di segmen tengah Sungai Winongo.	mg/m3	195.0
1780	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di segmen tengah Sungai Winongo.	mg/m3	2229.0
1781	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di segmen tengah Sungai Winongo.	mg/m3	71.0
1782	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di segmen tengah Sungai Winongo.	mg/m3	548.0
1783	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di segmen tengah Sungai Winongo.	mg/m3	49.0
1784	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di segmen tengah Sungai Winongo.	MPN/100ml	651538.0
1785	Kualitas Air Sungai Winongo Tengah Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di segmen tengah Sungai Winongo.	MPN/100ml	1040125.0
1786	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi kualitas air di segmen hilir Sungai Winongo berdasarkan parameter.	mg/m3	n/a
1787	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir BOD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai BOD di hilir Sungai Winongo.	mg/m3	179.0
1788	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir COD	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai COD di hilir Sungai Winongo.	mg/m3	3309.0
1789	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir TSS	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai TSS di hilir Sungai Winongo.	mg/m3	1227.0
1790	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir DO	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai DO di hilir Sungai Winongo.	mg/m3	475.0
1791	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir Total Fosfat	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai fosfat total di hilir Sungai Winongo.	mg/m3	6.0
1792	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir Koli Tinja	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai coli tinja di hilir Sungai Winongo.	MPN/100ml	482375.0
1793	Kualitas Air Sungai Winongo Hilir Koli Total	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai koliform total di hilir Sungai Winongo.	MPN/100ml	1207500.0
1794	" 
 	
Persentase pengendalian pencemaran lingkungan hidu"	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase panjang sungai yang kualitas kebersihan dan pengelolaannya terjaga dibanding total panjang sungai kota.	%	75,50%
1795	Panjang sungai yang kebersihannya terjaga	Dinas Lingkungan Hidup	Panjang segmen sungai di kota yang berada dalam kondisi bersih, tidak tercemar dan terkelola.	Km	21,6
1796	Panjang sungai di Kota Yogyakarta	Dinas Lingkungan Hidup	Total panjang jaringan sungai (dengan dimensi tertentu) yang berada di wilayah Kota Yogyakarta.	Km	21,60
1797	Data Kinerja Dinas Lingkungan Hidup	""	""	""	""
1798	Persentase ketercapaian sasaran pembangunan bidang lingkungan hidup (capaian IKLH)	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase kinerja pencapaian target lingkungan hidup daerah dihitung dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).	%	10112
1799	Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)	Dinas Lingkungan Hidup	Indeks komposit yang menggambarkan kondisi lingkungan hidup suatu wilayah berdasarkan indikator kualitas air, udara, dan tutupan lahan. (menlhk.go.id)	Indeks	55,53
1800	Indeks Kualitas Air (IKA)	Dinas Lingkungan Hidup	Indeks yang dihitung dari parameter kualitas air (BOD, COD, TSS, DO, Total Fosfat, coli) untuk menilai mutu air sungai. (menlhk.go.id)	Indeks	53,51
1801	Indeks kualitas udara (IKU)	Dinas Lingkungan Hidup	Indeks yang dihitung dari parameter udara (biasanya NO₂ dan SO₂) untuk menilai mutu udara ambien. (menlhk.go.id)	Indeks	61832.0
1802	Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL)	Dinas Lingkungan Hidup	Indeks yang mengukur kondisi tutupan lahan (hutan, vegetasi) sebagai bagian dari kualitas lingkungan hidup. (menlhk.go.id)	Indeks	75,50
1803	Tersusunnya RPPLH Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Keadaan di mana Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) kota telah disusun sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.	Ada/Tidak Ada	Ada
1804	Terintegrasinya RPPLH Dalam Rencana Pembangunan Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Kondisi integrasi dokumen RPPLH ke dalam dokumen perencanaan pembangunan kota (seperti RPJMD, RTRW).	Ada/Tidak Ada	Ada
1805	Terselenggaranya KLHS untuk K/R/P Tingkat Daerah Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk kebijakan, rencana, dan program di tingkat kota.	Ada/Tidak Ada	Ada
1806	Pembinaan dan Pengawasan Terkait Ketaatan Penanggung Jawab Usaha dan/atau Kegiatan yang Diawasi Ketaatannya Terhadap Izin Lingkungan, Izin PPLH dan PUU LH yang Diterbitkan Oleh Pemerintah Daerah Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Aktivitas pembinaan dan pengawasan supaya pelaku usaha mematuhi izin lingkungan, izin PPLH, dan peraturan lingkungan hidup yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.	%	0.5
1807	Jumlah Ketaatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH dari izin yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kota yang ditangani	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah usaha atau kegiatan yang telah terbukti patuh terhadap izin lingkungan, PPLH dan peraturan lingkungan hidup dari izin yang diterbitkan.	Laporan	17.0
1808	Total penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang di bina dan diawasi terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah total usaha dan kegiatan yang wajib diawasi dan dibina dalam hal kepatuhan terhadap izin lingkungan dan peraturan lingkungan hidup.	"Pemantauan
 Perusahaan"	34.0
1809	Terlaksananya Pemberian Penghargaan Lingkungan Hidup	Dinas Lingkungan Hidup	Realisasi pemberian penghargaan oleh pemerintah daerah terhadap inovasi atau praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup.	Ada/Tidak Ada	Ada
1810	Pengaduan Masyarakat Terkait Izin Lingkungan, Izin PPLH dan PUU LH yang Diterbitkan Oleh Pemerintah Daerah Kota, Lokasi Usaha, dan Dampaknya di Daerah Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Laporan dari masyarakat berkaitan dengan pelanggaran izin lingkungan, PPLH, atau peraturan lingkungan hidup terhadap izin usaha di wilayah kota.	Aduan	n/a
1811	Pengaduan Masyarakat yang ditangani	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah pengaduan masyarakat terkait lingkungan hidup yang telah ditindaklanjuti oleh pemerintah kota.	Pengaduan	100.0
1812	total jumlah pengaduan masyarakat yang teregistrasi	Dinas Lingkungan Hidup	Total pengaduan lingkungan hidup dari masyarakat yang tercatat dalam sistem pengaduan kota.	Pengaduan	3.0
1813	Ruang Publik yang Berubah Peruntukannya di Kota Yogyakarta	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah atau luas ruang publik yang telah dialihfungsikan ke penggunaan lain (non publik) di kota.	Ha	n/a
1814	Persentase Penyusunan dan Penetapan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten/Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase tahapan (penyusunan & penetapan) RPPLH yang telah diselesaikan dibanding total tahapan yang harus dilalui.	%	75.00%
1815	Jumlah tahapan Penyusunan dan Penetapan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten/Kota yang telah dicapai	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah tahapan dalam proses penyusunan dan penetapan RPPLH yang sudah terlaksana.	Dokumen	3.0
1816	Jumlah seluruh tahapan Penyusunan dan Penetapan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten/Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Total tahapan dari awal hingga penetapan RPPLH yang harus dilalui menurut regulasi KLHK.	Dokumen	4.0
1817	Persentase penyelenggaraan pemantauan dan evaluasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Kabupaten/Kota	Dinas Lingkungan Hidup	Persentase KLHS yang telah dipantau dan dievaluasi dibanding jumlah KLHS yang harus diselenggarakan.	%	66,67%
1818	Jumlah KLHS yang dipantau dan dievaluasi	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah KLHS (Kajian LH Strategis) yang sudah dilakukan pemantauan dan evaluasi.	Dokumen	2.0
1819	Jumlah KLHS yang telah disusun dan divalidasi	Dinas Lingkungan Hidup	Jumlah KLHS yang telah disusun dan mendapatkan validasi dari instansi terkait (misalnya KLHK atau pemerintah pusat/regional).	Dokumen	3.0
1820	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Lingkungan Hidup	Dinas Lingkungan Hidup	Nilai hasil evaluasi implementasi SAKIP yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap Dinas Lingkungan Hidup kota/kabupaten.	Nilai	A
1821	ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL	""	""	""	""
1822	Pertumbuhan Penduduk	""	""	""	""
1823	Rasio Migrasi (Masuk/Keluar)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara Jumlah masuknya penduduk ke suatu daerah tempat tujuan atau disebut migrasi masuk dengan perpindahan penduduk keluar pada tingkat wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	-	98.0
1824	Jumlah Migrasi Masuk	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah atau tingkat penduduk masuk di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	7296.0
1825	Jumlah Migrasi Masuk Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk laki-laki yang pindah masuk ke suatu wilayah administrasi tertentu dari wilayah lain dalam periode waktu tertentu (menurut BPS, migrasi masuk adalah perpindahan tempat tinggal dengan tujuan menetap sekurang-kurangnya 6 bulan).	Orang	3444.0
1826	Jumlah Migrasi Masuk Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk perempuan yang pindah masuk ke suatu wilayah administrasi tertentu dari wilayah lain dalam periode waktu tertentu.	Orang	3852.0
1827	Jumlah Migrasi Keluar	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah atau tingkat penduduk keluar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	7446.0
1828	Jumlah Migrasi Keluar Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk laki-laki yang pindah keluar dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam periode waktu tertentu.	Orang	3564.0
1829	Jumlah Migrasi Keluar Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk perempuan yang pindah keluar dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam periode waktu tertentu.	Orang	3882.0
1830	Jumlah Kelahiran	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya kelahiran hidup yang terjadi di suatu wilayah pada periode tertentu (menurut BPS, kelahiran hidup adalah bayi yang menunjukkan tanda-tanda kehidupan pada saat lahir).	Orang	3275.0
1831	Jumlah Kelahiran Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya bayi laki-laki yang lahir hidup di suatu wilayah dalam periode tertentu.	Orang	1659.0
1832	Jumlah Kelahiran Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya bayi perempuan yang lahir hidup di suatu wilayah dalam periode tertentu.	Orang	1616.0
1833	Jumlah Kematian	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya kejadian kematian atau keadaan menghilangnya semua tanda-tanda kehidupan seseorang secara permanen di suatu wilayah.	Orang	3065.0
1834	Jumlah Kematian Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya kejadian kematian atau keadaan menghilangnya semua tanda-tanda kehidupan seseorang secara permanen di suatu wilayah.	Orang	1580.0
1835	Jumlah Kematian Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya kejadian kematian atau keadaan menghilangnya semua tanda-tanda kehidupan seseorang secara permanen di suatu wilayah.	Orang	1485.0
1836	Mutasi Penduduk	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perubahan jumlah penduduk akibat adanya kelahiran, kematian, dan perpindahan masuk/keluar penduduk.	Orang	21082.0
1837	Mutasi Penduduk Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah perubahan penduduk laki-laki akibat kelahiran, kematian, atau perpindahan.	Orang	10247.0
1838	Mutasi Penduduk Laki-laki Lahir	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah laki-laki yang lahir hidup di wilayah tersebut dalam periode tertentu.	Orang	1659.0
1839	Mutasi Penduduk Laki-laki Mati	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk laki-laki yang meninggal dunia di wilayah tersebut pada periode tertentu.	Orang	1580.0
1840	Mutasi Penduduk Laki-laki Datang	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk laki-laki yang pindah datang ke wilayah tersebut.	Orang	3444.0
1841	Mutasi Penduduk Laki-laki Pergi	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk laki-laki yang pindah keluar dari wilayah tersebut.	Orang	3564.0
1842	Mutasi Penduduk Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah perubahan penduduk perempuan akibat kelahiran, kematian, atau perpindahan.	Orang	10835.0
1843	Mutasi Penduduk Perempuan Lahir	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah perempuan yang lahir hidup di wilayah tersebut dalam periode tertentu.	Orang	1616.0
1844	Mutasi Penduduk Perempuan Mati	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk perempuan yang meninggal dunia di wilayah tersebut pada periode tertentu.	Orang	1485.0
1845	Mutasi Penduduk Perempuan Datang	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk perempuan yang pindah datang ke wilayah tersebut.	Orang	3852.0
1846	Mutasi Penduduk Perempuan Pergi	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk perempuan yang pindah keluar dari wilayah tersebut.	Orang	3882.0
1847	Laju Pertumbuhan Penduduk	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk dalam satu tahun terhadap jumlah penduduk pada awal tahun (menurut BPS = ((Pt - P0)/P0) x 100%).	%	00022
1848	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Mantrijeron terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	0005
1849	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Kraton terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00063
1850	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Mergangsan terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	0001
1851	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Umbulharjo terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	0009
1852	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Kotagede terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	00084
1853	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Gondokusuman terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	00038
1854	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Danurejan terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00028
1855	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Pakualaman terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00028
1856	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Gondomanan terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00076
1857	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Ngampilan terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00081
1858	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Wirobrajan terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	00059
1859	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Gedongtengen terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00037
1860	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Jetis terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	-00027
1861	Laju Pertumbuhan Penduduk Per Kemantren Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pertambahan jumlah penduduk per tahun di wilayah Kemantren Tegalrejo terhadap jumlah penduduk pada awal tahun.	%	00013
1862	Proporsi Anak Umur di Bawah 5 Tahun yang Kelahirannya Dicatat oleh Lembaga Pencatatan Sipil	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase anak usia di bawah 5 tahun yang memiliki akta kelahiran dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.	%	100
1863	Jumlah Penduduk	""	""	""	""
1864	Jumlah Kepala Keluarga (KK)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya unit keluarga yang dikepalai oleh satu orang sebagai kepala keluarga, baik laki-laki maupun perempuan.	KK	146543.0
1865	Status Pendidikan Kepala Keluarga Tidak Tamat SD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kepala keluarga yang pendidikan terakhirnya tidak tamat Sekolah Dasar atau sederajat.	KK	n/a
1866	Status Pendidikan Kepala Keluarga Tamat SD-SLTP	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kepala keluarga yang pendidikan terakhirnya tamat SD hingga SLTP atau sederajat.	KK	n/a
1867	Status Pendidikan Kepala Keluarga Tamat SLTA	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kepala keluarga yang pendidikan terakhirnya tamat SLTA atau sederajat.	KK	n/a
1868	Status Pendidikan Kepala Keluarga Tamat AK/PT	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kepala keluarga yang pendidikan terakhirnya Akademi/Diploma/ Perguruan Tinggi.	KK	n/a
1869	Jumlah Penduduk Kota Yogyakarta	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	415605.0
1870	Jumlah Penduduk Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk berjenis kelamin laki-laki yang berdomisili di wilayah tertentu.	Orang	202478.0
1871	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 0-4	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	11081.0
1872	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 5-9	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14156.0
1873	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 10-14	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15716.0
1874	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 15-19	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16470.0
1875	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 20-24	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16432.0
1876	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 25-29	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15187.0
1877	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 30-34	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14441.0
1878	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 35-39	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13764.0
1879	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 40-44	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16008.0
1880	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 45-49	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14774.0
1881	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 50-54	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13746.0
1882	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 55-59	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	12609.0
1883	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 60-64	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10458.0
1884	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 65-69	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	8241.0
1885	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 70-74	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	5137.0
1886	Jumlah Penduduk Laki-laki menurut Kelompok Umur 75+	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	4258.0
1887	Jumlah Penduduk Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk berjenis kelamin perempuan yang berdomisili di wilayah tertentu.	Orang	213127.0
1888	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 0-4	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10403.0
1889	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 5-9	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13285.0
1890	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 10-14	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15231.0
1891	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 15-19	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15801.0
1892	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 20-24	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15854.0
1893	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 25-29	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15110.0
1894	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 30-34	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14755.0
1895	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 35-39	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14533.0
1896	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 40-44	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16575.0
1897	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 45-49	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15814.0
1898	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 50-54	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14991.0
1899	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 55-59	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14602.0
1900	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 60-64	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	12519.0
1901	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 65-69	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10021.0
1902	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 70-74	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	6516.0
1903	Jumlah Penduduk Perempuan menurut Kelompok Umur 75+	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	7117.0
1904	Jumlah Penduduk menurut Agama Islam	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	348102.0
1905	Jumlah Penduduk menurut Agama Kristen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	25807.0
1906	Jumlah Penduduk menurut Agama Katholik	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	40085.0
1907	Jumlah Penduduk menurut Agama Hindu	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	481.0
1908	Jumlah Penduduk menurut Agama Budha	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	1076.0
1909	Jumlah Penduduk menurut Agama Konghucu	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	25.0
1910	Jumlah Penduduk menurut Agama Lainnya	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	29.0
1911	Jumlah Penduduk Yang Bersekolah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	54965.0
1912	Jumlah Penduduk Yang Bersekolah Usia 4 - 6 Tahun (PAUD)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16128.0
1913	Jumlah Penduduk Yang Bersekolah Usia 7 - 12 Tahun (SD/MI/Sederajat)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	8400.0
1914	Jumlah Penduduk Yang Bersekolah Usia 13 - 15 Tahun (SMP/MTs/Sederajat)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	12732.0
1915	Jumlah Penduduk Yang Bersekolah Usia 16 - 18 Tahun (SMA/SMK/MA Sederajat)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	17705.0
1916	Jumlah Penduduk Tidak/Belum bersekolah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	70217.0
1917	Jumlah Penduduk Tidak/Belum bersekolah Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	35774.0
1918	Jumlah Penduduk Tidak/Belum bersekolah Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	34443.0
1919	Jumlah Penduduk Belum Tamat SD/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	40263.0
1920	Jumlah Penduduk Belum Tamat SD/Sederajat Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	19838.0
1921	Jumlah Penduduk Belum Tamat SD/Sederajat Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	20425.0
1922	Jumlah Penduduk Tamat Sd/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	38024.0
1923	Jumlah Penduduk Tamat Sd/Sederajat Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	17192.0
1924	Jumlah Penduduk Tamat Sd/Sederajat Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	20832.0
1925	Jumlah Penduduk SLTP/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	49163.0
1926	Jumlah Penduduk SLTP/Sederajat Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	23902.0
1927	Jumlah Penduduk SLTP/Sederajat Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	25261.0
1928	Jumlah Penduduk SLTA/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	121154.0
1929	Jumlah Penduduk SLTA/Sederajat Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	60290.0
1930	Jumlah Penduduk SLTA/Sederajat Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	60864.0
1931	Jumlah Penduduk Diploma I/II	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	2907.0
1932	Jumlah Penduduk Diploma I/II Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	1080.0
1933	Jumlah Penduduk Diploma I/II Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	1827.0
1934	Jumlah Penduduk Akademi/Diploma III	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk yang menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Akademi atau Diploma III.	Orang	19266.0
1935	Jumlah Penduduk Akademi/Diploma III Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	7947.0
1936	Jumlah Penduduk Akademi/Diploma III Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	11319.0
1937	Jumlah Penduduk Strata I	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk yang menyelesaikan pendidikan sampai jenjang Strata I (S1).	Orang	65841.0
1938	Jumlah Penduduk Strata I Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	31719.0
1939	Jumlah Penduduk Strata I Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	34122.0
1940	Jumlah Penduduk Strata II	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	7841.0
1941	Jumlah Penduduk Strata II Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	4138.0
1942	Jumlah Penduduk Strata II Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	3703.0
1943	Jumlah Penduduk Strata III	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	929.0
1944	Jumlah Penduduk Strata III Laki-Laki	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	598.0
1945	Jumlah Penduduk Strata III Perempuan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	331.0
1946	Jumlah Penduduk Kemantren Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	37486.0
1947	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	18377.0
1948	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	19109.0
1949	Jumlah Penduduk Kemantren Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah total penduduk yang berdomisili di wilayah Kemantren Jetis.	Orang	27016.0
1950	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13070.0
1951	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13946.0
1952	Jumlah Penduduk Kemantren Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	43214.0
1953	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	20920.0
1954	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	22294.0
1955	Jumlah Penduduk Kemantren Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	21093.0
1956	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10307.0
1957	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10786.0
1958	Jumlah Penduduk Kemantren Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	19141.0
1959	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	9380.0
1960	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	9761.0
1961	Jumlah Penduduk Kemantren Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	17925.0
1962	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	8783.0
1963	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	9142.0
1964	Jumlah Penduduk Kemantren Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	28271.0
1965	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	13854.0
1966	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14417.0
1967	Jumlah Penduduk Kemantren Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	35398.0
1968	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	17181.0
1969	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	18217.0
1970	Jumlah Penduduk Kemantren Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	21325.0
1971	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10367.0
1972	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10958.0
1973	Jumlah Penduduk Kemantren Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	14590.0
1974	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	7096.0
1975	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	7494.0
1976	Jumlah Penduduk Kemantren Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	10592.0
1977	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	5060.0
1978	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	5532.0
1979	Jumlah Penduduk Kemantren Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	31697.0
1980	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	15291.0
1981	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	16406.0
1982	Jumlah Penduduk Kemantren Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	72203.0
1983	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	35275.0
1984	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	36928.0
1985	Jumlah Penduduk Kemantren Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	35654.0
1986	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (L) Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	17517.0
1987	Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin (P) Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	18137.0
1988	Persentase Penduduk yang Ber-KTP (NIK)	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk usia ≥17 tahun atau sudah menikah yang memiliki KTP Elektronik dengan NIK valid.	%	9952
1989	Kepadatan dan Persebaran Penduduk	""	""	""	""
1990	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah (jiwa/km²) dan distribusinya di Kemantren Tegalrejo.	Orang/Km2	12.661
1991	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Jetis.	Orang/Km2	15.702
1992	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Gondokusuman.	Orang/Km2	10.841
1993	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Danurejan.	Orang/Km2	19.027
1994	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Gedongtengen.	Orang/Km2	19.429
1995	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Ngampilan.	Orang/Km2	21.327
1996	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Wirobrajan.	Orang/Km2	15.968
1997	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Mantrijeron.	Orang/Km2	13.246
1998	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Kraton.	Orang/Km2	15.509
1999	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Gondomanan.	Orang/Km2	12.774
2000	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Pakualaman.	Orang/Km2	16.381
2001	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Mergangsan.	Orang/Km2	13.799
2002	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Umbulharjo.	Orang/Km2	8.672
2003	Kepadatan dan Persebaran Penduduk Kemantren Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah dan distribusinya di Kemantren Kotagede.	Orang/Km2	11.932
2004	Rasio Penduduk	""	""	""	""
2005	Angka Pendidikan yang Ditamatkan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Distribusi penduduk berdasarkan jenjang pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan.	%	n/a
2006	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Tidak/Belum Sekolah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang tidak atau belum pernah bersekolah.	%	169
2007	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Belum Tamat SD/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang pernah sekolah tetapi belum menamatkan SD.	%	969
2008	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Tamat SD/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang telah menamatkan SD atau sederajat.	%	915
2009	Angka Pendidikan yang Ditamatkan SLTP/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang telah menamatkan SLTP atau sederajat.	%	1183
2010	Angka Pendidikan yang Ditamatkan SLTA/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang telah menamatkan SLTA atau sederajat.	%	2915
2011	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Diploma I/II	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang menamatkan pendidikan Diploma I atau II.	%	07
2012	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Diploma III/Akademi/Sarjana Muda	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang menamatkan pendidikan Diploma III, Akademi, atau Sarjana Muda.	%	464
2013	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Diploma IV/Strata I	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang menamatkan pendidikan Diploma IV atau Strata I (S1).	%	1584
2014	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Strata II	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang menamatkan pendidikan Strata II (S2).	%	189
2015	Angka Pendidikan yang Ditamatkan Strata III	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang menamatkan pendidikan Strata III (S3).	%	022
2016	Sex Ratio	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dengan jumlah penduduk perempuan dalam 100 penduduk perempuan.	Poin	95.0
2017	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Mantrijeron	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Mantrijeron.	Poin	9431.0
2018	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Kraton	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Kraton.	Poin	9461.0
2019	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Mergangsan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Mergangsan.	Poin	932.0
2020	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Umbulharjo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Umbulharjo.	Poin	9552.0
2021	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Kotagede	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Kotagede.	Poin	9658.0
2022	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Gondokusuman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Gondokusuman.	Poin	9384.0
2023	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Danurejan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Danurejan.	Poin	9556.0
2024	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Pakualaman	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Pakualaman.	Poin	9147.0
2025	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Gondomanan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Gondomanan.	Poin	9469.0
2026	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Ngampilan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Ngampilan.	Poin	9607.0
2027	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Wirobrajan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Wirobrajan.	Poin	9609.0
2028	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Gedongtengen	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Gedongtengen.	Poin	961.0
2029	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Jetis	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Jetis.	Poin	9372.0
2030	Sex ratio Penduduk Per Kemantren Tegalrejo	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan perempuan per 100 perempuan di wilayah Kemantren Tegalrejo.	Poin	9617.0
2031	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun berdasarkan Pendidikan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Proporsi penduduk berusia 10 tahun ke atas menurut jenjang pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan.	%	n/a
2032	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas Tidak/Belum Tamat SD	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang belum menamatkan SD.	%	n/a
2033	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas tamat SD/MI/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan SD/MI atau sederajat.	%	n/a
2034	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas tamat SLTP/MTs/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan SLTP/MTs atau sederajat.	%	n/a
2035	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke tamat SLTA/Sederajat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan SLTA atau sederajat.	%	n/a
2036	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas tamat Diploma I/II	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan pendidikan Diploma I atau II.	%	n/a
2037	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas tamat Akademi/D-III	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan pendidikan Akademi atau Diploma III.	%	n/a
2038	Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas tamat PT/D-IV/S2/S3	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk berusia ≥10 tahun yang menamatkan pendidikan tinggi (Diploma IV/S1/S2/S3).	%	n/a
2039	Rasio Ketergantungan di Kota Yogyakarta	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan antara jumlah penduduk usia non-produktif (0–14 dan 65+) terhadap penduduk usia produktif (15–64 tahun), dinyatakan dalam persen.	%	0.411495603563338
2040	Jumlah Penduduk usia <15th + usia >64th	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	121162.0
2041	Jumlah Penduduk usia 15-64 tahun	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	294443.0
2042	Rasio Penduduk lulusan S1/S2/S3	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Perbandingan jumlah penduduk dengan pendidikan Strata I, II, atau III terhadap total penduduk usia 15 tahun ke atas.	%	018
2043	Rasio Penduduk Ber-KTP per Satuan Penduduk	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Rasio antara jumlah penduduk yang memiliki KTP dengan jumlah total penduduk usia wajib KTP.	-	0.992046782900428
2044	Jumlah penduduk usia >17 yang ber KTP	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk usia lebih dari 17 tahun yang memiliki KTP Elektronik.	Orang	319946.0
2045	Jumlah penduduk usia >17 atau telah menikah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk yang berusia lebih dari 17 tahun atau sudah menikah, berhak memiliki KTP.	Orang	322511.0
2046	Rasio Bayi Berakta Kelahiran	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak	%	100
2047	Jumlah bayi berakta kelahiran	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya bayi yang memiliki akta kelahiran resmi dari Disdukcapil.	Orang	3275.0
2048	Jumlah bayi	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total bayi berusia 0–11 bulan yang terdaftar di wilayah administrasi.	Orang	3275.0
2049	Rasio Pasangan Berakta Nikah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase pasangan menikah yang memiliki akta atau buku nikah resmi dari instansi berwenang dibanding total pasangan menikah.	-	0.883816081369553
2050	Jumlah pasangan nikah berakte nikah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya pasangan menikah yang memiliki akta atau buku nikah resmi.	Orang	168922.0
2051	Jumlah keseluruhan pasangan nikah	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total pasangan menikah di wilayah tertentu, baik berakta maupun tidak.	Orang	191128.0
2052	Cakupan Penerbitan KTP	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk wajib KTP yang telah memiliki KTP elektronik dari total penduduk wajib KTP.	%	0.992046782900428
2053	Jumlah KTP ber-NIK yang diterbitkan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya KTP elektronik yang telah diterbitkan dan memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sah.	KTP	319946.0
2054	Jumlah penduduk wajib KTP	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	322511.0
2055	Cakupan Penerbitan Akta Kelahiran	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase anak berusia 0–17 tahun yang memiliki akta kelahiran dibandingkan dengan jumlah anak pada kelompok usia tersebut.	%	100
2056	Jumlah penduduk lahir dan memperoleh akta kelahiran di tahun bersangkutan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk yang lahir dan telah diterbitkan akta kelahiran dalam tahun berjalan.	Orang	3275.0
2057	Jumlah kelahiran di tahun bersangkutan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total kelahiran hidup yang tercatat dalam tahun berjalan di wilayah administrasi.	Kelahiran	3275.0
2058	Rata-rata jumlah anak per keluarga	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Rata-rata banyaknya anak yang dimiliki oleh setiap keluarga atau rumah tangga.	Anak	1.13606245265895
2059	Jumlah anak	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total penduduk berusia 0–17 tahun yang tercatat di wilayah administrasi.	Orang	166482.0
2060	Jumlah keluarga	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total unit keluarga atau rumah tangga yang terdaftar secara administrasi di wilayah tertentu.	Keluarga	146543.0
2061	Data Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	""	""	""	""
2062	Ketersediaan Database Kependudukan Skala Kota	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Tersedianya sistem basis data kependudukan terintegrasi yang mencakup seluruh penduduk di tingkat kota.	Ada/Tidak Ada	Ada
2063	Penerapan KTP Nasional berbasis NIK	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Pelaksanaan penggunaan KTP elektronik yang terhubung dengan database nasional berdasarkan Nomor Induk Kependudukan.	Sudah/Belum	Sudah
2064	Indeks tertib kepemilikan administrasi kependudukan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Indeks yang menggambarkan tingkat keteraturan dan kelengkapan kepemilikan dokumen kependudukan oleh masyarakat.	Poin	96,63
2065	Persentase cakupan kepemilikan dokumen pencatatan sipil	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang memiliki dokumen pencatatan sipil (akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, dsb) dibanding total penduduk wajib dokumen tersebut.	%	93,37%
2066	Hasil penilaian mandiri reformasi birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	%	A
2067	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Poin	AA
2068	Persentase cakupan kepemilikan dokumen kependudukan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang memiliki dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan KIA dari total penduduk wajib dokumen.	%	93,37%
2069	Persentase Kepemilikan Dokumen KTP-El	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk ber-KTP terhadap total Jumlah penduduk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	93,37%
2070	Jumlah penduduk wajib KTP yang memiliki KTP-El	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	321.145
2071	Jumlah penduduk wajib KTP	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya orang yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 1 tahun atau lebih dan atau mereka yang berdomisili kurang dari 1 tahun tetapi bertujuan untuk menetap.	Orang	322.703
2072	Persentase Kepemilikan Dokumen KIA	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase anak berusia 0–17 tahun yang telah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) dibanding jumlah total anak.	%	87,23%
2073	Jumlah anak yang memiliki KIA	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya anak berusia 0–17 tahun yang telah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).	Orang	80.283
2074	Jumlah anak	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total penduduk berusia 0–17 tahun yang tercatat di wilayah administrasi.	Orang	92.041
2075	Persentase cakupan kepemilikan dokumen pencatatan sipil	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk yang memiliki dokumen pencatatan sipil (akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, dsb) dibanding total penduduk wajib dokumen tersebut.	%	99,89%
2076	Persentase Kepemilikan akta kelahiran	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase anak berusia 0–17 tahun yang memiliki akta kelahiran sah dari total anak di kelompok usia tersebut.	%	99,55%
2077	Jumlah anak yang sudah memiliki akta lahir	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya anak berusia 0–17 tahun yang telah diterbitkan akta kelahiran oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.	Orang	98.259
2078	Jumlah anak	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total penduduk berusia 0–17 tahun yang tercatat di wilayah administrasi.	Orang	98.702
2079	Persentase Kepemilikan akta perkawinan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase penduduk dengan status kawin yang memiliki akta atau buku nikah resmi dibanding total penduduk yang berstatus kawin.	%	100,00%
2080	Jumlah penduduk yang memiliki akta perkawinan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya penduduk yang memiliki dokumen resmi akta atau buku nikah dari instansi berwenang.	Orang	n/a
2081	Jumlah penduduk dengan status kawin	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Total penduduk yang berstatus kawin menurut hasil pendataan kependudukan.	Orang	273.0
2082	Persentase pemanfaatan data kependudukan	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase perangkat daerah atau instansi yang memanfaatkan data kependudukan dalam pelayanan publik atau perencanaan dibanding total instansi yang seharusnya memanfaatkan.	%	100,00%
2083	Persentase OPD yang mendapatkan hak akses pemanfaatan data dari Pusat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Persentase Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah memperoleh izin atau hak akses pemanfaatan data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri.	%	100,00%
2084	Jumlah PKS Hak Akses Pemanfaatan Data	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Jumlah perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah Daerah dengan instansi pengguna dalam rangka pemanfaatan data kependudukan.	Berkas	8.0
2085	Jumlah Permohonan Hak Akses Pemanfaatan Data yang disetujui Pusat	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Banyaknya permohonan hak akses pemanfaatan data kependudukan yang telah disetujui oleh Ditjen Dukcapil Pusat.	Berkas	8.0
2086	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diberikan oleh Inspektorat terhadap kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.	Nilai	A
2087	PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA	""	""	""	""
2088	Jumlah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat	""	""	""	""
2089	Rata-rata Jumlah Kelompok Binaan PKK	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Rata-rata jumlah kelompok kegiatan yang dibina oleh Tim Penggerak PKK di tingkat kelurahan atau kecamatan.	-	1.56742447835565
2090	Jumlah kelompok binaan PKK (Kel. Dasawisma)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah unit dasawisma (kelompok binaan PKK) yang aktif	Kelompok	5033.0
2091	Jumlah PKK	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah PKK	Kelompok	3211.0
2092	Jumlah TP PKK Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah TP PKK Kota Yogyakarta	Kelompok	1.0
2093	Jumlah TP PKK Kecamatan Se Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Total jumlah Tim Penggerak PKK di seluruh kecamatan dalam wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Kelompok	14.0
2094	Jumlah TP PKK Kelurahan Se Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah TP PKK Kelurahan Se Kota Yogyakarta	Kelompok	45.0
2095	Jumlah kel. PKK RW se Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kel. PKK RW se Kota Yogyakarta	Kelompok	616.0
2096	Jumlah kel. PKK RT	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kel. PKK RT	Kelompok	2535.0
2097	Persentase PKK Aktif	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase Tim Penggerak PKK yang melaksanakan kegiatan secara aktif dibandingkan dengan total TP PKK yang ada.	%	n/a
2098	Rata-rata Jumlah Kelompok Binaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Rata-rata kelompok binaan yang difasilitasi oleh LPM di tingkat kelurahan atau kecamatan.	-	n/a
2099	Jumlah kelompok binaan LPM	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Banyaknya kelompok masyarakat yang menjadi binaan resmi dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.	Kelompok	n/a
2100	Jumlah LPMD/K Kota Yogyakarta	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah lembaga pemberdayaan masyarakat desa atau kelurahan di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.	Lembaga	n/a
2101	Persentase Pemeliharaan Pasca Program Pemberdayaan Masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Persentase kegiatan atau sarana hasil program pemberdayaan masyarakat yang masih dipelihara masyarakat setelah program selesai.	%	n/a
2102	Jumlah Program Pemberdayaan Masyarakat yang Dikembangkan dan Dipelihara Masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Banyaknya program pemberdayaan masyarakat yang keberlanjutannya dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri.	Buah	n/a
2103	Total Pasca Program Pemberdayaan Masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah keseluruhan kegiatan atau hasil pembangunan yang masih berjalan pasca pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.	Buah	n/a
2104	Program Pemberdayaan Masyarakat	""	""	""	""
2105	Jumlah Program Pemberdayaan Masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Total kegiatan atau inisiatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.	Program	576.0
2106	Jumlah program swadaya masyarakat yang mendukung program pemberdayaan masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah kegiatan swadaya masyarakat yang mendukung atau berkontribusi terhadap program pemberdayaan yang difasilitasi pemerintah.	Program	576.0
2107	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Mantrijeron	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material untuk mendukung kegiatan pembangunan di Kecamatan Mantrijeron.	Rp	2063860549.0
2108	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Kraton	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Kraton.	Rp	1433886600.0
2109	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Mergangsan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Mergangsan.	Rp	2081965000.0
2110	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Umbulharjo	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Umbulharjo.	Rp	3852141395.0
2111	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Kotagede	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Kotagede.	Rp	3319283100.0
2112	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Gondokusuman	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Gondokusuman.	Rp	2765833000.0
2113	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Danurejan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Danurejan.	Rp	1969600000.0
2114	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Pakualaman	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Pakualaman.	Rp	974015000.0
2115	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Gondomanan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Gondomanan.	Rp	1049185000.0
2116	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Ngampilan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Ngampilan.	Rp	780670000.0
2117	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Wirobrajan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Wirobrajan.	Rp	1037215000.0
2118	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Gedongtengen	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Gedongtengen.	Rp	1346890000.0
2119	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Jetis	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Jetis.	Rp	1277190556.0
2120	Banyaknya Swadaya yang Dikumpulkan Masyarakat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta Tegalrejo	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Nilai atau volume partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, atau material di Kecamatan Tegalrejo.	Rp	2591762000.0
2121	Jumlah swadaya masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Total kontribusi masyarakat dalam bentuk tenaga, uang, dan barang yang digunakan untuk kegiatan pembangunan.	Rp	26543497200.0
2122	PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA	""	""	""	""
2123	Jumlah Penduduk Hasil Pendataan Keluarga	""	""	""	""
2124	Persentase Penduduk Laki-laki Hasil Pendataan Keluarga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase jumlah penduduk laki-laki berdasarkan hasil pendataan keluarga terhadap total penduduk hasil pendataan keluarga.	%	4849
2125	Jumlah Penduduk Hasil Pendataan Keluarga Laki-laki	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah penduduk yang tercatat dalam Pendataan Keluarga  laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	133934.0
2126	Persentase Penduduk Perempuan Hasil Pendataan Keluarga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase jumlah penduduk perempuan berdasarkan hasil pendataan keluarga terhadap total penduduk hasil pendataan keluarga.	%	5151
2127	Jumlah Penduduk Hasil Pendataan Keluarga Perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah individu perempuan yang tercatat dalam hasil pendataan keluarga oleh BKKBN.	Orang	142270.0
2128	Jumlah Pasangan Usia Subur ber KB	""	""	""	""
2129	Jumlah Pasangan Usia Subur ber KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur (15–49 tahun) yang menjadi peserta aktif program keluarga berencana menggunakan salah satu metode kontrasepsi.	Orang	23705
2130	Jumlah pasangan usia subur yang tidak lagi menggunakan kontrasepsi	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	PUS yang berhenti memakai kontrasepsi	Pasangan	4906.0
2131	Jumlah pasangan usia subur dengan istri kurang 20 th	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur dengan istri kurang 20 th	Pasangan	28.0
2132	Cakupan Pasangan usia Subur (PUS) yang Istrinya Dibawah 20 Tahun	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase PUS dimana istri usianya di bawah 20 tahun, dibanding total PUS	%	007
2133	Persentase Tingkat Keberlangsungan Pemakaian Kontrasepsi	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Proporsi PUS yang tetap menggunakan kontrasepsi dari satu periode ke periode berikutnya (misalnya satu tahun)	%	2063
2134	Rasio Akseptor KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Rasio antara akseptor (pengguna KB) terhadap jumlah PUS	%	626
2135	Jumlah Peserta Program KB Aktif	""	""	""	""
2136	Jumlah Peserta Program KB Aktif Laki - Laki	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah peserta program Keluarga Berencana aktif berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	6230.0
2137	Jumlah Peserta Program KB Aktif Perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah peserta program Keluarga Berencana aktif berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	17552.0
2138	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi IUD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD/spiral).	PUS	7217.0
2139	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi MOW	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan metode operasi wanita (tubektomi).	PUS	1379.0
2140	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi MOP	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan metode operasi pria (vasektomi).	PUS	77.0
2141	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi Kondom	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi.	PUS	6153.0
2142	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi Implan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan implan (susuk KB) sebagai alat kontrasepsi.	PUS	865.0
2143	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi Suntikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan kontrasepsi suntik (injeksi hormon).	PUS	6679.0
2144	Jumlah Peserta Program KB Aktif dengan Kontrasepsi Pil	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta aktif KB yang menggunakan pil kontrasepsi.	PUS	1172.0
2145	Angka penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase penggunaan alat kontrasepsi yang digunakan untuk menunda kehamilan, serta menghentikan kesuburan yang digunakan dengan jangka Panjang meliputi IUD, implan, MOW, dan MOP di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	405
2146	Jumlah akseptor KB yang menggunakan MKJP	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah akseptor (pengguna kontrasepsi) yang memakai jenis MKJP (IUD, implan, steril, vasektomi) dalam periode tertentu	Pasangan	9538.0
2147	Angka Prevalensi Penggunaan Metode Kontrasepsi (CPR) cara modern pada Pasangan Usia Subur (PUS) usia 15-49 tahun yang berstatus kawin	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Angka pemakaian kontrasepsi (Contraceptive Prevalence Rate) adalah perbandingan antara Pasangan Usia Subur yang menjadi peserta Keluarga Berencana Aktif (peserta Keluarga Berencana yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi) dengan Jumlah Pasangan Usia Subur di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	%	628
2148	Angka kelahiran pada perempuan usia 15-19 tahun ((Age Specific Fertility Rate/ ASFR))	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelahiran hidup dari perempuan usia 15–19 tahun per 1.000 perempuan pada kelompok umur yang sama dalam satu tahun.	Per 1000 WUS 15-19 Th	21.0
2149	Unmet Need kebutuhan ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase pasangan usia subur yang ingin menunda atau menghentikan kehamilan tetapi tidak menggunakan alat/cara kontrasepsi.	%	1295
2150	Cakupan PUS yang Ingin Ber-KB Tidak Terpenuhi (Unmet Need)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase pasangan usia subur yang mempunyai keinginan ber-KB namun belum terpenuhi dengan pelayanan KB.	%	1255
2151	Jumlah Peserta Program KB Baru	""	""	""	""
2152	Jumlah peserta KB Baru Laki - Laki	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah laki-laki yang sudah memiliki pasangan usia subur dan pertama kali menggunakan kontrasepsi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	524.0
2153	Jumlah peserta KB Baru Perempuan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah perempuan yang sudah memiliki pasangan dengan usia subur dan pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	2274.0
2154	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi IUD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	1280.0
2155	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi MOW	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	267.0
2156	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi MOP	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya peserta baru KB yang memilih metode operasi pria (vasektomi) pada tahun berjalan.	PUS	17.0
2157	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi Kondom	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	507.0
2158	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi Implan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	207.0
2159	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi Suntikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	434.0
2160	Jumlah peserta KB Baru dengan Kontrasepsi Pil	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur yang pertama kali menggunakan kontrasepsi atau menggunakan kontrasepsi setelah melahirkan/keguguran di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	PUS	86.0
2161	Jumlah alkon per mix kontrasepsi yang tersedia di Faskes dan gudang Alkon Kab/Kota IUD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah jenis / unit alat kontrasepsi yang tersedia di fasilitas kesehatan/gudang di kabupaten/kota	Unit	1621.0
2162	Jumlah alkon per mix kontrasepsi yang tersedia di Faskes dan gudang Alkon Kab/Kota Kondom	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah jenis / unit alat kontrasepsi yang tersedia di fasilitas kesehatan/gudang di kabupaten/kota	Unit	167.0
2163	Jumlah alkon per mix kontrasepsi yang tersedia di Faskes dan gudang Alkon Kab/Kota Pil KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah jenis / unit alat kontrasepsi yang tersedia di fasilitas kesehatan/gudang di kabupaten/kota	Unit	1365.0
