{"help": "https://dataset.jogjakota.go.id/ca/api/3/action/help_show?name=datastore_search", "success": true, "result": {"include_total": true, "limit": 100, "records_format": "objects", "resource_id": "7085a46e-7555-472b-8484-8c3419c85f41", "total_estimation_threshold": null, "records": [{"_id":1,"No":1,"Nama Data":"Peningkatan prestasi olahraga","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Peningkatan Prestasi Olahraga merujuk pada perbaikan dalam hasil atau performa di bidang olahraga, yang dapat diukur melalui berbagai indikator seperti peringkat kompetisi, pencapaian medali, rekor pribadi atau nasional, dan penilaian keterampilan atlet dalam event olahraga. Ini mencakup kemajuan yang dicapai oleh individu atau tim dalam olahraga.","Satuan":"-","Data 2025":"259.0"},{"_id":2,"No":2,"Nama Data":"Rata-Rata Lama Sekolah","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"jumlah tahun rata-rata yang dihabiskan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal","Satuan":"Tahun","Data 2025":"12,13 - 12,20"},{"_id":3,"No":3,"Nama Data":"Harapan Lama Sekolah","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"lamanya waktu (dalam tahun) pendidikan formal yang diharapkan dapat ditempuh oleh anak usia tertentu di masa mendatang, yang menggambarkan peluang masyarakat untuk mengenyam pendidikan","Satuan":"Tahun","Data 2025":"17,67 - 17,75"},{"_id":4,"No":4,"Nama Data":"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Literasi Membaca\n","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.","Satuan":"Angka","Data 2025":"96.35"},{"_id":5,"No":5,"Nama Data":"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada assessment tingkat nasional untuk: Numerasi\n","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Nilai Asesmen Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Nilai Asesmen Numerasi didefinisikan sebagai kemampuan peserta didik dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.","Satuan":"Angka","Data 2025":"92.24"},{"_id":6,"No":6,"Nama Data":"Tingkat partisipasi warga negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.","Satuan":"Persen","Data 2025":"91.27"},{"_id":7,"No":7,"Nama Data":"Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar adalah proporsi anak-anak dalam rentang usia 7 hingga 12 tahun yang terdaftar dan mengikuti pendidikan dasar dibandingkan dengan total jumlah anak dalam rentang usia tersebut. Pendidikan dasar mencakup jenjang pendidikan yang biasanya mencakup sekolah dasar (SD), dan merupakan tahap awal dari sistem pendidikan formal.","Satuan":"Persen","Data 2025":"112,14"},{"_id":8,"No":8,"Nama Data":"Tingkat partisipasi warga negara usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan menengah pertama","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Tingkat partisipasi warga negara usia 13- 15 tahun yang berpartisipasi pendidikan pertama dalam menengah","Satuan":"Persen","Data 2025":"100.0"},{"_id":9,"No":9,"Nama Data":"Tingkat partisipasi warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Definisi Konseptual Indikator : Partisipasi anak usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang mengenyam pendidikan pada pendidikan kesetaraan (APS) Sumber Data : Survei Sosial Ekonomi Nasional (Badan Pusat Statistik) Tersedia dalam Rapor Pendidikan Daerah","Satuan":"Persen","Data 2025":"100.0"},{"_id":10,"No":10,"Nama Data":"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari kemampuan Kompetensi membaca teks informasi\n Kompetensi membaca teks sastra\n Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)\n Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)\n Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)","Satuan":"Score","Data 2025":"75.99"},{"_id":11,"No":11,"Nama Data":"Hasil Rapor Pendidikan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Score","Data 2025":"75.73"},{"_id":12,"No":12,"Nama Data":"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SD dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan\n Kompetensi pada domain Aljabar\n Kompetensi pada domain Geometri\n Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian\n Kompetensi mengetahui (L1)\n Kompetensi menerapkan (L2)\n Kompetensi menalar (L3)","Satuan":"Score","Data 2025":"62.82"},{"_id":13,"No":13,"Nama Data":"Hasil Rapor Pendidikan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Score","Data 2025":"68.31"},{"_id":14,"No":14,"Nama Data":"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Rata-rata kemampuan literasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi membaca teks informasi\n Kompetensi membaca teks sastra\n Kompetensi mengakses dan menemukan isi teks (L1)\n Kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks (L2)\n Kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks (L3)","Satuan":"Score","Data 2025":"84.62"},{"_id":15,"No":15,"Nama Data":"Hasil Rapor Pendidikan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Score","Data 2025":"52.99"},{"_id":16,"No":16,"Nama Data":"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Rata-rata kemampuan numerasi siswa berdasarkan hasil Asesmen Nasional SMP dihitung dari Kemampuan Kompetensi pada domain Bilangan\n Kompetensi pada domain Aljabar\n Kompetensi pada domain Geometri\n Kompetensi pada domain Data dan Ketidakpastian\n Kompetensi mengetahui (L1)\n Kompetensi menerapkan (L2)\n Kompetensi menalar (L3)","Satuan":"Score","Data 2025":"73.15"},{"_id":17,"No":17,"Nama Data":"Hasil Rapor Pendidikan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Score","Data 2025":"44.77"},{"_id":18,"No":18,"Nama Data":"Persentase Perolehan Medali","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"persentase perolehan medali dihitung dari jumlah perolehan medali atlit berprastasi tingkat propinsi dibagi jumlah kejuaraan yang diikuti tingkat propinsi","Satuan":"Persen","Data 2025":"58.77"},{"_id":19,"No":19,"Nama Data":"Total perolehan medali tingkat provinsi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"259.0"},{"_id":20,"No":20,"Nama Data":"Jumlah perolehan medali PORDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"131.0"},{"_id":21,"No":21,"Nama Data":"Jumlah perolehan medali PEPARDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"82.0"},{"_id":22,"No":22,"Nama Data":"Jumlah perolehan medali POPDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"259.0"},{"_id":23,"No":23,"Nama Data":"Jumlah perolehan medali PEPARPEDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"24.0"},{"_id":24,"No":24,"Nama Data":"Total kejuaraan yang diikuti tingkat provinsi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"844.0"},{"_id":25,"No":25,"Nama Data":"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PORDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"466.0"},{"_id":26,"No":26,"Nama Data":"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"100.0"},{"_id":27,"No":27,"Nama Data":"Jumlah Kejuaraan yang diikuti POPDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"248.0"},{"_id":28,"No":28,"Nama Data":"Jumlah Kejuaraan yang diikuti PEPARPEDA","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Medali","Data 2025":"30.0"},{"_id":29,"No":29,"Nama Data":"Indeks pembangunan pemuda","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"alat ukur yang digunakan untuk menilai pembangunan pemuda di suatu wilayah, meliputi lima domain dasar: pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.","Satuan":"Indeks","Data 2025":"75.05"},{"_id":30,"No":30,"Nama Data":"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"jumlah satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi \"Cakap\" atau \"Mahir\" dalam asesmen tersebut, dihitung dari total jumlah siswa yang mengikuti asesmen di satuan pendidikan tersebut berdasarkan hasil rapor pendidikan","Satuan":"Persen","Data 2025":"96.35"},{"_id":31,"No":31,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"157.0"},{"_id":32,"No":32,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Literasi Membaca jenjang SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"54.0"},{"_id":33,"No":33,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"160.0"},{"_id":34,"No":34,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"59.0"},{"_id":35,"No":35,"Nama Data":"Persentase satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: Numerasi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"persentase satuan pendidikan yang memiliki minimal 60% siswa dengan tingkat kompetensi cakap atau mahir dalam numerasi","Satuan":"Persen","Data 2025":"92.24"},{"_id":36,"No":36,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Satuan":"sekolah","Data 2025":"149.0"},{"_id":37,"No":37,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan yang mencapai standar kompetensi minimum pada asesmen tingkat nasional untuk: numerasi jenjang SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Jumlah satuan pendidikan di provinsi X yang memiliki capaian asesmen tingkat nasional mencapai standar kompetensi minimum dibagi jumlah satuan pendidikan di provinsi X. Asesmen Nasional adalah ukuran hasil asesmen peserta didik secara nasional untuk aspek literasi membaca dan numerasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Asesmen Nasional diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Pada tiap satuan pendidikan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Hasil capaian Asesmen Nasional dibagi menjadi empat kategori, yaitu: 1. Perlu intervensi khusus 2. Dasar 3. Cakap 4. Mahir Dikategorikan sudah “mencapai kompetensi minimum” jika paling sedikit 75% peserta didik pada satuan pendidikan tersebut memiliki level hasil belajar minimal “cakap”.