{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"No","type":"numeric"},{"id":"Nama Data","type":"text"},{"id":"Produsen Data","type":"text"},{"id":"Definisi","type":"text"},{"id":"Satuan","type":"text"},{"id":"Data 2025","type":"text"}],
  "records": [
    [1,1,"Terlaksananya pengelolaan sampah di wilayah Kab/Kota","Dinas Lingkungan Hidup","Terlaksananya pengelolaan sampah di wilayah merupakan capaian terhadap jumlah sampah yang terkelola dibandingkan jumlah timbulan sampah dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. Capaian pengelolaan persampahan dihitung dari persentase pengurangan sampah ditambah persentase penanganan sampah","Persen","0.7351"],
    [2,2,"Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kab/Kota","Dinas Lingkungan Hidup","Merupakan usaha dan/atau kegiatan yang taat dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan hidup","-","332.0"],
    [3,3,"Indeks Kualitas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) adalah ukuran yang menggambarkan kualitas lingkungan hidup dalam suatu wilayah pada waktu tertentu. IKLH merupakan nilai komposit dari beberapa indikator kualitas lingkungan, seperti Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), dan Indeks Kualitas Lahan (IKL). IKLH memberikan gambaran umum tentang kinerja program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta dapat digunakan untuk mengevaluasi kualitas lingkungan dan tren pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan","Indeks","65.21"],
    [4,4,"IKU","Dinas Lingkungan Hidup","Indeks Kualitas Udara (IKU) nasional dihitung dari IKU masing-masing daerah di Indonesia setelah data konsentrasi rata-rata tahunan parameter pencemar udara berupa NO2, SO2 dan PM2,5 dari hasil pengukuran kualitas udara ambien kabupaten/kota.","-","77.96"],
    [5,5,"IKA","Dinas Lingkungan Hidup","Kualitas air permukaan sebagai air baku merupakan pendekatan dalam mengetahui kualitas air ambien yang baik pada badan air. Air permukaan meliputi air yang berada pada sungai, danau dan waduk/bendungan yang perlu dipelihara kualitasnya sebagai sumber air baku. Ada 7 (tujuh) parameter yang digunakan dalam menghitung indeks kualitas air (IKA), yang dianggap mewakili kondisi riil kualitas air permukaan yaitu: TSS (total suspended solid atau zat padat tersuspensi); DO (dissolved oxygen atau oksigen terlarut); BOD (biochemical oxygen demand atau kebutuhan oksigen biokimiawi); COD (chemical oxygen demand atau kebutuhan oksigen kimiawi) T-P (total phosfat); fecal coli dan total coli. Kualitas air permukaan dilihat dari meningkatnya (atau menurunnya) 7 (tujuh) parameter indeks kualitas air (IKA) pada 15 danau prioritas, serta kualitas air sungai dan waduk/ bendungan.","-","69.39"],
    [6,6,"IKL","Dinas Lingkungan Hidup","Nilai yang menggambarkan kualitas lahan berdasarkan faktor tutupan lahan (hutan dan non-hutan).","","34.45"],
    [7,7,"Timbulan Sampah Terolah di Fasilitas Pengolahan Sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah timbulan sampah yang terolah di fasilitas pengolahan sampah seperti TPS3R, TPST, Pusat Olah Organik (POO), Bank Sampah, Pusat Daur Ulang (PDU), fasilitas pengolahan lainnya yang dikelola operator pemerintah dan/atau swasta","Persen","0.617"],
    [8,8,"Proporsi Rumah Tangga dengan Layanan Penuh Pengumpulan Sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase rumah tangga yang menerima layanan penuh pengumpulan sampah dibandingkan jumlah seluruh rumah tangga dalam suatu wilayah","Persen","0.881"],
    [9,9,"Rerata Capaian Pengelolaan Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Komposit persentase capaian kualitas lingkungan hidup dan capaian pengelolaan persampahan","Persen","76.85"],
    [10,10,"Presentase Capaian Kualitas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Komposit persentase dari perhitungan 40% Pemantauan Kualitas LH + 30% Pengelolaan RTH + 30% Pengendalian Pencemaran LH","Persen","67.72"],