2164	Jumlah alkon per mix kontrasepsi yang tersedia di Faskes dan gudang Alkon Kab/Kota Suntikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah jenis / unit alat kontrasepsi yang tersedia di fasilitas kesehatan/gudang di kabupaten/kota	Unit	7890.0
2165	Jumlah alkon per mix kontrasepsi yang tersedia di Faskes dan gudang Alkon Kab/Kota Susuk KB/Implan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah jenis / unit alat kontrasepsi yang tersedia di fasilitas kesehatan/gudang di kabupaten/kota	Unit	595.0
2166	Perkiraan permintaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi IUD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Perkiraan jumlah pasangan usia subur yang berpotensi atau berminat menggunakan kontrasepsi IUD.	Unit	5817.0
2167	Perkiraan permintaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi Kondom	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Perkiraan jumlah pasangan usia subur yang berminat menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi.	Unit	9273.0
2168	Perkiraan permintaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi Pil KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Perkiraan jumlah pasangan usia subur yang berminat menggunakan pil kontrasepsi.	Unit	985.0
2169	Perkiraan permintaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi Suntikan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Perkiraan jumlah pasangan usia subur yang berminat menggunakan kontrasepsi suntik.	Unit	1970.0
2170	Perkiraan permintaan masyarakat terhadap alat kontrasepsi Susuk KB/Implan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Perkiraan jumlah pasangan usia subur yang berminat menggunakan kontrasepsi implan.	Unit	414.0
2171	CPR (Contraceptive Prevalence Rate)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase pasangan usia subur yang menggunakan salah satu metode kontrasepsi modern atau tradisional terhadap total PUS.	%	62,60
2172	Jumlah Pasangan Usia Subur	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah pasangan usia subur (pasangan yang telah menikah berkisar antara usia 20-45 tahun dimana pasangan laki-laki dan perempuan sudah cukup matang dalam segala hal terlebih organ reproduksinya sudah berfungsi dengan baik) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	37870.0
2173	Persentase pasangan usia subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmetneed)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase PUS yang memiliki keinginan ber-KB tetapi tidak menggunakan metode kontrasepsi karena keterbatasan akses atau alasan lainnya	%	12,55
2174	Jumlah Pasangan Usia Subur yang tidak ingin anak lagi	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Bagian dari PUS yang ingin berhenti memiliki anak (limiters)	Orang	3.893
2175	Jumlah Pasangan Usia Subur yang ingin anak ditunda	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	PUS yang ingin menunda punya anak (spacers)	Orang	860.0
2176	Pemberdayaan Keluarga	""	""	""	""
2177	Jumlah Kelompok UPPKS	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan keluarga Sejahtera UPPKS (merupakan sekumpulan keluarga yang saling berinteraksi dan terdiri dari berbagai tahapan keluarga, mulai dari Keluarga Pra Sejahtera sampai dengan Keluarga Sejahtera II Plus, baik yang sudah menjadi akseptor KB serta anggota masyarakat yang berminat untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera serta aktif melakukan usaha bersama dalam usaha ekonomis produktif) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kelompok	185.0
2178	Jumlah Anggota Kelompok UPPKS	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah angkatan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) (merupakan sekumpulan keluarga yang saling berinteraksi dan terdiri dari berbagai tahapan keluarga, mulai dari Keluarga Pra Sejahtera sampai dengan Keluarga Sejahtera II Plus, baik yang sudah menjadi akseptor KB serta anggota masyarakat yang berminat untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera dan aktif melakukan usaha bersama dalam usaha ekonomis produktif) yang berada pada wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Keluarga	2226.0
2179	Jumlah anggota kelompok UPPKS yang ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anggota kelompok UPPKS yang ber-KB	Orang	392.0
2180	Jumlah anggota kelompok UPPKS yang berstatus PUS	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anggota kelompok UPPKS yang berstatus PUS	Orang	574.0
2181	Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang Ber-KB Mandiri	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase PUS anggota kelompok UPPKS yang menjadi peserta KB dengan pembiayaan mandiri tanpa bantuan pemerintah.	%	0.682926829268293
2182	Ketahanan Keluarga	""	""	""	""
2183	Jumlah Kelompok BKB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina Keluarga Balita di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Bina keluarga balita adalah kegiatan yang khusus mengelola tentang pembinaan tumbuh kembang anak melalui pola asuh yang benar berdasarkan kelompok umur, yang dilaksanakan oleh seJumlah kader dan berada di tingkat RW.	Kelompok	400.0
2184	Jumlah Kelompok BKR	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina keluarga Remaja (Bina Keluarga Remaja merupakan upaya meningkatkan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan orang tua dan anggota keluarga lain dalam membina tumbuh kembang anak dan remaja secara seimbang melalui komunikasi efektif antara orang tua dan anak remaja) di wilayah DIY.	Kelompok	116.0
2185	Jumlah Kelompok BKL	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang merupakan Kelompok Kegiatan yang beranggotakan Keluarga yang mempunyai lansia yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga yang memiliki lansia dan lansia itu sendiri untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayah DIY.	Kelompok	179.0
2186	Jumlah Kelompok PIK R/M	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) yang merupakan suatu wadah kegiatan program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga yang ada di DIY pada tahun berkenaan.	Kelompok	69.0
2187	Cakupan Remaja Dalam Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja/Mahasiswa	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Proporsi remaja / mahasiswa yang terakses / menjadi anggota / menerima layanan Pusat Informasi & Konseling (PIK) dari total remaja di wilayah	%	50714
2188	Persentase kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase kelompok kegiatan keluarga (BKB, BKR, BKL, PIK-R, UPPKA) yang telah mencapai tingkat paripurna berdasarkan hasil penilaian BKKBN.	%	13,58%
2189	Persentase kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase kelompok kegiatan keluarga (BKB, BKR, BKL, PIK-R, UPPKA) yang telah mencapai tingkat paripurna berdasarkan hasil penilaian BKKBN.	Kelompok	n/a
2190	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna – Bina Keluarga Balita	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok kegiatan pembinaan keluarga dengan anak balita yang telah mencapai kategori paripurna dalam pembinaan ketahanan keluarga.	Kelompok	63.0
2191	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna – Bina Keluarga Remaja	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok kegiatan pembinaan keluarga dengan anggota remaja yang mencapai kategori paripurna.	Kelompok	15.0
2192	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna – Bina Keluarga Lansia	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok kegiatan pembinaan keluarga lansia yang telah mencapai kategori paripurna.	Kelompok	29.0
2193	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna – PIK-R	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) yang telah mencapai tingkat paripurna dalam kegiatan ketahanan keluarga.	Kelompok	11.0
2194	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan stratifikasi paripurna – UPPKA	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang mencapai kategori paripurna.	Kelompok	11.0
2195	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta	Kelompok	950.0
2196	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta – Bina Keluarga Balita	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina Keluarga Balita aktif di Kota Yogyakarta.	Kelompok	399.0
2197	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta – Bina Keluarga Remaja	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina Keluarga Remaja aktif di Kota Yogyakarta.	Kelompok	116.0
2198	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta – Bina Keluarga Lansia	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Bina Keluarga Lansia aktif di Kota Yogyakarta.	Kelompok	179.0
2199	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta – PIK-R	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja aktif di Kota Yogyakarta.	Kelompok	71.0
2200	Kelompok kegiatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Yogyakarta – UPPKA	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok UPPKA aktif di Kota Yogyakarta.	Kelompok	185.0
2201	Sarana Pelayanan Keluarga Berencana	""	""	""	""
2202	Jumlah Sarana Pelayanan Keluarga Berencana PKBRS	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Program Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) merupakan institusi rumah sakit yang memberikan pelayanan keluarga berencana sebagai salah satu layanannya yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan menekan angka pertumbuhan penduduk di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Buah	14.0
2203	Jumlah Sarana Pelayanan Keluarga Berencana Pemerintah	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Program Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) Pemerintah merupakan institusi rumah sakit pemerintah yang memberikan pelayanan keluarga berencana sebagai salah satu layanannya yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan menekan angka pertumbuhan penduduk di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Buah	23.0
2204	Jumlah Sarana Pelayanan Keluarga Berencana Swasta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Program Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) Swasta merupakan institusi rumah sakit swasta yang memberikan pelayanan keluarga berencana sebagai salah satu layanannya yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan menekan angka pertumbuhan penduduk di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Buah	44.0
2205	Jumlah Klinik Keluarga Berencana (KKB)	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Unit layanan kesehatan / klinik khusus yang melayani KB di masing-masing kemantren	Unit	68.0
2206	Rasio Petugas Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) Setiap Kelurahan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Rasio antara jumlah petugas PPKBD dan jumlah kelurahan atau per unit kelurahan; atau jumlah petugas dibagi jumlah wilayah kerja	%	100
2207	Jumlah petugas pembantu pembina KB Desa	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah petugas pembantu pembina KB Desa	Orang	45.0
2208	Jumlah Sarana Pelayanan Keluarga Berencana PPKBD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) yang merupakan merupakan jejaring kerja pemerintah ditingkat desa /kelurahan, yang berfungsi sebagai fasilitator KB desa/kelurahan dan membantu kepala desa/lurah dalam melaksanakan program KB di wilayah DIY.	Buah	45.0
2209	Jumlah Sarana Pelayanan Keluarga Berencana Sub PPKBD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) yang merupakan jejaring kerja pemerintah ditingkat dusun/kampung, yang berfungsi membantu fasilitator KB desa/kelurahan dan membantu kepala desa/lurah dalam melaksanakan program KB di wilayah DIY.	Buah	629.0
2210	Persentase Pembiayaan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Melalui APBD	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Proporsi anggaran yang dialokasikan untuk program kependudukan / KB / Pembangunan Keluarga dari total APBD	%	036
2211	Jumlah anggaran untuk urusan PPKB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Nilai rupiah yang dialokasikan khusus untuk urusan Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana (PPKB) dalam APBD	Rp	7303916845.0
2212	Persentase jumlah Kampung KB berkelanjutan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase Kampung KB yang tetap melaksanakan kegiatan lintas sektor dan pembinaan berkelanjutan setelah tahap pembentukan.	%	75,56%
2213	Jumlah Kampung KB Berkelanjutan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Banyaknya Kampung KB yang masih aktif dan menjalankan kegiatan pembinaan setelah lebih dari satu tahun dibentuk.	Kampung	34.0
2214	Jumlah Kampung KB di Kota Yogyakarta	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Total jumlah Kampung KB yang telah terbentuk dan terdaftar secara resmi di Kota Yogyakarta.	Kampung	45.0
2215	Petugas Pelayanan Keluarga Berencana	""	""	""	""
2216	Jumlah Petugas Pelayanan Keluarga Berencana Dokter	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Dokter baik Dokter Umum maupun Dokter Spesialis yang memberikan pelayanan medis KB dan konsultasi maupun fasilitasi dalam Pelayanan Keluarga Berencana di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	99.0
2217	Jumlah Petugas Pelayanan Keluarga Berencana PKB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Pelayanan Keluarga Berencana yang memberikan pelayanan medis KB dan konsultasi maupun fasilitasi dalam Pelayanan Keluarga Berencana di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	28.0
2218	Cakupan PKB/PLKB yang Didayagunakan Perangkat Daerah KB Untuk Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Daerah di Bidang Pengendalian Penduduk	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase Penyuluh KB (PKB/PLKB) yang terlibat dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pemantauan kebijakan pembangunan daerah di bidang pengendalian penduduk.	%	100
2219	Jumlah PKB dan PKLB yang didayagunakan	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah PKB dan PKLB yang didayagunakan	Orang	28.0
2220	Cakupan Anggota Bina Keluarga Balita (BKB) Ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase anggota kelompok BKB yang juga merupakan PUS dan aktif menggunakan KB	%	100
2221	Jumlah anggota kelompok BKB yang ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anggota kelompok BKB yang ber-KB	Orang	2829.0
2222	Jumlah anggota kelompok BKB yang berstatus PUS	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah anggota kelompok BKB yang berstatus PUS	Orang	2829.0
2223	Cakupan Anggota Bina Keluarga Remaja (BKR) Ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase anggota kelompok BKR yang juga merupakan PUS dan aktif menggunakan KB	%	7602
2224	Cakupan Anggota Bina Keluarga Lansia (BKL) Ber-KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Persentase anggota kelompok BKBL yang juga merupakan PUS dan aktif menggunakan KB	%	7236
2225	Cakupan Kelompok Kegiatan yang Melakukan Pembinaan Keluarga Melalui Delapan Fungsi Keluarga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	proporsi kelompok yang melaksanakan kegiatan pembinaan ke keluarga melalui delapan fungsi	%	100
2226	Jumlah kelompok kegiatan yang melakukan pembinaan keluarga melalui 8 fungsi keluarga	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah kelompok kegiatan yang melakukan pembinaan keluarga melalui 8 fungsi keluarga	Kelompok	950.0
2227	Jumlah Petugas Pelayanan Keluarga Berencana Bidan Pelayanan KB	Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Jumlah Bidan Pelayanan Keluarga Berencana yang memberikan pelayanan medis KB dan konsultasi maupun fasilitasi dalam Pelayanan Keluarga Berencana di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	273.0
2228	PERHUBUNGAN	""	""	""	""
2229	Transportasi Darat	""	""	""	""
2230	Jumlah Pemasangan Rambu-rambu	Dinas Perhubungan	Banyaknya rambu lalu lintas yang dipasang pada ruas jalan sesuai standar keselamatan dan kebutuhan rekayasa lalu lintas.	Unit	4438.0
2231	Jumlah Rambu-rambu yang seharusnya tersedia	Dinas Perhubungan	Jumlah rambu yang ideal berdasarkan analisis kebutuhan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di wilayah tertentu.	Unit	4900.0
2232	V/C ratio pada ruas jalan perkotaan	Dinas Perhubungan	Perbandingan antara volume kendaraan (V) terhadap kapasitas maksimum jalan (C) yang menunjukkan tingkat kemacetan.	%	n/a
2233	Angkutan Umum	""	""	""	""
2234	Persentase Kepemilikan KIR Angkutan Umum	Dinas Perhubungan	Persentase kendaraan angkutan umum yang memiliki bukti uji berkala kendaraan bermotor (KIR) terhadap total kendaraan wajib uji.	%	n/a
2235	Jumlah angkutan umum yang memiliki KIR angkutan umum	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan angkutan umum yang memiliki bukti lulus uji KIR.	Unit	75.0
2236	Jumlah Uji KIR Angkutan Umum	Dinas Perhubungan	Banyaknya pelaksanaan uji berkala untuk kendaraan angkutan umum dalam satu periode.	Unit	75.0
2237	Jumlah Uji KIR Angkutan Bukan Umum	Dinas Perhubungan	Banyaknya pelaksanaan uji berkala untuk kendaraan non-angkutan umum (misal milik instansi, perusahaan, dll).	Unit	652.0
2238	Pelayanan Transportasi	""	""	""	""
2239	Fasilitas Pendukung Keselamatan (Pengujian, dll)	Dinas Perhubungan	Sarana dan prasarana yang digunakan untuk mendukung keselamatan transportasi seperti tempat uji, marka, dan alat keselamatan jalan.	Unit	1.0
2240	Fasilitas Pendukung Keselamatan Manajemen Rekayasa	Dinas Perhubungan	Fasilitas untuk mendukung kegiatan manajemen dan rekayasa lalu lintas seperti ATCS, kamera CCTV, dan sistem pemantauan.	Unit	0.0
2241	Jumlah Kendaraan Bermotor Wajib Uji	Dinas Perhubungan	Jumlah seluruh kendaraan bermotor yang secara regulasi wajib melakukan uji berkala (KIR).	Unit	6417.0
2242	Jumlah Kendaraan Bermotor Wajib Uji Mobil Penumpang	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan jenis mobil penumpang yang wajib uji berkala sesuai peraturan.	Unit	205.0
2243	Jumlah Kendaraan Bermotor Wajib Uji Mobil Bus	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan jenis bus yang wajib melakukan uji berkala.	Unit	619.0
2244	Jumlah Kendaraan Bermotor Wajib Uji Mobil Barang	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan angkutan barang yang wajib melakukan uji berkala.	Unit	5593.0
2245	Jumlah Kendaraan Bermotor Wajib Uji Kendaraan Khusus	Dinas Perhubungan	Jumlah kendaraan khusus (tangki, derek, crane, dll) yang wajib melakukan uji berkala.	Unit	0.0
2246	Jumlah Kendaraan Bermotor yang Diuji Terdaftar	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan yang tercatat dan melakukan uji berkala pada periode tertentu.	Unit	8467.0
2247	Jumlah Kendaraan Bermotor yang Diuji	Dinas Perhubungan	Jumlah kendaraan bermotor yang benar-benar hadir dan menjalani uji berkala.	Unit	8467.0
2248	Jumlah Kendaraan Bermotor yang Diuji Tidak Datang	Dinas Perhubungan	Jumlah kendaraan yang terdaftar wajib uji namun tidak hadir pada jadwal uji berkala.	Unit	0.0
2249	Jumlah Kendaraan Bermotor yang Diuji Tidak Lulus	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan yang menjalani uji berkala tetapi tidak memenuhi persyaratan kelayakan.	Unit	927.0
2250	Jumlah Kendaraan Bermotor yang Diuji Lulus	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan yang menjalani uji berkala dan memenuhi persyaratan teknis laik jalan.	Unit	7540.0
2251	Tingkat Pelayanan Jalan (Kecepatan Rata-rata kendaraan)	Dinas Perhubungan	Ukuran kualitas pelayanan jalan berdasarkan kecepatan rata-rata kendaraan yang melintas.	Km/Jam	25,76
2252	Persentase angkutan umum dan barang yang laik jalan	Dinas Perhubungan	Persentase kendaraan angkutan umum dan barang yang dinyatakan laik jalan terhadap total kendaraan yang diuji.	%	89,05%
2253	Persentase juru parkir yang tertib	Dinas Perhubungan	Persentase juru parkir yang menjalankan tugas sesuai ketentuan dan lokasi resmi terhadap total juru parkir terdaftar.	%	n/a
2254	Persentase ketertiban lalu lintas	Dinas Perhubungan	Persentase pengguna jalan yang mematuhi peraturan lalu lintas terhadap total pengguna yang diperiksa.	%	86,16%
2255	Persentase Pemenuhan sarpras lalu lintas berkategori baik	Dinas Perhubungan	Persentase sarana dan prasarana lalu lintas (rambu, marka, lampu) yang berfungsi baik terhadap total sarpras yang ada.	%	71,31%
2256	Persentase Pengendalian Dampak lalu Lintas	Dinas Perhubungan	Persentase kegiatan pembangunan yang telah melalui analisis dampak lalu lintas (Andalalin) dan mendapatkan rekomendasi.	%	100%
2257	Persentase Penyelenggaraan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas	Dinas Perhubungan	Persentase kegiatan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan dari total rencana yang disusun.	%	n/a
2258	Persentase sarana dan prasarana parkir yang terpenuhi	Dinas Perhubungan	Persentase fasilitas parkir (area, marka, alat retribusi) yang tersedia dan berfungsi baik terhadap kebutuhan ideal.	%	97,69%
2259	Jumlah perlengkapan jalan yang tersedia dan terpelihara	Dinas Perhubungan	Banyaknya perlengkapan jalan (rambu, marka, APILL) yang tersedia dan dalam kondisi terawat.	Unit	n/a
2260	Jumlah Dokumen Pemenuhan Persyaratan Perolehan Izin Penyelenggaraan dan Pembangunan Fasilitas Parkir Kewenangan Kabupaten/Kota dalam Sistem Pelayanan Perizinan berusaha Terintegrasi secara Elektronik	Dinas Perhubungan	Banyaknya dokumen perizinan pembangunan atau penyelenggaraan parkir yang telah memenuhi persyaratan sesuai sistem OSS.	Dokumen	n/a
2261	Jumlah Laporan Koordinasi dan Sinkronisasi Pengawasan Pelaksanaan Izin Penyelenggaraan dan Pembangunan Fasilitas Parkir Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan hasil koordinasi antar instansi terkait pengawasan izin fasilitas parkir.	Laporan	n/a
2262	Jumlah laporan pelaksanaan pengujian berkala kendaraan bermotor	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan kegiatan uji berkala kendaraan bermotor yang disusun oleh dinas perhubungan.	Laporan	n/a
2263	Jumlah laporan penataan, ujicoba dan sosialiasi manajemen rekayasa lalu lintas untuk jaringan jalan	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan kegiatan rekayasa lalu lintas seperti pengalihan arus, sosialisasi, dan ujicoba sistem lalu lintas.	Laporan	n/a
2264	Jumlah Laporan Pengawasan dan Pengendalian Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan untuk Jalan Kabupaten/Kota	Dinas Perhubungan	Jumlah dokumen hasil evaluasi efektivitas kebijakan transportasi dan jalan di tingkat kabupaten/kota.	Laporan	n/a
2265	Jumlah laporan koordinasi dan pengawasan dampak lalu lintas	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan hasil kegiatan koordinasi dan pengawasan dampak lalu lintas dari kegiatan pembangunan.	Laporan	n/a
2266	Jumlah Laporan Inspeksi, Audit dan Pemantauan Pemenuhan Persyaratan Penyelenggaraan Kompetensi Pengemudi Kendaraan Bermotor Kabupaten/Kota	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan hasil audit dan pemantauan terhadap lembaga uji kompetensi pengemudi di daerah.	Laporan	n/a
2267	Jumlah Angkutan Umum untuk Jasa Angkutan Orang dan/atau Barang antar Kota dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota	Dinas Perhubungan	Jumlah unit angkutan umum yang beroperasi melayani rute antar kota dalam satu wilayah kabupaten/kota.	Unit	n/a
2268	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Perhubungan	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	A
2269	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perhubungan	Dinas Perhubungan	Nilai evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diberikan Inspektorat kepada Dinas Perhubungan.	Nilai	A
2270	Jumlah dokumen perencanaan, penganggaran dan evaluasi kinerja perangkat daerah selesai	Dinas Perhubungan	Banyaknya dokumen rencana kerja, anggaran, dan evaluasi yang telah disusun dan diselesaikan.	Dokumen	n/a
2271	Jumlah laporan administrasi keuangan perangkat daerah selesai	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan keuangan tahunan atau triwulanan perangkat daerah yang telah selesai disusun.	Laporan	n/a
2272	Jumlah laporan administrasi barang perangkat daerah selesai	Dinas Perhubungan	Jumlah laporan administrasi aset/barang milik daerah yang telah selesai dibuat.	Laporan	n/a
2273	Jumlah laporan administrasi kepegawaian perangkat daerah selesai	Dinas Perhubungan	Jumlah laporan administrasi kepegawaian yang telah selesai disusun sesuai ketentuan.	Laporan	n/a
2274	Jumlah laporan administrasi umum perangkat daerah selesai	Dinas Perhubungan	Banyaknya laporan kegiatan administrasi umum yang telah selesai.	Jenis	n/a
2275	Jumlah pengadaan barang milik daerah selesai	Dinas Perhubungan	Jumlah proses pengadaan barang daerah yang selesai dilaksanakan sesuai rencana.	Jenis	n/a
2276	Jumlah laporan penyediaan jasa penunjang urusan pemerintahan daerah selesai	Dinas Perhubungan	Jumlah laporan kegiatan penyediaan jasa penunjang urusan pemerintahan yang selesai.	Jenis	n/a
2277	Jumlah pemeliharaan barang milik daerah selesai	Dinas Perhubungan	Jumlah kegiatan pemeliharaan terhadap barang/aset milik daerah yang telah dilaksanakan.	Jenis	n/a
2278	Tingkat Pelayanan Jalan (Kecepatan Rata-rata kendaraan)	Dinas Perhubungan	Ukuran kualitas pelayanan jalan berdasarkan kecepatan rata-rata kendaraan yang melintas.	Km/Jam	84,89
2279	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Perhubungan	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
2280	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Perhubungan	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	84,89
2281	Persentase angkutan umum dan barang yang laik jalan	Dinas Perhubungan	Persentase kendaraan angkutan umum dan barang yang dinyatakan laik jalan terhadap total kendaraan yang diuji.	%	89,05%
2282	Jumlah kendaraan yang diuji di PKB	Dinas Perhubungan	Banyaknya kendaraan yang melakukan uji berkala di Pusat KIR (PKB) dalam satu periode.	Unit	8467.0
2283	Jumlah kendaraan yang lulus	Dinas Perhubungan	Jumlah kendaraan yang dinyatakan lulus uji KIR dan laik jalan.	Unit	7540.0
2284	Persentase juru parkir yang tertib	Dinas Perhubungan	Persentase juru parkir yang menjalankan tugas sesuai ketentuan dan lokasi resmi terhadap total juru parkir terdaftar.	%	97,97%
2285	Jumlah juru parkir resmi yang tertib	Dinas Perhubungan	Jumlah juru parkir resmi yang melaksanakan tugas sesuai peraturan dan etika pelayanan.	Orang	773.0
2286	Jumlah juru parkir resmi	Dinas Perhubungan	Total juru parkir yang memiliki izin resmi dari pemerintah daerah.	Orang	789.0
2287	Persentase ketertiban lalu lintas	Dinas Perhubungan	Persentase pengguna jalan yang mematuhi peraturan lalu lintas terhadap total pengguna yang diperiksa.	%	86,16%
2288	Jumlah yang menaati ketertiban lalu lintas	Dinas Perhubungan	Banyaknya pengguna jalan yang dinilai mematuhi aturan lalu lintas berdasarkan hasil pengawasan.	Kendaraan	3791.0
2289	Jumlah Total pengguna lalu lintas yang diperiksa	Dinas Perhubungan	Total jumlah pengguna jalan yang diperiksa dalam kegiatan pengawasan lalu lintas.	Kendaraan	4400.0
2290	Persentase Pemenuhan sarpras lalu lintas berkategori baik	Dinas Perhubungan	Persentase sarana dan prasarana lalu lintas (rambu, marka, lampu) yang berfungsi baik terhadap total sarpras yang ada.	%	71,31%
2291	Jumlah ATCS terpasang dengan baik	Dinas Perhubungan	Banyaknya sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang aktif dan berfungsi baik.	Titik	25.0
2292	Jumlah simpang di Kota Yogyakarta	Dinas Perhubungan	Total jumlah persimpangan jalan di wilayah Kota Yogyakarta.	Simpang	50.0
2293	Jumlah rambu terpasang dengan baik	Dinas Perhubungan	Banyaknya rambu lalu lintas yang terpasang dan berfungsi sesuai standar.	Unit	4538.0
2294	Jumlah kebutuhan rambu di Kota Yogyakarta	Dinas Perhubungan	Total jumlah rambu yang diperlukan sesuai hasil analisis kebutuhan lalu lintas kota.	Unit	4900.0
2295	Persentase Pengendalian Dampak lalu Lintas	Dinas Perhubungan	Persentase kegiatan pembangunan yang telah melalui analisis dampak lalu lintas (Andalalin) dan mendapatkan rekomendasi.	%	1.0
2296	Jumlah Rekomendasi yang dilayani	Dinas Perhubungan	Jumlah rekomendasi Andalalin atau layanan pengendalian dampak lalu lintas yang telah diproses dan diberikan.	Rekomendasi	24.0
2297	Jumlah Total Pemohon Rekomendasi	Dinas Perhubungan	Total permohonan rekomendasi Andalalin yang diterima.	Rekomendasi	24.0
2298	Persentase Layanan Pengendalian Dampak Lalu Lintas Sesuai Standar	Dinas Perhubungan	Persentase layanan pengendalian dampak lalu lintas yang memenuhi standar waktu dan prosedur pelayanan.	%	100%
2299	Jumlah layanan pengendalian dampak lalu lintas sesuai standar	Dinas Perhubungan	Banyaknya layanan Andalalin yang diselesaikan sesuai standar waktu pelayanan publik.	Layanan	24.0
2300	Jumlah permohonan layanan yang masuk	Dinas Perhubungan	Jumlah total permohonan pelayanan Andalalin atau layanan lalu lintas yang diterima dinas.	Permohonan	24.0
2301	Jumlah Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas yang diterapkan	Dinas Perhubungan	Banyaknya kebijakan atau sistem manajemen lalu lintas yang sudah diimplementasikan.	Layanan	2.0
2302	Jumlah Penyelenggaraan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas	Dinas Perhubungan	Jumlah kegiatan penyelenggaraan rekayasa lalu lintas (pengaturan arus, parkir, rambu, marka, dll).	Layanan	2.0
2303	Jumlah Total Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas	Dinas Perhubungan	Total kegiatan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilaksanakan selama satu tahun.	Layanan	2.0
2304	Persentase sarana dan prasarana parkir dalam kondisi baik	Dinas Perhubungan	Persentase fasilitas parkir (marka, lahan, peralatan) yang dalam kondisi baik terhadap total sarpras parkir.	%	97,69%
2305	Sarpras parkir yang kondisi baik	Dinas Perhubungan	Jumlah sarana dan prasarana parkir yang dalam kondisi baik.	Unit	465.0
2306	Jumlah sarpras parkir	Dinas Perhubungan	Total sarana dan prasarana parkir yang tersedia di wilayah.	Unit	476.0
2307	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perhubungan	Dinas Perhubungan	Nilai evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diberikan Inspektorat kepada Dinas Perhubungan.	Nilai	A
2308	KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA	""	""	""	""
2309	Data Provider Jaringan Internet	""	""	""	""
2310	Jumlah Distribusi Jaringan Internet di Wilayah Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Banyaknya titik atau lokasi di wilayah Kota Yogyakarta yang telah memiliki jaringan internet aktif dan berfungsi, baik melalui kabel maupun nirkabel.	Perusahaan	28.0
2311	Data Provider Jaringan Telepon Seluler	""	""	""	""
2312	Jumlah Provider Seluler di Wilayah Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah provider jaringan telepon seluler di DIY pada tahun berkenaan.	Operator	4.0
2313	Lembaga Penyiaran	""	""	""	""
2314	Jumlah Lembaga Penyiaran di Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah lembaga penyiaran publik, swasta, komunitas, dan berlangganan yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta sesuai izin resmi.	Lembaga	30.0
2315	Jumlah Lembaga Penyiaran TV	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah lembaga penyiaran TV di DIY pada tahun berkenaan.	Lembaga	7.0
2316	Jumlah Lembaga Penyiaran Radio	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah lembaga penyiaran radio di DIY pada tahun berkenaan.	Lembaga	23.0
2317	Jumlah Surat Kabar	""	""	""	""
2318	Jumlah Surat Kabar yang Terbit di Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah media cetak berbentuk surat kabar yang aktif terbit dan memiliki kantor redaksi di wilayah Kota Yogyakarta.	Buah	9.0
2319	Jumlah Surat Kabar Lokal	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah surat kabar lokal yang terbit di DIY pada tahun berkenaan.	Buah	5.0
2320	Jumlah Surat Kabar Nasional	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah surat kabar nasional yang terbit di DIY pada tahun berkenaan.	Buah	4.0
2321	Data Infrastruktur Telekomunikasi Pemerintah Kota Yogyakarta	""	""	""	""
2322	Jaringan Fiber Optic (FO)	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jaringan Fiber Optic (FO)	Titik Lokasi	10923.0
2323	Jaringan Wireless	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jaringan komunikasi data tanpa kabel (nirkabel) yang digunakan untuk menyediakan akses internet atau komunikasi antar perangkat di wilayah kota.	Titik Lokasi	1066.0
2324	CCTV	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah perangkat kamera pengawas (Closed Circuit Television) yang terpasang dan berfungsi dalam rangka pemantauan keamanan dan lalu lintas.	Titik Lokasi	132.0
2325	Ruang Publik yang terpasang Free Wifi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	"- Perhitungan area publik yang memiliki akses internet yang disediakan oleh Dinas Kominfo (Titik Lokasi)
- Dinas Kominfo melakukan penyediaan internet di area publik dengan penyedia layanan internet sesuai dengan ketentuan peraturan  perundang-undangan 
- Area publik tersebut antara lain jalan, pedestrian, taman lingkungan, plaza, lapangan olahraga, taman kota, taman rekreasi, dan lain-lain.
- Daerah menyelenggarakan Infrastruktur Pasif sesuai PP 46 Tahun 2021"	Lokasi	1068.0
2326	Cakupan Layanan Telekomunikasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Persentase cakupan layanan komunikasi terhadap kebutuhan masyarakat di DIY pada tahun berkenaan. Dengan Luas Wilayah Yang Tercoverage dibagi Luas Wilayah Keseluruhan.	%	100
2327	Luas Wilayah Yang Tercoverage Layanan Telekomunikasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Luas area wilayah administrasi Kota Yogyakarta yang telah tercakup jaringan layanan telekomunikasi (seluler, internet, dan telepon).	Km	328.0
2328	Jogja Smart Service (JSS)	""	""	""	""
2329	Jumlah Pengguna Jogja Smart Service (JSS)	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah pengguna aktif platform Jogja Smart Service (JSS) sebagai layanan digital publik Pemerintah Kota Yogyakarta.	Akun	250633.0
2330	Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)	""	""	""	""
2331	Nilai Indeks SPBE Domain Tata Kelola	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Skor penilaian domain tata kelola dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mengukur aspek kebijakan dan kelembagaan.	-	3.0
2332	Nilai Indeks SPBE Domain Manajemen	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Skor penilaian domain manajemen SPBE yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian layanan berbasis elektronik.	-	16.0
2333	Nilai Indeks SPBE Domain Layanan	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Skor penilaian domain layanan SPBE yang mengukur tingkat penerapan layanan publik berbasis elektronik oleh pemerintah daerah.	-	43.0
2334	Data Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika	""	""	""	""
2335	Persentase tindak lanjut aduan, pertanyaan, usul saran dan informasi masyarakat dalam tempo maksimal 2X 24 Jam	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio aduan, pertanyaan, usul, saran, dan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dalam waktu maksimal 2 x 24 jam terhadap total aduan yang masuk.	%	96,79%
2336	Jumlah tindak lanjut aduan, pertanyaan, usul, saran, dan informasi masyarakat dalam 2 x 24 jam	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah aduan, pertanyaan, usul, saran, dan informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh perangkat daerah dalam waktu 2 x 24 jam.	Laporan	3824.0
2337	Total aduan, pertanyaan, usul, saran, dan informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Total aduan, pertanyaan, usul, saran, dan informasi masyarakat yang diterima melalui kanal layanan publik dalam periode tertentu.	Laporan	3951.0
2338	Persentase pemberitaan positif/ informasi Pemerintah Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio jumlah pemberitaan positif dan netral terhadap Pemerintah Kota Yogyakarta dibandingkan total pemberitaan di media.	%	99,85%
2339	Jumlah pemberitaan positif dan netral terhadap Pemerintah Kota Yogyakarta (analisis media cetak)	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Banyaknya pemberitaan positif dan netral di media cetak terkait kinerja Pemerintah Kota Yogyakarta.	Berita	5297.0
2340	Jumlah keseluruhan pemberitaan media cetak terhadap Pemerintah Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah total berita media cetak yang membahas Pemerintah Kota Yogyakarta, baik positif, negatif, maupun netral.	Berita	5305.0
2341	Persentase Konten yang diproduksi melalui YK TV	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio konten yang berhasil diproduksi dan ditayangkan oleh YK TV terhadap jumlah rencana produksi konten yang telah ditetapkan.	%	78,56%
2342	Jumlah konten yang diproduksi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah materi siaran, video, atau program yang dihasilkan oleh YK TV dalam satu periode tertentu.	Konten	1799.0
2343	Jumlah rencana produksi konten	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Total rencana program atau konten yang dijadwalkan untuk diproduksi oleh YK TV dalam periode tertentu.	Konten	2290.0
2344	Persentase aplikasi teknologi informasi yang dibangun	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio aplikasi berbasis teknologi informasi yang berhasil dibangun terhadap jumlah aplikasi yang direncanakan.	%	90,95%
2345	Jumlah aplikasi yang dibangun	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah aplikasi berbasis teknologi informasi yang dikembangkan dan diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.	Aplikasi	201.0
2346	Jumlah rencana aplikasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Total aplikasi yang direncanakan untuk dibangun sesuai dokumen perencanaan instansi.	Aplikasi	221.0
2347	Persentase pemanfaatan infrastuktur teknologi informasi dan telematika untuk layanan publik	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio penggunaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi oleh perangkat daerah dalam penyelenggaraan layanan publik.	%	97,00%
2348	Jumlah ruang publik yang terpasang CCTV	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah titik lokasi CCTV yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika di DIY pada tahun berkenaan.	Titik	194.0
2349	Jumlah ruang publik free CCTV	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Banyaknya ruang publik yang telah dilengkapi dengan fasilitas CCTV dan dapat diakses untuk pemantauan umum.	Titik	200.0
2350	Persentase terselenggaranya pelayanan telekomunikasi serta pengembangan dan pengelolaan ekosistem kota cerdas	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan layanan telekomunikasi dan pengembangan ekosistem smart city terhadap total rencana kegiatan.	%	73,06%
2351	Jumlah ruas jalan yang dilakukan penataan, pengendalian dan pengawasan infrastruktur pasif telekomunikasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah ruas jalan yang telah dilakukan kegiatan penataan dan pengawasan pemasangan infrastruktur pasif telekomunikasi (seperti ducting, tiang, kabel).	Ruas Jalan	358.0
2352	Jumlah ruas Jalan Kota di Kota Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Yogyakarta berdasarkan klasifikasi jalan.	Ruas Jalan	490.0
2353	Persentase Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Melalui Mediasi dan/atau Ajudikasi Non Litigasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Persentase penyelesaian sengketa informasi publik melalui mediasi dan/atau ajudikasi non litigasi terhadap Jumlah total sengketa yang ada di DIY pada tahun berkenaan.	%	0
2354	Kualitas Layanan Penyelenggaraan Informasi Publik	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Tingkat kualitas layanan informasi publik yang diberikan oleh badan publik kepada masyarakat berdasarkan standar pelayanan informasi.	Indeks	7992.0
2355	Peringkat Keterbukaan Informasi bagi Badan Publik Level Provinsi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Data capaian peringkat keterbukaan informasi bagi badan publik level provinsi di DIY pada tahun berkenaan yang dikeluarkan oleh KI.	Peringkat	2.0
2356	Persentase Penyediaan Jaringan IT di Pemkot Yogyakarta	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Persentase penyediaan jaringan IT di DIY pada tahun berkenaan.	%	100
2357	Indeks Layanan Informasi Publik	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Nilai hasil penilaian terhadap keterbukaan informasi publik yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.	-	91,79
2358	Pengelolaan Informasi Publik	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Proses pengumpulan, penyimpanan, penyajian, dan pendistribusian informasi publik sesuai dengan UU Keterbukaan Informasi Publik.	%	93,76
2359	Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Telematika	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Tingkat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.	%	88,58
2360	Hasil Penilaian Indeks Kemanan Informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Nilai hasil pengukuran keamanan informasi yang diterapkan oleh pemerintah daerah dalam sistem elektroniknya.	Poin	592.0
2361	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
2362	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	86,21
2363	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Inspektorat terhadap Dinas Kominfo dan Persandian.	Nilai	A
2364	KOPERASI, USAHA KECIL, DAN MENENGAH	""	""	""	""
2365	Keragaan Koperasi	""	""	""	""
2366	Jumlah Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Banyaknya lembaga koperasi yang terdaftar di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Unit	346.0
2367	Jumlah Koperasi Aktif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang masih beroperasi, melaksanakan kegiatan usaha, dan melaporkan RAT.	Unit	346.0
2368	Jumlah Koperasi Pasif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang tidak aktif melakukan kegiatan usaha atau belum melaksanakan RAT dalam dua tahun terakhir.	Unit	0.0
2369	Jumlah Anggota Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total individu yang menjadi anggota koperasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Orang	69875.0
2370	Jumlah Anggota Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah anggota koperasi berjenis kelamin laki-laki.	Orang	34176.0
2371	Jumlah Anggota Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah anggota koperasi berjenis kelamin perempuan.	Orang	35699.0
2372	Jumlah Koperasi yang Melaksanakan RAT	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sesuai ketentuan.	Unit	152.0
2373	Jumlah Pengurus Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total individu yang menjadi pengurus dalam struktur organisasi koperasi.	Orang	1119.0
2374	Jumlah Pengurus Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pengurus koperasi berjenis kelamin laki-laki.	Orang	567.0
2375	Jumlah Pengurus Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pengurus koperasi berjenis kelamin perempuan.	Orang	552.0
2376	Jumlah Pengawas Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah individu yang bertugas sebagai pengawas koperasi.	Orang	633.0
2377	Jumlah Pengawas Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pengawas koperasi laki-laki.	Orang	406.0
2378	Jumlah Pengawas Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pengawas koperasi perempuan.	Orang	227.0
2379	Jumlah Dewan Syariah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Banyaknya dewan pengawas syariah yang dibentuk pada koperasi berbasis syariah.	Orang	14.0
2380	Jumlah Dewan Syariah Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah anggota dewan syariah koperasi yang berjenis kelamin laki-laki.	Orang	14.0
2381	Jumlah Dewan Syariah Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah anggota dewan syariah koperasi yang berjenis kelamin perempuan.	Orang	0.0
2382	Jumlah Manajer Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah individu yang berperan sebagai manajer pengelola koperasi.	Orang	38.0
2383	Jumlah Manajer Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah manajer koperasi berjenis kelamin laki-laki.	Orang	26.0
2384	Jumlah Manajer Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah manajer koperasi berjenis kelamin perempuan.	Orang	12.0
2385	Jumlah Karyawan Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pekerja atau staf yang bekerja di koperasi.	Orang	349.0
2386	Jumlah Karyawan Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah karyawan koperasi laki-laki.	Orang	170.0
2387	Jumlah Karyawan Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah karyawan koperasi perempuan.	Orang	179.0
2388	Modal sendiri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah dana yang berasal dari anggota koperasi, termasuk simpanan pokok, wajib, dan cadangan.	Rp (Juta)	279667145750.0
2389	Modal Luar	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah dana yang bersumber dari pinjaman atau pihak luar koperasi.	Rp (Juta)	41690596451.0
2390	Volume Usaha Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total nilai transaksi atau aktivitas usaha koperasi dalam satu tahun buku.	Rp (Juta)	397206633350.0
2391	Selisih Hasi Usaha	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Keuntungan bersih (SHU) koperasi setelah dikurangi biaya operasional dalam satu tahun.	Rp (Juta)	19553868465.0
2392	Aset Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah kekayaan koperasi yang dimiliki dalam bentuk kas, inventaris, dan harta lainnya.	Rp (Juta)	498332393756.0
2393	Jumlah KUD	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah Koperasi Unit Desa (KUD) yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	1.0
2394	Jumlah non KUD	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi selain KUD yang terdaftar di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	345.0
2395	Omset Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai total pendapatan koperasi dari seluruh kegiatan usaha dalam periode tertentu.	Rp	397.206.633.350
2396	Omset Koperasi Yang Dibina tahun n	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai omset koperasi yang mendapatkan pembinaan dari pemerintah pada tahun berjalan.	Rp	397206633350.0
2397	Jumlah Koperasi	""	""	""	""
2398	Jumlah Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Banyaknya lembaga koperasi yang terdaftar di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Unit	346.0
2399	Jumlah Koperasi Primer	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang anggotanya adalah individu atau orang perorangan.	Unit	344.0
2400	Jumlah Koperasi Skunder	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang anggotanya terdiri dari koperasi-koperasi lain.	Unit	2.0
2401	Jumlah Koperasi Produsen	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang bergerak di bidang produksi barang/jasa.	Unit	7.0
2402	Jumlah Koperasi Konsumen	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang bergerak di bidang penyediaan barang untuk kebutuhan anggota.	Unit	281.0
2403	Jumlah Koperasi Jasa	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang bergerak di bidang jasa (misal simpan pinjam, transportasi, dll).	Unit	13.0
2404	Jumlah Koperasi Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang menjalankan usaha di bidang simpan pinjam.	Unit	36.0
2405	Jumlah Koperasi Pemasaran	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang bergerak dalam kegiatan pemasaran produk anggota.	Unit	9.0
2406	Jumlah Koperasi Konvensional	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang menjalankan usaha dengan sistem konvensional.	Unit	328.0
2407	Jumlah Koperasi Syariah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah.	Unit	18.0
2408	UMKM	""	""	""	""
2409	Jumlah UMKM Kota Yogyakarta	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang terdaftar di wilayah Kota Yogyakarta.	Orang	6835.0
2410	Jumlah UMKM Lainnya (KTP luar Kota Yogyakarta usaha di Kota Yogyakarta)	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berdomisili luar kota namun berusaha di Kota Yogyakarta.	Orang	n/a
2411	Jumlah Usaha Mikro Per Sektor Ekonomi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah unit usaha mikro menurut kategori sektor ekonomi (pertanian, perdagangan, industri, dll).	Unit	6835.0
2412	Jumlah Usaha Mikro Sektor Industri Pengolahan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah usaha mikro yang bergerak di bidang industri pengolahan.	Unit	477.0
2413	Jumlah Usaha Mikro Ekonomi Kreatif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah usaha mikro yang bergerak di bidang ekonomi kreatif seperti kuliner, desain, kriya, dan lainnya.	Unit	1155.0
2414	Jumlah Tenaga Kerja Usaha Mikro Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah tenaga kerja laki-laki yang bekerja di usaha mikro.	Orang	2967.0
2415	Jumlah Tenaga Kerja Usaha Mikro Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah tenaga kerja perempuan yang bekerja di usaha mikro.	Orang	3868.0
2416	Persentase Pekerja/Buruh yang Menjadi Peserta Program Jamsostek	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Rasio jumlah pekerja/buruh yang terdaftar dalam program jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan) terhadap total pekerja.	%	100
2417	Jumlah tenaga kerja yang menjadi peserta JAMSOSTEK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	"Jaminan sosial adalah salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin
 seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak."	Orang	90503.0
2418	Jumlah seluruh pekerja	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total jumlah tenaga kerja yang bekerja pada unit usaha di wilayah Kota Yogyakarta.	Orang	90503.0
2419	Jumlah Penyerapan Tenaga Kerja Usaha Mikro	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah tenaga kerja yang terserap pada sektor usaha mikro di wilayah Kota Yogyakarta.	Tenaga Kerja	n/a
2420	Nilai Omset dalam 1 Tahun	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai total pendapatan yang diperoleh dari hasil usaha dalam satu tahun.	Rp (Juta)	5863115800.0
2421	Nilai Omset UKM Usaha Mikro tahun n	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai pendapatan atau omset yang diperoleh usaha mikro pada tahun berjalan.	Rp	5.863.115.800
2422	Nilai Omset UKM Usaha Mikro Yang Dibina tahun n	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai pendapatan usaha mikro yang mendapatkan pembinaan pemerintah pada tahun berjalan.	Rp	5.863.115.800
2423	PENANAMAN MODAL	""	""	""	""
2424	PMA	""	""	""	""
2425	Jumlah Proyek PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah proyek yang memperoleh izin Penanaman Modal Asing (PMA) yang terealisasi dalam satu tahun di wilayah tertentu. (Sumber: BPS, Statistik Penanaman Modal)	Proyek	299.0
2426	Persentase Realisasi investasi PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Perbandingan antara nilai investasi PMA yang terealisasi dengan nilai rencana investasi PMA yang disetujui, dinyatakan dalam persen. (Sumber: BPS, Kemendagri)	%	n/a
2427	Nilai Realisasi investasi PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Total nilai investasi yang benar-benar direalisasikan oleh Penanaman Modal Asing dalam satu tahun. (Sumber: BPS, BKPM)	Rp	101439.0
2428	Jumlah Tenaga Kerja PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah tenaga kerja yang terserap dari kegiatan Penanaman Modal Asing (PMA) selama satu tahun berjalan. (Sumber: BPS, Statistik Tenaga Kerja dan Investasi)	Jiwa	399.0
2429	Perusahaan PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah perusahaan yang berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) dan masih aktif beroperasi di wilayah tertentu. (Sumber: BPS, Kemendagri)	Unit	49.0
2430	Rasio Daya Serap Tenaga Kerja Perusahaan PMA	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Perbandingan antara jumlah tenaga kerja yang diserap dengan jumlah perusahaan PMA yang beroperasi di wilayah tertentu. (Sumber: BPS)	-	8.14285714285714
2431	PMDN	""	""	""	""
2432	Jumlah Proyek PMDN	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah proyek yang memperoleh izin Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang terealisasi dalam satu tahun di wilayah tertentu. (Sumber: BPS, Statistik Penanaman Modal)	Proyek	2509.0
2433	Nilai Realisasi Investasi PMDN	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Total nilai investasi yang benar-benar direalisasikan oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dalam satu tahun. (Sumber: BPS, BKPM)	Rp	766258.0
2434	Jumlah Tenaga Kerja PMDN	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah tenaga kerja yang terserap dari kegiatan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). (Sumber: BPS)	Jiwa	1799.0
2435	Perusahaan PMDN	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah perusahaan yang berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan masih aktif beroperasi. (Sumber: BPS)	Unit	269.0
2436	Rasio Daya Serap Tenaga Kerja Perusahaan PMDN	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Rasio jumlah tenaga kerja yang diserap oleh PMDN dibandingkan jumlah perusahaan PMDN aktif. (Sumber: BPS)	-	6.68773234200744
2437	Perizinan	""	""	""	""
2438	Jumlah Ijin Rumah Makan/Restoran yang Diterbitkan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah izin usaha rumah makan atau restoran yang diterbitkan pemerintah daerah dalam periode tertentu. (Sumber: Kemendagri, OSS-RBA)	Izin	719.0
2439	Jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan menurut Bentuk Badan Hukum	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Banyaknya NIB yang diterbitkan, diklasifikasikan berdasarkan bentuk badan hukum (PT, CV, koperasi, perorangan, dll). (Sumber: Kemendagri, OSS)	NIB	11350.0
2440	Jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan untuk Usaha Mikro Kecil	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah NIB yang diterbitkan khusus untuk pelaku usaha dengan kategori mikro dan kecil. (Sumber: BPS, KemenkopUKM)	NIB	11308.0
2441	Jumlah Perizinan Usaha Sektor Pariwisata	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Banyaknya izin usaha pariwisata (hotel, biro perjalanan, pemandu wisata, dsb) yang diterbitkan. (Sumber: Kemendagri, Dinas Pariwisata)	Dokumen	n/a
2442	Jumlah Perizinan Usaha Sektor Perdagangan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah izin usaha sektor perdagangan (ritel, grosir, distributor, dsb) yang diterbitkan dalam periode tertentu. (Sumber: Kemendagri, Disdag)	Dokumen	n/a
2443	Jumlah dokumen PBG yang diterbitkan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Banyaknya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang diterbitkan pemerintah daerah. (Sumber: Kemendagri, Dinas PUPR)	Dokumen	168.0
2444	SIUP yang Diterbitkan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. (Sumber: Kemendagri, OSS)	Unit	n/a
2445	Rasio Bangunan ber-IMB per Satuan Bangunan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Perbandingan jumlah bangunan yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terhadap total bangunan. (Sumber: BPS, Dinas PUPR)	-	n/a
2446	Jumlah Bangunan ber- IMB	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah bangunan yang telah memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (Sumber: BPS, Dinas PUPR)	Unit	73295.0
2447	Jumlah Bangunan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah total bangunan yang ada di wilayah tertentu, termasuk rumah tinggal dan non-rumah tinggal. (Sumber: BPS, Kemendagri)	Unit	n/a
2448	Data Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	""	""	""	""
2449	Nilai investasi dalam rupiah	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Total nilai investasi (PMA dan PMDN) yang terealisasi dalam rupiah. (Sumber: BPS, BKPM)	Rp	806.892.968.992
2450	Hasil penilaian mandiri reformasi birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	A
2451	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) yang disajikan dalam bentuk persentase tingkat capaian. Sumber: KemenPANRB / Inspektorat.	Poin	91004.0
2452	Persentase Perizinan dan Nonperizinan yang sesuai prosedur	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Rasio jumlah perizinan/nonperizinan yang diterbitkan sesuai prosedur terhadap total permohonan. (Sumber: Kemendagri)	%	99,01%
2453	Jumlah penerbitan perizinan dan nonperizinan sesuai prosedur	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Banyaknya perizinan/nonperizinan yang diterbitkan sesuai prosedur pelayanan publik. (Sumber: Kemendagri)	Izin	6521.0
2454	Jumlah pemohon perizinan dan nonperizinan	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah total pemohon izin dan nonizin dalam periode tertentu. (Sumber: Kemendagri, DPMPTSP)	Pemohon	6586.0
2455	Persentase tindaklanjut konsultasi, informasi dan pengaduan yang ditindaklanjuti	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Rasio jumlah konsultasi, informasi, dan pengaduan yang telah ditindaklanjuti terhadap jumlah yang diterima. (Sumber: Kemendagri, DPMPTSP)	%	100,00%
2456	Pengaduan konsultasi, informasi dan pengaduan yang ditindak lanjuti	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah aduan, konsultasi, dan informasi masyarakat yang telah ditindaklanjuti. (Sumber: Kemendagri)	Pengaduan	6421.0
2457	Jumlah Pengaduan Pengaduan konsultasi, informasi dan pengaduan yang masuk	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah aduan dan konsultasi masyarakat yang diterima oleh instansi dalam periode tertentu. (Sumber: Kemendagri)	Pengaduan	6421.0
2458	Persentase investor yang mengalami penambahan modal usaha berdasarkan LKPM	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Persentase perusahaan/investor yang melaporkan peningkatan modal usaha melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dibandingkan total perusahaan yang wajib melapor. (Sumber: BKPM, BPS)	%	65,09%
2459	Investor yang mengalami penambahan modal usaha berdasarkan LKPM	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah investor yang melaporkan adanya penambahan modal usaha berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). (Sumber: BKPM)	Investor	207.0
2460	Investor yang wajib mengalami penambahan modal usaha berdasarkan LKPM	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Jumlah investor yang diwajibkan menyampaikan LKPM dan termasuk dalam kategori memiliki rencana penambahan modal. (Sumber: BKPM)	Investor	318.0
2461	Persentase ketepatan dalam proses pemenuhan permohonan data	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Rasio jumlah permohonan data publik yang dipenuhi tepat waktu terhadap total permohonan data. (Sumber: Kemendagri, Dinas Kominfo)	%	100%
2462	Persentase layanan informasi pelayanan publik yang terintegrasi	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Perbandingan layanan informasi publik yang telah terhubung dalam satu sistem terpadu terhadap total layanan publik. (Sumber: Kemendagri, Kominfo)	%	n/a
2463	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk DPMPTSP yang dilakukan oleh Inspektorat. (Sumber: KemenPAN-RB, Inspektorat)	Nilai	A
2464	URUSAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA	""	""	""	""
2465	Kepemudaan	""	""	""	""
2466	Persentase organisasi pemuda aktif	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	proporsi organisasi kepemudaan yang masih melaksanakan kegiatan secara rutin dan terdaftar secara resmi, dibandingkan dengan total seluruh organisasi pemuda yang ada dalam suatu wilayah pada periode tertentu	%	10000