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"53.0"},{"_id":38,"No":38,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar yang meliputi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik swasta maupun negeri.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"160.0"},{"_id":39,"No":39,"Nama Data":"jumlah satuan pendidikan SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Banyaknya satuan pendidikan formal pada jenjang pendidikan menengah pertama yang meliputi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik swasta maupun negeri.","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"59.0"},{"_id":40,"No":40,"Nama Data":"Persentase Jumlah Warga Negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Angka yang mengukur partisipasi anak usia 6 tahun (satu tahun sebelum usia resmi masuk Sekolah Dasar) dalam program pendidikan yang terorganisir, yaitu a. Pendidikan anak usia dini (Pra-sekolah) yang meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) dan PAUD. b. Sekolah Dasar/sederajat.","Satuan":"Persen","Data 2025":"91.27"},{"_id":41,"No":41,"Nama Data":"Jumlah anak usia 5-6 tahun yang sudah tamat atau sedang belajar di satuan PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"9685.0"},{"_id":42,"No":42,"Nama Data":"Jumlah anak usia 5-6 tahun pada kabupaten/kota yang bersangkutan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"10611.0"},{"_id":43,"No":43,"Nama Data":"Persentase Jumlah penduduk usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Persentase Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dikota yogyakarta dihitung dari jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar dibagi jumlah penduduk usia 7-15 tahun dikali 100 %","Satuan":"Persen","Data 2025":"101.0"},{"_id":44,"No":44,"Nama Data":"Jumlah penduduk kota dan luar kota usia 7-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar di kota yogyakarta","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"53596.0"},{"_id":45,"No":45,"Nama Data":"Jumlah penduduk usia 7-15 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"53067.0"},{"_id":46,"No":46,"Nama Data":"Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Persentase Jumlah Warga Negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dihitung dari jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan dibagi jumlah warga negara usia 7-18 tahun dikali 100%","Satuan":"Persen","Data 2025":"100.0"},{"_id":47,"No":47,"Nama Data":"Jumlah warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan atau menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"1105.0"},{"_id":48,"No":48,"Nama Data":"Jumlah warga negara usia 7-18 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"1105.0"},{"_id":49,"No":49,"Nama Data":"Persentase satuan pendidikan yang terakreditasi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Jumlah satuan pendidikan Negeri/swasta yang terakreditasi A,B,C dibagi dengan jumlah seluruh satuan pendidikan negeri/swasta","Satuan":"Persen","Data 2025":"99.12"},{"_id":50,"No":50,"Nama Data":"Jumlah TK terakreditasi A,B,C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"217.0"},{"_id":51,"No":51,"Nama Data":"Jumlah TK Terakreditasi A","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"85.0"},{"_id":52,"No":52,"Nama Data":"Jumlah TK Terakreditasi B","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"126.0"},{"_id":53,"No":53,"Nama Data":"Jumlah TK Terakreditasi C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"6.0"},{"_id":54,"No":54,"Nama Data":"Jumlah SD N/S terakreditasi A.B.C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"160.0"},{"_id":55,"No":55,"Nama Data":"Jumlah SD N/S Terakreditasi A","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"146.0"},{"_id":56,"No":56,"Nama Data":"Jumlah SD N/S Terakreditasi B","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"14.0"},{"_id":57,"No":57,"Nama