﻿_id	No	Nama Data	Produsen Data	Definisi	Satuan	Data 2025
1	1	Jumlah Koperasi yang Melaksanakan RAT	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi yang rutin melaksanakan rapat anggota di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	145
2	2	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Tegalrejo	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	23
3	3	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Jetis	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	38
4	4	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Gondokusuman	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	55
5	5	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Danurejan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	22
6	6	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Gedongtengen	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	20
7	7	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Ngampilan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	11
8	8	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Wirobrajan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	17
9	9	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Mantrijeron	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	18
10	10	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Kraton	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	15
11	11	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Gondomanan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	25
12	12	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Pakualaman	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	10
13	13	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Mergangsan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	29
14	14	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Umbulharjo	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	87
15	15	Jumlah Koperasi Aktif Kemantren Kotagede	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi aktif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Suatu koperasi dianggap aktif jika secara kelembagaan dan usaha telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minimal sekali dalam tiga tahunan terakhir.	unit	27
16	16	Jumlah Koperasi Pasif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi pasif di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi pasif ialah koperasi yang membuat laporan keuangan tetapi tidak pernah menyelenggarakan rapat anggota walaupun masih memiliki anggota 8. Rapat Anggota merupakan salah satu alat perlengkapan organisasi koperasi.	unit	0
17	17	Jumlah KUD	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi KUD pada tahun berkenaan	unit	1
18	18	Koperasi Jasa	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	5
19	19	Koperasi Peternak	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	1
20	20	Kop.Industri/Kerajinan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	9
21	21	Kop. Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	30
22	22	Kop. TNI/POLRI	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	8
23	23	Kop. Wanita	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	18
24	24	KPN/PKPN	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	86
25	25	Kop. Mhs/Pemuda/Pramuka	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	10
26	26	Koperasi Angkutan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	4
27	27	Koperasi Veteran/Pensiunan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	14
28	28	Kopkar Swasta/BUMN	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	76
29	29	Koperasi Serba Usaha	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	62
30	30	Kop. Pasar/Kaki Lima	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	7
31	31	Kop. Lainnya	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	64
32	32	Kop. Sekunder	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi non KUD pada tahun berkenaan	unit	2
33	33	Jumlah Usaha Ekonomi Daerah Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Total unit lembaga simpan pinjam berbasis masyarakat yang tercatat dan aktif di suatu wilayah	unit	0
34	34	Jumlah Badan Usaha Kredit Pedesaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Total unit lembaga simpan pinjam berbasis desa (Badan Usaha  Kredit Pedesaan) yang ada atau tertatat dalam suatu wilayah	unit	14
35	35	Jumlah Koperasi Primer	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi primer di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi Primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang. Koperasi Primer dibentuk dan didirikan oleh paling sedikit 20 (dua puluh) orang yang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama.	unit	395
36	36	Jumlah Koperasi Skunder	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi sekunder di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan badan hukum koperasi	unit	2
37	37	Jumlah Koperasi Produsen	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi produsen di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Jenis koperasi dimana para anggotanya terdiri dari para produsen, baik itu produk barang maupun jasa. Jenis koperasi ini menyediakan bahan baku dan menjual barang-barang dari anggotanya dengan harga yang pantas. Contohnya, koperasi peternak lebah dimana produk yang dijual adalah madu dan makanan olahan dari madu.	unit	6
38	38	Jumlah Koperasi Konsumen	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi konsumen di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang dibentuk dan diperuntukkan bagi konsumen barang dan jasa. Koperasi ini umumnya menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari seperti di toko kelontong.	unit	282
39	39	Jumlah Koperasi Jasa	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi jasa di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang khusus bergerak di bidang pelayanan. Koperasi Jasa tumbuh akibat meningkatnya kegiatan usaha dan keanekaragaman kebutuhan, jadi selain kegiatan di bidang usaha produktif, koperasi juga perlu didirikan untuk kegiatan bidang usaha jasa.	unit	18