2467	Jumlah organisasi pemuda	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah seluruh organisasi kepemudaan yang terdaftar, baik yang masih aktif maupun yang tidak aktif, dalam wilayah tertentu pada periode tertentu	Unit	35.0
2468	Jumlah organisasi pemuda aktif	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah organisasi kepemudaan yang masih berfungsi dan menjalankan kegiatan secara rutin, memiliki kepengurusan yang sah, serta terdaftar pada instansi pembina kepemudaan	Organisasi	35.0
2469	Persentase Penguatan Organisasi Pemuda dalam Pembinaan/Pemberdayaan Pemuda	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase penguatan organisasi pemuda dalam pembinaan/pemberdayaan pemuda di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	%	n/a
2470	Pemuda yang mendapatkan layanan kepemudaan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah pemuda yang mendapatkan layanan kepemudaan meliputi penyadaran pemuda, pemberdayaan pemuda, pengembangan pemuda, serta infrastruktur, dan kemitraan pemuda di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	n/a
2471	Peningkatan partisipasi pemuda dalam organisasi kepemudaan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Pertambahan Jumlah orang yang terlibat pada organisasi kepemudaan dibandingkan dengan tahun sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	n/a
2472	Persentase wirausaha muda	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase pemuda yang memiliki dan/atau menjalankan usaha sendiri, dibandingkan dengan total pemuda usia produktif di wilayah tersebut	%	5385
2473	Jumlah seluruh wirausaha	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah individu yang memiliki dan menjalankan kegiatan usaha ekonomi secara mandiri, baik dalam skala mikro, kecil, menengah, maupun besar, di suatu wilayah tertentu tanpa batasan usia	Orang	2080.0
2474	Jumlah wirausaha muda	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah pemuda (biasanya berusia 16–30 tahun, sesuai batas usia kepemudaan dalam UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan) yang menjalankan kegiatan usaha secara mandiri	Orang	1120.0
2475	Jumlah peningkatan kelompok pemuda yang mengembangkan kewirausahaan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah penambahan kelompok pemuda yang mengembangkan kewirausahaan dibandingkan data tahun sebelumnya di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Kelompok	n/a
2476	Jumlah pemuda usia 16-30 tahun yang berwirausaha aktif 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	orang dalam kelompok usia itu yang menjalankan usaha (wirausaha) memiliki usaha berkelanjutan atau pendapatan usaha	Orang	304.0
2477	Jumlah pemuda usia 16-30 tahun yang berwirausaha 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	orang dalam kelompok usia itu yang menjalankan usaha (wirausaha)	Orang	1195.0
2478	Persentase kapasitas pemuda, olahraga, dan kepramukaan yang aktif	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	proporsi institusi / pemuda / organisasi pemuda / olahraga / kepramukaan yang aktif dibanding total yang ditargetkan atau jumlah institusi	%	n/a
2479	Persentase peningkatan efektifitas bagi kepramukaan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Ukuran perubahan efektivitas organisasi kepramukaan (misalnya dalam training, keanggotaan, kegiatan) dibanding baseline sebelumnya	%	100,00%
2480	Lembaga kepramukaan yang aktif (gugus depan/kwartir ranting/satuan karya)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	gugus depan / kwartir ranting / satuan karya yang melakukan kegiatan secara reguler dan sesuai standar	Lembaga	131.0
2481	Lembaga kepramukaan yang disasar (gugus depan/kwartir ranting/satuan karya)	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah lembaga yang ditargetkan untuk pendampingan atau intervensi program	Lembaga	131.0
2482	Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri dan kegiatan organisasi kepemudaan 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi pemuda usia 16–30 tahun di Kota Yogyakarta yang berwirausaha dalam kegiatan ekonomi mandiri.	-	66,47%
2483	Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri dan kegiatan organisasi kepemudaan atau sosial kemasyarakatan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Proporsi pemuda usia 16–30 tahun di Kota Yogyakarta yang berwirausaha dalam kegiatan ekonomi mandiri.	%	66,47%
2484	jumlah pemuda (16-30 tahun) yang menjadi anggota aktif kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan 	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	pemuda 16–30 tahun yang secara aktif terdaftar dan mengikuti kegiatan organisasi	Orang	4391.0
2485	jumlah anggota pada organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan di kab/kota	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	total anggota (pria + wanita) organisasi pemuda / sosial kemasyarakatan di wilayah tersebut	Orang	10537.0
2486	Persentase kapasitas daya saing keolahragaan	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	kemampuan atau pencapaian atlet / organisasi olahraga dibanding standar / antar daerah	%	63,73
2487	Olahraga prestasi =persentase perolehan medali tingkat nasional/internasional	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase perolehan medali nasional / internasional dibanding target / total medali yang diperebutkan	%	63,73
2488	Olahraga masyarakat =persentase lembaga kelompok olahraga masyarakat yang aktif	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase lembaga / kelompok olahraga masyarakat yang aktif dibanding jumlah lembaga yang ada	%	100
2489	Olahraga pendidikan = persentase perolehan medali tingkat propinsi/ nasional	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	persentase perolehan medali untuk siswa / institusi pendidikan di tingkat provinsi / nasional dibanding target / total medali	%	92,19%
2490	Sarpras keolahragaan= persentase sarana olahraga yang terkelola dengan baik	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	sarana prasarana olahraga yang menjadi kewenangan dindikpora yang dilakukan pemeliharaan/ditingkatkan kualitasnya	%	100
2491	Olahraga	""	""	""	""
2492	Jumlah Klub Olahraga	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah klub olahraga di DIY. Klub olahraga atau perkumpulan olahraga atau asosiasi olahraga, merupakan suatu klub dengan tujuan bermain satu atau beberapa olahraga.	Kelompok	253.0
2493	Jumlah Lapangan/Gedung Olahraga	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Tersedianya Prasarana pada cabang olahraga unggulan di Provinsi/Kabupaten/Kota	Unit	242.0
2494	Persentase cakupan pembinaan olahraga	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase atlet muda (biasanya usia pelajar atau remaja) yang mengikuti program pembinaan olahraga secara terstruktur, dibandingkan dengan total seluruh atlet muda yang terdaftar	%	100
2495	Jumlah seluruh cabang olahraga yang ada/ terdaftar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah cabang olahraga yang diakui dan terdaftar secara resmi di wilayah tertentu, baik di bawah koordinasi KONI, Kemenpora, maupun Dinas Pemuda dan Olahraga	Cabang	73.0
2496	Jumlah cabang olahraga yang dibina	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah cabang olahraga yang mendapat dukungan pembinaan secara aktif melalui pelatihan, kompetisi, atau fasilitasi sarana dan prasarana oleh pemerintah daerah atau lembaga olahraga terkait	Cabang	73.0
2497	Prestasi Cabang Olahraga	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Data capaian prestasi cabang olahraga di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Medali	n/a
2498	Persentase cakupan pelatih bersertifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase pelatih olahraga yang telah memiliki sertifikat kompetensi atau lisensi kepelatihan resmi dari lembaga berwenang (misalnya KONI, Kemenpora, atau induk cabang olahraga), dibandingkan dengan total seluruh pelatih yang ada di wilayah tersebut	%	5992
2499	Jumlah seluruh pelatih	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah seluruh individu yang menjalankan peran sebagai pelatih, pembimbing, atau instruktur olahraga, baik yang telah bersertifikat maupun belum, di semua cabang olahraga dalam satu wilayah	Orang	257.0
2500	Jumlah pelatih bersertifikasi	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah individu yang menjalankan tugas sebagai pelatih olahraga dan telah memiliki sertifikat kompetensi atau lisensi kepelatihan yang masih berlaku dari lembaga berwenang	Orang	154.0
2501	Persentase cakupan pembinaan atlet muda	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Persentase atlet muda (biasanya usia pelajar atau remaja) yang mengikuti program pembinaan olahraga secara terstruktur, dibandingkan dengan total seluruh atlet muda yang terdaftar	%	100
2502	Jumlah seluruh atlet pelajar	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik atau remaja usia sekolah yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga kompetitif atau nonkompetitif, baik di tingkat sekolah, klub, maupun daerah	Orang	263.0
2503	Jumlah atlet pelajar yang dibina	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	Jumlah atlet muda atau pelajar yang mengikuti program pembinaan olahraga secara berkelanjutan melalui pelatih, sekolah olahraga, atau pusat pelatihan (PPLP/PPLD), baik oleh pemerintah daerah maupun lembaga olahraga	Orang	263.0
2504	Jumlah atlet yang memenangi kejuaraan tingkat nasional dan internasional dalam satu tahun	Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta	jumlah individu atlet yang berhasil meraih gelar juara (peringkat I, II, atau III) dalam kompetisi olahraga resmi di tingkat nasional maupun internasional dalam kurun waktu satu tahun	Orang	54.0
2505	STATISTIK	""	""	""	""
2506	Persentase penyebarluasan dataset	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio dataset sektoral yang dipublikasikan ke portal data terbuka dibanding total dataset yang tersedia. (Sumber: Kemendagri, BPS)	%	100,00%
2507	Jumlah Dataset yang dipublikasikan	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah dataset sektoral yang telah dipublikasikan melalui portal data resmi pemerintah daerah. (Sumber: Kemendagri, BPS)	Dataset	525.0
2508	Jumlah Dataset yang dikumpulkan	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah total dataset yang dihimpun dari perangkat daerah untuk kepentingan statistik sektoral. (Sumber: Kemendagri, BPS)	Dataset	525.0
2509	Penyelenggaraan Statistik	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Kegiatan pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan diseminasi data statistik sektoral oleh perangkat daerah. (Sumber: Kemendagri, BPS)	%	91,79
2510	PERSANDIAN	""	""	""	""
2511	Persentase Perangkat Daerah yang telah Menggunakan Sandi dalam Komunikasi Perangkat Daerah	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio perangkat daerah yang menerapkan sistem sandi untuk pengamanan informasi dalam komunikasi antarinstansi. (Sumber: BSSN, Kominfo)	%	100
2512	Jumlah perangkat daerah yang telah menggunakan sandi dalam komunikasi antar perangkat daerah	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah dinas/badan yang telah menggunakan sistem sandi komunikasi resmi. (Sumber: BSSN, Kominfo)	OPD	49.0
2513	Jumlah total perangkat daerah	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Jumlah seluruh perangkat daerah (dinas, badan, kecamatan) dalam satu wilayah administratif. (Sumber: Kemendagri)	OPD	49.0
2514	Persentase Kelancaran Pola Hubungan Komunikasi Sandi Antar Perangkat Daerah	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Rasio hubungan komunikasi sandi yang berfungsi optimal terhadap total hubungan komunikasi yang terbangun. (Sumber: BSSN)	%	n/a
2515	Indeks Pengamanan Informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Skor penilaian tingkat keamanan informasi berdasarkan parameter kebijakan, tata kelola, dan sistem pengamanan data. (Sumber: BSSN, Kominfo)	-	592.0
2516	Jumlah Terselenggaranya layanan persandian untuk pengamanan informasi berupa pengujian keamanan informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Banyaknya kegiatan layanan persandian yang dilakukan untuk menguji keamanan sistem informasi. (Sumber: Kominfo, BSSN)	Layanan	111.0
2517	Jumlah Total layanan persandian untuk pengamanan informasi berupa pengujian keamanan informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Total seluruh layanan persandian yang mencakup pengujian dan pemantauan keamanan informasi. (Sumber: Kominfo, BSSN)	Layanan	105.0
2518	Kinerja pengamanan	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Capaian efektivitas pelaksanaan kegiatan pengamanan informasi dan komunikasi data pemerintah daerah. (Sumber: Kominfo, BSSN)	%	n/a
2519	Pembinaan	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Kegiatan pembinaan teknis dan koordinasi yang dilakukan untuk memperkuat keamanan persandian dan informasi daerah. (Sumber: Kominfo)	%	n/a
2520	Indeks keamanan informasi	Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Nilai indeks yang menggambarkan tingkat kesiapan keamanan informasi instansi pemerintah. (Sumber: BSSN, Kominfo)	-	592.0
2521	KEBUDAYAAN	""	""	""	""
2522	Kebudayaan	""	""	""	""
2523	Jumlah Group kesenian	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah kelompok kesenian aktif yang terdaftar di wilayah kota. (Sumber: Kemendikbudristek, Disbud)	Grup	80.0
2524	Jumlah Gedung kesenian	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah gedung atau fasilitas khusus yang digunakan untuk kegiatan seni pertunjukan. (Sumber: Kemendagri, Disbud)	Unit	2.0
2525	Museum dan Pusat Kebudayaan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah lembaga permanen yang menyimpan, memamerkan, dan melestarikan benda-benda budaya serta pusat kegiatan budaya. (Sumber: BPS, Disbud)	Unit	19.0
2526	Penyelenggaraan festival seni dan budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Kegiatan tahunan atau berkala yang menampilkan karya seni dan budaya daerah. (Sumber: Kemendikbudristek)	Kali	231.0
2527	Penyelenggaraan pertunjukan (festival) seni dan budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah kegiatan pertunjukan budaya dan festival yang dilaksanakan di wilayah kota. (Sumber: Disbud, Kemendikbudristek)	Hari	231.0
2528	Jumlah total Benda, Situs dan kawasan cagar budaya yang dimiliki	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Total keseluruhan benda, situs, dan kawasan cagar budaya yang terdaftar. (Sumber: Kemendikbudristek)	Buah	32.0
2529	Benda cagar budaya yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah benda cagar budaya yang mendapat perlindungan dan perawatan resmi. (Sumber: Disbud, Kemendikbudristek)	Buah	14.0
2530	Situs cagar budaya yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah situs bersejarah yang telah dilestarikan dan dipelihara. (Sumber: Kemendikbudristek)	Buah	14.0
2531	Kawasan cagar budaya yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah kawasan cagar budaya yang masih dipertahankan dan dikelola. (Sumber: Disbud)	Kawasan	4.0
2532	Persentase Peningkatan Jumlah Budaya Benda dan Tak benda yang diapresiasi	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Persentase peningkatan jumlah karya budaya benda dan nonbenda yang mendapatkan pengakuan masyarakat. (Sumber: Disbud)	%	8228
2533	Persentase peningkatan budaya benda yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio peningkatan jumlah budaya benda yang dilestarikan dibanding tahun sebelumnya. (Sumber: Disbud)	%	84
2534	Persentase peningkatan budaya tak benda yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio peningkatan jumlah warisan budaya tak benda yang dilestarikan dibanding tahun sebelumnya. (Sumber: Disbud, BPS)	%	8055
2535	Jumlah desa mandiri budaya (desa/kampung wisata, desa/kelurahan budaya, desa preneur, desa prima)	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah desa atau kelurahan yang memiliki inisiatif pelestarian budaya dan kegiatan ekonomi kreatif berbasis budaya. (Sumber: Kemendikbudristek)	Desa	7.0
2536	Jumlah peristiwa sejarah yang di arsipkan peristiwa Sejarah	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah peristiwa sejarah lokal yang telah didokumentasikan dan diarsipkan. (Sumber: Disbud, Arsip Nasional)	Arsip	18.0
2537	Jumlah Monumen Sejarah	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah monumen yang dibangun untuk memperingati peristiwa sejarah di wilayah tertentu. (Sumber: BPS, Disbud)	Buah	41.0
2538	Jumlah Bangunan Cagar Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah bangunan berstatus cagar budaya berdasarkan keputusan pemerintah. (Sumber: Disbud, Kemendikbudristek)	Unit	233.0
2539	Jumlah Penghargaan Warisan Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah penghargaan yang diterima daerah terkait pelestarian warisan budaya. (Sumber: Disbud)	Buah	20.0
2540	Upacara Adat	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Kegiatan ritual adat yang dilestarikan oleh masyarakat lokal. (Sumber: Disbud, BPS)	Buah	16.0
2541	Upacara Tradisi	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Kegiatan tradisional yang diwariskan turun-temurun dan masih dilaksanakan masyarakat. (Sumber: Disbud)	Buah	16.0
2542	Organisasi Seni Rupa	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah lembaga atau komunitas seni rupa aktif. (Sumber: Disbud)	Buah	1.0
2543	Organisasi Seni Pertunjukan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah organisasi seni pertunjukan aktif di wilayah kota. (Sumber: Disbud)	Buah	73.0
2544	Permainan Tradisional	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jenis permainan rakyat tradisional yang masih dilestarikan. (Sumber: Disbud, BPS)	Buah	2.0
2545	Galeri Seni Rupa	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah tempat pameran atau galeri seni rupa yang aktif. (Sumber: Disbud)	Buah	7.0
2546	Penghargaan Seniman Budayawan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah penghargaan yang diberikan kepada seniman atau budayawan. (Sumber: Disbud)	Buah	9.0
2547	Tokoh Seniman Budayawan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah tokoh seniman atau budayawan yang diakui secara resmi. (Sumber: Disbud)	Orang	27.0
2548	Perusahaan Bioskop	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah perusahaan atau unit usaha bioskop yang beroperasi. (Sumber: Disbud, BPS)	Buah	1.0
2549	Jenis Makanan Tradisional	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah atau jenis makanan khas daerah yang teridentifikasi dan dilestarikan. (Sumber: Disbud, Kemendikbudristek)	Buah	57.0
2550	Prasarana Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Fasilitas fisik yang menunjang kegiatan budaya dan seni. (Sumber: Disbud)	Unit	24.0
2551	Lembaga Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah lembaga formal/nonformal yang bergerak di bidang kebudayaan. (Sumber: Disbud, Kemendikbudristek)	Buah	80.0
2552	Desa Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah desa atau kelurahan yang berstatus desa budaya berdasarkan SK resmi. (Sumber: Disbud)	Buah	7.0
2553	Pelaku Sejarah	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah individu atau tokoh pelaku sejarah yang tercatat dan diarsipkan. (Sumber: Arsip Nasional, Disbud)	Orang	40.0
2554	Benda Cagar Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah benda bersejarah yang dilindungi oleh undang-undang. (Sumber: Disbud)	Buah	14.0
2555	Museum	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah museum yang beroperasi di wilayah kota. (Sumber: BPS, Disbud)	Buah	19.0
2556	Situs	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah situs sejarah atau arkeologis yang terdata. (Sumber: Disbud)	Buah	14.0
2557	Kawasan Cagar Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Kawasan atau wilayah yang ditetapkan sebagai cagar budaya. (Sumber: Disbud)	Kawasan	4.0
2558	Naskah Kuno	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah naskah kuno yang ditemukan dan dilestarikan. (Sumber: Disbud)	Naskah	2886.0
2559	Motif Batik	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah motif batik khas daerah yang telah didaftarkan atau dilestarikan. (Sumber: Disbud)	Jenis	16.0
2560	Motif Lurik	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah motif kain lurik tradisional yang teridentifikasi dan dilestarikan. (Sumber: Disbud)	Jenis	3.0
2561	Data Kinerja Dinas Kebudayaan	""	""	""	""
2562	Jumlah budaya benda yang dikelola dan dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Total budaya benda yang berada dalam pengelolaan pemerintah atau masyarakat dan dilestarikan aktif. (Sumber: Disbud)	Buah	281.0
2563	meningkatnya kinerja pengembangan nilai sejarah, warisan budaya dan museum	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Indikator kinerja peningkatan efektivitas pelestarian nilai sejarah dan pengelolaan museum. (Sumber: Disbud)	%	8229
2564	Peningkatan Kinerja pengembangan Seni Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Indikator capaian terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan seni budaya. (Sumber: Disbud)	%	8177
2565	Persentase pelaku seni budaya yang aktif dan warisan budaya yang diapresiasi	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio jumlah pelaku seni aktif dan karya budaya yang mendapat apresiasi publik terhadap total. (Sumber: Disbud)	%	82,02%
2566	Persentase Kenaikan sanggar yang ber-NIK	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Persentase peningkatan jumlah sanggar seni yang telah memiliki Nomor Induk Kesenian (NIK). (Sumber: Disbud)	%	81,77%
2567	Persentase Warisan Budaya yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio jumlah warisan budaya yang masih dilestarikan terhadap total warisan budaya terdata. (Sumber: Disbud)	%	82,27%
2568	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
2569	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	88286.0
2570	Indeks Kepuasan Masyakarat dan Komunitas di Kawasan Gumaton terhadap pelayanan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Skor hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya. (Sumber: Disbud)	Poin	83,93
2571	Survei Kepuasan Masyakarat dan Komunitas di Kawasan Gumaton terhadap pelayanan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Hasil kegiatan survei untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pengelolaan kawasan budaya. (Sumber: Disbud)	Poin	83,93
2572	Persentase Dukungan Operasional Taman Budaya Embung Giwangan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio dukungan operasional yang terealisasi terhadap kebutuhan operasional Taman Budaya. (Sumber: Disbud)	%	100%
2573	Persentase Pengembangan Pelestarian adat tradisi lembaga budaya dan seni	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Persentase pelaksanaan kegiatan yang mendukung pelestarian adat, tradisi, lembaga budaya, dan seni daerah. (Sumber: Disbud)	%	95,56%
2574	Tingkat apresiasi masyarakat terhadap bahasa dan sastra	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Ukuran partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelestarian bahasa dan sastra daerah. (Sumber: Disbud)	%	82,77%
2575	Persentase Warisan Budaya yang Dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Rasio jumlah warisan budaya yang masih dilestarikan terhadap total warisan budaya terdata. (Sumber: Disbud)	%	82,275%
2576	Jumlah objek tata nilai budaya yang dilestarikan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Jumlah objek budaya yang mengandung nilai moral, sosial, atau spiritual yang dijaga keberlangsungannya. (Sumber: Disbud)	Objek	n/a
2577	14 tata nilai budaya Yogyakarta	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Empat belas nilai utama yang mencerminkan karakter budaya Yogyakarta (seperti gotong royong, unggah-ungguh, dll). (Sumber: Disbud DIY)	Nilai	n/a
2578	Indeks Kepuasan Pengunjung Taman Pintar yang dikelola oleh UPT Pengelolaan Taman Budaya	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Skor kepuasan pengunjung terhadap layanan dan fasilitas Taman Pintar. (Sumber: Disbud)	Poin	n/a
2579	Hasil Survei Kepuasan Masyakarat terhadap layanan	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Hasil survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan publik bidang kebudayaan. (Sumber: Disbud, BPS)	Nilai	n/a
2580	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk Dinas Kebudayaan. (Sumber: Inspektorat, KemenPAN-RB)	Nilai	A
2581	PERPUSTAKAAN	""	""	""	""
2582	Jumlah perpustakaan	""	""	""	""
2583	Jumlah Perpustakaan Kelurahan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Jumlah Perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa/ kelurahan
yang mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan
perpustakaan di wilayah desa/kelurahan serta melaksanakan layanan
perpustakaan kepada masyarakat umum yang tidak membedakan
usia, ras, agama, status sosial ekonomi dan gender."	Unit	45.0
2584	Jumlah Perpustakaan Sekolah	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Perpustakaan di wilayah Kabupaten/Kota yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama sederajat, yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan, dan merupakan salah satu pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan.	Unit	211.0
2585	Jumlah Perpustakaan SD	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Perpustakaan di wilayah Kabupaten/Kota yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan sekolah Dasar sederajat, yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan, dan merupakan salah satu pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan.	Unit	154.0
2586	Jumlah Perpustakaan SMP	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Perpustakaan di wilayah Kabupaten/Kota yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan sekolah Menengah Pertama sederajat, yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan, dan merupakan salah satu pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan.	Unit	57.0
2587	Jumlah Perpustakaan Instansi	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Perpustakaan di wilayah Kabupaten/Kota yang diperuntukkan secara terbatas bagi pemustaka di lingkungan lembaga pemerintah, lembaga masyarakat, lembaga pendidikan keagamaan, rumah ibadah, atau organisasi lain	Unit	71.0
2588	Jumlah perpustakaan umum tingkat kabupaten/kota	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah perpustakaan untuk mayarakat luas yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota yang ada di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	1.0
2589	Jumlah perpustakaan kemantren	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Jumlah Perpustakaan yang diselenggarakan oleh pemerintah kecamatan yang
mempunyai tugas pokok melaksanakan pengembangan perpustakaan
di wilayah kecamatan serta melaksanakan layanan perpustakaan
kepada masyarakat umum yang tidak membedakan usia, ras, agama,
status sosial ekonomi dan gender."	Unit	14.0
2590	Jumlah Pengunjung Perpustakaan	""	""	""	""
2591	Jumlah Kunjungan ke Perpustakaan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Banyaknya pemustaka (pengunjung perpustakaan) yang berkunjung dan memanfaatkan fasilitas meminjam buku perpustakaan yang ada di wilayah Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Kunjungan	121531.0
2592	Jumlah pengunjung perpustakaan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Banyaknya pemustaka (pengunjung perpustakaan) yang berkunjung dan memanfaatkan fasilitas meminjam buku perpustakaan yang ada di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	121531.0
2593	Jumlah orang dalam populasi yang harus dilayani	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Banyaknya penduduk dalam suatu wilayah administrasi yang menjadi sasaran pelayanan publik pada sektor tertentu. Sumber: BPS, definisi penduduk.	Orang	29.0
2594	Jumlah Koleksii Buku	""	""	""	""
2595	Jumlah Koleksi buku yang tersedia di Perpustakaan daerah	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan oleh semua perpustakaan yang berada di wilayah kabupaten/kota	Eksemplar	50034.0
2596	Jumlah koleksi judul buku yang tersedia di Perpustakaan daerah	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan oleh semua perpustakaan kota yang berada di wilayah kabupaten/kota	Unit	33436.0
2597	Jumlah koleksi jumlah buku yang tersedia di Perpustakaan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan di perpustakaan umum yang berada di wilayah kabupaten/kota	Unit	50034.0
2598	Rasio Orang dan Perpustakaan	""	""	""	""
2599	Rasio Orang Dalam Populasi Yang Harus Dilayani 	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Perbandingan antara Jumlah populasi yang harus dilayani (Jumlah Jumlah penduduk usia 3-65 tahun yang potensial mendapatkan layanan perpustakaan) dengan Jumlah total penduduk di DIY pada waktu berkenaan.	Nilai	1.0
2600	Rasio Perpustakaan per Satuan Penduduk	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Perbandingan jumlah perpustakaan terhadap total penduduk di wilayah tertentu. Sumber: BPS, Statistik Kebudayaan.	Nilai	822.0
2601	Jumlah Pustakawan dan Pekerja	""	""	""	""
2602	Jumlah Pustakawan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah individu dalam kategori pustakawan / teknis / penilai yang telah memperoleh sertifikasi	Orang	26.0
2603	Jumlah pustakawan bersertifikat	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah pustakawan yang telah memperoleh sertifikasi	Orang	26.0
2604	Jumlah Pemustaka yang Berkunjung ke Perpustakaan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah pemustaka yang berkunjung ke perpustakaan di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	121531.0
2605	Jumlah tenaga teknis dan penilai bersertifikat*	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah teknis dan penilai yang telah memperoleh sertifikasi	Orang	12.0
2606	Jumlah seluruh pustakawan, tenaga teknis, dan penilai	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Total individu yang bekerja di perpustakaan di posisi pengelola / teknis / penilai, terlepas dari sertifikasi	Orang	52.0
2607	Data Kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	""	""	""	""
2608	Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat adalah data tingkat pembangunan literasi masyarakat yang diperoleh dari unsur-unsur pembangunan literasi masyarakat yang bersumber dari data sekunder dan aspek masyarakat.	Poin	79,99
2609	Pemerataan layanan perputakaan (UPLM1/AM1)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Ukuran kesetaraan akses layanan perpustakaan di seluruh wilayah sesuai standar layanan minimal. Sumber: Kemendagri, Permendagri No. 56 Tahun 2019.	Skor	0.0017321
2610	Ketercukupan koleksi perpustakaan (UPLM2/AM2)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Rasio jumlah koleksi buku terhadap jumlah pengguna aktif sesuai standar nasional perpustakaan.	Nilai	4.12349263
2611	Ketercukupan tenaga perpustakaan (UPLM3/AM3)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Rasio jumlah pustakawan terhadap total perpustakaan sesuai pedoman SDM Perpustakaan Nasional dan Kemendagri.	Nilai	0.00312369
2612	Tingkat Kunjungan masyarakat per hari (UPLM4/AM4)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Rata-rata jumlah pengunjung perpustakaan per hari dibandingkan total hari operasional.	Poin	0.009954
2613	Jumlah perpustakaan yang ber SNP (UPLM5/AM5)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah perpustakaan yang telah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).	Unit	0.44702063
2614	Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sosialisasi perpustakaan (UPLM6/AM6)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Persentase masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi atau literasi perpustakaan.	Nilai	0.09868405
2615	Jumlah anggota perpustakaan (UPLM7/AM7)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Banyaknya individu yang terdaftar sebagai anggota aktif perpustakaan.	Orang	0.915483
2616	Hasil penilaian RB DPK oleh Inspektorat	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Hasil penilaian RB DPK oleh Inspektorat dengan 8 parameter :
 1. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja DPK
 2. Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) DPK 
 3. Penguatan Pengelolaan Keuangan dan Aset DPK
 4. Indeks Kepuasan Masyarakat
 5. Capaian persentase Rencana Pengadaan yang diumumkan pada SIRUP
 6. IP ASN DPK 
 7. Penilaian Pengawasan arsip internal
 8. Penilaian Indeks Pembangunan Statistik"	Poin	A
2617	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"mengukur pelaksanaan dan pencapaian Reformasi Birokrasi level Perangkat Daerah, dengan kriteria:
 AA (>90-100) : istimewa
 A (>80-90): Sangat baik
 BB (>70-80): baik
 B (>60-70): cukup baik
 CC (>50-60): cukup
 C (>30-50): buruk
 D (>0-30): sangat buruk"	%	87,617
2618	Indeks Kepuasan Layanan Perpustakaan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Indeks Kepuasan Layanan perpustakaan dilakukan dengan Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan untuk memberikan pelayanan yang optimal dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang yang dihitung berdasarkan 9 indikator pelayanan	Poin	83,47
2619	Nilai SKM 	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Indeks Kepuasan Layanan Masyarakat dilakukan dengan Survei Kepuasan Masyarakat dengan interval sebagai berikut:
 1. Tidak Baik: 25,00 - 64,99
 2. Kurang Baik: 65,00 - 76,60
 3. Baik: 76,61 - 88,30
 4, Sangat Baik: 88,31 - 100"	Poin	83,47
2620	Jumlah judul bahan pustaka yang dikembangkan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Kegiatan pengembangan dilaksanakan melalui proses pengadaan bahan pustaka	Judul	37877.0
2621	Persentase perpustakaan yang telah menerapkan SNP	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Pembinaan Perpustakaan meliputi kegiatan pembinaan teknis pengelolaan Perpustakaan, layanan Perpustakaan, dan pengembangan Perpustakaan	%	40,28%
2622	Jumlah perpustakaan sekolah SD dan SMP ber-SNP	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah perpustakaan sekolah dasar yang memenuhi standar yang ditetapkan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, yang mengatur mengenai standar koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga, penyelenggaraan, dan pengelolaan perpustakaan.	Unit	87.0
2623	Jumlah perpustakaan sekolah di Kota Yogyakarta	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Perpustakaan Sekolah (perpustakaan yang ada atau diselenggarakan di sekolah baik itu sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas sampai sekolah lanjutan seperti perguruan tinggi yang dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika untuk menambah literasi) yang ada di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	216.0
2624	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, dengan kriteria:
  AA (nilai >90-100)
  A (Nilai >80-90)
  BB (Nilai >70-80)
  B (Nilai >60-70)
  CC (Nilai >50-60)
  C (nilai >30-50)
  D (Nilai >0-30)"	Nilai	A
2625	Nilai SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (persentase)	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, dengan kriteria:
  AA (nilai >90-100)
  A (Nilai >80-90)
  BB (Nilai >70-80)
  B (Nilai >60-70)
  CC (Nilai >50-60)
  C (nilai >30-50)
  D (Nilai >0-30)"	%	84,04
2626	Nilai pengawasan tata kelola kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Nilai hasil audit kearsipan berdasarkan pedoman ANRI dan Kemendagri.	Poin	89,82
2627	nilai penciptaan arsip	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Nilai capaian kegiatan penciptaan arsip dinamis sesuai standar ANRI.	Nilai	99,98
2628	nilai penggunaan arsip	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Nilai yang menunjukkan tingkat pemanfaatan arsip aktif oleh instansi.	Nilai	99,36
2629	nilai pemeliharaan arsip	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Indeks kegiatan pelestarian dan penyusutan arsip berdasarkan pedoman ANRI	Nilai	90,36
2630	nilai penyusutan arsip	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Indeks kegiatan pelestarian dan penyusutan arsip berdasarkan pedoman ANRI	Nilai	89,2
2631	nilai sumber daya manusia kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Skor ketersediaan dan kompetensi SDM pengelola arsip di instansi.	Nilai	70,82
2632	nilai prasarana dan sarana	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Skor kelengkapan sarana dan prasarana dalam mendukung layanan kearsipan.	Nilai	89,2
2633	Jumlah naskah kuno yang disimpan, dirawat, dan didaftarkan oleh masyarakat	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Upaya menjaga dan melindungi naskah-naskah kuno, baik fisik maupun informasi yang terkandung di dalamnya, agar dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang, meliputi tindakan seperti konservasi, restorasi, digitalisasi, dan katalogisasi	Naskah	1.0
2634	Jumlah arsip statis terdigitalisasi	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"&Akusisi Arsip Statis meliputi verifikasi, melakukan penilaian arsip sesuai dengan JRA.

Pengolahan Arsip Statis meliputi pembuatan sarana bantu penemuan kembali arsip statis yang terdiri dari daftar arsip, inventaris arsip dan guide arsip.

Preservasi yang dimaksud meliputi :
-Restorasi, 
-Penyimpanan
-Reproduksi/Digitalisasi
-Pengujian Arsip

Akses Arsip Statis meliputi keterbukaan arsip statis, Aksessibilitas arsip  dan pelayanan arsip statis kepada publik."	Arsip	1200.0
2635	Persentase OPD yang menerapkan tata kelola kearsipan dengan kategori baik	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Kesesuaian antara prinsip, kaidah dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan di Perangkat Daerah
  
  Kategori nilai:
  AA (Sangat Memuaskan): >90 - 100
  A (Memuaskan): >80-90
  BB (Sangat Baik): >70-80
  B (Baik): >60-70
  CC (Cukup): >50-60
  C (Kurang): >30-50
  D (Sangat Kurang): 0-30"	%	96%
2636	OPD yang menerapkan tata kelola kearsipan dengan kategori baik	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Kesesuaian antara prinsip, kaidah dan standar kearsipan dengan penyelenggaraan kearsipan di Perangkat Daerah
  
  Kategori nilai:
  AA (Sangat Memuaskan): >90 - 100
  A (Memuaskan): >80-90
  BB (Sangat Baik): >70-80
  B (Baik): >60-70
  CC (Cukup): >50-60
  C (Kurang): >30-50
  D (Sangat Kurang): 0-30"	%	48
2637	Jumlah OPD di kota Yogyakarta	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Banyaknya Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Pemerintah Kota Yogyakarta.	OPD	50.0
2638	Persentase arsip tertutup yang dilayankan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Daftar Arsip Hasil Penyediaan Daftar dan Penetapan Izin Penggunaan Arsip yang Bersifat Tertutup meliputi arsip yang mengekspos data diri seseorang, arsip yang sedang digunakan dalam proses hukum, peta perbatasan dll.

Kriteria dari arsip tertutup dapat dilihat berdasarkan klasul pada saat penyerahan arsip dan berdasarkan hukum"	%	100%
2639	Jumlah arsip tertutup yang selesai dikelola 	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Daftar Arsip Hasil Penyediaan Daftar dan Penetapan Izin Penggunaan Arsip yang Bersifat Tertutup meliputi arsip yang mengekspos data diri seseorang, arsip yang sedang digunakan dalam proses hukum, peta perbatasan dll.

Kriteria dari arsip tertutup dapat dilihat berdasarkan klasul pada saat penyerahan arsip dan berdasarkan hukum"	Arsip	80.0
2640	Jumlah arsip tertutup	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Daftar Arsip Hasil Penyediaan Daftar dan Penetapan Izin Penggunaan Arsip yang Bersifat Tertutup meliputi arsip yang mengekspos data diri seseorang, arsip yang sedang digunakan dalam proses hukum, peta perbatasan dll.

Kriteria dari arsip tertutup dapat dilihat berdasarkan klasul pada saat penyerahan arsip dan berdasarkan hukum"	Arsip	80.0
2641	Jumlah arsip yang terlindungi dan terselamatkan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	"Daftar Arsip Hasil Penyediaan Daftar dan Penetapan Izin Penggunaan Arsip yang Bersifat Tertutup meliputi arsip yang mengekspos data diri seseorang, arsip yang sedang digunakan dalam proses hukum, peta perbatasan dll.

Kriteria dari arsip tertutup dapat dilihat berdasarkan klasul pada saat penyerahan arsip dan berdasarkan hukum"	Arsip	1400.0
2642	KEARSIPAN	""	""	""	""
2643	Kearsipan	""	""	""	""
2644	Pengelolaan arsip secara baku	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah satuan unit kerja perangkat daerah yang telah menerapkan pengelolaan arsip secara baku (pengelolaan dokumen yang ada terjamin kemanannya dan memudahkan untuk pencarian arsip apabila suatu saat dokumen tersebut dibutuhkan) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Unit	151.0
2645	Peningkatan SDM pengelola kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah SDM Pengelola Kearsipan yang mengikuti diklat/kursus/sekolah/workshop atau pelatihan terkait kearsipan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi di bidang kearsipan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kegiatan	16.0
2646	Persentase Perangkat Daerah yang Mengelola Arsip secara Baku	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Proporsi OPD (organisasi perangkat daerah) yang telah mengelola arsip sesuai standar pengelolaan arsip / tata kearsipan yang ditetapkan (standar baku)	%	100
2647	Jumlah Arsiparis	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah orang yang bekerja pada Perpustakaan dan yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan yang diperoleh melalui pendidikan formal dan/atau pendidikan dan pelatihan kearsipan serta mempunyai fungsi, tugas, dan tanggung jawab melaksanakan kegiatan kearsipan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	39.0
2648	Jumlah Arsip yang dimanfaatkan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah Arsip (kumpulan dokumen bersejarah yang disimpan dan dimanfaatkan) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Berkas	15492.0
2649	Jumlah pengunjung layanan Arsip Statis	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah pengunjung perpustakaan/gedung arsip yang memanfaatkan Arsip Statis (Arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan/atau lembaga kearsipan) di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Orang	180.0
2650	SDM Kearsipan	""	""	""	""
2651	Jumlah kegiatan Peningkatan SDM Pengelola Kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah SDM Pengelola Kearsipan yang mengikuti diklat/kursus/sekolah/workshop atau pelatihan terkait kearsipan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi di bidang kearsipan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kegiatan	16.0
2652	Peningkatan SDM pengelola kearsipan	Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Jumlah SDM Pengelola Kearsipan yang mengikuti diklat/kursus/sekolah/workshop atau pelatihan terkait kearsipan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi di bidang kearsipan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	Kegiatan	16.0
2653	PARIWISATA	""	""	""	""
2654	Jumlah Hotel	""	""	""	""
2655	Jumlah Hotel Bintang Lima	Dinas Pariwisata	Banyaknya hotel dengan klasifikasi bintang lima sesuai sertifikasi PHRI dan BPS.	Unit	4.0
2656	Jumlah Hotel Bintang empat	Dinas Pariwisata	Banyaknya hotel dengan klasifikasi bintang empat sesuai sertifikasi PHRI dan BPS.	Unit	20.0
2657	Jumlah Hotel Bintang Tiga	Dinas Pariwisata	Banyaknya hotel dengan klasifikasi bintang tiga.	Unit	109.0
2658	Jumlah Hotel Bintang Dua	Dinas Pariwisata	Banyaknya hotel dengan klasifikasi bintang dua.	Unit	77.0
2659	Jumlah Hotel Bintang Satu	Dinas Pariwisata	Banyaknya hotel dengan klasifikasi bintang satu.	Unit	51.0
2660	Jumlah Hotel Non Bintang	Dinas Pariwisata	Hotel yang tidak memiliki klasifikasi bintang namun terdaftar resmi.	Unit	417.0
2661	Jenis Objek Wisata	""	""	""	""
2662	Jenis Objek Wisata Tirta	Dinas Pariwisata	Kategori wisata air seperti kolam renang, pemandian, dan wisata sungai.	Unit	n/a
2663	Jumlah Objek Wisata Tirta	Dinas Pariwisata	Total objek wisata bertema air di wilayah tersebut.	Unit	n/a
2664	Jumlah Wisatawan Nusantara Tirta	Dinas Pariwisata	Jumlah kunjungan wisatawan domestik ke objek wisata tirta.	Orang	n/a
2665	Jumlah Wisatawan Mancanegara Tirta	Dinas Pariwisata	Jumlah kunjungan wisatawan asing ke objek wisata tirta.	Orang	n/a
2666	Jenis Objek Wisata Sejarah	Dinas Pariwisata	Kategori wisata berbasis warisan sejarah dan situs bersejarah.	Unit	n/a
2667	Jumlah Objek Wisata Sejarah	Dinas Pariwisata	Banyaknya lokasi wisata bertema sejarah.	Unit	8.0
2668	Jumlah Wisatawan Nusantara Sejarah	Dinas Pariwisata	Jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke objek wisata sejarah.	Orang	n/a
2669	Jumlah Wisatawan Mancanegara Sejarah	Dinas Pariwisata	Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke objek wisata sejarah.	Orang	n/a
2670	Jenis Objek Wisata Museum	Dinas Pariwisata	Kategori objek wisata berbasis koleksi museum.	Unit	13.0
2671	Jumlah Objek Wisata Museum	Dinas Pariwisata	Jumlah museum yang menjadi destinasi wisata.	Unit	n/a
2672	Jumlah Wisatawan Nusantara Objek Wisata Museum	Dinas Pariwisata	Wisatawan domestik yang mengunjungi museum.	Orang	n/a
2673	Jumlah Wisatawan Mancanegara Objek Wisata Museum	Dinas Pariwisata	Wisatawan asing yang mengunjungi museum.	Orang	n/a
2674	Jenis Objek Wisata Kampung Wisata	Dinas Pariwisata	Kategori wisata berbasis komunitas lokal (desa/kampung wisata).	Unit	24.0
2675	Jumlah Objek Wisata Kampung Wisata	Dinas Pariwisata	Total jumlah kampung wisata di wilayah tersebut.	Unit	n/a
2676	Jumlah Wisatawan Nusantara Objek Wisata Kampung Wisata	Dinas Pariwisata	Jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke kampung wisata.	Orang	n/a
2677	Jumlah Wisatawan Mancanegara Objek Wisata Kampung Wisata	Dinas Pariwisata	Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kampung wisata.	Orang	n/a
2678	Jenis Objek Wisata lainnya	Dinas Pariwisata	Kategori objek wisata selain tirta, sejarah, atau kampung wisata.	Unit	n/a
2679	Total Objek Wisata lainnya	Dinas Pariwisata	Jumlah seluruh objek wisata kategori lainnya.	Buah	63.0
2680	Total Wisatawan Nusantara Objek Wisata lainnya	Dinas Pariwisata	Total wisatawan domestik ke objek wisata lainnya.	Orang	10583877.0
2681	Total Wisatawan Mancanegara Objek Wisata lainnya	Dinas Pariwisata	Total wisatawan asing ke objek wisata lainnya.	Orang	355333.0
2682	Jumlah Kamar Hotel, Tingkat Hunian Kamar Hotel, dan Rata-Rata Lama Tinggal	""	""	""	""
2683	Jumlah Kamar Hotel yang Tersedia	Dinas Pariwisata	Jumlah seluruh kamar hotel (bintang dan non-bintang) yang dapat digunakan.	Unit	18387.0
2684	Jumlah Kamar Hotel Bintang	Dinas Pariwisata	Jumlah kamar hotel dari kategori berbintang.	Unit	13872.0
2685	Jumlah Kamar Hotel Non Bintang	Dinas Pariwisata	Jumlah kamar hotel non-bintang.	Unit	4515.0
2686	Tingkat Hunian Kamar Hotel	Dinas Pariwisata	Persentase kamar hotel yang terisi dibanding total kamar tersedia.	%	50
2687	Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang	Dinas Pariwisata	Persentase hunian kamar hotel berbintang.	%	50
2688	Tingkat Hunian Kamar Hotel Non Bintang	Dinas Pariwisata	Persentase hunian kamar hotel non-bintang.	%	50
2689	Rata-Rata Lama Tinggal (Length of Stay)	Dinas Pariwisata	Rata-rata lama waktu wisatawan menginap di akomodasi.	Hari	188.0
2690	Lama Kunjungan Wisata	Dinas Pariwisata	Durasi rata-rata kunjungan wisatawan di destinasi.	Hari	188.0
2691	Jumlah Sarana Pariwisata	""	""	""	""
2692	Jumlah Restoran	Dinas Pariwisata	Banyaknya restoran yang memiliki izin usaha resmi.	Unit	105.0
2693	Jumlah Perusahaan /Cabang/ Agen Biro Perjalanan Wisata	Dinas Pariwisata	Total perusahaan jasa perjalanan wisata yang beroperasi.	Unit	104.0
2694	Jumlah Pramuwisata	Dinas Pariwisata	Banyaknya pemandu wisata bersertifikat.	Orang	110.0
2695	Pariwisata	""	""	""	""
2696	Jumlah Objek Wisata	Dinas Pariwisata	Total seluruh destinasi wisata yang tercatat resmi.	Unit	9.0
2697	Jumlah Objek Wisata Alam	Dinas Pariwisata	Jumlah destinasi wisata berbasis alam.	Unit	0.0
2698	Jumlah Objek Wisata Buatan	Dinas Pariwisata	Jumlah destinasi wisata buatan manusia.	Unit	1.0
2699	Jumlah Objek Wisata Sejarah	Dinas Pariwisata	Banyaknya lokasi wisata bertema sejarah.	Unit	8.0
2700	Jumlah Kampung Wisata	Dinas Pariwisata	Banyaknya kampung wisata yang aktif.	Kampung	n/a
2701	Jumlah Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata)	Dinas Pariwisata	Jumlah kelompok masyarakat yang mengelola destinasi wisata.	Kelompok	45.0
2702	Jumlah Kampung Wisata (IKP)	Dinas Pariwisata	Jumlah kampung wisata yang tercatat pada Indeks Kinerja Pariwisata.	Kampung	25.0
2703	Jumlah Pokdarwis (IKP)	Dinas Pariwisata	Jumlah Pokdarwis yang tercatat pada Indeks Kinerja Pariwisata.	Kelompok	45.0
2704	Rata-Rata Belanja Wisatawan	Dinas Pariwisata	Rata-rata pengeluaran wisatawan selama kunjungan.	Rp	2.259.943
2705	Total belanja wisatawan	Dinas Pariwisata	Total nilai pengeluaran wisatawan dalam periode tertentu.	Rp	n/a
2706	Jumlah wisatawan	Dinas Pariwisata	Total wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung.	Wisatawan	n/a
2707	Tamu Menginap	Dinas Pariwisata	Total tamu yang menginap di akomodasi resmi.	Hari	n/a
2708	Total lama tamu menginap (wisman)	Dinas Pariwisata	Akumulasi lama tinggal tamu mancanegara.	Hari	2,18
2709	Total lama tamu menginap (wisnus)	Dinas Pariwisata	Akumulasi lama tinggal tamu domestik.	Hari	1,86
2710	Total tamu menginap (wisman)	Dinas Pariwisata	Jumlah tamu mancanegara yang menginap.	Tamu	n/a
2711	Total tamu menginap (wisnus)	Dinas Pariwisata	Jumlah tamu domestik yang menginap.	Tamu	n/a
2712	Data Kinerja Dinas Pariwisata	""	""	""	""
2713	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Pariwisata	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
2714	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Pariwisata	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) yang disajikan dalam bentuk persentase tingkat capaian. Sumber: KemenPANRB / Inspektorat.	%	89,48
2715	Indeks Kualitas Atraksi Pariwisata	Dinas Pariwisata	Nilai rata-rata kualitas daya tarik wisata berdasarkan hasil survei dan kriteria Kemenparekraf.	Poin	75,59
2716	Hasil survei wisata	Dinas Pariwisata	Nilai hasil survei terhadap pengalaman wisatawan.	Poin	75,59
2717	Persentase Daya Tarik Wisata (DTW) yang berstandar layanan prima	Dinas Pariwisata	Proporsi DTW yang telah memenuhi standar pelayanan prima.	%	75,86%
2718	Jumlah DTW yang berstandar layanan prima	Dinas Pariwisata	Banyaknya DTW yang memiliki sertifikat layanan prima.	DTriwulan	75,86%
2719	Jumlah DTW yang ada	Dinas Pariwisata	Jumlah total daya tarik wisata yang tercatat.	DTriwulan	n/a
2720	Jumlah Pergerakan Wisatawan Mancanegara	Dinas Pariwisata	Total mobilitas wisatawan mancanegara di wilayah tersebut.	Wisatawan	355333.0
2721	Jumlah wisatawan mancanegara	Dinas Pariwisata	Banyaknya wisatawan asing yang berkunjung.	Wisatawan	355333.0
2722	Jumlah Pergerakan Wisatawan Nusantara	Dinas Pariwisata	Total mobilitas wisatawan domestik.	Wisatawan	10583877.0
2723	Jumlah wisatawan mancanegara	Dinas Pariwisata	Banyaknya wisatawan asing yang berkunjung.	Wisatawan	10583877.0
2724	Persentase SDM Pariwisata Berbasis Wilayah yang meningkat kompetensinya	Dinas Pariwisata	Proporsi SDM pariwisata lokal yang telah meningkatkan keterampilan.	%	50%
2725	Jumlah SDM Pariwisata Berbasis Wilayah yang meningkat kompetensinya	Dinas Pariwisata	Jumlah SDM yang telah mengikuti peningkatan kapasitas.	SDM Pariwisata	300.0
2726	Jumlah SDM Pariwisata Berbasis Wilayah	Dinas Pariwisata	Total tenaga kerja pariwisata di wilayah tersebut.	SDM Pariwisata	600.0
2727	Persentase usaha jasa pariwisata dengan kriteria sertifikasi yang tersertifikasi	Dinas Pariwisata	Proporsi usaha jasa pariwisata yang telah tersertifikasi resmi.	%	57,11%
2728	Jumlah usaha pariwisata yang tersertifikasi	Dinas Pariwisata	Jumlah usaha pariwisata yang memiliki sertifikat usaha.	Usaha	57,11%
2729	Jumlah usaha jasa pariwisata	Dinas Pariwisata	Jumlah total usaha jasa pariwisata.	Usaha	n/a
2730	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pariwisata	Dinas Pariwisata	Nilai akuntabilitas kinerja instansi pariwisata berdasarkan hasil evaluasi SAKIP.	Nilai	A
2731	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Pariwisata	Dinas Pariwisata	Nilai akuntabilitas kinerja instansi pariwisata berdasarkan hasil evaluasi SAKIP.	Nilai	85,02
2732	PERTANIAN	""	""	""	""
2733	Persentase kenaikan kelas kelompok tani	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kelompok tani yang mengalami peningkatan kelas (pemula, lanjut, madya, utama) sesuai pedoman Kementerian Pertanian dan Kemendagri.	%	6,42%
2734	Jumlah kelompok tani yang mengalami kenaikan kelas kelompok tani	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelompok tani yang naik kelas hasil pembinaan dinas pertanian selama periode tertentu.	Kelompok	19.0
2735	Jumlah kelompok tani di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total kelompok tani aktif dan terdaftar di Kota Yogyakarta.	Kelompok	296.0
2736	Persentase petani tanaman pangan yang telah memenuhi prosedur penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida sesuai aturan	Dinas Pertanian dan Pangan	Rasio petani tanaman pangan yang menggunakan pupuk dan pestisida sesuai ketentuan teknis dari Kementerian Pertanian.	%	100,00%
2737	Jumlah petani tanaman pangan yang telah memenuhi prosedur penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida sesuai aturan	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya petani tanaman pangan yang menerapkan penggunaan pupuk/pestisida sesuai aturan.	Orang	99.0
2738	Jumlah petani tanaman pangan di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total petani tanaman pangan di wilayah administrasi Kota Yogyakarta.	Orang	99.0
2739	Peningkatan jumlah prasarana pertanian yang dapat beroperasi dengan baik sesuai fungsinya	Dinas Pertanian dan Pangan	Pertambahan fasilitas pertanian (alat, bangunan, infrastruktur) yang berfungsi optimal.	Unit	23.0
2740	Jumlah prasarana pertanian yang dapat beroperasi dengan baik sesuai dengan fungsinya	Dinas Pertanian dan Pangan	Banyaknya sarana dan prasarana pertanian yang berfungsi normal sesuai peruntukan.	Unit	23.0
2741	Jumlah prasarana pertanian yang dimiliki oleh dinas	Dinas Pertanian dan Pangan	Total aset prasarana pertanian yang tercatat dalam inventaris dinas.	Unit	25.0
2742	Persentase zoonosis prioritas yang terkendali	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase penyakit zoonosis prioritas yang telah dicegah atau dikendalikan sesuai pedoman Kementan dan Kemenkes.	%	100,00%
2743	Jumlah zoonosis prioritas yang terkendali	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah jenis zoonosis prioritas yang berhasil dikendalikan pada periode tertentu.	Kasus	5.0
2744	Jumlah seluruh zoonosis	Dinas Pertanian dan Pangan	Total jenis zoonosis yang teridentifikasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Kasus	5.0
2745	Cakupan bina kelompok tani	Dinas Pertanian dan Pangan	Persentase kelompok tani yang mendapatkan pembinaan rutin dari dinas pertanian.	%	27,03%
2746	Jumlah kelompok tani yang dibina	Dinas Pertanian dan Pangan	Jumlah kelompok tani yang mendapat kegiatan pembinaan aktif.	Kelompok	80.0
2747	Jumlah kelompok tani di Kota Yogyakarta	Dinas Pertanian dan Pangan	Total kelompok tani aktif dan terdaftar di Kota Yogyakarta.	Kelompok	296.0
2748	PERDAGANGAN	""	""	""	""
2749	Sarana Perdagangan	""	""	""	""
2750	Pasar Tradisional/Pasar Rakyat	Dinas Perdagangan 	Pasar yang dikelola pemerintah daerah, tempat pedagang menjual kebutuhan pokok secara eceran. (BPS: Statistik Perdagangan Dalam Negeri).	Unit	29.0
2751	Luas Bangunan Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Luas fisik bangunan pasar tradisional yang dikelola oleh pemerintah daerah.	Ha	13584627.0
2752	Luas Tanah Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Luas lahan yang digunakan untuk pasar rakyat di tingkat kabupaten/kota.	Ha	122168.0
2753	Jumlah Pedagang Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Jumlah pedagang yang berjualan di pasar kabupaten/kota.	Orang	7906.0
2754	Jumlah Pedagang Kios Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Banyaknya pedagang dengan tempat usaha berbentuk kios tetap di pasar rakyat.	Orang	1425.0
2755	Jumlah Pedagang Los Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Pedagang yang berjualan di los pasar tanpa dinding permanen.	Orang	5957.0
2756	Jumlah Pedagang Lapak Pasar Kabupaten/Negeri	Dinas Perdagangan 	Jumlah pedagang yang menggunakan lapak terbuka sementara di pasar rakyat.	Orang	524.0
2757	Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Pasar yang dikelola oleh pemerintah kelurahan atau komunitas masyarakat lokal.	Unit	0.0
2758	Luas Bangunan Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Total luas bangunan fisik pasar di tingkat kelurahan.	Ha	0.0
2759	Luas Tanah Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Total luas lahan pasar kelurahan.	Ha	0.0
2760	Jumlah Pedagang Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Banyaknya pedagang yang berjualan di pasar kelurahan.	Orang	0.0
2761	Jumlah Pedagang Kios Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Jumlah pedagang kios di pasar kelurahan.	Orang	0.0
2762	Jumlah Pedagang Los Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Jumlah pedagang los di pasar kelurahan.	Orang	0.0
2763	Jumlah Pedagang Lapak Pasar Kelurahan	Dinas Perdagangan 	Jumlah pedagang lapak di pasar kelurahan.	Orang	0.0
2764	Toko Modern	Dinas Perdagangan 	Usaha perdagangan dengan sistem pelayanan mandiri seperti minimarket, supermarket, atau hypermarket. (BPS: Statistik Perdagangan Dalam Negeri).	Unit	253.0
2765	Data Kinerja Dinas Perdagangan	""	""	""	""
2766	UKM Berdasarkan SIUP Pengusaha Kecil	Dinas Perdagangan 	Jumlah usaha kecil menengah yang memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) kategori pengusaha kecil.	Unit	12154.0
2767	Indeks kinerja perdagangan	Dinas Perdagangan 	Nilai komposit yang mengukur kinerja sektor perdagangan daerah berdasarkan volume transaksi, stabilitas harga, dan daya saing.	%	54,28%
2768	Kinerja Pasar Rakyat	Dinas Perdagangan 	Penilaian atas aspek operasional, kebersihan, dan pelayanan pasar rakyat.	%	34,48%
2769	kinerja Pengawasan Peredaran Bahan Berbahaya	Dinas Perdagangan 	Nilai efektivitas pengawasan distribusi bahan berbahaya sesuai ketentuan perdagangan.	%	25,00%
2770	Kestabilan Harga Bahan Kebutuhan Pokok	Dinas Perdagangan 	Kondisi harga kebutuhan pokok yang tidak berfluktuasi secara ekstrem dalam periode tertentu.	%	98,04%
2771	kinerja pembinaan UKM	Dinas Perdagangan 	Ukuran keberhasilan pembinaan usaha kecil menengah dalam peningkatan kapasitas dan daya saing.	%	13,92%
2772	Kinerja Tera UTTP	Dinas Perdagangan 	Nilai efektivitas pelayanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya.	%	99,96%
2773	Kategori hasil penilaian RB oleh Inspektorat	Dinas Perdagangan 	Klasifikasi hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) oleh Inspektorat Daerah.	Nilai	A
2774	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Perdagangan 	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) yang disajikan dalam bentuk persentase tingkat capaian. Sumber: KemenPANRB / Inspektorat.	Nilai	89,84%
2775	Persentase Penurunan Kasus Peredaran Bahan Berbahaya	Dinas Perdagangan 	Rasio penurunan kasus bahan berbahaya dibanding tahun sebelumnya.	%	25%