    [11,11,"Capaian pengelolaan persampahan","Dinas Lingkungan Hidup","Capaian pengelolaan persampahan menunjukkan persentase jumlah sampah yang terkelola dibandingkan jumlah timbulan sampah yang dihitung dari persentase pengurangan sampah ditambah persentase penanganan sampah","Persen","85.98"],
    [12,12,"Presentase Capaian Kualitas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Merupakan penghitungan komposit dari 3 indikator yaitu :\n1) persentase pemantauan LH dan hasil pencapaian Indeks Kualitas Air (IKA) dan Indeks Kualitas Udara (IKU),\n2) Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Tutupan Lahan (Indeks Kualitas Lahan (IKL)) yang diukur berdasarkan luas tutupan vegetasi hutan dan non hutan), \ndan \n3) Pengendalian Pencemaran Lingkungan HIdup","Persen","67.72"],
    [13,13,"Pemantauan Kualitas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kinerja pemantauan kualitas air dan udara dalam mendukung pencapaian Indeks Kualitas Air (IKA) dan Indeks Kualitas Udara (IKU)","Persen","60.53"],
    [14,14,"Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau dan Inventarisasi Tutupan Lahan","Dinas Lingkungan Hidup","Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) :\nMerupakan upaya perencanaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan ruang terbuka hijau di suatu wilayah agar berfungsi optimal. Tujuannya untuk menjaga kualitas lingkungan, menyediakan ruang interaksi sosial, mendukung ekosistem, dan meningkatkan estetika kota.\nInventarisasi Tutupan Lahan :\nProses pendataan, pemetaan, dan pencatatan kondisi tutupan lahan berupa tutupan vegetasi existing yang memenuhi kriteria (misalnya hutan kota, RTH taman kota, dll) pada suatu wilayah. Tujuannya untuk mengetahui luasan tutupan vegetasi yang akan mendukung perhitungan IKL.","Persen","61.6749"],
    [15,15,"Persentase Ketercapaian IKL","Dinas Lingkungan Hidup","Nilai yang didapatkan dari perbandingan antara hasil capaian IKL dengan target IKL.","Persen","100.0"],
    [16,16,"Luas Ruang Terbuka Hijau Privat","Dinas Lingkungan Hidup","Besaran atau ukuran lahan terbuka hijau yang dimiliki, dikelola, dan dimanfaatkan oleh pihak swasta atau perorangan (misalnya halaman rumah, taman di perkantoran, kebun milik pribadi, atau ruang hijau di kawasan perumahan)","m2","5017419.0"],
    [17,17,"Luas Ruang Terbuka Hijau Publik","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran atau besaran lahan terbuka hijau yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah, serta dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Contohnya: taman kota, alun-alun, jalur hijau jalan, hutan kota, dan taman lingkungan.","m2","2645792.0"],
    [18,18,"Luas Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran luas wilayah geografis Kota Yogyakarta yang ditetapkan berdasarkan batas administratifnya menurut Badan Informasi Geospasial (BIG).","m2","32819062.5"],
    [19,19,"Indeks Kualitas Lahan (IKL)","Dinas Lingkungan Hidup","Nilai yang menggambarkan kualitas lahan berdasarkan faktor tutupan lahan (hutan dan non-hutan).","Indeks","100.0"],
    [20,20,"Luas Tutupan Vegetasi","Dinas Lingkungan Hidup","Luasan tumbuhan non rumput yang terlihat dari citra satelit dan dihitung progres luasannya secara periodik.","m2","5083700.534"],
    [21,21,"Pengendalian pencemaran lingkungan hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kinerja pengendalian pencemaran yang didukung dari proporsi kebersihan sungai yang terpelihara, proporsi pemantauan sumber pencemar, dan proporsi inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK)","persen","83.34"],
    [22,22,"Capaian Pengelolaan Persampahan","Dinas Lingkungan Hidup","Capaian pengelolaan persampahan menunjukkan persentase jumlah sampah yang terkelola dibandingkan jumlah timbulan sampah yang dihitung dari persentase pengurangan sampah ditambah persentase penanganan sampah","Persen","0.8598"],
    [23,23,"Persentase sampah yang terkurangi","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan persentase antara jumlah sampah yang terkurangi dibandingkan dengan jumlah timbulan sampah","persen","0.1646"],
