{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"No","type":"numeric"},{"id":"Nama Data","type":"text"},{"id":"Produsen Data","type":"text"},{"id":"Definisi","type":"text"},{"id":"Satuan","type":"text"},{"id":"Data 2025","type":"text"}],
  "records": [
    [1,1,"Peningkatan prestasi olahraga","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Peningkatan Prestasi Olahraga merujuk pada perbaikan dalam hasil atau performa di bidang olahraga, yang dapat diukur melalui berbagai indikator seperti peringkat kompetisi, pencapaian medali, rekor pribadi atau nasional, dan penilaian keterampilan atlet dalam event olahraga. Ini mencakup kemajuan yang dicapai oleh individu atau tim dalam olahraga.","-","259.0"],
    [2,2,"Rata-Rata Lama Sekolah","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah tahun rata-rata yang dihabiskan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal","Tahun","12,13 - 12,20"],
    [3,3,"Harapan Lama Sekolah","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","lamanya waktu (dalam tahun) pendidikan formal yang diharapkan dapat ditempuh oleh anak usia tertentu di masa mendatang, yang menggambarkan peluang masyarakat untuk mengenyam pendidikan","Tahun","17,67 - 17,75"],
    [4,4,"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Literasi Membaca\n","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.","Angka","96.35"],
    [5,5,"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Numerasi\n","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.","Angka","92.24"],
    [6,6,"Tingkat partisipasi warga negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.","Persen","91.27"],
    [7,7,"Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar adalah proporsi anak-anak dalam rentang usia 7 hingga 12 tahun yang terdaftar dan mengikuti pendidikan dasar dibandingkan dengan total jumlah anak dalam rentang usia tersebut. Pendidikan dasar mencakup jenjang pendidikan yang biasanya mencakup sekolah dasar (SD), dan merupakan tahap awal dari sistem pendidikan formal.","Persen","112,14"],
    [8,8,"Tingkat partisipasi warga negara usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan menengah pertama","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Tingkat partisipasi warga negara usia 13- 15 tahun yang berpartisipasi pendidikan pertama dalam menengah","Persen","100.0"],
    [9,9,"Tingkat partisipasi warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi Konseptual Indikator : Partisipasi anak usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang mengenyam pendidikan pada pendidikan kesetaraan (APS) Sumber Data : Survei Sosial Ekonomi Nasional (Badan Pusat Statistik) Tersedia dalam Rapor Pendidikan Daerah","Persen","100.0"],
    [10,10,"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari kemampuan Kompetensi membaca teks informasi\n Kompetensi membaca teks sastra\n Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)\n Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)\n Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)","Score","75.99"],
    [11,11,"Hasil Rapor Pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Score","75.73"],
    [12,12,"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan\n Kompetensi pada domain Aljabar\n Kompetensi pada domain Geometri\n Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian\n Kompetensi mengetahui (L1)\n Kompetensi menerapkan (L2)\n Kompetensi menalar (L3)","Score","62.82"],
    [13,13,"Hasil Rapor Pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Score","68.31"],
    [14,14,"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi membaca teks informasi\n Kompetensi membaca teks sastra\n Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)\n Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)\n Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)","Score","84.62"],
    [15,15,"Hasil Rapor Pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Score","52.99"],
    [16,16,"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan\n Kompetensi pada domain Aljabar\n Kompetensi pada domain Geometri\n Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian\n Kompetensi mengetahui (L1)\n Kompetensi menerapkan (L2)\n Kompetensi menalar (L3)","Score","73.15"],
    [17,17,"Hasil Rapor Pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Score","44.77"],
    [18,18,"Persentase Perolehan Medali","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","persentase perolehan medali dihitung dari jumlah perolehan medali atlit berprastasi tingkat propinsi dibagi jumlah kejuaraan yang diikuti tingkat propinsi","Persen","58.77"],
    [19,19,"Total perolehan medali tingkat provinsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","259.0"],
    [20,20,"Jumlah perolehan medali PORDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","131.0"],