Data":"Jumlah SD N/S Terakreditasi C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"0.0"},{"_id":58,"No":58,"Nama Data":"Jumlah SMP N/S terakreditasi A,B,C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"58.0"},{"_id":59,"No":59,"Nama Data":"Jumlah SMP N/S Terakreditasi A","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"45.0"},{"_id":60,"No":60,"Nama Data":"Jumlah SMP N/S Terakreditasi B","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"11.0"},{"_id":61,"No":61,"Nama Data":"Jumlah SMP N/S Terakreditasi C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"2.0"},{"_id":62,"No":62,"Nama Data":"Jumlah total TK, SD, SMP terakreditasi A, B, C","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"451.0"},{"_id":63,"No":63,"Nama Data":"Jumlah total Satuan Pendidikan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Sekolah","Data 2025":"455.0"},{"_id":64,"No":64,"Nama Data":"Jumlah Cabang Olahraga Unggulan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"jumlah cabang olahraga yang menunjukkan peningkatan prestasi signifikan","Satuan":"Cabang Olahraga","Data 2025":"12.0"},{"_id":65,"No":65,"Nama Data":"Tingkat partisipasi pemuda dalam kegiatan ekonomi mandiri","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Proporsi pemuda usia 16–30 tahun di Kota Yogyakarta yang berwirausaha dalam kegiatan ekonomi mandiri.","Satuan":"Persen","Data 2025":"1.2"},{"_id":66,"No":66,"Nama Data":"Jumlah wirausaha muda","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"1135.0"},{"_id":67,"No":67,"Nama Data":"jumlah pemuda usia 16-30 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"94892.0"},{"_id":68,"No":68,"Nama Data":"Nilai Reformasi Birokrasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"mengukur pelaksanaan dan pencapaian Reformasi Birokrasi level Perangkat Daerah, dengan kriteria:\n AA (>90-100) : istimewa\n A (>80-90): Sangat baik\n BB (>70-80): baik\n B (>60-70): cukup baik\n CC (>50-60): cukup\n C (>30-50): buruk\n D (>0-30): sangat buruk\"","Satuan":"Kategori","Data 2025":"AA (90.391)"},{"_id":69,"No":69,"Nama Data":"Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Hasil penilaian RB Dindikpora oleh Inspektorat dengan 8 parameter :\n 1. Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Dindikpora\n 2. Nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Dindikpora\n 3. Penguatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Dindikpora\n 4. Indeks Kepuasan Masyarakat\n 5. Capaian persentase Rencana Pengadaan yang diumumkan pada SIRUP\n 6. IP ASN Dinsikpora\n 7. Penilaian Pengawasan arsip internal\n 8. Penilaian Indeks Pembangunan Statistik","Satuan":"Nilai","Data 2025":"AA (90.391)"},{"_id":70,"No":70,"Nama Data":"Persentase pendidik yg memenuhi kualifikasi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Pendidik baik ASN mapun non-ASN di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sesuai jenjang pendidikan tempat mereka mengajar, yaitu minimal D-IV/S1 untuk pendidik PAUD, SD, dan SMP, dan sesuai dengan peraturan terbaru yang berlaku","Satuan":"Persen","Data 2025":"97.18"},{"_id":71,"No":71,"Nama Data":"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"941.0"},{"_id":72,"No":72,"Nama Data":"Total pendidik PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"979.0"},{"_id":73,"No":73,"Nama Data":"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"2605.0"},{"_id":74,"No":74,"Nama Data":"Total pendidik SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"2678.0"},{"_id":75,"No":75,"Nama Data":"Jumlah pendidik yang memenuhi kualifikasi untuk pendidik SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"1550.0"},{"_id":76,"No":76,"Nama Data":"Total pendidik SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"1587.0"},{"_id":77,"No":77,"Nama Data":"Persentase pemerataan guru","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Pemenuhan kebutuhan guru dihitung berdasarkan beban kerja guru yang meliputi jam mengajar tatap muka, tugas tambahan, dan kegiatan lain yang terkait dengan tugas guru","Satuan":"Persen","Data 2025":"99.26"},{"_id":78,"No":78,"Nama Data":"ketersediaan guru di sekolah negeri TK/PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"979.0"},{"_id":79,"No":79,"Nama Data":"ketersediaan guru di sekolah negeri SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"2294.0"},{"_id":80,"No":80,"Nama Data":"ketersediaan guru di sekolah negeri SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"2081.0"},{"_id":81,"No":81,"Nama