    [24,24,"Persentase sampah yang tertangani","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan persentase antara jumlah sampah yang tertangani dibandingkan dengan jumlah timbulan sampah","persen","0.6951"],
    [25,25,"Nilai Reformasi Birokrasi Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Mengukur pelaksanaan dan pencapaian Reformasi Birokrasi level Perangkat Daerah, dengan kriteria:\nAA (>90-100) : istimewa\nA (>80-90): Sangat baik\nBB (>70-80): baik\nB (>60-70): cukup baik\nCC (>50-60): cukup\nC (>30-50): buruk\nD (>0-30): sangat buruk","Nilai","A (87.296)"],
    [26,26,"Rerata penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen perencanaan lingkungan hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi atau arahan dokumen perencanaan lingkungan hidup terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","Persen","0.7767"],
    [27,27,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RPJPD","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RPJPD terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","persen","0.87"],
    [28,28,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RPJMD","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RPJMD terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","persen","0.8"],
    [29,29,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RTRW","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RTRW terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","persen","0.7"],
    [30,30,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen RPPLH","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian arahan dokumen perencanaan pembangunan dengan RPPLH","persen","-"],
    [31,31,"Jumlah dokumen perencanaan lingkungan hidup yang dinilai kesesuaiannya","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah dokumen KLHS (KLHS RPJPD, KLHS RPJMD, dan KLHS RTRW) serta dokumen RPPLH","dokumen","3.0"],
    [32,32,"Persentase penyusunan dan penetapan RPPLH Kabupaten/Kota","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran yang menunjukkan persentase tahapan penetapan Perda RPPLH Kota Yogyakarta sebagai bagian perencanaan perlindungan lingkungan hidup dalam waktu 30 tahun","persen","75.0"],
    [33,33,"Jumlah seluruh tahapan penyusunan dan penetapan Rencana Perlindungan dan Pengolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kabupaten/Kota","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran yang menunjukkan keseluruhan persentase tahapan penyusunan dan penetapan Perda RPPLH Kota Yogyakarta sebagai bagian perencanaan perlindungan lingkungan hidup dalam waktu 30 tahun","persen","0.75"],
    [34,34,"Penilaian dokumen perencanaan lingkungan hidup (RPPLH) yang telah disusun, dilakukan pemantauan dan evaluasi, dan dilakukan pengendalian.","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran yang menunjukkan kesesuaian arahan dalam Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang telah disusun, dilakukan pemantauan dan evaluasi, dilakukan pengendalian terhadap dokumen perencanaan pembangunan Kota Yogyakarta","Persen","-"],
    [35,35,"Penilaian kesesuaian Arahan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup terhadap dokumen perencanaan pembangunan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan persentase kesesuaian arahan RPPLH terhadap dokumen perencanaan pembangunan yang melingkup: \na. rencana pemanfaatan dan/atau pencadangan SDA\nb. rencana pemelihraan dan perlindungan kualitas dan/atau fungsi lingkungan hidup\nc. rencana pengendalian, pemantauan serta pendayagunaan dan pelestarian SDA\nd. rencana adaptasi dan perubahan iklim","Persen","-"],
    [36,36,"Rerata penilaian pemantauan KLHS","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran yang menunjukkan nilai kesesuaian dokumen KLHS yang terdiri atas KLHS RPJPD, KLHS RPJMD, dan KLHS RTRW dengan dokumen perencanaan pembangunan Kota Yogyakarta","Persen","0.7767"],
    [37,37,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RPJPD","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RPJPD terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","Persen","0.87"],
