<data>
<row _id="1"><No>1</No><Nama Data>Peningkatan prestasi olahraga</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Peningkatan Prestasi Olahraga merujuk pada perbaikan dalam hasil atau performa di bidang olahraga, yang dapat diukur melalui berbagai indikator seperti peringkat kompetisi, pencapaian medali, rekor pribadi atau nasional, dan penilaian keterampilan atlet dalam event olahraga. Ini mencakup kemajuan yang dicapai oleh individu atau tim dalam olahraga.</Definisi><Satuan>-</Satuan><Data 2025>259.0</Data 2025></row>
<row _id="2"><No>2</No><Nama Data>Rata-Rata Lama Sekolah</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah tahun rata-rata yang dihabiskan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal</Definisi><Satuan>Tahun</Satuan><Data 2025>12,13 - 12,20</Data 2025></row>
<row _id="3"><No>3</No><Nama Data>Harapan Lama Sekolah</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>lamanya waktu (dalam tahun) pendidikan formal yang diharapkan dapat ditempuh oleh anak usia tertentu di masa mendatang, yang menggambarkan peluang masyarakat untuk mengenyam pendidikan</Definisi><Satuan>Tahun</Satuan><Data 2025>17,67 - 17,75</Data 2025></row>
<row _id="4"><No>4</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Literasi Membaca
</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.</Definisi><Satuan>Angka</Satuan><Data 2025>96.35</Data 2025></row>
<row _id="5"><No>5</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Numerasi
</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.</Definisi><Satuan>Angka</Satuan><Data 2025>92.24</Data 2025></row>
<row _id="6"><No>6</No><Nama Data>Tingkat partisipasi warga negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>91.27</Data 2025></row>
<row _id="7"><No>7</No><Nama Data>Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar adalah proporsi anak-anak dalam rentang usia 7 hingga 12 tahun yang terdaftar dan mengikuti pendidikan dasar dibandingkan dengan total jumlah anak dalam rentang usia tersebut. Pendidikan dasar mencakup jenjang pendidikan yang biasanya mencakup sekolah dasar (SD), dan merupakan tahap awal dari sistem pendidikan formal.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>112,14</Data 2025></row>
<row _id="8"><No>8</No><Nama Data>Tingkat partisipasi warga negara usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan menengah pertama</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Tingkat partisipasi warga negara usia 13- 15 tahun yang berpartisipasi pendidikan pertama dalam menengah</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="9"><No>9</No><Nama Data>Tingkat partisipasi warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Definisi Konseptual Indikator : Partisipasi anak usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang mengenyam pendidikan pada pendidikan kesetaraan (APS) Sumber Data : Survei Sosial Ekonomi Nasional (Badan Pusat Statistik) Tersedia dalam Rapor Pendidikan Daerah</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="10"><No>10</No><Nama Data>Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari kemampuan Kompetensi membaca teks informasi
 Kompetensi membaca teks sastra
 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)
 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)
 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)</Definisi><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>75.99</Data 2025></row>
<row _id="11"><No>11</No><Nama Data>Hasil Rapor Pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>75.73</Data 2025></row>
<row _id="12"><No>12</No><Nama Data>Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan
 Kompetensi pada domain Aljabar
 Kompetensi pada domain Geometri
 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian
 Kompetensi mengetahui (L1)
 Kompetensi menerapkan (L2)
 Kompetensi menalar (L3)</Definisi><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>62.82</Data 2025></row>
<row _id="13"><No>13</No><Nama Data>Hasil Rapor Pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>68.31</Data 2025></row>
<row _id="14"><No>14</No><Nama Data>Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi membaca teks informasi
 Kompetensi membaca teks sastra
 Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)
 Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)
 Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)</Definisi><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>84.62</Data 2025></row>
<row _id="15"><No>15</No><Nama Data>Hasil Rapor Pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>52.99</Data 2025></row>
<row _id="16"><No>16</No><Nama Data>Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan
 Kompetensi pada domain Aljabar
 Kompetensi pada domain Geometri
 Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian
 Kompetensi mengetahui (L1)
 Kompetensi menerapkan (L2)
 Kompetensi menalar (L3)</Definisi><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>73.15</Data 2025></row>
<row _id="17"><No>17</No><Nama Data>Hasil Rapor Pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Score</Satuan><Data 2025>44.77</Data 2025></row>