2776	Kasus Peredaran Bahan Berbahaya (n-1)	Dinas Perdagangan 	Jumlah kasus peredaran bahan berbahaya tahun sebelumnya.	Kasus	20.0
2777	Kasus Peredaran Bahan Berbahaya (n)	Dinas Perdagangan 	Jumlah kasus peredaran bahan berbahaya tahun berjalan.	Kasus	15.0
2778	Persentase pasar yang memenuhi standar Pasar Rakyat	Dinas Perdagangan 	Persentase pasar rakyat yang sesuai standar nasional (Permendag No. 21/2021).	Presentase	34,48%
2779	Jumlah pasar yang memenuhi kriteria standarisasi pasar sesuai Perda No 3 Tahun 2021 tentang Pasar	Dinas Perdagangan 	Jumlah pasar rakyat yang telah memenuhi kriteria standarisasi sesuai Perda.	Pasar	10.0
2780	Jumlah Pasar	Dinas Perdagangan 	Jumlah seluruh pasar rakyat di wilayah Kota Yogyakarta.	Pasar	29.0
2781	Persentase Kestabilan Harga Bahan Kebutuhan Pokok	Dinas Perdagangan 	Persentase komoditas pokok yang harganya stabil dalam periode pemantauan.	%	98%
2782	Jumlah barang kebutuhan pokok yang stabil harganya	Dinas Perdagangan 	Banyaknya komoditas pokok yang tidak mengalami perubahan harga signifikan.	Barang	50.0
2783	Jumlah barang kebutuhan pokok yang dipantau	Dinas Perdagangan 	Jumlah jenis barang pokok yang dimonitor harganya oleh pemerintah.	Barang	51.0
2784	Persentase Alat UTTP (ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya) yang bertanda tera sah	Dinas Perdagangan 	Persentase alat ukur yang telah ditera sah sesuai ketentuan metrologi legal.	%	99,96%
2785	Jumlah alat UTTP yang bertanda tera sah	Dinas Perdagangan 	Jumlah alat ukur/takar/timbang yang telah mendapatkan tanda tera sah.	Alat	17993.0
2786	Jumlah potensi alat UTTP se-Kota Yogyakarta	Dinas Perdagangan 	Total potensi alat ukur/takar/timbang di wilayah Kota Yogyakarta.	Alat	18000.0
2787	Persentase peningkatan Omset UKM (Usaha Kecil Mikro) yang dibina	Dinas Perdagangan 	Persentase kenaikan nilai penjualan UKM binaan dibanding tahun sebelumnya.	%	13,92%
2788	OmsetUKMn	Dinas Perdagangan 	Nilai total omset UKM binaan pada tahun berjalan.	Rp	589581000.0
2789	OmsetUKMn-1	Dinas Perdagangan 	Nilai omset UKM binaan pada tahun sebelumnya.	Rp	517536000.0
2790	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perdagangan	Dinas Perdagangan 	Nilai akuntabilitas kinerja instansi perdagangan dari hasil evaluasi Inspektorat.	Nilai	A
2791	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perdagangan	Dinas Perdagangan 	Nilai akuntabilitas kinerja instansi perdagangan dari hasil evaluasi Inspektorat.	Nilai	88,42
2792	Pendapatan UPT Pusat Bisnis	Dinas Perdagangan 	Total penerimaan UPT Pusat Bisnis dalam satu periode fiskal.	Rp	5933182475.0
2793	Pendapatan UPT Pusat Bisnis dalam rupiah	Dinas Perdagangan 	Nilai pendapatan UPT Pusat Bisnis dalam satuan rupiah.	Rp	5933182475.0
2794	PERINDUSTRIAN	""	""	""	""
2795	Potensi Industri	""	""	""	""
2796	Jumlah IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total Industri Kecil dan Menengah yang beroperasi di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	7970.0
2797	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah IKM berdasarkan klasifikasi cabang industri sesuai KBLI.	Unit	6726.0
2798	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri Pangan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah industri kecil dan menengah sektor pangan.	Unit	4603.0
2799	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri Sandang dan Kulit	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah industri kecil dan menengah sektor sandang dan kulit.	Unit	1326.0
2800	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri Kimia dan Bahan Bangunan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah IKM sektor kimia dan bahan bangunan.	Unit	117.0
2801	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri Logam dan Elektronika	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah IKM sektor logam dan elektronika.	Unit	221.0
2802	Jumlah IKM Menurut Cabang Industri Kerajinan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah IKM sektor kerajinan dan kreatif.	Unit	459.0
2803	Penyerapan Tenaga Kerja IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah tenaga kerja yang bekerja pada sektor industri kecil dan menengah.	Orang	17944.0
2804	Nilai Investasi IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total nilai investasi yang ditanamkan pada sektor IKM.	Rp	129830452498.0
2805	Nilai Produksi IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai total hasil produksi dari seluruh IKM.	Rp	53497356005.0
2806	Jumlah Unit Usaha IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah unit usaha aktif di sektor industri kecil dan menengah.	Unit	7970.0
2807	Jumlah Tenaga Kerja IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total pekerja di seluruh IKM aktif.	Orang	18821.0
2808	Nilai invenstasi IKM yang dibina tahun n	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai investasi dari IKM binaan pemerintah daerah tahun berjalan.	Rp	18821.0
2809	Data Kinerja Dinas Koperasi, Usah Mikro, Kecil, dan Menengah	""	""	""	""
2810	Persentase Koperasi Aktif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Rasio koperasi yang beroperasi aktif terhadap total koperasi terdaftar.	%	100
2811	Persentase BPR/LKM Aktif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Persentase Bank Perkreditan Rakyat/Lembaga Keuangan Mikro yang aktif beroperasi.	%	n/a
2812	Usaha Ekonomi Daerah Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Unit usaha daerah yang bergerak di bidang simpan pinjam masyarakat.	Unit	0.0
2813	Badan Usaha Kredit Pedesaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Lembaga keuangan non-bank yang melayani kredit masyarakat pedesaan.	Unit	14.0
2814	Koperasi Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Koperasi yang bergerak di bidang pelayanan simpanan dan pinjaman.	Unit	36.0
2815	Persentase Usaha Mikro dan Kecil	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Persentase usaha berskala mikro dan kecil dari total unit usaha yang ada.	%	100
2816	Jumlah usaha mikro dan kecil	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total unit usaha kategori mikro dan kecil.	Unit	6835.0
2817	Jumlah seluruh UKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah seluruh unit usaha kecil dan menengah di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	6835.0
2818	Pertumbuhan Industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Laju peningkatan jumlah unit industri atau nilai produksinya per tahun.	%	103
2819	Unit usaha industri kecil	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah unit usaha industri berskala kecil.	Unit	8052.0
2820	Cakupan Bina Kelompok Pengrajin	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Persentase kelompok pengrajin yang mendapat pembinaan dari dinas.	%	100
2821	Kelompok pengrajin yang mendapat bantuan pemda	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah kelompok pengrajin penerima bantuan dari pemerintah daerah.	Kelompok	33.0
2822	Total Kelompok Pengrajin	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total kelompok pengrajin di wilayah Kota Yogyakarta.	Kelompok	33.0
2823	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
2824	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) yang disajikan dalam bentuk persentase tingkat capaian. Sumber: KemenPANRB / Inspektorat.	Nilai	84,9
2825	Jumlah Koperasi yang memiliki akuntabilitas baik	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi dengan laporan keuangan dan kinerja dinilai baik.	Koperasi	115.0
2826	Jumlah koperasi yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), mempunyai Standar Operasional Prosedure (SOP) dan Standar Operasional Manajemen (SOM)	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang memenuhi indikator akuntabilitas kelembagaan dan operasional.	Koperasi	115.0
2827	Jumlah koperasi simpan pinjam yang mendapat penilaian sehat	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi simpan pinjam yang berstatus sehat sesuai penilaian Dinas Koperasi.	Koperasi	115.0
2828	Jumlah SDM Koperasi yang mempunyai kompetensi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Banyaknya pengelola koperasi yang memiliki sertifikat kompetensi.	SDM 	690.0
2829	Jumlah koperasi yang berkembang usahanya	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah koperasi yang mengalami peningkatan aset dan volume usaha.	Unit	27.0
2830	Jumlah UKM ber-NIB	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah UKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).	UKM	400.0
2831	Jumlah wirausaha baru yang ditumbuhkan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah individu yang memulai usaha baru melalui program pembinaan.	Wirausaha	115.0
2832	Jumlah UKM Mandiri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	UKM yang telah beroperasi tanpa ketergantungan pada bantuan pemerintah.	UKM	40.0
2833	Jumlah UKM yang mendapatkan intervensi pelatihan lanjutan, pameran, pendampingan dan kenaikan omset	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah UKM binaan yang memperoleh intervensi peningkatan kapasitas lanjutan.	UKM	40.0
2834	Persentase Usaha Industri yang mempunyai Produk dan Jasa terstandarisasi meningkat	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Persentase usaha industri yang memiliki produk/jasa bersertifikat SNI atau standar lainnya.	%	10,17%
2835	Data IKM yang memiliki standarisasi produk dan jasa	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah IKM yang produk atau jasanya telah memenuhi standar mutu.	IKM	766.0
2836	Persentase IKM yang berijin industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Rasio IKM yang memiliki izin industri terhadap total IKM yang beroperasi.	%	61,87%
2837	Jumlah IKM yang memiliki izin	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Banyaknya IKM yang memiliki izin industri sesuai ketentuan.	IKM	4661.0
2838	Persentase Data Informasi Industri yang ter-update	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Persentase data IKM yang telah diperbarui dalam sistem informasi industri.	%	1
2839	Data IKM yang terupdate	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Jumlah entri data IKM yang telah diperbarui dalam tahun berjalan.	IKM	n/a
2840	Pendapatan UPT Logam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Total penerimaan UPT sektor logam dari hasil layanan, produksi, atau pelatihan.	Rp	566776486.0
2841	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah 	Nilai hasil evaluasi atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah berdasarkan pedoman KemenPAN-RB.	Nilai	A
2842	TRANSMIGRASI	""	""	""	""
2843	Transmigran	""	""	""	""
2844	Jumlah Transmigran Umum KK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total Kepala Keluarga (KK) yang ditempatkan melalui program transmigrasi reguler atau umum, yaitu program transmigrasi yang bersifat terbuka bagi masyarakat luas tanpa kriteria khusus tertentu, pada suatu wilayah dan periode tertentu	KK	6.0
2845	Jumlah Transmigran Umum Jiwa	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	jumlah total individu (jiwa) yang terlibat dalam program transmigrasi umum, yang merupakan jenis transmigrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memindahkan penduduk dari daerah padat penduduk ke daerah yang lebih jarang penduduknya. Program ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.	KK	22.0
2846	Jumlah Transmigran Swakarsa KK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah kepala keluarga (KK) yang termasuk transmigran swakarsa (rumah tangga yang berpindah) dalam suatu wilayah dan periode tertentu	KK	0.0
2847	Jumlah Transmigran Swakarsa Jiwa	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah orang (jiwa) yang termasuk transmigran swakarsa (sejumlah orang yang berpindah sebagai transmigran swakarsa) dalam suatu wilayah dan periode tertentu	Jiwa	0.0
2848	Transmigran yang Diberangkatkan ke Proyek Pemukiman Transmigrasi KK	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah kepala keluarga yang dipindahkan ke lokasi permukiman transmigrasi dalam satu tahun anggaran.	KK	6.0
2849	Transmigran yang Diberangkatkan ke Proyek Pemukiman Transmigrasi Jiwa	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah jiwa yang diberangkatkan dalam program transmigrasi untuk menetap di lokasi permukiman baru.	Jiwa	22.0
2850	Jumlah seluruh transmigran	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Total jiwa atau kepala keluarga transmigran yang diberangkatkan dalam periode tertentu.	Orang	22.0
2851	Persentase Transmigran Swakarsa	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Proporsi transmigran yang berangkat atas biaya dan inisiatif sendiri terhadap total transmigran yang diberangkatkan.	%	0
2852	Persentase kerjasama yang ditindaklanjuti dengan pengiriman transmigran	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Rasio jumlah kerja sama antardaerah yang direalisasikan dalam bentuk pengiriman transmigran dibandingkan total kerja sama yang disepakati.	%	42,86%
2853	Kerjasama yang ditindaklanjuti dengan pengiriman transmigran	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah perjanjian kerja sama yang telah diwujudkan dengan pengiriman transmigran ke daerah tujuan.	Kerjasama	6.0
2854	Total Kerjasama yang terjalin	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah total kerja sama antar pemerintah daerah, baik yang aktif maupun yang sedang dalam proses pelaksanaan.	Kerjasama	14.0
2855	Persentase penempatan transmigran	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Persentase calon transmigran yang telah ditempatkan di lokasi permukiman dari total kuota transmigran.	%	16,22%
2856	Jumlah calon transmigran yang berangkat	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah individu atau kepala keluarga calon transmigran yang diberangkatkan pada tahun berjalan.	KK	6.0
2857	Jumlah kuota transmigran (jumlah animo pendafar transmigrasi)	Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Jumlah calon transmigran yang direncanakan untuk diberangkatkan sesuai target pemerintah daerah/pusat.	KK	37.0
2858	SEKRETARIAT DAERAH	""	""	""	""
2859	Produk Hukum	""	""	""	""
2860	Jumlah Produk Hukum	Bagian Hukum	Jumlah keseluruhan dokumen hukum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah meliputi Perda, Perwal, dan Keputusan.	Dokumen	689.0
2861	Jumlah Produk Hukum yang diharmonisasi	Bagian Hukum	Jumlah rancangan produk hukum yang telah melalui proses harmonisasi dan sinkronisasi antarbagian hukum sesuai pedoman Kemendagri.	Produk	685.0
2862	Jumlah Produk Hukum yang ditetapkan	Bagian Hukum	Jumlah produk hukum yang telah disahkan menjadi peraturan daerah atau peraturan kepala daerah.	Produk	685.0
2863	Jumlah Produk Hukum yang dipublikasi	Bagian Hukum	Jumlah dokumen hukum yang telah diumumkan atau diunggah ke portal resmi pemerintah daerah.	Produk	685.0
2864	Jumlah Perda	Bagian Hukum	Jumlah Peraturan Daerah yang ditetapkan oleh DPRD bersama kepala daerah.	Dokumen	10.0
2865	Jumlah Perda yang sudah diterbitkan	Bagian Hukum	Total Perda yang telah disahkan dan diberlakukan.	Dokumen	10.0
2866	Jumlah Peraturan Perundang-undangan yang ditetapkan	Bagian Hukum	Jumlah keseluruhan produk hukum yang telah diundangkan di tingkat daerah.	Peraturan	100.0
2867	Jumlah Peraturan Perundang-undangan yang terinformasi	Bagian Hukum	Jumlah peraturan daerah yang telah disampaikan dan terpublikasi secara resmi kepada masyarakat.	Peraturan	100.0
2868	Jumlah Perda terkait perijinan	Bagian Hukum	Jumlah Peraturan Daerah yang mengatur tentang mekanisme perizinan usaha dan kegiatan.	Buah	66.0
2869	Jumlah Perda terkait lalu lintas barang dan jasa	Bagian Hukum	Jumlah Perda yang mengatur tentang distribusi, perdagangan, dan peredaran barang/jasa di wilayah Kota.	Buah	49.0
2870	Jumlah Perda terkait ketenagakerjaan	Bagian Hukum	Jumlah peraturan daerah yang mengatur ketenagakerjaan dan hubungan industrial.	Buah	42.0
2871	Jumlah Perda yang Mendukung Iklim Usaha	Bagian Hukum	Jumlah peraturan daerah yang mendukung investasi, usaha mikro, kecil, dan menengah.	Peraturan	0.0
2872	Jumlah Peraturan Walikota	Bagian Hukum	Total Peraturan Walikota yang telah ditetapkan sebagai pelaksanaan dari Perda atau kebijakan kepala daerah.	Dokumen	92.0
2873	Jumlah Keputusan Walikota	Bagian Hukum	Jumlah keputusan kepala daerah yang bersifat penetapan administratif.	Dokumen	500.0
2874	Jumlah Keputusan Walikota tentang Pembentukan Tim	Bagian Hukum	Jumlah keputusan yang menetapkan pembentukan tim pelaksana atau panitia kerja tertentu.	Dokumen	114.0
2875	Jumlah Keputusan Walikota tentang Pembentukan Panitia	Bagian Hukum	Jumlah keputusan walikota yang menetapkan panitia pelaksana kegiatan.	Dokumen	12.0
2876	Jumlah Keputusan Walikota tentang Pemberian Izin	Bagian Hukum	Jumlah keputusan resmi walikota yang memberikan izin kegiatan, penggunaan lahan, atau operasi tertentu.	Dokumen	0.0
2877	Jumlah Instruksi Walikota	Bagian Hukum	Jumlah instruksi tertulis yang dikeluarkan oleh walikota sebagai pedoman pelaksanaan kebijakan.	Dokumen	2.0
2878	Jumlah Keputusan Sekretaris Daerah	Bagian Hukum	Jumlah keputusan administratif yang diterbitkan oleh Sekretaris Daerah.	Dokumen	87.0
2879	Jumlah Kepemilikan Perda Transparansi	Bagian Hukum	Jumlah peraturan daerah yang mengatur keterbukaan informasi publik dan transparansi pemerintahan.	Peraturan	n/a
2880	Jumlah Perda untuk RTRW	Bagian Hukum	Jumlah Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.	Dokumen	0.0
2881	Jumlah Revisi yang Dilakukan Sejak Terbitnya Perda RTRW	Bagian Hukum	Jumlah perubahan terhadap Perda RTRW sejak disahkan pertama kali.	Dokumen	0.0
2882	Data Kinerja Bagian Hukum	""	""	""	""
2883	Persentase rancangan produk hukum yang berkualitas	Bagian Hukum	Rasio rancangan produk hukum yang memenuhi kriteria substansi, konsistensi, dan legal drafting sesuai aturan.	%	100
2884	Persentase jumlah produk hukum daerah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan	Bagian Hukum	Persentase produk hukum daerah yang tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.	%	100
2885	Persentase kualitas produk hukum, layanan hukum, dan layanan informasi produk hukum	Bagian Hukum	Rasio tingkat kesesuaian produk hukum dan layanan hukum terhadap standar pelayanan publik.	%	100
2886	Persentase Rancangan produk hukum daerah yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan	Bagian Hukum	Proporsi rancangan hukum daerah yang sesuai dengan norma hukum nasional.	%	100
2887	Persentase kesesuaian/keselarasan produk hukum Kab/Kota dg Peraturan Per UU yang lebih tinggi	Bagian Hukum	Indikator keterpaduan regulasi daerah terhadap regulasi di atasnya.	%	100
2888	Persentase layanan dan bantuan hukum serta layanan informasi hukum	Bagian Hukum	Rasio layanan hukum yang diberikan masyarakat dibanding total permohonan layanan hukum.	%	100
2889	Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah	Bagian Hukum	Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan hasil evaluasi LPPD.	Status	Sedang (3,29)
2890	Indeks Penataan Peraturan Perundang-undangan dan Pelayanan Hukum	Bagian Hukum	Nilai indeks yang mengukur efektivitas penataan regulasi dan pelayanan hukum daerah.	Poin	99.2
2891	Jumlah Perkara yang diselesaikan	Bagian Hukum	Jumlah perkara hukum yang berhasil diselesaikan dalam periode pelaporan.	Kasus	13.0
2892	Jumlah Perkara yang masuk	Bagian Hukum	Jumlah perkara hukum yang diterima oleh bagian hukum atau pengadilan dalam satu periode.	Kasus	13.0
2893	Hasil Penilaian Kota Peduli HAM	Bagian Hukum	Nilai penilaian pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM oleh daerah.	Nilai	100.0
2894	IKM	""	""	""	""
2895	IKM Kantor Walikota	Bagian Organisasi	Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan di Kantor Walikota.	Poin	8519.0
2896	IKM Sekretariat Daerah	Bagian Organisasi	Nilai hasil survei kepuasan masyarakat terhadap layanan Sekretariat Daerah.	Poin	8519.0
2897	IKM Bagian Tata Pemerintahan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan bagian tata pemerintahan (perizinan internal, administrasi kepemerintahan) di pemda.	Poin	n/a
2898	IKM Bagian Hukum	Bagian Organisasi	Nilai kepuasan masyarakat terhadap layanan hukum, konsultasi regulasi dan produk hukum dari bagian hukum pemda.	Poin	n/a
2899	IKM Bagian Kesejahteraan Rakyat	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesejahteraan sosial, bantuan, dan pelayanan masyarakat melalui bagian kesejahteraan rakyat.	Poin	n/a
2900	IKM Bagian Administrasi Pembangunan	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan bagian yang menangani perencanaan, evaluasi dan administrasi pembangunan daerah.	Poin	n/a
2901	IKM Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Bagian Organisasi	Nilai indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di bidang ekonomi, investasi, kerjasama dari bagian pemda.	Poin	n/a
2902	IKM Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat atau penyedia jasa terhadap kemudahan, transparansi, dan keandalan pelayanan pengadaan barang/jasa.	Poin	n/a
2903	IKM Bagian Umum dan Protokol	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan umum, fasilitas gedung, protokol, dan fasilitas umum yang dikelola bagian umum.	Poin	81.53
2904	IKM Bagian Organisasi	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan bagian organisasi/SDM dalam menyediakan layanan administrasi internal instansi pemerintah.	Poin	85,19
2905	IKM Bagian Administrasi dan Keuangan	Bagian Organisasi	Nilai kepuasan masyarakat atau instansi terkait terhadap pelayanan keuangan, anggaran, dan administrasi keuangan daerah.	Poin	n/a
2906	IKM Badan Penanggulangan Bencana Daerah	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat terhadap respons, kesiapsiagaan, dan layanan bencana yang diberikan BPBD daerah.	Poin	n/a
2907	IKM Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan atau fungsi keamanan, politik lokal, ormas, dan urusan kepribadian di daerah.	Poin	n/a
2908	IKM Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap proses perencanaan, musrenbang, konsultasi publik dan capaian pembangunan.	Poin	n/a
2909	IKM Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Bagian Organisasi	Kepuasan terhadap pengelolaan keuangan daerah, aset daerah, transparansi dan akuntabilitasnya.	Poin	n/a
2910	IKM DPPKA / BPKA	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan dari Dinas / Badan Pengelolaan Penduduk, Pemberdayaan Perempuan & Anak / Keluarga Berencana, atau yang setara.	Poin	n/a
2911	IKM Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia	Bagian Organisasi	Nilai kepuasan masyarakat (pegawai, calon pegawai) terhadap pelayanan kepegawaian dan pengembangan SDM di daerah.	Poin	n/a
2912	IKM Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan pendidikan anak, fasilitas olahraga dan kebijakan pemuda.	Poin	n/a
2913	IKM Dinas Kesehatan	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan, fasilitas, tenaga medis dan manajemen kesehatan daerah.	Poin	n/a
2914	IKM Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman	Bagian Organisasi	Kepuasan terhadap pelayanan infrastruktur, perumahan, jalan, dan pelayanan teknik ke publik.	Poin	n/a
2915	IKM Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana)	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap pelayanan pertanahan, pengukuran, perizinan ruang dan tata ruang.	Poin	n/a
2916	IKM Satuan Polisi Pamong Praja	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan ketertiban umum, penertiban, dan penegakan peraturan daerah oleh Satpol PP.	Poin	n/a
2917	IKM Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan	Bagian Organisasi	Kepuasan terhadap respons kebakaran, penyelamatan, kesiapsiagaan dan layanan tanggap darurat.	Poin	n/a
2918	IKM Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan sosial, ketenagakerjaan, perlindungan sosial dan layanan transmigrasi.	Poin	n/a
2919	IKM Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) / Balai Rehabilitasi Sosial & Pengasuhan Anak	Bagian Organisasi	Kepuasan terhadap pelayanan rehabilitasi sosial dan pengasuhan anak yang dilakukan lembaga sosial daerah.	Poin	n/a
2920	IKM Panti Sosial Tresna Wredha / Balai Pelayanan Sosial Tresna Wredha	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan sosial dan pemeliharaan lansia di panti sosial daerah.	Poin	n/a
2921	IKM Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, pencatatan sipil dan dokumen identitas.	Poin	n/a
2922	IKM Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan advokasi, perlindungan, KB dan pembangunan keluarga.	Poin	n/a
2923	IKM Dinas Pertanian dan Pangan	Bagian Organisasi	Kepuasan petani dan masyarakat terhadap layanan pertanian, ketersediaan pangan, pupuk, perbenihan, dll.	Poin	n/a
2924	IKM Dinas Lingkungan Hidup	Bagian Organisasi	Nilai kepuasan masyarakat terhadap layanan kebersihan, pengelolaan limbah, udara, air dan lingkungan.	Poin	n/a
2925	IKM Dinas Perhubungan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan transportasi publik, lalu lintas, regulasi transportasi daerah.	Poin	n/a
2926	IKM Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian	Bagian Organisasi	Kepuasan terhadap layanan TI, infrastruktur telekomunikasi, keamanan informasi dan layanan publik digital.	Poin	n/a
2927	IKM Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat / pelaku usaha terhadap layanan dinas perindustrian, koperasi, UKM.	Poin	n/a
2928	IKM DPMPTSP	Bagian Organisasi	Kepuasan publik terhadap layanan perizinan terpadu satu pintu (izin usaha, investasi, layanan KOI).	Poin	n/a
2929	IKM Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan)	Bagian Organisasi	Nilai kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan budaya, pelestarian warisan budaya, dan kegiatan seni.	Poin	n/a
2930	IKM Dinas Perpustakaan dan Kearsipan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan perpustakaan, arsip, literasi dan akses informasi publik.	Poin	n/a
2931	IKM Dinas Pariwisata	Bagian Organisasi	Kepuasan wisatawan dan masyarakat terhadap pelayanan pariwisata, destinasi, promosi dan regulasi.	Poin	n/a
2932	IKM Dinas Perdagangan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap layanan perdagangan, pasar, pengawasan, izin dagang dll.	Poin	n/a
2933	IKM Inspektorat Daerah	Bagian Organisasi	Kepuasan masyarakat / instansi terhadap pelayanan pengawasan internal, audit dan kepatuhan daerah.	Poin	n/a
2934	IKM Sekretariat DPRD	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan terhadap pelayanan administratif, konsultasi publik dan koordinasi legislatif.	Poin	n/a
2935	IKM Kemantren Tegalrejo	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	85,07
2936	IKM Kemantren Jetis	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	88,23
2937	IKM Kemantren Gondokusuman	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	83,58
2938	IKM Kemantren Danurejan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	83,45
2939	IKM Kemantren Gedongtengen	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	85,07
2940	IKM Kemantren Ngampilan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	84,62
2941	IKM Kemantren Wirobrajan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	83602.0
2942	IKM Kemantren Mantrijeron	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	85,09
2943	IKM Kemantren Kraton	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	86,66
2944	IKM Kemantren Gondomanan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	88,72
2945	IKM Kemantren Pakualaman	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	88,33
2946	IKM Kemantren Mergangsan	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	86,05
2947	IKM Kemantren Umbulharjo	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	86,06
2948	IKM Kemantren Kotagede	Bagian Organisasi	Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang diselenggarakan pada tingkat kecamatan / kemantren seperti izin, pelayanan publik dasar, administrasi, kebersihan, dll.	Poin	91,20
2949	Persentase peningkatan skor IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) pada unit pelayanan publik	Bagian Organisasi	Persentase kenaikan nilai rata-rata IKM dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
2950	Organisasi Daerah	""	""	""	""
2951	Jumlah Dinas	Bagian Organisasi	Jumlah unit perangkat daerah yang memiliki tugas teknis (urusan pemerintahan daerah) dalam struktur pemerintahan kota/kabupaten.	Lembaga	19.0
2952	Jumlah Badan Daerah	Bagian Organisasi	Jumlah lembaga/organisasi non-struktural atau badan fungsional daerah yang menyelenggarakan fungsi tertentu di pemerintahan daerah.	Lembaga	5.0
2953	Satpol PP Daerah	Bagian Organisasi	Satuan Polisi Pamong Praja di daerah, sebagai institusi penegak peraturan daerah dan ketertiban umum.	Lembaga	1.0
2954	Inspektorat Daerah	Bagian Organisasi	Lembaga pengawas intern di pemerintahan daerah yang melakukan audit, pengawasan, dan pemeriksaan administrasi.	Lembaga	1.0
2955	Unit Pelaksana Teknis (UPT) Daerah	Bagian Organisasi	UPT adalah unit teknis pelaksana layanan atau operasional di bawah dinas / badan yang melayani fungsi teknis tertentu di daerah.	Lembaga	152.0
2956	Sekretariat DPRD	Bagian Organisasi	Unit administratif di DPRD yang mendukung kegiatan legislatif: sekretariat komisi, administrasi rapat, dokumentasi, dan layanan publik komisi.	Lembaga	1.0
2957	Data Kinerja Bagian Organisasi	""	""	""	""
2958	Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah	Bagian Organisasi	Nilai hasil evaluasi atas capaian kinerja dan akuntabilitas instansi pemerintah daerah.	Poin	A
2959	Indeks Pelayanan publik	Bagian Organisasi	Indeks yang mengukur kualitas, transparansi, dan efisiensi pelayanan publik berdasarkan survei.	Poin	A (4,53)
2960	Rata-rata Hasil SKM semua OPD	Bagian Organisasi	Nilai rata-rata dari Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap semua OPD di daerah dalam periode tertentu.	Poin	n/a
2961	Jumlah Skor SKM Bagian dan Dinas	Bagian Organisasi	Total skor yang diperoleh dari SKM untuk semua bagian dan dinas dalam pemerintahan daerah.	Poin	n/a
2962	Jumlah Skor SKM Kemantren	Bagian Organisasi	Total skor SKM (Survei Kepuasan Masyarakat) khusus untuk unit layanan di tingkat kemantren (kecamatan).	Poin	n/a
2963	Jumlah Skor SKM Puskesmas	Bagian Organisasi	Total skor SKM yang diperoleh dari survei kepuasan masyarakat terhadap layanan di Puskesmas.	Poin	n/a
2964	Jumlah Skor SKM TK dan SD	Bagian Organisasi	Total skor SKM terhadap layanan pendidikan (TK dan SD) yang diukur dari persepsi masyarakat pengguna.	Poin	n/a
2965	Jumlah Layanan Bagian dan Dinas	Bagian Organisasi	Total jumlah jenis layanan publik yang diselenggarakan oleh semua bagian dan dinas di pemerintahan daerah.	Poin	n/a
2966	Jumlah Layanan Kemantren	Bagian Organisasi	Total jumlah jenis layanan publik yang diselenggarakan di tingkat kemantren (kecamatan).	Poin	n/a
2967	Jumlah Layanan Puskesmas	Bagian Organisasi	Total jenis layanan kesehatan yang disediakan oleh seluruh Puskesmas di wilayah tersebut.	Poin	n/a
2968	Jumlah Layanan TK dan SD	Bagian Organisasi	Jumlah layanan pendidikan (pelayanan administratif, bantuan, fasilitas) yang tersedia di TK dan SD.	Poin	n/a
2969	Persentase Kelembagaan Perangkat Daerah yang proporsional sesuai amanat UU Keistimewaan	Bagian Organisasi	Persentase OPD yang memenuhi struktur, fungsi, dan tugas sesuai regulasi keistimewaan Yogyakarta.	%	n/a
2970	OPD sesuai ketentuan dengan parameter :	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	-	n/a
2971	1. SOP per unit terendah (5SOP)	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	OPD	n/a
2972	2. Proses bisnis (L2)	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	-	n/a
2973	3. Nilai SAKIP Perangkat Daerah nilai A	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	-	A
2974	4. Meningkatkan nilai PMPRB Perangkat daerah diatas 70	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	-	n/a
2975	5. OPD yang memiliki standar Pelayanan/SPP	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang memenuhi semua parameter kriteria organisasi, manajemen, kinerja, dan standar pelayanan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi keistimewaan / penataan pemerintahan daerah.	-	n/a
2976	Jumlah kelembagaan perangkat daerah yang proporsional	Bagian Organisasi	Banyaknya perangkat daerah yang strukturnya sesuai dengan rasio, beban kerja, dan standar organisasi proporsional sesuai regulasi.	lembaga	n/a
2977	Jumlah perangkat daerah pengampu keistimewaan	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	OPD	n/a
2978	Persentase Perangkat Daerah yang Sesuai Struktur dan Manajemen Organisasi	Bagian Organisasi	Persentase OPD yang telah menyesuaikan struktur organisasi dengan peraturan perundangan.	%	n/a
2979	OPD sesuai ketentuan dengan parameter :	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	OPD	n/a
2980	1. SOP per unit terendah (5SOP)	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	-	n/a
2981	2. Proses bisnis (L2)	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	-	n/a
2982	3. Nilai SAKIP Perangkat Daerah nilai A	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	-	n/a
2983	4. Meningkatkan nilai PMPRB Perangkat daerah diatas 70	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	-	n/a
2984	5. OPD yang memiliki standar Pelayanan/SPP	Bagian Organisasi	Jumlah OPD yang ditetapkan sebagai perangkat daerah pengampu fungsi keistimewaan Kota/Kabupaten (misalnya sesuai UU Keistimewaan).	-	n/a
2985	Jumlah perangkat daerah	Bagian Organisasi	Total keseluruhan perangkat daerah (OPD, badan, unit pelaksana teknis) di wilayah pemerintahan kota/kabupaten.	OPD	n/a
2986	Administrasi Pemerintahan	""	""	""	""
2987	Jumlah Kota	Bagian Tata Pemerintahan	Total wilayah administratif dengan status kota dalam suatu provinsi. Sumber: Kemendagri.	Unit	1.0
2988	Jumlah Kecamatan	Bagian Tata Pemerintahan	Total wilayah administratif tingkat kecamatan di dalam satu kota. Sumber: Kemendagri.	Unit	14.0
2989	Jumlah Kelurahan	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah unit wilayah administrasi kelurahan yang berada di suatu kota. Sumber: Kemendagri.	Unit	45.0
2990	Jumlah RW	Bagian Tata Pemerintahan	Total Rukun Warga (RW) yang tercatat secara resmi dalam data kependudukan. Sumber: Kemendagri / Dukcapil.	Unit	616.0
2991	Jumlah RT	Bagian Tata Pemerintahan	Total Rukun Tetangga (RT) yang tercatat dalam sistem administrasi kependudukan. Sumber: Kemendagri.	Unit	2535.0
2992	Luas Wilayah	Bagian Tata Pemerintahan	Luas total wilayah administrasi suatu daerah yang dinyatakan dalam satuan kilometer persegi (km²). Sumber: BPS.	Km2	328.0
2993	Jumlah Sarana Pemerintahan	""	""	""	""
2994	Jumlah Kantor Bupati/Walikota	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah gedung kantor yang digunakan untuk pusat administrasi pemerintahan kabupaten atau kota.	Unit	1.0
2995	Jumlah Kantor Camat	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah kantor pemerintahan tingkat kecamatan yang aktif beroperasi.	Unit	14.0
2996	Jumlah Kantor Lurah	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah kantor pemerintahan tingkat kelurahan yang aktif di suatu kota.	Unit	45.0
2997	Jumlah Seluruh Kantor Pemerintahan Kelurahan	Bagian Tata Pemerintahan	Total kantor pemerintahan kelurahan yang tercatat.	Kantor	0.0
2998	Data Kinerja Bagian Tata Pemerintahan	""	""	""	""
2999	Terwujudnya penetapan Kepala Daerah sesuai UU Keistimewaan	Bagian Tata Pemerintahan	Kondisi di mana penetapan kepala daerah (Gubernur/Walikota/Bupati) sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Keistimewaan DIY.	Kali	0.0
3000	Persentase rata-rata hasil ketercapaian pelaksanaan program dukungan sasaran SKPD	Bagian Tata Pemerintahan	Persentase rata-rata capaian kinerja dari program-program pendukung sasaran SKPD dalam satu tahun anggaran.	%	100
3001	Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah	Bagian Tata Pemerintahan	Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan hasil evaluasi LPPD.	Status	n/a
3002	LPPD (muatan terkait AKIP dan laporan SPM)	Bagian Tata Pemerintahan	Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang memuat capaian kinerja, akuntabilitas (AKIP), dan penyelenggaraan Standar Pelayanan Minimal (SPM). (ppsdmregmakassar.kemendagri.go.id)	Nilai	Sedang (3,29)
3003	Nilai Perkembangan Pembangunan Wilayah	Bagian Tata Pemerintahan	Nilai capaian perkembangan wilayah berdasarkan indeks Epdeskel dari Kemendagri.	Nilai	393,91
3004	Jumlah Nilai Perkembangan Pembangunan Wilayah (melalui Aplikasi Epdeskel.binapemdes.kemendagri.go.id)	Bagian Tata Pemerintahan	Nilai agregat dari indikator perkembangan pembangunan wilayah yang dihitung melalui aplikasi Epdeskel milik Kemendagri.	Nilai	393,91
3005	Jumlah Kelurahan	Bagian Tata Pemerintahan	Jumlah unit wilayah administrasi kelurahan yang berada di suatu kota. Sumber: Kemendagri.	Unit	45.0
3006	Persentase Penyampaian Laporan Penyelenggaraan Tata Pemerintahan Memenuhi Standar Ketentuan dan Ketepatan Waktu	Bagian Tata Pemerintahan	Persentase laporan pemerintahan daerah yang disampaikan tepat waktu dan sesuai ketentuan.	%	100%
3007	Jumlah laporan yang terkirim sesuai standart ketentuan dan ketepatan waktu	Bagian Tata Pemerintahan	Banyaknya laporan tahunan atau laporan kinerja yang disampaikan sesuai format, ketentuan, dan waktu yang ditetapkan.	Laporan	5.0
3008	Jumlah seluruh laporan	Bagian Tata Pemerintahan	Total laporan kinerja, administrasi, atau laporan wajib lainnya yang harus disampaikan oleh perangkat daerah.	Laporan	5.0
3009	Data Kinerja Bagian Administrasi Pembangunan	""	""	""	""
3010	Kinerja Pengendalian Pembangunan	Bagian Administrasi Pembangunan	Ukuran efektivitas pengawasan dan kontrol dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di pemerintahan daerah.	%	99,37%
3011	Persentase Ketepatan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan	Bagian Administrasi Pembangunan	Rasio jumlah kegiatan pembangunan yang dilaksanakan sesuai rencana (anggaran, jadwal, spesifikasi) terhadap total kegiatan pembangunan.	%	99,37%
3012	Data Kinerja Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	""	""	""	""
3013	Persentase Proses Tender yang sesuai Rencana Umum Pengadaan (RUP)	Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Persentase paket pengadaan yang dilaksanakan sesuai ketentuan RUP terhadap total paket.	%	100%
3014	Total Jumlah Paket Pengadaan (Tender, Seleksi, dan Tender Cepat)	Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Total seluruh paket pengadaan barang/jasa melalui mekanisme tender, seleksi, dan paket cepat.	Paket	68.0
3015	Kinerja Layanan Pengadaan	Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Kinerja proses pengadaan barang/jasa pemerintah daerah sesuai prinsip efisien, transparan, dan akuntabel.	-	1.0
3016	Data Kinerja Bagian Administrasi dan Keuangan	""	""	""	""
3017	Hasil penilaian mandiri reformasi birokrasi oleh inspektorat	Bagian Administrasi dan Keuangan	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	A
3018	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	%	A (89,86)
3019	Kategori Rerata hasil penilaian RB Sekretariat Daerah oleh Inspektorat	Bagian Administrasi dan Keuangan	Kategori (misalnya A, B, C) dari rata-rata hasil evaluasi Reformasi Birokrasi sekretariat daerah oleh Inspektorat.	Nilai	A (89,86)
3020	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Tata Pemerintahan	Bagian Administrasi dan Keuangan	Nilai persentase capaian Reformasi Birokrasi (RB) untuk bagian Tata Pemerintahan.	%	n/a
3021	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Hukum	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Hukum di pemerintahan daerah.	%	n/a
3022	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Kesejahteraan Rakyat	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Kesejahteraan Rakyat.	%	n/a
3023	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Administrasi Pembangunan	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Administrasi Pembangunan.	%	n/a
3024	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Perekonomian dan Kerjasama.	%	n/a
3025	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Pengadaan Barang dan Jasa.	%	n/a
3026	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Umum dan Protokol	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Umum dan Protokol.	%	n/a
3027	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Organisasi	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Organisasi (struktur, manajemen organisasi).	%	n/a
3028	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase Bagian Administrasi dan Keuangan	Bagian Administrasi dan Keuangan	Persentase capaian RB pada bagian Administrasi dan Keuangan.	%	n/a
3029	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Sekretariat Daerah	Bagian Administrasi dan Keuangan	Nilai evaluasi sistem akuntabilitas kinerja untuk Sekretariat Daerah.	Nilai	A
3030	Indeks Pelaksanaan Pembangunan	Bagian Administrasi dan Keuangan	Nilai indeks hasil capaian pelaksanaan kegiatan pembangunan tahunan daerah.	Poin	99,56
3031	Data Kinerja Bagian Kesejahteraan Rakyat	""	""	""	""
3032	Kegiatan Manunggal Karya Bhakti TNI	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Kegiatan gotong royong pembangunan fisik/nonfisik antara TNI dan masyarakat di daerah.	Rp	2488200000.0
3033	Persentase implementasi kebijakan penyelenggaraan Kesejahteraan Rakyat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Persentase kebijakan kesejahteraan rakyat yang diimplementasikan dari total kebijakan yang ditetapkan.	%	40,00%
3034	Jumlah implementasi kebijakan penyelenggaraan kesejahteraan rakyat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah kebijakan kesejahteraan yang telah diimplementasikan/dijalankan dalam periode tertentu.	Kebijakan	14.0
3035	Jumlah kebijakan penyelenggaraaan kesejahteraan rakyat setelah 1 tahun ditetapkan	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah kebijakan kesejahteraan yang dalam satu tahun setelah diterbitkan sudah dievaluasi atau berjalan.	Kebijakan	35.0
3036	Cakupan layanan kebijakan kesejahteraan rakyat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Proporsi wilayah atau penerima yang menerima layanan dari kebijakan kesejahteraan rakyat terhadap target pelayanan.	%	n/a
3037	Rerata urusan bina mental spiritual yang tersusun kebijakannya	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Rata-rata jumlah urusan bidang mental spiritual yang memiliki kebijakan (Perda, Perwal, Kepwal) dibanding total urusan terkait.	%	n/a
3038	Jumlah urusan bina mental spiritual yang tersusun kebijakannya (Perda, Perwal, Kepwal)	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah urusan di bidang mental spiritual yang telah mempunyai kebijakan tertulis (Perda / Perwal / keputusan walikota).	Urusan	n/a
3039	Jumlah urusan bina mental spiritual	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Total urusan pemerintahan di bidang mental spiritual yang menjadi tanggung jawab daerah.	Urusan	n/a
3040	Rerata urusan kesejahteraan sosial yang tersusun kebijakannya	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Rata-rata urusan bidang kesejahteraan sosial yang telah memiliki kebijakan tertulis dibanding total urusan.	%	n/a
3041	Jumlah urusan kesejahteraan sosial yang tersusun kebijakannya (Perda, Perwal, Kepwal)	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah urusan kesejahteraan sosial yang telah memiliki kebijakan formal.	Urusan	n/a
3042	Jumlah urusan kesejahteraan sosial	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Total urusan pemerintahan di bidang kesejahteraan sosial di daerah.	Urusan	n/a
3043	Rerata urusan kesejahteraan masyarakat yang tersusun kebijakannya	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Rata-rata urusan bidang kesejahteraan masyarakat yang sudah memiliki kebijakan tertulis dibanding total urusan.	%	2
3044	Jumlah urusan kesejahteraan masyarakat yang tersusun kebijakannya (Perda, Perwal, Kepwal)	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Jumlah urusan kesejahteraan masyarakat yang telah dirumuskan kebijakan formal.	Urusan	2.0
3045	Jumlah urusan kesejahteraan masyarakat	Bagian Kesejahteraan Rakyat	Total urusan bidang kesejahteraan masyarakat di pemerintahan daerah.	Urusan	2.0
3046	Data Kinerja Bagian Perekonomian dan Kerjasama	""	""	""	""
3047	Indeks Perekonomian	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Indeks yang menggambarkan kondisi dan perkembangan ekonomi daerah berdasarkan indikator makro ekonomi.	Poin	93,01
3048	Kinerja Kebijakan perekonomian	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Ukuran efektivitas penyusunan dan pelaksanaan kebijakan ekonomi daerah (investasi, perdagangan, industri, UMKM).	-	1.0
3049	Kinerja Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Kebijakan Pengelolaan BUMD dan BLUD	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Indikator capaian keberhasilan koordinasi antar OPD, evaluasi, dan sinkronisasi kebijakan pengelolaan BUMD / BLUD.	-	80,77%
3050	Kinerja Kerjasama daerah yang ditindaklanjuti	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Nilai capaian dari kerjasama antar daerah / lintas wilayah yang benar-benar direalisasikan.	-	98,72%
3051	Persentase dokumen kerja sama daerah yang ditindaklanjuti	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Rasio perjanjian kerja sama yang telah dilaksanakan dibandingkan total yang ditandatangani.	%	98,72%
3052	Jumlah dokumen kerja sama daerah yang ditindaklanjuti	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Jumlah perjanjian kerjasama yang sudah diimplementasikan dari sekian banyak perjanjian yang ada.	Dokumen	308.0
3053	Jumlah total PKS yang masih berlaku	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Jumlah Perjanjian Kerjasama (PKS) antar daerah / lembaga yang masih aktif / belum kadaluarsa.	Dokumen	312.0
3054	Persentase BUMD dan BLUD berkinerja baik (berdasarkan laporan)	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Proporsi badan usaha milik daerah dan layanan umum daerah dengan kategori baik hasil evaluasi laporan kinerja.	%	80,77%
3055	Jumlah BUMD kategori baik (berdasarkan laporan)	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Banyaknya BUMD yang menurut laporan keuangan dan evaluasi kinerja dinilai “baik”.	Perusahaan	2.0
3056	Jumlah BLUD kategori baik (berdasarkan laporan)	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Banyaknya BLUD yang dinilai kategori baik berdasarkan evaluasi laporan kinerja.	Perusahaan	19.0
3057	Jumlah seluruh BUMD	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Total semua badan usaha milik daerah yang berdiri di wilayah pemerintahan daerah.	Perusahaan	3.0
3058	Jumlah seluruh BLUD	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Total seluruh Badan Layanan Umum Daerah yang beroperasi di wilayah tersebut.	Perusahaan	23.0
3059	Persentase terlaksananya penyusunan bahan kebijakan perekonomian	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Persentase kebijakan perekonomian yang berhasil disusun dari total rencana kebijakan.	%	n/a
3060	Data Kebijakan yang direncanakan	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Jumlah dokumen kebijakan (renstra, rencana, program) yang telah direncanakan/diproyeksikan.	Data	n/a
3061	Data Kebijakan yang direncanakan/direalisasikan	Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Jumlah kebijakan yang sudah direncanakan dan benar-benar direalisasikan dalam periode evaluasi.	Data	n/a
3062	Data Kinerja Bagian Umum dan Protokol	""	""	""	""
3063	Indeks Kepuasan Layanan Umum dan Keprotokolan	Bagian Umum dan Protokol	Nilai indeks hasil survei kepuasan terhadap layanan umum dan keprotokolan pemerintah daerah.	Skala 0-100	81,53
3064	Hasil survey Eksternal	Bagian Umum dan Protokol	Hasil survei yang dilakukan oleh lembaga eksternal untuk menilai kepuasan atau kinerja instansi.	-	81,53
3065	Jumlah Surat Edaran Walikota	Bagian Umum dan Protokol	Jumlah surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh walikota dalam satu tahun anggaran.	Dokumen	n/a
3066	SEKRETARIAT DPRD	""	""	""	""
3067	Kantor DPRD dan Sekretariat DPRD	""	""	""	""
3068	Kantor DPRD dan Sekretariat DPRD	Sekretariat DPRD	Bangunan fisik dan lembaga administratif tempat kerja DPRD dan Sekretariatnya sebagai unit legislasi dan administrasi legislatif.	Unit	1.0
3069	Rekapitulasi Kegiatan DPRD	""	""	""	""
3070	Rapat Paripurna	Sekretariat DPRD	Rapat pleno DPRD yang dihadiri oleh seluruh anggota atau kuorum tertentu, digunakan untuk keputusan penting seperti pengesahan Perda, LKPJ, atau pengangkatan pejabat.	Kali	43.0
3071	Rapat Komisi	Sekretariat DPRD	Pertemuan anggota DPRD dalam komisi (A, B, C, D) untuk membahas isu spesifik sesuai ranah tugas komisi.	Kali	191.0
3072	Rapat Komisi A	Sekretariat DPRD	Rapat khusus Komisi A yang menyelenggarakan fungsi legislatif, pengawasan atau pembahasan rancangan peraturan dalam bidang yang menjadi kewenangan masing-masing komisi.	Kali	59.0
3073	Rapat Komisi B	Sekretariat DPRD	Rapat khusus Komisi B yang menyelenggarakan fungsi legislatif, pengawasan atau pembahasan rancangan peraturan dalam bidang yang menjadi kewenangan masing-masing komisi.	Kali	46.0
3074	Rapat Komisi C	Sekretariat DPRD	Rapat khusus Komisi C yang menyelenggarakan fungsi legislatif, pengawasan atau pembahasan rancangan peraturan dalam bidang yang menjadi kewenangan masing-masing komisi.	Kali	46.0
3075	Rapat Komisi D	Sekretariat DPRD	Rapat khusus Komisi D yang menyelenggarakan fungsi legislatif, pengawasan atau pembahasan rancangan peraturan dalam bidang yang menjadi kewenangan masing-masing komisi.	Kali	40.0
3076	Peninjauan Komisi	Sekretariat DPRD	Kegiatan komisi DPRD mengunjungi lokasi proyek, fasilitas atau instansi terkait untuk melihat langsung pelaksanaan kebijakan / program.	Kali	11.0
3077	Peninjauan Komisi A	Sekretariat DPRD	Peninjauan lapangan yang dilakukan oleh anggota Komisi A sesuai bidang tugasnya.	Kali	2.0
3078	Peninjauan Komisi B	Sekretariat DPRD	Peninjauan lapangan yang dilakukan oleh anggota Komisi B sesuai bidang tugasnya.	Kali	4.0
3079	Peninjauan Komisi C	Sekretariat DPRD	Peninjauan lapangan yang dilakukan oleh anggota Komisi C sesuai bidang tugasnya.	Kali	5.0
3080	Peninjauan Komisi D	Sekretariat DPRD	Peninjauan lapangan yang dilakukan oleh anggota Komisi D sesuai bidang tugasnya.	Kali	0.0
3081	Rapat Pimpinan	Sekretariat DPRD	Pertemuan pimpinan DPRD (ketua, wakil ketua) untuk menyusun agenda, koordinasi, dan pengambilan keputusan internal.	Kali	18.0
3082	Rapat Badan Anggaran	Sekretariat DPRD	Pertemuan DPRD dan instansi terkait untuk membahas dan menyetujui anggaran daerah (APBD, perubahan APBD).	Kali	15.0
3083	Rapat Badan Musyawarah	Sekretariat DPRD	Rapat antara pimpinan dan alat kelengkapan DPRD untuk menyepakati jadwal dan tata tertib rapat DPRD.	Kali	9.0
3084	Rapat Badan Pembentukan Daerah	Sekretariat DPRD	Rapat yang difokuskan pada pembentukan dan perumusan rancangan peraturan daerah (pembentukan Perda).	Kali	15.0
3085	Rapat Badan Kehormatan	Sekretariat DPRD	Rapat DPRD yang menangani masalah etika, sanksi anggota DPRD, atau pelanggaran kode etik.	Kali	6.0
3086	Rapat Konsultasi	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dan pihak pemerintah daerah untuk membahas rancangan regulasi atau kebijakan sebelum dijadikan keputusan.	Kali	15.0
3087	Rapat Gabungan Komisi	Sekretariat DPRD	Rapat yang melibatkan dua atau lebih komisi DPRD secara bersama untuk membahas isu lintas bidang.	Kali	1.0
3088	Rapat-Rapat Pansus	Sekretariat DPRD	Rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD yang dibentuk untuk menindaklanjuti atau merumuskan isu khusus.	Kali	46.0
3089	Rapat Dengar Pendapat Umum / Tamu / Public Hearing	Sekretariat DPRD	Pertemuan DPRD dengan publik, stakeholder, atau tamu untuk menyerap aspirasi masyarakat atau mendengar masukan terhadap kebijakan.	Kali	11.0
3090	Menerima Unjuk Rasa	Sekretariat DPRD	Kegiatan DPRD menerima perwakilan demonstran / penyampaian aspirasi langsung di gedung atau ruang DPRD.	Kali	41.0
3091	Rapat Fraksi	Sekretariat DPRD	Rapat internal partai anggota DPRD (fraksi) untuk membahas posisi politik, tanggapan terhadap rapat DPRD, atau strategi legislatif.	Kali	40.0
3092	Rapat Fraksi PDIP	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	80.0
3093	Rapat Fraksi PAN	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	15.0
3094	Rapat Fraksi Golkar	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	20.0
3095	Rapat Fraksi Gerindra	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	42.0
3096	Rapat Fraksi PKS	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	36.0
3097	Rapat Fraksi Kebangkitan Nasional	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	n/a
3098	Rapat Fraksi Persatuan Demokrat	Sekretariat DPRD	Rapat internal masing-masing fraksi partai anggota DPRD sesuai partai yang bersangkutan.	Kali	n/a
3099	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY 	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	80.0
3100	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Komisi A	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3101	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Komisi B	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3102	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Komisi C	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3103	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Komisi D	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3104	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Badan Anggaran	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	7.0
3105	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Badan Musyawarah	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3106	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Badan Pembentukan Perda	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	7.0
3107	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Badan Kehormatan	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	8.0
3108	Kunjungan kerja alat kelengkapan DPRD ke luar DIY Pansus-pansus	Sekretariat DPRD	Keberangkatan anggota komisi / alat kelengkapan DPRD ke luar wilayah DIY untuk studi banding, pembelajaran kebijakan, audit program, atau kerjasama legislatif	Kali	18.0
3109	Konsultasi 	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3110	Konsultasi Badan Anggaran	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3111	Konsultasi Badan Musyawarah	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3112	Konsultasi Badan Pembentukan Perda	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3113	Konsultasi Badan Kehormatan	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3114	Konsultasi Pansus-pansus	Sekretariat DPRD	Pertemuan konsultatif antara DPRD dengan pihak internal atau eksekutif mengenai rancangan kebijakan, anggaran atau etika legislatif	Kali	0.0
3115	Delegasi	Sekretariat DPRD	Pengiriman anggota DPRD sebagai wakil dalam forum eksternal (nasional, regional) ke luar daerah.	Kali	0.0
3116	Bimbingan Teknis	Sekretariat DPRD	Pelatihan atau pembinaan teknis legislatif, regulasi, atau fungsi DPRD bagi anggota DPRD atau staf sekretariat.	Kali	6.0
3117	Reses	Sekretariat DPRD	Kegiatan DPRD turun ke daerah pemilihan (konstituen) untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan laporan, dan diskusi kebijakan.	Kali	2.0
3118	Kunjungan keluar Negeri	Sekretariat DPRD	Kunjungan kerja resmi anggota DPRD luar negeri untuk studi banding atau delegasi legislatif luar negeri.	Kali	0.0
3119	Pendampingan 	Sekretariat DPRD	Dukungan teknis / advokasi oleh tenaga ahli, konsultan atau instansi pendamping untuk proses kerja komisi DPRD	Kali	146.0
3120	Pendampingan Komisi A	Sekretariat DPRD	Dukungan teknis / advokasi oleh tenaga ahli, konsultan atau instansi pendamping untuk proses kerja komisi DPRD	Kali	40.0
3121	Pendampingan Komisi B	Sekretariat DPRD	Dukungan teknis / advokasi oleh tenaga ahli, konsultan atau instansi pendamping untuk proses kerja komisi DPRD	Kali	34.0
3122	Pendampingan Komisi C	Sekretariat DPRD	Dukungan teknis / advokasi oleh tenaga ahli, konsultan atau instansi pendamping untuk proses kerja komisi DPRD	Kali	36.0
3123	Pendampingan Komisi D	Sekretariat DPRD	Dukungan teknis / advokasi oleh tenaga ahli, konsultan atau instansi pendamping untuk proses kerja komisi DPRD	Kali	36.0
3124	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan	""	""	""	""
3125	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Peraturan Daerah	Sekretariat DPRD	Jumlah peraturan daerah yang ditetapkan DPRD bersama kepala daerah.	Buah	10.0
3126	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Peraturan Daerah Istimewa	Sekretariat DPRD	Peraturan khusus daerah sesuai status istimewa (jika berlaku) yang dihasilkan DPRD.	Buah	0.0
3127	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Peraturan DPRD	Sekretariat DPRD	Regulasi internal legislatif yang dibuat oleh DPRD sendiri, bukan bersama kepala daerah.	Buah	0.0
3128	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Keputusan DPRD	Sekretariat DPRD	Keputusan formal DPRD sebagai lembaga legislatif mengenai internal atau kebijakan tertentu.	Buah	30.0
3129	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Keputusan Pimpinan DPRD	Sekretariat DPRD	Keputusan yang ditetapkan oleh pimpinan DPRD (ketua, wakil) terkait pengelolaan lembaga DPRD.	Buah	5.0
3130	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Perda Inisiatif DPRD	Sekretariat DPRD	Rancangan peraturan daerah yang diusulkan inisiatif oleh DPRD sendiri tanpa inisiatif kepala daerah.	Buah	n/a
3131	Produk Hukum DPRD Yang Dihasilkan yang berupa Kesepakatan Bersama	Sekretariat DPRD	Kesepakatan regulasi atau kebijakan antara DPRD dan kepala daerah yang dituangkan dalam dokumen formal bersama.	Buah	n/a
3132	Persentase Produk Hukum yang Diselesaikan	Sekretariat DPRD	Rasio produk hukum (draft dan usulan) yang berhasil diselesaikan (disahkan) dibandingkan total produk hukum yang direncanakan.	%	100%
3133	Jumlah Produk Hukum yang diselesaikan :	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	70.0
3134	- Draft Raperda Prakarsa DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	5.0
3135	- Draft Peraturan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	0.0
3136	- Draft Keputusan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	30.0
3137	- Draft Keputusan Pimpinan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	5.0
3138	- Draft Keputusan Persetujuan Bersama	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	10.0
3139	- Kajian Telaah Hukum	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	10.0
3140	- Perda	Sekretariat DPRD	Jumlah produk hukum dari tiap kategori yang telah selesai dan disahkan dalam periode pelaporan	Dokumen	10.0
3141	Jumlah produk hukum yang dibahas	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	70.0
3142	- Draft Raperda Prakarsa DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	5.0
3143	- Draft Peraturan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	0.0
3144	- Draft Keputusan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	30.0
3145	- Draft Keputusan Pimpinan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	5.0
3146	- Draft Keputusan Persetujuan Bersama	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	10.0
3147	- Kajian Telaah Hukum	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	10.0
3148	- Perda	Sekretariat DPRD	Jumlah produk regulasi dalam proses pembahasan legislatif baik di komisi, pansus, atau paripurna.	Dokumen	10.0
