{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"No","type":"numeric"},{"id":"Kode DSSD","type":"timestamp"},{"id":"Uraian DSSD","type":"text"},{"id":"Satuan","type":"text"},{"id":"Definisi Operasional","type":"text"},{"id":"2024.0","type":"text"}],
  "records": [
    [1,1,"0246-03-27T00:00:00","Jumlah Balai Penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang direhabilitasi","Unit","Banyaknya Balai penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan","1.0"],
    [2,2,"0248-03-27T00:00:00","Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang terawasi mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan","Batang","Data hasil pengawasan Banyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang mutunya sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan","32.0"],
    [3,3,"0249-03-27T00:00:00","Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang terawasi peredarannya","Batang","Banyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang beredar di masyarakat dan terawasi oleh petugas pengawas benih tanaman (PBT)","32.0"],
    [4,4,"0250-03-27T00:00:00","Jumlah Benih bersertifikat Hortikultura berbentuk batang yang tersedia","Batang","Banyaknya Benih Batang hortikultura yang disertifikasi oleh BPSB/ OPD yang berwenang melakukan sertifikasi benih yang tersedia di masyarakat","32.0"],
    [5,5,"0293-03-27T00:00:00","Jumlah Eksisting Balai Penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya","Unit","Banyaknya Balai penyuluh di Kecamatan serta sarana pendukungnya yang berfungsi baik","1.0"],
    [6,6,"0310-03-27T00:00:00","Jumlah Eksisting Prasarana Hortikultura Lainnya","Unit","Banyaknya prasarana hortikultura lainnya yang berfungsi baik","9.0"],
    [7,7,"0360-03-27T00:00:00","Jumlah Jaringan Irigasi Usaha Tani yang dipelihara","Unit","Panjang jaringan irigasi yang dipelihara","n/a"],
    [8,8,"0380-03-27T00:00:00","Jumlah Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di desa yang ditingkatkan kapasitasnya","Unit","Jumlah kelembagaan yang menangani penyuluhan tingkat desa","1.0"],
    [9,9,"0381-03-27T00:00:00","Jumlah Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan yang ditingkatkan kapasitasnya","Unit","Jumlah kelembagaan yang menangani penyuluhan tingkat kecamatan","1.0"],
    [10,10,"0382-03-27T00:00:00","Jumlah Kelembagaan Petani di Desa yang ditingkatkan kapasitasnya","Unit","Banyaknya kelembagaan petani di desa yang meningkat kapasitasnya setelah kegiatan peningkatan kapasitas, seperti sosialisasi, diklat atau workshop yang sesuai","4.0"],
    [11,11,"0383-03-27T00:00:00","Jumlah Kelembagaan Petani di Kecamatan yang ditingkatkan kapasitasnya","Unit","Banyaknya kelembagaan petani di kecamatan yang meningkat kapasitasnya setelah kegiatan peningkatan kapasitas, seperti sosialisasi, diklat atau workshop yang sesuai","4.0"],
    [12,12,"0474-03-27T00:00:00","Jumlah penggunaan alsintan","Unit","Kegiatan pengawasan alat dan mesin pertanian pra panen yang meliputi pembinaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan pemanfaatan bantuan alsintan pra panen di tingkat kabupaten/kota","2.0"],
    [13,13,"0475-03-27T00:00:00","Jumlah penggunaan pestisida","Liter","kegiatan Penglolaan Pestisida meliputi Pendataan Pestisida yang beredar, Pemberian informasi kepada petani tentang penggunaan pestisida yang aman dan efektif, serta alternatif ramah lingkungan, pengawasan terhadap distribusi dan memberikan pemahaman kepada petani khususnya dalam membaca label agar petani terhindar dari kesalahan dalam penggunaan pestisida","1.0"],
    [14,14,"0476-03-27T00:00:00","Jumlah penggunaan pupuk","Ton","kegiatan pengelolaan pupuk bersubsidi meliputi perencanaan penginputan, dan penetapan alokasi pupuk bersubsidi, sosialisasi, pembinaan dan pelaksanaan pengawalan terhadap verifikasi dan validasi penyaluran pupuk bersubsidi tingkat kabupaten/kota yang dilakukan oleh tim Kecamatan Kegiatan Pengelolaan Pupuk Non Subsidi meliputi kegiatan pendataan pupuk dan pembenah tanah yang terdaftar, pemantauan peredarannya di lapangan serta melakukan edukasi penggunaaan pupuk dan pembenah tanah yang tepat.","1.0"],
    [15,15,"0520-03-27T00:00:00","Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang dibangun","Unit","Banyaknya prasarana hortikultura yang dibangun dan dikembangkan","1.0"],
    [16,16,"0521-03-27T00:00:00","Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang direhabilitasi","Unit","Banyaknya prasarana hortikultura yang direhabilitasi dan diperbaiki dalam rangka pemeliharaan","1.0"],
    [17,17,"0522-03-27T00:00:00","Jumlah Prasarana Hortikultura Lainnya yang terpelihara","Unit","","8.0"],
    [18,18,"0530-03-27T00:00:00","Jumlah Prasarana Pendukung Tanaman Pangan","Unit","banyaknya prasarana pendukung kawasan tanaman pangan","n/a"],
    [19,19,"0534-03-27T00:00:00","Jumlah prasarana penyuluhan pertanian","Unit","Jumlah prasarana penyuluhan pertanian merujuk pada total bangunan, tanah, dan fasilitas fisik lainnya yang digunakan sebagai tempat atau lokasi untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian di suatu wilayah tertentu. Prasarana ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, gedung penyuluhan, aula, lapangan demonstrasi, laboratorium, dan fasilitas pendukung lainnya yang digunakan dalam proses penyuluhan. Jumlah tersebut dapat diukur berdasarkan data resmi atau inventarisasi prasarana penyuluhan pertanian yang ada dalam periode waktu tertentu.","58.0"],
    [20,20,"0580-03-27T00:00:00","Jumlah SDG tanaman yang dilakukan pelestarian dan pemurnian","Varietas Unggul Baru (VUB)","Jumlah SDG yang sudah dilepas dan dinyatakan unggul sebagai varietas baru dan dilakukan pelestarian serta pemurnian mutunya","10.0"]
]}