40	40	Jumlah Koperasi Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi simpan pinjam di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang kegiatan usahanya menyimpan dan atau menaungi Jumlah tabungan yang terkumpul dipinjamkan kepada para anggota – yang mempunyai kepentingan langsung dalam lapangan perkreditan – dengan tingkat bunga yang diatur dalam anggaran rumah tangga koperasi.	unit	37
41	41	Jumlah Koperasi Pemasaran	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi pemasaran di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang usaha dalam rangka dimana menyampaikan barang maupun jasa pada konsumen.	unit	9
42	42	Jumlah Koperasi Konvensional	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi konvensional di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang kegiatan usahanya meliputi simpanan, pinjaman dan pembiayaan dengan pola konvensional sesuai dengan perhitungan suku bunga.	unit	335
43	43	Jumlah Koperasi Syariah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah koperasi syariah di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Koperasi yang kegiatan usahanya meliputi simpanan, pinjaman dan pembiayaan sesuai prinsip syariah, termasuk mengelola zakat, infaq/sedekah, dan wakaf.	unit	62
44	44	Sisa Hasil Usaha	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah nilai selisih hasil usaha (SHU) koperasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurang dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lain termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan	juta-rupiah	18429476688
45	45	Aset Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah nilai aset koperasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Kekayaan yang dimiliki dan dikelola koperasi untuk menjalankan operasional usaha dalam bentuk harta lancar dan atau harta tetap	juta-rupiah	500914034204
46	46	Jumlah Anggota Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah pengurus koperasi berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	27987
47	47	Jumlah Anggota Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah anggota koperasi berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	26050
48	48	Jumlah Anggota Koperasi Menurut Jenis Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Banyaknya anggota yang tergabung dalam koperasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	54143
49	49	Jumlah Dewan Syariah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Banyaknya anggota dewan syariah di koperasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	10
50	50	Jumlah Karyawan Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah karyawan koperasi berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	169
51	51	Jumlah Karyawan Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah karyawan koperasi berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	193
52	52	Jumlah Manajer Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah manajer koperasi berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	28
53	53	Jumlah Manajer Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah manajer koperasi berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	12
54	54	Jumlah Pengawas Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah pengawas koperasi berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	424
55	55	Jumlah Pengawas Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah pengawas koperasi berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	235
56	56	Jumlah Pengurus Koperasi Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah pengurus koperasi berjenis kelamin laki-laki di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	580
57	57	Jumlah Pengurus Koperasi Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah anggota koperasi berjenis kelamin perempuan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	541
58	58	Usaha Mikro Sektor Pertanian	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor pertanian di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	60
59	59	Usaha Mikro Sektor Perdagangan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Banyaknya usaha mikro di sektor perdagangan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	4118
60	60	Usaha Mikro Sektor Kelautan dan Perikanan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor kelautan dan perikanan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	49
61	61	Usaha Mikro Sektor Kehutanan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor kehutanan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	0
62	62	Usaha Mikro Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor energi dan sumber daya mineral di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	24
63	63	Usaha Mikro Sektor Transportasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor Transportasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	73
64	64	Usaha Mikro Sektor Komunikasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor komunikasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	35
65	65	Usaha Mikro Sektor Pariwisata	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor pariwisata di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	86
66	66	Usaha Mikro Sektor Jasa Kesehatan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor jasa kesehatan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	41
67	67	Usaha Mikro Sektor Konstruksi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor Konstruksi di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	19
68	68	Usaha Mikro Sektor Real Estate, Usaha Persewaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor real estate dan usaha persewaan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	84
69	69	Usaha Mikro Sektor Jasa Pendidikan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor pendidikan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	17