3149	Anggota DPRD berdasarkan Partai Politik	""	""	""	""
3150	Jumlah Anggota PDI Perjuangan 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	11.0
3151	Jumlah Anggota PDI Perjuangan Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	8.0
3152	Jumlah Anggota PDI Perjuangan Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	3.0
3153	Jumlah Anggota PAN	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3154	Jumlah Anggota PAN Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3155	Jumlah Anggota PAN Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	0.0
3156	Jumlah Anggota PKS 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	5.0
3157	Jumlah Anggota PKS Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	5.0
3158	Jumlah Anggota PKS Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	0.0
3159	Jumlah Anggota Nasdem 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3160	Jumlah Anggota Nasdem Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3161	Jumlah Anggota Nasdem Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	0.0
3162	Jumlah Anggota Golkar 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	5.0
3163	Jumlah Anggota Golkar Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	5.0
3164	Jumlah Anggota Golkar Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	0.0
3165	Jumlah Anggota PPP 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3166	Jumlah Anggota PPP Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	4.0
3167	Jumlah Anggota PPP Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	0.0
3168	Jumlah Anggota Gerindra 	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	5.0
3169	Jumlah Anggota Gerindra Laki-laki	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	3.0
3170	Jumlah Anggota Gerindra Perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah anggota DPRD yang berasal dari partai politik	Orang	2.0
3171	Data Kinerja Sekretariat DPRD	""	""	""	""
3172	Tersedianya Rencana Kerja Tahunan pada setiap Alat-alat Kelengkapan DPRD Provinsi/Kab/Kota di Kota Yogyakarta	Sekretariat DPRD	Keberadaan dokumen rencana kerja tahunan yang disusun oleh setiap alat kelengkapan DPRD sesuai tugasnya.	Ada/Tidak Ada	Ada
3173	Tersusun dan Terintegrasinya Program-Program Kerja DPRD terhadap RPJMD dan RKPD	Sekretariat DPRD	Derajat sinkronisasi program DPRD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).	Ada/Tidak Ada	Ada
3174	Terintegrasi program-program DPRD untuk melaksanakan fungsi pengawasan, pembentukan Perda dan Anggaran ke dalam Dokumen Perencanaan dan Dokumen Anggaran Se-Triwulanan DPRD	Sekretariat DPRD	Tingkat integrasi kegiatan legislatif DPRD ke dalam siklus perencanaan dan anggaran triwulanan.	Ada/Tidak Ada	Ada
3175	Tersusun dan Terintegrasinya Program-Program Kerja DPRD Terhadap Anggaran Pembangunan di Kota Yogyakarta	Sekretariat DPRD	Adanya kesesuaian antara rencana kerja DPRD dan alokasi anggaran pembangunan daerah.	Ada/Tidak Ada	Ada
3176	Indeks kepuasan layanan fasilitasi terhadap agenda DPRD	Sekretariat DPRD	Indeks yang mengukur kepuasan anggota DPRD terhadap pelayanan pendukung seperti sekretariat, logistik dan fasilitasi agenda DPRD.	Poin	85,7
3177	Nilai survey kepuasan anggota DPRD	Sekretariat DPRD	Nilai hasil survei kepuasan internal anggota DPRD terhadap pelayanan sekretariat dan fasilitas legislatif.	Nilai	86,0
3178	Nilai survey kepuasan tamu	Sekretariat DPRD	Nilai survei kepuasan publik / tamu undangan dalam interaksi dengan DPRD dalam proses sidang atau audiensi.	Nilai	85,0
3179	Nilai survey kepuasan masyarakat	Sekretariat DPRD	Nilai survei kepuasan masyarakat umum terhadap kinerja dan layanan DPRD publik.	Nilai	86,0
3180	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Sekretariat DPRD	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	A
3181	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Sekretariat DPRD	Sekretariat DPRD	Nilai evaluasi akuntabilitas kinerja sekretariat DPRD oleh Inspektorat daerah.	-	A
3182	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Sekretariat DPRD	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	%	85,29
3183	Persentase Administrasi dan Keuangan Tenaga Ahli Fraksi DPRD dan Kelompok Pakar yang Diselesaikan	Sekretariat DPRD	Rasio penyelesaian layanan administrasi dan keuangan untuk tenaga ahli fraksi dan kelompok pakar terhadap jumlah permintaan.	%	100,00%
3184	Jumlah layanan administrasi dan keuangan tenaga ahli fraksi DPRD dan kelompok pakar yang diselesaikan	Sekretariat DPRD	Jumlah layanan administratif dan keuangan yang berhasil diselesaikan untuk tenaga ahli fraksi dan pakar.	Berkas	12.0
3185	Jumlah layanan administrasi dan keuangan yang disediakan	Sekretariat DPRD	Total layanan administratif dan keuangan yang tersedia bagi tenaga ahli fraksi dan kelompok pakar DPRD.	Berkas	12.0
3186	Persentase Kepesertaan Bimtek Anggota Dewan	Sekretariat DPRD	Rasio anggota DPRD yang mengikuti bimbingan teknis legislatif terhadap total anggota DPRD.	%	50,00
3187	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 1	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	100
3188	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 2	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	100
3189	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 3	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	100
3190	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 4	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	100
3191	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 5	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	0
3192	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 6	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	0
3193	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 7	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	0
3194	Persentase kepesertaan bimtek anggota dewan 8	Sekretariat DPRD	Persentase partisipasi anggota DPRD dalam tiap kegiatan bimtek tertentu	%	0
3195	Persentase Pembahasan Penganggaran dan Pengawasan yang Diselesaikan	Sekretariat DPRD	Rasio dokumen penganggaran dan pengawasan yang telah dibahas dan disetujui terhadap dokumen yang direncanakan.	%	100%
3196	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang diselesaikan :	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen regulasi atau rekomendasi legislatif yang telah selesai dibahas dan disetujui	Dokumen	8.0
3197	- Raperda	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen regulasi atau rekomendasi legislatif yang telah selesai dibahas dan disetujui	Dokumen	3.0
3198	- Nota Kesepakatan	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen regulasi atau rekomendasi legislatif yang telah selesai dibahas dan disetujui	Dokumen	4.0
3199	- Rekomendasi LKPJ Walikota 	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen regulasi atau rekomendasi legislatif yang telah selesai dibahas dan disetujui	Dokumen	1.0
3200	- Keputusan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen regulasi atau rekomendasi legislatif yang telah selesai dibahas dan disetujui	Dokumen	0.0
3201	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang dibahas :	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang berada dalam proses pembahasan legislatif	Dokumen	8.0
3202	- Raperda	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang berada dalam proses pembahasan legislatif	Dokumen	3.0
3203	- Nota Kesepakatan	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang berada dalam proses pembahasan legislatif	Dokumen	4.0
3204	- Rekomendasi LKPJ Walikota 	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang berada dalam proses pembahasan legislatif	Dokumen	1.0
3205	- Keputusan DPRD	Sekretariat DPRD	Jumlah dokumen penganggaran dan pengawasan yang berada dalam proses pembahasan legislatif	Dokumen	0.0
3206	Persentase kepuasan masyarakat terhadap kehumasan dan publikasi Sekretariat DPRD dan DPRD	Sekretariat DPRD	Rasio masyarakat yang menilai positif pelayanan informasi, komunikasi publik dan publikasi DPRD terhadap total survei.	%	82,9
3207	Persentase Kepuasan Masyarakat dari Website Sekretariat DPRD	Sekretariat DPRD	Persentase pengguna / masyarakat yang menyatakan puas terhadap layanan atau konten yang disediakan melalui website Sekretariat DPRD.	%	81,9
3208	Persentase Kepuasan Masyarakat dari Medsos DPRD	Sekretariat DPRD	Persentase pengguna / masyarakat yang menyatakan puas terhadap konten dan tanggapan DPRD melalui media sosial.	%	77,6
3209	Persentase Aspirasi masyarakat yang terfasilitasi :	Sekretariat DPRD	Rasio aspirasi yang berhasil tertampung dan ditindaklanjuti DPRD dari total aspirasi melalui Pokok Pikiran (Pokir), reses dan audiensi	%	14,67
3210	- Pokir	Sekretariat DPRD	Rasio aspirasi yang berhasil tertampung dan ditindaklanjuti DPRD dari total aspirasi melalui Pokok Pikiran (Pokir), reses dan audiensi	%	1
3211	- Reses	Sekretariat DPRD	Rasio aspirasi yang berhasil tertampung dan ditindaklanjuti DPRD dari total aspirasi melalui Pokok Pikiran (Pokir), reses dan audiensi	%	2
3212	- Audiensi	Sekretariat DPRD	Rasio aspirasi yang berhasil tertampung dan ditindaklanjuti DPRD dari total aspirasi melalui Pokok Pikiran (Pokir), reses dan audiensi	%	41
3213	Persentase Administasi dan Keuangan DPRD yang Diselesaikan	Sekretariat DPRD	Rasio layanan administrasi dan keuangan DPRD yang telah diproses / selesai terhadap total permintaan layanan.	%	100%
3214	Jumlah layanan administrasi dan keuangan yang diselesaikan	Sekretariat DPRD	Jumlah layanan administrasi dan keuangan yang berhasil diselesaikan dalam periode.	Layanan	12.0
3215	Jumlah layanan administrasi dan keuangan yang disediakan	Sekretariat DPRD	Total layanan administratif dan keuangan yang tersedia bagi tenaga ahli fraksi dan kelompok pakar DPRD.	Layanan	12.0
3216	Persentase Rapat Paripurna DPRD yang Dilaksanakan	Sekretariat DPRD	Rasio rapat paripurna yang benar-benar diselenggarakan terhadap jadwal/paripurna yang direncanakan.	%	104,88%
3217	Jumlah rapat paripurna yang dilaksanakan	Sekretariat DPRD	Banyaknya rapat paripurna yang betul-betul dilaksanakan dalam periode tertentu.	Rapat	43.0
3218	Jumlah perencanaan rapat paripurna	Sekretariat DPRD	Jumlah rapat paripurna yang telah direncanakan / dijadwalkan pada awal periode.	Rapat	41.0
3219	Persentase Perempuan pengambilan keputusan di ranah publik	Sekretariat DPRD	Proporsi kursi DPRD atau posisi strategis publik yang diduduki oleh perempuan terhadap total posisi pengambilan keputusan.	%	Ada
3220	Jumlah kursi DPRD yang diduduki perempuan	Sekretariat DPRD	Jumlah kursi di DPRD yang dihuni oleh anggota legislatif perempuan.	Orang	5.0
3221	Jumlah total kursi di keanggotaan DPRD	Sekretariat DPRD	Total jumlah kursi / anggota legislatif di DPRD kota/kabupaten.	Orang	40.0
3222	Proporsi Kursi yang Diduduki Perempuan di DPR di Kota Yogyakarta	Sekretariat DPRD	Proporsi kursi legislatif (DPRD) di Kota Yogyakarta yang dihuni oleh perempuan dibanding total kursi DPRD.	%	0.125
3223	Persentase perempuan pengambil keputusan di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif	Sekretariat DPRD	Persentase posisi pengambilan keputusan (jabatan struktural / strategis) yang dijabat oleh perempuan di lembaga pemerintahan daerah (eksekutif, legislatif, yudikatif lokal).	%	n/a
3224	PERENCANAAN PEMBANGUNAN	""	""	""	""
3225	Data Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	""	""	""	""
3226	Total Pagu Dana Keistimewaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah keseluruhan alokasi anggaran Dana Keistimewaan (Danais) yang ditetapkan untuk Provinsi DIY sesuai dengan amanat UU No. 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, mencakup seluruh urusan keistimewaan.	Rp	84950881380.0
3227	Total Pagu Dana Keistimewaan Pengisian Jabatan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah anggaran Danais yang dialokasikan khusus untuk urusan pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY sesuai ketentuan keistimewaan.	Rp	0.0
3228	Total Pagu Dana Keistimewaan Kelembagaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Total anggaran Danais yang digunakan untuk urusan kelembagaan pemerintah daerah dalam konteks keistimewaan.	Rp	817590000.0
3229	Total Pagu Dana Keistimewaan Kebudayaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah Danais yang dialokasikan untuk urusan kebudayaan, meliputi pelestarian, pengembangan, dan pemajuan kebudayaan daerah.	Rp	69957978400.0
3230	Total Pagu Dana Keistimewaan Pertanahan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah Danais yang dialokasikan untuk penataan dan pengelolaan urusan pertanahan keistimewaan DIY.	Rp	955703700.0
3231	Total Pagu Dana Keistimewaan Tata Ruang	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah Danais yang digunakan untuk urusan tata ruang dan penataan wilayah berbasis keistimewaan DIY.	Rp	13219609280.0
3232	Total Realisasi Dana Keistimewaan Kota Yogyakarta	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah Danais yang telah direalisasikan oleh Pemkot Yogyakarta dalam satu tahun anggaran sesuai laporan keuangan pemerintah daerah.	Rp	84511048963.0
3233	Usulan Anggaran Keistimewaan per Urusan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah dana yang diusulkan oleh Pemkot Yogyakarta berdasarkan masing-masing urusan keistimewaan kepada Pemerintah Provinsi DIY.	Rp	266704876794.0
3234	Persentase Capaian Program Urusan Keistimewaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase antara realisasi output kegiatan urusan keistimewaan terhadap target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.	%	100
3235	Jumlah dokumen perencanaan RPJPD yang telah ditetapkan dgn Perda	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang telah disahkan dengan Peraturan Daerah.	Dokumen	1.0
3236	Jumlah dokumen perencanaan RPJMD yang telah ditetapkan dgn Perda	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah.	Dokumen	1.0
3237	Jumlah dokumen perencanaan RKPD yang telah ditetapkan dgn Perkada	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang ditetapkan dengan Peraturan Kepala Daerah.	Dokumen	1.0
3238	Tersedianya Dokumen RTRW yang Telah Ditetapkan dengan PERDA	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Ketersediaan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disahkan melalui Peraturan Daerah sebagai dasar pengendalian pembangunan.	Ada/Tidak Ada	n/a
3239	Jumlah program RKPD Tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program pembangunan yang tercantum dalam RKPD tahun berjalan.	Program	121.0
3240	Jumlah program RPJMD yang harus dilaksanakan Tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program dalam RPJMD yang dijadwalkan untuk dilaksanakan pada tahun anggaran tersebut.	Program	121.0
3241	Penjabaran Konsistensi Program RPJMD ke dalam RKPD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Tingkat kesesuaian antara program RPJMD dan RKPD dalam perencanaan pembangunan tahunan.	%	100
3242	Jumlah program APBD Tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program yang memperoleh alokasi dalam APBD pada tahun berjalan.	Program	121.0
3243	Jumlah program RKPD yang harus dilaksanakan Tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Banyaknya program prioritas RKPD yang ditindaklanjuti dalam APBD.	Program	121.0
3244	Jumlah program/ kegiatan dalam APBD yang tidak terlaksana	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program atau kegiatan yang direncanakan dalam APBD namun tidak terealisasi hingga akhir tahun anggaran.	Program	0.0
3245	Jumlah program dalam APBD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Total keseluruhan program yang tercantum dalam dokumen APBD.	Program	121.0
3246	Persentase Program/Kegiatan Yang Tidak Terlaksana	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Perbandingan antara jumlah program/kegiatan yang tidak terlaksana terhadap jumlah program/kegiatan yang direncanakan.	%	0
3247	Persentase Ketercapaian Sasaran Pembangunan Daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Perbandingan antara jumlah sasaran pembangunan daerah yang tercapai terhadap jumlah sasaran yang ditetapkan.	%	9969
3248	Nilai akuntabilitas pemerintah (AKIP)	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Nilai hasil evaluasi kinerja instansi pemerintah dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) sesuai Permenpan RB.	Nilai	84.84
3249	Persentase rata-rata hasil ketercapaian pelaksanaan program dukungan sasaran SKPD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase rata-rata capaian kinerja dari program-program pendukung sasaran SKPD dalam satu tahun anggaran.	%	997
3250	Jumlah program RKPD tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program pembangunan yang tercantum dalam RKPD tahun berjalan.	Program	121.0
3251	Jumlah program RPJMD yang harus dilaksanakan tahun berkenaan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program dalam RPJMD yang dijadwalkan untuk dilaksanakan pada tahun anggaran tersebut.	Program	121.0
3252	Target Penurunan Angka Kemiskinan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase atau nilai target penurunan angka kemiskinan sesuai dokumen perencanaan pembangunan.	%	613 - 648
3253	Jumlah Program Pengentasan Kemiskinan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Banyaknya program lintas sektor yang diarahkan untuk menurunkan angka kemiskinan.	Program	27.0
3254	Jumlah Kegiatan Pengentasan Kemiskinan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah kegiatan operasional yang dilakukan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.	Kegiatan	35.0
3255	Jumlah Anggaran Pengentasan Kemiskinan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Total dana yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan/program pengentasan kemiskinan.	Rp (Milyar)	92210432000.0
3256	Jumlah Program pemerintah dalam mengurangi ketimpangan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program yang bertujuan mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi antarwilayah.	Program	n/a
3257	Jumlah Kegiatan pemerintah dalam mengurangi ketimpangan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah kegiatan pemerintah yang dilaksanakan untuk memperkecil ketimpangan sosial dan ekonomi.	Kegiatan	n/a
3258	Target Penurunan Angka Pengangguran	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Target yang ditetapkan pemerintah untuk menurunkan tingkat pengangguran terbuka pada periode tertentu.	%	n/a
3259	Jumlah Program Penurunan Pengangguran	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah program yang diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran.	Program	3.0
3260	Jumlah Kegiatan Penurunan Pengangguran	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Banyaknya kegiatan operasional yang mendukung program penurunan pengangguran.	Kegiatan	6.0
3261	Jumlah Anggaran Penurunan Pengangguran	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Besaran dana yang dialokasikan untuk kegiatan/program pengurangan pengangguran.	Rp (Milyar)	3411635810.0
3262	Indeks Perencanaan Pembangunan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Ukuran komposit yang menggambarkan kualitas perencanaan pembangunan daerah berdasarkan integrasi, konsistensi, dan efektivitas program.	Poin	99,67
3263	Capaian sasaran pemkot	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase target kinerja Pemerintah Kota yang berhasil dicapai pada periode tertentu.	%	99,69
3264	Capaian sasaran Perangkat daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase target kinerja tiap perangkat daerah yang tercapai dibandingkan target dalam dokumen perencanaan.	%	99.61
3265	Capaian program perangkat daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase pelaksanaan output program perangkat daerah terhadap target yang ditetapkan.	%	99,71
3266	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	AA
3267	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	Nilai	n/a
3268	Persentase kemanfaatan analisa data dalam perencanaan pembangunan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Rasio antara jumlah analisa data yang digunakan dalam perencanaan terhadap total analisa yang tersedia.	%	100,00%
3269	Jumlah kemanfaatan analisa data dalam perencanaan pembangunan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Banyaknya hasil analisa data yang dimanfaatkan dalam proses penyusunan rencana pembangunan.	Nilai	569.0
3270	Jumlah total analisa data dalam perencanaan pembangunan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Total seluruh analisa data yang dihasilkan untuk mendukung perencanaan pembangunan.	Nilai	569.0
3271	Persentase kesesuaian capaian kinerja sasaran daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Tingkat kesesuaian antara capaian kinerja sasaran daerah dengan target yang ditetapkan dalam RPJMD.	%	99,69%
3272	Persentase kesesuaian capaian kinerja sektor infrastruktur dan kewilayahan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Rasio kesesuaian capaian sektor infrastruktur dan kewilayahan terhadap target RPJMD.	%	99,53%
3273	Capaian sasaran perangkat daerah bidang infrastruktur dan kewilayahan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase target kinerja perangkat daerah bidang infrastruktur dan kewilayahan yang tercapai.	Program	99,25%
3274	Capaian program infrastruktur dan kewilayahan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Realisasi output dari program pembangunan bidang infrastruktur dan kewilayahan.	Program	99,80%
3275	Persentase kesesuaian capaian kinerja sektor perekonomian dan sumber daya alam	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Persentase kesesuaian antara capaian sektor perekonomian dan SDA dengan target pembangunan daerah.	%	99,88%
3276	Capaian sasaran perangkat daerah bidang perekonomian dan sumber daya alam	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Capaian target kinerja perangkat daerah di bidang ekonomi dan SDA.	Program	99,99%
3277	Capaian program perangkat daerah bidang perekonomian dan sumber daya alam	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Realisasi hasil pelaksanaan program perangkat daerah bidang ekonomi dan SDA.	Program	99,77%
3278	Skor rata-rata inovasi perangkat daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Nilai rata-rata indeks inovasi daerah berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.	Poin	88,84
3279	Persentase kemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Rasio hasil litbang yang dimanfaatkan dalam kebijakan terhadap total hasil litbang yang dihasilkan.	%	93,75
3280	Kajian telah masuk jurnal/DSS	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah kajian yang telah dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah atau sistem DSS (Decision Support System).	Kajian	100,00
3281	Kajian telah terkomunikasikan kepada OPD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah hasil kajian yang telah disampaikan secara resmi kepada perangkat daerah terkait.	Kajian	100,00
3282	Kajian menjadi bahan pertimbangan kebijakan oleh OPD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Banyaknya hasil kajian yang digunakan OPD sebagai dasar pertimbangan kebijakan atau program.	Kajian	100,00
3283	Kajian terimplementasi pada program OPD	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Jumlah hasil kajian yang telah diterapkan dalam pelaksanaan program kerja perangkat daerah.	Kajian	37,50
3284	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Nilai hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah oleh Inspektorat sesuai sistem SAKIP.	Nilai	A
3285	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Nilai hasil evaluasi akuntabilitas kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah oleh Inspektorat sesuai sistem SAKIP.	Nilai	A
3286	Indeks Pengembangan Infrastruktur Wilayah	Badan Perencanaan Pembangunan Daerah	Indeks komposit yang menggambarkan tingkat ketersediaan, pemerataan, dan kualitas infrastruktur wilayah berdasarkan metodologi Bappenas/BPS.	-	89,14
3287	KEUANGAN	""	""	""	""
3288	Pengelolaan Aset	""	""	""	""
3289	Jumlah Aset Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah, meliputi seluruh kekayaan yang dikuasai dan/atau dimiliki untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.	Unit	1707739.0
3290	Jumlah Aset Daerah Aset Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah seluruh aset berwujud milik daerah yang dapat dipindahkan, seperti kendaraan, peralatan, dan mesin.	Unit	1671806.0
3291	Jumlah Aset Daerah Aset Tidak Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah seluruh aset berwujud milik daerah yang tidak dapat dipindahkan, seperti tanah dan bangunan.	Unit	35933.0
3292	Nilai Aset/Barang Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total nilai buku aset/barang milik daerah sesuai hasil inventarisasi dan penilaian aset oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.	Rp 	6850330842030.42
3293	Nilai Aset/Barang Daerah Aset Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai aset daerah berupa barang bergerak berdasarkan hasil penilaian dan pencatatan dalam neraca daerah.	Rp 	121153795795.32
3294	Nilai Aset/Barang Daerah Aset Tidak Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai aset daerah berupa barang tidak bergerak berdasarkan hasil penilaian dan pencatatan dalam neraca daerah.	Rp 	6729177046235.1
3295	Nilai Akumulasi Penyusutan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah total penyusutan aset tetap daerah yang telah dibebankan selama masa manfaat aset tersebut.	Rp 	3182821794501.19
3296	Nilai Akumulasi Penyusutan Aset Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai penyusutan akumulatif atas aset bergerak daerah (kendaraan, peralatan, mesin).	Rp 	819716592289.35
3297	Nilai Akumulasi Penyusutan Aset Tidak Bergerak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai penyusutan akumulatif atas aset tidak bergerak daerah (bangunan, infrastruktur).	Rp 	2363105202211.84
3298	Opini Pemeriksaan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapat profesional Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah (WTP, WDP, TMP, atau Disclaimer).	-	n/a
3299	Ringkasan APBD	""	""	""	""
3300	Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Semua penerimaan daerah yang menjadi hak pemerintah daerah dan diakui sebagai penambah kekayaan bersih dalam satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	35752407.0
3301	Pendapatan Asli Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapatan yang bersumber dari potensi daerah sendiri, meliputi pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah.	Rp (Juta)	17052057.0
3302	Pajak Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadi atau badan kepada daerah tanpa imbalan langsung yang digunakan untuk keperluan daerah bagi kemakmuran rakyat.	Rp (Juta)	11812061.0
3303	Retribusi Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	1523513.0
3304	Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapatan yang berasal dari bagian laba BUMD, penyertaan modal daerah, atau investasi pemerintah daerah.	Rp (Juta)	0.0
3305	Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapatan asli daerah selain pajak, retribusi, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, misalnya hasil penjualan aset, bunga deposito, dan denda.	Rp (Juta)	3716484.0
3306	Rasio Pendapatan Asli Daerah terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara total PAD dengan total belanja dalam APBD, menggambarkan tingkat kemandirian fiskal daerah.	%	583
3307	Persentase Pertumbuhan PAD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase peningkatan PAD dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
3308	Persentase PAD Terhadap Pendapatan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi PAD terhadap total pendapatan daerah.	%	n/a
3309	Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana dari pemerintah pusat yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.	Rp (Juta)	1870035.0
3310	Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana yang bersumber dari APBN berdasarkan persentase tertentu atas penerimaan pajak atau sumber daya alam yang dibagi ke daerah.	Rp (Juta)	25358.0
3311	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak terhadap Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara nilai DBH terhadap total dana perimbangan.	%	014
3312	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kontribusi DBH terhadap total pendapatan daerah.	%	007
3313	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara DBH dengan total belanja daerah.	%	009
3314	Persentase Pertumbuhan Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Laju pertumbuhan DBH dari tahun sebelumnya.	%	n/a
3315	Persentase Pertumbuhan Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Laju pertumbuhan total dana perimbangan antar tahun.	%	n/a
3316	Rasio Dana Perimbangan terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara dana perimbangan dengan total belanja daerah.	%	6393
3317	Dana Alokasi Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar daerah.	Rp (Juta)	15237503.0
3318	Rasio Dana Alokasi Umum terhadap Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase DAU dibandingkan total dana perimbangan.	%	1876
3319	Rasio Dana Alokasi Umum terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi DAU terhadap total pendapatan daerah.	%	893
3320	Rasio Dana Alokasi Umum terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara nilai DAU dan total belanja daerah.	%	901
3321	Persentase Pertumbuhan Dana Alokasi Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kenaikan DAU dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
3322	Dana Alokasi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana dari APBN yang dialokasikan kepada daerah untuk mendanai kegiatan tertentu sesuai prioritas nasional.	Rp (Juta)	3437488.0
3323	Rasio Dana Alokasi Khusus terhadap Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi DAK terhadap total dana perimbangan.	%	423
3324	Rasio Dana Alokasi Khusus terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase DAK terhadap total pendapatan daerah.	%	201
3325	Rasio Dana Alokasi Khusus terhadap Total APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi DAK terhadap total nilai APBD.	%	203
3326	Persentase Pertumbuhan Dana Alokasi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kenaikan nilai DAK dari tahun sebelumnya.	%	n/a
3327	Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Penerimaan daerah selain PAD, dana perimbangan, dan pembiayaan, yang sah menurut ketentuan peraturan perundangan.	Rp (Juta)	0.0
3328	Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah berupa Hibah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapatan yang berasal dari hibah pemerintah, lembaga, atau pihak lain.	Rp (Juta)	0.0
3329	Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah berupa Dana Darurat	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pendapatan daerah dari pemerintah pusat untuk keperluan mendesak (misalnya bencana).	Rp (Juta)	0.0
3330	Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana yang diterima dari provinsi atau daerah lain atas pembagian pajak daerah.	Rp (Juta)	0.0
3331	Nilai Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah nilai nominal dana bagi hasil pajak antar daerah.	Rp (Juta)	0.0
3332	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya terhadap Lain-Lain Pendapatan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara DBH antar daerah terhadap kategori “lain-lain pendapatan yang sah”.	%	0
3333	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi DBH antar daerah terhadap total pendapatan daerah.	%	0
3334	Rasio Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio antara DBH antar daerah terhadap total belanja daerah.	%	0
3335	Persentase Pertumbuhan Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kenaikan DBH antar daerah dari tahun sebelumnya.	%	0
3336	Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana yang diberikan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan penyesuaian fiskal dan otonomi khusus.	Rp (Juta)	0.0
3337	Rasio Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus terhadap Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara dana penyesuaian dan otonomi khusus terhadap total “lain-lain pendapatan yang sah”.	%	0
3338	Rasio Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio dana penyesuaian terhadap total pendapatan daerah.	%	0
3339	Rasio Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara nilai dana penyesuaian dengan total belanja daerah.	%	0
3340	Persentase Pertumbuhan Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Laju pertumbuhan nilai dana penyesuaian dan otonomi khusus antar tahun.	%	0
3341	Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana transfer antar pemerintah daerah yang bersifat bantuan keuangan.	Rp (Juta)	n/a
3342	Rasio Jumlah Pendapatan Daerah terhadap Total Belanja APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara total pendapatan dengan total belanja daerah, mencerminkan keseimbangan fiskal.	%	12223
3343	Persentase Pertumbuhan Total Pendapatan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Laju pertumbuhan pendapatan daerah secara keseluruhan dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
3344	Belanja Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Semua pengeluaran daerah yang diakui sebagai pengurang kekayaan bersih daerah dalam satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	29251133.0
3345	Belanja Tidak Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran daerah yang tidak terkait langsung dengan pelaksanaan program atau kegiatan tertentu.	Rp (Juta)	15051927.0
3346	Belanja Tidak Langsung Pegawai	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Komponen belanja tidak langsung untuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai.	Rp (Juta)	12382608.0
3347	Rasio Belanja Tidak Langsung Pegawai terhadap Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara belanja tidak langsung pegawai dengan total belanja langsung.	%	8227
3348	Rasio Belanja Tidak Langsung Pegawai terhadap Belanja Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proporsi belanja pegawai terhadap total belanja daerah.	%	4233
3349	Realisasi Belanja Tidak langsung Pemenuhan Kebutuhan Aparatur	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah belanja tidak langsung yang terealisasi untuk kebutuhan aparatur pemerintah.	Rp (Juta)	0.0
3350	Persentase Pertumbuhan Belanja Tidak Langsung Pegawai	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kenaikan atau penurunan belanja tidak langsung pegawai dibanding tahun sebelumnya.	%	n/a
3351	Belanja Bunga	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk pembayaran bunga utang yang jatuh tempo dalam tahun anggaran berjalan.	Rp (Juta)	0.0
3352	Belanja Subsidi	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran daerah untuk memberikan bantuan harga kepada masyarakat agar harga barang/jasa tertentu tetap terjangkau.	Rp (Juta)	0.0
3353	Belanja Hibah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran daerah dalam bentuk uang, barang, atau jasa kepada pihak lain yang bersifat tidak wajib dan tidak mengikat.	Rp (Juta)	2532535.0
3354	Belanja Bantuan Sosial	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada individu, keluarga, atau kelompok masyarakat guna melindungi dari risiko sosial.	Rp (Juta)	12458.0
3355	Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran daerah dalam rangka bagi hasil penerimaan tertentu kepada pemerintah provinsi, kabupaten/kota lain, atau pemerintahan desa.	Rp (Juta)	0.0
3356	Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk memberikan bantuan keuangan kepada pemerintah daerah lain atau pemerintahan desa.	Rp (Juta)	0.0
3357	Belanja Tidak Terduga	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa dan tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana, keadaan darurat, atau kejadian luar biasa lainnya.	Rp (Juta)	124326.0
3358	Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran daerah yang terkait langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan yang mengacu pada pencapaian sasaran kinerja pemerintah daerah.	Rp (Juta)	14199206.0
3359	Belanja Langsung Pegawai	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Belanja untuk honorarium atau pembayaran tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.	Rp (Juta)	1569704.0
3360	Rasio Belanja Langsung Pegawai terhadap Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara nilai belanja langsung pegawai dengan total belanja langsung.	%	161
3361	Rasio Belanja Langsung Pegawai terhadap Belanja Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio belanja langsung pegawai terhadap total belanja daerah.	%	093
3362	Persentase Pertumbuhan Belanja Langsung Pegawai	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase perubahan belanja langsung pegawai dibanding tahun sebelumnya.	%	n/a
3363	Persentase Pertumbuhan Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase perubahan total belanja langsung daerah dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
3364	Belanja Barang dan Jasa	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Belanja daerah yang digunakan untuk pengadaan barang dan jasa guna mendukung pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah.	Rp (Juta)	11805798.0
3365	Rasio Belanja Barang dan Jasa terhadap Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio antara belanja barang dan jasa terhadap total belanja langsung.	%	121
3366	Rasio Belanja Barang dan Jasa terhadap Belanja Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio antara belanja barang dan jasa terhadap total belanja daerah.	%	698
3367	Persentase Pertumbuhan Belanja Barang dan Jasa	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kenaikan atau penurunan belanja barang dan jasa dibandingkan tahun sebelumnya.	%	n/a
3368	Belanja Modal	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk perolehan aset tetap yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi.	Rp (Juta)	823704.0
3369	Rasio Belanja Modal terhadap Belanja Langsung	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio antara belanja modal terhadap total belanja langsung daerah.	%	084
3370	Rasio Belanja Modal terhadap Belanja Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Rasio belanja modal terhadap total belanja daerah yang menunjukkan proporsi investasi pemerintah.	%	049
3371	Persentase Pertumbuhan Belanja Modal	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase perubahan nilai belanja modal dibanding tahun sebelumnya.	%	n/a
3372	Persentase Pertumbuhan Total Belanja	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase perubahan total belanja daerah dibandingkan periode sebelumnya.	%	n/a
3373	Pajak Daerah	""	""	""	""
3374	Pajak Hotel	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak yang dikenakan atas pelayanan yang disediakan oleh hotel, termasuk penginapan, rumah penginapan, losmen, dan sejenisnya.	Rp	5415676.0
3375	Pajak Restoran	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak yang dipungut atas pelayanan yang disediakan oleh restoran, rumah makan, kafe, dan jasa boga.	Rp	2218684.0
3376	Pajak Hiburan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak yang dipungut atas penyelenggaraan hiburan seperti pertunjukan, bioskop, pertandingan olahraga, dan sejenisnya.	Rp	315498.0
3377	Pajak Reklame	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas penyelenggaraan reklame, yaitu benda, alat, perbuatan atau media yang digunakan untuk memperkenalkan atau mempromosikan suatu barang, jasa, atau kegiatan.	Rp (Juta)	207942.0
3378	Pajak Penerangan Jalan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas penggunaan tenaga listrik baik yang dihasilkan sendiri maupun diperoleh dari sumber lain, digunakan untuk penerangan jalan umum.	Rp (Juta)	1567661.0
3379	Pajak Parkir	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak yang dikenakan atas penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan yang disediakan oleh orang pribadi atau badan.	Rp (Juta)	0.0
3380	Pajak Air Tanah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas pengambilan dan/atau pemanfaatan air tanah oleh orang pribadi atau badan untuk keperluan tertentu.	Rp (Juta)	95983.0
3381	Pajak Sarang Burung Walet	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas kegiatan pengambilan dan/atau pengusahaan sarang burung walet.	Rp (Juta)	10313.0
3382	Pajak Bumi dan Bangunan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak yang dikenakan atas bumi dan/atau bangunan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).	Rp (Juta)	0.0
3383	Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas kepemilikan, penguasaan, dan/atau pemanfaatan bumi dan bangunan di wilayah perdesaan dan perkotaan yang menjadi kewenangan daerah.	Rp (Juta)	1100663.0
3384	Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTP)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan, termasuk jual beli, warisan, hibah, dan peralihan hak lainnya.	Rp (Juta)	786822.0
3385	Retribusi Daerah	""	""	""	""
3386	Retribusi Jasa Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan umum.	Rp (Juta)	1177876.0
3387	Retribusi Pelayanan Kesehatan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.	Rp (Juta)	372926.0
3388	Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan yang disediakan oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	121868.0
3389	Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pemakaman, pengabuan, dan/atau pemeliharaan makam.	Rp (Juta)	0.0
3390	Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan parkir di tepi jalan umum yang disediakan pemerintah daerah.	Rp (Juta)	142778.0
3391	Retribusi Pelayanan Pasar	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan penyediaan dan pengelolaan pasar tradisional oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	242536.0
3392	Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pengujian kendaraan bermotor untuk memastikan kelayakan teknis operasionalnya.	Rp (Juta)	409.0
3393	Retribusi Pengolahan Limbah Cair	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pengolahan limbah cair yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	0.0
3394	Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan tera dan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya.	Rp (Juta)	0.0
3395	Retribusi Jasa Usaha	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa yang disediakan oleh pemerintah daerah yang bersifat komersial.	Rp (Juta)	293678.0
3396	Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas penggunaan barang milik daerah oleh pihak ketiga untuk memperoleh manfaat ekonomi.	Rp (Juta)	130467.0
3397	Retribusi Tempat Pelelangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas penyediaan fasilitas pelelangan umum oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	0.0
3398	Retribusi Terminal	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas penggunaan fasilitas terminal kendaraan yang dikelola oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	65265.0
3399	Retribusi Tempat Khusus Parkir	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas penggunaan fasilitas tempat parkir khusus yang disediakan oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	86693.0
3400	Retribusi Tempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan penyediaan penginapan atau villa yang dikelola oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	1606.0
3401	Retribusi Rumah Potong Hewan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pemotongan hewan di rumah potong hewan milik pemerintah daerah.	Rp (Juta)	901.0
3402	Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas hasil produksi usaha daerah seperti pabrik, kebun, atau unit produksi milik pemerintah daerah.	Rp (Juta)	8747.0
3403	Retribusi Perizinan Tertentu	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pemberian izin tertentu oleh pemerintah daerah dalam rangka pengaturan kegiatan masyarakat atau dunia usaha.	Rp (Juta)	1773.0
3404	Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pemberian izin mendirikan bangunan kepada masyarakat.	Rp (Juta)	0.0
3405	Retribusi Izin Gangguan (HO)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan pemberian izin gangguan untuk kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitar.	Rp (Juta)	0.0
3406	Retribusi Izin Trayek	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pemberian izin trayek bagi kendaraan umum dalam wilayah kewenangan daerah.	Rp (Juta)	0.0
3407	Retribusi Izin Usaha Perikanan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pungutan daerah atas pelayanan perizinan bagi usaha di bidang perikanan tangkap atau budidaya di wilayah daerah.	Rp (Juta)	0.0
3408	Pinjaman Daerah	""	""	""	""
3409	Pinjaman Daerah Dalam Negeri	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pinjaman yang diperoleh pemerintah daerah dari lembaga keuangan atau pihak lain di dalam negeri untuk membiayai kegiatan pembangunan daerah.	Rp	0.0
3410	Pinjaman Daerah Luar Negeri	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pinjaman yang diperoleh pemerintah daerah dari lembaga atau pemerintah asing yang sah sesuai ketentuan perundangan.	Rp	0.0
3411	Pinjaman Daerah Luar Negeri Pemerintah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pinjaman yang diterima pemerintah daerah dari lembaga atau pemerintah asing yang sah, digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan daerah sesuai ketentuan perundangan.	Rp	0.0
3412	Pinjaman Daerah Luar Negeri Swasta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pinjaman luar negeri yang diperoleh pemerintah daerah melalui kerja sama dengan lembaga keuangan swasta asing dengan persetujuan pemerintah pusat.	Rp	0.0
3413	Pinjaman Daerah Obligasi Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana yang diperoleh melalui penerbitan obligasi daerah untuk membiayai investasi pembangunan daerah sesuai dengan Peraturan Pemerintah tentang Pinjaman Daerah.	Rp	0.0
3414	Belanja Operasi	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk kegiatan rutin seperti belanja pegawai, barang dan jasa, bunga, subsidi, hibah, dan bantuan sosial.	Rp	1790533974907.0
3415	Belanja Modal	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah untuk perolehan aset tetap yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi.	Rp	296224425411.0
3416	Belanja Tidak Terduga	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran untuk kegiatan yang sifatnya tidak biasa dan tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana, keadaan darurat, atau kejadian luar biasa lainnya.	Rp	3545062000.0
3417	Belanja Transfer	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengeluaran pemerintah daerah kepada pemerintah desa atau pihak lain dalam bentuk bagi hasil pajak, bantuan keuangan, dan transfer lainnya.	Rp	1063729590.0
3418	Porporsi Belanja Daerah Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase pembagian belanja daerah berdasarkan jenis belanja (pegawai, barang/jasa, modal, transfer, dan lainnya) dalam APBD Kota Yogyakarta.	%	9022
3419	Penetapan APBD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Proses penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah melalui persetujuan DPRD dan kepala daerah dalam bentuk Peraturan Daerah.	Tepat Waktu/Tidak Tepat Waktu	Tepat
3420	BLUD Taman Pintar	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Unit layanan publik berbentuk Badan Layanan Umum Daerah yang mengelola Taman Pintar Kota Yogyakarta dengan prinsip efisiensi dan fleksibilitas keuangan.	Rp	n/a
3421	Total Sektor Pariwisata	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total kontribusi ekonomi sektor pariwisata terhadap PAD atau perekonomian daerah yang meliputi pajak hotel, restoran, hiburan, dan kegiatan wisata lainnya.	Rp	308918802903.0
3422	Total PAD	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total Pendapatan Asli Daerah yang bersumber dari pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.	Rp	n/a
3423	Jumlah Pajak di Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total penerimaan pajak daerah dari berbagai jenis pajak seperti hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, dan pajak bumi dan bangunan.	Jenis	10.0
3424	Jumlah Retribusi Daerah di Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah penerimaan daerah yang berasal dari pungutan atas jasa atau izin tertentu yang disediakan oleh pemerintah daerah.	Jenis	14.0
3425	Nilai IPKD di Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Skor Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah yang menunjukkan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah sesuai indikator Kemendagri.	Skor	n/a
3426	Rata-rata Nilai IPKD di Indonesia	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai rata-rata nasional dari IPKD yang mencerminkan rata-rata kinerja pengelolaan keuangan seluruh pemerintah daerah di Indonesia.	Skor	n/a
3427	Pembiayaan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Semua penerimaan dan pengeluaran daerah yang dimaksudkan untuk menutup defisit atau memanfaatkan surplus anggaran dalam satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	21044816.0
3428	Penerimaan pembiayaan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Sumber dana pembiayaan yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SiLPA), pencairan dana cadangan, atau penerimaan kembali pinjaman.	Rp (Juta)	27541506.0
3429	Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran sebelumnya (SiLPA)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Sisa dana dari realisasi pendapatan dan belanja pada tahun sebelumnya yang dapat digunakan untuk membiayai anggaran tahun berikutnya.	Rp (Juta)	27541216.0
3430	Total SILPA	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah keseluruhan sisa lebih perhitungan anggaran dari tahun-tahun sebelumnya yang belum digunakan.	Rp	19956005702890.0
3431	Persentase SILPA	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase nilai SILPA terhadap total APBD, menggambarkan efisiensi pelaksanaan anggaran daerah.	%	898
3432	Penerimaan kembali pemberian pinjaman	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pengembalian dana pinjaman yang sebelumnya diberikan pemerintah daerah kepada pihak ketiga.	Rp (Juta)	3.0
3433	Pengeluaran pembiayaan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Semua pengeluaran pembiayaan yang meliputi penyertaan modal pemerintah daerah dan pemberian pinjaman kepada pihak ketiga.	Rp (Juta)	64967.0
3434	Penyertaan modal (Investasi) pemerintah daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Penempatan dana daerah pada BUMD, lembaga keuangan, atau perusahaan lain untuk memperoleh manfaat ekonomi, sosial, atau pelayanan umum.	Rp (Juta)	64967.0
3435	Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (SILPA)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Selisih lebih antara penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan pada tahun anggaran berjalan.	Rp (Juta)	20066125.0
3436	Realisasi Penerimaan Pemerintah Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total dana yang benar-benar diterima oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dari seluruh sumber pendapatan selama satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	208158028491.0
3437	Realisasi Pengeluaran Pemerintah Kota Yogyakarta	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana yang telah dibelanjakan atau dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta selama satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	209136719191.0
3438	Penerimaan Pemerintah Kota Yogyakarta dari Pos Bagi Hasil Pajak menurut Jenis Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah penerimaan daerah dari dana bagi hasil pajak yang berasal dari pemerintah pusat berdasarkan jenis pajak tertentu.	Rp (Juta)	52835068.0
3439	PPh Pasal 21	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak penghasilan atas gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain yang diterima wajib pajak orang pribadi.	Rp (Juta)	49984016.0
3440	PPh Pasal 25 dan Pasal 29	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Pajak penghasilan yang dibayar secara angsuran (Pasal 25) dan kekurangan pajak yang harus dibayar (Pasal 29).	Rp (Juta)	n/a
3441	Cukai Hasil Tembakau (CHT)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana bagi hasil dari penerimaan cukai hasil tembakau yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah penghasil.	Rp (Juta)	1336386.0
3442	Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana bagi hasil dari penerimaan sektor pertambangan mineral dan batubara antara pemerintah pusat dan daerah.	Rp (Juta)	n/a
3443	(SDA) Kehutanan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana bagi hasil dari penerimaan negara sektor kehutanan termasuk iuran hasil hutan dan provisi sumber daya hutan.	Rp (Juta)	31086.0
3444	Provisi Sumber Daya	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Penerimaan negara atau daerah dari pemanfaatan sumber daya alam berupa iuran, royalti, atau kompensasi lainnya.	Rp (Juta)	n/a
3445	Sumber Daya Alam (SDA) Perikan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dana bagi hasil dari penerimaan sumber daya alam sektor perikanan tangkap dan budidaya.	Rp (Juta)	1073811.0
3446	Jumlah Wajib Pajak Bumi dan Bangunan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total jumlah subjek pajak yang terdaftar sebagai wajib pajak bumi dan bangunan di wilayah Kota Yogyakarta.	Orang	98018.0
3447	Jumlah Wajib Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total wajib pajak aktif yang terdaftar di pemerintah daerah untuk berbagai jenis pajak daerah.	Orang	n/a
3448	Target Wajib Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah wajib pajak yang ditargetkan untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak pada tahun anggaran tertentu.	Orang	1346.0
3449	Wajib Pajak yang Melunasi	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah wajib pajak yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran pajaknya.	Orang	2097.0
3450	Jumlah Penetapan Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total jumlah pajak yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah berdasarkan hasil pendataan dan perhitungan pajak.	Rp (Juta)	n/a
3451	Target Penetapan Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai target pajak yang direncanakan untuk ditetapkan pada tahun anggaran berjalan.	Rp (Juta)	145836418437.0
3452	Realisasi Penetapan Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai pajak yang berhasil ditetapkan dan diterima berdasarkan hasil realisasi pendapatan daerah.	Rp (Juta)	108567017904.0
3453	Pagu Dana Alokasi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditetapkan pemerintah pusat untuk kegiatan tertentu di daerah.	Rp (Juta)	17719453.0
3454	Realisasi Dana Alokasi Khusus	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah Dana Alokasi Khusus yang benar-benar diserap dan digunakan oleh daerah dalam tahun anggaran berjalan.	Rp (Juta)	2081479.0
3455	Pagu Dana Alokasi Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total Dana Alokasi Umum (DAU) yang ditetapkan untuk mendanai kebutuhan umum pemerintahan daerah.	Rp (Juta)	69120825.0
3456	Realisasi Dana Alokasi Umum	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah DAU yang diterima dan digunakan oleh daerah sesuai peruntukan.	Rp (Juta)	67392086.0
3457	Pagu Dana Bagi Hasil Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana bagi hasil pajak dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk daerah.	Rp (Juta)	5959966.0
3458	Realisasi Dana Bagi Hasil Pajak	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana bagi hasil pajak yang benar-benar diterima dan dibukukan oleh daerah.	Rp (Juta)	525036.0
3459	Pagu Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana bagi hasil SDA dari pemerintah pusat yang dialokasikan kepada daerah.	Rp (Juta)	8347.0
3460	Realisasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana bagi hasil SDA yang diterima dan direalisasikan oleh pemerintah daerah.	Rp (Juta)	33147.0
3461	Total Pagu Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah keseluruhan dana transfer pusat ke daerah (DAU, DAK, DBH) yang ditetapkan untuk satu tahun anggaran.	Rp (Juta)	92883715.0
3462	Total Realisasi Dana Perimbangan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah total dana perimbangan yang telah diterima dan digunakan oleh daerah.	Rp (Juta)	93490382.0
3463	Persentase peningkatan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kementerian/ Lembaga dan Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase peningkatan jumlah instansi pemerintah yang memperoleh opini WTP dari BPK atas laporan keuangannya.	%	n/a
3464	Persentase Kontribusi PAD terhadap Pendapatan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Perbandingan antara total PAD dengan total pendapatan daerah; menggambarkan tingkat kemandirian fiskal daerah.	%	4108
3465	Opini Pemeriksaan BPK (WTP=1; WDP=2; Triwulan=3; D=4)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Klasifikasi hasil pemeriksaan BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah berdasarkan tingkat kewajaran penyajian laporan.	Angka	1.0
3466	Cakupan Sarana Prasarana Perkantoran Pemerintahan Kelurahan yang Baik	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase kelurahan yang memiliki sarana dan prasarana kantor sesuai standar pelayanan minimal.	%	n/a
3467	Data Kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	""	""	""	""
3468	Indeks Pengelolalan Keuangan dan Aset Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Indeks gabungan yang mengukur kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah berdasarkan kriteria Kemendagri.	Poin	98,88
3469	Kinerja kegiatan Koordinasi dan Penyusunan Rancana Anggaran Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Ukuran efektivitas pelaksanaan kegiatan koordinasi dalam proses penyusunan rencana anggaran daerah.	Poin	100.0
3470	Kinerja kegiatan Koordinasi dan Pengelolaan Perbendaharaan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Indikator yang menilai ketepatan dan efisiensi pengelolaan kas, penerimaan, dan pengeluaran daerah.	Poin	95,5
3471	Kinerja kegiatan Koordinasi dan Pelaksanaan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Ukuran keberhasilan dalam penyusunan laporan keuangan daerah sesuai standar akuntansi pemerintah.	Poin	100.0
3472	Kinerja kegiatan pengelolaan Barang Milik Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Indikator yang mengukur efektivitas dan efisiensi pengelolaan aset milik daerah sesuai ketentuan Kemendagri.	Poin	95,12
3473	Nilai Pendapatan Asli Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total penerimaan daerah yang bersumber dari PAD sesuai realisasi tahun anggaran berjalan.	Rp	842.865.622.059,51
3474	Hasil penilaian mandiri reformasi birokrasi oleh Inspektorat	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Nilai	n/a
3475	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai hasil evaluasi Reformasi Birokrasi (RB) perangkat daerah dalam bentuk persentase yang ditetapkan oleh Inspektorat.	%	n/a
3476	Persentase ketepatan waktu penetapan dan penerbitan dokumen penganggaran	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase jumlah dokumen penganggaran yang disahkan tepat waktu terhadap total dokumen penganggaran.	%	100 %