<row _id="18"><No>18</No><Nama Data>Persentase Perolehan Medali</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>persentase perolehan medali dihitung dari jumlah perolehan medali atlit berprastasi tingkat propinsi dibagi jumlah kejuaraan yang diikuti tingkat propinsi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>58.77</Data 2025></row>
<row _id="19"><No>19</No><Nama Data>Total perolehan medali tingkat provinsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>259.0</Data 2025></row>
<row _id="20"><No>20</No><Nama Data>Jumlah perolehan medali PORDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>131.0</Data 2025></row>
<row _id="21"><No>21</No><Nama Data>Jumlah perolehan medali PEPARDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>82.0</Data 2025></row>
<row _id="22"><No>22</No><Nama Data>Jumlah perolehan medali POPDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>259.0</Data 2025></row>
<row _id="23"><No>23</No><Nama Data>Jumlah perolehan medali PEPARPEDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>24.0</Data 2025></row>
<row _id="24"><No>24</No><Nama Data>Total kejuaraan yang diikuti tingkat provinsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>844.0</Data 2025></row>
<row _id="25"><No>25</No><Nama Data>Jumlah Kejuaraan yang diikuti PORDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>466.0</Data 2025></row>
<row _id="26"><No>26</No><Nama Data>Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="27"><No>27</No><Nama Data>Jumlah Kejuaraan yang diikuti POPDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>248.0</Data 2025></row>
<row _id="28"><No>28</No><Nama Data>Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARPEDA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>30.0</Data 2025></row>
<row _id="29"><No>29</No><Nama Data>Indeks pembangunan pemuda</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>alat ukur yang digunakan untuk menilai pembangunan pemuda di suatu wilayah, meliputi lima domain dasar: pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.</Definisi><Satuan>Indeks</Satuan><Data 2025>75.05</Data 2025></row>
<row _id="30"><No>30</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi "Cakap" atau "Mahir" dalam asesmen tersebut, dihitung dari total jumlah siswa yang mengikuti asesmen di satuan pendidikan tersebut berdasarkan hasil rapor pendidikan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>96.35</Data 2025></row>
<row _id="31"><No>31</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>157.0</Data 2025></row>
<row _id="32"><No>32</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>54.0</Data 2025></row>
<row _id="33"><No>33</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>160.0</Data 2025></row>
<row _id="34"><No>34</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>59.0</Data 2025></row>
<row _id="35"><No>35</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Numerasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>persentase satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi cakap atau mahir dalam numerasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>92.24</Data 2025></row>
<row _id="36"><No>36</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.</Definisi><Satuan>sekolah</Satuan><Data 2025>149.0</Data 2025></row>
<row _id="37"><No>37</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>53.0</Data 2025></row>
<row _id="38"><No>38</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>160.0</Data 2025></row>
<row _id="39"><No>39</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>59.0</Data 2025></row>
<row _id="40"><No>40</No><Nama Data>Persentase Jumlah Warga Negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>91.27</Data 2025></row>
<row _id="41"><No>41</No><Nama Data>Jumlah anak usia 5-6 tahun yang sudah tamat atau sedang belajar di satuan PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>9685.0</Data 2025></row>
<row _id="42"><No>42</No><Nama Data>Jumlah anak usia 5-6 tahun pada kabupaten/kota yang bersangkutan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>10611.0</Data 2025></row>
<row _id="43"><No>43</No><Nama Data>Persentase Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dikota yogyakarta dihitung dari jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dibagi jumlah penduduk usia 7-15 tahun dikali 100 %</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>101.0</Data 2025></row>
<row _id="44"><No>44</No><Nama Data>Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar di kota yogyakarta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>53596.0</Data 2025></row>
<row _id="45"><No>45</No><Nama Data>Jumlah penduduk usia 7-15 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>53067.0</Data 2025></row>
<row _id="46"><No>46</No><Nama Data>Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dihitung dari jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dibagi jumlah warga negara usia 7-18 tahun dikali 100%</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="47"><No>47</No><Nama Data>Jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>1105.0</Data 2025></row>
<row _id="48"><No>48</No><Nama Data>Jumlah warga negara usia 7-18 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>1105.0</Data 2025></row>