70	70	Usaha Mikro Sektor Industri Pengolahan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor industri pengolahan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	477
71	71	Usaha Mikro Ekonomi Kreatif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor ekonomi kreatif di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	1155
72	72	Usaha Mikro Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah usaha mikro di sektor jasa perorangan yang melayani rumah tangga di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit	597
73	73	Jumlah Tenaga Kerja Usaha Mikro Laki-laki	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah tenaga kerja laki-laki yang bekerja pada unit usaha mikro yang berstatus tenaga tidak tetap maupun tenaga tetap di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	2967
74	74	Jumlah Tenaga Kerja Usaha Mikro Perempuan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah tenaga kerja perempuan yang bekerja pada unit usaha mikro yang berstatus tenaga tidak tetap maupun tenaga tetap di wilayah DIY pada tahun berkenaan	orang	3868
75	75	Jumlah UKM berdasarkan Skala Usaha (Mikro)	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	unit	6835
76	76	Jumlah UMKM Kota Yogyakarta	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta pada tahun berkenaan.	orang	6835
77	77	Dokumen hasil peningkatan akuntabilitas, kepercayaan, kepatuhan, kesinambungan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Tatakelola Koperasi adalah kerangka kerja (framework) dalam bentuk peran (role), aturan (rule) dan pola keterhubungan (relationship) dari organ-organ Koperasi beserta dengan turunannya dalam mengarahkan dan mengendalikan usaha, untuk mewujudkan maksud dan tujuan Koperasi. Kelembagaan Koperasi adalah suatu hubungan dan tatanan dalam organisasi Koperasi untuk membantu anggotanya agar dapat berinteraksi satu dengan yang lain guna mencapai tujuan yang diinginkan.	Dokumen	50
78	78	Jumlah SDM Koperasi yang mempunyai kompetensi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Perkoperasian adalah segala sesuatu yang menyangkut kehidupan Koperasi.	Orang	39
79	79	Hasil Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi oleh Inspektorat untuk Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Evaluasi Reformasi Birokrasi adalah serangkaian aktivitas pengambilan informasi, analisis, dan pemberian nilai dengan tujuan untuk mengukur kemajuan capaian pelaksanaan reformasi birokrasi serta memberikan rekomendasi perbaikan yang berkelanjutan.	-	85.6099999999999994315658113919198513031005859375
80	80	Kantor Cabang Koperasi Simpan Pinjam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Kantor Cabang adalah kantor yang mewakili kantor pusat
dalam menjalankan kegiatan usaha menghimpun dana
dan penyalurannya serta mempunyai wewenang
memutuskan pemberian pinjaman. Salah satu bentuk Jaringan Pelayanan."	Unit Usaha	12
81	81	Koperasi Koperasi Yang Telah Dilakukan Penilaian Kesehatan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Penilaian Kesehatan Koperasi merupakan penilaian untuk mengukur tingkat kesehatan Koperasi yang menjalankan kegiatan usaha simpan Pinjam, baik konvensional maupun Syariah.	Unit Usaha	115
82	82	Koperasi Yang akuntabilitas dan memberi manfaat ke pada anggota KUKM dan masyarakat	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Akuntabilitas Koperasi adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggung jawaban kepada pihak-pihak yang berkepentingan oleh seseorang atau sekelompok orang (organisasi) yang telah menerima amanah dari pihak-pihak yang berkepentingan tersebut.	Unit Usaha	115
83	83	Koperasi Yang Diberikan penilaian jatidiri koperasi, pertumbuhan dan kemandirian koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jati diri Koperasi meliputi pengertian, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip koperasi, seperti dikehendaki oleh anggota dan masyarakat koperasi yang mencerminkan ideologi koperasi.	Unit Usaha	115
84	84	Koperasi Yang Mendapatkan Penghargaan Kesehatan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Penghargaan Kesehatan adalah wujud penghargaan Kesehatan KSP/USP Koperasi. Bentuk penghargaan kesehatan diberikan dalam bentuk sertifikat kesehatan kepada Koperasi dengan tingkat kesehatan sehat atau cukup sehat sebagaimana dimaksud dalam Permenkop Nomor 9 Tahun 2020	Unit Usaha	20
85	85	Koperasi yang telah dilakukan Kesehatan Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Koperasi sehat adalah kondisi atau keadaan koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, dalam pengawasan dan dalam pengawasan khusus.	Unit Usaha	115
86	86	Koperasi yang telah dilakukan Pengawasan Akuntabilitas Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pengawasan dan pemeriksaan koperasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pejabat yang membidangi koperasi untuk mengawasi dan memeriksa koperasi agar kegiatan diselenggarakan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang- undangan.	Unit Usaha	115
87	87	Koperasi yang telah dilakukan Pengawasan Akuntabilitas Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pengawasan dan pemeriksaan koperasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pejabat yang membidangi koperasi untuk mengawasi dan memeriksa koperasi agar kegiatan diselenggarakan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang- undangan.	Unit Usaha	115
88	88	Koperasi yang telah dilakukan Pengawasan Kekuatan, Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pengawasan Koperasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengawas Koperasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan/atau penerapan sanksi terhadap Koperasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.	Unit Usaha	115
89	89	Koperasi yang telah dilakukan Pengawasan Kemandirian Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Kemandirian Koperasi adalah suatu koperasi harus berdiri sendiri tanpa bergantung pada pihak lain yang didasarkan atas kepercayaan kepada pertimbangan, keputusan, kemampuan, dan usaha sendiri.