3477	Jumlah dokumen penganggaran yang tepat waktu	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dokumen APBD, DPA, dan dokumen anggaran lain yang disahkan sesuai jadwal ketentuan.	Dokumen	4.0
3478	Jumlah dokumen penganggaran	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total seluruh dokumen anggaran daerah yang disusun pada tahun anggaran berjalan.	Dokumen	4.0
3479	Persentase OPD dengan laporan keuangan kategori baik	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase OPD yang memperoleh predikat baik dalam hasil penilaian laporan keuangan oleh Inspektorat.	%	100,00%
3480	Jumlah OPD dengan laporan keuangan kategori baik	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah perangkat daerah yang memperoleh penilaian baik pada laporan keuangannya.	OPD	41.0
3481	Persentase penyerapan belanja daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase realisasi belanja daerah terhadap total pagu anggaran dalam tahun berjalan.	%	95,50%
3482	Realisasi belanja daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah dana yang benar-benar dibelanjakan oleh daerah selama periode anggaran.	Rp	2.168.217.552.145
3483	Perencanaan belanja daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Dokumen dan proses penyusunan alokasi anggaran belanja daerah berdasarkan prioritas pembangunan.	Rp	2.270.266.425.605
3484	Persentase OPD dengan laporan pengelolaan barang milik daerah kategori baik	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase OPD yang memperoleh penilaian baik dalam pengelolaan aset/barang milik daerah.	%	100,00%
3485	Jumlah OPD dengan laporan pengelolaan barang milik daerah kategori baik	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Jumlah perangkat daerah dengan kategori baik dalam pengelolaan aset daerah.	OPD	41.0
3486	Nilai ketercapaian target pendapatan asli daerah non pajak, non pendapatan BLUD dan BUMD, Non denda, non pengembalian	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai capaian realisasi PAD dari sumber selain pajak, BLUD, BUMD, denda, dan pengembalian dana.	Nilai	75.503.991.760
3487	Persentase ketercapaian target pendapatan asli daerah non pajak, non pendapatan BLUD dan BUMD, Non denda, non pengembalian	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase capaian realisasi PAD dari sumber non pajak terhadap target yang ditetapkan.	%	113,03%
3488	Nilai ketercapaian target pendapatan asli daerah non pajak, non pendapatan BLUD dan BUMD, Non denda, non pengembalian	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai capaian realisasi PAD dari sumber selain pajak, BLUD, BUMD, denda, dan pengembalian dana.	Nilai	75.503.991.760
3489	Realisasi pendapatan asli daerah non pajak, non pendapatan BLUD dan BUMD, Non denda, non pengembalian	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai realisasi penerimaan PAD dari sumber non pajak dan non usaha daerah lainnya.	Rp	85.343.164.803
3490	Nilai pendapatan Pajak Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total penerimaan pajak daerah sesuai realisasi tahun anggaran berjalan.	Rp	575.834.201.429,00
3491	Nilai Tunggakan Pajak Daerah Terbayar	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai tunggakan pajak yang berhasil ditagih dan dibayar pada periode tertentu.	Rp	28.758.278.740,00
3492	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Nilai hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk BPKAD oleh Inspektorat.	Nilai	A
3493	Jumlah belanja urusan pendidikan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total belanja pemerintah daerah yang dialokasikan untuk urusan pendidikan.	Rp	613160384509.0
3494	Persentase Belanja Pendidikan (20%)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase minimal alokasi belanja daerah untuk sektor pendidikan sesuai amanat konstitusi sebesar 20% dari total APBD.	%	2758
3495	Jumlah belanja urusan kesehatan	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Total belanja pemerintah daerah yang dialokasikan untuk urusan kesehatan.	Rp	370267901785.0
3496	Persentase Belanja Kesehatan (10%)	Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah	Persentase belanja kesehatan terhadap total APBD daerah yang wajib minimal 10% di luar gaji sesuai amanat UU.	%	1665
3497	KEPEGAWAIAN	""	""	""	""
3498	Aparatur Negara	""	""	""	""
3499	Jumlah PNS Golongan I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan I di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	7.0
3500	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan I di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3501	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan I di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3502	Jumlah PNS Golongan II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan II di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	1176.0
3503	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan II di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3504	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan II di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3505	Jumlah PNS Golongan III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan III di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	3570.0
3506	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan III di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3507	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan III di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3508	Jumlah PNS Golongan IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan IV di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	782.0
3509	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan IV di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3510	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah PNS golongan IV di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3511	Jumlah Pejabat Struktural Eselon I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon I berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	0.0
3512	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon I berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	0.0
3513	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon I berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	0.0
3514	Jumlah Pejabat Struktural Eselon II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon II berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	32.0
3515	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon II berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3516	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon II berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3517	Jumlah Pejabat Struktural Eselon III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon III berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	156.0
3518	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon III berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3519	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon III berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3520	Jumlah Pejabat Struktural Eselon IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon IV berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	488.0
3521	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon IV berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3522	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Struktural Eselon IV berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	n/a
3523	Jumlah Pensiunan PNS	""	""	""	""
3524	Jumlah Pejabat Fungsional Auditor	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah sebuah profesi seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan tugas audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan, organisasi, lembaga, atau instansi.	Orang	50.0
3525	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah sebuah profesi seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan tugas audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan, organisasi, lembaga, atau instansi.	Orang	n/a
3526	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah sebuah profesi seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan tugas audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan, organisasi, lembaga, atau instansi.	Orang	n/a
3527	Jumlah Pejabat Fungsional P2UPD	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan di Daerah yang selanjutnya disebut P2UPD, yaitu Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang.	Orang	5.0
3528	Laki-Laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan di Daerah yang selanjutnya disebut P2UPD, yaitu Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang.	Orang	n/a
3529	Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan di Daerah yang selanjutnya disebut P2UPD, yaitu Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang.	Orang	n/a
3530	Jumlah Pensiunan PNS Golongan I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pensiunan PNS Golongan I berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	0.0
3531	Jumlah Pensiunan PNS Golongan II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pensiunan PNS Golongan II berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	22.0
3532	Jumlah Pensiunan PNS Golongan III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pensiunan PNS Golongan III berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	92.0
3533	Jumlah Pensiunan PNS Golongan IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pensiunan PNS Golongan IV berdasarkan golongan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	160.0
3534	Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan 	""	""	""	""
3535	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan Tamat SD atau sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan SD atau sederajat di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	17.0
3536	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan SMP dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan SMP atau sederajat di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	71.0
3537	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan SMA dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan SMA atau sederajat di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	Orang	505.0
3538	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan Diploma	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan Diploma di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan	Orang	1226.0
3539	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan Strata 1	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan S1 di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan	Orang	2976.0
3540	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan Strata 2	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan S2 di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan	Orang	738.0
3541	Jumlah Pegawai Tingkat Pendidikan Strata 3	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pegawai pendidikan S3 di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan	Orang	2.0
3542	Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan dan SKPD Pemerintah Kota Yogyakarta	""	""	""	""
3543	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	3898.0
3544	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tamat SD atau sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (Tamat SD atau sederajat)	Orang	14.0
3545	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMP dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (SMP dan sederajat)	Orang	53.0
3546	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMA dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (SMA dan sederajat)	Orang	342.0
3547	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Diploma	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (Diploma)	Orang	810.0
3548	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (Strata I)	Orang	2206.0
3549	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 2	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (Strata II)	Orang	472.0
3550	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 3	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Staf berdasarkan pendidikan di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan (Strata III)	Orang	1.0
3551	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Berdasarkan Golongan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah staf berdasarkan golongan di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	3898.0
3552	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Golongan I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah staf golongan I di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	7.0
3553	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Golongan II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah staf golongan II di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	761.0
3554	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Golongan III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah staf golongan III di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	2537.0
3555	Jumlah Staf Kantor Dinas Daerah Golongan IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah staf golongan IV di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	593.0
3556	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural dalam satu tahun	Orang	239.0
3557	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah Eselon I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural eselon I di DIY dalam satu tahun	Orang	0.0
3558	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah Eselon II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural eselon II di DIY dalam satu tahun	Orang	18.0
3559	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah Eselon III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural eselon III di DIY dalam satu tahun	Orang	79.0
3560	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah Eselon IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural eselon IV di DIY dalam satu tahun	Orang	142.0
3561	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Dinas Daerah Eselon V	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat struktural eselon V di DIY dalam satu tahun	Orang	0.0
3562	Jumlah Pejabat Fungsional Kantor Dinas Daerah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat fungsional di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	2312.0
3563	Jumlah Pensiunan Kantor Dinas Daerah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah pensiunan PNS di DIY pada tahun berkenaan.	Orang	97.0
3564	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan	Orang	n/a
3565	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tamat SD atau sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tamat SD atau sederajat	Orang	n/a
3566	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMP dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMP dan sederajat	Orang	n/a
3567	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMA dan sederajat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan SMA dan sederajat	Orang	n/a
3568	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Diploma	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Diploma	Orang	n/a
3569	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 1	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 1	Orang	n/a
3570	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 2	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 2	Orang	n/a
3571	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 3	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Tingkat Pendidikan Strata 3	Orang	n/a
3572	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Golongan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Berdasarkan Golongan	Orang	n/a
3573	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan I	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan I	Orang	n/a
3574	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan II	Orang	n/a
3575	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan III	Orang	n/a
3576	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Staf Kantor Lembaga Teknis Daerah Golongan IV	Orang	n/a
3577	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah 	Orang	n/a
3578	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I 	Orang	n/a
3579	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I Laki-laki	Orang	n/a
3580	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon I Perempuan	Orang	n/a
3581	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II	Orang	n/a
3582	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II Laki-laki	Orang	n/a
3583	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon II Perempuan	Orang	n/a
3584	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III	Orang	n/a
3585	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III Laki-laki	Orang	n/a
3586	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon III Perempuan	Orang	n/a
3587	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV	Orang	n/a
3588	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV Laki-laki	Orang	n/a
3589	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Eselon IV Perempuan	Orang	n/a
3590	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum 	Orang	n/a
3591	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum Laki-laki	Orang	n/a
3592	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Umum Perempuan	Orang	n/a
3593	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu 	Orang	n/a
3594	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu Laki-laki	Orang	n/a
3595	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Struktural Kantor Lembaga Teknis Daerah Fungsional Tertentu Perempuan	Orang	n/a
3596	Jumlah Pejabat Fungsional	""	""	""	""
3597	Jumlah Pejabat Fungsional Kantor Lembaga Teknis Daerah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pejabat Fungsional Kantor Lembaga Teknis Daerah	Orang	n/a
3598	Jumlah Pensiunan Kantor Lembaga Teknis Daerah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pensiunan Kantor Lembaga Teknis Daerah	Orang	n/a
3599	Jumlah Pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta	""	""	""	""
3600	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah 	Orang	7.0
3601	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah Laki-laki	Orang	n/a
3602	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Daerah Perempuan	Orang	n/a
3603	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan 	Orang	12.0
3604	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan Laki-laki	Orang	5.0
3605	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Tata Pemerintahan Perempuan	Orang	7.0
3606	Jumlah Pegawai Bagian Hukum Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Hukum	Orang	17.0
3607	Jumlah Pegawai Bagian Hukum Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Hukum Laki-laki	Orang	8.0
3608	Jumlah Pegawai Bagian Hukum Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Hukum Perempuan	Orang	9.0
3609	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi	Orang	18.0
3610	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi Laki-laki	Orang	6.0
3611	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Organisasi Perempuan	Orang	12.0
3612	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol	Orang	21.0
3613	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol Laki-laki	Orang	13.0
3614	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Umum dan Protokol Perempuan	Orang	8.0
3615	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama	Orang	13.0
3616	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama Laki-laki	Orang	7.0
3617	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Perekonomian dan Kerjasama Perempuan	Orang	6.0
3618	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan	Orang	10.0
3619	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Laki-laki	Orang	7.0
3620	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Perempuan	Orang	3.0
3621	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat	Orang	11.0
3622	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Laki-laki	Orang	7.0
3623	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Kesejahteraan Rakyat Perempuan	Orang	4.0
3624	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa	Orang	31.0
3625	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Laki-laki	Orang	18.0
3626	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Perempuan	Orang	13.0
3627	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan	Orang	13.0
3628	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan Laki-laki	Orang	6.0
3629	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Bagian Administrasi dan Keuangan Perempuan	Orang	7.0
3630	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah	Orang	39.0
3631	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Laki-laki	Orang	20.0
3632	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Perempuan	Orang	19.0
3633	Jumlah Pegawai Inspektorat Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Inspektorat	Orang	75.0
3634	Jumlah Pegawai Inspektorat Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Inspektorat Laki-laki	Orang	23.0
3635	Jumlah Pegawai Inspektorat Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Inspektorat Perempuan	Orang	52.0
3636	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Berdasarkan	Orang	29.0
3637	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Laki-laki	Orang	13.0
3638	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pariwisata Perempuan	Orang	16.0
3639	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Orang	32.0
3640	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Laki-laki	Orang	16.0
3641	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perempuan	Orang	16.0
3642	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan 	Orang	69.0
3643	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan Berdasarkan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan Berdasarkan Laki-laki	Orang	46.0
3644	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan Berdasarkan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perdagangan Berdasarkan Perempuan	Orang	23.0
3645	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan 	Orang	79.0
3646	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Laki-laki	Orang	41.0
3647	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanian dan Pangan Perempuan	Orang	38.0
3648	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup 	Orang	168.0
3649	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Laki-laki	Orang	132.0
3650	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Perempuan	Orang	36.0
3651	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 	Orang	38.0
3652	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Laki-laki	Orang	20.0
3653	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Perempuan	Orang	18.0
3654	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi 	Orang	67.0
3655	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Laki-laki	Orang	28.0
3656	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Perempuan	Orang	39.0
3657	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman 	Orang	98.0
3658	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Laki-laki	Orang	62.0
3659	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Perempuan	Orang	36.0
3660	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan 	Orang	62.0
3661	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan Laki-laki	Orang	51.0
3662	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perhubungan Perempuan	Orang	11.0
3663	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang 	Orang	33.0
3664	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Laki-laki	Orang	13.0
3665	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Perempuan	Orang	20.0
3666	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian 	Orang	80.0
3667	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Laki-laki	Orang	43.0
3668	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Perempuan	Orang	37.0
3669	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 	Orang	34.0
3670	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Laki-laki	Orang	18.0
3671	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Perempuan	Orang	16.0
3672	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan 	Orang	826.0
3673	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan Laki-laki	Orang	135.0
3674	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kesehatan Perempuan	Orang	691.0
3675	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga 	Orang	2041.0
3676	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Laki-laki	Orang	622.0
3677	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Perempuan	Orang	1419.0
3678	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan 	Orang	73.0
3679	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Laki-laki	Orang	27.0
3680	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Perempuan	Orang	46.0
3681	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan 	Orang	69.0
3682	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Laki-laki	Orang	61.0
3683	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perempuan	Orang	8.0
3684	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan 	Orang	64.0
3685	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan Laki-laki	Orang	26.0
3686	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Dinas Kebudayaan Perempuan	Orang	38.0
3687	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Berdasarkan Jenis Kelamin"	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana "	Orang	36.0
3688	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Laki-laki"	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Laki-laki"	Orang	8.0
3689	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Perempuan"	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Jumlah Pegawai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Perempuan"	Orang	28.0
3690	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja 	Orang	137.0
3691	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Laki-laki	Orang	113.0
3692	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Perempuan	Orang	24.0
3693	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 	Orang	56.0
3694	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Laki-laki	Orang	21.0
3695	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Perempuan	Orang	35.0
3696	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah 	Orang	124.0
3697	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Laki-laki	Orang	55.0
3698	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Perempuan	Orang	69.0
3699	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia 	Orang	66.0
3700	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Laki-laki	Orang	30.0
3701	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Perempuan	Orang	36.0
3702	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 	Orang	17.0
3703	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Laki-laki	Orang	7.0
3704	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Perempuan	Orang	10.0
3705	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Berdasarkan Jenis Kelamin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah 	Orang	29.0
3706	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Laki-laki	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Laki-laki	Orang	17.0
3707	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Perempuan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Perempuan	Orang	12.0
3708	Jumlah total ASN	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah seluruh Aparatur Sipil Negara yang aktif di suatu instansi / daerah / pemerintahan (termasuk PNS dan PPPK jika diklasifikasikan sebagai ASN)	Orang	5535.0
3709	Rata-Rata Lama Pegawai Mendapatkan Pendidikan dan Pelatihan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Rata-rata Lama Pegawai Mendapatkan Pendidikan dan Pelatihan	JPL	115.0
3710	Persentase ASN yang Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Formal	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase ASN yang Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Formal	%	100
3711	Jumlah ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan formal	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah ASN yang mengikuti pendidikan dan pelatihan formal	Orang	5535.0
3712	Persentase Pejabat ASN yang telah mengikuti pelatihan kepemimpinan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase Pejabat ASN yang telah mengikuti pelatihan kepemimpinan	%	0.0695266272189349
3713	Jumlah pejabat Struktural mengikuti diklat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pejabat Struktural mengikuti diklat	Orang	47.0
3714	Jumlah total pejabat Struktural	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pegawai ASN yang menduduki jabatan struktural (jabatan organisasi: eselon, kepala bidang, direktur, kepala unit, dsb) di instansi pemerintahan	Orang	676.0
3715	Persentase Pelanggaran Pegawai	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase Pelanggaran Pegawai	%	018
3716	Jumlah ASN yang dikenai sanksi	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah ASN yang dikenai sanksi	Orang	10.0
3717	Jumlah Jabatan Pimpinan Tinggi pada Instansi Pemerintah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah posisi jabatan puncak / pimpinan tinggi (misalnya eselon I, II, atau jabatan setara pimpinan tinggi di daerah: Kepala OPD, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, dsb)	Orang	32.0
3718	Jumlah Pemangku Jabatan Fungsional Umum Pada Instansi Pemerintah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah Jumlah Pejabat Fungsional Umum di wilayah kabupaten/kota pada tahun berkenaan	Orang	3006.0
3719	Jumlah Jabatan Administrasi Pada Instansi Pemerintah	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah jabatan administratif (jabatan yang bukan pejabat pimpinan tinggi, namun struktural atau fungsional administratif) di instansi pemerintahan	Orang	1853.0
3720	Data Kinerja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	""	""	""	""
3721	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta	Poin	3325.0
3722	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta Perencanaan kebutuhan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta Perencanaan kebutuhan	Poin	40.0
3723	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta  sub Pengadaan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Indeks pengukuran sejauh mana prinsip merit (kompetensi, kualifikasi, integritas) diterapkan dalam proses pengadaan ASN / rekrutmen / seleksi di pemerintahan kota, sebagai bagian dari sistem merit.
— Sistem merit menurut PermenPAN RB No. 40 Tahun 2018: “kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi."	Poin	38.0
3724	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Pengembangan karir	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Pengembangan karir	Poin	875.0
3725	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Promosi dan mutasi	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Promosi dan mutasi	Poin	30.0
3726	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Manajemen kinerja	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Manajemen kinerja	Poin	60.0
3727	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Penggajian, penghargaan dan disiplin	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Penggajian, penghargaan dan disiplin	Poin	40.0
3728	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Perlindungan dan pelayanan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta sub Perlindungan dan pelayanan	Poin	16.0
3729	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun sub Sistem informasi	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Indeks Sistem Merit Pemerintah Kota Yogyakarta Tahun sub Sistem informasi	Poin	21.0
3730	Ketepatan Waktu Pelayanan Administrasi Kepegawaian	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase atau rasio layanan administrasi kepegawaian (mutasi, kenaikan pangkat, pensiun, cuti, dsb) yang selesai tepat waktu dibandingkan dengan total permintaan layanan	%	100,00%
3731	Persentase Kesesuaian Penempatan PNS dalam Jabatan Sesuai Kompetensi dan Kualifikasi	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase PNS yang ditempatkan pada jabatan yang sesuai dengan kompetensi (kemampuan / keahlian) dan kualifikasi pendidikan yang dimiliki	-	n/a
3732	Indeks Kualitas Sumber Daya Aparatur	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Ukuran komposit yang mencerminkan mutu atau performa aparatur (ASN) berdasarkan beberapa dimensi: kompetensi, kinerja, integritas, pendidikan, pelatihan, disiplin, dan atribut profesionalisme.
Sebagai contoh, BKN menyebut “Indeks profesionalitas ASN” sebagai ukuran kualitas ASN berbasis kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin"	-	103,57
3733	Indeks Kualitas Aparatur Sipil Negara	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	"Ukuran komposit yang mencerminkan mutu atau performa aparatur (ASN) berdasarkan beberapa dimensi: kompetensi, kinerja, integritas, pendidikan, pelatihan, disiplin, dan atribut profesionalisme.
Sebagai contoh, BKN menyebut “Indeks profesionalitas ASN” sebagai ukuran kualitas ASN berbasis kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan disiplin"	%	103,57
3734	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Skor atau nilai hasil evaluasi mandiri (self-assessment) terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dalam instansi, yang dilakukan oleh Inspektorat sebagai auditor internal.	Poin	AA
3735	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Nilai RB (Reformasi Birokrasi) yang dijadikan persentase (misalnya skor 0–100 %) sebagai indikator capaian reformasi birokrasi instansi	%	n/a
3736	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Nilai atau hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Inspektorat terhadap unit BKPSDM / OPD Kepegawaian & SDM	Nilai	A
3737	Persentase JF yang Terlayani	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	JF = Jabatan Fungsional. Persentase permohonan layanan terkait jabatan fungsional yang berhasil dilayani dibanding total permohonan layanan JF	%	100,00%
3738	Jumlah JF yang terlayani di tahun N	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah permohonan layanan jabatan fungsional yang diselesaikan (dilayani) pada tahun N	JF	1217.0
3739	Jumlah JF yang mengajukan layanan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah permohonan / aplikasi layanan jabatan fungsional yang diajukan selama tahun N	JF	1217.0
3740	Persentase Jumlah Data ASN yang Dikelola	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase data pegawai (ASN) yang berhasil dikumpulkan / dikelola dalam sistem informasi kepegawaian dibanding jumlah total pegawai yang seharusnya dikelola	%	100,00%
3741	Jumlah data yang dikelola pada tahun N	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah rekaman / entri data ASN yang aktif dikelola dalam sistem kepegawaian di tahun N	Data	5.535
3742	Jumlah data pegawai tahun N 	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah total pegawai ASN yang tercatat (harusnya dikelola) pada tahun N	Data	5.535
3743	Persentase Ketepatan Waktu Menyelesaikan Pendidikan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Persentase ASN yang mengikuti pendidikan / diklat / pelatihan dan menyelesaikannya dalam waktu yang dijadwalkan dibanding total ASN yang mengikuti pendidikan.ASN yang menyelesaikan diklat / pendidikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.	%	100,00%
3744	Jumlah ASN yang mengikuti pendidikan tepat waktu	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pegawai ASN yang menjalani pendidikan atau pelatihan pada waktu yang telah dijadwalkan / sesuai rencana pelatihan.	Orang	1.0
3745	Jumlah ASN yang mengikuti pendidikan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Total ASN yang terdaftar mengikuti pendidikan atau pelatihan dalam periode tertentu.	Orang	1.0
3746	Persentase Ketepatan Waktu Pelayanan Administrasi Kepegawaian	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Rasio antara jumlah layanan administrasi kepegawaian yang diselesaikan tepat waktu terhadap total permintaan layanan kepegawaian (dalam persentase).	%	100,00%
3747	Jumlah penyelesaian pelayanaan administrasi kepegawaian yang tepat waktu	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah layanan administrasi kepegawaian yang diselesaikan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.	Berkas	2.079
3748	Jumlah permintaan pelayanan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Total permintaan layanan administrasi kepegawaian (permohonan) yang diajukan dalam periode yang diukur.	Berkas	2.079
3749	Persentase Pelayanan Kesejahteraan Pegawai	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Rasio antara jumlah layanan kesejahteraan pegawai yang diselesaikan tepat waktu terhadap total pengajuan layanan kesejahteraan pegawai (dalam persentase).	%	100,00%
3750	Jumlah layanan kesejahteraan yang diselesaikan tepat waktu	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pengajuan layanan kesejahteraan pegawai yang diselesaikan sesuai tenggat waktu.	Layanan	6.07
3751	Jumlah pengajuan pelayanan kesejahteraan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Total permohonan layanan kesejahteraan pegawai yang diajukan dalam periode tertentu.	Layanan	6.07
3752	Persentase Pemenuhan Penataan ASN Pemerintah Kota Yogyakarta	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Kategorinisasi RB yang dilakukan oleh Biro Organisasi Setda DIY (1 = AA; 2 = A; 3 = BB; 4 = B; 5 = CC; 6 = C; 7 = D).	%	118,50%
3753	Jumlah ASN yang tertata	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah ASN yang telah mendapatkan penataan (penyesuaian jabatan, klasifikasi, rotasi, dsb) sesuai kebijakan penataan kepegawaian.	Orang	1307.0
3754	Jumlah keseluruhan kebutuhan ASN yang akan ditata	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Total jumlah ASN yang menjadi sasaran penataan dalam kebijakan penataan kepegawaian di daerah atau instansi.	Orang	1.103
3755	Persentase Penyelesaian Penilaian Kinerja Pegawai	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Rasio antara jumlah penilaian kinerja PNS/ASN yang telah selesai terhadap total PNS/ASN yang harus dinilai.	%	100,00%
3756	Jumlah penilaian PNS yang terselesaikan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah penilaian kinerja pegawai (PNS/ASN) yang sudah diselesaikan dalam periode tertentu.	Orang	4.709
3757	Jumlah total PNS	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Total pegawai negeri sipil (ASN) yang menjadi objek penilaian atau jumlah keseluruhan PNS di instansi/daerah.	Orang	4.709
3758	Persentase Kelulusan ASN yang Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Rasio antara jumlah ASN yang lulus Diklat terhadap jumlah ASN yang mengikuti diklat.	%	99,36%
3759	Jumlah ASN yang lulus Diklat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah pegawai ASN yang berhasil lulus dari program pendidikan atau pelatihan (diklat).	Orang	2.656
3760	Jumlah ASN yang mengikuti Diklat	Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia	Jumlah ASN yang menjadi peserta dalam program pendidikan atau pelatihan (diklat).	Orang	2.673
3761	INSPEKTORAT	""	""	""	""
3762	Jumlah Temuan dan Rekomendasi Hasil Pemeriksaan	""	""	""	""
3763	Temuan Hasil Pemeriksaan BPK	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan yang dihasilkan dari audit / pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan daerah atau instansi pemerintah.	Temuan	36.0
3764	Jumlah temuan yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah dari temuan BPK yang telah mendapat aksi atau tindak lanjut resmi oleh instansi terkait.	Rekomendasi	107.0
3765	Persentase Tindak Lanjut Temuan di Kota Yogyakarta	Inspektorat Daerah	Rasio antara jumlah temuan BPK yang telah ditindaklanjuti terhadap jumlah total temuan BPK di Kota Yogyakarta (dalam persentase).	%	100
3766	Jumlah Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi yang diajukan BPK dalam laporan hasil pemeriksaan kepada instansi/daerah.	Rekomendasi	96.0
3767	Tindaklanjut rekomendasi yang sudah sesuai	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi BPK yang telah ditindaklanjuti dan hasilnya sesuai dengan rekomendasi tersebut (dinyatakan tuntas).	Rekomendasi	96.0
3768	Tindaklanjut rekomendasi yang belum sesuai	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi BPK yang sudah ditindaklanjuti tetapi belum sesuai atau belum tuntas.	Rekomendasi	0.0
3769	Temuan Hasil Pemeriksaan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan audit atau pemeriksaan yang dilakukan oleh APIP internal instansi/daerah.	Temuan	64.0
3770	Jumlah Rekomendasi Hasil Pemeriksaan APIP	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi hasil pemeriksaan APIP kepada unit kerja atau instansi terkait.	Rekomendasi	107.0
3771	Temuan Hasil Pemeriksaan BPKP	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan pemeriksaan yang dilakukan oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) terhadap instansi atau proyek pemerintah.	Rekomendasi	0.0
3772	Temuan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Provinsi	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat tingkat provinsi terhadap daerah atau unit di provinsi tersebut.	Rekomendasi	0.0
3773	Temuan Hasil Pemeriksaan Inspektorat Kota	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat Kota terhadap instansi/organisasi dalam kota tersebut.	Rekomendasi	64.0
3774	Audit Operasional	Inspektorat Daerah	Pemeriksaan audit yang difokuskan pada efektivitas, efisiensi, dan ekonomis operasional suatu kegiatan atau unit kerja.	Rekomendasi	62.0
3775	Audit Dengan Tujuan Tertentu (Tematik)	Inspektorat Daerah	Audit yang diarahkan pada tema atau isu spesifik dalam instansi atau daerah (misalnya audit lingkungan, audit kinerja sektor tertentu).	Rekomendasi	25.0
3776	Audit dengan Tujuan Tertentu (Kasus)	Inspektorat Daerah	Audit yang terkait dengan kasus khusus tertentu, misalnya dugaan penyimpangan atau audit investigatif.	Rekomendasi	2.0
3777	Data Kinerja Inspektorat Daerah	""	""	""	""
3778	Jumlah SKPD dengan Kinerja Sangat Baik (BB)	Inspektorat Daerah	Jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mendapatkan penilaian “Sangat Baik (BB)” dalam evaluasi kinerja.	Unit	24.0
3779	Persentase dari Rata-Rata Hasil Ketercapaian Pelaksanaan Program Dukungan Sasaran SKPD	Inspektorat Daerah	Persentase yang dihitung dari rata-rata capaian program dukungan sasaran SKPD dibanding target, yang menunjukkan seberapa besar SKPD mendukung sasaran daerah.	%	5714
3780	Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (IKU)	Inspektorat Daerah	Nilai agregat indikator kinerja yang menunjukkan tingkat akuntabilitas kinerja pemerintah daerah atau instansi.	%	8417
3781	Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK	Inspektorat Daerah	Proses dan pelaksanaan rekomendasi dari temuan BPK untuk perbaikan sesuai rekomendasi yang diberikan.	%	96
3782	Temuan Hasil Pemeriksaan APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah)	Inspektorat Daerah	Jumlah temuan audit atau pemeriksaan yang dilakukan oleh APIP internal instansi/daerah.	%	64
3783	Nilai Kapabilitas APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah)	Inspektorat Daerah	Ukuran kualitas kemampuan dan kapabilitas APIP dalam melaksanakan pengawasan internal berdasarkan standar audit internal atau regulasi pengawasan pemerintah.	Level	A
3784	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Inspektorat Daerah	Penilaian internal reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Inspektorat terhadap organisasi terkait.	Poin	AA
3785	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Inspektorat Daerah	Persentase capaian reformasi birokrasi yang dinilai melalui RB.	%	91,384
3786	Persentase Penyelesaian Tindaklanjut Pemeriksaan Eksternal	Inspektorat Daerah	Rasio antara jumlah penyelesaian tindak lanjut atas pemeriksaan eksternal (misalnya BPK, auditor eksternal) terhadap jumlah hasil pemeriksaan eksternal (dalam persentase).	%	100,00%
3787	Jumlah Penyelesaian hasil pemeriksaan eksternal yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi/tindakan dari pemeriksaan eksternal yang telah dilaksanakan atau diselesaikan.	%	96
3788	Jumlah hasil pemeriksaan eksternal	Inspektorat Daerah	Total laporan atau temuan pemeriksaan dari auditor eksternal (BPK, BPKP) terhadap instansi atau daerah.	%	96
3789	Persentase Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Ditindaklanjuti di Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset	Inspektorat Daerah	Persentase rekomendasi pengawasan keuangan dan aset yang telah ditindaklanjuti dibanding total rekomendasi di bidang tersebut.	%	100,00%
3790	Jumlah rekomendasi hasil pengawasan bidang Pengelolaan keuangan dan aset yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi di bidang keuangan & aset yang sudah mendapat tindak lanjut.	Rekomendasi	26.0
3791	Jumlah seluruh rekomendasi hasil pengawasan di bidang Pengelolaan keuangan dan aset	Inspektorat Daerah	Total rekomendasi pengawasan yang diberikan dalam bidang keuangan & aset.	Rekomendasi	26.0
3792	Persentase Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Ditindaklanjuti di Bidang Pemerintahan Aparatur dan Investigasi	Inspektorat Daerah	Persentase rekomendasi pengawasan di bidang pemerintahan/aparatur yang sudah ditindaklanjuti dibanding total rekomendasi di bidang itu.	%	100,00%
3793	Jumlah rekomendasi hasil pengawasan bidang pemerintahan dan aparatur yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi di bidang pemerintahan/aparatur yang telah diimplementasikan.	Rekomendasi	16.0
3794	Jumlah seluruh rekomendasi hasil pengawasan bidang pemerintahan dan aparatur	Inspektorat Daerah	Total rekomendasi pengawasan dalam bidang pemerintahan/aparatur.	Rekomendasi	16.0
3795	Persentase Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Ditindaklanjuti di Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat	Inspektorat Daerah	Persentase rekomendasi di bidang ekonomi & kesejahteraan yang sudah ditindaklanjuti dibanding total rekomendasi di bidang tersebut.	%	100,00%
3796	Jumlah rekomendasi hasil pengawasan bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi bidang ekonomi/kesejahteraan yang telah dilaksanakan.	Rekomendasi	6.0
3797	Jumlah seluruh rekomendasi hasil pengawasan bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat	Inspektorat Daerah	Total rekomendasi pengawasan di bidang ekonomi & kesejahteraan.	Rekomendasi	6.0
3798	Persentase Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Ditindaklanjuti di Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana	Inspektorat Daerah	Rasio antara rekomendasi pengawasan pembangunan sarana/prasarana yang ditindaklanjuti terhadap total rekomendasi di bidang itu.	%	100,00%
3799	Jumlah rekomendasi hasil pengawasan bidang pembangunan Sarana dan Prasarana yang ditindaklanjuti	Inspektorat Daerah	Jumlah rekomendasi di bidang pembangunan sarana/prasarana yang sudah dilaksanakan.	Rekomendasi	59.0
3800	Jumlah seluruh rekomendasi hasil pengawasan Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana	Inspektorat Daerah	Total rekomendasi pengawasan dalam bidang pembangunan sarana/prasarana.	Rekomendasi	59.0
3801	Capaian nilai pengendalian intern Perangkat Daerah mitra Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana	Inspektorat Daerah	Jumlah perangkat daerah mitra bidang pembangunan sarana/prasarana yang mencapai skor minimal pengendalian intern (misalnya skor ≥ 3,00).	Nilai	45,45%
3802	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah yang menjadi mitra dalam bidang pembangunan sarana/prasarana.	OPD	5.0
3803	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah yang menjadi mitra dalam bidang pembangunan sarana/prasarana.	OPD	11.0
3804	Capaian nilai pengendalian intern Perangkat Daerah mitra Bidang Pemerintahan Aparatur dan Investigasi	Inspektorat Daerah	Jumlah perangkat daerah mitra dalam bidang pemerintahan/aparatur yang mencapai skor pengendalian intern minimal.	Nilai	63,64%
3805	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pemerintahan Aparatur yang mencapai nilai 3,00 pada pengendalian intern	Inspektorat Daerah	Jumlah perangkat daerah mitra pemerintahan/aparatur yang memperoleh skor ≥ 3,00 dalam pengendalian intern.	OPD	7.0
3806	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pemerintahan Aparatur	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah mitra di bidang pemerintahan/aparatur.	OPD	11.0
3807	Capaian nilai pengendalian intern Perangkat Daerah mitra Bidang Pengawasan Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat	Inspektorat Daerah	Jumlah perangkat daerah mitra di bidang pengawasan ekonomi/kesejahteraan yang mencapai skor pengendalian intern minimal.	%	50,00%
3808	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pengawasan Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah mitra pengawasan ekonomi/kesejahteraan.	OPD	5.0
3809	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pengawasan Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah mitra pengawasan ekonomi/kesejahteraan.	OPD	10.0
3810	Capaian nilai pengendalian intern Perangkat Daerah mitra Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset	Inspektorat Daerah	Jumlah perangkat daerah mitra di bidang pengelolaan keuangan/aset yang mencapai skor pengendalian intern minimal.	Nilai	70,00%
3811	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah mitra di bidang keuangan dan aset.	OPD	7.0
3812	Jumlah Perangkat Daerah mitra Bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset	Inspektorat Daerah	Total perangkat daerah mitra di bidang keuangan dan aset.	OPD	10.0
3813	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Inspektorat Daerah	Inspektorat Daerah	Nilai evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diberikan oleh Inspektorat kepada Inspektorat Daerah berdasarkan capaian kinerja dan akuntabilitas.	Nilai	A
3814	KESATUAN BANGSA DAN POLITIK	""	""	""	""
3815	Jumlah Kegiatan Pembinaan terhadap LSM, Ormas, dan OKP	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka pembinaan terhadap LSM, Ormas, atau OKP di DIY pada tahun berkenaan.	Kali	5.0
3816	Organisasi Kemasyarakatan	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang teregistrasi di DIY pada tahun berkenaan. LSM adalah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun kelompok orang secara suka rela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. 	Kelompok	34.0
3817	Jumlah Orkesmas Berdasarkan Agama	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah Organisasi Kemasyarakatan yang teregistrasi pada Badan Kesbangpol Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibentuk berdasarkan kesamaan agama di DIY pada tahun berkenaan.	Kelompok	31.0
3818	Jumlah Orkesmas Berdasarkan Ekonomi Sosial Budaya	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Organisasi kemasyarakatan (terdaftar di Kesbangpol) yang memiliki bidang kegiatan tertentu dibidang ekonomi, sosial, dan budaya	Kelompok	1.0
3819	Jumlah Orkesmas Berdasarkan Pendidikan	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Organisasi kemasyarakatan (terdaftar di Kesbangpol) yang memiliki bidang kegiatan tertentu dibidang pendidikan	Kelompok	1.0
3820	Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang teregistrasi di DIY pada tahun berkenaan. LSM adalah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun kelompok orang secara suka rela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. 	Unit	19.0
3821	Jumlah LSM yang Aktif	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Organisasi masyarakat yang telah terdaftar sebagai LSM/Ormas dan telah melaksanakan kegiatan nyata dalam setahun terakhir	Unit	11.0
3822	Jumlah seluruh LSM	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang teregistrasi di DIY pada tahun berkenaan. LSM adalah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun kelompok orang secara suka rela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. 	Unit	19.0
3823	Jumlah LSM Lokal Baru	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal Baru di DIY pada tahun berkenaan.	Kelompok	0.0
3824	Total Jumlah LSM Lokal	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat Lokal di DIY pada tahun berkenaan.	Kelompok	15.0
3825	Jumlah Kegiatan Pembinaan Politik Daerah	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah pelaksanaan kegiatan pembinaan politik yang dilakukan oleh Badan Kesbangpol Daerah Istimewa Yogyakarta selama satu tahun anggaran di DIY pada tahun berkenaan.	Unit/Kali	13.0
3826	Persentase penyelesaian potensi konflik sosial	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Ukuran kuantitatif yang menunjukkan proporsi potensi konflik (kejadian, aksi maupun ketegangan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik) yang terselesaikan, dibandingkan dengan total potensi konflik yang teridentifikasi dalam suatu periode waktu tertentu berdasarkan pengamatan dan pemantauan dari tim intelijen (Kominda)	%	86,60%
3827	Jumlah potensi konflik sosial yang dapat diselesaikan	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya potensi konflik sosial yang telah dilakukan upaya pencegahan atau penanganan hingga mencapai penyelesaian oleh pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait sesuai ketentuan dalam Permendagri Nomor 42 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Konflik Sosial.	Kasus	181.0
3828	jumlah potensi konflik sosial yang terjadi	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah potensi konflik yang teridentifikasi atau terjadi dalam periode satu tahun berdasarkan pengamatan dan pemantauan dari tim intelijen yang merupakan kejadian, aksi maupun ketegangan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik	Kasus	209.0
3829	Persentase pemahaman ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Tingkat individu yang meningkat pemahamannya terhadap nilai-nilai dasar Pancasila dan prinsip-prinsip wawasan kebangsaan, dibandingkan dengan jumlah individu yang mengikuti sosialisasi dan diukur melalui pre-test dan post-test	%	83,62%
3830	Jumlah peserta yang meningkat pemahamannya (akumulasi tahun 2023–2026)	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah individu yang setelah mengikuti kegiatan sosialisasi, pendidikan, atau pelatihan dinyatakan mengalami peningkatan pemahaman terhadap materi yang disampaikan, diukur melalui evaluasi kegiatan dalam periode 2023–2026.	Orang	1184.0
3831	Jumlah peserta yang disasar (akumulasi 2023–2026)	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah keseluruhan individu atau kelompok yang menjadi target kegiatan sosialisasi, pendidikan, atau pembinaan pada kurun waktu tahun 2023–2026, baik yang telah maupun belum mengikuti kegiatan.	Orang	1416.0
3832	Persentase lembaga yang mendapatkan pendidikan politik	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah yang menunjukkan proporsi lembaga (seperti sekolah, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dll.) yang telah menerima atau mengikuti kegiatan pendidikan politik, dibandingkan dengan total jumlah lembaga yang terdaftar di Kesbangpol	%	74,34%
3833	Jumlah lembaga yang disasar pendidikan politik	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya lembaga (misalnya lembaga pendidikan, ormas, komunitas, atau organisasi masyarakat) yang menjadi target program pendidikan politik sesuai dengan arah kebijakan Kesatuan Bangsa dan Politik (mengacu pada Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Politik).	Lembaga	252.0
3834	Jumlah lembaga yang terdata di Bakesbangpol Kota Yogyakarta	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya lembaga (organisasi, ormas, LSM, atau sejenisnya) yang telah terdaftar atau tercatat dalam basis data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta sebagai bagian dari pendataan kelembagaan masyarakat.	Lembaga	339.0
3835	Persentase organisasi yang terdaftar dan teregister di Kota Yogyakarta	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah yang menunjukkan proporsi ormas yang telah memenuhi persyaratan administratif dan legalitas sesuai dengan peraturan yang berlaku (SKT Kemendagri/AHU Kemenkumham/atau SKTO Kesbangpol), dibandingkan dengan total jumlah ormas yang terdata di Badan Kesbangpol	%	71,05%
3836	jumlah organisasi yang terdaftar di Kota Yogyakarta	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah organisasi kemasyarakatan, sosial, politik, atau keagamaan yang telah mendapatkan surat keterangan terdaftar (SKT) dari pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Organisasi Kemasyarakatan.	Organisasi	47.0
3837	Jumlah organisasi yang teregister dan terdaftar di Kota Yogyakarta	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya organisasi yang telah melalui proses registrasi resmi (pencatatan dan verifikasi) serta memperoleh status terdaftar di pemerintah daerah melalui Bakesbangpol Kota Yogyakarta.	Organisasi	61.0
3838	Jumlah organisasi yang terdata di Kota Yogyakarta	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Total organisasi yang telah dicatat dalam sistem atau database resmi pemerintah daerah (baik terdaftar maupun dalam proses verifikasi) di wilayah Kota Yogyakarta.	Organisasi	152.0
3839	Persentase penyelesaian potensi konflik yang terjadi di wilayah	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Ukuran kuantitatif yang menunjukkan proporsi potensi konflik (kejadian, aksi maupun ketegangan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik) yang terselesaikan, dibandingkan dengan total potensi konflik yang teridentifikasi dalam suatu periode waktu tertentu berdasarkan sistem SIDASISCAM yang dientry oleh Kemantren	%	94,17%
3840	Jumlah konflik yang terjadi di wilayah yang bisa diselesaikan	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Banyaknya kasus konflik sosial yang terjadi di wilayah Kota Yogyakarta dan telah ditangani hingga dinyatakan selesai atau tercapai kesepakatan damai, sesuai indikator kinerja bidang ketenteraman dan ketertiban umum (mengacu pada Permendagri No. 42 Tahun 2015 dan indikator BPS sektor pemerintahan).	Kasus	113.0
3841	Jumlah konflik yang terjadi (SISDA SISCAM)	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Jumlah kasus konflik sosial yang tercatat melalui Sistem Informasi Daerah (SISDA) atau Sistem Informasi Stabilitas dan Keamanan (SISCAM), baik yang sedang berlangsung maupun yang telah ditindaklanjuti.	Kasus	120.0
3842	Data Kinerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	""	""	""	""
3843	Hasil penilaian SAKIP oleh Inspektorat untuk Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	"Ukuran yang menunjukkan tingkat akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah berdasarkan evaluasi internal oleh Inspektorat, dinyatakan dalam bentuk nilai atau predikat sebagai berikut:
 90 – 100 = AA (Sangat Memuaskan)
 80 – < 90 = A (Memuaskan)