Data":"kebutuhan guru di sekolah negeri TK/PAUD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"944.0"},{"_id":82,"No":82,"Nama Data":"kebutuhan guru di sekolah negeri SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"2281.0"},{"_id":83,"No":83,"Nama Data":"kebutuhan guru di sekolah negeri SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"orang","Data 2025":"2169.0"},{"_id":84,"No":84,"Nama Data":"Persentase Pendidik aktif yang bersertifikat profesi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Persentase pendidik baik ASN dan non-ASN pada sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta yang telah memperoleh sertifikat pendidik melalui program sertifikasi guru yang diakui pemerintah (misalnya melalui PLPG, PPG Dalam Jabatan, PPG Prajabatan, atau pola lainnya), dan tercatat aktif sebagai pendidik pada satuan pendidikan formal.","Satuan":"Persen","Data 2025":"0.6013"},{"_id":85,"No":85,"Nama Data":"Jumlah pendidik aktif yang bersertifikat profesi","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"2930.0"},{"_id":86,"No":86,"Nama Data":"Jumlah pendidik aktif","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"4873.0"},{"_id":87,"No":87,"Nama Data":"Angka Partisipasi Kasar SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SD/MI/sederajat (7-12 tahun).","Satuan":"Persen","Data 2025":"112.14"},{"_id":88,"No":88,"Nama Data":"Jumlah siswa SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"38236.0"},{"_id":89,"No":89,"Nama Data":"Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"34096.0"},{"_id":90,"No":90,"Nama Data":"Angka Partisipasi Murni SD","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"APM SD/MI/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 7-12 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SD/MI/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 7-12 tahun.","Satuan":"Persen","Data 2025":"100.0"},{"_id":91,"No":91,"Nama Data":"Jumlah siswa SD usia 7-12 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"34096.0"},{"_id":92,"No":92,"Nama Data":"Jumlah penduduk usia 7 - 12 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"34096.0"},{"_id":93,"No":93,"Nama Data":"Angka Partisipasi Kasar SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/sederajat adalah perbandingan antara jumlah penduduk yang masih bersekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (tanpa memandang usia penduduk tersebut) dengan jumlah penduduk yang memenuhi syarat resmi penduduk usia sekolah di jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat (13-15 tahun).","Satuan":"Persen","Data 2025":"124.12"},{"_id":94,"No":94,"Nama Data":"Jumlah siswa SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"23546.0"},{"_id":95,"No":95,"Nama Data":"Jumlah penduduk usia 13-15 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"18971.0"},{"_id":96,"No":96,"Nama Data":"Angka Partisipasi Murni SMP","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"APM SMP/MTs/sederajat adalah proporsi penduduk pada kelompok umur 13-15 tahun yang masih bersekolah pada jenjang pendidikan SMP/MTs/sederajat terhadap penduduk kelompok umur 13-15 tahun.","Satuan":"Persen","Data 2025":"100.0"},{"_id":97,"No":97,"Nama Data":"Jumlah siswa SMP usia 13-15 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"18971.0"},{"_id":98,"No":98,"Nama Data":"Jumlah penduduk usia 13-15 tahun","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"18971.0"},{"_id":99,"No":99,"Nama Data":"Persentase Kelulusan peserta didik non formal / kesetaraan","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"Presentase peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB dibanding dengan peserta didik PKBM (paket A,B,C) dan SKB diakhir jenjang","Satuan":"Persen","Data 2025":"89.95"},{"_id":100,"No":100,"Nama Data":"Jumlah peserta didik yang lulus PKBM (paket A,B,C) dan SKB","Produsen Data":"Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga","Definisi":"","Satuan":"Orang","Data 2025":"564.0"}], "fields": [{"id": "_id", "type": "int"}, {"id": "No", "type": "numeric"}, {"id": "Nama Data", "type": "text"}, {"id": "Produsen Data", "type": "text"}, {"id": "Definisi", "type": "text"}, {"id": "Satuan", "type": "text"}, {"id": "Data 2025", "type": "text"}], "_links": {"start": "/api/3/action/datastore_search?resource_id=7085a46e-7555-472b-8484-8c3419c85f41", "next": "/api/3/action/datastore_search?resource_id=7085a46e-7555-472b-8484-8c3419c85f41&offset=100"}, "total": 195, "total_was_estimated": false}}