Pengawasan atas kemandirian koperasi adalah satu satu faktor kegiatan yang dilakukan oleh Pengawas Koperasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan Koperasi."	Unit Usaha	115
90	90	Koperasi yang telah dilakukan Pengawasan Ketangguhan Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pengawasan Koperasi adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengawas Koperasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan/atau penerapan sanksi terhadap Koperasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.	Unit Usaha	115
91	91	Nilai Omset Koperasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Nilai Omset yang dihasilkan oleh seluruh Koperasi di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Omset adalah Jumlah uang hasil penjualan barang/jasa tertentu selama suatu masa jual.	rupiah	397888436985
92	92	Nilai Omset UKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Nilai Omset yang dihasilkan oleh seluruh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Omset adalah Jumlah uang hasil penjualan barang/jasa tertentu selama suatu masa jual.	juta-rupiah	6480000000
93	93	Restrukturisasi Usaha Koperasi Kewenangan Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Restrukturisasi usaha Koperasi adalah upaya menata kembali rantai bisnis, Aset dan portofolio asset, struktur keuangan, serta manajemen dan struktur organisasi agar memiliki daya saing dan lebih sehat sehingga dapat meningkatkan kinerja bisnis Koperasi.	Unit Usaha	16
94	94	SDM yang telah melakukan Koordinasi dan Sinkronisasi dengan Para Pemangku Kepentingan dalam Pemberdayaan Usaha Mikro	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.	Orang	6835
95	95	Unit Usaha Mikro yang Menjadi Usaha Kecil dalam Pemasaran, SDM, serta Desain dan Teknologi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan, yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.

Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil"	Unit Usaha	265
96	96	Unit Usaha Mikro yang Menjadi Usaha Kecil dalam Pengembangan SDM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan, yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.

Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil"	Unit Usaha	265
97	97	Unit Usaha Mikro yang Menjadi Usaha Kecil dalam Pengembangan Desain dan Teknologi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan, yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.

Usaha kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang
dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil"	Unit Usaha	265
98	98	Unit usaha mikro yang terfasilitasi dalam pengembangan produksi dan Pengolahan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan, yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.	Unit Usaha	265
99	99	Unit Usaha Yang memiliki Akses Pasar, Akses Pembiayaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Akses pasar adalah kemampuan perusahaan/UMKM untuk memasuki pasar luar negeri dengan menjual barang dan jasanya di negara lain.

Akses Pembiayaan adalah kemampuan untuk mendapatkan manfaat dalam rangka penyediaan dana hasil dari penyediaan uang atau tagihan yang didapatkan dari bank yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil."	Unit Usaha	27
100	100	Unit Usaha Yang memiliki akses pembiayaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Akses Pembiayaan adalah kemampuan untuk mendapatkan manfaat dalam rangka penyediaan dana hasil dari penyediaan uang atau tagihan yang didapatkan dari bank yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil.	Unit Usaha	27
101	101	Unit Usaha Yang memiliki akses penguatan kelembagaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Penguatan Kelembagaan adalah upaya sebuah organisasi untuk meningkatkan kapasitas baik institusi, sistem, maupun individual dalam memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.	Unit Usaha	27
102	102	Unit Usaha Yang memiliki akses pasar	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Akses pasar adalah kemampuan perusahaan/UMKM untuk memasuki pasar luar negeri dengan menjual barang dan jasanya di negara lain.	Unit Usaha	27
103	103	Unit Usaha Yang memiliki Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Penguatan Kelembagaan adalah upaya sebuah organisasi untuk meningkatkan kapasitas baik institusi, sistem, maupun individual dalam memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan.

Standardisasi adalah proses menerapkan dan mengembangkan baku teknis berdasarkan kesepakatan berbagai pihak, terutama dalam bidang teknologi dan industri. Pembakuan dapat membantu memaksimalkan kecocokan, keantaroperasian, keamanan, keterulangan, atau mutu."	Unit Usaha	27
104	104	Unit Usaha Yang produktif	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Produktif adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu.	Unit Usaha	40
105	105	Unit Usaha Yang produktif,bernilai Tambah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Produktif adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu.