 70 – < 80= BB (Baik)
 60 – < 70 = B (Cukup Baik)
 50 – < 60 = CC (Kurang Baik)
 < 50 = D (Buruk)"	Nilai	A
3844	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	"Nilai yang mencerminkan tingkat pencapaian penerapan prinsip-prinsip reformasi birokrasi pada OPD, dengan kriteria nilai sebagai berikut:
 -AA (lebih dari 90-100);
 -A (lebih dari 80-90);
 -BB (lebih dari 70-80);
 -B (lebih dari 60-70);
 -CC (lebih dari 50-60);
 -C (lebih dari 30-50); dan
 -D (lebih dari 0-30)."	Poin	A
3845	Hasil Penilaian RB dalam bentuk persentase	Badan Kesatuan Bangsa dan Politik	"Hasil penilaian RB Bankesbangpol oleh Inspektorat dengan 8 parameter :
 1. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Bankesbangpol
 2. Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Bankesbangpol
 3. Penguatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Bankesbangpol
 4. Indeks Kepuasan Masyarakat
 5. Capaian persentase Rencana Pengadaan yang diumumkan pada SIRUP
 6. IP ASN Bankesbangpol
 7. Penilaian Pengawasan arsip internal
 8. Penilaian Indeks Pembangunan Statistik"	%	87,876%
3846	DATA VERTIKAL BPS KOTA YOGYAKARTA	""	""	""	""
3847	Penduduk	""	""	""	""
3848	Proporsi Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas yang Tamat SD kebawah	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berusia 15 tahun ke atas yang pendidikan tertingginya adalah SD atau lebih rendah, terhadap keseluruhan penduduk usia ≥ 15 tahun.	Orang	n/a
3849	Proporsi Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas yang Tamat SMP	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat terhadap total penduduk usia 15 tahun ke atas (Sumber: BPS – Susenas, indikator pendidikan).	Orang	n/a
3850	Proporsi Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas yang Tamat SMA	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat terhadap total penduduk usia 15 tahun ke atas (Sumber: BPS – Susenas).	Orang	n/a
3851	Proporsi Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas yang Tamat PT	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan perguruan tinggi (Diploma, S1, S2, atau S3) terhadap total penduduk usia 15 tahun ke atas (Sumber: BPS – Susenas).	Orang	n/a
3852	Penduduk Bekerja Menurut Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan	BPS Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk bekerja yang bidang pekerjaan utamanya berada pada kategori lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2017 (Sumber: BPS – Sakernas).	Orang	2236.0
3853	Penduduk Bekerja Menurut Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Pengadaan Listrik dan Gas, Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Konstruksi	BPS Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk bekerja yang bidang pekerjaan utamanya termasuk dalam kelompok lapangan usaha sekunder meliputi pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, energi, air bersih, pengelolaan limbah, dan konstruksi (Sumber: BPS – Sakernas, KBLI 2017).	Orang	32802.0
3854	Penduduk Bekerja Menurut Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Transportasi dan Pergudangan, Akomodasi dan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Jasa Keuangan dan Asuransi, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Wajib dan Jaminan Sosial Wajib, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, Usaha Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk bekerja yang bidang pekerjaan utamanya termasuk dalam kelompok lapangan usaha tersier (jasa) berdasarkan KBLI, yang mencakup perdagangan, transportasi, jasa keuangan, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan jasa lainnya (Sumber: BPS – Sakernas).	Orang	150711.0
3855	Laju Pertumbuhan Penduduk Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Tingkat persentase pertambahan jumlah penduduk suatu periode dibandingkan penduduk awal periode (biasanya tahunan).	%	062
3856	Rasio Beban Ketergantungan (Dependency Ratio)	BPS Kota Yogyakarta	Rasio antara jumlah penduduk yang tidak produktif (anak-anak dan lanjut usia) terhadap jumlah penduduk usia produktif dalam suatu wilayah.	%	4193
3857	Jumlah Penduduk menurut Jenis Kelamin	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berdasarkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan di suatu wilayah pada periode tertentu (Sumber: BPS – Data Kependudukan, Kemendagri).	Orang	375780.0
3858	Jumlah Penduduk Laki-Laki	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berjenis kelamin laki-laki yang berdomisili di wilayah tertentu.	Orang	182790.0
3859	Jumlah Penduduk Perempuan	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berjenis kelamin perempuan yang berdomisili di wilayah tertentu.	Orang	192990.0
3860	Jumlah Penduduk menurut Komposisi Usia	BPS Kota Yogyakarta	Distribusi jumlah penduduk menurut kelompok umur tertentu, biasanya per 5 tahun atau kelompok besar (0–14, 15–64, 65+), digunakan untuk analisis demografi (Sumber: BPS – Sensus Penduduk).	Orang	375780.0
3861	Jumlah Penduduk Usia 0–14 Tahun	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berusia 0–14 tahun di suatu wilayah pada waktu tertentu (Sumber: BPS – Sensus Penduduk / Proyeksi Penduduk).	Orang	69540.0
3862	Jumlah Penduduk Usia 15–64 Tahun	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berusia 15–64 tahun yang termasuk kelompok usia produktif (Sumber: BPS – Sensus Penduduk / Proyeksi Penduduk).	Orang	264760.0
3863	Jumlah Penduduk Usia di atas 65 Tahun	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk berusia 65 tahun ke atas (usia lanjut) di suatu wilayah (Sumber: BPS – Sensus Penduduk / Proyeksi Penduduk).	Orang	41480.0
3864	Kepadatan Penduduk menurut Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk per satuan luas wilayah (misalnya orang per km²) di Kota Yogyakarta.	Orang/Km2	1186.0
3865	40% Penduduk Berpengeluaran Terendah	BPS Kota Yogyakarta	Kelompok penduduk yang termasuk dalam kuintil 1 dan 2 (40% terbawah) berdasarkan distribusi pengeluaran per kapita, menggambarkan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (Sumber: BPS – Susenas).	-	147.0
3866	40% Penduduk Berpengeluaran Menengah	BPS Kota Yogyakarta	Kelompok penduduk yang termasuk dalam kuintil 3 dan 4 (40% menengah) berdasarkan distribusi pengeluaran per kapita (Sumber: BPS – Susenas).	-	331.0
3867	20% Penduduk Berpengeluaran Tertinggi	BPS Kota Yogyakarta	Kelompok penduduk yang termasuk kuintil 5 (20% teratas) dalam distribusi pengeluaran per kapita (Sumber: BPS – Susenas).	-	522.0
3868	Indeks Pembangunan Manusia	""	""	""	""
3869	IPM Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Indeks Pembangunan Manusia untuk Kota Yogyakarta: indikator komposit yang mengukur capaian pembangunan manusia melalui tiga dimensi dasar (umur panjang & kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak) sebagaimana diukur oleh BPS. (Badan Pusat Statistik Indonesia)	-	891.0
3870	IPM Provinsi DIY	BPS Kota Yogyakarta	IPM yang dihitung untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan metode sama seperti IPM tingkat kota/provinsi oleh BPS.	-	8162.0
3871	IPM Indonesia	BPS Kota Yogyakarta	Indeks Pembangunan Manusia nasional; komposit dari indikator umur harapan hidup, pendidikan (harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah), dan standar hidup layak (pengeluaran riil per kapita) – dihitung dan dipublikasikan oleh BPS. (Badan Pusat Statistik Kota Surabaya)	-	n/a
3872	Harapan Lama Sekolah Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Rata-rata jumlah tahun sekolah yang diharapkan akan dijalani oleh anak usia 7 tahun pada masa mendatang (Sumber: BPS – Komponen IPM).	Tahun	1766.0
3873	Angka Harapan Hidup Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Rata-rata perkiraan lama hidup seseorang sejak lahir apabila pola mortalitas yang berlaku saat ini tetap berlaku sepanjang hidupnya (Sumber: BPS – Komponen IPM).	Tahun	7573.0
3874	Rata-rata lama sekolah Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Rata-rata jumlah tahun yang telah dijalani penduduk berusia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal (Sumber: BPS – Komponen IPM).	Tahun	1212.0
3875	Total Pengeluaran Per Kapita Makanan Per Bulan	BPS Kota Yogyakarta	Rata-rata jumlah pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi makanan dalam satu bulan dibagi jumlah anggota rumah tangga (Sumber: BPS – Susenas).	Rp	601.0
3876	Total Pengeluaran Per Kapita Non Makanan Per Bulan	BPS Kota Yogyakarta	Rata-rata pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi non-makanan (perumahan, pendidikan, kesehatan, transportasi, dll.) per kapita per bulan (Sumber: BPS – Susenas).	Rp	n/a
3877	Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk perempuan usia kerja (15 tahun ke atas) yang termasuk dalam angkatan kerja (bekerja dan penganggur) terhadap total penduduk perempuan usia kerja (Sumber: BPS – Sakernas).	%	n/a
3878	Angka Melek Huruf Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin atau huruf lainnya terhadap total penduduk usia 15 tahun ke atas (Sumber: BPS – Susenas).	%	n/a
3879	Pertumbuhan Ekonomi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDRB) / produk ekonomi daerah dari satu periode ke periode berikutnya	%	159879
3880	Persentase Penduduk Miskin	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan terhadap total penduduk (Sumber: BPS – Data Kemiskinan).	%	626
3881	Kemiskinan	""	""	""	""
3882	Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) Perkotaan	BPS Kota Yogyakarta	Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan; semakin tinggi nilai P1 menunjukkan semakin dalam tingkat kemiskinan (Sumber: BPS – Kemiskinan Perkotaan).	-	76.0
3883	Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Perkotaan	BPS Kota Yogyakarta	Ukuran penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin; semakin tinggi nilai P2 menunjukkan semakin besar ketimpangan di antara penduduk miskin (Sumber: BPS – Kemiskinan Perkotaan).	-	14.0
3884	Garis Kemiskinan Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Nilai pengeluaran minimum per kapita per bulan untuk memenuhi kebutuhan makanan dan non-makanan dasar di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS – Data Garis Kemiskinan).	-	686973.0
3885	Jumlah Penduduk Miskin Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Banyaknya penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (Sumber: BPS – Kemiskinan Kota Yogyakarta).	Orang	28790.0
3886	Tingkat Kemiskinan Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase jumlah penduduk miskin terhadap total penduduk di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS – Kemiskinan Daerah).	%	626
3887	Persentase Penduduk Miskin di Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Sama dengan tingkat kemiskinan, yaitu proporsi penduduk miskin dibanding total penduduk di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS – Kemiskinan Daerah).	%	626
3888	Persentase Penduduk Di Atas Garis Kemiskinan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase penduduk dengan rata-rata pengeluaran per kapita per bulan lebih tinggi dari Garis Kemiskinan (Sumber: BPS – Susenas).	%	9374
3889	Indeks Gini	BPS Kota Yogyakarta	Koefisien yang mengukur ketimpangan distribusi pendapatan atau pengeluaran, dari 0 (merata sempurna) hingga 1 (satu orang punya semua)	%	0449
3890	Kriteria Ketimpangan	BPS Kota Yogyakarta	Klasifikasi tingkat ketimpangan berdasarkan nilai Indeks Gini: rendah (≤0,3), sedang (0,3–0,5), dan tinggi (>0,5) (Sumber: BPS – Pedoman Analisis Ketimpangan).	Moderat	Moderat
3891	PDRB	""	""	""	""
3892	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	-	4000144.0
3893	    1. Pertanian,Kehutanan,dan Perikanan	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	7178.0
3894	    2. Pertambangan dan Penggalian	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	141.0
3895	    3. Industri Pengolahan	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	593762.0
3896	    4. Pengadaan Listrik dan Gas	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	11083.0
3897	    5. Pengadaan Air,Pengelolaan Samapah,Limbah dan Daur Ulang	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	638.0
3898	    6. Konstruksi	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	299207.0
3899	    7. Perdagangan Besar dan Eceran;Reparasai Mobil dan Sepeda Motor	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	349046.0
3900	    8. Transportasi dan Pergudangan	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	234885.0
3901	    9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	663685.0
3902	   10. Informasi dan Komunikasi	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	61191.0
3903	   11. Jasa Keuangan dan Asuransi	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	355754.0
3904	   12. Real Estat	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	42486.0
3905	   13. Jasa Perusahaan	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	49787.0
3906	   14. Administrasi Pemerintahan.Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	475293.0
3907	   15. Jasa Pendidikan	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	462919.0
3908	   16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	246904.0
3909	   17. Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	146185.0
3910	   18. Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB)	BPS Kota Yogyakarta	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku 2010	Rp (Juta)	4938985.0
3911	PDRB Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2010	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	3060723.0
3912	    1. Pertanian,Kehutanan,dan Perikanan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	4208.0
3913	    2. Pertambangan dan Penggalian	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	87.0
3914	    3. Industri Pengolahan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	378411.0
3915	    4. Pengadaan Listrik dan Gas	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	8327.0
3916	    5. Pengadaan Air,Pengelolaan Samapah,Limbah dan Daur Ulang	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	4442.0
3917	    6. Konstruksi	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	201777.0
3918	    7. Perdagangan Besar dan Eceran;Reparasai Mobil dan Sepeda Motor	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	207403.0
3919	    8. Transportasi dan Pergudangan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	12733.0
3920	    9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	379476.0
3921	   10. Informasi dan Komunikasi	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	604457.0
3922	   11. Jasa Keuangan dan Asuransi	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	204971.0
3923	   12. Real Estat	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	285537.0
3924	   13. Jasa Perusahaan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	3669.0
3925	   14. Administrasi Pemerintahan.Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	268806.0
3926	   15. Jasa Pendidikan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	326752.0
3927	   16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	159879.0
3928	   17. Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	9788.0
3929	   18. Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB)	BPS Kota Yogyakarta	Nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh seluruh lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun dasar 2010, digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi riil tanpa pengaruh inflasi (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	3296435.0
3930	Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan PDRB riil (ADHK) dari tahun sebelumnya terhadap tahun berjalan di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	503
3931	Kontribusi Terhadap PDRB	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	%	4938979
3932	    1. Pertanian,Kehutanan,dan Perikanan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	7178.0
3933	    2. Pertambangan dan Penggalian	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	141.0
3934	    3. Industri Pengolahan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	593762.0
3935	    4. Pengadaan Listrik dan Gas	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	11083.0
3936	    5. Pengadaan Air,Pengelolaan Samapah,Limbah dan Daur Ulang	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	638.0
3937	    6. Konstruksi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	299207.0
3938	    7. Perdagangan Besar dan Eceran;Reparasai Mobil dan Sepeda Motor	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	349046.0
3939	    8. Transportasi dan Pergudangan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	234885.0
3940	    9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	663685.0
3941	   10. Informasi dan Komunikasi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	61191.0
3942	   11. Jasa Keuangan dan Asuransi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	355754.0
3943	   12. Real Estat	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	42486.0
3944	   13. Jasa Perusahaan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	49787.0
3945	   14. Administrasi Pemerintahan.Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	475293.0
3946	   15. Jasa Pendidikan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	462919.0
3947	   16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	246904.0
3948	   17. Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	Rp (Juta)	146185.0
3949	   18. Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB)	BPS Kota Yogyakarta	Persentase sumbangan masing-masing lapangan usaha terhadap total nilai PDRB suatu wilayah (Sumber: BPS).	%	4938985
3950	Pertumbuhan PDRB Menurut Lapangan Usaha ADHK 2010 Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	3296433
3951	    1. Pertanian,Kehutanan,dan Perikanan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	4208
3952	    2. Pertambangan dan Penggalian	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	087
3953	    3. Industri Pengolahan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	378411
3954	    4. Pengadaan Listrik dan Gas	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	8327
3955	    5. Pengadaan Air,Pengelolaan Samapah,Limbah dan Daur Ulang	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	4442
3956	    6. Konstruksi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	201777
3957	    7. Perdagangan Besar dan Eceran;Reparasai Mobil dan Sepeda Motor	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	207403
3958	    8. Transportasi dan Pergudangan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	12733
3959	    9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	379476
3960	   10. Informasi dan Komunikasi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	604457
3961	   11. Jasa Keuangan dan Asuransi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	204971
3962	   12. Real Estat	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	285537
3963	   13. Jasa Perusahaan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	3669
3964	   14. Administrasi Pemerintahan.Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	268806
3965	   15. Jasa Pendidikan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	326752
3966	   16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	159879
3967	   17. Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	9788
3968	   18. Produk Domestik  Regional Bruto (PDRB)	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan nilai tambah bruto setiap lapangan usaha atas dasar harga konstan tahun 2010 dibandingkan tahun sebelumnya di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	3296435
3969	PDRB Per Kapita	BPS Kota Yogyakarta	Nilai PDRB atas dasar harga berlaku dibagi jumlah penduduk pertengahan tahun, menggambarkan rata-rata output per penduduk (Sumber: BPS).	Rp	13143333.0
3970	Indeks Harga Konsumen (2007=100)	BPS Kota Yogyakarta	Indeks yang mengukur perubahan harga rata-rata dari paket barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga dengan tahun dasar 2007=100 (Sumber: BPS – IHK).	Poin	10688.0
3971	Inflasi	""	""	""	""
3972	Laju Inflasi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan Indeks Harga Konsumen dari periode sebelumnya, mencerminkan kenaikan harga umum barang dan jasa (Sumber: BPS – Inflasi).	%	186
3973	Inflasi Kota Yogyakarta Menurut Kelompok Pengeluaran (YoY)	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	173
3974	    1. Bahan Makanan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3975	    2. Makanan Jadi, Minuman dan Rokok	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	196
3976	    3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	142
3977	    4. Sandang	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3978	    5. Kesehatan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	162
3979	    6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	127
3980	    7. Transport, Komunikasi dan Jasa Keuangan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	041
3981	    8. Inflasi Kota Yogyakarta	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	173
3982	    9. Inflasi Nasional	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	157
3983	    10. Makanan, Minuman, dan Tembakau	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3984	    11. Pakaian dan Alas Kaki	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3985	    12. Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3986	    13. Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3987	    14. Kesehatan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3988	    15. Transportasi	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3989	    16. Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3990	    17. Rekreasi, Olahraga, dan Budaya	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3991	    18. Pendidikan	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3992	    19. Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	n/a
3993	    20. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya	BPS Kota Yogyakarta	Persentase perubahan IHK tahun ke tahun untuk masing-masing kelompok pengeluaran rumah tangga di Kota Yogyakarta (Sumber: BPS).	%	157
3994	Gender	""	""	""	""
3995	Indeks Pembangunan Gender (IPG)	BPS Kota Yogyakarta	Rasio antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) perempuan dan laki-laki dikalikan 100, menunjukkan kesetaraan capaian pembangunan manusia menurut gender (Sumber: BPS).	Poin	n/a
3996	IPM Perempuan	BPS Kota Yogyakarta	Nilai Indeks Pembangunan Manusia yang dihitung khusus untuk penduduk perempuan berdasarkan tiga dimensi IPM: kesehatan, pendidikan, dan ekonomi (Sumber: BPS).	Poin	n/a
3997	IPM Laki-Laki	BPS Kota Yogyakarta	Nilai Indeks Pembangunan Manusia yang dihitung khusus untuk penduduk laki-laki (Sumber: BPS).	Poin	n/a
3998	Indeks Pemberdayaan Gender (IDG)	BPS Kota Yogyakarta	Indeks yang mengukur partisipasi aktif perempuan dalam bidang politik, ekonomi, dan pengambilan keputusan dibanding laki-laki (Sumber: BPS – Indeks Pemberdayaan Gender).	-	n/a
3999	DATA VERTIKAL BPN KOTA YOGYAKARTA	""	""	""	""
4000	Penggunaan Lahan	""	""	""	""
4001	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Perumahan	ATR/BPN	luas lahan di kemantren yang digunakan / diperuntukkan untuk permukiman / tempat tinggal (hunian)	Ha	n/a
4002	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Jasa	ATR/BPN	luas lahan yang digunakan untuk kegiatan jasa (toko, kantor, layanan publik, perdagangan, perbankan, dsb)	Ha	n/a
4003	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Perusahaan	ATR/BPN	lahan yang digunakan oleh perusahaan (kantor pusat, fasilitas pendukung perusahaan, kantor operasional perusahaan)	Ha	n/a
4004	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Industri	ATR/BPN	lahan yang digunakan untuk aktivitas industri / pabrik / manufaktur	Ha	n/a
4005	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Pertanian	ATR/BPN	lahan yang digunakan untuk kegiatan pertanian (pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, dsb)	Ha	n/a
4006	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Non Produktif	ATR/BPN	lahan yang tidak digunakan secara produktif (misalnya lahan kosong, lahan terbengkalai)	Ha	n/a
4007	Penggunaan Lahan menurut Kemantren sebagai Lain-lain	ATR/BPN	lahan dengan penggunaan yang tidak termasuk kategori di atas (misalnya ruang terbuka umum, fasilitas sosial, infrastruktur, jalan, fasilitas umum, lahan konservasi, dsb)	Ha	n/a
4008	Jumlah Permohonan dan Penyelesaian	""	""	""	""
4009	Jumlah Pemohon Sertifikat	ATR/BPN	Jumlah individu / entitas yang mengajukan permohonan sertifikat atas tanah dalam periode tertentu	Sertifikat	1090.0
4010	Jumlah Sertifikat Yang Telah Diselesaikan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat tanah (hak atas tanah) yang telah diterbitkan / diselesaikan dalam periode tertentu oleh instansi pertanahan	Sertifikat	1090.0
4011	Jumlah Penyelesaian Sisa Permohonan Tahun Sebelumnya	ATR/BPN	Jumlah permohonan sertifikat yang belum selesai dari tahun sebelumnya dan diselesaikan pada tahun berjalan	Sertifikat	0.0
4012	Jumlah Permohonan	ATR/BPN	Jumlah seluruh permohonan layanan pertanahan yang diajukan kepada instansi pertanahan dalam periode tertentu.	Sertifikat	1090.0
4013	Jumlah SK Pemberian Hak Milik	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	871.0
4014	Jumlah SK Pemberian HGB	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	96.0
4015	Jumlah SK Pemberian Hak Pakai	ATR/BPN	SK = Surat Keputusan yang mengesahkan pemberian hak atas tanah (misalnya SK pelepasan hak milik, SK pemberian HGB, SK pemberian hak pakai)	Sertifikat	114.0
4016	Jumlah Permohonan Pendaftaran Pencatatan Alih Hak	ATR/BPN	Permohonan untuk mencatat perubahan kepemilikan / alih hak (jual, hibah, waris, tukar menukar)	Sertifikat	1730.0
4017	Jumlah Penyelesaian Pendaftaran Pencatatan Alih Hak	ATR/BPN	Banyaknya permohonan alih hak yang selesai diproses (dicatat) dalam periode	Sertifikat	1730.0
4018	Jumlah Permohonan Pengukuran	ATR/BPN	Permohonan pemetaan / ukur ulang bumi / bidang tanah kepada instansi pertanahan	Sertifikat	1322.0
4019	Jumlah Penyelesaian Pengukuran	ATR/BPN	Permohonan pengukuran yang telah selesai dilakukan	Sertifikat	1333.0
4020	Jumlah Permohonan SKPT	ATR/BPN	SKPT = Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (?) — permohonan untuk SKPT. (Catatan: istilah “SKPT” harus dicek konteks pertanahan lokal.)	Sertifikat	618.0
4021	Jumlah Penyelesaian SKPT	ATR/BPN	Permohonan SKPT yang telah diselesaikan	Sertifikat	617.0
4022	Sertifikat	""	""	""	""
4023	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Milik	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	871.0
4024	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Guna Bangunan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	96.0
4025	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Guna Usaha	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	n/a
4026	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Pakai	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	114.0
4027	Luas lahan bersertifikat	ATR/BPN	Jumlah luas lahan yang sudah mendapatkan sertifikat hak atas tanah (semua jenis hak: milik, HGB, hak pakai, hak pengelolaan, wakaf, dsb) dalam wilayah administratif tersebut.	Ha	276982.0
4028	Persentase Luas Lahan Bersertifikat Terhadap Luas Wilayah	ATR/BPN	proporsi area lahan di suatu wilayah (misalnya kemantren, kecamatan, kota) yang sudah memiliki sertifikat hak atas tanah, dibandingkan dengan total luas wilayah tersebut.	%	8445%
4029	PKKPR untuk Kegiatan Berusaha	ATR/BPN	regulasi / kebijakan / penggunaan lahan untuk kegiatan usaha / komersial / bisnis dalam kerangka PKKPR	Permohonan	0.0
4030	PKKPR untuk Kegiatan Non Berusaha	ATR/BPN	regulasi / penggunaan lahan untuk kegiatan non-komersial (sosial, publik, fasilitas umum) dalam kerangka PKKPR	Permohonan	3.0
4031	Penyelenggaraan Kebijakan Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah	ATR/BPN	Kegiatan pemerintah daerah / instansi pertanahan / tata ruang dalam merancang, menetapkan, melaksanakan, dan mengawasi kebijakan penggunaan lahan dan pemanfaatannya (zoning, alih fungsi, regulasi tata ruang, perizinan penggunaan lahan).	Permohonan	60.0
4032	Jumlah Pertimbangan Teknis Pertanahan	ATR/BPN	Jumlah dokumen / keputusan / rekomendasi teknis yang diterbitkan sebagai pertimbangan teknis dalam penggunaan / pemanfaatan tanah / persetujuan kesesuaian kegiatan ruang	Permohonan	n/a
4033	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Milik	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	174282.0
4034	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Guna Bangunan	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	61601.0
4035	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Pakai	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	362820.0
4036	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Pengelolaan	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	0.0
4037	Luas Tanah yang Bersertifikat Hak Wakaf	ATR/BPN	Luas area tanah yang telah bersertifikat menurut jenis haknya	m2	3081.0
4038	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Pengelolaan	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	0.0
4039	Jumlah Sertifikat Tanah Hak Wakaf	ATR/BPN	Jumlah sertifikat masing-masing jenis hak tanah	Sertifikat	9.0
4040	Jumlah Kasus Tanah yang Diselesaikan	ATR/BPN	Jumlah perkara / konflik / sengketa pertanahan / penggunaan lahan yang ditangani dan dapat diselesaikan (putusan, mediasi, pembatalan, penetapan, administratif) dalam periode tertentu	Kasus	7.0
4041	Jumlah Sumber Daya Manusia BPN Kota Yogyakarta	ATR/BPN	Jumlah pegawai / staf / tenaga kerja yang bekerja di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) di wilayah Kota Yogyakarta	Orang	84.0
4042	Realisasi Program PTSL Kota Yogyakarta	ATR/BPN	"Jumlah bidang tanah yang berhasil disertifikasi melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kota Yogyakarta dalam suatu periode.
PTSL adalah program nasional pendaftaran tanah secara serentak bagi bidang tanah yang belum terdaftar"	Bidang	0.0
4043	Kontribusi Dari PNBP se D.I. Yogyakarta	ATR/BPN	Kontribusi PNBP dari institusi pertanahan / layanan terkait di wilayah DI Yogyakarta adalah pendapatan nonpajak yang diperoleh dari layanan pertanahan (biaya sertifikat, biaya administrasi, penerbitan dokumen pertanahan)	Rp	7870737485.0
4044	Kontribusi Penerimaan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan	ATR/BPN	Jumlah penerimaan (pendapatan) daerah dari BPHTB yang berasal dari transaksi perolehan hak atas tanah dan / atau bangunan dalam wilayah tertentu	Rp	49686385960.0
4045	Nilai Hak Tanggungan atas Tanah	ATR/BPN	Nilai total (moneter) dari hak tanggungan yang dibebankan pada tanah (sebagai jaminan utang) yang tercatat / diakui dalam sistem pertanahan / lembaga keuangan	Rp	4859881756967.0
4046	Jumlah PPAT	ATR/BPN	Jumlah pejabat yang memiliki kewenangan resmi untuk membuat akta‐akta autentik mengenai perbuatan hukum yang berkaitan dengan hak atas tanah (alih hak, pembebanan, pemisahan bidang, waris, hibah, tukar menukar, dll)	Orang	68.0
4047	Jumlah PPAT Sementara	ATR/BPN	PPAT = Pejabat Pembuat Akta Tanah. “PPAT Sementara” adalah pejabat PPAT sementara dalam periode tertentu yang diberi kewenangan sementara untuk membuat akta pertanahan	Orang	1.0
4048	Jumlah Bidang Tanah Terdaftar	ATR/BPN	Jumlah unit / bidang tanah yang sudah terdaftar dalam sistem pertanahan / catatan resmi, baik yang sudah memiliki sertifikat maupun yang masih dalam proses, di suatu wilayah administratif dalam periode tertentu.	Bidang	1018.0
4049	DATA VERTIKAL DINDIKPORA DIY	""	""	""	""
4050	Rasio dan Angka	""	""	""	""
4051	Rasio Ketersediaan Sekolah/Penduduk Usia Sekolah Pendidikan Menengah	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Perbandingan jumlah sekolah menengah (SMA/SMK/MA) dengan jumlah penduduk usia 15–18 tahun (usia sekolah menengah) di wilayah tertentu (Sumber: BPS – Statistik Pendidikan).	-	3908.0
4052	Rasio guru per murid pendidikan menengah per kelas rata-rata (SMA)	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru yang tersedia dibagi rata-rata jumlah murid per kelas di tingkat SMA, mencerminkan ketersediaan guru per siswa per kelas (Sumber: BPS).	-	72758.0
4053	Rasio Jumlah Murid per Guru Jenjang SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik di jenjang SMA/SMK dibagi jumlah guru yang mengajar pada jenjang tersebut, menggambarkan rasio murid per guru (Sumber: BPS).	-	n/a
4054	Angka Partisipasi Sekolah (APS) SMA/SMK/MA	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase jumlah murid usia sekolah yang benar-benar mengikuti pendidikan menengah dibandingkan total penduduk usia sekolah menengah (Sumber: BPS – APS).	%	13381
4055	Angka Partisipasi Kasar (APK) Jenjang SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase jumlah peserta didik pada jenjang SMA/SMK terhadap seluruh penduduk usia sekolah menengah, tanpa memperhatikan ketidaksesuaian usia (Sumber: BPS).	%	1956
4056	Angka Partisipasi Murni (APM) Jenjang SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase jumlah peserta didik jenjang SMA/SMK sesuai usia standar sekolah menengah (15–18 tahun) terhadap total penduduk usia yang sama (Sumber: BPS).	%	1674
4057	Angka Putus Sekolah Jenjang SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase anak usia sekolah menengah yang berhenti sekolah sebelum menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (Sumber: BPS).	Orang	21.0
4058	Angka Kelulusan SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase peserta didik jenjang SMA/SMK yang lulus pada tahun ajaran tertentu dibandingkan jumlah peserta didik kelas terakhir (Sumber: BPS).	%	100
4059	Sekolah	""	""	""	""
4060	Jumlah Sekolah	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total seluruh sekolah menengah (SMA, SMK, MA, dan SLB) di suatu wilayah pada periode tertentu (Sumber: BPS – Statistik Pendidikan).	Unit	77.0
4061	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Banyaknya sekolah menengah negeri (SMA/SMK) yang dikelola pemerintah (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4062	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Negeri Layak	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SMA/SMK negeri yang memenuhi standar kelayakan fisik, sarana, dan prasarana pendidikan (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4063	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Negeri Tidak Layak	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SMA/SMK negeri yang tidak memenuhi standar kelayakan (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4064	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Banyaknya sekolah menengah swasta (SMA/SMK) di wilayah tertentu (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4065	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Swasta Layak	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SMA/SMK swasta yang memenuhi standar kelayakan fisik dan sarana-prasarana (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4066	Jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMA/SMK) Swasta Tidak Layak	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SMA/SMK swasta yang tidak memenuhi standar kelayakan (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4067	Jumlah Sekolah SLB	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total sekolah luar biasa (SLB) baik negeri maupun swasta di suatu wilayah (Sumber: BPS).	Unit	9.0
4068	Jumlah Sekolah SLB Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SLB yang dikelola pemerintah (Sumber: BPS).	Unit	3.0
4069	Jumlah Sekolah SLB Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah SLB yang dikelola swasta (Sumber: BPS).	Unit	6.0
4070	Jumlah Fasilitas Sekolah	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total fasilitas pendidikan (ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan sarana lainnya) yang tersedia di sekolah menengah (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4071	Jumlah Fasilitas SMA Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah fasilitas pendidikan di SMA negeri (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4072	Jumlah Fasilitas SMA Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah fasilitas pendidikan di SMA swasta (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4073	Jumlah Fasilitas SMK Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah fasilitas pendidikan di SMK negeri (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4074	Jumlah Fasilitas SMK Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah fasilitas pendidikan di SMK swasta (Sumber: BPS).	Unit	n/a
4075	Persentase Ruang Kelas SMA/MA kondisi baik	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase ruang kelas SMA/MA yang memenuhi standar kelayakan fisik dan sarana (Sumber: BPS).	%	9705
4076	Jumlah Kelas SMA/MA	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total kelas yang tersedia di jenjang SMA/MA (Sumber: BPS).	Unit	1315.0
4077	Jumlah Seluruh Kelas SMA/MA	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Sama dengan jumlah kelas SMA/MA, termasuk negeri dan swasta (Sumber: BPS).	Unit	1355.0
4078	Guru	""	""	""	""
4079	Jumlah Guru SLB	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total guru yang mengajar di SLB, baik negeri maupun swasta (Sumber: BPS).	Orang	170.0
4080	Jumlah Guru SLB Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SLB yang bekerja di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	113.0
4081	Jumlah Guru SLB Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SLB yang bekerja di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	57.0
4082	Jumlah Guru SMA	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total guru yang mengajar di SMA (Sumber: BPS).	Orang	2710.0
4083	Jumlah Guru SMA Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SMA yang mengajar di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4084	Jumlah Guru SMA Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SMA yang mengajar di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4085	Jumlah Guru SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total guru yang mengajar di SMK (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4086	Jumlah Guru SMK Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SMK yang mengajar di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4087	Jumlah Guru SMK Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SMK yang mengajar di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4088	Kualifikasi Guru SMA Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah guru SMA yang memiliki kualifikasi pendidikan minimal Sarjana Strata 1 (S1) (Sumber: BPS – Statistik Guru).	Orang	2639.0
4089	Presentase Guru SMA memenuhi Kualifikasi Pendidikan Minimal S1	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase guru SMA yang memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 dibanding total guru SMA (Sumber: BPS).	Orang	9738.0
4090	Murid	""	""	""	""
4091	Jumlah Murid SLB	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total peserta didik yang belajar di SLB (Sumber: BPS).	Orang	618.0
4092	Jumlah Murid SLB Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SLB di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	442.0
4093	Jumlah Murid SLB Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SLB di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	176.0
4094	Jumlah Lulusan	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total lulusan jenjang pendidikan menengah dalam satu tahun ajaran (Sumber: BPS).	Orang	10102.0
4095	Jumlah Lulusan SMA Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah lulusan SMA negeri dalam satu tahun ajaran (Sumber: BPS).	Orang	2803.0
4096	Jumlah Lulusan SMA Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah lulusan SMA swasta dalam satu tahun ajaran (Sumber: BPS).	Orang	2318.0
4097	Jumlah Lulusan SMK Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah lulusan SMK negeri dalam satu tahun ajaran (Sumber: BPS).	Orang	3722.0
4098	Jumlah Lulusan SMK Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah lulusan SMK swasta dalam satu tahun ajaran (Sumber: BPS).	Orang	1259.0
4099	Jumlah Peserta Didik	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total peserta didik di semua sekolah menengah (SMA/SMK/MA), negeri maupun swasta (Sumber: BPS).	Orang	37247.0
4100	Jumlah Peserta Didik SMA Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SMA di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4101	Jumlah Peserta Didik SMA Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SMA di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4102	Jumlah Peserta Didik SMK Negeri	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SMK di sekolah negeri (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4103	Jumlah Peserta Didik SMK Swasta	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik SMK di sekolah swasta (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4104	Persentase kelulusan ujian nasional SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Persentase peserta didik SMA/SMK yang lulus ujian nasional dibanding total peserta didik yang mengikuti ujian (Sumber: BPS/Kemendikbud).	%	n/a
4105	Jumlah peserta didik kelas terakhir SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik yang menempuh kelas akhir pada jenjang SMA/SMK (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4106	Jumlah lulusan pada jenjang SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Total lulusan kelas terakhir SMA/SMK pada tahun ajaran tertentu (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4107	Jumlah siswa baru tingkat I pada jenjang SMA/SMK/MA	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik baru yang masuk kelas pertama (tingkat I) di jenjang SMA/SMK/MA (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4108	Jumlah anak putus sekolah SMA/SMK	Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY	Jumlah peserta didik usia sekolah menengah yang berhenti sekolah sebelum menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (Sumber: BPS).	Orang	n/a
4109	DATA VERTIKAL KEJAKSAAN NEGERI	""	""	""	""
4110	Jumlah Perkara Biasa	Kejaksaan Negeri	Total jumlah perkara perdata dan pidana biasa yang diterima pengadilan dalam periode tertentu.	Perkara	188.0
4111	Jumlah Perkara Ekonomi	Kejaksaan Negeri	Total jumlah perkara yang terkait kegiatan ekonomi, perdagangan, dan bisnis yang diterima pengadilan.	Perkara	0.0
4112	Jumlah Perkara Korupsi	Kejaksaan Negeri	Total jumlah perkara tindak pidana korupsi yang diterima pengadilan.	Perkara	6.0
4113	Jumlah Perkara Subversi	Kejaksaan Negeri	Total perkara yang terkait kegiatan subversi, ancaman keamanan negara, atau pelanggaran hukum keamanan nasional.	Perkara	0.0
4114	Jumlah Perkara Psikotropika	Kejaksaan Negeri	Total perkara yang terkait penyalahgunaan psikotropika yang ditangani aparat hukum.	Perkara	19.0
4115	Jumlah Perkara Narkotika	Kejaksaan Negeri	Total perkara yang terkait penyalahgunaan narkotika yang ditangani pengadilan.	Perkara	158.0
4116	Jumlah Perkara Imigrasi	Kejaksaan Negeri	Total perkara yang terkait pelanggaran hukum imigrasi, termasuk izin tinggal dan deportasi.	Perkara	0.0
4117	Jumlah Perkara Kesehatan	Kejaksaan Negeri	Total perkara yang terkait pelanggaran hukum di bidang kesehatan, seperti medis dan farmasi.	Perkara	0.0
4118	DATA VERTIKAL KEMENTERIAN AGAMA	""	""	""	""
4119	Jumlah Sekolah/Perguruan Agama	""	""	""	""
4120	Jumlah Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal (RA/BA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah lembaga pendidikan anak usia dini berbasis agama Islam di wilayah tertentu.	Unit	12.0
4121	Jumlah Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Negeri Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah RA/BA negeri yang memenuhi standar kelayakan fisik, sarana, dan prasarana pendidikan.	Unit	0.0
4122	Jumlah Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Negeri Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah RA/BA negeri yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4123	Jumlah Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Swasta Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah RA/BA swasta yang memenuhi standar kelayakan fisik dan sarana.	Unit	12.0
4124	Jumlah Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Swasta Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah RA/BA swasta yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4125	Jumlah Madrasah Ibtidayah (MI)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah dasar berbasis agama Islam (MI) di wilayah tertentu.	Unit	4.0
4126	Jumlah Madrasah Ibtidayah Negeri Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MI negeri yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	1.0
4127	Jumlah Madrasah Ibtidayah Negeri Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MI negeri yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4128	Jumlah Madrasah Ibtidayah Swasta Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MI swasta yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	3.0
4129	Jumlah Madrasah Ibtidayah Swasta Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MI swasta yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4130	Jumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah menengah pertama berbasis agama Islam (MTs).	Unit	7.0
4131	Jumlah Madrasah Tsanawiyah Negeri Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MTs negeri yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	1.0
4132	Jumlah Madrasah Tsanawiyah Negeri Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MTs negeri yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4133	Jumlah Madrasah Tsanawiyah Swasta Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MTs swasta yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	6.0
4134	Jumlah Madrasah Tsanawiyah Swasta Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MTs swasta yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4135	Jumlah Madrasah Aliyah (MA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah sekolah menengah atas berbasis agama Islam (MA).	Unit	7.0
4136	Madrasah Aliyah Negeri Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MA negeri yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	2.0
4137	Madrasah Aliyah Negeri Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MA negeri yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4138	Madrasah Aliyah Swasta Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MA swasta yang memenuhi standar kelayakan.	Unit	5.0
4139	Madrasah Aliyah Swasta Tidak Layak	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah MA swasta yang tidak memenuhi standar kelayakan.	Unit	0.0
4140	Jumlah Siswa/Mahasiswa Perguruan Agama	""	""	""	""
4141	Jumlah Siswa Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal (RA/BA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total peserta didik di RA/BA.	Orang	505.0
4142	Jumlah Siswa Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik RA/BA negeri.	Orang	0.0
4143	Jumlah Siswa Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik RA/BA swasta.	Orang	505.0
4144	Jumlah Siswa Madrasah Ibtidayah (MI)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MI.	Orang	968.0
4145	Jumlah Siswa Madrasah Ibtidayah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MI negeri.	Orang	504.0
4146	Jumlah Siswa Madrasah Ibtidyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MI swasta.	Orang	464.0
4147	Jumlah Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MTs.	Orang	3143.0
4148	Jumlah Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MTs negeri.	Orang	2369.0
4149	Jumlah Siswa Madrasah Tsanawiyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MTs swasta.	Orang	774.0
4150	Jumlah Siswa Madrasah Aliyah (MA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MA.	Orang	3160.0
4151	Jumlah Siswa Madrasah Aliyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MA negeri.	Orang	1541.0
4152	Jumlah Siswa Madrasah Aliyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah peserta didik MA swasta.	Orang	1619.0
4153	Jumlah Lulusan Madrasah	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan semua jenjang madrasah.	Orang	2119.0
4154	Jumlah Lulusan Madrasah Ibtidaiyah	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MI.	Orang	178.0
4155	Jumlah Lulusan Madrasah Ibtidaiyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MI negeri.	Orang	89.0
4156	Jumlah Lulusan Madrasah Ibtidaiyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MI swasta.	Orang	89.0
4157	Jumlah Lulusan Madrasah Tsanawiyah	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MTs.	Orang	958.0
4158	Jumlah Lulusan Madrasah Tsanawiyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MTs negeri.	Orang	218.0
4159	Jumlah Lulusan Madrasah Tsanawiyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MTs swasta.	Orang	740.0
4160	Jumlah Lulusan Madrasah Aliyah	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MA.	Orang	983.0
4161	Jumlah Lulusan Madrasah Aliyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MA negeri.	Orang	462.0
4162	Jumlah Lulusan Madrasah Aliyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total lulusan MA swasta.	Orang	521.0
4163	Jumlah Guru/Dosen Perguruan Agama	""	""	""	""
4164	Jumlah Guru/Dosen Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal (RA/BA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total tenaga pengajar RA/BA.	Orang	64.0
4165	Jumlah Guru/Dosen Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Tenaga pengajar RA/BA negeri.	Orang	0.0
4166	Jumlah Guru/Dosen Raudhatul Athfal/Bustanul Athfal Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Tenaga pengajar RA/BA swasta.	Orang	64.0
4167	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Ibtidayah (MI)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total guru MI.	Orang	77.0
4168	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Ibtidayah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MI negeri.	Orang	39.0
4169	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Ibtidyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MI swasta.	Orang	38.0
4170	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Tsanawiyah (MTs)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total guru MTs.	Orang	241.0
4171	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Tsanawiyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MTs negeri.	Orang	51.0
4172	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Tsanawiyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MTs swasta.	Orang	190.0
4173	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Aliyah (MA)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total guru MA.	Orang	272.0
4174	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Aliyah Negeri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MA negeri.	Orang	125.0
4175	Jumlah Guru/Dosen Madrasah Aliyah Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Guru MA swasta.	Orang	147.0
4176	Jumlah Pemeluk Agama	""	""	""	""
4177	Jumlah Pemeluk Agama Islam	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Islam.	Orang	348102.0
4178	Jumlah Pemeluk Agama Kristen	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Kristen Protestan.	Orang	25807.0
4179	Jumlah Pemeluk Agama Katolik	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Katolik.	Orang	40085.0
4180	Jumlah Pemeluk Agama Hindu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Hindu.	Orang	481.0
4181	Jumlah Pemeluk Agama Budha	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Buddha.	Orang	1076.0
4182	Jumlah Pemeluk Agama Konghucu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama Konghucu.	Orang	25.0
4183	Jumlah Pemeluk Agama Lainnya	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memeluk agama lain di luar enam agama resmi.	Orang	29.0
4184	Sarana Ibadah	""	""	""	""
4185	Jumlah Masjid (Islam)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total masjid yang ada di wilayah tertentu.	Unit	544.0
4186	Jumlah Langgar/Mushola (Islam)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total mushola/langgar di wilayah tertentu.	Unit	488.0
4187	Jumlah Gereja (Kristen)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total gereja Protestan.	Unit	52.0
4188	Jumlah Rumah Kebaktian (Kristen)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total rumah ibadah Kristen selain gereja resmi.	Unit	9.0
4189	Jumlah Kapel (katolik)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total kapel Katolik.	Unit	0.0
4190	Jumlah Paroki (Katolik)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total paroki Katolik.	Unit	7.0
4191	Jumlah Stasi (Katolik)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total stasi Katolik.	Unit	1.0
4192	Jumlah Pura (Hindu)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total pura di wilayah tertentu.	Unit	1.0
4193	Jumlah Sanggar (Hindu)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total sanggar Hindu.	Unit	0.0
4194	Jumlah Vihara (Buddha)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total vihara di wilayah tertentu.	Unit	5.0
4195	Jumlah Cetiya (Buddha)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total cetiya di wilayah tertentu.	Unit	1.0
4196	Jumlah Klentheng (Buddha)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total klenteng yang digunakan umat Buddha.	Unit	1.0
4197	Jumlah Pusdiklat (Buddha)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total pusat pendidikan dan latihan umat Buddha.	Unit	0.0
4198	Jumlah Klentheng (Konghucu)	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total klenteng Konghucu.	Unit	1.0
4199	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Masjid	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu masjid.	Unit/1.000 jiwa	145.0
4200	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Mushola	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu mushola.	Unit/1.000 jiwa	13.0
4201	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Gereja Kristen	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu gereja Kristen.	Unit/1.000 jiwa	16.0
4202	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Gereja Katolik	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu gereja Katolik.	Unit/1.000 jiwa	2.0
4203	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Pura	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu pura.	Unit/1.000 jiwa	0.0
4204	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Vihara	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu vihara.	Unit/1.000 jiwa	1.0
4205	Rasio Tempat Ibadah per Satuan Penduduk Klenteng	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Rasio jumlah penduduk per satu klenteng.	Unit/1.000 jiwa	1.0
4206	Penyuluh Agama	""	""	""	""
4207	Jumlah Penyuluh Agama PNS	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total penyuluh agama yang berstatus Pegawai Negeri Sipil.	Orang	42.0
4208	Jumlah Penyuluh Agama (PNS) Islam	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Islam PNS.	Orang	36.0
4209	Jumlah Penyuluh Agama PNS Katolik	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Katolik PNS.	Orang	2.0
4210	Jumlah Penyuluh Agama PNS Kristen	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Kristen PNS.	Orang	2.0
4211	Jumlah Penyuluh Agama PNS Hindu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Hindu PNS.	Orang	1.0
4212	Jumlah Penyuluh Agama PNS Buddha	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Buddha PNS.	Orang	1.0
4213	Jumlah Penyuluh Agama PNS Konghucu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Konghucu PNS.	Orang	0.0
4214	Jumlah Penyuluh Agama non PNS	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total penyuluh agama non PNS.	Orang	149.0
4215	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Islam	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Islam non PNS.	Orang	117.0
4216	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Katolik	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Katolik non PNS.	Orang	12.0
4217	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Kristen	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Kristen non PNS.	Orang	12.0
4218	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Hindu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Hindu non PNS.	Orang	2.0
4219	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Buddha	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Buddha non PNS.	Orang	6.0
4220	Jumlah Penyuluh Agama (non PNS) Konghucu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Penyuluh agama Konghucu non PNS.	Orang	0.0
4221	Jumlah Lembaga Pendidikan Keagamaan	""	""	""	""
4222	Jumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Kota Yogyakarta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total TPA di wilayah Kota Yogyakarta.	Unit	417.0
4223	Jumlah Sekolah Minggu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total sekolah minggu untuk anak-anak di agama tertentu.	Unit	65.0
4224	Jumlah Sekolah Minggu Kristen	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Sekolah minggu Kristen.	Unit	55.0
4225	Jumlah Sekolah Minggu Katholik	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Sekolah minggu Katolik.	Unit	7.0
4226	Jumlah Sekolah Minggu Hindu	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Sekolah minggu Hindu.	Unit	1.0
4227	Jumlah Sekolah Minggu Buddha	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Sekolah minggu Buddha.	Unit	2.0
4228	Jumlah Pondok Pesantren	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total pondok pesantren di wilayah tertentu.	Unit	36.0
4229	Jumlah Pondok Pesantren dengan Kapasitas Kurang dari 100 Santri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah pondok pesantren dengan kapasitas <100 santri.	Buah	20.0
4230	Jumlah Pondok Pesantren dengan Kapasitas Antara 100-500 Santri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah pondok pesantren dengan kapasitas 100–500 santri.	Buah	13.0
4231	Jumlah Pondok Pesantren dengan Kapasitas Lebih dari 500 Santri	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah pondok pesantren dengan kapasitas >500 santri.	Buah	3.0
4232	Jumlah Santri Pesantren Kota Yogyakarta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total santri di seluruh pondok pesantren di Kota Yogyakarta.	Orang	7638.0
4233	Jumlah Pemberangkatan Jemaah Haji	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total jumlah jemaah haji yang diberangkatkan setiap tahun.	Orang	397.0
4234	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Distribusi jemaah haji menurut kecamatan dan kelompok umur.	Orang	397.0
4235	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur < 20	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia <20 tahun menurut kecamatan.	Orang	2.0
4236	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur 21-30	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia 21–30 tahun menurut kecamatan.	Orang	6.0
4237	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur 31-40	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia 31–40 tahun menurut kecamatan.	Orang	23.0