    [21,21,"Jumlah perolehan medali PEPARDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","82.0"],
    [22,22,"Jumlah perolehan medali POPDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","259.0"],
    [23,23,"Jumlah perolehan medali PEPARPEDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","24.0"],
    [24,24,"Total kejuaraan yang diikuti tingkat provinsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","844.0"],
    [25,25,"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PORDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","466.0"],
    [26,26,"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","100.0"],
    [27,27,"Jumlah Kejuaraan yang diikuti POPDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","248.0"],
    [28,28,"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARPEDA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Medali","30.0"],
    [29,29,"Indeks pembangunan pemuda","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","alat ukur yang digunakan untuk menilai pembangunan pemuda di suatu wilayah, meliputi lima domain dasar: pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.","Indeks","75.05"],
    [30,30,"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi \"Cakap\" atau \"Mahir\" dalam asesmen tersebut, dihitung dari total jumlah siswa yang mengikuti asesmen di satuan pendidikan tersebut berdasarkan hasil rapor pendidikan","Persen","96.35"],
    [31,31,"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Sekolah","157.0"],
    [32,32,"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Sekolah","54.0"],
    [33,33,"jumlah satuan pendidikan SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.","Sekolah","160.0"],
    [34,34,"jumlah satuan pendidikan SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.","Sekolah","59.0"],
    [35,35,"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Numerasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","persentase satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi cakap atau mahir dalam numerasi","Persen","92.24"],
    [36,36,"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","sekolah","149.0"],
    [37,37,"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Sekolah","53.0"],
    [38,38,"jumlah satuan pendidikan SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.","Sekolah","160.0"],
    [39,39,"jumlah satuan pendidikan SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.","Sekolah","59.0"],
    [40,40,"Persentase Jumlah Warga Negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.","Persen","91.27"],
    [41,41,"Jumlah anak usia 5-6 tahun yang sudah tamat atau sedang belajar di satuan PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","9685.0"],
    [42,42,"Jumlah anak usia 5-6 tahun pada kabupaten/kota yang bersangkutan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","10611.0"],
    [43,43,"Persentase Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dikota yogyakarta dihitung dari jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dibagi jumlah penduduk usia 7-15 tahun dikali 100 %","Persen","101.0"],
    [44,44,"Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar di kota yogyakarta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","53596.0"],
    [45,45,"Jumlah penduduk usia 7-15 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","53067.0"],
    [46,46,"Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dihitung dari jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dibagi jumlah warga negara usia 7-18 tahun dikali 100%","Persen","100.0"],
    [47,47,"Jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","1105.0"],
    [48,48,"Jumlah warga negara usia 7-18 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","1105.0"],
    [49,49,"Persentase satuan pendidikan yang terakreditasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah satuan pendidikan Negeri/swasta yang terakreditasi A,B,C dibagi dengan jumlah seluruh satuan pendidikan negeri/swasta","Persen","99.12"],
    [50,50,"Jumlah TK terakreditasi A,B,C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","217.0"],
    [51,51,"Jumlah TK Terakreditasi A","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","85.0"],
    [52,52,"Jumlah TK Terakreditasi B","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","126.0"],
    [53,53,"Jumlah TK Terakreditasi C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","6.0"],
    [54,54,"Jumlah SD N/S terakreditasi A.B.C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","160.0"],
    [55,55,"Jumlah SD N/S Terakreditasi A","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","146.0"],
    [56,56,"Jumlah SD N/S Terakreditasi B","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","14.0"],
    [57,57,"Jumlah SD N/S Terakreditasi C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","0.0"],