<row _id="49"><No>49</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan yang terakreditasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah satuan pendidikan Negeri/swasta yang terakreditasi A,B,C dibagi dengan jumlah seluruh satuan pendidikan negeri/swasta</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>99.12</Data 2025></row>
<row _id="50"><No>50</No><Nama Data>Jumlah TK terakreditasi A,B,C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>217.0</Data 2025></row>
<row _id="51"><No>51</No><Nama Data>Jumlah TK Terakreditasi A</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>85.0</Data 2025></row>
<row _id="52"><No>52</No><Nama Data>Jumlah TK Terakreditasi B</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>126.0</Data 2025></row>
<row _id="53"><No>53</No><Nama Data>Jumlah TK Terakreditasi C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>6.0</Data 2025></row>
<row _id="54"><No>54</No><Nama Data>Jumlah SD N/S terakreditasi A.B.C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>160.0</Data 2025></row>
<row _id="55"><No>55</No><Nama Data>Jumlah SD N/S Terakreditasi A</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>146.0</Data 2025></row>
<row _id="56"><No>56</No><Nama Data>Jumlah SD N/S Terakreditasi B</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>14.0</Data 2025></row>
<row _id="57"><No>57</No><Nama Data>Jumlah SD N/S Terakreditasi C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>0.0</Data 2025></row>
<row _id="58"><No>58</No><Nama Data>Jumlah SMP N/S terakreditasi A,B,C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>58.0</Data 2025></row>
<row _id="59"><No>59</No><Nama Data>Jumlah SMP N/S Terakreditasi A</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>45.0</Data 2025></row>
<row _id="60"><No>60</No><Nama Data>Jumlah SMP N/S Terakreditasi B</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>11.0</Data 2025></row>
<row _id="61"><No>61</No><Nama Data>Jumlah SMP N/S Terakreditasi C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>2.0</Data 2025></row>
<row _id="62"><No>62</No><Nama Data>Jumlah total TK, SD, SMP terakreditasi A, B, C</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>451.0</Data 2025></row>
<row _id="63"><No>63</No><Nama Data>Jumlah total Satuan Pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>455.0</Data 2025></row>
<row _id="64"><No>64</No><Nama Data>Jumlah Cabang Olahraga Unggulan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah cabang olahraga yang menunjukkan peningkatan prestasi signifikan</Definisi><Satuan>Cabang Olahraga</Satuan><Data 2025>12.0</Data 2025></row>
<row _id="65"><No>65</No><Nama Data>Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Proporsi pemuda usia 16–30 tahun di Kota Yogyakarta yang berwirausaha dalam kegiatan ekonomi mandiri.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>1.2</Data 2025></row>
<row _id="66"><No>66</No><Nama Data>Jumlah wirausaha muda</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1135.0</Data 2025></row>
<row _id="67"><No>67</No><Nama Data>jumlah pemuda usia 16-30 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>94892.0</Data 2025></row>
<row _id="68"><No>68</No><Nama Data>Nilai Reformasi Birokrasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>mengukur pelaksanaan dan pencapaian Reformasi Birokrasi level Perangkat Daerah, dengan kriteria:
 AA (&gt;90-100) : istimewa
 A (&gt;80-90): Sangat baik
 BB (&gt;70-80): baik
 B (&gt;60-70): cukup baik
 CC (&gt;50-60): cukup
 C (&gt;30-50): buruk
 D (&gt;0-30): sangat buruk"</Definisi><Satuan>Kategori</Satuan><Data 2025>AA (90.391)</Data 2025></row>
<row _id="69"><No>69</No><Nama Data>Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat dengan 8 parameter :
 1. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Dindikpora
 2. Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Dindikpora
 3. Penguatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dindikpora
 4. Indeks Kepuasan Masyarakat
 5. Capaian persentase Rencana Pengadaan yang diumumkan pada SIRUP
 6. IP ASN Dinsikpora
 7. Penilaian Pengawasan arsip internal
 8. Penilaian Indeks Pembangunan Statistik</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>AA (90.391)</Data 2025></row>
<row _id="70"><No>70</No><Nama Data>Persentase pendidik yg memenuhi kualifikasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Pendidik baik ASN mapun non-ASN di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sesuai jenjang pendidikan tempat mereka mengajar, yaitu minimal D-IV/S1 untuk pendidik PAUD, SD, dan SMP, dan sesuai dengan peraturan terbaru yang berlaku</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>97.18</Data 2025></row>
<row _id="71"><No>71</No><Nama Data>Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>941.0</Data 2025></row>
<row _id="72"><No>72</No><Nama Data>Total pendidik PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>979.0</Data 2025></row>
<row _id="73"><No>73</No><Nama Data>Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>2605.0</Data 2025></row>
<row _id="74"><No>74</No><Nama Data>Total pendidik SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>2678.0</Data 2025></row>
<row _id="75"><No>75</No><Nama Data>Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1550.0</Data 2025></row>