    [38,38,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RPJMD","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RPJMD terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","Persen","0.796"],
    [39,39,"Penilaian kesesuaian dokumen perencanaan pembangunan dengan dokumen KLHS RTRW","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan kesesuaian dan efektivitas integrasi rekomendasi KLHS RTRW terhadap pelaksanaan dokumen perencanaan pembangunan di Kota Yogyakarta","Persen","0.714"],
    [40,40,"Jumlah KLHS yang dipantau dan dievaluasi","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah dokumen KLHS yang telah divalidasi kemudian dilaksanakan pemantauan dan evaluasi","Dokumen","3.0"],
    [41,41,"Persentase pengendalian pencemaran lingkungan hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan persentase kinerja pengendalian pencemaran yang didukung dari proporsi kebersihan sungai yang terpelihara, proporsi pemantauan sumber pencemar, dan proporsi inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK)","Persen","0.8334"],
    [42,42,"Persentase Kebersihan sungai yg terpelihara","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase proporsi kebersihan sungai yang terpelihara meliputi Sungai Code, Sungai Gajah wong, Sungai Winongo, dan Sungai Manunggal.","Persen","0.825"],
    [43,43,"Persentase Pemantauan sumber pencemar","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase proporsi sumber pencemar yang dipantau.","Persen","1.0"],
    [44,44,"Persentase Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase proporsi inventarisasi emisi berasal dari empat Sektor Emisi GRK meliputi Sektor Energi, Sektor IPPU, Sektor Limbah, dan Sektor AFOLU.","Persen","0.65"],
    [45,45,"Persentase pemantauan sumber pencemar lingkungan hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Sumber pencemar yang dipantau berasal dari IPAL Komunal dan Drainase.","Persen","-"],
    [46,46,"Jumlah sumber pencemar yang diuji kualitasnya di laboratorium","Dinas Lingkungan Hidup","Sumber pencemar yang diuji kualitasnya di laboratorium berasal dari IPAL Komunal dan Drainase.","-","0.65"],
    [47,47,"Total jumlah sumber pencemar yang dipantau","Dinas Lingkungan Hidup","Sumber pencemar yang dipantau berasal dari IPAL Komunal dan Drainase.","-","60.0"],
    [48,48,"Persentase kebersihan sungai yang terpelihara","Dinas Lingkungan Hidup","Kebersihan sungai yang terpelihara meliputi Sungai Code, Sungai Gajah wong, Sungai Winongo, dan Sungai Manunggal.","Persen","1.0"],
    [49,49,"Panjang sungai yang dibersihkan","Dinas Lingkungan Hidup","Sungai yang dibersihkan meliputi Sungai Code, Sungai Gajah wong, Sungai Winongo, dan Sungai Manunggal.","meter","21.6"],
    [50,50,"Total panjang sungai yang dapat dipelihara di Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Sungai yang terpelihara meliputi Sungai Code, Sungai Gajah wong, Sungai Winongo, dan Sungai Manunggal.","meter","21.6"],
    [51,51,"Persentase inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca","Dinas Lingkungan Hidup","Empat Sektor Emisi GRK yang dilaporkan di aplikasi Sign-Smart meliputi Sektor Energi, Sektor IPPU, Sektor Limbah, dan Sektor AFOLU.","Persen","0.65"],
    [52,52,"Jumlah hasil inventarisasi emisi GRK yang dilaporkan di aplikasi Sign-Smart KLHK","Dinas Lingkungan Hidup","Empat Sektor Emisi GRK yang dilaporkan di aplikasi Sign-Smart meliputi Sektor Energi, Sektor IPPU, Sektor Limbah, dan Sektor AFOLU.","Sektor","-"],
    [53,53,"Jumlah total sektor emisi GRK","Dinas Lingkungan Hidup","Empat Sektor Emisi GRK meliputi Sektor Energi, Sektor IPPU, Sektor Limbah, dan Sektor AFOLU.","Sektor","-"],
    [54,54,"Persentase pemantauan kualitas air dan udara sesuai standar atau ketentuan yang berlaku","Dinas Lingkungan Hidup","Untuk mendukung validitas perhitungan Indeks Kualitas Air dan Indeks Kualitas Udara sebagai indikator komposit dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup","Persen","60.53"],