    [58,58,"Jumlah SMP N/S terakreditasi A,B,C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","58.0"],
    [59,59,"Jumlah SMP N/S Terakreditasi A","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","45.0"],
    [60,60,"Jumlah SMP N/S Terakreditasi B","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","11.0"],
    [61,61,"Jumlah SMP N/S Terakreditasi C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","2.0"],
    [62,62,"Jumlah total TK, SD, SMP terakreditasi A, B, C","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","451.0"],
    [63,63,"Jumlah total Satuan Pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","455.0"],
    [64,64,"Jumlah Cabang Olahraga Unggulan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah cabang olahraga yang menunjukkan peningkatan prestasi signifikan","Cabang Olahraga","12.0"],
    [65,65,"Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Proporsi pemuda usia 16–30 tahun di Kota Yogyakarta yang berwirausaha dalam kegiatan ekonomi mandiri.","Persen","1.2"],
    [66,66,"Jumlah wirausaha muda","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1135.0"],
    [67,67,"jumlah pemuda usia 16-30 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","94892.0"],
    [68,68,"Nilai Reformasi Birokrasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","mengukur pelaksanaan dan pencapaian Reformasi Birokrasi level Perangkat Daerah, dengan kriteria:\n AA (>90-100) : istimewa\n A (>80-90): Sangat baik\n BB (>70-80): baik\n B (>60-70): cukup baik\n CC (>50-60): cukup\n C (>30-50): buruk\n D (>0-30): sangat buruk\"","Kategori","AA (90.391)"],
    [69,69,"Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat dengan 8 parameter :\n 1. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Dindikpora\n 2. Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Dindikpora\n 3. Penguatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dindikpora\n 4. Indeks Kepuasan Masyarakat\n 5. Capaian persentase Rencana Pengadaan yang diumumkan pada SIRUP\n 6. IP ASN Dinsikpora\n 7. Penilaian Pengawasan arsip internal\n 8. Penilaian Indeks Pembangunan Statistik","Nilai","AA (90.391)"],
    [70,70,"Persentase pendidik yg memenuhi kualifikasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Pendidik baik ASN mapun non-ASN di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sesuai jenjang pendidikan tempat mereka mengajar, yaitu minimal D-IV/S1 untuk pendidik PAUD, SD, dan SMP, dan sesuai dengan peraturan terbaru yang berlaku","Persen","97.18"],
    [71,71,"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","941.0"],
    [72,72,"Total pendidik PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","979.0"],
    [73,73,"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","2605.0"],
    [74,74,"Total pendidik SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","2678.0"],
    [75,75,"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1550.0"],
    [76,76,"Total pendidik SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1587.0"],
    [77,77,"Persentase pemerataan guru","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Pemenuhan kebutuhan guru dihitung berdasarkan beban kerja guru yang meliputi jam mengajar tatap muka, tugas tambahan, dan kegiatan lain yang terkait dengan tugas guru","Persen","99.26"],
    [78,78,"ketersediaan guru di sekolah negeri TK/PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","979.0"],
    [79,79,"ketersediaan guru di sekolah negeri SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","2294.0"],
    [80,80,"ketersediaan guru di sekolah negeri SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","2081.0"],
    [81,81,"kebutuhan guru di sekolah negeri TK/PAUD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","944.0"],
    [82,82,"kebutuhan guru di sekolah negeri SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","2281.0"],
    [83,83,"kebutuhan guru di sekolah negeri SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","orang","2169.0"],
    [84,84,"Persentase Pendidik aktif yang bersertifikat profesi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase pendidik baik ASN dan non-ASN pada sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memperoleh sertifikat pendidik melalui program sertifikasi guru yang diakui pemerintah (misalnya melalui PLPG, PPG Dalam Jabatan, PPG Prajabatan, atau pola lainnya), dan tercatat aktif sebagai pendidik pada satuan pendidikan formal.","Persen","0.6013"],
    [85,85,"Jumlah pendidik aktif yang bersertifikat profesi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","2930.0"],
    [86,86,"Jumlah pendidik aktif","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","4873.0"],
    [87,87,"Angka Partisipasi Kasar SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (7-12 tahun).","Persen","112.14"],