<row _id="76"><No>76</No><Nama Data>Total pendidik SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1587.0</Data 2025></row>
<row _id="77"><No>77</No><Nama Data>Persentase pemerataan guru</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Pemenuhan kebutuhan guru dihitung berdasarkan beban kerja guru yang meliputi jam mengajar tatap muka, tugas tambahan, dan kegiatan lain yang terkait dengan tugas guru</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>99.26</Data 2025></row>
<row _id="78"><No>78</No><Nama Data>ketersediaan guru di sekolah negeri TK/PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>979.0</Data 2025></row>
<row _id="79"><No>79</No><Nama Data>ketersediaan guru di sekolah negeri SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>2294.0</Data 2025></row>
<row _id="80"><No>80</No><Nama Data>ketersediaan guru di sekolah negeri SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>2081.0</Data 2025></row>
<row _id="81"><No>81</No><Nama Data>kebutuhan guru di sekolah negeri TK/PAUD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>944.0</Data 2025></row>
<row _id="82"><No>82</No><Nama Data>kebutuhan guru di sekolah negeri SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>2281.0</Data 2025></row>
<row _id="83"><No>83</No><Nama Data>kebutuhan guru di sekolah negeri SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>2169.0</Data 2025></row>
<row _id="84"><No>84</No><Nama Data>Persentase Pendidik aktif yang bersertifikat profesi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase pendidik baik ASN dan non-ASN pada sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memperoleh sertifikat pendidik melalui program sertifikasi guru yang diakui pemerintah (misalnya melalui PLPG, PPG Dalam Jabatan, PPG Prajabatan, atau pola lainnya), dan tercatat aktif sebagai pendidik pada satuan pendidikan formal.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>0.6013</Data 2025></row>
<row _id="85"><No>85</No><Nama Data>Jumlah pendidik aktif yang bersertifikat profesi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>2930.0</Data 2025></row>
<row _id="86"><No>86</No><Nama Data>Jumlah pendidik aktif</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>4873.0</Data 2025></row>
<row _id="87"><No>87</No><Nama Data>Angka Partisipasi Kasar SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (7-12 tahun).</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>112.14</Data 2025></row>
<row _id="88"><No>88</No><Nama Data>Jumlah siswa SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>38236.0</Data 2025></row>
<row _id="89"><No>89</No><Nama Data>Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>34096.0</Data 2025></row>
<row _id="90"><No>90</No><Nama Data>Angka Partisipasi Murni SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>APM SD/MI/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 7-12 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SD/MI/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 7-12 tahun.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="91"><No>91</No><Nama Data>Jumlah siswa SD usia 7-12 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>34096.0</Data 2025></row>
<row _id="92"><No>92</No><Nama Data>Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>34096.0</Data 2025></row>
<row _id="93"><No>93</No><Nama Data>Angka Partisipasi Kasar SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (13-15 tahun).</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>124.12</Data 2025></row>
<row _id="94"><No>94</No><Nama Data>Jumlah siswa SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>23546.0</Data 2025></row>
<row _id="95"><No>95</No><Nama Data>Jumlah penduduk usia 13-15 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>18971.0</Data 2025></row>
<row _id="96"><No>96</No><Nama Data>Angka Partisipasi Murni SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>APM SMP/MTs/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 13-15 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 13-15 tahun.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="97"><No>97</No><Nama Data>Jumlah siswa SMP usia 13-15 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>18971.0</Data 2025></row>
<row _id="98"><No>98</No><Nama Data>Jumlah penduduk usia 13-15 tahun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>18971.0</Data 2025></row>
<row _id="99"><No>99</No><Nama Data>Persentase Kelulusan peserta didik non formal / kesetaraan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Presentase peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB dibanding dengan peserta didik PKBM (paket A,B,C) dan SKB diakhir jenjang</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>89.95</Data 2025></row>
<row _id="100"><No>100</No><Nama Data>Jumlah peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>564.0</Data 2025></row>
<row _id="101"><No>101</No><Nama Data>jumlah peserta didik PKBM (paket A,B,C) dan SKB diakhir jenjang</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>627.0</Data 2025></row>