    [55,55,"Jumlah hasil pemantauan kualitas air dan udara yang dilaporkan ke KLH","Dinas Lingkungan Hidup","Sampel pemantauan kualitas air dan udara yang dilaporkan ke KLH","Sampel","69.0"],
    [56,56,"Jumlah total pemantauan kualitas air dan udara sesuai dengan petunjuk teknis yang dilaksanakan dalam satu tahun","Dinas Lingkungan Hidup","Total seluruh pemantauan kualitas air dan udara sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku dan dilaksanakan dalam satu tahun","Sampel","114.0"],
    [57,57,"Jumlah sampel pemantauan kualitas air dan udara sesuai standar dan ketentuan yang berlaku","Dinas Lingkungan Hidup","Sampel pemantauan kualitas air dan udara yang divalidasi KLH","Sampel","69.0"],
    [58,58,"persentase parameter yang diuji di laboratorium","Dinas Lingkungan Hidup","jumlah parameter yang diuji laboratorium dibagi jumlah total parameter dalam baku mutu","persen","54.33"],
    [59,59,"jumlah parameter yang diuji","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah parameter yang diuji di laboratorium","parameter","69.0"],
    [60,60,"jumlah parameter baku mutu","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah parameter baku mutu yang diacu oleh laboratorium","parameter","127.0"],
    [61,61,"Persentase pemenuhan komitmen izin penyimpanan sementara limbah B3 dan/atau Rincian Teknis penyimpanan Limbah B3","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan pemenuhan izin penyimpanan sementara Limbah B3 dan/atau Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3 yang telah diterbitkan","Persen","-"],
    [62,62,"Jumlah total izin Penyimpananan Limbah B3 dan/atau Rincian Teknis penyimpanan Limbah B3 yang telah diterbitkan","Dinas Lingkungan Hidup","Dokumen izin Penyimpanan Limbah B3 dan/atau Rincian Teknis penyimpanan Limbah B3 Pelaku Usaha dan/atau Kegiatan yang telah diterbitkan","dokumen","-"],
    [63,63,"Jumlah total izin lingkungan dan/atau persetujuan Lingkungan yang telah diterbitkan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah dokumen izin lingkungan dan/atau persetujuan lingkungan yang telah diterbitkan","dokumen","-"],
    [64,64,"Jumlah dokumen izin Penyimpananan Limbah B3 dan/atau Rincian Teknis penyimpanan Limbah B3","Dinas Lingkungan Hidup","Dokumen izin Penyimpanan Limbah B3 dan/atau Rincian Teknis penyimpanan Limbah B3 Pelaku Usaha dan/atau Kegiatan yang telah diterbitkan","Dokumen","-"],
    [65,65,"Persentase kepatuhan usaha dan/atau kegiatan melakukan pengelolaan lingkungan hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan usaha dan/atau kegiatan yang sudah diawasi dan dibina dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup","Persen","33.37"],
    [66,66,"Jumlah usaha dan/atau kegiatan yang sudah dibina dan diawasi","Dinas Lingkungan Hidup","Usaha dan/atau kegiatan yang sudah diawasi dan dibina dalam melakukan pengelolaan lingkungan hidup","Usaha","332.0"],
    [67,67,"Jumlah usaha dan/atau kegiatan yang wajib diawasi","Dinas Lingkungan Hidup","Usaha dan/atau kegiatan yang telah memiliki persetujuan lingkungan yang wajib diawasi","Usaha","995.0"],
    [68,68,"Persentase usaha yang memiliki rekomendasi dan atau Persetujuan Teknis, Persetujuan Lingkungan, dan Surat Kelayakan Operasi yang diterbitkan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan usaha yang telah memiliki rekomendasi dan/atau persetujuan teknis, persetujuan lingkungan, dan SLO","persen","0.8001"],
    [69,69,"Jumlah usaha yang telah memiliki dokumen lingkungan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah dari kegiatan atau usaha yang telah memperoleh persetujuan dokumen lingkungan","usaha","5668.0"],
    [70,70,"Jumlah total usaha","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah dari kegiatan atau usaha yang telah memperoleh legalitas atas kegiatan atau usahanya","usaha","7215.0"],