    [88,88,"Jumlah siswa SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","38236.0"],
    [89,89,"Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","34096.0"],
    [90,90,"Angka Partisipasi Murni SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","APM SD/MI/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 7-12 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SD/MI/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 7-12 tahun.","Persen","100.0"],
    [91,91,"Jumlah siswa SD usia 7-12 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","34096.0"],
    [92,92,"Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","34096.0"],
    [93,93,"Angka Partisipasi Kasar SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (13-15 tahun).","Persen","124.12"],
    [94,94,"Jumlah siswa SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","23546.0"],
    [95,95,"Jumlah penduduk usia 13-15 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","18971.0"],
    [96,96,"Angka Partisipasi Murni SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","APM SMP/MTs/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 13-15 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 13-15 tahun.","Persen","100.0"],
    [97,97,"Jumlah siswa SMP usia 13-15 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","18971.0"],
    [98,98,"Jumlah penduduk usia 13-15 tahun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","18971.0"],
    [99,99,"Persentase Kelulusan peserta didik non formal / kesetaraan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Presentase peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB dibanding dengan peserta didik PKBM (paket A,B,C) dan SKB diakhir jenjang","Persen","89.95"],
    [100,100,"Jumlah peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","564.0"],
    [101,101,"jumlah peserta didik PKBM (paket A,B,C) dan SKB diakhir jenjang","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","627.0"],
    [102,102,"Persentase peserta didik TK (A,B) yang dilakukan penilaian perkembangan menggunakan STPPA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Peserta didik dianggap telah dinilai menggunakan STPPA apabila terdapat dokumen atau catatan hasil observasi guru terhadap 6 aspek perkembangan anak (nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, seni) berdasarkan standar PAUD.","Persen","100.0"],
    [103,103,"Jumlah peserta didik yang telah dinilai menggunakan STPPA","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","9048.0"],
    [104,104,"Jumlah seluruh peserta didik TK","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","9048.0"],
    [105,105,"Persentase satuan pendidikan TK yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan","Persen","100.0"],
    [106,106,"Jumlah satuan pendidikan yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","218.0"],
    [107,107,"Total jumlah satuan pendidikan TK","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","218.0"],
    [108,108,"Persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di jenjang TK Negeri/Swasta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi","Persen","100.0"],
    [109,109,"jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","723.0"],
    [110,110,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","723.0"],
    [111,111,"jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang TK di kota yogyakarta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang TK di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas","Sekolah","24.0"],
    [112,112,"Rata-rata nilai ASPD SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rerata dari hasil asesmen yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 6 SD/MI di Kota Yogyakarta yang diukur melalui tiga domain literasi: membaca, numerasi, dan sains, dalam satu tahun pelaksanaan ASPD.","Nilai","71.97"],
    [113,113,"Rata-rata nilai literasi Sains SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","75.73"],
    [114,114,"Rata-rata nilai literasi numerasi SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","68.31"],
    [115,115,"Rata-rata nilai literasi membaca SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","71.88"],
    [116,116,"Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan jenjang SD dalam satu tahun, dihitung berdasarkan jumlah kasus yang telah ditindaklanjuti dan selesai ditangani oleh satuan pendidikan dan/atau pihak berwenang, dibandingkan dengan jumlah total kasus yang dilaporkan dalam periode yang sama.","Persen","100.0"],
    [117,117,"jumlah kasus yang terselesaikan jenjang SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Kasus","1.0"],
    [118,118,"jumlah kasus yang terlaporkan jenjang SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Kasus","1.0"],