<row _id="102"><No>102</No><Nama Data>Persentase peserta didik TK (A,B) yang dilakukan penilaian perkembangan menggunakan STPPA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Peserta didik dianggap telah dinilai menggunakan STPPA apabila terdapat dokumen atau catatan hasil observasi guru terhadap 6 aspek perkembangan anak (nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, seni) berdasarkan standar PAUD.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="103"><No>103</No><Nama Data>Jumlah peserta didik yang telah dinilai menggunakan STPPA</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>9048.0</Data 2025></row>
<row _id="104"><No>104</No><Nama Data>Jumlah seluruh peserta didik TK</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>9048.0</Data 2025></row>
<row _id="105"><No>105</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan TK yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="106"><No>106</No><Nama Data>Jumlah satuan pendidikan yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>218.0</Data 2025></row>
<row _id="107"><No>107</No><Nama Data>Total jumlah satuan pendidikan TK</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>218.0</Data 2025></row>
<row _id="108"><No>108</No><Nama Data>Persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di jenjang TK Negeri/Swasta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="109"><No>109</No><Nama Data>jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>723.0</Data 2025></row>
<row _id="110"><No>110</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>723.0</Data 2025></row>
<row _id="111"><No>111</No><Nama Data>jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang TK di kota yogyakarta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang TK di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>24.0</Data 2025></row>
<row _id="112"><No>112</No><Nama Data>Rata-rata nilai ASPD SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rerata dari hasil asesmen yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 6 SD/MI di Kota Yogyakarta yang diukur melalui tiga domain literasi: membaca, numerasi, dan sains, dalam satu tahun pelaksanaan ASPD.</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>71.97</Data 2025></row>
<row _id="113"><No>113</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi Sains SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>75.73</Data 2025></row>
<row _id="114"><No>114</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi numerasi SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>68.31</Data 2025></row>
<row _id="115"><No>115</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi membaca SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>71.88</Data 2025></row>
<row _id="116"><No>116</No><Nama Data>Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan jenjang SD dalam satu tahun, dihitung berdasarkan jumlah kasus yang telah ditindaklanjuti dan selesai ditangani oleh satuan pendidikan dan/atau pihak berwenang, dibandingkan dengan jumlah total kasus yang dilaporkan dalam periode yang sama.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="117"><No>117</No><Nama Data>jumlah kasus yang terselesaikan jenjang SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Kasus</Satuan><Data 2025>1.0</Data 2025></row>
<row _id="118"><No>118</No><Nama Data>jumlah kasus yang terlaporkan jenjang SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Kasus</Satuan><Data 2025>1.0</Data 2025></row>
<row _id="119"><No>119</No><Nama Data>Nilai survey iklim inklusivitas dan kebhinekaan SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Hasil survey Iklim kebhinekaan dan inklusivitas berupa nilai pada Rapor Pendidikan jenjang SD</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>76.59</Data 2025></row>
<row _id="120"><No>120</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan SD yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="121"><No>121</No><Nama Data>Jumlah satuan pendidikan yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>160.0</Data 2025></row>
<row _id="122"><No>122</No><Nama Data>Total jumlah satuan pendidikan SD</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>160.0</Data 2025></row>
<row _id="123"><No>123</No><Nama Data>Persentase pemenuhan bantuan biaya personal di jenjang SD Negeri/Swasta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="124"><No>124</No><Nama Data>Jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SD N/S</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>3195.0</Data 2025></row>
<row _id="125"><No>125</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>3195.0</Data 2025></row>
<row _id="126"><No>126</No><Nama Data>Jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang SD di kota yogyakarta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Jenjang SD di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>87.0</Data 2025></row>
<row _id="127"><No>127</No><Nama Data>Persentase ATS yang ditindaklanjuti</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>pemantauan anak tidak sekolah berdasarkan data yang sudah di validasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>42.19</Data 2025></row>
<row _id="128"><No>128</No><Nama Data>Jumlah ATS hasil verval yang ditindaklanjuti</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>662.0</Data 2025></row>
<row _id="129"><No>129</No><Nama Data>Jumlah asumsi ATS berdasarkan estimasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1569.0</Data 2025></row>