Nilai tambah adalah suatu komoditas yang bertambah nilainya karena melalui proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi."	Unit Usaha	40
106	106	Unit Usaha Yang Telah Melaksanakan Kemitraan Usaha Mikro	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Kemitraan adalah kerjasama dalam keterkaitan usaha, baik langsung maupun tidak langsung, atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan yang melibatkan pelaku usaha mikro dengan usaha besar.	Unit Usaha	100
107	107	Unit Usaha Yang telah menerima Pembinaan dan Pendampingan Terhadap Usaha Mikro	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pembinaan dan Pendampingan Usaha mikro adalah upaya yang dilakukan oleh Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat melalui pemberian bimbingan bantuan perkuatan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan Usaha Mikro agar menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.	Unit Usaha	265
108	108	Usaha Mikro Yang Telah Mendapatkan Perizinan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan, yang rnemenuhi kriteria Usaha Mikro.

Perizinan adalah merupakan pemberian legalitas kepada seseorang atau pelaku usaha/kegiatan tertentu, baik dalam bentuk izin maupun tanda daftar usaha."	Unit Usaha	40
109	109	Usaha Simpan Pinjam untuk Koperasi dengan Wilayah Keanggotaan dalam Daerah Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	"Usaha Simpan Pinjam adalah lembaga keuangan bukan bank dengan kegiatan usaha menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada anggotanya.

Koperasi badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan."	Unit Usaha	37
110	110	Jumlah IKM Cabang Industri Pangan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah industri kecil menengah pada kelompok komoditas produk Pangan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	4878
111	111	Jumlah IKM Cabang Industri Sandang dan Kulit	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah industri kecil menengah pada kelompok komoditas kerajinan Sandang dan Kulit di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	1350
112	112	Jumlah IKM Cabang Industri Kimia dan Bahan Bangunan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah industri kecil menengah pada kelompok komoditas produk Kimia dan Bahan Bangungan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	146
113	113	Jumlah IKM Cabang Industri Logam dan Elektronika	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah industri kecil menengah pada kelompok komoditas kerajinan Logam dan Elektronika di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	179
114	114	Jumlah IKM Cabang Industri Kerajinan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah industri kecil menengah pada kelompok komoditas produk Kerajinan di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	544
115	115	Jumlah IKM Cabang Industri Lain-lain	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	unit-usaha	1025
116	116	Jumlah Tenaga Kerja IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah tenaga kerja dari Industri kecil menengah di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	orang	18822
117	117	Nilai Investasi IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Total nilai investasi dari industri kecil menengah di wilayah DIY pada tahun berkenaan. Nilai investasi adalah nilai tanah, bangunan, mesin peralatan, sarana dan prasarana, tidak termasuk modal kerja yang digunakan untuk melakukan kegiatan industri.	rupiah	142064389319
118	118	Nilai Produksi IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Total nilai produksi yang dihasilkan dari industri kecil menengah di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	rupiah	4018178286000
119	119	Kelompok pengrajin yang mendapat bantuan pemda	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	kelompok	35
120	120	Total Kelompok Pengrajin	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah sentra yang telah ditetapkan dengan surat keputusan	kelompok	43
121	121	Jumlah IKM Kota Yogyakarta	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah unit usaha yang masuk kategori industri kecil menengah di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	8122
122	122	Jumlah IKM Kota Yogyakarta n-1	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah unit usaha yang masuk kategori industri kecil menengah di wilayah DIY pada tahun berkenaan.	unit-usaha	8052
123	123	Data Jumlah objek pengawasan jaminan produk halal di Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Data	0
124	124	Data perizinan berusaha yang dimiliki perusahaan industri di Provinsi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Data	15146
125	125	Data persyaratan/standar kegiatan usaha berdasarkan bidang industri, skala usaha, dan tingkat risiko di Provinsi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Data	15146
126	126	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota berdasarkan Jumlah investasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah perusahaan industri dengan jumlah investasi dari OSS dengan KBLI industri	Data	15146
127	127	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota berdasarkan sektor dan subsektor, satuan perusahaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah perusahaan industri berdasarkan sektor dan subsektor dari OSS dengan KBLI Industri	Data	15146
128	128	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota berdasarkan skala usaha, satuan perusahaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah perusahaan industri di Kota Yogyakarta berdasarkan skala usaha yang ada di OSS	Data	15146