    [119,119,"Nilai survey iklim inklusivitas dan kebhinekaan SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Hasil survey Iklim kebhinekaan dan inklusivitas berupa nilai pada Rapor Pendidikan jenjang SD","Nilai","76.59"],
    [120,120,"Persentase satuan pendidikan SD yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan","Persen","100.0"],
    [121,121,"Jumlah satuan pendidikan yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","160.0"],
    [122,122,"Total jumlah satuan pendidikan SD","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","160.0"],
    [123,123,"Persentase pemenuhan bantuan biaya personal di jenjang SD Negeri/Swasta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi","Persen","100.0"],
    [124,124,"Jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SD N/S","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","3195.0"],
    [125,125,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","3195.0"],
    [126,126,"Jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang SD di kota yogyakarta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Jenjang SD di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas","Sekolah","87.0"],
    [127,127,"Persentase ATS yang ditindaklanjuti","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","pemantauan anak tidak sekolah berdasarkan data yang sudah di validasi","Persen","42.19"],
    [128,128,"Jumlah ATS hasil verval yang ditindaklanjuti","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","662.0"],
    [129,129,"Jumlah asumsi ATS berdasarkan estimasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1569.0"],
    [130,130,"Jumlah laporan monev ATS yang disusun dan ditindaklanjuti","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Dokumen laporan hasil kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) yang disusun secara sistematis oleh satuan pendidikan atau perangkat daerah terkait, dan telah ditindaklanjuti melalui rencana tindak lanjut intervensi yang sesuai.","Laporan","1.0"],
    [131,131,"Persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di PKBM","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi","Persen","100.0"],
    [132,132,"Jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","47.0"],
    [133,133,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","47.0"],
    [134,134,"Persentase satuan pendidikan (negeri dan swasta) yang memperoleh pembiayaan pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Satuan pendidikan baik negeri atau swasta yang memperoleh alokasi dana pendidikan dari APBN/APBD dalam satu tahun anggaran, mencakup BOS dan BOSDA","Persen","100.0"],
    [135,135,"jumlah satuan pendidikan negeri yang memperoleh pembiayaan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","114.0"],
    [136,136,"jumlah satuan pendidikan swasta yang memperoleh pembiayaan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","311.0"],
    [137,137,"jumlah satuan pendidikan negeri","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","114.0"],
    [138,138,"jumlah satuan pendidikan swasta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","311.0"],
    [139,139,"Persentase satuan pendidikan SMP yang memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal dan dalam kondisi layak fungsi.","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Satuan pendidikan memiliki sarana dan prasarana sesuai standar pelayanan minimal berdasarkan hasil pemetaan kondisi sarpras oleh Dinas Pendidikan melalui Dapodik dan/atau verifikasi lapangan","Persen","100.0"],
    [140,140,"Jumlah satuan pendidikan SMP yang memiliki sarpras sesuai standar dan dalam kondisi layak fungsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","59.0"],
    [141,141,"Total jumlah satuan pendidikan SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","59.0"],
    [142,142,"Persentase satuan pendidikan dengan kemandirian, akuntabilitas dan transparansi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah adalah kegiatan peningkatan kapasitas satuan pendidikan melalui pendampingan, pelatihan, atau fasilitasi manajerial kepada kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan tata kelola dan mutu layanan pendidikan","Persen","100.0"],
    [143,143,"jumlah satuan pendidikan yang mendapat pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","437.0"],
    [144,144,"total jumlah satuan pendidikan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Sekolah","437.0"],
    [145,145,"Rata-rata nilai ASPD SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Rerata dari hasil asesmen yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 9 SMP/MTs di Kota Yogyakarta yang diukur melalui tiga domain literasi: membaca, numerasi, dan sains, dalam satu tahun pelaksanaan ASPD.","Nilai","45.47"],
    [146,146,"Rata-rata nilai literasi Sains SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","38.65"],