<row _id="130"><No>130</No><Nama Data>Jumlah laporan monev ATS yang disusun dan ditindaklanjuti</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Dokumen laporan hasil kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) yang disusun secara sistematis oleh satuan pendidikan atau perangkat daerah terkait, dan telah ditindaklanjuti melalui rencana tindak lanjut intervensi yang sesuai.</Definisi><Satuan>Laporan</Satuan><Data 2025>1.0</Data 2025></row>
<row _id="131"><No>131</No><Nama Data>Persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di PKBM</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="132"><No>132</No><Nama Data>Jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>47.0</Data 2025></row>
<row _id="133"><No>133</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>47.0</Data 2025></row>
<row _id="134"><No>134</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan (negeri dan swasta) yang memperoleh pembiayaan pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Satuan pendidikan baik negeri atau swasta yang memperoleh alokasi dana pendidikan dari APBN/APBD dalam satu tahun anggaran, mencakup BOS dan BOSDA</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="135"><No>135</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan negeri yang memperoleh pembiayaan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>114.0</Data 2025></row>
<row _id="136"><No>136</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan swasta yang memperoleh pembiayaan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>311.0</Data 2025></row>
<row _id="137"><No>137</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan negeri</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>114.0</Data 2025></row>
<row _id="138"><No>138</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan swasta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>311.0</Data 2025></row>
<row _id="139"><No>139</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan SMP yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="140"><No>140</No><Nama Data>Jumlah satuan pendidikan SMP yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>59.0</Data 2025></row>
<row _id="141"><No>141</No><Nama Data>Total jumlah satuan pendidikan SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>59.0</Data 2025></row>
<row _id="142"><No>142</No><Nama Data>Persentase satuan pendidikan dengan kemandirian, akuntabilitas dan transparansi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah adalah kegiatan peningkatan kapasitas satuan pendidikan melalui pendampingan, pelatihan, atau fasilitasi manajerial kepada kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan tata kelola dan mutu layanan pendidikan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="143"><No>143</No><Nama Data>jumlah satuan pendidikan yang mendapat pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>437.0</Data 2025></row>
<row _id="144"><No>144</No><Nama Data>total jumlah satuan pendidikan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>437.0</Data 2025></row>
<row _id="145"><No>145</No><Nama Data>Rata-rata nilai ASPD SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Rerata dari hasil asesmen yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 9 SMP/MTs di Kota Yogyakarta yang diukur melalui tiga domain literasi: membaca, numerasi, dan sains, dalam satu tahun pelaksanaan ASPD.</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>45.47</Data 2025></row>
<row _id="146"><No>146</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi Sains SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>38.65</Data 2025></row>
<row _id="147"><No>147</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi numerasi SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>44.77</Data 2025></row>
<row _id="148"><No>148</No><Nama Data>Rata-rata nilai literasi membaca SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>52.99</Data 2025></row>
<row _id="149"><No>149</No><Nama Data>Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan jenjang SMP dalam satu tahun, dihitung berdasarkan jumlah kasus yang telah ditindaklanjuti dan selesai ditangani oleh satuan pendidikan dan/atau pihak berwenang, dibandingkan dengan jumlah total kasus yang dilaporkan dalam periode yang sama.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="150"><No>150</No><Nama Data>jumlah kasus yang terselesaikan jenjang SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Kasus</Satuan><Data 2025>1.0</Data 2025></row>
<row _id="151"><No>151</No><Nama Data>jumlah kasus yang terlaporkan jenjang SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Kasus</Satuan><Data 2025>1.0</Data 2025></row>
<row _id="152"><No>152</No><Nama Data>Nilai survey iklim inklusivitas dan kebhinekaan SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Hasil survey Iklim inklusivitas dan kebhinekaan berupa nilai pada Rapor Pendidikan jenjang SMP</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>68.74</Data 2025></row>
<row _id="153"><No>153</No><Nama Data>jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang SMP di kota yogyakarta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Jenjang SMP di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas</Definisi><Satuan>Sekolah</Satuan><Data 2025>30.0</Data 2025></row>