    [71,71,"Jumlah usaha dan/atau kegiatan yang telah dilakukan pembinaan dan pengawasan","Dinas Lingkungan Hidup","Pembinaan dan pengawasan terhadap usaha dan/atau kegiatan (seperti: kantor, RS, hotel, toko, dan lain-lain yang berizin lingkungan) secara langsung dan/atau tidak langsung (swapantau)","Laporan","332.0"],
    [72,72,"Persentase Rekomendasi dan/atau Persetujuan Teknis, Persetujuan Lingkungan, dan Surat Kelayakan Operasi yang Diberikan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan perbandingan antara rekomendasi dan/atau persetujuan teknis, persetujuan lingkungan, dan surat kelayakan operasional yang telah diterbitkan dengan total usaha","Persentase","80.01"],
    [73,73,"Rekomendasi dan/atau Persetujuan Teknis, Rincian Teknis Penyimpanan Limbah B3, Persetujuan Lingkungan, dan Surat Kelayakan Operasional yang diberikan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah rekomendasi dan/atau persetujuan teknis, rincian teknis penyimpanan limbah B3, persetujuan lingkungan, dan surat kelayakan operasional yang telah diterbitkan","Dokumen","5681.0"],
    [74,74,"Rekomendasi dan/atau Persetujuan Teknis, Persetujuan Lingkungan, dan Surat Kelayakan Operasional yang diberikan","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah rekomendasi dan/atau persetujuan teknis, persetujuan lingkungan, dan surat kelayakan operasional yang telah diterbitkan","Dokumen","-"],
    [75,75,"Jumlah total usaha","Dinas Lingkungan Hidup","Menunjukkan jumlah dari kegiatan atau usaha yang telah memperoleh legalitas atas kegiatan atau usahanya","usaha","7215.0"],
    [76,76,"Presentase Ruang Terbuka Hijau","Dinas Lingkungan Hidup","Perbandingan antara luasan lahan RTH baik privat maupun publik terhadap luas administrasi Kota Yogyakarta yang sudah disepakati.","Persen","0.2335"],
    [77,77,"Luas Ruang Terbuka Hijau Privat","Dinas Lingkungan Hidup","ukuran lahan terbuka hijau yang dimiliki, dikelola, dan dimanfaatkan oleh pihak swasta atau perorangan (misalnya halaman rumah, taman di perkantoran, kebun milik pribadi, atau ruang hijau di kawasan perumahan)","m2","5017419.0"],
    [78,78,"Luas Ruang Terbuka Hijau Publik","Dinas Lingkungan Hidup","ukuran ahan terbuka hijau yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah, serta dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Contohnya: taman kota, alun-alun, jalur hijau jalan, hutan kota, dan taman lingkungan.","m2","2645792.0"],
    [79,79,"Luas Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Ukuran luas wilayah geografis Kota Yogyakarta yang ditetapkan berdasarkan batas administratifnya menurut Badan Informasi Geospasial (BIG).","m2","32819062.5"],
    [80,80,"Luasan tutupan vegetasi\n \n","Dinas Lingkungan Hidup","Luasan tumbuhan non rumput yang terlihat dari citra satelit dan dihitung progres luasannya secara periodik.","m2","5083700.534"],
    [81,81,"Persentase RTHP yang dikelola dibanding RTHP kewenangan DLH","Dinas Lingkungan Hidup","Formulasi yang digunakan untuk melihat capaian RTHP yang dikelola DLH dari kewenangan yang dipunyai sebagai upaya optimalisasi pengelolaannya RTH publik ini.","Persen","1.0"],
    [82,82,"Luas RTHP yang dikelola","Dinas Lingkungan Hidup","besaran atau ukuran Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang tidak hanya dimiliki pemerintah/otoritas, tetapi juga sudah dirawat, dipelihara, dan difungsikan sesuai peruntukannya.","m2","800451.0"],
    [83,83,"Luas RTHP kewenangan DLH","Dinas Lingkungan Hidup","besaran atau ukuran Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP) yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan pengelolaan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), baik dalam hal pemeliharaan, pengawasan, maupun pengembangannya.","m2","800451.0"],
    [84,84,"Persentase Kampung ProKlim","Dinas Lingkungan Hidup","Kampung yang sudah melakukan upaya penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim serta menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai ketentuan dari KLHK","Persen","0.6805"],
    [85,85,"Jumlah Kampung ProKLim","Dinas Lingkungan Hidup","Banyaknya kampung yang sudah melakukan upaya penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim serta menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai ketentuan dari KLHK","Kampung","115.0"],