    [147,147,"Rata-rata nilai literasi numerasi SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","44.77"],
    [148,148,"Rata-rata nilai literasi membaca SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Nilai","52.99"],
    [149,149,"Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase penyelesaian kasus kekerasan di satuan pendidikan jenjang SMP dalam satu tahun, dihitung berdasarkan jumlah kasus yang telah ditindaklanjuti dan selesai ditangani oleh satuan pendidikan dan/atau pihak berwenang, dibandingkan dengan jumlah total kasus yang dilaporkan dalam periode yang sama.","Persen","100.0"],
    [150,150,"jumlah kasus yang terselesaikan jenjang SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Kasus","1.0"],
    [151,151,"jumlah kasus yang terlaporkan jenjang SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Kasus","1.0"],
    [152,152,"Nilai survey iklim inklusivitas dan kebhinekaan SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Hasil survey Iklim inklusivitas dan kebhinekaan berupa nilai pada Rapor Pendidikan jenjang SMP","Nilai","68.74"],
    [153,153,"jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi jenjang SMP di kota yogyakarta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","jumlah sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Jenjang SMP di kota yogyakarta berdasarkan SK Kepala Dinas","Sekolah","30.0"],
    [154,154,"persentase ketepatan penyaluran bantuan biaya personal di SMP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","pemberian bantuan biaya personal berdasarkan data pengajuan yang sudah terverifikasi","Persen","100.0"],
    [155,155,"jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMP N/S","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","2032.0"],
    [156,156,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","2032.0"],
    [157,157,"jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMA N/S","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","667.0"],
    [158,158,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","667.0"],
    [159,159,"jumlah peserta didik penerima bantuan biaya personal jenjang SMK N/S","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1130.0"],
    [160,160,"jumlah peserta didik yang mengajukan bantuan biaya personal yang terverifikasi sesuai dengan ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1130.0"],
    [161,161,"Persentase Perolehan Medali Tingkat Provinsi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","persentase perolehan medali pelaksanaan POPDA","Medali","259.0"],
    [162,162,"Jumlah atlet yang mengikuti pembinaan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah atlet yang mengikuti pembinaan pra POPDA","orang","453.0"],
    [163,163,"Persentase jumlah siswa hasil pembinaan yang berprestasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Persentase jumlah siswa hasil pembinaan yang berprestasi adalah siswa yang mendapat pembinaan dan mampu berprestasi dalam SPOM dan kompetisi KKO dibandingkan jumlah siswa SPOM dan KKO yang dibina. Aktivitas ini bertujuan untuk menghasilkan calon bibit unggul atau calon atlit sejak dini, sebagai regenerasi atlit muda.","Persen","98.45"],
    [164,164,"jumlah siswa SPOM dan KKO yang berprestasi","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","381.0"],
    [165,165,"jumlah siswa SPOM KKO yang dibina","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","387.0"],
    [166,166,"Jumlah Sarana dan Prasarana Olahraga yang terpelihara/ditingkatkan kualitasnya","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","sarana prasarana olahraga yang menjadi kewenangan dindikpora yang dilakukan pemeliharaan/ditingkatkan kualitasnya","Persen","22.22"],
    [167,167,"jumlah sarpras olahraga yang terpelihara/ditingkatkan kualitasnya","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Unit","2.0"],
    [168,168,"jumlah sarpras olahraga","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Unit","9.0"],
    [169,169,"jumlah kejuaraan olahraga tingkat darah kab/kota yang diselenggarakan oleh dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","kejuaraan olaharaga yang di selenggarakan oleh dindikpora (Popda,peparda,porsiswa,porgurkar)","jumlah","4 kejuaraan"],
    [170,170,"jumlah organisasi olahraga yang dilakukan pembinaan dan pengembangan oleh dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kinerja organisasi olahraga, baik pada tingkat daerah maupun nasional, dalam rangka mencapai tujuan olahraga, seperti peningkatan prestasi, partisipasi masyarakat, dan pengembangan industri olahraga","jumlah","3 lembaga"],
    [171,171,"Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan organisasi kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Pemuda yang aktif dalam organisasi kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan di Kota Yogyakarta.","Persen","0.0505"],