<row _id="154"><No>154</No><Nama Data>persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di SMP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="155"><No>155</No><Nama Data>jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMP N/S</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>2032.0</Data 2025></row>
<row _id="156"><No>156</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>2032.0</Data 2025></row>
<row _id="157"><No>157</No><Nama Data>jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMA N/S</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>667.0</Data 2025></row>
<row _id="158"><No>158</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>667.0</Data 2025></row>
<row _id="159"><No>159</No><Nama Data>jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMK N/S</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1130.0</Data 2025></row>
<row _id="160"><No>160</No><Nama Data>jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1130.0</Data 2025></row>
<row _id="161"><No>161</No><Nama Data>Persentase Perolehan Medali Tingkat Provinsi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>persentase perolehan medali pelaksanaan POPDA</Definisi><Satuan>Medali</Satuan><Data 2025>259.0</Data 2025></row>
<row _id="162"><No>162</No><Nama Data>Jumlah atlet yang mengikuti pembinaan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah atlet yang mengikuti pembinaan pra POPDA</Definisi><Satuan>orang</Satuan><Data 2025>453.0</Data 2025></row>
<row _id="163"><No>163</No><Nama Data>Persentase jumlah siswa hasil pembinaan yang berprestasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Persentase jumlah siswa hasil pembinaan yang berprestasi adalah siswa yang mendapat pembinaan dan mampu berprestasi dalam SPOM dan kompetisi KKO dibandingkan jumlah siswa SPOM dan KKO yang dibina. Aktivitas ini bertujuan untuk menghasilkan calon bibit unggul atau calon atlit sejak dini, sebagai regenerasi atlit muda.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>98.45</Data 2025></row>
<row _id="164"><No>164</No><Nama Data>jumlah siswa SPOM dan KKO yang berprestasi</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>381.0</Data 2025></row>
<row _id="165"><No>165</No><Nama Data>jumlah siswa SPOM KKO yang dibina</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>387.0</Data 2025></row>
<row _id="166"><No>166</No><Nama Data>Jumlah Sarana dan Prasarana Olahraga yang terpelihara/ditingkatkan kualitasnya</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>sarana prasarana olahraga yang menjadi kewenangan dindikpora yang dilakukan pemeliharaan/ditingkatkan kualitasnya</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>22.22</Data 2025></row>
<row _id="167"><No>167</No><Nama Data>jumlah sarpras olahraga yang terpelihara/ditingkatkan kualitasnya</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Unit</Satuan><Data 2025>2.0</Data 2025></row>
<row _id="168"><No>168</No><Nama Data>jumlah sarpras olahraga</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Unit</Satuan><Data 2025>9.0</Data 2025></row>
<row _id="169"><No>169</No><Nama Data>jumlah kejuaraan olahraga tingkat darah kab/kota yang diselenggarakan oleh dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>kejuaraan olaharaga yang di selenggarakan oleh dindikpora (Popda,peparda,porsiswa,porgurkar)</Definisi><Satuan>jumlah</Satuan><Data 2025>4 kejuaraan</Data 2025></row>
<row _id="170"><No>170</No><Nama Data>jumlah organisasi olahraga yang dilakukan pembinaan dan pengembangan oleh dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kinerja organisasi olahraga, baik pada tingkat daerah maupun nasional, dalam rangka mencapai tujuan olahraga, seperti peningkatan prestasi, partisipasi masyarakat, dan pengembangan industri olahraga</Definisi><Satuan>jumlah</Satuan><Data 2025>3 lembaga</Data 2025></row>
<row _id="171"><No>171</No><Nama Data>Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan organisasi kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Pemuda yang aktif dalam organisasi kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan di Kota Yogyakarta.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>0.0505</Data 2025></row>
<row _id="172"><No>172</No><Nama Data>jumlah pemuda yang menjadi anggota aktif kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan (16-30 tahun)</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>4795.0</Data 2025></row>
<row _id="173"><No>173</No><Nama Data>jumlah pemuda (16-30 tahun) di Kota Yogyakarta</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>94892.0</Data 2025></row>
<row _id="174"><No>174</No><Nama Data>Persentase pemuda yang meningkat kapasitasnya</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Pemuda meningkat kapasitasnya dihitung dari jumlah pemuda pelopor dan wirausaha muda yang mengikuti peningkatan kapasitas dibagi jumlah pemuda yang bergabung dalam organisasi kepemudaan di Kota Yogyakarta.</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>0.2545</Data 2025></row>
<row _id="175"><No>175</No><Nama Data>Jumlah pemuda pelopor</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>215.0</Data 2025></row>