129	129	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota penerima fasilitas	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	jumlah perusahaan industri yang mengikuti kegiatan fasilitasi	Data	332
130	130	Fasilitas non fiskal bagi industri kecil dan industri menengah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	kegiatan fasilitasi berupa pelatihan/sosialisasi/FGD	Laporan	0
131	131	Hasil pelaksanaan RPIK	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	1
132	132	Jumlah permintaan verifikasi teknis pemenuhan persyaratan/standar kegiatan usaha sektor perindustriandi Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah permohonan verifikasi teknis yang masuk melalui OSS	Data	35
133	133	Kegiatan pemeriksaan dokumen dan/atau observasi lapangan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	28
134	134	Menerima atau menolak pengefektifan perizinan usaha industri dan perizinan perluasan usaha industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	35
135	135	Pelaksanaan kegiatan bentuk publikasi dan diseminasi lainnya	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	16
136	136	Pelaksanaan Penguatan kapasitas kelembagaan IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	3
137	137	Pelaksanaan Peningkatan kompetensi internal IKM	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	kegiatan berupa fasilitasi pelatihan/sosialisasi/FGD	Laporan	2
138	138	Pelaksanaan Sosialisasi dan Bimtek SIINas kepada Perusahaan Industri dan Perusahaan Kawasan Industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	kegiatan sosialisasi pelaporan SIINas	Laporan	1
139	139	Pembangunan Sumber Daya Manusia	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	kegiatan berupa fasilitasi pelatihan/sosialisasi/FGD	Laporan	0
140	140	Pengembangan dan pemanfataan kreativitas dan inovasi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	1
141	141	Pengembangan sentra industri kecil dan industri menengah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	kegiatan pendampingan terhadap sentra	Laporan	30
142	142	Penyediaan Informasi dan Analisa Industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	1
143	143	Permohonan verifikasi teknis dalam Perizinan usaha industri dan Perizinan Perluasan usaha industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	jumlah perusahaan industri yang mengajukan verifikasi teknis sertifikat standar	Laporan	35
144	144	Perda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Dokumen	1
145	145	Standardisasi industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	dilakukan melalui verifikasi sertifat standar	Dokumen	0
146	146	Unit Usaha Yang memiliki restrukturisasi usaha	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Restrukturisasi usaha adalah upaya menata kembali rantai bisnis, Aset dan portofolio asset, struktur keuangan, serta manajemen dan struktur organisasi agar memiliki daya saing dan lebih sehat sehingga dapat meningkatkan kinerja bisnis Koperasi.	Unit Usaha	0
147	147	Evaluasi pemenuhan komitmen usaha	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	28
148	148	Pelaksanaan Kegiatan Pengumpulan Data Lain terkait Sektor Industri lingkup Provinsi	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	0
149	149	Pelaksanaan Pemberian fasilitas Kepada industri kecil dan menengah	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Kegiatan fasilitasi yang diberikan kepada IKM	Laporan	5
150	150	Pemanfaatan Sumber Daya Alam	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Pemanfaatan segala potensi sumber daya alam untuk kepentingan bahan baku atau proses produksi	Laporan	0
151	151	Pembangunan kawasan industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	0
152	152	Pengembangan dan pemanfaatan teknologi industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	0
153	153	Pengembangan kawasan peruntukan industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	0
154	154	Pengembangan wilayah pusat pertumbuhan industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	8
155	155	Penyediaan sumber pembiayaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	DPA yang telah disahkan untuk pelaksanaan kegiatan	Laporan	0
156	156	Rekapitulasi perizinan usaha industri, perizinan perluasan usaha industri, perizinan kawasan industri dan perizinan perluasan kawasan industri yang diterbitkan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Sertifikat Standar yang telah diterbitkan	Laporan	0
157	157	Tindak lanjut kegiatan evaluasi Pemenuhan komitmen usaha dari perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	""	Laporan	0
158	158	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota berdasarkan tingkat risiko, satuan perusahaan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah perusahaan industri yang mempunyai NIB dengan kategori risiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi dan tinggi	Data	15146
159	159	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota dalam tahap pembangunan	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Perusahaan Industri yang membuat laporan SIINas pada tahap pembangunan pada tahun n	Data	0
160	160	Data perusahaan industri di Kabupaten/Kota telah operasional	Dinas Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah	Jumlah Perusahaan industri yang membuat laporan SIINas pada tahap produksi pada tahun n	Data	0