    [172,172,"jumlah pemuda yang menjadi anggota aktif kepemudaan dan/atau organisasi sosial kemasyarakatan (16-30 tahun)","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","4795.0"],
    [173,173,"jumlah pemuda (16-30 tahun) di Kota Yogyakarta","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","94892.0"],
    [174,174,"Persentase pemuda yang meningkat kapasitasnya","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Pemuda meningkat kapasitasnya dihitung dari jumlah pemuda pelopor dan wirausaha muda yang mengikuti peningkatan kapasitas dibagi jumlah pemuda yang bergabung dalam organisasi kepemudaan di Kota Yogyakarta.","Persen","0.2545"],
    [175,175,"Jumlah pemuda pelopor","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","215.0"],
    [176,176,"Jumlah wirausaha muda","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","1135.0"],
    [177,177,"jumlah pemuda bergabung dalam organisasi kepemudaan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Orang","5305.0"],
    [178,178,"persentase jumlah organisasi kepemudaan yang aktif","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","wadah atau perkumpulan yang dibentuk oleh dan/atau untuk pemuda, dengan tujuan mengembangkan potensi pemuda, baik dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun bidang lainnya, serta mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan dan kemasyarakatan","Persen","100.0"],
    [179,179,"jumlah organisasi kepemudaan yang aktif","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Organisasi","36.0"],
    [180,180,"jumlah organisasi kepemudaan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Organisasi","36.0"],
    [181,181,"Nilai SAKIP Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah oleh inspektorat, dengan kriteria:\n AA (nilai >90-100)\n A (Nilai >80-90)\n BB (Nilai >70-80)\n B (Nilai >60-70)\n CC (Nilai >50-60)\n C (nilai >30-50)\n D (Nilai >0-30)","Nilai","A (87.13)"],
    [182,182,"Nilai SPIP Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","menilai maturitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah oleh inspektorat, dengan interval skor sebagai berikut:\n 1. Rintisan : 1,00 ≤ Skor < 2,00\n 2. Berkembang : 2,00 ≤ Skor < 3,00\n 3. Terdefinisi: 3,00 ≤ Skor < 4\n 4. Terkelola dan Terukur : 4,00 ≤ Skor < 4,50\n 5. Optimum : Skor ≥ 4,50\"","Nilai","Optimum (4,707)"],
    [183,183,"Nilai IKM Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","hasil survei yang mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora)","Nilai","83.03"],
    [184,184,"Persentase ketepatan penyusunan perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang disusun tepat waktu dibagi jumlah dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang wajib disusun","Persen","100.0"],
    [185,185,"Jumlah Dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang disusun tepat waktu","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","dokumen","16.0"],
    [186,186,"Jumlah Dokumen perencanaan, evaluasi dan pelaporan Dindikpora yang wajib disusun","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","dokumen","16.0"],
    [187,187,"Persentase ketersediaan data statistik sectoral Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","ukuran jumlah atau proporsi data statistik yang dihasilkan oleh Dindikpora","Persen","100.0"],
    [188,188,"Jumlah Data statistik yang disediakan sesuai ketentuan","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Data","2308.0"],
    [189,189,"Jumlah Data statistik sektoral","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Data","2308.0"],
    [190,190,"Nilai Penguatan Keuangan dan Aset Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Mengukur kualitas laporan \n keuangan Perangkat Daerah oleh BPKAD, dengan kriteria:\n Nilai 5: Sangat Baik\n Nilai 3 – 4: Baik\n Nilai 1 – 2: Sedang \n Nilai 0: Buruk","nilai","5.0"],
    [191,191,"Hasil Penilaian Pengawasan Arsip Administrasi Umum Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","alat ukur yang digunakan untuk menilai sejauh mana instansi pemerintah daerah melaksanakan pengelolaan kearsipan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Indeks ini digunakan untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pemerintahan daerah.","nilai","90.41"],
    [192,192,"Nilai Indeks Profesionalitas ASN Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","nilai","84.88"],
    [193,193,"Persentase Rencana Pengadaan yang Diumumkan pada SIRUP Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Persen","100.0"],
    [194,194,"Jumlah belanja Dindikpora yang diinputkan pada SIRUP","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Rupiah","497657036677.0"],
    [195,195,"Jumlah belanja pada DPA Dindikpora","Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","","Rupiah","497657036677.0"]
]}