<row _id="176"><No>176</No><Nama Data>Jumlah wirausaha muda</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>1135.0</Data 2025></row>
<row _id="177"><No>177</No><Nama Data>jumlah pemuda bergabung dalam organisasi kepemudaan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Orang</Satuan><Data 2025>5305.0</Data 2025></row>
<row _id="178"><No>178</No><Nama Data>persentase jumlah organisasi kepemudaan yang aktif</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>wadah atau perkumpulan yang dibentuk oleh dan/atau untuk pemuda, dengan tujuan mengembangkan potensi pemuda, baik dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun bidang lainnya, serta mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan dan kemasyarakatan</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="179"><No>179</No><Nama Data>jumlah organisasi kepemudaan yang aktif</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Organisasi</Satuan><Data 2025>36.0</Data 2025></row>
<row _id="180"><No>180</No><Nama Data>jumlah organisasi kepemudaan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Organisasi</Satuan><Data 2025>36.0</Data 2025></row>
<row _id="181"><No>181</No><Nama Data>Nilai SAKIP Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah oleh inspektorat, dengan kriteria:
 AA (nilai &gt;90-100)
 A (Nilai &gt;80-90)
 BB (Nilai &gt;70-80)
 B (Nilai &gt;60-70)
 CC (Nilai &gt;50-60)
 C (nilai &gt;30-50)
 D (Nilai &gt;0-30)</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>A (87.13)</Data 2025></row>
<row _id="182"><No>182</No><Nama Data>Nilai SPIP Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>menilai maturitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah oleh inspektorat, dengan interval skor sebagai berikut:
 1. Rintisan : 1,00 ≤ Skor &lt; 2,00
 2. Berkembang : 2,00 ≤ Skor &lt; 3,00
 3. Terdefinisi: 3,00 ≤ Skor &lt; 4
 4. Terkelola dan Terukur : 4,00 ≤ Skor &lt; 4,50
 5. Optimum : Skor ≥ 4,50"</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>Optimum (4,707)</Data 2025></row>
<row _id="183"><No>183</No><Nama Data>Nilai IKM Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>hasil survei yang mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora)</Definisi><Satuan>Nilai</Satuan><Data 2025>83.03</Data 2025></row>
<row _id="184"><No>184</No><Nama Data>Persentase ketepatan penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang disusun tepat waktu dibagi jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang wajib disusun</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="185"><No>185</No><Nama Data>Jumlah Dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang disusun tepat waktu</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>dokumen</Satuan><Data 2025>16.0</Data 2025></row>
<row _id="186"><No>186</No><Nama Data>Jumlah Dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang wajib disusun</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>dokumen</Satuan><Data 2025>16.0</Data 2025></row>
<row _id="187"><No>187</No><Nama Data>Persentase ketersediaan data statistik sectoral Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>ukuran jumlah atau proporsi data statistik yang dihasilkan oleh Dindikpora</Definisi><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="188"><No>188</No><Nama Data>Jumlah Data statistik yang disediakan sesuai ketentuan</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Data</Satuan><Data 2025>2308.0</Data 2025></row>
<row _id="189"><No>189</No><Nama Data>Jumlah Data statistik sektoral</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Data</Satuan><Data 2025>2308.0</Data 2025></row>
<row _id="190"><No>190</No><Nama Data>Nilai Penguatan Keuangan dan Aset Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>Mengukur kualitas laporan 
 keuangan Perangkat Daerah oleh BPKAD, dengan kriteria:
 Nilai 5: Sangat Baik
 Nilai 3 – 4: Baik
 Nilai 1 – 2: Sedang 
 Nilai 0: Buruk</Definisi><Satuan>nilai</Satuan><Data 2025>5.0</Data 2025></row>
<row _id="191"><No>191</No><Nama Data>Hasil Penilaian Pengawasan Arsip Administrasi Umum Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi>alat ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah daerah melaksanakan pengelolaan kearsipan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Indeks ini digunakan untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan daerah.</Definisi><Satuan>nilai</Satuan><Data 2025>90.41</Data 2025></row>
<row _id="192"><No>192</No><Nama Data>Nilai Indeks Profesionalitas ASN Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>nilai</Satuan><Data 2025>84.88</Data 2025></row>
<row _id="193"><No>193</No><Nama Data>Persentase Rencana Pengadaan yang Diumumkan pada SIRUP Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Persen</Satuan><Data 2025>100.0</Data 2025></row>
<row _id="194"><No>194</No><Nama Data>Jumlah belanja Dindikpora yang diinputkan pada SIRUP</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Rupiah</Satuan><Data 2025>497657036677.0</Data 2025></row>
<row _id="195"><No>195</No><Nama Data>Jumlah belanja pada DPA Dindikpora</Nama Data><Produsen Data>Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga</Produsen Data><Definisi /><Satuan>Rupiah</Satuan><Data 2025>497657036677.0</Data 2025></row>
</data>