    [86,86,"Jumlah seluruh Kampung  di Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Banyaknya kampung yang tersebar di Kota Yogyakarta","Kampung","169.0"],
    [87,87,"Persentase Sekolah Berwawasan Lingkungan dan Sekolah Adiwiyata","Dinas Lingkungan Hidup","Sekolah yang sudah melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS)","Persen","0.7"],
    [88,88,"Jumlah sekolah yang berwawasan lingkungan dan sekolah Adiwiyata","Dinas Lingkungan Hidup","Banyaknya sekolah yang sudah melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS)","Sekolah","217.0"],
    [89,89,"Jumlah seluruh sekolah di Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Banyaknya sekolah yang tersebar di Kota Yogyakarta","Sekolah","310.0"],
    [90,90,"Persentase Bank sampah yang aktif (minimal kategori reguler)","Dinas Lingkungan Hidup","Bank sampah yang sudah beroperasi secara rutin mendukung pengelolaan sampah di wilayahnya","Persen","73.51"],
    [91,91,"Jumlah bank sampah aktif (bank sampah kategori Pembina, Inovasi, Reguler dan Baru)","Dinas Lingkungan Hidup","jumlah bank sampah yang dibentuk/disahkan oleh kelurahan yang aktif berkegiatan berdasarkan klasifikasi : baru dibentuk per tahun berjalan untuk bank sampah baru, hanya kegiatan penimbangan sampah anorganik/ organik untuk bank sampah reguler, ada kegiatan penimbangan sampah anorganik/ organik dan melakukan inovasi untuk bank sampah inovasi dan ada kegiatan pembinaan kepada bank sampah baru untuk bank sampah pembina","Kelompok","519.0"],
    [92,92,"Jumlah bank sampah total se-Kota Yogyakarta","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah kelompok masyarakat pengelola sampah berbasis bank sampah yang terbentuk dan disahkan oleh kelurahan se-kota yogyakarta","Kelompok","706.0"],
    [93,93,"Jumlah Lembaga/kelompok Masyarakat/Institusi yang Terdaftar yang Meningkat Kapasitas dan Kompetensinya Terkait PPLH","Dinas Lingkungan Hidup","Lembaga yang telah berhasil memperoleh predikat/capaian atas upaya peningkatan kapasitas yang dilakukan pada tahun tersebut","Lembaga","1038.0"],
    [94,94,"Jumlah Kampung Proklim","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah kampung yang sudah melakukan upaya penguatan kapasitas adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim serta menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai ketentuan dari KLHK","Lembaga","115.0"],
    [95,95,"Jumlah sekolah yang berwawasan lingkungan dan sekolah Adiwiyata","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah sekolah yang sudah melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS)","Lembaga","217.0"],
    [96,96,"Jumlah bank sampah aktif (bank sampah kategori Pembina, Inovasi, Reguler dan Baru)","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah bank sampah yang sudah beroperasi secara rutin mendukung pengelolaan sampah di wilayahnya","Lembaga","706.0"],
    [97,97,"Persentase sampah yang terkurangi","Dinas Lingkungan Hidup","Indikator yang mengukur tingkat pengurangan sampah melalui kegiatan daur ulang","Persen","16.46"],
    [98,98,"Jumlah sampah yang terkurangi","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah sampah yang terkurangi dari kegiatan daur ulang","ton/hari","49.5"],
    [99,99,"Jumlah timbulan sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah sampah yang dihasilkan dari sumber sampah","ton/hari","300.64"],
    [100,100,"Persentase sampah yang tertangani","Dinas Lingkungan Hidup","Indikator yang mengukur tingkat penanganan sampah melalui kegiatan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah","Persen","69.51"],
    [101,101,"Jumlah sampah yang tertangani","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah sampah yang tertangani dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah","ton/hari","208.98"],
    [102,102,"Jumlah timbulan sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah sampah yang dihasilkan dari sumber sampah","ton/hari","300.64"],