4238	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur 41-50	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia 41–50 tahun menurut kecamatan.	Orang	73.0
4239	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur 51-60	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia 51–60 tahun menurut kecamatan.	Orang	131.0
4240	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur 61-70	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia 61–70 tahun menurut kecamatan.	Orang	117.0
4241	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Kelompok Umur >70	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji berusia >70 tahun menurut kecamatan.	Orang	45.0
4242	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Distribusi jemaah haji menurut pekerjaan dan kecamatan.	Orang	395.0
4243	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan PNS	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi PNS menurut kecamatan.	Orang	129.0
4244	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan TNI	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi TNI menurut kecamatan.	Orang	9.0
4245	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan Pensiunan	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi pensiunan menurut kecamatan.	Orang	23.0
4246	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan Pedagang	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi pedagang menurut kecamatan.	Orang	60.0
4247	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan Petani	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi petani menurut kecamatan.	Orang	0.0
4248	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan Swasta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi sektor swasta menurut kecamatan.	Orang	91.0
4249	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan IRT	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi Ibu Rumah Tangga menurut kecamatan.	Orang	64.0
4250	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan Pelajar	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi pelajar menurut kecamatan.	Orang	11.0
4251	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Jenis Pekerjaan BUMN	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji yang berprofesi pegawai BUMN menurut kecamatan.	Orang	8.0
4252	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Distribusi jemaah haji menurut tingkat pendidikan dan kecamatan.	Orang	397.0
4253	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan SD	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan SD menurut kecamatan.	Orang	26.0
4254	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan SMP	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan SMP menurut kecamatan.	Orang	21.0
4255	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan SMU	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan SMU menurut kecamatan.	Orang	84.0
4256	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan D3	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan D3 menurut kecamatan.	Orang	41.0
4257	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan S1	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan S1 menurut kecamatan.	Orang	169.0
4258	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan S2	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan S2 menurut kecamatan.	Orang	52.0
4259	Jumlah Jemaah Haji menurut Kecamatan dan Pendidikan S3	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jemaah haji lulusan S3 menurut kecamatan.	Orang	4.0
4260	Jumlah KUA	""	""	""	""
4261	Jumlah KUA Rusak Berat	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah kantor urusan agama yang mengalami kerusakan berat.	Unit	0.0
4262	Jumlah KUA Rusak Ringan	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Jumlah kantor urusan agama yang mengalami kerusakan ringan.	Unit	0.0
4263	Jumlah Nikah menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total pernikahan yang dicatat berdasarkan kecamatan di Kota Yogyakarta.	Kasus	1546.0
4264	Jumlah Surat Nikah yang Dikeluarkan Menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kementerian Agama Kota Yogyakarta	Total surat nikah yang diterbitkan menurut kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	2963.0
4265	DATA VERTIKAL LLDIKTI WILAYAH V	""	""	""	""
4266	Jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS)	LLDIKTI V	Total jumlah perguruan tinggi swasta di wilayah tertentu.	Unit	37.0
4267	Jumlah Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS)	LLDIKTI V	Total mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi swasta.	Orang	61758.0
4268	Jumlah Dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS)	LLDIKTI V	Total dosen yang mengajar di perguruan tinggi swasta.	Orang	2361.0
4269	DATA VERTIKAL PENGADILAN NEGERI	""	""	""	""
4270	Jumlah Perkara dan Terdakwa	""	""	""	""
4271	Jumlah Perkara dan Terdakwa Biasa	Pengadilan Negeri	Total perkara biasa dan jumlah terdakwa yang ditangani pengadilan dalam periode tertentu.	Perkara	1038.0
4272	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Perkara biasa yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Perkara	668.0
4273	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara biasa yang masuk pada bulan berjalan.	Perkara	380.0
4274	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara biasa yang tercatat pada bulan ini.	Perkara	1038.0
4275	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Yang mendapatkan putusan Terima pidana	Pengadilan Negeri	Perkara biasa yang diputuskan bersalah pidana.	Perkara	384.0
4276	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Yang mendapatkan putusan Bebas	Pengadilan Negeri	Perkara biasa yang diputus bebas.	Perkara	1.0
4277	Jumlah Perkara Biasa/Tolakan Yang mendapatkan putusan Banding	Pengadilan Negeri	Perkara biasa yang diajukan banding.	Perkara	48.0
4278	Jumlah Terdakwa Biasa/Tolakan Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Terdakwa perkara biasa yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Orang	0.0
4279	Jumlah Terdakwa Biasa/Tolakan Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Terdakwa perkara biasa yang masuk pada bulan berjalan.	Orang	464.0
4280	Jumlah Terdakwa Biasa/Tolakan Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total terdakwa perkara biasa bulan ini.	Orang	0.0
4281	Jumlah Terdakwa Biasa/Tolakan Yang mendapatkan putusan Terima pidana	Pengadilan Negeri	Terdakwa perkara biasa yang dijatuhi putusan pidana.	Orang	0.0
4282	Jumlah Terdakwa Biasa/Tolakan Yang mendapatkan putusan Banding	Pengadilan Negeri	Terdakwa perkara biasa yang mengajukan banding.	Orang	72.0
4283	Jumlah Perkara dan Terdakwa Pelanggaran	Pengadilan Negeri	Total perkara pelanggaran dan jumlah terdakwa terkait.	Perkara	19333.0
4284	Jumlah Perkara Pelanggaran Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara pelanggaran yang tercatat masuk bulan berjalan.	Perkara	19333.0
4285	Jumlah Perkara Pelanggaran Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara pelanggaran bulan ini.	Perkara	19333.0
4286	Jumlah Perkara Pelanggaran Yang mendapatkan putusan Terima pidana	Pengadilan Negeri	Perkara pelanggaran yang diputus bersalah pidana.	Perkara	19333.0
4287	Jumlah Terdakwa Pelanggaran Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Terdakwa pelanggaran yang tercatat bulan ini.	Orang	19333.0
4288	Jumlah Terdakwa Pelanggaran Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total terdakwa pelanggaran bulan ini.	Orang	19333.0
4289	Jumlah Terdakwa Pelanggaran Yang mendapatkan putusan Terima pidana	Pengadilan Negeri	Terdakwa pelanggaran yang dijatuhi putusan pidana.	Orang	19333.0
4290	Jumlah Perkara Perdata Gugatan dan Permohonan	Pengadilan Negeri	Total perkara perdata gugatan dan permohonan.	Orang	767.0
4291	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Perkara	603.0
4292	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang masuk bulan berjalan.	Perkara	165.0
4293	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara gugatan perdata bulan ini.	Perkara	767.0
4294	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Yang Diputus	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang telah diputus.	Perkara	166.0
4295	Jumlah Perkara Perdata Gugatan dengan Upaya Hukum Banding	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang diajukan banding.	Perkara	41.0
4296	Jumlah Perkara Perdata Gugatan dengan Upaya Hukum Kasasi	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang diajukan kasasi.	Perkara	21.0
4297	Jumlah Perkara Perdata Gugatan dengan Upaya Hukum PK	Pengadilan Negeri	Perkara gugatan perdata yang diajukan Peninjauan Kembali (PK).	Perkara	4.0
4298	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Sederhana Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara perdata sederhana yang masuk bulan ini.	Perkara	28.0
4299	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Sederhana Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara perdata sederhana bulan ini.	Perkara	55.0
4300	Jumlah Perkara Perdata Gugatan Sederhana Yang Diputus	Pengadilan Negeri	Perkara perdata sederhana yang diputus.	Perkara	26.0
4301	Jumlah Perkara Perdata Gugatan PHI Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara perdata hubungan industrial (PHI) yang masuk bulan ini.	Perkara	34.0
4302	Jumlah Perkara Perdata Gugatan PHI Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara PHI bulan ini.	Perkara	130.0
4303	Jumlah Perkara Perdata Gugatan PHI Yang Diputus	Pengadilan Negeri	Perkara PHI yang diputus.	Perkara	25.0
4304	Jumlah Perkara Perdata Permohonan Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Permohonan perdata yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Perkara	272.0
4305	Jumlah Perkara Perdata Permohonan Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Permohonan perdata yang masuk bulan ini.	Perkara	593.0
4306	Jumlah Perkara Perdata Permohonan Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total permohonan perdata bulan ini.	Perkara	855.0
4307	Jumlah Perkara Perdata Permohonan Yang Diputus	Pengadilan Negeri	Permohonan perdata yang diputus.	Perkara	636.0
4308	Jumlah Perkara dan Terdakwa Tindak Pidana Korupsi	Pengadilan Negeri	Total perkara korupsi dan jumlah terdakwa terkait.	Perkara	74.0
4309	Jumlah Perkara Tindak Pidana Korupsi Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Perkara korupsi yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Perkara	73.0
4310	Jumlah Perkara Tindak Pidana Korupsi Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Perkara korupsi yang masuk bulan ini.	Perkara	17.0
4311	Jumlah Perkara Tindak Pidana Korupsi Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total perkara korupsi bulan ini.	Perkara	17.0
4312	Jumlah Perkara Tindak Pidana Korupsi Yang Diputus	Pengadilan Negeri	Perkara korupsi yang diputus.	Perkara	17.0
4313	Jumlah Terdakwa Tindak Pidana Korupsi Sisa bulan lalu	Pengadilan Negeri	Terdakwa korupsi yang belum selesai dari bulan sebelumnya.	Orang	74.0
4314	Jumlah Terdakwa Tindak Pidana Korupsi Masuk bulan ini	Pengadilan Negeri	Terdakwa korupsi yang masuk bulan ini.	Orang	17.0
4315	Jumlah Terdakwa Tindak Pidana Korupsi Bulan ini	Pengadilan Negeri	Total terdakwa korupsi bulan ini.	Orang	91.0
4316	DATA VERTIKAL RUMAH TAHANAN KELAS II	""	""	""	""
4317	Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan dengan Status Narapidana	Rumah Tahanan	Total narapidana di rumah tahanan.	Orang	18.0
4318	Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan dengan Status Tahanan	Rumah Tahanan	Total tahanan di rumah tahanan.	Orang	128.0
4319	Jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan Rumah Tahanan Laki-laki	Rumah Tahanan	Total tahanan/narapidana laki-laki di rumah tahanan.	Orang	236.0
4320	DATA VERTIKAL PDAM KOTA YOGYAKARTA	""	""	""	""
4321	Akses Air Minum	""	""	""	""
4322	Jumlah rumah dengan jaringan/instalasi PDAM	PDAM Kota Yogyakarta	Total rumah yang memiliki sambungan PDAM.	Unit	31399.0
4323	Persentase Penduduk Berakses Air Minum	PDAM Kota Yogyakarta	Persentase penduduk yang memiliki akses ke air minum layak.	%	754
4324	Penduduk berakses air minum	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah penduduk yang memiliki akses ke air minum layak.	orang	n/a
4325	Jumlah PDAM	PDAM Kota Yogyakarta	Total perusahaan daerah air minum (PDAM) yang beroperasi.	Unit	1.0
4326	Produksi Air Minum	PDAM Kota Yogyakarta	Total volume air minum yang diproduksi PDAM dalam periode tertentu.	m3	16335981.0
4327	Air Yang Dijual Setiap Bulan	PDAM Kota Yogyakarta	Volume air yang dijual oleh PDAM per bulan.	m3	7430204.0
4328	Jumlah Pelanggan	""	""	""	""
4329	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Sosial	PDAM Kota Yogyakarta	Total pelanggan PDAM menurut kelompok sosial.	orang	566.0
4330	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Sosial Umum	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan PDAM kelompok sosial umum.	orang	222.0
4331	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Sosial Khusus	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan PDAM kelompok sosial khusus.	orang	344.0
4332	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan PDAM non-komersial.	orang	678.555
4333	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga Rumah Tangga/Household (A-1)	PDAM Kota Yogyakarta	Rumah tangga non-niaga kelompok A-1.	orang	55.0
4334	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga Rumah Tangga/Household (A-2)	PDAM Kota Yogyakarta	Rumah tangga non-niaga kelompok A-2.	orang	11.335
4335	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga Rumah Tangga/Household (A-3)	PDAM Kota Yogyakarta	Rumah tangga non-niaga kelompok A-3.	orang	10.164
4336	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga Rumah Tangga/Household B	PDAM Kota Yogyakarta	Rumah tangga non-niaga kelompok B.	orang	1.056
4337	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Non Niaga Instansi Pemerintah	PDAM Kota Yogyakarta	Instansi pemerintah non-niaga.	orang	601.0
4338	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Niaga	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan PDAM kelompok niaga.	orang	151.087
4339	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Niaga Kecil	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan niaga kecil.	orang	1.087
4340	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Niaga Besar	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan niaga besar.	orang	135.0
4341	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Industri	PDAM Kota Yogyakarta	Pelanggan PDAM industri.	orang	15.0
4342	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Industri Kecil	PDAM Kota Yogyakarta	Industri kecil.	orang	3.0
4343	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Industri Besar	PDAM Kota Yogyakarta	Industri besar.	orang	12.0
4344	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel	PDAM Kota Yogyakarta	Hotel yang menjadi pelanggan PDAM.	orang	125.0
4345	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-1	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-1.	orang	8.0
4346	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-2	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-2.	orang	35.0
4347	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-3	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-3.	orang	41.0
4348	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-4	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-4.	orang	21.0
4349	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-5	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-5.	orang	0.0
4350	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Hotel IV1 A-6	PDAM Kota Yogyakarta	Klasifikasi hotel IV1 A-6.	orang	20.0
4351	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok Budaya IV	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum yang termasuk dalam kelompok sosial budaya IV, yaitu pelanggan yang terkait fasilitas budaya, hiburan, atau kegiatan sejenis di wilayah layanan PDAM.	orang	12.0
4352	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-1	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-1 sesuai klasifikasi PDAM, biasanya untuk institusi atau instansi tertentu dengan karakteristik spesifik.	orang	0.0
4353	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-2	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-2 sesuai klasifikasi PDAM, mencakup pelanggan dengan kebutuhan khusus atau kategori sosial tertentu.	orang	5.0
4354	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-3	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-3, termasuk pelanggan instansi/organisasi yang menggunakan air secara khusus.	orang	1.0
4355	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-4	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-4, mengacu pada kelompok pelanggan tertentu yang dilayani PDAM secara khusus.	orang	3.0
4356	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-5	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-5, biasanya untuk instansi atau kelompok non-rumah tangga tertentu.	orang	3.0
4357	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-6	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-6, termasuk pelanggan dengan kebutuhan khusus atau layanan khusus.	orang	0.0
4358	Jumlah Pelanggan Air Minum Kelompok VI-7	PDAM Kota Yogyakarta	Jumlah pelanggan air minum kategori VI-7, mencakup kelompok pelanggan spesifik yang memiliki karakteristik penggunaan air tertentu.	orang	9.0
4359	DATA VERTIKAL PLN	""	""	""	""
4360	Daya Terpasang	""	""	""	""
4361	Daya Terpasang PT. PLN (Persero) pada Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota	PLN	Total kapasitas daya listrik yang terpasang di wilayah layanan PLN Kota Yogyakarta.	KW	903839167.0
4362	Produksi Listrik PT. PLN (Persero) pada Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota	PLN	Total listrik yang dihasilkan oleh PLN di wilayah layanan Kota Yogyakarta.	KWh	1730439409.0
4363	Listrik Terjual PT. PLN (Persero) pada Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota	PLN	Total listrik yang dijual kepada pelanggan di wilayah layanan PLN Kota Yogyakarta.	KWh	1397546913.0
4364	Listrik Dipakai Sendiri PT. PLN (Persero) pada Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota	PLN	Jumlah listrik yang digunakan PLN untuk kebutuhan operasional sendiri.	KWh	4138895.0
4365	Susut/Hilang PT. PLN (Persero) pada Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota	PLN	Jumlah listrik yang hilang atau susut akibat teknis dan non-teknis di wilayah layanan PLN Kota Yogyakarta.	KWh	56517024.0
4366	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Sosial	PLN	Total energi listrik yang dijual kepada pelanggan golongan sosial.	KWh	194527768.0
4367	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Sosial 220 VA	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan sosial dengan daya 220 VA.	KWh	0.0
4368	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Sosial 450 VA - 200 K	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan sosial dengan daya 450 VA sampai 200 kVA.	KWh	67461352.0
4369	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Sosial > 200 kVA	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan sosial dengan daya lebih dari 200 kVA.	KWh	127066416.0
4370	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Rumah Tangga	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan rumah tangga.	KWh	573518371.0
4371	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Rumah Tangga 450 VA - 2200 VA	PLN	Energi listrik untuk rumah tangga dengan daya 450–2200 VA.	KWh	527632766.0
4372	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Rumah Tangga 3500 s/d 5500 VA	PLN	Energi listrik untuk rumah tangga dengan daya 3500–5500 VA.	KWh	45885605.0
4373	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Rumah Tangga > 6600 VA	PLN	Energi listrik untuk rumah tangga dengan daya lebih dari 6600 VA.	KWh	0.0
4374	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Bisnis	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan bisnis.	KWh	532458639.0
4375	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Bisnis 450 VA - 5500 VA	PLN	Energi listrik bisnis dengan daya 450–5500 VA.	KWh	57263147.0
4376	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Bisnis 6600 s/d 200 kVA	PLN	Energi listrik bisnis dengan daya 6600 VA sampai 200 kVA.	KWh	207944448.0
4377	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Bisnis > 200 kVA	PLN	Energi listrik bisnis dengan daya lebih dari 200 kVA.	KWh	267251044.0
4378	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Industri	PLN	Energi listrik yang dijual ke pelanggan industri.	KWh	30289213.393
4379	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Industri 450 VA s/d 14 kVA	PLN	Energi listrik industri dengan daya 450 VA sampai 14 kVA.	KWh	644.393
4380	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Industri > 14 kVA - 200 kVA	PLN	Energi listrik industri dengan daya lebih dari 14 kVA sampai 200 kVA.	KWh	11082905.0
4381	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Industri > 200 kVA	PLN	Energi listrik industri dengan daya lebih dari 200 kVA.	KWh	19205664.0
4382	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Industri > 30.000 kVA	PLN	Energi listrik industri dengan daya lebih dari 30.000 kVA.	KWh	0.0
4383	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Gedung Pemerintah	PLN	Energi listrik yang dijual ke gedung pemerintah.	KWh	51006038.0
4384	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Gedung Pemerintah 450 VA s/d > 200 kVA	PLN	Energi listrik gedung pemerintah dengan daya 450 VA sampai >200 kVA.	KWh	27765183.0
4385	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Gedung Pemerintah > 200 kVA	PLN	Energi listrik gedung pemerintah dengan daya >200 kVA.	KWh	19819953.0
4386	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Traksi/T	PLN	Energi listrik yang dijual untuk kebutuhan traksi transportasi.	KWh	1602872.0
4387	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Curah/C	PLN	Energi listrik yang dijual untuk pelanggan curah.	KWh	0.0
4388	Jumlah Energi Terjual Golongan Tarif Layanan Khusus/L	PLN	Energi listrik yang dijual untuk pelanggan layanan khusus.	KWh	1818030.0
4389	Jumlah Pelanggan	""	""	""	""
4390	Jumlah Pelanggan Rumah Tangga	PLN	Total pelanggan listrik rumah tangga di wilayah layanan PLN.	KWh	280.487
4391	Jumlah Pelanggan Usaha	PLN	Total pelanggan listrik untuk usaha.	KWh	25806.0
4392	Jumlah Pelanggan Bisnis	PLN	Total pelanggan listrik bisnis.	KWh	198.0
4393	Jumlah Pelanggan Umum	PLN	Total pelanggan listrik umum di wilayah layanan PLN.	KWh	9722.0
4394	Persentase Ketersediaan Daya Listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta	PLN	Persentase daya listrik yang tersedia dibandingkan kebutuhan total.	%	0.469107551487414
4395	Daya Terkontrak Provinsi DIY	PLN	Total daya listrik yang dikontrak oleh PLN di Provinsi DIY.	KWh	2622.0
4396	Daya Listrik Terpasang	PLN	Total kapasitas daya listrik terpasang di wilayah layanan PLN.	KWh	1230.0
4397	DATA VERTIKAL KANTOR POS BESAR DIY	""	""	""	""
4398	Produksi Pos Menurut Jenis	""	""	""	""
4399	Surat Pos Dalam Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Jumlah surat yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan pos reguler biasa.	Pucuk	n/a
4400	Surat Pos Dalam Negeri Jenis Kilat Khusus	Kantor Pos	Jumlah surat yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan pos kilat khusus.	Pucuk	1134670.0
4401	Surat Pos Dalam Negeri Jenis Pos Express Dokumen	Kantor Pos	Jumlah surat dokumen yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan Pos Express Dokumen.	Pucuk	198.634
4402	Surat Pos Luar Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Jumlah surat yang dikirim ke luar negeri menggunakan layanan pos reguler biasa.	Pucuk	3.24
4403	Surat Pos Luar Negeri Jenis RLN	Kantor Pos	Jumlah surat ke luar negeri menggunakan layanan RLN (Registered Letter International).	Pucuk	3.885
4404	Surat Pos Luar Negeri Jenis EMS	Kantor Pos	Jumlah surat ke luar negeri menggunakan layanan EMS (Express Mail Service).	Pucuk	3.679
4405	Paket Pos Dalam Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Jumlah paket yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan paket reguler biasa.	Koli	n/a
4406	Paket Pos Dalam Negeri Jenis Kilat Khusus	Kantor Pos	Jumlah paket yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan paket kilat khusus.	Koli	n/a
4407	Paket Pos Dalam Negeri Jenis Pos Express Barang	Kantor Pos	Jumlah paket barang yang dikirim di dalam negeri menggunakan layanan Pos Express Barang.	Koli	n/a
4408	Paket Pos Luar Negeri Jenis Paket Biasa Internasional	Kantor Pos	Jumlah paket yang dikirim ke luar negeri menggunakan layanan paket reguler internasional.	Koli	n/a
4409	Paket Pos Luar Negeri Jenis Paket Cepat Internasional	Kantor Pos	Jumlah paket yang dikirim ke luar negeri menggunakan layanan paket cepat internasional.	Koli	n/a
4410	Paket Pos Luar Negeri Jenis EMS barang	Kantor Pos	Jumlah paket barang yang dikirim ke luar negeri menggunakan layanan EMS Internasional.	Koli	n/a
4411	Produksi Pos Menurut Jenis dan Jumlah Besar Uang	""	""	""	""
4412	Jumlah Besar Uang Surat Pos Dalam Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos dalam negeri jenis biasa.	Rp (Ribu)	n/a
4413	Jumlah Besar Uang Surat Pos Dalam Negeri Jenis Kilat Khusus	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos dalam negeri jenis kilat khusus.	Rp (Ribu)	27914414153.0
4414	Jumlah Besar Uang Surat Pos Dalam Negeri Jenis Pos Express Dokumen	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos dalam negeri jenis Pos Express Dokumen.	Rp (Ribu)	4974873848.0
4415	Jumlah Besar Uang Surat Pos Luar Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos luar negeri jenis biasa.	Rp (Ribu)	n/a
4416	Jumlah Besar Uang Surat Pos Luar Negeri Jenis RLN	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos luar negeri jenis RLN.	Rp (Ribu)	799376931.0
4417	Jumlah Besar Uang Surat Pos Luar Negeri Jenis EMS	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui surat pos luar negeri jenis EMS.	Rp (Ribu)	2819626064.0
4418	Jumlah Besar Uang Paket Pos Dalam Negeri Jenis Biasa	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos dalam negeri jenis biasa.	Rp (Ribu)	107423310.0
4419	Jumlah Besar Uang Paket Pos Dalam Negeri Jenis Kilat Khusus	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos dalam negeri jenis kilat khusus.	Rp (Ribu)	27914414153.0
4420	Jumlah Besar Uang Paket Pos Dalam Negeri Jenis Pos Express Barang	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos dalam negeri jenis Pos Express Barang.	Rp (Ribu)	n/a
4421	Jumlah Besar Uang Paket Pos Luar Negeri Jenis Paket Biasa Internasional	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos luar negeri jenis reguler internasional.	Rp (Ribu)	343621863.0
4422	Jumlah Besar Uang Paket Pos Luar Negeri Jenis Paket Cepat Internasional	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos luar negeri jenis cepat internasional.	Rp (Ribu)	183105942.0
4423	Jumlah Besar Uang Paket Pos Luar Negeri Jenis EMS barang	Kantor Pos	Total nilai uang yang dikirim melalui paket pos luar negeri jenis EMS.	Rp (Ribu)	2819626064.0
4424	Weselpos	""	""	""	""
4425	Jumlah Weselpos Dalam Negeri yang Dikirim	Kantor Pos	Jumlah weselpos yang dikirim di dalam negeri.	Weselpos	7.856
4426	Nilai Weselpos Dalam Negeri yang Dikirim	Kantor Pos	Total nominal uang yang dikirim melalui weselpos dalam negeri.	Rp (Ribu)	24595463198.0
4427	Jumlah Weselpos Luar Negeri yang Dikirim	Kantor Pos	Jumlah weselpos yang dikirim ke luar negeri.	Weselpos	733.0
4428	Nilai Weselpos Luar Negeri yang Dikirim	Kantor Pos	Total nominal uang yang dikirim melalui weselpos ke luar negeri.	Rp (Ribu)	4403331636.0
4429	Jumlah Weselpos Dalam Negeri yang Diterima	Kantor Pos	Jumlah weselpos yang diterima di dalam negeri.	Weselpos	4.827
4430	Nilai Weselpos Dalam Negeri yang Diterima	Kantor Pos	Total nominal uang yang diterima melalui weselpos dalam negeri.	Rp (Ribu)	5545432984.0
4431	Jumlah Weselpos Luar Negeri yang Diterima	Kantor Pos	Jumlah weselpos yang diterima dari luar negeri.	Weselpos	10.038
4432	Nilai Weselpos Luar Negeri yang Diterima	Kantor Pos	Total nominal uang yang diterima melalui weselpos dari luar negeri.	Rp (Ribu)	55092288787.0
4433	DATA VERTIKAL BANK INDONESIA	""	""	""	""
4434	Moneter	""	""	""	""
4435	Kredit UMKM Perbankan	Bank Indonesia	Total kredit yang diberikan oleh perbankan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).	Rp (Juta)	5465673.0
4436	Moneter & Keuangan Kurs Tengah Uang Kertas Asing di BI (Rupiah-USD)	Bank Indonesia	Nilai tukar tengah rupiah terhadap USD yang diterbitkan Bank Indonesia berdasarkan transaksi valas di pasar uang.	Rp	1601724.0
4437	Moneter & Keuangan BI-7D Reverse Repo	Bank Indonesia	Suku bunga acuan Bank Indonesia untuk operasi pasar terbuka reverse repo 7 hari.	%	6
4438	Kantor Bank Aset	""	""	""	""
4439	Kantor Bank Aset Bank Umum	Bank Indonesia	Jumlah kantor bank yang dimiliki bank umum di wilayah tertentu.	Rp (Juta)	73433503.0
4440	Kantor Bank Aset BPR	Bank Indonesia	Jumlah kantor yang dimiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR).	Rp (Juta)	2352731.0
4441	Dana Pihak Ketiga	""	""	""	""
4442	Dana Pihak Ketiga berupa Giro	Bank Indonesia	Total dana pihak ketiga yang ditempatkan nasabah dalam bentuk rekening giro.	Rp (Juta)	6751823.0
4443	Dana Pihak Ketiga berupa Deposito	Bank Indonesia	Total dana pihak ketiga yang ditempatkan nasabah dalam bentuk deposito berjangka.	Rp (Juta)	13701515.0
4444	Dana Pihak Ketiga berupa Deposito pada Bank Umum	Bank Indonesia	Total deposito nasabah di bank umum.	Rp (Juta)	12200487.0
4445	Dana Pihak Ketiga berupa Deposito pada BPR	Bank Indonesia	Total deposito nasabah di BPR.	Rp (Juta)	1501028.0
4446	Dana Pihak Ketiga berupa Tabungan	Bank Indonesia	Total dana pihak ketiga yang ditempatkan nasabah dalam bentuk tabungan.	Rp (Juta)	22438524.0
4447	Dana Pihak Ketiga berupa Tabungan pada Bank Umum	Bank Indonesia	Total tabungan nasabah di bank umum.	Rp (Juta)	21883749.0
4448	Dana Pihak Ketiga berupa Tabungan pada BPR	Bank Indonesia	Total tabungan nasabah di BPR.	Rp (Juta)	554775.0
4449	Kredit (Bank Umum) Menurut Jenis Penggunaan	""	""	""	""
4450	Kredit (Bank Umum) Penggunaan untuk Modal Kerja	Bank Indonesia	Total kredit bank umum yang diberikan untuk modal kerja.	Rp (Juta)	5239874.0
4451	Kredit (Bank Umum) Penggunaan untuk Investasi	Bank Indonesia	Total kredit bank umum yang digunakan untuk investasi.	Rp (Juta)	10638250.0
4452	Kredit (Bank Umum) Penggunaan untuk Konsumsi	Bank Indonesia	Total kredit bank umum yang digunakan untuk konsumsi.	Rp (Juta)	5055047.0
4453	Kredit (Bank Umum) Menurut Sektor Ekonomi	""	""	""	""
4454	Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha	Bank Indonesia	Kredit yang diklasifikasikan berdasarkan sektor usaha penerima pinjaman.	Rp (Juta)	15905695.0
4455	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan & Perikanan	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan.	Rp (Juta)	233328.0
4456	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pertambangan Dan Penggalian	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor pertambangan dan penggalian.	Rp (Juta)	11565.0
4457	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Industri Pengolahan	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor industri pengolahan.	Rp (Juta)	960147.0
4458	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pengadaan Listrik Dan Gas	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor pengadaan listrik dan gas.	Rp (Juta)	2175.0
4459	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah Dan Daur Ulang	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor pengelolaan air, sampah, limbah, dan daur ulang.	Rp (Juta)	623.0
4460	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Konstruksi	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan kepada sektor konstruksi.	Rp (Juta)	5788231.0
4461	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Perdagangan Besar Dan Eceran, Reparasi Mobil Dan Motor	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor perdagangan besar & eceran serta reparasi mobil dan motor.	Rp (Juta)	3625355.0
4462	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Transportasi Dan Pergudangan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor transportasi dan pergudangan.	Rp (Juta)	348289.0
4463	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi Dan Makan Minum	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor akomodasi dan penyediaan makanan & minuman.	Rp (Juta)	1984987.0
4464	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Informasi Dan Komunikasi	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor informasi dan komunikasi.	Rp (Juta)	39241.0
4465	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Keuangan Dan Asuransi	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa keuangan dan asuransi.	Rp (Juta)	51232.0
4466	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Real Estate	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor real estate.	Rp (Juta)	447467.0
4467	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Perusahaan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa perusahaan.	Rp (Juta)	147218.0
4468	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial Wajib	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib.	Rp (Juta)	450.0
4469	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Pendidikan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pendidikan.	Rp (Juta)	725457.0
4470	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Kesehatan Dan Kegiatan Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor kesehatan dan kegiatan sosial lainnya.	Rp (Juta)	498572.0
4471	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa lainnya.	Rp (Juta)	1041358.0
4472	Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha	""	""	""	""
4473	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Tinggal	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang diberikan untuk kepemilikan rumah tinggal.	Rp (Juta)	658388.0
4474	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Flat dan Apartemen	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk kepemilikan flat dan apartemen.	Rp (Juta)	1954.0
4475	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Toko (Ruko) dan Rumah Kantor (Rukan)	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk ruko dan rukan.	Rp (Juta)	108752.0
4476	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Kendaraan Bermotor	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk pembelian kendaraan bermotor.	Rp (Juta)	345918.0
4477	Kredit (Bank Umum) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk kebutuhan konsumsi lain yang bukan sektor usaha.	Rp (Juta)	3922626.0
4478	Berdasarkan Kolektibilitas	""	""	""	""
4479	Kredit (Bank Umum) Berdasarkan Kolektibilitas Lancar	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang dikategorikan lancar.	Rp (Juta)	19616077.0
4480	Kredit (Bank Umum) Berdasarkan Kolektibilitas DPK	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang dikategorikan dalam perhatian khusus (DPK).	Rp (Juta)	743939.0
4481	Kredit (Bank Umum) Berdasarkan Kolektibilitas Kurang Lancar	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang dikategorikan kurang lancar.	Rp (Juta)	40728.0
4482	Kredit (Bank Umum) Berdasarkan Kolektibilitas Diragukan	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang dikategorikan diragukan.	Rp (Juta)	90552.0
4483	Kredit (Bank Umum) Berdasarkan Kolektibilitas Macet	Bank Indonesia	Kredit bank umum yang dikategorikan macet.	Rp (Juta)	469624.0
4484	Sistem Pembayaran	""	""	""	""
4485	Sistem Pembayaran Cash Inflow	Bank Indonesia	Total penerimaan kas dalam sistem pembayaran bank.	Rp (Juta)	17897218.0
4486	Sistem Pembayaran Cash Outflow	Bank Indonesia	Total pengeluaran kas dalam sistem pembayaran bank.	Rp (Juta)	13401598.0
4487	Perputaran Kliring	""	""	""	""
4488	Transaksi	Bank Indonesia	Aktivitas keuangan yang terjadi dalam sistem pembayaran.	Lembar	5503.0
4489	Nominal	Bank Indonesia	Nilai uang dari transaksi dalam sistem pembayaran.	Rp (Juta)	21325.0
4490	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan	""	""	""	""
4491	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum untuk Modal Kerja	Bank Indonesia	Kredit UMKM bank umum yang digunakan untuk modal kerja.	Rp (Juta)	3375757.0
4492	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum untuk Investasi	Bank Indonesia	Kredit UMKM bank umum yang digunakan untuk investasi.	Rp (Juta)	2089916.0
4493	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi	""	""	""	""
4494	Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha	Bank Indonesia	Kredit yang diklasifikasikan berdasarkan sektor usaha penerima pinjaman.	Rp (Juta)	5465673.0
4495	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan & Perikanan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pertanian, kehutanan, perikanan.	Rp (Juta)	183639.0
4496	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pertambangan Dan Penggalian	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pertambangan & penggalian.	Rp (Juta)	11546.0
4497	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Industri Pengolahan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor industri pengolahan.	Rp (Juta)	626839.0
4498	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pengadaan Listrik Dan Gas	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pengadaan listrik & gas.	Rp (Juta)	2175.0
4499	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah Dan Daur Ulang	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pengelolaan air, sampah, limbah, daur ulang.	Rp (Juta)	20007.0
4500	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Konstruksi	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor konstruksi.	Rp (Juta)	218026.0
4501	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Perdagangan Besar Dan Eceran, Reparasi Mobil Dan Motor	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor perdagangan besar & eceran, reparasi mobil & motor.	Rp (Juta)	2516981.0
4502	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Transportasi Dan Pergudangan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor transportasi & pergudangan.	Rp (Juta)	62334.0
4503	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi Dan Makan Minum	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor akomodasi & penyediaan makan minum.	Rp (Juta)	71901.0
4504	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Informasi Dan Komunikasi	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor informasi & komunikasi.	Rp (Juta)	63491.0
4505	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Keuangan Dan Asuransi	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa keuangan & asuransi.	Rp (Juta)	32692.0
4506	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Real Estate	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor real estate.	Rp (Juta)	98712.0
4507	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Perusahaan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa perusahaan.	Rp (Juta)	195653.0
4508	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan Dan Jaminan Sosial Wajib	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pemerintahan, pertahanan, & jaminan sosial wajib.	Rp (Juta)	450.0
4509	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Pendidikan	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor pendidikan.	Rp (Juta)	686.0
4510	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Kesehatan Dan Kegiatan Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor kesehatan & kegiatan sosial lainnya.	Rp (Juta)	122603.0
4511	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Berdasarkan Lapangan Usaha Jasa Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk sektor jasa lainnya.	Rp (Juta)	522915.0
4512	Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha	""	""	""	""
4513	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Tinggal	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk kepemilikan rumah tinggal.	Rp (Juta)	0.0
4514	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Flat dan Apartemen	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk kepemilikan flat & apartemen.	Rp (Juta)	0.0
4515	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Toko (Ruko) dan Rumah Kantor (Rukan)	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk ruko & rukan.	Rp (Juta)	0.0
4516	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Kendaraan Bermotor	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk kendaraan bermotor.	Rp (Juta)	0.0
4517	Kredit UMKM Perbankan Bank Umum Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Lainnya	Bank Indonesia	Kredit bank umum untuk konsumsi lain yang bukan sektor usaha.	Rp (Juta)	0.0
4518	Posisi Kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang diberikan Bank Umum menurut Sektor Ekonomi di Kota Yogyakarta	""	""	""	""
4519	Posisi Kredit Usaha Mikro yang Diberikan Bank Umum menurut Kabupaten/Kota di Propinsi D.I. Yogyakarta (juta Rupiah)	Bank Indonesia	Total posisi kredit usaha mikro menurut kabupaten/kota (juta Rp).	Rp (Juta)	n/a
4520	Posisi Kredit Usaha Kecil yang Diberikan Bank Umum menurut Kabupaten/Kota di Propinsi D.I. Yogyakarta (juta Rupiah)	Bank Indonesia	Total posisi kredit usaha kecil menurut kabupaten/kota (juta Rp).	Rp (Juta)	n/a
4521	Posisi Kredit Usaha Menengah yang Diberikan Bank Umum menurut Kabupaten/Kota di Propinsi D.I. Yogyakarta (juta Rupiah)	Bank Indonesia	Total posisi kredit usaha menengah menurut kabupaten/kota (juta Rp).	Rp (Juta)	n/a
4522	Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang diberikan Bank Umum dan BPR menurut Sektor Ekonomi di Kota Yogyakarta (Juta Rupiah)	""	""	""	""
4523	Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang diberikan Bank Umum dan BPR menurut Jenis Penggunaan di Kota Yogyakarta (juta Rupiah)	Bank Indonesia	Total pinjaman Rupiah & Valas menurut jenis penggunaan di Kota Yogyakarta (juta Rp).	Rp (Juta)	n/a
4524	Posisi Pinjaman Rupiah dan Valuta Asing yang diberikan Bank Umum dan BPR menurut Kabupaten/Kota di Propinsi D.I. Yogyakarta (juta Rupiah)	Bank Indonesia	Total pinjaman Rupiah & Valas menurut kabupaten/kota di DIY (juta Rp).	Rp (Juta)	n/a
4525	DATA VERTIKAL OJK	""	""	""	""
4526	Posisi Simpanan Masyarakat di Bank Umum	""	""	""	""
4527	Posisi Simpanan Masyarakat di Bank Umum dan BPR berupa Giro	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total simpanan masyarakat di bank umum & BPR berupa giro.	Rekening	39844.0
4528	Posisi Simpanan Masyarakat di Bank Umum dan BPR berupa Simpanan Berjangka	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total simpanan masyarakat di bank umum & BPR berupa deposito berjangka.	Rekening	81213.0
4529	Posisi Simpanan Masyarakat di Bank Umum dan BPR berupa Tabungan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total simpanan masyarakat di bank umum & BPR berupa tabungan.	Rekening	4722817.0
4530	Posisi Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum	""	""	""	""
4531	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Pertanian	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan pertanian.	Rp (Juta)	n/a
4532	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Perikanan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan perikanan.	Rp (Juta)	n/a
4533	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Pertambangan & Penggalian	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan pertambangan & penggalian.	Rp (Juta)	n/a
4534	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Industri Pengolahan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan industri pengolahan.	Rp (Juta)	n/a
4535	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Listrik, Gas & Air	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan listrik, gas, & air.	Rp (Juta)	n/a
4536	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Konstruksi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan konstruksi.	Rp (Juta)	n/a
4537	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Perdagangan Besar & Eceran	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan perdagangan besar & eceran.	Rp (Juta)	n/a
4538	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Peny Akomodasi & Makan Minum	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan akomodasi & makan minum.	Rp (Juta)	n/a
4539	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Transportasi, Pergudangan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan transportasi & pergudangan.	Rp (Juta)	n/a
4540	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Perantara Keuangan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut jenis penggunaan jasa keuangan.	Rp (Juta)	n/a
4541	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Real Estate, Usaha Persewaan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor real estate & usaha persewaan.	Rp (Juta)	n/a
4542	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Adm Pemerintahan, Pertanahan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor pemerintahan & pertanahan.	Rp (Juta)	n/a
4543	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Jasa Pendidikan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor pendidikan.	Rp (Juta)	n/a
4544	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor kesehatan & kegiatan sosial.	Rp (Juta)	n/a
4545	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor kemasyarakatan & sosial budaya.	Rp (Juta)	n/a
4546	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Jasa Perseorangan Rumah Tangga	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor jasa perseorangan rumah tangga.	Rp (Juta)	n/a
4547	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Badan Internasional	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman menurut sektor badan internasional.	Rp (Juta)	n/a
4548	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Kegiatan yang belum jelas batasannya	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman sektor kegiatan belum jelas batasannya.	Rp (Juta)	n/a
4549	Posisi Pinjaman yang Diberikan di Bank Umum, BPR dan BPRS Menurut Jenis Penggunaan Bukan Lapangan Usaha	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman untuk penggunaan bukan sektor usaha.	Rp (Juta)	n/a
4550	Posisi Pinjaman Yang Diberikan Bank Umum, BPR & BPRS Menurut Jenis Penggunaan Modal Kerja	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman modal kerja.	Rp (Juta)	n/a
4551	Posisi Pinjaman Yang Diberikan Bank Umum, BPR & BPRS Menurut Jenis Penggunaan Investasi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman untuk investasi.	Rp (Juta)	n/a
4552	Posisi Pinjaman Yang Diberikan Bank Umum, BPR & BPRS Menurut Jenis Penggunaan Konsumsi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total pinjaman untuk konsumsi.	Rp (Juta)	n/a
4553	Kredit (BPR)	""	""	""	""
4554	Kredit (BPR) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Tinggal	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR untuk kepemilikan rumah tinggal.	Rp (Juta)	55771.0
4555	Kredit (BPR) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Flat dan Apartemen	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR untuk flat & apartemen.	Rp (Juta)	n/a
4556	Kredit (BPR) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Rumah Toko (Ruko) dan Rumah Kantor (Rukan)	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR untuk ruko & rukan.	Rp (Juta)	n/a
4557	Kredit (BPR) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Kendaraan Bermotor	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR untuk kendaraan bermotor.	Rp (Juta)	n/a
4558	Kredit (BPR) Pinjaman Kepada Bukan Lapangan Usaha Lainnya	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR untuk konsumsi lain yang bukan sektor usaha.	Rp (Juta)	778192.0
4559	Kredit (BPR) Berdasarkan Kolektibilitas Lancar	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR yang dikategorikan lancar.	Rp (Juta)	1572008.0
4560	Kredit (BPR) Berdasarkan Kolektibilitas DPK	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR yang dikategorikan dalam perhatian khusus (DPK).	Rp (Juta)	242741.0
4561	Kredit (BPR) Berdasarkan Kolektibilitas Kurang Lancar	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR yang dikategorikan kurang lancar.	Rp (Juta)	43884.0
4562	Kredit (BPR) Berdasarkan Kolektibilitas Diragukan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR yang dikategorikan diragukan.	Rp (Juta)	28382.0
4563	Kredit (BPR) Berdasarkan Kolektibilitas Macet	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit BPR yang dikategorikan macet.	Rp (Juta)	224422.0
4564	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah	""	""	""	""
4565	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Modal Kerja	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM untuk modal kerja menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	3375757.0
4566	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Investasi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM untuk investasi menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	2089916.0
4567	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Konsumsi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM untuk konsumsi menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	n/a
4568	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Mikro	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit usaha mikro yang diberikan bank menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	n/a
4569	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Kecil	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit usaha kecil yang diberikan bank menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	n/a
4570	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Jenis Penggunaan Menengah	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit usaha menengah yang diberikan bank menurut jenis penggunaan.	Rp (Juta)	n/a
4571	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Pertanian	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor ekonomi pertanian.	Rp (Juta)	5465673.0
4572	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Perikanan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor ekonomi perikanan.	Rp (Juta)	183639.0
4573	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Pertambangan & Penggalian	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor ekonomi pertambangan & penggalian.	Rp (Juta)	11546.0
4574	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Industri Pengolahan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor industri pengolahan.	Rp (Juta)	626839.0
4575	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Listrik, Gas & Air	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor pengadaan listrik, gas & air.	Rp (Juta)	2175.0
4576	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Konstruksi	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor konstruksi.	Rp (Juta)	20007.0
4577	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Perdagangan Besar & Eceran	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor perdagangan besar & eceran.	Rp (Juta)	218026.0
4578	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Peny Akomodasi & Makan Minum	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor akomodasi & penyediaan makan minum.	Rp (Juta)	2516981.0
4579	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Transportasi, Pergudangan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor transportasi & pergudangan.	Rp (Juta)	62334.0
4580	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Perantara Keuangan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor jasa keuangan/perantara.	Rp (Juta)	71901.0
4581	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Real Estate, Usaha Persewaan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor real estate & usaha persewaan.	Rp (Juta)	63491.0
4582	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Adm Pemerintahan, Pertanahan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor administrasi pemerintahan & pertanahan.	Rp (Juta)	32692.0
4583	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Jasa Pendidikan	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor pendidikan.	Rp (Juta)	98712.0
4584	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Jasa Kesehatan & Kegiatan Sosial	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor kesehatan & kegiatan sosial.	Rp (Juta)	195653.0
4585	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor kemasyarakatan & sosial budaya.	Rp (Juta)	450.0
4586	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Jasa Perseorangan Rumah Tangga	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor jasa perseorangan rumah tangga.	Rp (Juta)	686.0
4587	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Badan Internasional	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor badan internasional.	Rp (Juta)	122603.0
4588	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Kegiatan yang belum jelas batasannya	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor kegiatan yang belum jelas batasannya.	Rp (Juta)	522915.0
4589	Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Yang Diberikan Bank Umum Menurut Sektor Ekonomi Bukan Lapangan Usaha	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Kredit UMKM menurut sektor bukan lapangan usaha.	Rp (Juta)	0.0
4590	Jumlah Bank	""	""	""	""
4591	Jumlah Bank Umum Pemerintah	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total jumlah bank umum milik pemerintah.	Unit	164.0
4592	Jumlah KC Bank Umum Pemerintah	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor cabang bank umum pemerintah.	Unit	44.0
4593	Jumlah KCP Bank Umum Pemerintah	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor cabang pembantu bank umum pemerintah.	Unit	120.0
4594	Jumlah KK Bank Umum Pemerintah	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor kas bank umum pemerintah.	Unit	0.0
4595	Jumlah Bank Umum Swasta	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total bank umum milik swasta.	Unit	35.0
4596	Jumlah Bank Perkreditan Rakyat (Bank Perekonomian Rakyat/Syariah)	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Total BPR/BPRS.	Unit	35.0
4597	Jumlah KP Bank Perkreditan Rakyat (Bank Perekonomian Rakyat/Syariah)	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor pusat BPR/BPRS.	Unit	11.0
4598	Jumlah KC Bank Perkreditan Rakyat (Bank Perekonomian Rakyat/Syariah)	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor cabang BPR/BPRS.	Unit	9.0
4599	Jumlah KK Bank Perkreditan Rakyat (Bank Perekonomian Rakyat/Syariah)	Otoritas Jasa Keuangan (OJK)	Jumlah kantor kas BPR/BPRS.	Unit	15.0
4600	DATA VERTIKAL DAOP VI KOTA YOGYAKARTA	""	""	""	""
4601	Perhubungan DAOP VI	""	""	""	""
4602	Jumlah Stasiun Kereta Api	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Total stasiun KA di wilayah tertentu.	Unit	2.0
4603	Total penumpang melalui stasiun	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Jumlah penumpang yang melewati stasiun.	Orang	n/a
4604	Jumlah penumpang kelas eksekutif	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Total penumpang kelas eksekutif.	Orang	n/a
4605	Jumlah penumpang kelas bisnis	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Total penumpang kelas bisnis.	Orang	n/a
4606	Jumlah penumpang kelas ekonomi	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Total penumpang kelas ekonomi.	Orang	n/a
4607	Total angkutan barang melalui Stasiun Kereta Api	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Jumlah barang yang diangkut melalui stasiun.	Ton	n/a
4608	Barang hantaran potongan	Daerah Operasi VI Kota Yogyakarta	Barang yang dikirim per potongan (unit).	Ton	n/a
4609	DATA VERTIKAL BALAI MONITOR SPEKTRUM FREKUENSI RADIO KELAS II	""	""	""	""
4610	Jumlah Radio Swasta Niaga	BMS Frek Radio	Total radio swasta niaga yang beroperasi.	Unit	16.0
4611	DATA VERTIKAL PERUM BULOG DIVRE YOGYAKARTA	""	""	""	""
4612	Stok Awal Beras per Bulan Perum Bulog Divre Yogyakarta	BULOG	Persediaan beras awal bulan di Bulog Divre Yogyakarta.	Kg	9211475.0
4613	Pengadaan Beras per Bulan Perum Bulog Divre Yogyakarta	BULOG	Total pengadaan beras Bulog Divre Yogyakarta per bulan.	Kg	55724350.0
4614	Penyaluran Beras per Bulan Perum Bulog Divre Yogyakarta	BULOG	Total penyaluran beras Bulog Divre Yogyakarta per bulan.	Kg	46903600.0
4615	Stok Akhir Beras per Bulan Perum Bulog Divre Yogyakarta	BULOG	Persediaan beras akhir bulan di Bulog Divre Yogyakarta.	Kg	12943270.0
4616	DATA VERTIKAL PENGADILAN AGAMA KELAS IA	""	""	""	""
4617	Jumlah Cerai Talak menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Pengadilan Agama	Jumlah perceraian dengan talak yang dicatat per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Kasus	116.0
4618	Jumlah Cerai Gugat menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Pengadilan Agama	Jumlah perceraian dengan gugatan yang dicatat per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Kasus	492.0
4619	Jumlah Perkara Diterima pada pengadilan Agama Yogyakarta	Pengadilan Agama	Total perkara yang diterima Pengadilan Agama Yogyakarta.	Kasus	n/a
4620	Jumlah Perkara Diputus pada Pengadilan Agama Yogyakarta	Pengadilan Agama	Total perkara yang telah diputus oleh Pengadilan Agama Yogyakarta.	Kasus	n/a
4621	DATA VERTIKAL KWARTIR CABANG	""	""	""	""
4622	Jumlah Gugus Depan menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total gugus depan Pramuka yang ada per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Buah	444.0
4623	Jumlah Majelis Pembimbing Gugus Depan menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total majelis pembimbing gugus depan per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	1026.0
4624	Jumlah Majelis Pembimbing Ranting menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total majelis pembimbing ranting per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	232.0
4625	Jumlah Anggota Andalan menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota andalan Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	280.0
4626	Jumlah Anggota Saka menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota Saka Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	257.0
4627	Jumlah Anggota Pembina menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total pembina Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	671.0
4628	Jumlah Anggota Pandega menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota Pandega Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	380.0
4629	Jumlah Anggota Penegak menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota Penegak Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	7058.0
4630	Jumlah Anggota Penggalang menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota Penggalang Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	12077.0
4631	Jumlah Anggota Siaga menurut Kecamatan di Kota Yogyakarta	Kwartir Cabang	Total anggota Siaga Pramuka per kecamatan di Kota Yogyakarta.	Orang	8332.0
4632	Jumlah Saka	Kwartir Cabang	Total anggota Saka secara keseluruhan di wilayah tertentu.	Buah	257.0