    [103,103,"Tonase pengurangan sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Volume sampah yang terkurangi dari kegiatan daur ulang","ton/hari","18064.8"],
    [104,104,"Tonase penanganan sampah","Dinas Lingkungan Hidup","Volume sampah yang tertangani dari kegiatan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah","ton/hari","76281.02"],
    [105,105,"Nilai SAKIP Dinas Lingkungan Hidup\n","Dinas Lingkungan Hidup","Indikator yang mengukur tingkat kualitas implementasi manajemen kinerja organisasi guna mewujudkan budaya akuntabilitas kinerja organisasi yang baik dan dapat mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi pengguna anggaran APBD pada Dinas Lingkungan Hidup","Nilai","A\n(81,47)"],
    [106,106,"Nilai SPIP Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Indikator yang digunakan untuk mengukur kualitas implementasi sistem pengendalian internal  Instansi Pemerintah  pada Dinas Lingkungan Hidup","Nilai","4473.0"],
    [107,107,"Nilai IKM Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Indeks yang mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan di lingkup Dinas Lingkungan Hidup","Nilai","80.43"],
    [108,108,"Persentase ketepatan penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase dokumen perencanaan, evaluasi, dan pelaporan yang disusun tepat waktu dan sesuai ketentuan dibandingkan total dokumen yang harus disusun","Persen","132.0"],
    [109,109,"Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Lingkungan Hidup yang disusun tepat waktu","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Lingkungan Hidup yang telah dikerjakan dan selesai sesuai dengan timeline","Dokumen","28.0"],
    [110,110,"Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Lingkungan Hidup yang wajib disusun","Dinas Lingkungan Hidup","Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dinas Lingkungan Hidup yang wajib untuk dikerjakan dan diselesaikan sesuai timeline","Dokumen","28.0"],
    [111,111,"Persentase ketersediaan data statistik sektoral Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Persentase data sektoral yang tersedia sesuai kebutuhan dan standar yang ditetapkan dibandingkan total jenis data yang harus disediakan","Persen","100.0"],
    [112,112,"Jumlah data statistik yang disediakan sesuai ketentuan","Dinas Lingkungan Hidup","data yang sesuai dengan apa yang telah ditentukan, diatur, atau ditetapkan","Data","339.0"],
    [113,113,"Jumlah data statistik sektoral","Dinas Lingkungan Hidup","data statistik yang dikumpulkan dan diolah oleh instansi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tugas pokoknya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, seperti data tentang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, atau layanan publik di sektor masing-masing","data","339.0"],
    [114,114,"Nilai Penguatan Keuangan dan Aset DLH","Dinas Lingkungan Hidup","Mengukur kualitas laporan \nkeuangan Perangkat Daerah\ndengan kriteria:\nNilai 5: Sangat Baik\nNilai 3 – 4: Baik\nNilai 1 – 2: Sedang \nNilai 0: Buruk","Nilai","5.0"],
    [115,115,"Penilaian Pengawasan Arsip Administrasi Umum Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Memastikan pencapaian target isik dan keuangan seimbang","Nilai","86.84"],
    [116,116,"Persentase Rencana Pengadaan yg diumumkan pada SIRUP Dinas Lingkungan Hidup","Dinas Lingkungan Hidup","Memastikan waktu dan pelaksanaan sesuai perencanaan","Persen","82.94"],
    [117,117,"Jumlah belanja DLH yang diinputkan pada SIRUP","Dinas Lingkungan Hidup","Daftar belanja tersedia untuk memastikan pengadaan secara transparan","Rupiah","100.0"],
    [118,118,"Jumlah belanja pada DPA  DLH","Dinas Lingkungan Hidup","Tersedia data program, kegiatan dan belanja yang sesuai dengan kebutuhan dan standar yang berlaku","Rupian","99631481134.0"],
    [119,119,"Nilai Indeks Profesionalitas ASN DLH","Dinas Lingkungan Hidup","Data kompetensi pegawai tersedia untuk mendukung manajemen talenta","Nilai","99631481134.0"]
]}
